HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan live report pemantauan arus kedatangan jamaah dalam rangka kegiatan Malam Nisfu Sya’ban 1447 Hijriah yang dipusatkan di Majelis Guru Danau, Desa Danau Panggang RT 01, Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Senin (02/02/2026). Kegiatan pemantauan dimulai sejak pukul 17.00 WITA hingga selesai, seiring meningkatnya mobilitas jamaah yang datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti rangkaian ibadah Malam Nisfu Sya’ban. Personel Satlantas Polres HSU diterjunkan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, keamanan pengguna jalan, serta mencegah potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Kasat Lantas Polres HSU menjelaskan bahwa live report ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat, dengan menyajikan informasi lalu lintas secara real-time melalui media sosial resmi Polres HSU. “Melalui live report ini, masyarakat dapat mengetahui kondisi terkini arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan, sekaligus mendapatkan imbauan keselamatan berkendara,” ujarnya. Selain melakukan pemantauan, petugas di lapangan juga aktif memberikan imbauan kepada para pengguna jalan agar tetap tertib, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Dengan adanya kegiatan live report ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan merencanakan perjalanan dengan baik, sehingga aktivitas ibadah Malam Nisfu Sya’ban dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa gangguan lalu lintas. Satlantas Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang presisi, modern, dan humanis, sejalan dengan semangat “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan.” Safety for Humanity Bertaqwa, Loyal, Profesional, Solid, dan Sinergi untuk Indonesia Emas POLANTAS BANUA PRESISI, MODERN, DEKAT DAN BERSAHABAT POLRES HSU – Hebat, Sigap, Unggul untuk Masyarakat (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Fakta mengejutkan terungkap dalam lanjutan sidang perkara pengeroyokan yang menimpa warga Desa Balong Kembang, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jepara, Senin (2/2/2026), terungkap bahwa korban tidak hanya dianiaya secara brutal, tetapi juga ditelanjangi dan direkam menggunakan telepon genggam oleh para pelaku. Perkara ini menyeret tiga terdakwa dewasa, yakni Slamet Agus Minarno bin Tiyono, Ahmad Zulianto bin Pairi, dan Fatriyas Arrosyad Armandani alias Bendol bin Sukarman. Sementara dua pelaku lainnya berinisial WDC dan FDP masih berstatus anak di bawah umur. Seluruh pelaku diketahui merupakan warga Desa Kaligarang, Kecamatan Keling, Jepara. Korban berinisial AMT (38) menjadi saksi utama dalam persidangan. Ia mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Minggu dini hari, 9 November 2025, saat dirinya melintas di jalan kawasan Perhutani yang masuk wilayah Desa Balong. Saat itu, korban dihadang oleh para pelaku yang datang menggunakan beberapa sepeda motor. “Saya dihentikan secara paksa, lalu dipukul berulang kali di bagian wajah dan kepala. Setelah itu ada pelaku lain yang ikut memukul dan menendang hingga saya terjatuh dan tidak sadarkan diri,” ujar korban di hadapan majelis hakim. Saksi lain, Handrias Susanto, yang saat itu membonceng korban, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut para pelaku berjumlah sekitar lima orang dengan tiga sepeda motor. Menurutnya, pengeroyokan berlangsung secara brutal dan dilakukan secara bersama-sama. “Setelah korban jatuh, saya melihat salah satu pelaku membuka pakaian korban hingga telanjang. Pelaku lain kemudian merekam kondisi tersebut dengan ponsel,” ungkap Handrias. Ia juga mengaku mendengar salah satu pelaku meminta senjata tajam sambil berkata, “jupukno arit.” Handrias mengaku tidak berani memberikan pertolongan karena mendapat ancaman serius dari para pelaku. Ia diminta pergi dan dilarang melapor ke siapa pun. Ketua Ajicakra Indonesia, Tri Hutomo, selaku kuasa hukum korban, menyatakan keprihatinan mendalam atas fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan. Menurutnya, perkara ini tidak bisa dipandang sebagai pengeroyokan biasa. “Ada indikasi kuat perencanaan sebelumnya. Selain adanya senjata tajam yang dipersiapkan, tindakan penelanjangan dan perekaman video menunjukkan unsur perendahan martabat manusia yang sangat serius,” tegas Tri. Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menelusuri dugaan penyebaran video korban. “Kami menemukan bukti awal bahwa video tersebut sempat diunggah ke media sosial dan disebarkan melalui grup WhatsApp. Untuk itu, kami telah membuat laporan terpisah,” jelasnya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka fisik yang masih membekas hingga kini serta trauma psikologis yang mendalam. Para terdakwa dijerat Pasal 262 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal tujuh tahun. Selain itu, kuasa hukum korban juga melaporkan dugaan pelanggaran Pasal 406 KUHP serta Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 27 ayat (1) UU ITE terkait perekaman dan penyebaran konten bermuatan pelanggaran kesusilaan. (Wely-jateng)
