JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 22 Desember 2025 – Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara menjadi momen istimewa yang sarat makna. Melalui pelaksanaan upacara bendera, Rutan Jepara menegaskan komitmennya dalam menghargai kontribusi perempuan sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan tugas pemasyarakatan. Upacara yang digelar di lapangan Rutan Jepara tersebut diikuti oleh seluruh pegawai dengan penuh kedisiplinan. Kepercayaan kepada petugas perempuan, Munadliroh, untuk bertindak sebagai Inspektur Upacara menjadi simbol penguatan peran perempuan di lingkungan kerja, khususnya dalam posisi kepemimpinan dan pengambilan tanggung jawab. Dalam penyampaian amanat, Inspektur Upacara mengajak seluruh peserta untuk menjadikan peringatan Hari Ibu sebagai refleksi bersama. Nilai pengabdian, ketulusan, dan kepedulian sosial disebut sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas, baik sebagai aparatur negara maupun sebagai bagian dari keluarga dan masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Setiap rangkaian upacara dilaksanakan secara sederhana namun sarat nilai, mencerminkan semangat kebersamaan serta profesionalisme pegawai Rutan Jepara dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang kondusif dan berorientasi pada pelayanan humanis. Melalui peringatan Hari Ibu ke-97 ini, Rutan Jepara berharap semangat kesetaraan dan penghargaan terhadap peran perempuan terus terjaga, sekaligus menjadi energi positif dalam meningkatkan kualitas kinerja serta pengabdian di bidang pemasyarakatan. (Wely-jateng) Sumber:humas Rutan jepara

HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 di halaman Kantor Bupati HSU, Senin (22/12/2025) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita tersebut berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat kebangsaan. Upacara dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Bupati HSU, Ketua DPRD HSU, Ketua Pengadilan Negeri HSU, Dandim 1001/Amuntai–Balangan yang diwakili Kasdim, Kapolres HSU yang diwakili Wakapolres HSU, Sekda HSU, Kepala BNN Kabupaten HSU, Ketua Pengadilan Agama HSU, serta jajaran pejabat daerah lainnya. Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan umum yang dipimpin Komandan Upacara, dilanjutkan laporan kepada Inspektur Upacara. Selanjutnya dilakukan pembacaan Ikrar Bela Negara yang diikuti seluruh peserta upacara, pembacaan amanat Inspektur Upacara, doa, hingga penutupan dengan penghormatan umum dan pembubaran pasukan. Peringatan Hari Bela Negara ini bertujuan untuk menanamkan jiwa patriotisme, meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, serta mengingatkan kembali hak dan kewajiban setiap warga negara dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter disiplin, sikap mental tangguh, serta semangat rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara. Nilai persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan golongan turut ditekankan dalam momentum bersejarah tersebut. Upacara juga menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan dan pejuang bangsa, khususnya tokoh-tokoh Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang telah berjuang mempertahankan kedaulatan negara. Kegiatan berakhir sekitar pukul 08.40 Wita dan berjalan aman, lancar, serta kondusif. Polres Hulu Sungai Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan kebangsaan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas, persatuan, dan keamanan wilayah. (Agus)

