HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM — Dalam rangka menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas menjelang Operasi Ketupat 2026, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Intan 2026 di halaman Mapolres HSU, Senin (2/2/2026) pagi. Apel dipimpin langsung oleh Wakapolres HSU Kompol Sony Fratago Lumban Gaol, S.E., M.M., dengan mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman dan Selamat Menjelang Operasi Ketupat 2026, Stop Pelanggaran dan Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan.” Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait, di antaranya Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, DPRD, Kejaksaan Negeri Amuntai, Jasa Raharja, serta jajaran PJU Polres HSU dan Kapolsek se-wilayah hukum Polres HSU. Dalam apel tersebut, ditampilkan kesiapan pasukan lintas instansi yang terdiri dari unsur TNI, Samapta, Satlantas, Reskrim, Intelkam, Dishub, BPBD, Pol PP, Senkom, tenaga kesehatan, hingga Saka Bhayangkara, sebagai simbol sinergi pengamanan lalu lintas terpadu. Wakapolres HSU menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Intan 2026 mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang bersifat edukatif dan humanis, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan. “Operasi ini bukan semata penindakan, tetapi bagaimana membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. Keselamatan adalah kebutuhan dasar dan tanggung jawab kita semua,” tegasnya. Melalui operasi ini, Polres HSU menargetkan terciptanya kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif, khususnya menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada momentum Operasi Ketupat 2026. Apel gelar pasukan berlangsung tertib dan lancar, sekaligus menjadi penanda dimulainya komitmen bersama seluruh unsur terkait dalam menjaga keselamatan pengguna jalan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dengan semangat “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan”, Polres HSU menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan lalu lintas yang presisi, humanis, dan profesional demi keamanan masyarakat. (Agus)

YAHUKIMO, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pagi yang seharusnya tenang di pedalaman Yahukimo mendadak berubah mencekam ketika suara letusan senjata api memecah udara di jalur KM 7, Kampung Maroku, Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 07.30 WIT. Sebuah mobil pickup yang membawa tiga warga sipil menjadi sasaran gangguan tembakan dari orang tak dikenal. Kendaraan tersebut dikemudikan Abdul Kadir (42) dengan dua penumpang, Peres Kusa (23) dan Luktar Pasomba (46). Saat melintasi lokasi, mereka melihat sekelompok orang bersenjata di sisi kiri jalan. Tak lama kemudian, beberapa kali tembakan terdengar mengarah ke kendaraan mereka. Dalam kepanikan, Abdul Kadir langsung memacu kendaraan menjauh dari lokasi menuju arah Pelabuhan Logpon. Salah satu penumpang sempat melompat ke semak-semak untuk menyelamatkan diri sebelum akhirnya kembali bergabung setelah situasi dirasa aman. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Pemeriksaan awal juga tidak menemukan bekas tembakan pada badan kendaraan. Laporan warga itu langsung direspons cepat oleh personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Yahukimo. Aparat melakukan penyisiran lokasi, pengamanan jalur, serta memintai keterangan dari para korban guna memastikan situasi tetap terkendali. Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah operasi. “Kami tidak ingin masyarakat hidup dalam rasa takut saat beraktivitas. Begitu laporan masuk, personel langsung bergerak mengamankan jalur dan memastikan warga selamat. Ini komitmen kami untuk selalu hadir memberi rasa aman,” ujarnya. Ia menambahkan, aparat masih mendalami dugaan keterlibatan kelompok kriminal bersenjata yang sebelumnya terpantau beraktivitas di sekitar wilayah Logpon dan KM 7. Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat tetap waspada namun tidak panik. “Kami meningkatkan patroli dan penjagaan di titik-titik rawan. Masyarakat tetap bisa beraktivitas seperti biasa, namun segera laporkan jika melihat hal mencurigakan. Informasi sekecil apa pun sangat berarti untuk mencegah kejadian serupa,” kata Adarma. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tantangan keamanan di wilayah pegunungan Papua masih nyata. Namun kehadiran aparat yang sigap di lapangan memberi ketenangan bagi warga. Aktivitas masyarakat di jalur tersebut kini berangsur normal, sementara aparat terus melakukan penyelidikan dan pengamanan berkelanjutan. Dengan langkah cepat dan pendekatan humanis, Operasi Damai Cartenz 2026 menegaskan komitmennya: menjaga Papua tetap aman agar warga bisa menjalani hari tanpa bayang-bayang ketakutan. (Agung)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Divisi Humas Polri bersama Divhubinter Polri menyampaikan perkembangan terbaru terkait penerbitan Interpol Red Notice terhadap buronan kasus dugaan tindak pidana korupsi, Muhammad Riza Chalid (MRC). Penyampaian tersebut disampaikan dalam kegiatan doorstop di Lobi Divhumas Polri, Minggu (1/2/2026). Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan komitmen Polri dalam penegakan hukum, termasuk terhadap kejahatan yang bersifat transnasional dan internasional melalui kerja sama dengan mitra penegak hukum global. “Komitmen Polri, khususnya melalui Divhubinter, adalah menyelenggarakan kerja sama internasional, termasuk dalam penanganan kejahatan transnasional maupun internasional serta pertukaran informasi dengan mitra penegak hukum internasional. Polri konsisten menegakkan hukum tanpa pandang bulu,” tegas Brigjen Pol Trunoyudo. Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri Brigjen Pol Dr. Untung Widyatmoko menyampaikan bahwa Interpol Red Notice atas nama Muhammad Riza Chalid telah resmi diterbitkan pada Jumat, 23 Januari 2026. Pasca penerbitan tersebut, Polri langsung melakukan koordinasi intensif dengan Interpol Headquarters di Lyon, Prancis, serta mitra penegak hukum di dalam dan luar negeri. “Interpol Red Notice atas nama Muhammad Riza Chalid telah diterbitkan. Sejak itu, Set NCB Interpol Indonesia langsung melakukan koordinasi dengan para counterpart, baik di dalam negeri maupun luar negeri, termasuk dengan Interpol Headquarters di Lyon,” ujar Brigjen Pol Untung. Ia menambahkan, keberadaan subjek Red Notice saat ini telah diketahui dan dipantau oleh Polri. Namun, lokasi spesifik belum dapat disampaikan ke publik. “Kami pastikan yang bersangkutan berada di salah satu negara anggota Interpol dan keberadaannya telah kami petakan serta pantau. Tim saat ini juga sudah berada di negara yang bersangkutan,” ungkapnya. Menurutnya, Red Notice tersebut telah disebarkan ke seluruh 196 negara anggota Interpol, sehingga ruang gerak buronan menjadi sangat terbatas. “Dengan disebarkannya Red Notice ke 196 negara anggota Interpol, subjek berada dalam pengawasan internasional dan ruang geraknya semakin sempit,” jelas Brigjen Pol Untung. Terkait proses penerbitan Red Notice yang memerlukan waktu cukup panjang, Kabag Jatranin Divhubinter Polri Kombes Pol Ricky Purnama menjelaskan bahwa Interpol menerapkan mekanisme assessment yang ketat, terutama dalam perkara yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi. “Setiap pengajuan Red Notice harus melalui proses assessment di Interpol Headquarters. Dalam kasus ini, terdapat