BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Jajaran Polres Hulu Sungai Utara terus memperkuat kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran melalui kegiatan pengecekan Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) dalam rangka Operasi Ketupat 2026. Pengecekan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres bersama Kasat Samapta dan Kasat Intelkam guna memastikan seluruh personel serta sarana prasarana siap memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat selama periode mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah yang berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026. Dalam kegiatan tersebut, fokus utama diarahkan pada kesiapan personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya. Kehadiran petugas di setiap pos menjadi prioritas guna memastikan pelayanan dan pengamanan berjalan maksimal. Selain itu, tim juga melakukan pemeriksaan terhadap fasilitas pendukung operasional, mulai dari kelengkapan peralatan, panel data digital, hingga kondisi fisik pos pengamanan. Langkah ini dinilai penting untuk menjamin efektivitas kerja petugas di lapangan. Peran intelijen turut dioptimalkan dalam kegiatan ini. Kasat Intelkam memastikan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas di sekitar wilayah pos pengamanan, sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. Sementara itu, Kasat Samapta menekankan pentingnya kewaspadaan serta pendekatan humanis kepada masyarakat. Petugas di lapangan diinstruksikan untuk responsif dalam menangani situasi, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik. Operasi Ketupat 2026 sendiri mengedepankan pengamanan terpadu dengan dukungan teknologi modern, seperti pemantauan melalui Command Center dan pemanfaatan sistem tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement). Pos Pam dan Pos Yan juga difungsikan sebagai pusat informasi dan pelayanan masyarakat, termasuk laporan gangguan keamanan maupun kondisi arus lalu lintas. Melalui pengecekan ini, diharapkan seluruh pos pengamanan di wilayah Hulu Sungai Utara benar-benar siap siaga dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu menciptakan situasi mudik yang aman, tertib, dan kondusif. Polres Hulu Sungai Utara menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan setiap perjalanan mudik berlangsung dengan rasa aman dan nyaman. (Agus)
Bidik-kasusnews.com,Sintang Kalimantan Barat, Selasa 17 Maret 2026. Proyek pembangunan penguatan Tebing Sungai Melawi di Kelurahan Ladang, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), kini menuai sorotan tajam publik. Proyek yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak tersebut diduga dikerjakan tidak optimal dan terindikasi berkualitas rendah. Ironisnya, Proyek dengan nilai anggaran mencapai Rp 20.179.800.000 itu baru saja rampung dikerjakan dan bahkan masih dalam masa pemeliharaan. Namun, fakta di lapangan menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Sejumlah bagian konstruksi sudah mengalami keretakan, sementara beberapa saluran drainase tampak tidak diplester dan dibiarkan tidak selesai dengan baik. Temuan awak Media di lokasi memperlihatkan indikasi kuat adanya pekerjaan yang tidak sesuai standar teknis. Retakan pada struktur beton yang seharusnya kokoh justru muncul dalam waktu singkat, memunculkan pertanyaan besar: apakah pengerjaan dilakukan asal jadi ? Ataukah pengawasan yang lemah membuka celah bagi praktik yang merugikan Negara ? Kondisi ini jelas berpotensi membahayakan. Jika kerusakan terus berlanjut, bukan hanya fungsi penguatan tebing yang gagal, tetapi juga bisa menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan sekitar, termasuk risiko longsor dan kerusakan infrastruktur yang lebih luas. Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak, yakni Tomy. Namun sangat disayangkan, respons yang diberikan jauh dari profesional. Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp pada Senin, 16 Maret 2026, yang bersangkutan tidak memberikan penjelasan Substansial, bahkan hanya membalas dengan stiker. Sikap ini dinilai mencerminkan minimnya keseriusan dalam menanggapi persoalan yang menyangkut penggunaan uang Negara. Publik pun mulai geram. Proyek bernilai miliaran rupiah yang seharusnya menjadi solusi justru berpotensi menjadi masalah baru. Transparansi dan Akuntabilitas kembali dipertanyakan. Desakan pun menguat agar Aparat Penegak Hukum turun tangan. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat diminta segera melakukan audit dan penyelidikan menyeluruh terhadap proyek ini. Jika ditemukan adanya penyimpangan, maka pihak-pihak yang bertanggung jawab harus diproses secara Hukum tanpa pandang bulu. Uang rakyat tidak boleh dihamburkan untuk pekerjaan yang asal jadi dan jauh dari standar kualitas. Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa pengawasan proyek Pemerintah tidak boleh setengah hati. Tanpa pengawasan ketat dan Integritas pelaksana, Proyek pembangunan hanya akan menjadi ladang masalah, bukan solusi bagi Masyarakat. *** // TIMRED [*]
CIKAMPEK | BIDIK-KASUSNEWS.COM, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa one way sepenggal tahap pertama guna mengantisipasi kepadatan arus mudik di ruas tol arah Jawa. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Selasa (17/3/2026). “Kami laporkan bahwa situasi arus lalu lintas saat ini dari tol kilometer 29, 57, dan 70 cukup padat. Maka dari itu, kami Korlantas Polri telah berkolaborasi dengan stakeholder, termasuk Bapak Menteri dan Dirut Jasa Marga. Kami akan melakukan sosialisasi berkaitan dengan penerapan one way sepenggal tahap pertama antara Kilometer 70 sampai Kilometer 263 di wilayah Jawa Tengah,” kata Kakorlantas. Penerapan one way sepenggal ini diharapkan mampu mengurai kepadatan dan memperlancar arus kendaraan dari Jakarta menuju wilayah Jawa, khususnya pada periode puncak arus mudik. Korlantas Polri optimis langkah tersebut dapat mendukung kelancaran perjalanan masyarakat, sehingga arus lalu lintas selama Operasi Ketupat dapat tetap aman, tertib, dan terkendali. “Diharapkan dengan rekayasa lalu lintas ini dapat memperlancar arus kendaraan dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Semoga dengan penerapan one way sepenggal tahap pertama di wilayah one way nasional ini dapat semakin memperlancar arus lalu lintas menuju Trans Jawa,” ungkapnya. Kakorlantas menyebut kebijakan pemerintah terkait Work From Anywhere serta Surat Keputusan Bersama dinilai membantu mendistribusikan pergerakan masyarakat sehingga tidak menumpuk pada satu waktu. “Dengan adanya Work From Anywhere ini terurai keberangkatannya. Adanya kebijakan pemerintah yang tegas tentang SKB ini sangat strategis untuk bisa mengelola flow daripada arus lalu lintas,” ujar dia. Sebelumnya, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan memberlakukan one way (Satu arah) nasional pada 18 Maret atau pada hari keenam Operasi Ketupat 2026. “Saya sudah koordinasi dengan Pak Menteri dengan Dirut Jasa Marga bahwa puncak arus mudik yang diperkirakan adalah tanggal 18 Maret. Jadi, tanggal 18 Maret itu nanti antara jam 10 sampai jam 12 akan kita berlakukan one way nasional arus mudik,” ucap Kakorlantas Irjen Pol. Agus Suryonugroho, di Pos Terpadu Rest Area KM 57 Tol Cikampek, Senin (16/3/2026). “Ketika nanti (berdasarkan) infrastruktur teknologi traffic accounting-nya bisa terkendalikan, mungkin juga bisa berubah untuk one way nasional atau one way sepenggal tahap pertama yang tentunya nanti akan kami umumkan,” pungkasnya. (Agung/Red)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Banjarnegara-17-Maret-2026 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Squad Nusantara Kabupaten Jepara menghadiri kegiatan buka bersama yang diselenggarakan oleh Kepala Desa (Kades) Hoho di Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, sekaligus dirangkai dengan pembagian sembako kepada masyarakat. Acara ini dihadiri oleh anggota Squad Nusantara dari berbagai daerah se-Jawa Tengah. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai ajang mempererat tali silaturahmi antaranggota serta meningkatkan solidaritas dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Dari Kabupaten Jepara, DPC Squad Nusantara hadir bersama empat ranting yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kehadiran ini menunjukkan komitmen dan kekompakan dalam mendukung kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ketua DPC Squad Nusantara Kabupaten Jepara, yang akrab disapa Mbah So, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat kebersamaan sekaligus berbagi di bulan suci Ramadan. “Alhamdulillah, kami dari Jepara bisa hadir bersama empat ranting. Ini bukan hanya soal silaturahmi, tapi juga bentuk kepedulian kepada masyarakat,” ungkapnya. Pembagian sembako kepada warga pun disambut dengan antusias. Warga merasa terbantu dengan adanya kegiatan tersebut, terutama dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadan. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus terjaga serta semakin mempererat hubungan antaranggota Squad Nusantara di seluruh wilayah Jawa Tengah.(Wely)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-17-Maret-2026- Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Jepara terus berbenah guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar simulasi terpadu layanan kunjungan, sebagai bentuk kesiapan menghadapi lonjakan pengunjung saat hari raya. Kegiatan ini melibatkan petugas internal serta peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Simulasi difokuskan pada penyempurnaan alur layanan kunjungan, sekaligus memastikan standar keamanan tetap terjaga tanpa mengurangi kenyamanan pengunjung. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Jepara, Bachtiar Oktaffiandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam mengantisipasi kepadatan saat momen lebaran. Ia menegaskan bahwa kesiapan petugas dan kejelasan alur layanan menjadi kunci utama dalam memberikan pengalaman kunjungan yang tertib dan aman. “Momentum Idulfitri identik dengan meningkatnya kunjungan keluarga warga binaan. Oleh karena itu, kami memastikan seluruh proses berjalan sistematis, mulai dari kedatangan hingga kepulangan pengunjung,” jelasnya. Dalam simulasi tersebut, setiap tahapan diuji secara rinci. Pengaturan kendaraan di area parkir menjadi perhatian awal untuk mencegah kemacetan. Selanjutnya, sistem antrean diterapkan agar alur masuk pengunjung lebih tertib dan terkontrol. Di ruang tunggu, petugas memberikan edukasi singkat terkait prosedur kunjungan serta aturan yang harus dipatuhi. Proses pendaftaran juga diperketat melalui verifikasi identitas guna menjamin keamanan dan ketertiban. Setelah itu, pengunjung menjalani pemeriksaan sebagai langkah preventif terhadap barang terlarang. Setelah seluruh tahapan dilalui, pengunjung dapat bertemu dengan warga binaan di area yang telah ditentukan dengan pengawasan petugas. Sementara itu, jalur keluar diatur terpisah untuk menjaga kelancaran arus pengunjung. Melalui simulasi ini, Rutan Jepara menunjukkan komitmen dalam menghadirkan layanan kunjungan yang profesional, humanis, dan aman. Diharapkan, suasana hangat kebersamaan di hari raya tetap dapat dirasakan tanpa mengesampingkan aspek ketertiban dan keamanan. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA (17/3/2025)– Bulan suci Ramadan tidak menyurutkan semangat produktivitas di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara. Memasuki pertengahan bulan puasa, sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tetap aktif mengelola area branggang sebagai bagian dari program penguatan ketahanan pangan mandiri, Selasa (17/03/2026). Di bawah terik matahari pagi, para WBP dengan telaten melakukan pembersihan gulma agar nutrisi tanah tetap terjaga untuk tanaman inti. Tak hanya itu, rutinitas penyiraman tanaman kemangi juga dilakukan guna memastikan sayuran aromatik tersebut tetap segar dan tidak layu selama musim tanam di bulan puasa ini. Puncak kegiatan hari ini ditandai dengan pemanenan terong yang sudah siap petik. Terong-terong berkualitas ini merupakan hasil kerja keras WBP dalam memanfaatkan lahan terbatas di area branggang. Hasil panen ini diharapkan dapat mendukung ketersediaan pangan di lingkungan Rutan, sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan kemandirian tetap berjalan optimal meski dalam kondisi berpuasa. Seluruh rangkaian kegiatan pemeliharaan ini berada di bawah pengawasan ketat peserta magang posisi Pembina Kemandirian. “Meskipun sedang menjalankan ibadah puasa, pembinaan kemandirian tidak boleh berhenti. Kegiatan di area branggang ini justru menjadi sarana bagi WBP untuk tetap aktif dan produktif, sekaligus berkontribusi nyata pada ketahanan pangan Rutan Jepara,” ujar Kepala Rutan Kelas IIB Jepara. Melalui optimalisasi lahan branggang ini, Rutan Kelas IIB Jepara terus membuktikan bahwa keterbatasan ruang dan kondisi fisik saat berpuasa bukan menjadi penghalang untuk menciptakan inovasi hijau yang bermanfaat bagi organisasi dan masyarakat luas. (Wely) Sumber:Humas Rutan Jepara
