​JAKARTA,-Bidik-kasusnews.com,. Kematian Sutrimo, Kepala Urusan Rumah Tangga (Karumga) pribadi mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Eks Jampidsus) Febri Adriansyah, menyisakan sejumlah tanda tanya besar. Almarhum dinyatakan meninggal dunia saat tiba di Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7/2026). ​Kronologi Penjemputan dan Kondisi Medis ​Peristiwa bermula sekitar pukul 06.37 WIB ketika almarhum sempat menghubungi kerabatnya untuk mengeluhkan kondisi kesehatannya. Namun, saat kerabat tiba di lokasi, Sutrimo ditemukan sudah tidak sadarkan diri dengan mulut dan hidung mengeluarkan busa. ​Almarhum kemudian dievakuasi menggunakan ambulans yang dipesan secara daring oleh pihak yang belum teridentifikasi. Penjemputan dilakukan di area Klinik Mordent—fasilitas kesehatan milik Febri Adriansyah yang diketahui sudah tidak beroperasi selama lima tahun terakhir. ​Dokter RS Muhammadiyah Taman Puring, dr. Indri Kartika, menyatakan bahwa pasien tiba di rumah sakit sudah dalam keadaan meninggal dunia (brought in dead). Saat diturunkan dari ambulans, jenazah diantar oleh empat orang tak dikenal dengan data penanggung jawab terdaftar atas nama Febrio Adianto. ​Sorotan Keluarga dan Kejanggalan di Rumah Duka ​Pihak keluarga mengaku mendapati sejumlah kejanggalan dalam peristiwa ini. Komunikasi terakhir almarhum dengan pihak keluarga masih berjalan lancar pada pukul 05.00 WIB, sebelum akhirnya dikabarkan wafat beberapa jam kemudian. ​Jenazah diantar ke rumah orang tua almarhum pada malam hari sekitar pukul 23.00 WIB dengan dikawal oleh tiga orang pengantar, di antaranya teridentifikasi berpenampilan seperti anggota TNI dan Babinsa setempat. Pihak keluarga menyatakan tidak sempat memeriksa kondisi fisik almarhum secara utuh karena jenazah sudah dalam keadaan dimandikan dan dikafani dari Jakarta. Selain itu, barang-barang pribadi milik almarhum seperti ponsel, kartu ATM, dompet, dan pakaian hingga kini belum diserahkan. ​Kerabat dekat juga mengungkapkan bahwa almarhum kerap merasa ketakutan akibat perselisihan terkait urusan proyek batu bara di Jambi yang melibatkan kerabat dekat mantan atasannya. ​Tuntutan Pengusutan Tuntas ​Menanggapi rentetan kejadian tersebut, Fast Respon Indonesia Center (FRIC) mendesak aparat penegak hukum untuk segera turun tangan. FRIC meminta adanya pemeriksaan secara mendalam, transparan, dan akuntabel mengenai penyebab pasti kematian Sutrimo, penelusuran identitas para pihak pengantar jenazah, serta pengembalian seluruh hak dan barang milik almarhum kepada pihak keluarga. (Korwil)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Kasdim 0617/Majalengka Mayor Inf Sugianto mewakili Dandim 0617/Majalengka menghadiri pembukaan Bazar UMKM dan Festival Dinosaurus Show yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramadhan, di kawasan Eks Pasar Lama, Jalan KH Abdul Halim, Kelurahan Majalengka Wetan, Kecamatan Majalengka, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia ini turut dihadiri unsur Forkopimda dan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Polres Majalengka, Kejaksaan Negeri Majalengka, Yonif 321/Galuh Taruna, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan KUKM Kabupaten Majalengka Solehudin, Lurah Majalengka Wetan Enda Suhenda, serta pengelola Festival Dinosaurus Show, Suhardi. Acara diawali dengan pembukaan, penyambutan Wakil Bupati, doa bersama, sambutan, peresmian pembukaan bazar dan Festival Dinosaurus Show, penyerahan bantuan kepada anak yatim piatu, peninjauan stan produk UMKM, ramah tamah, hingga penutupan. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Dena Muhamad Ramadhan menegaskan bahwa penyelenggaraan bazar merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperkuat sektor UMKM sebagai penggerak utama perekonomian daerah. Ia menyebutkan, saat ini terdapat lebih dari 170 ribu pelaku UMKM di Kabupaten Majalengka dengan berbagai produk unggulan seperti mangga Gedong Gincu, gula sakar, kecap khas Majalengka, anyaman bambu, genteng, serta beragam produk lokal lainnya yang memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar yang lebih luas. “Pemerintah daerah akan terus mendorong kemajuan UMKM melalui pelatihan, pendampingan legalitas usaha, hingga peningkatan kualitas produk agar mampu menembus pasar nasional bahkan internasional,” ujarnya. Wakil Bupati juga mengapresiasi Dinas Ketenagakerjaan dan KUKM, Baznas, serta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara bazar UMKM dengan Festival Dinosaurus Show menjadi daya tarik tersendiri yang mampu meningkatkan kunjungan masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal. Secara khusus, Dena Muhamad Ramadhan menyampaikan terima kasih kepada Dandim 0617/Majalengka yang dinilai telah menginisiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Bazar UMKM dan Festival Dinosaurus Show dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 22 Juli hingga 22 Agustus 2026. Selain menjadi hiburan edukatif bagi masyarakat, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah promosi produk unggulan UMKM Majalengka serta mendukung program pemerintah dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi nasional. (Asep Rusliman) (Pendim_0617)

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Bupati Majalengka menghadiri acara Gebyar budaya adat desa Mapag Cai Tahun 2026 Desa Teja Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Majalengka di area Situ Ciranca Desa Teja pada Sabtu, (25/07/26). Hadir Camat Rajagaluh Bani Fadilah Ranandar, Kepala Desa Teja Wiwi Widiawati dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Rahmat Kartono dan undangan lainnya. Dalam sambutannya, Kepala Desa Teja, Wiwi Widiawati mengatakan bahwa kegiatan Mapag Cai adalah kegiatan turun temurun dari nenek moyang Desa Teja “Hari ini dilaksanakan baru pertama kali dihadiri oleh Bapak Bupati Majalengka H. Eman Suherman. Kebetulan ada tujuh sumber mata air yang kita tabur di Situ Ciranca, diantaranya ada mata air Cibulan, Ciranca, Ciruntut dan lainny, ” tutur Kepala Desa Teja. Sambung dia, acara ini dihadiri berbagai tokoh budaya dan adat di Kabupaten Majalengka, hal ini sangat luar biasa sekali, kita bangga, bukan hanya di Desa Teja akan tetapi akan menular lebih dikenal ke luar desa lainnya. “Harapannya, setiap tahun bisa dilaksanakan dan para generasi muda bisa mengenal tradisi mapag cai ini karena jarang sekali ada adat desa yang dikembangkan. ” paparnya. Sementara itu, Bupati Majalengka H. Eman Suhermn mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan di Desa Teja. “Ini bukti bahwa rakyat Desa Teja bukan hanya melaksanakan sebuah tradisi budaya turun menurun tetapi tasyakur binikmat atas anugerah Allah Swt dimana salah satunya ada tujuh mata air bukti bahwa Desa Teja subur makmur, ” kata Eman Selain itu kata Eman, agar masyarakat menjaga pelesteian alam dan tujuh sumber mata air dan lingkungan. “Tanam dan pelihara pohon serta jangan mencemari air agar anak cucu dapat menikmatinya. Sejalan dengan Majalengka Langkung Sae, mari Saekeun Majalengka, ” tutupnya. (Asep Rusliman)

Bidik-kasusnews.com,.Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar Apel Kesiapan Pengamanan Opening Laga Pramusim Piala Presiden sebagai bentuk komitmen dalam menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran pelaksanaan pertandingan yang akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026) Apel kesiapan dipimpin oleh Karoops Polda Jawa Barat Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif, S.I.K., M.Si., didampingi oleh Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldy Subartono. Kegiatan tersebut diikuti oleh personel pengamanan dari unsur Polri beserta instansi terkait yang akan bertugas mengamankan jalannya pertandingan. Dalam arahannya, Karoops Polda Jabar menegaskan pentingnya kesiapan seluruh personel, baik dari aspek kekuatan, perlengkapan, maupun pelaksanaan tugas di lapangan. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pengecekan terhadap kesiapan personel guna memastikan seluruh anggota siap melaksanakan pengamanan secara optimal. Penekanan utama dalam apel disampaikan kepada seluruh personel yang bertugas di pintu-pintu masuk stadion. Setiap petugas diminta melaksanakan pemeriksaan secara ketat terhadap para penonton, khususnya terkait kepemilikan tiket pertandingan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hanya penonton yang memiliki tiket resmi yang dapat memasuki area stadion, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Selain pemeriksaan tiket, personel juga diinstruksikan untuk mengedepankan sikap humanis namun tetap tegas dalam menjalankan prosedur pengamanan, sehingga tercipta situasi yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh penonton maupun peserta pertandingan. Melalui apel kesiapan ini, Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk memberikan pengamanan terbaik demi mendukung suksesnya penyelenggaraan opening laga pramusim Piala Presiden, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif. Turnamen pramusim Piala Presiden 2026 resmi bergulir mulai 25 Juli 2026 dan laga pembuka digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Bandung 25 Juli 2026 Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga secara kondusif di waktu rawan malam hari, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar intensif mengoptimalkan kegiatan preventif di lapangan. Langkah proaktif yang dikemas dalam wujud pelayanan prima kepolisian di bidang patroli kewilayahan ini difokuskan melalui kehadiran aktif personel Polri di tengah masyarakat guna mengantisipasi segala bentuk potensi kriminalitas jalanan dan gangguan kamtibmas, Jumat (24/07/2026) malam. Dalam pelaksanaannya di lapangan, kegiatan berskala preventif berupa Patroli Cipta Kondisi Antisipasi Aksi Geng Motor tersebut dilaksanakan mulai pukul 21.30 WIB hingga selesai. Tim gabungan lintas fungsi ini dipimpin langsung oleh Wakapolsek Cigasong Iptu H. Siswanto, S.H., M.H., serta didampingi oleh Bripka Slamet Nugraha, Brigadir Handrihanto Wibowo, S.H., bersama personel gabungan dari Anggota Provos, Sat Reskrim, Sat Intelkam, Sat Lantas, dan Sat Samapta Polres Majalengka. Dengan mengedepankan lampu rotator biru (Blue Light), tim patroli menyisir titik-titik krusial dan pusat kumpul masyarakat di wilayah hukum Polres Majalengka. Objek lokasi yang menjadi sasaran pengawasan meliputi Alun-Alun Majalengka, Bunderan Munjul, hingga kawasan Gelanggang Generasi Muda (GGM) Majalengka. Kegiatan patroli cipta kondisi ini dilaksanakan di bawah pengawasan dan arahan langsung Kasat Samapta Polres Majalengka Iptu Dedi Sutikno, S.H., M.H. Maksud dan tujuan pergelaran personel gabungan di jalanan pada malam hari ini adalah untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus mengeliminasi potensi kejahatan jalanan seperti aksi C3 (Curat, Curas, Curanmor), peredaran pesta miras, hingga gangguan kelompok geng motor. Di sela-sela pemantauan di kawasan publik tersebut, petugas kepolisian secara humanis berdialog menyapa warga dan para pemuda yang masih beraktivitas di malam hari. Petugas memberikan edukasi serta imbauan persuasif agar para pemuda tidak terlibat dalam kelompok geng motor, balap liar, ataupun tindakan melanggar hukum lainnya yang dapat meresahkan warga. Selain masalah penanganan aksi geng motor, petugas Polres Majalengka menyisipkan sejumlah imbauan kamtibmas mendasar guna memperkuat kewaspadaan swakarsa masyarakat. Warga diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi kejahatan konvensional seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan memarkirkan kendaraan di tempat terang dan selalu menggunakan kunci stang ganda. Petugas juga memberikan edukasi penting mengenai bahaya siber judi online yang dapat merusak sendi ekonomi keluarga, mengimbau masyarakat agar senantiasa bijak dalam