Temanggung | Bidik-kasusnews.com-TPQ Sabilul Rosyad Dusun Karang Anyar Gentan, Kranggan , Temanggung mengadakan Haul dan Haflah Akhirussanah pda swnin (2/22026). Acara ini merupakan puncak khataman Al-Qur’an dengan hafalan ayat-ayat Al-Qur’an dan pembagian hadiah bagi santri putra-putri. Seluruh warga Gentan khususnya Dusun Traju datang dalam acara tersebut. Baik dari anak-anak kecil sebagai santri TPQ hingga orang tua sebagai wali santri. Meski sempat hujan namun tidak mengurangi semangat anak-anak untuk mengikuti jalannya acara. Pengasuh TPQ, Bapak Mokhamad Khoirun, dan pengajar Musharofah & Nurul Inayah, turut serta dalam acara ini. Haul dan Haflah Akhirussanah ini diadakan setiap tahun menjelang bulan suci Ramadhan sebagai bentuk syukuran dan apresiasi atas upaya santri dalam mempelajari Al-Qur’an. “Semoga acara Haul dan Haflah Akhirussanah TPQ Sabilul Rosyad dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta. Apresiasi yang tinggi kepada Bapak Mokhamad Khoirun dan tim pengajar atas dedikasi mereka dalam membimbing anak-anak mempelajari Al-Qur’an,” tambah salah satu panitia acara. (Yusuf)
Temanggung | Bidik-KasusNew.com – Tumpah Ruah Ratusan warga di Dusun Candi, Desa Candisari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah menggelar tradisi Grebeg Gumuk Kembang, mingu ( 1/2/26 ) “Tradisi Grebeg Gumuk Kembang ini rutin digelar setiap tahunnya, sebagai wujud syukur warga atas diberi Keslamatan Sehingga Bisa Menggarap Tanah Pertanian hasil bumi yang melimpah,” tutur pemangku adat Sareng widodo. Ia mengatakan sebelum berebut gunungan, tradisi Grebeg Gumuk Kembang diawali dengan kirab gunungan tumpeng dan hasil bumi keliling desa. Kemudian dilanjutkan dengan pengambilan air suci di sumber mata air desa. “Prosesi grebek diawali dengan pengambilan air suci dari sumber air di desa. Setelah itu dilakukan penjamasan atau mencuci lingga dan yoni, serta pacul bawak atau cangkul kuno yang berada di situs ini,” tuturnya. Setelah prosesi selesai, sesepuh desa dan masyarakat yang datang melakukan doa bersama. Selain memanjatkan syukur, juga berdoa untuk keberlangsungan bertani. “Kami bersama-sama melakukan doa agar diberi keselamatan, rejeki yang melimpah, kesehatan, serta keberlangsungn bertani agar tanaman tumbuh subur dan diberi hasil panen yang melimpah,” tegasnya. Di sisi lain, Parwadi mengharapkan dengan tradisi Gumuk Kembang ini dapat mempererat persatuan dan kerukunan warga. Terlebih nanti sebentar lagi memasuki tahun politik, diharapkan tetap rukun meski nanti berbeda pilihan. “Yang terpenting itu kebersamaan dan kerukunan antar warga agar terus dijaga,” tegasnya. Seorang pengomjong dari luar Desa yuliyanto mengatakan dirinya sengaja ikut berebut gunungan hasil bumi untuk mendapat berkah bagi keluarganya. “Saya berharap hasil pertanian pada musim tanam ini terus membaik, karena masyarakat di sini mayoritas sebagai petani. Jika hasil pertanian bagus, maka kesejahteraan masyarakat juga meningkat, seperti sekarang ini harga cabai tinggi, dan Alhamdulillah kami diberi kelimpahan rezeki.pungkasnya Jurnalis ( trm )
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Forum tersebut menjadi ajang konsolidasi nasional dalam menyatukan arah kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah. Rakernas dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pemerintahan sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan nasional yang berkelanjutan. Ayep Zaki menilai Rakernas sebagai momentum strategis bagi daerah untuk memastikan program prioritas nasional dapat diterjemahkan secara konkret di tingkat lokal. “Keselarasan perencanaan menjadi kunci agar pembangunan daerah berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya. Ia menegaskan, Pemerintah Kota Sukabumi secara konsisten membangun konektivitas dan komunikasi dengan pemerintah pusat selama hampir satu tahun terakhir. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat dukungan kebijakan dan mempercepat realisasi pembangunan di berbagai sektor. Ayep Zaki optimistis, penguatan sinergi pusat dan daerah akan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pertumbuhan ekonomi daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi. Rakernas diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan dan penayangan video bertema Indonesia Berdikari yang menggambarkan arah kebijakan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan kesamaan visi dalam membangun bangsa. Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa Rakernas ini merupakan bagian dari penguatan implementasi RPJMN 2025–2029 yang memasuki tahun kedua pelaksanaan. Rakernas mengusung tema Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045. Rakernas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 diikuti ribuan peserta dari unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta Forkopimda dari seluruh Indonesia. (Usep)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Pati – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan penyidikan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) berupa pemerasan dalam pengisian formasi jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati. Pada Senin (2/2/2026), KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, saat dikonfirmasi Bidik-kasusnews 2/2/2026, melalui pesan WhatsApp, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan di Polda Jawa Tengah. “Hari ini Senin (2/2/2026), KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi dalam dugaan TPK berupa pemerasan dalam pengisian formasi jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati,” ujar Budi Prasetyo. Adapun tiga saksi yang diperiksa oleh tim penyidik KPK di Polda Jateng, yakni: 1.RUK, Perangkat Desa Sukorukun 2.KAR, Kepala Desa Bumiayu, Kecamatan Wedarijaksa 3.SUR, Camat Gabus, Kabupaten Pati Pemeriksaan para saksi ini dilakukan untuk mendalami dugaan praktik pemerasan yang diduga terjadi dalam proses pengisian jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati. KPK menegaskan akan terus mengembangkan perkara tersebut dan tidak menutup kemungkinan memanggil saksi lain guna melengkapi alat bukti dan mengungkap secara menyeluruh dugaan tindak pidana korupsi tersebut. (Wely)
JATENG;Bidik-kasusnews.com Jepara – Mengawali tahun kerja 2026, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara melaksanakan kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini digelar di Aula Ratu Kalinyamat dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai serta pejabat struktural Rutan Jepara. Langkah tersebut menjadi wujud keseriusan Rutan Kelas IIB Jepara dalam membangun budaya kerja yang berorientasi pada integritas, akuntabilitas, serta pelayanan publik yang berkualitas. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap program Reformasi Birokrasi dan pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara menyampaikan bahwa penandatanganan pakta integritas menjadi fondasi awal dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan sepanjang tahun 2026. Menurutnya, setiap pegawai memiliki peran penting dalam menjaga marwah institusi melalui perilaku kerja yang jujur dan bertanggung jawab. “Komitmen ini harus tercermin dalam sikap dan tindakan sehari-hari. Integritas bukan hanya slogan, tetapi prinsip kerja yang harus dijaga oleh seluruh pegawai,” ungkapnya. Ia juga menekankan pentingnya pelayanan yang transparan dan bebas dari praktik-praktik yang bertentangan dengan aturan. Dengan komitmen yang sama, diharapkan seluruh jajaran mampu meningkatkan kinerja serta kepercayaan masyarakat terhadap Rutan Jepara. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ikrar komitmen bersama yang diikuti oleh seluruh peserta. Melalui momentum ini, Rutan Kelas IIB Jepara menegaskan tekadnya untuk terus menghadirkan lingkungan kerja yang profesional dan berintegritas demi pelayanan pemasyarakatan yang optimal. (Wely)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM, Perkembangan kasus dugaan keracunan massal akibat konsumsi es buah pada acara hajatan di Desa Baruh Tabing, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), terus dipantau aparat kepolisian bersama tenaga medis. Pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 10.00 WITA, jajaran Polsek Banjang melakukan monitoring kondisi terkini delapan pasien yang sebelumnya menjalani rawat inap di Rumah Sakit Pembalah Batung Amuntai akibat terpapar bakteri setelah mengonsumsi minuman es buah dalam acara hajatan milik seorang warga setempat. Berdasarkan keterangan dokter jaga, kondisi kesehatan para pasien menunjukkan perkembangan positif. Tiga pasien dewasa dinyatakan membaik dan telah diperbolehkan pulang, yakni Norhayah, Lisnawati, dan Fathul Jannah. Sementara itu, lima pasien lainnya masih menjalani perawatan intensif, terdiri dari empat anak-anak dan satu pasien dewasa, dengan kondisi yang terus dipantau secara ketat oleh tim medis. Kelima pasien tersebut adalah Nafia Azzaha, M. Fathan Arsya, M. Zakir, Hanifa Rusyida, serta Aniah. Pihak kepolisian memastikan koordinasi dengan rumah sakit dan instansi terkait tetap dilakukan guna menjamin penanganan medis berjalan optimal serta memastikan keamanan dan ketenangan keluarga pasien. Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat sebelumnya puluhan warga sempat mengalami gejala serupa usai menghadiri hajatan tersebut. Aparat juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan aspek kebersihan dan keamanan pangan, khususnya dalam penyajian makanan dan minuman pada kegiatan yang melibatkan banyak orang. Polsek Banjang menegaskan akan terus memantau perkembangan kondisi pasien serta menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui secara pasti penyebab kontaminasi, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. (Agus)
