MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Majalengka berhasil membongkar kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang menyasar Toko Trijaya Baja di Jalan Raya Cikijing–Talaga, Blok Lampegan, Desa Jatipamor, Kecamatan Talaga. Tiga dari empat pelaku komplotan spesialis pembobol toko yang merupakan residivis lintas daerah berhasil diringkus. Pengungkapan kasus tersebut dipaparkan langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Majalengka, Kasat Reskrim dan Kasi Humas dalam konferensi pers di Aula Sindangkasih Polres Majalengka, Selasa (1/9/2026). AKBP M Aldy Sulaiman menjelaskan bahwa peristiwa pencurian tersebut pertama kali diketahui pada Sabtu (1/8/2026) sekira pukul 06.30 WIB. Korban atas nama Fani Oktaviani (27) mendapat laporan telepon dari saksi bahwa toko miliknya telah disatroni pencuri. “Saat korban mendatangi lokasi, laci kasir, laci berkas, hingga lemari besi di dalam toko sudah dalam kondisi berantakan. Korban bersama saksi kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talaga,” ujar AKBP M Aldy Sulaiman. Akibat aksi pembobolan tersebut, korban mengalami kerugian fantastis mencapai Rp 285 juta. Barang-barang yang digasak meliputi uang tunai Rp 136 juta, uang tunai 8.000 SAR (Real Arab Saudi), logam mulia emas 50 gram, voucher belanja senilai Rp 15 juta, serta satu unit mesin gerinda. Kapolres mengungkapkan, para pelaku menjalankan aksinya dengan perencanaan matang. Mereka memanjat tembok bangunan toko menggunakan tali tambang, lalu membongkar dinding seng/spandek toko menggunakan kunci pas nomor 8. “Setelah merusak baut dinding seng, para pelaku masuk mengambil uang tunai dan barang berharga di dalam toko, kemudian kabur keluar melalui jalur yang sama,” terangnya. Dari hasil penyelidikan intensif, Tim Satreskrim Polres Majalengka berhasil menangkap tiga orang tersangka, yakni MS (45) warga Cirebon, PAI (49) warga Bekasi, dan AGY (37) warga Cirebon. Ketiganya merupakan residivis kasus pencurian dan penipuan yang pernah beraksi di wilayah Tegal, Pekalongan, dan Indramayu. Sementara satu pelaku lainnya, resmi ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Selain mengamankan ketiga tersangka, petugas menyita sejumlah barang bukti yang digunakan untuk melancarkan aksi kejahatan. Di antaranya satu unit mobil Mitsubishi Xpander warna hitam tahun 2023 nopol D 1773 ALJ beserta STNK, linggis, tali, golok, tang, gergaji, cutter, kunci inggris, pemotong kawat, obeng kikir, serta alat pertukangan lainnya. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 477 KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberatan. “Para pelaku terancam hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun. Saat ini ketiga tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Satreskrim Polres Majalengka untuk proses penyidikan lebih lanjut, sementara satu pelaku DPO terus kita buru,” tegas Kapolres Majalengka. (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kssusnews.com,.Menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas serta mencegah pelanggaran hukum di kalangan pelajar, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka mengintensifkan program Police Goes to School, Senin (31/8/2026). Kegiatan pembinaan dan penyuluhan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) tersebut dipusatkan di SMK Karnas Sindangwangi, Kabupaten Majalengka. Dalam kesempatan tersebut, Kanit Kamsel Satlantas Polres Majalengka Ipda Haris Giri Sampan, S.H. bertindak langsung sebagai Pembina Upacara Bendera awal pekan. Kegiatan edukatif ini dihadiri oleh jajaran anggota Unit Kamsel Satlantas Polres Majalengka, Kepala Sekolah, dewan guru, serta seluruh siswa-siswi SMK Karnas Sindangwangi. Dalam amanatnya, Ipda Haris Giri Sampan menyampaikan pentingnya etika tertib berlalu lintas sejak dini serta memberikan sosialisasi tegas mengenai larangan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong) yang berpotensi memicu polusi suara dan mengganggu kenyamanan publik. Para siswa juga diberikan motivasi untuk selalu menggunakan helm standar SNI, menjauhi aksi balap liar, meningkatkan kedisiplinan, serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Pandu Renata S, S.T.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa program edukasi ke sekolah-sekolah merupakan langkah preventif kepolisian dalam membentuk karakter generasi muda yang taat hukum. “Melalui program Police Goes to School di SMK Karnas Sindangwangi, kami ingin membangun kesadaran para pelajar agar selalu mematuhi aturan jalan raya. Kami tekankan pula edukasi larangan knalpot brong demi menjaga ketertiban umum. Harapannya, para siswa tidak hanya patuh pada aturan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dan pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing,” ujar AKP Pandu Renata S. (Asep Rusliman)