menyaring informasi di media sosial guna mencegah penyebaran berita hoaks, serta mengingatkan warga untuk memanfaatkan layanan cepat gratis Call Center 110 milik Polri jika sewaktu-waktu membutuhkan bantuan darurat kepolisian di lapangan. (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Guna memastikan stabilitas keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas) serta memberikan penanganan cepat saat terjadi bencana dan insiden darurat di wilayah hukumnya, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar mengoptimalkan langkah tanggap darurat di lapangan. Langkah proaktif yang dikemas dalam wujud pelayanan prima kepolisian di bidang evakuasi bencana dan penanganan TKP ini difokuskan pada pengamanan lokasi insiden serta pertolongan pertama kepada warga masyarakat, Jumat (24/07/2026) malam. Dalam pelaksanaannya di lapangan, penanganan insiden darurat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Cigasong AKP Sarjiyo, S.E., M.H., CPHR. bersama Pawas Polres Majalengka Iptu H. Siswanto, S.H., M.H., Pamapta Polres Majalengka Ipda Juan Boy, S.H., serta Danramil 1701 Majalengka Kapten Arh. Winarno. Petugas bertindak cepat merespons peristiwa robohnya billboard videotron akibat terpaan angin kencang di Bundaran Cigasong, Lingkungan Puspa, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka pada Jumat malam sekira pukul 18.20 WIB. Berdasarkan keterangan di lokasi, peristiwa tragis tersebut terjadi saat videotron berukuran 4×8 meter dengan tinggi 12 meter dari tanah sedang dalam perbaikan oleh pihak vendor PT. Urban Visual Mandiri Bandung didampingi petugas PLN. Diterpa tiupan angin kencang secara mendadak, konstruksi videotron roboh ke badan jalan dan menimpa seorang pengendara sepeda motor Honda Beat Nopol E 6140 UL berinisial WA (18), seorang pelajar/mahasiswa asal Desa Hegarmanah, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, yang tengah melintas dari arah utara menuju timur. Merespons kejadian tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Polres Majalengka, Polsek Cigasong, TNI, BPBD, Damkar Satpol PP, Dishub, dan PLN Kabupaten Majalengka langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian. Korban segera dievakuasi ke RSUD Majalengka menggunakan kendaraan dinas Pamapta Polres Majalengka guna mendapatkan penanganan medis darurat, namun nahas nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis akibat cidera berat di bagian kepala. Selain merobohkan struktur videotron, kejadian ini sempat memicu kemacetan lalu lintas selama 40 menit serta menyebabkan padamnya aliran listrik dijalur Cigasong hingga Rajagaluh akibat kabel PLN tertimpa material bangunan. Personel kepolisian langsung memberlakukan rekayasa arus lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan, mengamankan TKP, serta mendampingi proses evakuasi material menggunakan alat berat. Di sela-sela penanganan insiden di lokasi, petugas Polres Majalengka menyisipkan sejumlah imbauan keselamatan dan kamtibmas mendasar mengingat wilayah Kabupaten Majalengka tengah memasuki puncak musim kemarau yang kerap disertai angin kencang (Fenomena Angin Kumbang). Masyarakat dan para pengguna jalan diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan berkendara, mematuhi tata tertib lalu lintas, serta menghindari berteduh atau memarkir kendaraan di dekat baliho besar, tiang listrik, maupun pohon yang rawan tumbang. (Asep Rusliman)