perbedaan perspektif hukum terkait tindak pidana korupsi di beberapa negara, sehingga Interpol melakukan pendalaman untuk memastikan perkara ini murni pidana dan tidak terkait kepentingan politik,” terang Kombes Pol Ricky. Ia menambahkan bahwa Polri harus meyakinkan Interpol bahwa perbuatan yang disangkakan kepada MRC memenuhi prinsip dual criminality. “Kami menjelaskan bahwa terdapat kerugian negara yang timbul dan perbuatan tersebut merupakan tindak pidana murni sesuai hukum Indonesia. Setelah melalui proses klarifikasi dan komunikasi intensif, Interpol akhirnya menerbitkan Red Notice,” jelasnya. Polri menegaskan proses pemulangan buronan internasional membutuhkan waktu karena harus mematuhi sistem hukum negara tempat subjek berada. Meski demikian, koordinasi dan pendekatan terus dilakukan secara maksimal. “Kami memastikan Polri melalui Set NCB Interpol Indonesia terus bekerja optimal, mematuhi ketentuan hukum negara setempat, serta melakukan koordinasi intensif agar target penegakan hukum dapat tercapai,” tutup Kombes Pol Ricky. (Agung)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com — Di saat sebagian warga menikmati waktu istirahat akhir pekan, para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 410-01/Panjang justru memanfaatkan Minggu pagi, 1 Februari 2026, untuk turun langsung ke tengah masyarakat. Melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos), Babinsa menyambangi warga di tiga kecamatan guna mempererat silaturahmi sekaligus membahas isu strategis terkait keamanan dan ketertiban lingkungan. Di Kecamatan Panjang, suasana komsos berlangsung santai namun sarat makna. Serda Hendrik P terlihat duduk lesehan bersama warga, berdiskusi ringan sembari menikmati suasana pagi. Menurutnya, hubungan sosial yang harmonis menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman dan damai. “Silaturahmi adalah pondasi utama kehidupan bermasyarakat. Jika komunikasi terjaga dengan baik, persoalan sekecil apa pun bisa diselesaikan tanpa konflik,” ujarnya. Sementara itu, di Kecamatan Sukabumi, Sertu Aan Asrori menggelar pertemuan dengan tokoh masyarakat dan warga setempat. Dalam diskusi tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan sebagai modal dasar pembangunan wilayah. “Lingkungan yang rukun akan menciptakan rasa aman. Dari situ, aktivitas masyarakat dan pembangunan bisa berjalan dengan lancar,” kata Aan. Berbeda lagi dengan kegiatan di Kecamatan Sukarame. Koptu Yayan S mengarahkan fokus komsos pada penguatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling). Ia mengajak warga untuk meningkatkan koordinasi dan kepekaan terhadap situasi sekitar sebagai langkah pencegahan dini. “Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama. Jika warga saling peduli dan cepat berkoordinasi, potensi gangguan bisa dicegah sejak awal,” jelasnya. Pihak Koramil 410-01/Panjang menyebutkan bahwa kegiatan komsos ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial sekaligus implementasi nilai PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Adaptif) serta semangat Radin Inten dalam kehidupan bermasyarakat. “Kami hadir tidak hanya saat terjadi persoalan, tetapi juga untuk mendengar, berdialog, dan membangun solusi bersama warga,” ungkap salah satu personel Koramil. Kegiatan yang berlangsung serentak tersebut berjalan aman dan tertib. Kedekatan emosional yang terbangun antara Babinsa dan warga diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial masyarakat, yang pada akhirnya menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Melalui komsos rutin, Babinsa kembali menegaskan bahwa keamanan yang kuat lahir dari kebersamaan, komunikasi, dan kepercayaan antara TNI dan rakyat.