BIDIK-KASUSNEWS.COM Amuntai – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kelayakan kendaraan angkutan, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) bersama Dinas Perhubungan Kabupaten HSU melaksanakan kegiatan ramp check terhadap kendaraan angkutan orang maupun barang, Selasa (17/03/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WITA tersebut berlangsung di Jalan Brigjen H. Hasan Basri, Muara Tapus, Kecamatan Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Ramp check ini menyasar kendaraan angkutan umum seperti bus, travel, angkutan kota (angkot), serta kendaraan angkutan barang yang beroperasi di wilayah tersebut. Kegiatan dipimpin oleh Kasat Lantas Polres HSU IPTU Tri Widodo Setiawan, S.Pd, didampingi KBO Sat Lantas IPDA Amin Mulyadi Jaya, S.H., M.A, bersama Kasi Angkutan dan Terminal Dishub HSU Faisal Rahman, S.Kom, personel Sat Lantas, serta petugas Pos Pelayanan. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kelengkapan administrasi kendaraan dan pengemudi, kondisi teknis kendaraan seperti rem, lampu, ban, dan kemudi, serta ketersediaan perlengkapan keselamatan seperti APAR, kotak P3K, dan palu pemecah kaca. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan kesehatan pengemudi yang didampingi oleh tim kesehatan dari Polres HSU dan Dinas Kesehatan Kabupaten HSU guna memastikan kondisi fisik pengemudi tetap prima saat berkendara. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kendaraan yang beroperasi dalam kondisi laik jalan dan memenuhi persyaratan teknis maupun administrasi, sekaligus meningkatkan kesadaran serta disiplin pengemudi dalam mematuhi peraturan lalu lintas. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan ramp check ini merupakan langkah preventif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh kendaraan angkutan yang beroperasi benar-benar dalam kondisi laik jalan dan aman digunakan. Ini merupakan upaya kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa sinergitas antara Polres HSU dan Dinas Perhubungan menjadi kunci dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah hukum Polres HSU. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), serta menurunnya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta Utara – Kegiatan mudik gratis bagi Keluarga Besar Sopir Indonesia Perjuangan (KB-SI.P) pada libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (17/3/2026). Sebelum dilakukan pemberangkatan Mudik, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Pelabuhan Tanjung Priok, melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan cek urine kepada semua sopir yang mengemudikan Bis Mudik Gratis sebagai untuk menjamin keselamatan pemudik. Disamping itu Satuan Lalu Lintas (Satlantas) juga mengecek kelengkapan kendaraan Bis yang akan dipakai untuk Mudik Gratis serta kelengkapan surat pengemudi dan kendaraan serta kadar alkohol pada semua sopir. Satuan Bimbingan Masyarakat (Satbinmas) juga memberikan imbauan Kamtibmas kepada sopir bis agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas, jaga laju kecepatannya jangan ngebut, bila ada gangguan kamtibmas agar menghubungi layanan darurat Polri telphone 110 bebas pulsa dan siaga selama 24 jam. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Mudik Gratis Bersama Pelindo Group tahun 2026 yang ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh fasilitas mudik yang aman dan terjangkau. Pemberangkatan dilaksanakan di depan Masjid Khodamutaqwa PT. Pelindo Regional 2 Tanjung Priok. Sebanyak 300 pemudik diberangkatkan menggunakan enam unit bus menuju berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Adapun tujuan keberangkatan bus tersebut meliputi beberapa kota dan kabupaten, di antaranya Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Brebes, Jatibarang, Pagerbarang, Slawi, Bumiayu, Purwokerto, Kebumen, Purworejo, serta sejumlah wilayah di Jawa Timur seperti Ngawi, Nganjuk, Kediri, Blitar, Wonogiri, Ponorogo, dan Trenggalek. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Executive General Manager (EGM) PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Yandri Saputra, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., Senior Manager Komersial PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Candra, serta Ketua Keluarga Besar Sopir Indonesia Perjuangan (KB-SI.P) Nuratmo. Dalam sambutannya, EGM PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Yandri Saputra menyampaikan harapannya agar program mudik bersama tersebut dapat memberikan manfaat bagi para anggota komunitas sopir yang mengikuti kegiatan tersebut. “Kami berharap kegiatan mudik bareng ini dapat memberikan manfaat bagi rekan-rekan yang tergabung dalam KB-SI.P. Kami juga berharap para pemudik dapat menikmati perjalanan dan sampai ke tujuan dengan selamat. Meskipun kegiatan ini mungkin belum sepenuhnya sempurna, kami berharap kolaborasi yang baik dapat terus terjalin untuk bersama-sama menjaga Pelabuhan Tanjung Priok sebagai salah satu penggerak ekonomi Indonesia,” ujarnya. Sebelum keberangkatan, para pemudik terlebih dahulu melakukan registrasi dan memasuki bus sesuai dengan nomor bus serta tiket yang telah dibagikan oleh panitia. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan urine terhadap para sopir dan koordinator bus sebagai langkah memastikan keselamatan perjalanan. Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan sebelum akhirnya seluruh armada bus diberangkatkan secara simbolis dengan menekan tombol pemberangkatan. Selama kegiatan berlangsung, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menerjunkan 33 personel pengamanan yang dipimpin oleh Kasatsamapta AKP Aries Arianto, S.H. Pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan tertib. Program mudik gratis ini merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu kebutuhan transportasi saat musim mudik Lebaran. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika dengan memusnahkan puluhan kilogram barang bukti hasil pengungkapan sejumlah kasus besar, Selasa (17/3/2026). Pemusnahan dilakukan di Lapangan Parkir BNN, Cawang, Jakarta Timur, dengan total barang bukti mencapai 34.211,96 gram. Rinciannya meliputi sabu seberat 27.729,86 gram, ekstasi 1.829 gram atau 3.916 butir, mephedrone padatan 643,6 gram, mephedrone cair 7.247 mililiter, serta berbagai prekursor dan bahan kimia lainnya dalam jumlah signifikan. Sebagian besar barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan jaringan narkotika melalui jalur udara, khususnya di Bandara Soekarno-Hatta. Dalam operasi gabungan bersama Bea dan Cukai serta petugas bandara, aparat berhasil mengamankan sedikitnya 11 pelaku yang berperan sebagai kurir lintas wilayah, dengan tujuan distribusi ke kawasan Indonesia timur seperti Lombok dan Sulawesi. Tak hanya itu, BNN juga berhasil membongkar praktik clandestine laboratory atau laboratorium ilegal pembuatan narkotika di wilayah Gianyar, Bali. Laboratorium tersebut dikendalikan oleh dua warga negara asing asal Rusia yang diduga memproduksi narkotika sintetis jenis mephedrone. Pengungkapan ini menjadi salah satu operasi besar yang mencerminkan semakin kompleksnya modus operandi jaringan narkotika internasional yang menyasar Indonesia. Mulai dari penyelundupan melalui bandara hingga produksi mandiri di dalam negeri, seluruh pola tersebut terus diantisipasi aparat melalui strategi pencegahan dan penindakan. Dalam rangkaian pengungkapan kasus, BNN mencatat sedikitnya sembilan laporan kasus narkotika dengan total 13 tersangka. Para pelaku menggunakan berbagai modus, mulai dari menyembunyikan sabu dalam koper, pakaian, hingga pengiriman paket dengan identitas palsu. Beberapa di antaranya dikendalikan oleh jaringan internasional