Kabupaten Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,. Proyek revitalisasi gedung SDN 1 Ciperna di Kecamatan Talun, kabupaten Cirebon, yang menelan anggaran pemerintah lebih dari Rp1 miliar menuai sorotan publik, pada Senin 31/08/2026 Pembangunan fasilitas pendidikan tersebut diduga kuat mengabaikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), minim pengawasan, tidak menggunakan molen dalam proses pengadukan pasir dengan semen serta tidak transparan dalam pelaksanaannya dan minimnya pengawas baik dari pihak sekolah maupun Dinas. Pantauan dan bukti visual di lokasi menunjukkan para pekerja beraktivitas di ketinggian tanpa dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai. Mereka menggarap struktur bangunan tanpa menggunakan helm pelindung, rompi keselamatan, maupun safety harness, meskipun potensi risiko jatuh sangat tinggi. pengadukan semen dan pasir secara manual (tanpa mesin molen atau ready mix) pada proyek revitalisasi bernilai miliaran rupiah merupakan indikasi kuat terjadinya pelanggaran spesifikasi teknis dan penurunan mutu konstruksi. Pada proyek berskala besar, penggunaan alat mekanis (seperti mesin molen atau beton instan) bersifat wajib untuk menjamin standarisasi kekuatan material Mengapa tindakan tersebut menjadi sorotan negatif dan risiko dampak yang ditimbulkannya Harus Menggunakan Molen?Dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis proyek miliaran, metode kerja biasanya mensyaratkan pencampuran mekanis. Mesin molen digunakan untuk Mesin molen digunakan untuk memastikan semen, pasir, dan air menyatu secara merata sehingga tidak ada bagian yang kekurangan semen, jika diaduk manual cenderung tidak rata, membuat struktur bangunan menjadi rapuh, mudah retak, dan tidak tahan lama. Awak media melakukan konfirmasi dengan pihak kepsek SDN 1 Ciperna, namun berulang kali datang ke lokasi selalu kepsek tidak ada “sedang rapat” berkedok rapat yang di sampaikan pihak selalu merupakan pengelabuan awak media. Ketua Komite Sekolah Andi kuning mengatakan saat di temui awak media di lokasi sekolah SDN 1 Ciperna, k3 memang ada namun pekerja tidak mau memakai dengan alesan risih dan tidak terbiasa, sedangan kalau masalah baja ringan tidak di ganti serta adukan tidak menggunakan mesin molen dirinya tidak tahu itu urusan pengawas dan kepala sekolah yang ikut dalam bimtek. Ujar komite. Sampai berita ini di terbitkan awak media belum bisa bertemu kepsek SDN 1 Ciperna, rupanya masih senang bersembunyi yang berkedok rapat. (Asep Rusliman)

Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,.​Polresta Cirebon menggelar Apel Jam Pimpinan yang dirangkai dengan Penyerahan Penghargaan Pelayanan Prima dan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di lapangan apel Mapolresta Cirebon, Senin (31/8/2026). ​Apel Jam Pimpinan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., serta diikuti Pejabat Utama (PJU), para Kabag, Kasat, Kasi, perwira, bintara, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polresta Cirebon. ​Dalam apel tersebut, Kapolresta Cirebon menerima dua piagam penghargaan. Diantaranya ​Penghargaan Kategori Pelayanan Prima (A) yang diberikan langsung oleh Kapolri atas hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Mandiri Instansional Tahun 2025, menobatkan Polresta Cirebon sebagai Unit Pelayanan Publik berpredikat terbaik. Selain itu, ​Penghargaan Pelaksanaan Anggaran Terbaik (IKPA 100) dari KPPN atas keberhasilan Polresta Cirebon meraih Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sempurna (100) pada Periode Semester I Tahun 2026. ​Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras memelihara kondusivitas wilayah serta menjaga akuntabilitas tata kelola keuangan negara. ​”Kondusifnya wilayah hukum Polresta Cirebon serta diraihnya dua penghargaan bergengsi ini bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari dedikasi, loyalitas, dan kebersamaan seluruh personel. Predikat Pelayanan Prima dari Bapak Kapolri serta Nilai IKPA 100 dari KPPN merupakan bukti nyata komitmen kita dalam memberikan pelayanan publik yang ramah, profesional, transparan, dan akuntabel,” ujarnya. ​Lebih lanjut, Kapolresta Cirebon berpesan agar seluruh anggota tidak cepat berpuas diri, melainkan menjadikan capaian ini sebagai pemacu semangat untuk terus mempertahankan standar pelayanan terbaik di tengah masyarakat. “Tingkatkan terus kinerja, jaga kekompakan, dan rawat baik-baik kepercayaan yang telah diamanahkan masyarakat kepada institusi Polri,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