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM  — Peristiwa keracunan massal terjadi di Desa Baruh Tabing, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), pada Minggu (1/2/2026) siang. Sedikitnya 153 orang mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi es buah yang disajikan dalam acara hajatan perkawinan warga setempat. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 11.00 WITA di Jalan Danau Terate RT 03, Desa Baruh Tabing. Es buah diketahui disediakan oleh tuan rumah hajatan, Ishak (67), seorang petani setempat. Berdasarkan data yang dihimpun kepolisian, para korban mulai merasakan gejala sekitar 10 menit setelah mengonsumsi es buah, antara lain pusing berputar, mual, ingin muntah, serta rasa pahit di lidah. Korban terdiri dari berbagai usia, mulai anak-anak hingga orang dewasa. Akibat kejadian itu, 128 orang dilarikan ke RSUD Pambalah Batung Amuntai, sementara 25 orang lainnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Banjang dengan menggunakan ambulans desa. “Hasil observasi medis menyatakan 145 orang telah diperbolehkan pulang, sedangkan 8 korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Pambalah Batung Amuntai,” ujarKapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, SH., MM. Delapan korban yang masih dirawat terdiri dari empat anak-anak dan empat orang dewasa. Kondisi mereka dilaporkan dalam penanganan medis dan terus dipantau oleh pihak rumah sakit. Sampel Diamankan, Uji Laboratorium Dilakukan Polisi telah mengamankan barang bukti berupa satu termos merah berisi sisa es buah yang diduga menjadi sumber keracunan. Sampel tersebut akan diuji di Laboratorium Tabalong dan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Banjarbaru untuk memastikan kandungan yang diduga menyebabkan keracunan. Hasil uji laboratorium dijadwalkan keluar pada Senin (2/2/2026). Adapun es buah yang dikonsumsi korban diketahui mengandung campuran pepaya, labu putih, nanas, biji selasih, dan sirup leci. Pejabat Daerah Turun Langsung Sejumlah pejabat daerah turut meninjau langsung korban di rumah sakit, di antaranya anggota DPRD HSU Dapil Amuntai Tengah–Banjang, Sekretaris Daerah Kabupaten HSU, Dinas Kesehatan, Kapolsek Banjang, unsur kecamatan, serta anggota TNI dari Koramil setempat. Kehadiran mereka bertujuan memastikan penanganan medis berjalan optimal. Evaluasi dan Imbauan Kepolisian mencatat bahwa peristiwa serupa telah dua kali terjadi di wilayah Kabupaten HSU, sehingga menjadi perhatian serius bagi semua pihak. “Ini menjadi pelajaran penting agar penyelenggara hajatan lebih memperhatikan kebersihan, bahan baku, serta proses pengolahan makanan dan minuman yang disajikan kepada masyarakat,” kata Kapolsek. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menunggu hasil uji laboratorium untuk menentukan penyebab pasti keracunan. Proses penyelidikan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta hak semua pihak. (Agus)

SUKABUMI.BIDIK-KASUSNEWS.COM – PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di seluruh wilayah Indonesia. Kebijakan harga baru ini berlaku efektif mulai Minggu, 1 Februari 2026. Penyesuaian harga mencakup seluruh jenis BBM non-subsidi, mulai dari Pertamax hingga Pertamina DEX. Langkah tersebut merupakan implementasi Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM umum. Untuk wilayah DKI Jakarta, harga BBM non-subsidi per 1 Februari 2026 mengalami penurunan yakni Pertamax (RON 92) menjadi Rp11.800 per liter dari sebelumnya Rp12.350. Lalu Pertamax Green 95 (RON 95) turun menjadi Rp12.450 per liter dari Rp13.150, Pertamax Turbo (RON 98) kini Rp12.700 per liter dari Rp13.400. Sementara itu, harga Dexlite turun menjadi Rp13.250 per liter dari Rp13.500, dan Pertamina DEX menjadi Rp13.500 per liter dari sebelumnya Rp13.600. Di sisi lain, harga BBM bersubsidi dan penugasan tidak mengalami perubahan. Pemerintah tetap mempertahankan harga Pertalite (RON 90) sebesar Rp10.000 per liter dan Solar Subsidi Rp6.800 per liter. Pertamina menyatakan, penyesuaian harga BBM dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak mentah dunia serta rata-rata harga publikasi minyak global atau Mean of Platts Singapore (MOPS). Masyarakat dapat memperoleh informasi lengkap mengenai harga BBM terbaru di masing-masing daerah melalui situs resmi Pertamina Patra Niaga atau aplikasi MyPertamina. (Usep)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  — Kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan jajaran TNI AD. Anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 410-01/Panjang