dan buronan yang masih dalam pengejaran. BNN menegaskan bahwa langkah tegas ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memerangi narkoba serta melindungi masyarakat dari dampak buruk penyalahgunaan narkotika. Selain penindakan, BNN juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pencegahan. Mulai dari menjaga lingkungan keluarga, mendukung edukasi anti-narkoba, hingga melaporkan aktivitas mencurigakan melalui kanal resmi seperti Call Center 184. “Perang melawan narkoba membutuhkan keterlibatan semua pihak. Dengan sinergi yang kuat, cita-cita Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar) dapat terwujud,” demikian imbauan BNN. Pemusnahan barang bukti ini sekaligus menjadi pesan tegas bahwa negara tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkotika, baik yang masuk melalui jalur internasional maupun yang diproduksi di dalam negeri. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM DENPASAR – Prajurit TNI Angkatan Darat, Prajurit Dua (Prada) Nawawi M.M. Latifullah berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih Juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Internasional ke-2 bagi personel militer yang digelar di Air Defense College, Kota Misrata, Libya, Jumat (13/3/2026). Prajurit dari Yonif TP 834/Wakanga Mere, Brigif 21/Komodo, Kodam IX/Udayana tersebut tampil pada kategori hafalan 30 juz dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga ditetapkan sebagai juara pertama dalam kompetisi hafalan Al-Qur’an tingkat militer internasional tersebut. Ajang yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan Libya itu berlangsung selama enam hari, 17–23 Ramadan 1447 H (7–13 Maret 2026), dan diikuti lebih dari 50 prajurit militer dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Mauritania, serta sejumlah negara lainnya. Kegiatan tersebut mengusung tema _“Martyrs of the Homeland”_ sebagai bentuk penghormatan kepada para syuhada yang gugur dalam mempertahankan tanah air. Delegasi TNI dalam kegiatan tersebut dipimpin Kabidbintalroh Pusbintal TNI Kolonel Laut (KH) Chumaidi, dengan peserta Kapten Sus M. Affan, Serma Abdi Nasrullah, Sertu Habibi Royani, Serda Dimas Hafiz Ihsan, Kopka Mes Ahmad Mulyadi, Prada Nawawi M.M. Latifullah, serta Prada Moh. Marzuki Al Farisi yang mengikuti berbagai kategori hafalan Al-Qur’an. Sebelum mengikuti perlombaan, para peserta delegasi TNI terlebih dahulu menjalani pembekalan, pembinaan, serta tahsin Al-Qur’an pada 2–5 Maret 2026 di Masjid Al Mu’min Jatikarya dan Masjid Al Ikhlas Kompleks SCBD Jakarta Selatan. Pembinaan tersebut dibimbing oleh Ustadz Adi Hidayat, Syekh Syahrir dari Libya, serta Ustadz Ulil Abshar Alhafidz guna mempersiapkan para peserta secara maksimal sebelum mengikuti kompetisi internasional tersebut. Upacara penutupan kompetisi juga dihadiri langsung oleh Perdana Menteri Libya Abdul Hamid Dbeibeh yang sekaligus menyerahkan penghargaan kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para prajurit dalam menghafal Al-Qur’an serta kontribusinya dalam menegakkan nilai-nilai agama, moralitas, dan disiplin di lingkungan militer. Komandan Yonif TP 834/Wakanga Mere Letkol Inf Justikhandinata T menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas prestasi yang diraih prajuritnya tersebut. “Kami keluarga besar Yonif TP 834/Wakanga Mere sangat bangga atas prestasi yang diraih Prada Nawawi yang telah mengharumkan nama TNI, khususnya Kodam IX/Udayana, serta bangsa Indonesia di tingkat internasional,” ungkapnya. Sementara itu Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa prajurit TNI tidak hanya unggul dalam profesionalisme militer, tetapi juga memiliki kualitas mental dan spiritual yang kuat. “Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kodam IX/Udayana, TNI AD, dan bangsa Indonesia. Keberhasilan Prada Nawawi menunjukkan bahwa prajurit TNI juga mampu berprestasi dan bersaing di bidang keagamaan hingga tingkat internasional. Hal ini sekaligus mencerminkan bahwa pembinaan mental dan spiritual prajurit merupakan bagian penting dalam membentuk karakter prajurit TNI yang profesional, tangguh, dan berintegritas,” tegas Kapendam. (Agus/Red)