Temanggung-Bidik-KasusNews.com – Suasana khidmat peringatan Haul Kyai Parak di sepanjang Jalan Kauman, Parakan, Kabupaten Temanggung, sempat diwarnai kepanikan salah satu jamaah. Seorang balita berusia 4,5 tahun dilaporkan terpisah dari orang tuanya di tengah ribuan massa yang memadati lokasi pada Minggu (21/12/25) Kegiatan pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Parakan, IPTU Ibnu Anwar, berubah menjadi aksi pencarian orang tua setelah seorang warga penjual dawet di area Pasar Legi melaporkan temuan seorang anak laki-laki bernama M. Hasan. Kapolsek Parakan, IPTU Ibnu Anwar, mengungkapkan kronologi kejadian bermula saat ia menerima informasi dari warga mengenai anak yang tampak kebingungan. Tanpa ragu, IPTU Ibnu langsung membawa balita asal Semarang tersebut menggunakan sepeda motor dinasnya. “Kami langsung amankan dan saya ajak keliling patroli menggunakan sepeda motor sambil menyisir jalur jamaah untuk mencari orang tuanya,” ujar IPTU Ibnu Anwar. Upaya tersebut membuahkan hasil. Setelah berkeliling di area padat jamaah, IPTU Ibnu berhasil menemukan sang ayah, Abdul Azis, warga Sawah Besar, Gayamsari, Kota Semarang. Suasana haru menyelimuti momen pertemuan kembali ayah dan anak tersebut di tengah kerumunan jamaah. Perhelatan Haul Kyai Parak sendiri berlangsung selama dua hari, yakni 20-21 Desember 2025, dan dihadiri oleh ribuan jamaah dari berbagai penjuru Jawa Tengah. Mengingat tingginya antusiasme warga, Kapolsek memberikan catatan khusus terkait aspek keamanan mandiri. “Kami mengimbau kepada seluruh jamaah agar selalu waspada dan memberikan pengawasan ekstra kepada anak-anak mereka. Di tengah !kerumunan besar seperti ini, jangan sampai lengah agar hal-hal yang tidak diinginkan bisa kita hindari bersama,” tegas IPTU Ibnu. Secara keseluruhan, kegiatan pengamanan oleh jajaran Polsek Parakan di bawah naungan Polres Temanggung dan Polda Jateng berjalan aman dan kondusif hingga akhir acara.pungkasnya. Jurnalis ( trm )

Bandar Lampung | Bidik-kasusnews.com – Respons cepat ditunjukkan aparat kewilayahan bersama tim terpadu dalam menangani genangan air yang sempat melumpuhkan akses jalan di kawasan Jembatan M. Saleh, Kelurahan Jagabaya III, Kecamatan Way Halim, Minggu (21/12/2025) sore. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur, Sertu Sugiyanto, turut terjun langsung ke lokasi untuk melakukan pemantauan sekaligus berkoordinasi dengan instansi terkait. Genangan air yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas terhenti. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, genangan dipicu oleh tingginya debit air yang tidak tertampung secara optimal akibat posisi jembatan yang relatif rendah di Gang M. Saleh. Kondisi tersebut membuat air meluap dan menutup badan jalan. Upaya penanganan cepat membuahkan hasil. Sekitar pukul 18.00 WIB, debit air mulai surut dan akses jalan kembali normal sehingga dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Kegiatan pemantauan dan penanganan darurat ini melibatkan unsur lintas sektor sebagai bentuk sinergi antarlembaga. Hadir di lokasi antara lain Camat Way Halim, Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Lurah Jagabaya III, Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat, personel BPBD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta perangkat kewilayahan seperti Ketua RT dan anggota Linmas. Sertu Sugiyanto mengatakan, kehadiran aparat di lokasi merupakan bagian dari langkah antisipatif untuk mencegah dampak yang lebih luas akibat cuaca ekstrem. “Pemantauan dan koordinasi kami lakukan untuk memastikan situasi tetap aman serta meminimalisir risiko bagi warga,” ujarnya. Keterlibatan Babinsa dalam penanganan kejadian tersebut menegaskan peran aktif TNI AD dalam pembinaan teritorial dan kesiapsiagaan bencana, khususnya di tingkat kelurahan. Langkah proaktif ini diharapkan dapat memperkuat upaya mitigasi dan meningkatkan kesiapan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di Kota Bandar Lampung. (Agus)