Kodim 0410/Kota Bandar Lampung bersama masyarakat melaksanakan karya bhakti pembersihan siring dan drainase di Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Sabtu pagi (31/1/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut difokuskan di kawasan Jalan Yos Sudarso RT 05 Lingkungan 1, wilayah yang kerap mengalami genangan air akibat saluran drainase tersumbat, terutama saat intensitas hujan meningkat. Dengan semangat gotong royong, Babinsa dan warga bahu-membahu membersihkan lumpur, sampah rumah tangga, serta material lain yang menghambat aliran air. Upaya ini dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi banjir sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Kegiatan karya bhakti ini turut dihadiri Lurah Pidada Hasanudin, jajaran kelurahan, Ketua RT setempat, anggota Linmas Kelurahan Pidada, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Raden Intan Lampung. Kolaborasi lintas elemen tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Perwakilan Koramil 410-01/Panjang menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga menanamkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan serta memperkuat nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. “Gotong royong seperti ini menjadi sarana efektif untuk membangun kepedulian lingkungan, mempererat hubungan sosial, dan menumbuhkan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh antusiasme. Karya bhakti tersebut berakhir sekitar pukul 10.10 WIB. Kegiatan ini menjadi bukti nyata peran aktif TNI AD melalui Babinsa di wilayah teritorial dalam mendukung program pemerintah daerah, membantu mengatasi persoalan lingkungan, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  — Kodam XXI/Radin Inten resmi meluncurkan aplikasi Centurion-21 yang terintegrasi dengan pemetaan drone dan sistem pelaporan Lapor Pangdam, sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan wilayah berbasis data akurat dan real time. Peluncuran tersebut digelar di Ballroom Hotel Emersia, Bandar Lampung, Kamis (29/1/2026). Kegiatan bertajuk Launching Aplikasi Centurion-21, Lapor Pangdam serta Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini dihadiri langsung Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si., unsur Forkopimda Provinsi Lampung, akademisi, serta perwakilan pemerintah daerah dan mitra strategis. Turut hadir Gubernur Lampung yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Ahmad Saefuloh, S.H., M.H., Wakil Gubernur Bengkulu secara virtual, Kapolda Lampung yang diwakili Irwasda, Kajati Lampung diwakili Wakil Kajati, serta para rektor dari Universitas Lampung (Unila), ITERA, UIN Raden Intan, Universitas Bengkulu, dan sejumlah perguruan tinggi lainnya. Fondasi Data untuk Keputusan Strategis Dalam sambutannya, Pangdam XXI/Radin Inten menegaskan bahwa Centurion-21 bukan sekadar aplikasi digital, melainkan fondasi sistem data terintegrasi untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan antisipatif dalam pembangunan wilayah. “Aplikasi ini merupakan bagian dari Program Panca Radin Inten, yang kami rancang sebagai kerangka besar pembangunan wilayah berbasis kolaborasi dan data,” ujar Mayjen Kristomei. Program Panca Radin Inten mencakup lima pilar utama, yakni: 1. Lumbung Radin Inten Digital (ketahanan pangan berbasis data), 2. Jalan Juang Radin Inten Terhubung (konektivitas wilayah), 3. Generasi Emas Radin Inten Cerdas (peningkatan kualitas SDM), 4. Benteng Lestari Radin Inten Responsif (lingkungan dan mitigasi bencana), 5. Radin Inten Maju Bersama (kolaborasi lintas sektor). Ribuan Data Desa Terkumpul Pangdam mengungkapkan, dalam waktu 46 hari, Centurion-21 telah menghimpun 15.598 data survei lapangan dari 3.300 desa di Lampung dan Bengkulu. Data tersebut mencakup sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. “Hasilnya menunjukkan struktur pangan daerah yang kuat, dengan komoditas unggulan seperti padi seluas 1,44 juta hektare, kopi, jagung, ayam pedaging mencapai 12,7 juta ekor, serta budidaya lele sebanyak 20,77 juta ekor,” jelasnya. Menurut Pangdam, basis data ini akan menjadi instrumen penting untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Perkuat Sinergi dengan Akademisi Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan PKS antara Kodam XXI/Radin Inten dengan enam perguruan tinggi, Indonesia Indicator, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung. Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengembangan riset, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Gubernur Lampung melalui Ahmad Saefuloh menyampaikan apresiasi atas inovasi tersebut. “Centurion-21 mencerminkan perubahan paradigma dalam tata kelola wilayah yang semakin berbasis data dan kolaboratif,” ujarnya. Sementara itu, Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani menilai kerja sama ini sebagai momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan institusi pertahanan, khususnya dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan dan pembangunan karakter bela negara. Penghargaan Pemetaan Drone Dalam rangkaian acara, Pangdam XXI/Radin Inten juga memberikan penghargaan kepada Kodim 0410/Kota Bandar Lampung sebagai satuan terbaik dalam pemetaan wilayah berbasis drone. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hemawan, serta diberikan apresiasi khusus kepada operator drone Serma Edi Christianto atas kinerjanya dalam pemetaan wilayah secara efektif dan presisi. Acara ditutup dengan ramah tamah dan hiburan, dengan harapan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat terus diperkuat guna menjaga stabilitas, ketahanan wilayah, dan kesejahteraan bersama. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-31-Januari-2026- Polsek Mayong bergerak cepat menindaklanjuti laporan dari pihak keamanan PT PWI Jepara terkait aktivitas balapan sepeda BMX yang kerap terjadi di jalan sekitar kawasan perusahaan tersebut setiap malam Minggu.   Laporan disampaikan karena kegiatan balapan BMX liar tersebut selalu menarik banyak penonton, sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan dinilai sangat meresahkan pengguna jalan. Selain itu, kerumunan yang terbentuk dikhawatirkan dapat memicu terjadinya hal-hal negatif dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan serta keselamatan.   Menanggapi laporan tersebut, Polsek Mayong segera melaksanakan patroli pada Sabtu malam, 31 Januari 2026, sekitar pukul 21.00 WIB. Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh Kanit Samapta Polsek Mayong, AIPTU Joko, didampingi Ka SPKT AIPDA Didik serta Brigadir Bagus.   Dalam patroli tersebut, petugas menyisir sepanjang jalan PT PWI Jepara untuk memastikan situasi tetap kondusif serta mencegah terjadinya balapan sepeda BMX liar. Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan para remaja agar tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.   Polsek Mayong menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada waktu-waktu rawan seperti malam akhir pekan. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas di lingkungan sekitar.   Dengan adanya patroli ini, diharapkan situasi keamanan di kawasan PT PWI Jepara tetap aman, tertib, dan kondusif. (Wely)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Ketua Srikandi DPC Squad Nusantara Kabupaten Jepara, Riana Shofa, memimpin langsung kegiatan kunjungan sosial ke kediaman salah satu anggota, Bapak Suhban, yang tengah sakit, pada Sabtu (31/01/2026) pukul 14.00 WIB.   Kegiatan tersebut berlangsung di RT 04 RW 05, Dukuh Sekelor, Desa Bumiharjo, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Dalam kunjungan itu, Ketua Srikandi didampingi Wakil Ketua Bidang Sosial, Dian, serta jajaran anggota Srikandi Squad Nusantara Jepara.   Menurut Riana Shofa, kegiatan menjenguk anggota yang sakit merupakan bagian dari komitmen Srikandi Squad Nusantara untuk terus menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan di dalam organisasi.   “Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota merasa diperhatikan dan tidak merasa sendiri ketika sedang mengalami ujian, termasuk saat sakit. Ini adalah bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar Squad Nusantara,” ujar Riana Shofa.   Selain bersilaturahmi, dalam kesempatan tersebut Ketua Srikandi juga menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada Bapak Suhban sebagai wujud dukungan moril dan materiil.   Riana Shofa menambahkan bahwa kegiatan sosial semacam ini akan terus dilakukan sebagai bagian dari program kerja Srikandi Squad Nusantara Jepara.   “Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap nilai gotong royong dan rasa kemanusiaan terus terjaga, tidak hanya di internal organisasi tetapi juga di tengah masyarakat,” tambahnya.   Sementara itu, Bapak Suhban menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas kunjungan serta perhatian yang diberikan oleh Srikandi Squad Nusantara Jepara.   Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata peran aktif Srikandi Squad Nusantara Jepara dalam menjalankan fungsi sosial dan kemasyarakatan di wilayah Kabupaten Jepara. (Wely-jateng)