BANDUNG,-Bidik-kasusnews.com,. Direktorat Siber Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) berhasil membongkar jaringan tindak pidana siber terkait pornografi dan eksploitasi seksual terhadap anak di bawah umur. Pengungkapan kasus yang menjangkau berbagai wilayah ini mengidentifikasi jaringan luas pelaku yang beroperasi lintas kota dan provinsi. Dari hasil penyelidikan mendalam, aparat kepolisian menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus kejahatan siber ini. Para tersangka yang diamankan terdiri dari berbagai kelompok usia dan latar belakang, yakni AS (22), MJ (19), AS (53), DA (19), IR (16), MR (32), IR (43), dan MN (25). Mereka ditangkap di beberapa tempat kejadian perkara (TKP) yang tersebar mulai dari Bekasi, Cianjur, Subang, Bogor, Tasikmalaya, Bantul, hingga Jakarta. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menyampaikan bahwa penanganan perkara ini berawal dari penelusuran intensif jajarannya terhadap tujuh Laporan Polisi (LP) model A. Langkah tegas diambil karena kejahatan terhadap anak melalui ruang siber merupakan ancaman serius yang menjadi perhatian publik global. “Undang-undang ITE, pornografi, dan eksploitasi anak ini menjadi persoalan nasional sekaligus sorotan internasional. Dari hasil proses penyelidikan dan penyidikan, penyidik telah menetapkan delapan orang tersangka,” ujar Hendra di Markas Polda Jawa Barat, Senin (31/8/2026). Saat ini, seluruh tersangka telah ditahan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Atas perbuatan tersebut, penyidik menjerat para pelaku dengan Pasal 407 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana dan/atau Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. (Asep Rusliman)

JAKARTA,-Bidik-kasusnews.com,. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi dan mutasi terhadap 424 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) di lingkungan Polri. Mutasi tersebut tertuang dalam tiga Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026, yakni ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026. Dari keseluruhan personel yang dimutasi, sebanyak 344 personel mendapatkan promosi atau penempatan jabatan baru. Selain itu, terdapat personel yang menyelesaikan pendidikan, berangkat pendidikan, hingga memasuki masa pensiun. Rotasi tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan. Perubahan jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi, pembinaan karier, penyegaran, serta kebutuhan organisasi dalam menghadapi tantangan tugas yang terus berkembang. Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi dan karier personel Polri. Penempatan personel pada jabatan baru dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi serta kompetensi dan pengalaman yang dimiliki. “Mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel. Penempatan pada jabatan baru tentunya telah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, kompetensi, serta tantangan tugas yang dihadapi,” kata Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Senin (31/8/2026). Salah satu perubahan jabatan strategis terjadi pada posisi Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops). Irjen Pol. Roycke Harry Langie, yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Utara, dipercaya mengemban jabatan sebagai Astamaops Kapolri. Ia menggantikan Komjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran yang dimutasikan sebagai Pati Stamaops Polri dalam rangka pensiun. Posisi Kapolda Sulawesi Utara selanjutnya diisi Brigjen Pol. Yudo Hermanto yang sebelumnya menjabat Karopaminal Divpropam Polri. Pergantian juga terjadi pada kepemimpinan Polda Papua Barat Daya. Brigjen Pol. Hengki Haryadi yang sebelumnya menjabat Wakapolda Riau diangkat sebagai Kapolda Papua Barat Daya. Sementara Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua Barat Daya mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Jabatan Wakapolda Riau selanjutnya diemban Brigjen Pol. Simson Zet Ringu yang sebelumnya menjabat Wakapolda Gorontalo. Sementara posisi Wakapolda Gorontalo dipercayakan kepada Kombes Pol. Dedy Suhartono yang sebelumnya bertugas di Korlantas Polri. Lalu, Brigjen Pol. D.I. Susetio Cahyadi dipercaya sebagai Wakapolda Maluku Utara Menggantikan Brigjen Pol. Stephen Maleachi Napiun yang kini