Temanggung, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah di tahun 2026 warga Dusun Kuncen Desa Badran Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung menggelar Sadranan, diarea serambi masjid Roudlotul Jannah,Minggu (1/2/2026) pukul 7:30 WIB. Turut hadir dalam acara Sadranan tersebut,Kepala Desa Badran Nofirmansyah S.E bersama keluarga,Kadus Kuncen Hariyanto, pengurus ta’mir masjid Roudlotul Jannah,tokoh agama, remaja karang taruna, ibu ibu PKK,dan seluruh masyarakat Dusun Kuncen,dan juga warga luar yang masih ada keturunan leluhur Dusun Kuncen.Kegiatan ini merupakan pelestarian budaya adat Jawa dan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sehari sebelum Sadranan warga Kuncen melaksanakan kerja bakti membersihkan makam para leluhur,dan pada hari Minggu pagi dilanjutkan Sadranan menggelar Doa bersama, di halaman serambi masjid, dan membacakan tahlil untuk mengirim para leluhur. Suasana kegiatan doa bersama tersebut berlangsung hikmat.Itu suatu contoh kebersamaan gotong royong dan kekeluargaan dalam bermasyarakat. Setelah tahlil dan doa usai, selanjutnya dilakukan makan bersama dengan cara kenduri.Setiap kepala keluarga membawa berbagai jenis makanan tradisional,seperti nasi tumpeng,kue apem,jenang ,serta lauk pauk makanan ciri khas Dusun Kuncen.Warga menyantap bersama dengan penuh kegembiraan serta rasa syukur atas nikmat yang telah Allah berikan. Kepala Desa Badran Nofirmansyah dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi atas di gelarnya Sadranan,”Kegiatan tahun ini juga menjadi momentum penting untuk menjalin ajang tali silaturahmi dan membangun kebersamaan antar warga untuk selalu menjaga nilai nilai kebudayaan Jawa di tengah perkembangan zaman.Oleh karena itu pemerintah Badran terus berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan adat dan tradisi masyarakat sebagai wujud identitas dan kearifan lokal.”tegasnya. Beliau juga berpesan kepada masyarakat Dusun Kuncen,”Sebentar lagi kita semua akan melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadan, oleh karena itu saya berharap kita harus mempersiapkan diri secara fisik dan mental agar kita bisa menjalankan ibadah puasa dengan baik dan sempurna “,pungkasnya. Kegiatan Sadranan berlangsung aman,lancar dan meriah dengan penuh rasa kekeluargaan. (Yusuf)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM — Dalam rangka menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas menjelang Operasi Ketupat 2026, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Intan 2026 di halaman Mapolres HSU, Senin (2/2/2026) pagi. Apel dipimpin langsung oleh Wakapolres HSU Kompol Sony Fratago Lumban Gaol, S.E., M.M., dengan mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman dan Selamat Menjelang Operasi Ketupat 2026, Stop Pelanggaran dan Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan.” Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait, di antaranya Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, DPRD, Kejaksaan Negeri Amuntai, Jasa Raharja, serta jajaran PJU Polres HSU dan Kapolsek se-wilayah hukum Polres HSU. Dalam apel tersebut, ditampilkan kesiapan pasukan lintas instansi yang terdiri dari unsur TNI, Samapta, Satlantas, Reskrim, Intelkam, Dishub, BPBD, Pol PP, Senkom, tenaga kesehatan, hingga Saka Bhayangkara, sebagai simbol sinergi pengamanan lalu lintas terpadu. Wakapolres HSU menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Intan 2026 mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang bersifat edukatif dan humanis, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan. “Operasi ini bukan semata penindakan, tetapi bagaimana membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. Keselamatan adalah kebutuhan dasar dan tanggung jawab kita semua,” tegasnya. Melalui operasi ini, Polres HSU menargetkan terciptanya kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif, khususnya menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada momentum Operasi Ketupat 2026. Apel gelar pasukan berlangsung tertib dan lancar, sekaligus menjadi penanda dimulainya komitmen bersama seluruh unsur terkait dalam menjaga keselamatan pengguna jalan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dengan semangat “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan”, Polres HSU menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan lalu lintas yang presisi, humanis, dan profesional demi keamanan masyarakat. (Agus)