INDRAMAYU,-Bidik-kasusnews.com,.Misteri hilangnya seorang anak akibat tenggelam di Sungai Cipelang akhirnya menemui titik terang. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Cipelang, Desa Ujungaris, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Korban diketahui bernama Mohamad Reyhan alias Boy (8), seorang pelajar kelas II Sekolah Dasar (SD) yang tercatat sebagai warga Desa Karanggetas, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu. Proses evakuasi jenazah dilakukan oleh personel gabungan dari Polsek Widasari bersama warga setempat dan pihak terkait setelah menerima laporan adanya sesosok tubuh mengapung di sungai. Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Widasari AKP Suprapto, menjelaskan Polisi langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP) begitu menerima informasi dari masyarakat. “Kami segera mendatangi lokasi untuk melakukan proses evakuasi bersama warga dan memastikan identitas korban. Setelah dilakukan pengecekan oleh pihak keluarga, korban dipastikan merupakan anak yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat tenggelam di Sungai Cipelang sejak Rabu, 22 Juli 2026,” ujar AKP Suprapto, Sabtu (25/7/2026). Berdasarkan keterangan Kuwu Desa Karanggetas, Nurwendi, korban sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus saat sedang bermain di sekitar Sungai Cipelang pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah dua hari pencarian, informasi mengenai penemuan jenazah akhirnya diterima pada Jumat pagi, membuat pihak keluarga dan perangkat desa langsung bergegas menuju lokasi untuk memastikan kebenarannya. Sementara itu, saksi mata di lapangan bernama Wamin mengaku pertama kali melihat jenazah yang hanyut saat dirinya sedang melintas di tepi sungai. Tanpa menunggu lama, ia langsung meneruskan laporan tersebut kepada pemerintah desa dan pihak kepolisian agar segera diambil tindakan evakuasi. Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Widasari guna menjalani pemeriksaan luar secara medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan pada tubuh korban. “Pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah murni dan meminta agar jenazah segera diserahkan untuk dikebumikan tanpa dilakukan autopsi,” jelas AKP Suprapto. Menanggapi insiden tragis ini, pihak kepolisian tak lupa menyampaikan imbauan keras kepada para orang tua agar lebih ketat meningkatkan pengawasan terhadap buah hati mereka, terutama saat beraktivitas di dekat aliran sungai, saluran irigasi, maupun area perairan terbuka lainnya yang memiliki risiko tinggi. “Kami turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, khususnya di sekitaran sungai atau tempat yang memiliki risiko tinggi,” pungkasnya. Terpisah Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengingatkan masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan pengaduan cepat Lapor Pak POLISI – SIAP MAS INDRAMAYU melalui nomor WhatsApp 0819-9970-0110 maupun Call Center Polri 110, apabila menemukan potensi tindak kriminalitas, gangguan kamtibmas, atau memerlukan kehadiran kepolisian secara darurat di lingkungan sekitar. (Asep Rusliman)

INDRAMAYU,-Bidik-kasusnews.com,. Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Tukdana Polres Indramayu Polda Jawa Barat, mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang menyasar sebuah agen layanan keuangan di BRILink Toko Alvin, Desa Cangko, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu. Pengungkapan kasus pencurian ini merupakan tindak lanjut dari Laporan Polisi Nomor LP/B/02/VI/2026/SPKT/Polsek Tukdana/Polres Indramayu/Polda Jabar tertanggal 4 Juni 2026. Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Tukdana AKP Junata Tisnasenjaya, menjelaskan Pergerakan cepat membuahkan hasil. Pada Jumat (24/7/2026), tim buru sergap Polsek Tukdana berhasil meringkus pelaku tanpa perlawanan di kediamannya yang berlokasi di wilayah Desa Rancajawat, Kecamatan Tukdana. “Pelaku mengambil satu gelang emas anak seberat sekitar tiga gram, uang tunai yang tersimpan di beberapa laci, serta puluhan bungkus rokok berbagai merek,” ungkap AKP Junata Tisnasenjaya, Sabtu (25/7/2026). Akibat aksi kejahatan tersebut, kerugian materiel yang ditaksir mencapai belasan juta rupiah. Rinciannya meliputi satu buah gelang emas senilai sekitar Rp6.450.000, uang tunai lebih dari Rp5 juta, serta puluhan bungkus rokok berbagai merek. Usai menerima laporan resmi, Unit Reskrim Polsek Tukdana langsung bergerak melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta menerapkan metode penyelidikan berbasis ilmiah (scientific crime investigation). Petugas melakukan identifikasi sidik jari yang tertinggal pada kaca jendela ventilasi ruang BRILink serta menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV) yang merekam gerak-gerik pelaku. “Dari hasil identifikasi sidik jari dan pendalaman rekaman CCTV, penyidik berhasil mengarah kepada seorang terduga pelaku berinisial TS alias B 35, warga Kecamatan Tukdana,” jelas Kapolsek. Saat menjalani pemeriksaan awal, pelaku tak mengelak dan mengakui perbuatannya. Ia masuk ke dalam toko dengan membobol pintu samping, merusak kaca jendela ventilasi ruang BRILink, lalu menggasak uang tunai dan barang-barang berharga milik korban. “Tersangka beserta barang bukti kemudian digelandang ke Mapolsek Tukdana guna proses hukum lebih lanjut,” jelas Kapolsek. Dalam penangkapan ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti penting berupa pecahan potongan kaca jendela yang memuat sidik jari pelaku, satu buah flashdisk berisi rekaman CCTV, serta fotokopi kuitansi pembelian perhiasan emas milik korban. Atas perbuatannya yang melanggar hukum, tersangka kini harus mendekam di sel tahanan dan dijerat dengan Pasal 477 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Kata Kapolsek. Terpisah Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengingatkan masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan pengaduan cepat Lapor Pak POLISI – SIAP MAS INDRAMAYU melalui nomor WhatsApp 0819-9970-0110 maupun Call Center Polri 110, apabila menemukan potensi tindak kriminalitas, gangguan kamtibmas, atau memerlukan kehadiran kepolisian secara darurat di lingkungan sekitar. (Asep Rusliman)

Jakarta,-Bidik-kasusnews.com,.25 Juli 2026 – Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, menegaskan bahwa supremasi hukum hanya dapat terwujud apabila seluruh proses penegakan hukum dijalankan berdasarkan fakta, alat bukti yang sah, dan ketentuan peraturan perundang-undangan, bukan karena tekanan opini publik, kepentingan kelompok tertentu, maupun klaim kedekatan dengan pihak mana pun. Menurut H. Dian Surahman, independensi aparat penegak hukum merupakan pilar utama negara hukum yang harus dijaga bersama. Oleh karena itu, setiap proses penyelidikan, penyidikan, penuntutan hingga persidangan harus terbebas dari segala bentuk intervensi yang berpotensi mencederai rasa keadilan masyarakat. “Hukum yang adil harus berdiri di atas fakta dan bukti, bukan opini ataupun klaim kedekatan dengan siapa pun. Semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Tidak boleh ada perlakuan istimewa ataupun upaya memengaruhi proses hukum di luar mekanisme yang telah diatur,” tegas H. Dian Surahman. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan ruang kepada aparat penegak hukum agar dapat bekerja secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, dukungan masyarakat sangat penting agar institusi penegak hukum tetap fokus menegakkan keadilan tanpa tekanan maupun kepentingan tertentu. FRIC juga menilai bahwa kepercayaan publik terhadap institusi hukum akan semakin kuat apabila setiap perkara diselesaikan secara terbuka, berdasarkan pembuktian yang sah, serta menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan persamaan di hadapan hukum. “Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mendukung Polri, Kejaksaan, dan lembaga peradilan agar tetap independen dalam menjalankan tugas konstitusionalnya. Jangan biarkan hukum dikendalikan oleh opini, tekanan, atau kepentingan pribadi. Biarkan fakta berbicara dan hukum ditegakkan sebagaimana mestinya,” ujar H. Dian Surahman. Sebagai organisasi yang berkomitmen mendukung tegaknya hukum dan keadilan, FRIC menegaskan akan terus mengawal terciptanya penegakan hukum yang profesional, berintegritas, serta berpihak pada kebenaran berdasarkan bukti dan ketentuan hukum yang berlaku. “Mari kita jaga supremasi hukum sebagai fondasi negara yang kuat. Dukung Polri, Kejaksaan, dan Hakim bekerja secara profesional tanpa intervensi. Hanya dengan penegakan hukum yang independen, Indonesia akan menjadi negara yang semakin adil, berwibawa, dan berintegritas,” tutup Ketum FRIC, H. Dian Surahman. (Asep Rusliman) (Humas)