Bogor, Bidik-kasusnews.com — Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indoor Skydiving Dankorbrimob Cup II Tahun 2025 resmi ditutup dengan sukses dan penuh prestasi. Ajang olahraga dirgantara bergengsi ini menjadi bukti nyata komitmen Korps Brimob Polri dalam membina dan melahirkan atlet-atlet skydiving nasional yang berdaya saing tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kejurnas yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Brimob Polri tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 18 hingga 21 Desember 2025, bertempat di Gedung Soemardi Wind Tunnel Korps Brimob Polri, Cikeas Udik, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Upacara penutupan kejuaraan dipimpin langsung oleh Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat, Minggu (21/12/2025). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, jajaran pejabat utama Korps Brimob Polri dan Mabes Polri, perwakilan TNI, pengurus KONI Pusat, PB FASI, Komite Terjun Payung FASI, serta para atlet, ofisial, juri nasional dan internasional. Dalam laporannya, Ketua Panitia Kejuaraan Brigjen Pol. Almas Widodo Kolopaking menyampaikan bahwa Kejurnas Indoor Skydiving Dankorbrimob Cup II 2025 diikuti oleh 156 atlet yang tergabung dalam 63 tim, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Para atlet berkompetisi dalam 10 nomor pertandingan dengan 8 ronde di setiap nomor. Penilaian pertandingan dilakukan secara profesional dan berstandar internasional oleh 19 juri, terdiri dari 17 juri nasional dan 2 juri internasional yang menilai secara daring, guna menjamin objektivitas dan transparansi hasil lomba. Dalam sambutannya, Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta, panitia, dan pihak pendukung atas terselenggaranya kejuaraan dengan aman, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas. “Saya berharap semangat kebersamaan, sportivitas, dan disiplin yang terbangun dalam kejuaraan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi menjadi energi positif untuk terus meningkatkan prestasi, memperkuat soliditas, serta membentuk mental juang yang tangguh,” ujar Dankorbrimob Polri. Ia juga menegaskan bahwa ke depan Kejurnas Indoor Skydiving diharapkan dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan dengan kualitas yang semakin meningkat. “Melalui pembinaan yang konsisten, kita berharap lahir atlet-atlet skydiving yang berkarakter, berprestasi, dan mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” tambahnya. Kejurnas Indoor Skydiving Dankorbrimob Cup II 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum penting dalam memperkuat soliditas, persaudaraan, dan sinergi lintas instansi serta negara. Ajang ini sekaligus menjadi wadah regenerasi atlet dan penguatan ekosistem olahraga dirgantara nasional. Melalui kejuaraan ini, Korps Brimob Polri menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya unggul dalam tugas pengamanan, tetapi juga aktif membangun prestasi olahraga nasional, sejalan dengan semangat “Brimob Presisi untuk Masyarakat.” (Agus)

Bidik-kasusnews.com Jakarta -Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap oknum Jaksa dalam beberapa waktu terakhir mendapat apresiasi sekaligus menjadi tantangan besar bagi lembaga antirasuah tersebut. Penangkapan ini menunjukkan keberanian KPK menindak aparat penegak hukum yang diduga terlibat korupsi. Mantan penyidik KPK, Novel Baswedan, menilai langkah tersebut sebagai pencapaian penting. Namun, ia juga menegaskan bahwa OTT bukanlah akhir, melainkan awal dari ujian yang sesungguhnya. “KPK telah melakukan penindakan dengan baik, yaitu menindaklanjuti laporan masyarakat sehingga bisa melakukan OTT. Terutama yang terakhir, bisa melakukan 3 OTT sekaligus dalam sehari,” kata Novel kepada wartawan, dikutip dari Rmol.id, Minggu, 21 Desember 2025. Novel menambahkan bahwa OTT terhadap oknum Jaksa adalah prestasi yang patut diapresiasi, namun KPK harus mampu menyelesaikan penanganan perkara dengan optimal agar tindakan tersebut berujung pada efek jera. “Ini prestasi dan sekaligus ujian bagi KPK, apakah setelah berhasil melakukan OTT tersebut kemudian penyelesaian penanganan perkaranya bisa dilakukan dengan optimal,” ujarnya. Dalam operasi ini, KPK menangkap sejumlah jaksa di beberapa daerah seperti Banten, Bekasi, dan HSU Kalimantan Selatan yang diduga melakukan praktik pemerasan dan suap. Kasus-kasus tersebut kini sedang ditangani dengan proses hukum yang ketat. Novel berharap KPK dapat menjalankan tugasnya secara objektif dan profesional agar pemberantasan korupsi di lingkungan penegak hukum bisa terus berlanjut dan menimbulkan efek jera yang signifikan. (Wely)