dipercaya sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri Di tingkat Mabes Polri, Irjen Pol. Jawari mendapat amanah sebagai Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) menggantikan Irjen Pol. Anwar yang dimutasikan sebagai Pati SSDM Polri dalam rangka pensiun. Perubahan juga terjadi pada posisi Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Kapolri. Irjen Pol. Ruslan Ependi dipercaya mengemban jabatan tersebut menggantikan Irjen Pol. Herry Rudolf Nahak yang dimutasikan sebagai Pati Sahli Kapolri dalam rangka pensiun. Sementara itu, Kombes Pol. Ian Rizkian Milyardin mendapat penugasan sebagai Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Polri menggantikan Kombes Pol. Yudi Arkara Oktobera yang diangkat sebagai Karobinopsnal Baharkam Polri. Rotasi juga mencakup penugasan di bidang pendidikan dan pengembangan kompetensi personel. Sejumlah Pati dan Pamen mendapatkan penugasan untuk mengikuti maupun menyelesaikan pendidikan serta mengemban tugas sebagai Widyaiswara dan dosen di lingkungan Lemdiklat Polri. Irjen Pol. Johnny menegaskan, seluruh pejabat yang mendapatkan amanah baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas secara optimal. “Setiap jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab. Kami berharap para pejabat yang mendapat penugasan baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang sudah berjalan, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan, penyegaran organisasi tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat organisasi Polri dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. “Pada prinsipnya, seluruh proses mutasi ini merupakan bagian dari upaya organisasi untuk terus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, memperkuat kepemimpinan, dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” tutupnya. (Red)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Memperkuat pengawasan internal serta memastikan kebersihan institusi dari penyalahgunaan narkotika, Polres Majalengka menggelar pemeriksaan tes urine secara dadakan, Senin (31/8/2026). Pemeriksaan yang berlangsung di Ruang Sie Dokkes Polres Majalengka tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Majalengka Kompol Dani Prasetya, S.H., M.H., dengan didampingi Kasi Propam Iptu Yudi FB Simanjuntak, S.H. Inspeksi mendadak (sidak) ini menyasar jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka, para Kapolsek jajaran, hingga sejumlah personel Polri Polres Majalengka yang ditunjuk secara acak usai pelaksanaan apel pagi. Satu per satu perwira dan anggota menjalani pengambilan sampel urine di bawah pengawasan ketat personel Sipropam dan tim medis Sie Dokkes Polres Majalengka untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan objektif dan transparan. Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Wakapolres Majalengka Kompol Dani Prasetya, S.H., M.H., menegaskan bahwa tes urine dadakan ini merupakan wujud komitmen tegas Polres Majalengka dalam memberantas keterlibatan anggota Polri dari jerat narkoba. Pemeriksaan tes urine ini kami lakukan secara mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya, dimulai dari jajaran Pejabat Utama, Kapolsek, hingga anggota. Ini adalah bentuk komitmen nyata kami bahwa penegakan hukum dan pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dimulai dari internal kepolisian sebelum kita menindak masyarakat,” ujar Kompol Dani Prasetya. (Asep Rusliman)

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. Pelayanan publik di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Kuningan mendapat apresiasi dari masyarakat. Sejumlah warga yang datang untuk melakukan perpanjangan pajak kendaraan bermotor mengaku mendapatkan pelayanan yang ramah, humanis, dan tidak berbelit-belit. Salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan mengatakan, pelayanan yang diberikan jajaran petugas di Samsat Kuningan dinilai sangat baik. Warga tersebut mengaku mendapatkan bantuan dan arahan sejak proses administrasi hingga tahapan pelayanan selesai. “Pelayanannya sangat baik dan ramah. Anggotanya juga membantu memberikan arahan kepada masyarakat. Yang saya rasakan tidak ada embel-embel apa pun. Kita dilayani sesuai prosedur,” ujar warga tersebut. Kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa pelayanan publik tidak semata-mata berkaitan dengan kecepatan menyelesaikan administrasi, tetapi juga menyangkut bagaimana masyarakat diperlakukan dengan baik dan mendapatkan informasi yang jelas. Di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang transparan