Aceh Utara, Bidik-kasusnews.com — Satgas Konstruksi Kodam Iskandar Muda (IM) terus mempercepat pemulihan akses jalan dan jembatan yang terdampak banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh. Fokus pengerjaan dilakukan di ruas vital Jalan Lintas Simpang KKA Aceh Utara menuju Kabupaten Bener Meriah, yang menjadi jalur utama penghubung antardaerah. Upaya ini bertujuan memulihkan mobilitas masyarakat, kelancaran distribusi logistik, serta aktivitas pemerintahan dan perekonomian yang sempat terhambat akibat rusaknya infrastruktur. Personel Zeni Angkatan Darat (Zeni AD) diterjunkan dengan dukungan alat berat dan material konstruksi untuk memastikan perbaikan berjalan cepat dan aman. Di KM 57.34 Jembatan Weh Pase, pekerjaan difokuskan pada penguatan pondasi dengan penambahan material batu dan pasir, baik di sisi hulu maupun hilir. Untuk mencegah longsor susulan, struktur diperkuat menggunakan batang kelapa dan paranet. Tiga unit excavator dan satu unit dozer dikerahkan di lokasi ini, sementara material batu juga dimanfaatkan untuk pemadatan jalan di wilayah Burni Pase 3. Sementara itu, di KM 58.8 Dusun Muhajirin Desa Burni Pase 1, material bebatuan tidak dimobilisasi karena kondisi berlumpur dan tidak stabil, yang berisiko merusak struktur jalan. Kondisi serupa juga ditemukan di KM 60 Dusun Muhajirin Desa Burni Pase 2, di mana jalan masih berlumpur hingga setinggi mata kaki. Pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di area dengan material batu di sisi jalan. Pekerjaan signifikan dilakukan di KM 61 Desa Burni Pase 3, meliputi pemasangan batang kelapa untuk memperlebar badan jalan di atas aliran air agar dapat dilalui dua arah kendaraan. Selain itu, penguatan bahu jalan dan pengikisan tanah lembek di lereng bukit juga dilakukan guna mencegah longsor. Material batu didrop menggunakan lima unit dump truk dari Jembatan Weh Pase. Di KM 61.2 Dusun Muhajirin Desa Burni Pase 4, personel Zeni AD melakukan pembersihan tanah dan puing kayu, dilanjutkan dengan penyusunan batu besar sebagai lapisan dasar jalan utama. Jalur alternatif yang tersedia juga kembali dipadatkan demi meningkatkan keamanan pengguna jalan. Selanjutnya, di KM 62 Dusun Mekar Jaya Desa Burni Pase, pelebaran jalan sekitar dua meter dilakukan bersamaan dengan perataan genangan air dan lumpur. Di KM 64.4 Dusun Buntul, Satgas melaksanakan pengedropan dan perakitan jembatan Aramco. Aliran sungai sementara dialihkan untuk mencegah erosi yang mengancam permukiman warga, dengan target pemasangan jembatan selesai pada hari yang sama. Sementara itu, ruas jalan di KM 65 Dusun Bintang Permata dan KM 68 Dusun Bintang Bener kini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat setelah dilakukan pelebaran dan perkuatan badan jalan. Namun, di KM 71 Dusun Bener Pepanyi, akses masih terputus dan menunggu pemasangan jembatan Bailey/Aramco. Adapun di KM 69.7 Dusun Bener Kelipah dan KM 72.4 Dusun Pondok Baru, kendaraan sudah dapat melintas melalui jalur alternatif yang telah disiapkan Satgas. Di lapangan, sejumlah kendala masih dihadapi, di antaranya penerapan sistem buka-tutup jalan dari Jembatan Weh Pase hingga Dusun Mekar Jaya yang menyebabkan antrean panjang kendaraan. Selain itu, longsor susulan dan keterbatasan komunikasi di beberapa titik juga menjadi tantangan, sehingga diperlukan penguatan sinyal menggunakan repeater. Meski demikian, Satgas Konstruksi Kodam IM tetap berkomitmen menyelesaikan pekerjaan secara maksimal. Diharapkan, pemulihan infrastruktur ini dapat segera mengembalikan konektivitas Aceh Utara dan Bener Meriah, sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal, aman, dan lancar. ( Agus )