dan profesional, sikap humanis petugas menjadi salah satu aspek penting dalam membangun kepercayaan publik. Anggota Polres Kuningan, Iptu Budi Hadiawan, bersama jajaran yang bertugas turut memberikan pendampingan dan pelayanan kepada masyarakat yang hendak melakukan perpanjangan pajak kendaraan bermotor di Samsat Kuningan. Iptu Budi menegaskan, setiap masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan harus memperoleh hak pelayanan yang sama, tanpa membedakan latar belakang maupun status. “Kami hadir untuk melayani masyarakat. Prinsipnya sederhana, berikan pelayanan dengan baik, ramah, humanis dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Masyarakat harus mendapatkan informasi yang jelas sehingga proses pelayanan dapat berjalan dengan mudah dan transparan,” tegas Iptu Budi. Menurutnya, petugas di lapangan harus mampu menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat, bukan justru membuat masyarakat merasa kesulitan ketika mengurus kebutuhan administrasi. “Kalau masyarakat membutuhkan bantuan atau informasi, kami akan bantu dan arahkan sesuai prosedur. Tidak ada alasan untuk mempersulit. Kami ingin masyarakat datang dengan nyaman dan pulang dengan mendapatkan pelayanan yang baik,” ujarnya. Iptu Budi juga mengingatkan jajaran personel yang bertugas agar terus menjaga sikap, etika, serta profesionalitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kita harus menjaga kepercayaan masyarakat. Layani dengan hati, jangan arogan, jangan mempersulit dan jangan melakukan hal-hal di luar ketentuan. Semua harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya. Ia menambahkan, pelayanan yang baik merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Karena itu, komunikasi antara petugas dan warga harus dibangun secara terbuka agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik. Apresiasi warga terhadap pelayanan di Samsat Kuningan pun menjadi catatan positif di tengah upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bagi masyarakat, keramahan petugas dan kepastian prosedur menjadi faktor penting ketika mengurus pajak kendaraan. Sementara bagi petugas, kepercayaan masyarakat merupakan tanggung jawab yang harus terus dijaga. Pelayanan yang cepat, ramah, transparan dan bebas dari praktik di luar ketentuan pada akhirnya bukan sekadar slogan, melainkan harus diwujudkan dalam setiap interaksi antara petugas dan masyarakat. “Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik. Kepuasan masyarakat menjadi bagian dari evaluasi kami. Yang terpenting, laksanakan tugas dengan ikhlas, profesional dan sesuai aturan,” pungkas Iptu Budi. (Asep Rusliman)

Kuningan,-Bidik-kasusnews.com,.Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kuningan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kini, masyarakat tidak perlu selalu datang langsung ke kantor polisi untuk mendapatkan informasi awal maupun berkonsultasi terkait perkara yang dihadapi. Melalui inovasi pelayanan berbasis digital, Sat Reskrim Polres Kuningan menghadirkan layanan konsultasi perkara secara online sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP). Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Sat Reskrim Polres Kuningan untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, transparan, responsif, dan profesional. Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis mengatakan, layanan konsultasi perkara secara online dihadirkan untuk memberikan akses yang lebih mudah kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan informasi awal terkait permasalahan hukum. “Kami terus berupaya memberikan pelayanan yang mudah dan cepat kepada masyarakat. Salah satu inovasi yang kami lakukan adalah menyediakan pelayanan konsultasi perkara secara online, sehingga masyarakat dapat berkonsultasi dan mendapatkan informasi awal terkait permasalahan hukum yang dihadapi,” ujar AKP Abdul Azis dalam keterangannya, Senin (31/8/2026). Tak hanya konsultasi perkara, Sat Reskrim Polres Kuningan juga memberikan kemudahan dalam penyampaian SP2HP kepada pelapor. Pemberitahuan mengenai perkembangan hasil penyelidikan maupun penyidikan dapat disampaikan melalui layanan delivery maupun secara online. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut melalui WhatsApp di nomor 0812-2296-0008 atau menghubungi Call Center Polri 110. Sementara itu, bagi pelapor yang ingin mengetahui perkembangan proses penyelidikan atau penyidikan, informasi dapat diakses melalui SP2HP Online Bareskrim Polri. Inovasi tersebut diharapkan dapat memastikan pelapor tetap memperoleh informasi mengenai perkembangan penanganan perkara secara mudah, tanpa terkendala jarak maupun waktu. “Untuk SP2HP, kami memberikan kemudahan kepada pelapor. Pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan atau penyidikan dapat kami sampaikan melalui delivery maupun secara online. Ini merupakan bentuk komitmen kami agar pelapor mengetahui perkembangan perkaranya secara transparan,” jelasnya. Menurut AKP Abdul Azis, keterbukaan informasi dalam proses penanganan perkara merupakan salah satu aspek penting dalam membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian. Karena itu, Sat Reskrim Polres Kuningan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengedepankan prinsip transparansi, responsivitas, profesionalitas, serta kepastian informasi bagi masyarakat. “Kami ingin pelayanan Reskrim semakin transparan, responsif dan mudah diakses masyarakat. Prinsipnya, kami siap melayani dengan cepat, transparan dan profesional sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya. Melalui inovasi pelayanan tersebut, Sat Reskrim Polres Kuningan berharap masyarakat dapat memperoleh akses layanan yang semakin praktis sekaligus mendapatkan kepastian informasi mengenai proses penanganan laporan yang telah disampaikan. “Kami membuat inovasi ini untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tanpa mengurangi profesionalitas dan prosedur dalam setiap proses penyelidikan maupun penyidikan,” pungkas AKP Abdul Azis. (Asep Rusliman)

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. Polres Kuningan menggelar Lomba Dai kategori SMP dan SMA sederajat tingkat Polres Kuningan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (30/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna Wira Satya Pradhana dan Masjid Al-Aman Mapolres Kuningan tersebut mengusung tema “Jadilah Dai yang Menebar Kebaikan, Menyinari Hati, Menginspirasi Negeri.” Lomba diikuti sebanyak 40 peserta, terdiri dari 20 peserta kategori SMP/sederajat dan 20 peserta kategori SMA/sederajat yang merupakan perwakilan dari sejumlah Polsek jajaran Polres Kuningan. Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H. hadir sekaligus membuka secara resmi perlombaan. Dalam sambutannya, Kapolres Kuningan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda. “Lomba Dai ini bukan semata-mata untuk mencari siapa yang menjadi juara, tetapi menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar berani tampil, menyampaikan pesan kebaikan dan mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum,” ujar AKBP Bellen. Menurutnya, kemampuan menyampaikan pesan keagamaan secara baik dan santun menjadi bekal penting bagi para pelajar dalam kehidupan bermasyarakat. “Kami berharap para peserta dapat terus mengembangkan potensi yang dimiliki, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman, serta menjadi generasi yang berakhlak mulia dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya. Kapolres juga mengapresiasi seluruh peserta, pendamping, panitia serta tim juri yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. “Jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman dan pembelajaran. Bagi yang mendapatkan juara, jangan cepat berpuas diri. Bagi yang belum juara, jangan berkecil hati. Yang terpenting adalah keberanian untuk tampil dan menyampaikan kebaikan,” tutur AKBP Bellen. Pelaksanaan lomba berlangsung setelah pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Para peserta kemudian tampil menyampaikan materi dakwah di hadapan dewan juri. Setelah seluruh peserta selesai tampil, dewan juri melaksanakan rapat pleno untuk menentukan para pemenang. Dari hasil penilaian, Fahri Gunawan dari SMA Al Khoeriah, perwakilan Polsek Cibingbin, meraih Juara I kategori SMA/sederajat. Juara II diraih Muhammad Arfa Sadin dari MA Ponpes Husnul Khotimah, perwakilan Polsek Jalaksana, sedangkan Juara III diraih Dani Pratama dari MA Model Miftahul Fallah, perwakilan Polsek Kramatmulya. Sementara kategori SMP/sederajat, Chayra Fayyola Nadhifa dari MTs Ponpes Madinatunnajah, perwakilan Polsek Cilimus, meraih Juara I. Juara II diraih Najwa Anjani dari SMP IT Matholiul Anwar, perwakilan Polsek Kadugede, dan Juara III diraih Al Zihad Aradea dari SMP Al Khoeriah, perwakilan Polsek Cibingbin. Melalui kegiatan tersebut, Polres Kuningan berharap semangat generasi muda dalam menyampaikan pesan-pesan positif, memperkuat nilai keagamaan dan membangun karakter yang baik dapat terus tumbuh, sehingga lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan bermanfaat bagi lingkungan. (Asep Rusliman)