Aceh Besar, Bidik-kasusnews.com —Komitmen TNI dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kembali ditunjukkan melalui aksi cepat Satgas Kodam Iskandar Muda (IM) yang mengevakuasi tiga warga Kabupaten Bener Meriah menggunakan helikopter Bell 412 milik Kementerian Pertahanan RI menuju Banda Aceh, Sabtu (20/12/2025). Helikopter tersebut mendarat dengan aman di Pangkalan TNI Angkatan Udara Sultan Iskandar Muda (Lanud SIM), Kabupaten Aceh Besar, sebagai bagian dari upaya penanganan kondisi darurat medis yang membutuhkan rujukan segera ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap. Evakuasi udara dilakukan mengingat keterbatasan akses transportasi darat serta kondisi geografis wilayah Bener Meriah yang sulit dijangkau. Jarak tempuh yang panjang menuju rumah sakit rujukan juga menjadi pertimbangan utama penggunaan sarana udara demi mempercepat penanganan dan menyelamatkan nyawa pasien. Keberhasilan misi kemanusiaan ini merupakan hasil sinergi lintas instansi antara TNI, Kementerian Pertahanan RI, tenaga medis, serta unsur terkait lainnya. Koordinasi yang solid memastikan seluruh rangkaian evakuasi berjalan aman, cepat, dan sesuai prosedur. Setibanya di Lanud SIM, ketiga pasien langsung mendapat penanganan awal dari tim medis yang telah disiagakan. Salah satu pasien, Tobi Faruli (24), mengalami luka sobek serius disertai patah tulang kaki akibat tergelincir saat melintasi jembatan pohon di wilayah tempat tinggalnya. Kondisinya memerlukan penanganan medis lanjutan secara intensif. Sementara itu, Suparjo (74) diketahui menderita retensi urine yang menyebabkan gangguan kesehatan cukup serius dan membutuhkan perawatan intensif. Pasien lainnya, Ibnu (68), juga mengalami kondisi medis yang tidak dapat ditangani secara optimal di fasilitas kesehatan setempat, sehingga harus segera dirujuk ke rumah sakit dengan sarana yang lebih memadai. Usai pendaratan, ketiga pasien dievakuasi menggunakan ambulans Kesdam Iskandar Muda menuju Rumah Sakit Kesdam IM. Proses pemindahan dilakukan secara cepat, tertib, dan terkoordinasi dengan tetap mengutamakan keselamatan serta stabilitas kondisi pasien. Aksi ini menjadi gambaran nyata peran TNI dalam membantu masyarakat, khususnya di wilayah terpencil dan sulit dijangkau. Keberadaan alutsista udara seperti helikopter Bell 412 dinilai sangat vital dalam mendukung respons cepat terhadap kondisi darurat kemanusiaan. Melalui evakuasi ini, diharapkan seluruh pasien dapat segera memperoleh penanganan medis optimal dan berangsur pulih. TNI menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan sebagai wujud pengabdian kepada rakyat, bangsa, dan negara. ( Agus )

Bidik-kasusnews.com Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengirimkan peringatan keras yang berpotensi mengguncang Senayan. Seluruh anggota Komisi XI DPR RI periode 2019–2024 yang diduga menikmati aliran dana program sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berpeluang menyusul menjadi tersangka. Dikutip dari Suara.com edisi 12 Desember 2025, Wakil Ketua KPK Johanis Tanak secara tegas menyatakan bahwa pengembangan kasus ini terbuka luas. Menurutnya, setiap anggota Komisi XI yang menerima dana CSR namun tidak menyalurkannya sesuai peruntukan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. “Semua anggota Komisi XI yang menerima dana dari BI dan OJK harus mempertanggungjawabkan secara hukum seperti dua orang anggota Komisi XI yang telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Johanis Tanak kepada wartawan, Jumat (12/12/2025). Pernyataan tersebut merupakan pengembangan dari kasus yang telah menjerat dua anggota DPR RI, yakni Heri Gunawan dari Fraksi Partai Gerindra dan Satori dari Fraksi Partai NasDem. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait penyaluran dana CSR BI dan OJK. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa meskipun penyidik saat ini masih fokus pada pemberkasan perkara dua tersangka tersebut, peluang untuk mengembangkan kasus ke pihak lain masih sangat terbuka. “Penyidik tentu mendalami keterangan saksi-saksi, baik dari pihak BI dan OJK maupun dari rekan-rekan di Komisi XI DPR RI,” tegas Budi. Sinyal bahwa dana CSR tersebut mengalir ke banyak anggota dewan juga diperkuat oleh pengakuan Satori. Ia secara terbuka menyebut bahwa program tersebut diterima oleh seluruh anggota Komisi XI untuk kegiatan sosialisasi di daerah pemilihan (dapil) masing-masing. “Programnya untuk sosialisasi di dapil. Semuanya sih, semua anggota Komisi XI programnya itu dapat,” kata Satori di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (27/12/2024), sebagaimana dikutip Suara.com. Sebelumnya, KPK secara resmi mengumumkan penetapan status tersangka terhadap Heri Gunawan dan Satori pada Agustus 2025. Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyampaikan bahwa keduanya diduga melanggar ketentuan pidana korupsi dan pencucian uang. Keduanya dijerat dengan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, serta Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. Dengan pernyataan tegas dari pimpinan KPK, kasus dugaan penyalahgunaan dana CSR BI–OJK ini dipastikan masih akan terus berkembang dan berpotensi menyeret lebih banyak anggota legislatif ke ranah hukum. (Wely)

Bandar Lampung | Bidik-kasusnews.com Sinergi antara warga dan aparat kewilayahan kembali menunjukkan efektivitasnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Babinsa Koramil 410-01/Panjang, Sertu Ismanto, bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait temuan seorang pria meninggal dunia di kediamannya, Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (20/12/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Sertu Ismanto yang bertugas sebagai Babinsa Kelurahan Panjang Utara menerima laporan dari Mahmudah (43), Wakil Ketua RT 14 Lingkungan I, terkait bau menyengat dan mencurigakan yang berasal dari salah satu rumah warga. Menindaklanjuti laporan itu, warga setempat bersama aparat melakukan pengecekan. Hasilnya, ditemukan seorang pria dalam kondisi telah meninggal dunia di dalam rumah. Berdasarkan keterangan warga sekitar, almarhum diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan dan diketahui sempat mengalami sakit. Korban diketahui bernama Andre Setiawan (37), seorang buruh yang berdomisili di Kampung Karang Anyar, RT 14 Lingkungan I, Kelurahan Panjang Utara, dengan identitas kependudukan berasal dari Batam. Mendapatkan laporan tersebut, Babinsa segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Penanganan di lokasi melibatkan Lurah Panjang Utara Sukarno, SE, Bhabinkamtibmas, petugas Puskesmas Panjang, anggota Polsek Panjang, Tim Inafis, serta perangkat kelurahan setempat. Proses penanganan berjalan tertib dan penuh kepedulian. Pihak keluarga almarhum menyatakan menerima kejadian tersebut dengan ikhlas. Dengan bantuan warga sekitar, proses pemakaman direncanakan dilaksanakan pada malam hari. Peristiwa ini menjadi gambaran nyata pentingnya peran Babinsa sebagai ujung tombak kewilayahan dalam membangun komunikasi dan kewaspadaan bersama masyarakat. Alur informasi yang cepat dari warga kepada aparat memungkinkan penanganan kejadian dilakukan secara sigap, terkoordinasi, dan humanis. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berada di lokasi untuk memastikan seluruh proses administrasi dan sosial berjalan lancar. Kesiapsiagaan serta solidaritas warga Panjang Utara bersama aparat kewilayahan dinilai patut menjadi contoh dalam menciptakan lingkungan yang aman, peduli, dan responsif. (Agus)