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Lapas Kelas IIB Majalengka resmi menggelar Pembukaan Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan C & Peresmian Pesantren Bina Santri Al-Awwabin. Langkah strategis ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Majalengka dalam membekali Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) agar siap kembali ke masyarakat dengan penuh bangga, memboyong ijazah formal sekaligus ilmu agama yang kokoh. Acara yang berlangsung khidmat di lingkungan Lapas Kelas IIB Majalengka ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah dan mitra strategis, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka yang hadir mewakili Bupati Majalengka, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majalengka, Ketua Yayasan Pancar Kalijati Nusantara yang menaungi PKBM Dharmawangsa Nusantara selaku mitra pelaksana pendidikan kesetaraan, serta para _stakeholders_, insan media, dan tokoh masyarakat. Dalam Sambutannya, Kalapas Majalengka, Rian Firmansyah menyampaikan adanya program pendidikan kesetaraan dan pembinaan keagamaan ini sebagai wujud komitmen Lapas Majalengka dalam pengimplementasian Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang diterjemahkan pada Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan No. 11, yaitu Pendidikan Kesetaraan bagi Narapidana dan Anak Binaan. Ketua Yayasan Pancar Kalijati Nusantara, Iwan Gunawan, menyampaikan bahwa pelaksanaan program pendidikan ini dilandasi oleh rasa kemanusiaan dan kepedulian yang mendalam terhadap para warga binaan. Menurutnya, banyak di antara mereka yang terjerat hukum dan masuk ke lembaga pemasyarakatan karena situasi keterpaksaan hidup. Oleh karena itu, kehadiran program ini diharapkan dapat memberikan ruang pembinaan, pengharapan, serta bekal yang bermakna bagi masa depan mereka. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Rd. M. Umar Ma’ruf, mengapresiasi tinggi inisiatif yang digagas oleh Lapas Kelas IIB Majalengka bersama PKBM Dharmawangsa Nusantara. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan arah pembangunan daerah. “Hal ini patut diapresiasi bersama. Kami Dinas Pendidikan akan berupaya mendukung program ini ke depannya, karena Pemerintah Daerah Majalengka pada RPJMD 2024-2029, dalam mewujudkan masyarakat yang _langkung sae_ yaitu dengan meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan.” ucap Kadisdik pada sambutannya. Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, Didi Supriadi menyampaikan keresahan yang selama ini dirasakan akan ditindaklanjuti oleh DPRD kepada Bupati Majalengka. Lebih lanjut, beliau menyampaikan dukungan dan apresiasi mendalam kepada Lapas Majalengka yang tidak hanya berhasil membina warga binaan dalam menghasilkan produk-produk kreatif, tetapi juga mengasah keterampilan seni mereka. “Saya siap mendukung program yang diusung, mudah-mudahan program ini dapat berjalan dengan lancar. Serta apresiasi kepada Kalapas, dimana bukan hanya produk yang bisa dimanfaatkan, tetapi juga keterampilan (dari warga binaan). Dimana ketika warga binaan kembali ke masyarakat, mereka mampu untuk berbaur” tegasnya. Melalui kerja sama dengan PKBM Dharmawangsa Nusantara di bawah naungan Yayasan Pancar Kalijati Nusantara, para warga binaan yang belum menyelesaikan pendidikan tingkat SMP dan SMA kini dapat melanjutkan studinya hingga memperoleh ijazah resmi Paket B dan Paket C. Di saat yang sama, hadirnya Pesantren Bina Santri Al-Awwabin diharapkan dapat menjadi wadah penempaan karakter, perbaikan akhlak, dan pendalaman ilmu agama. Kombinasi pendidikan umum dan keagamaan ini menjadi fondasi penting agar para warga binaan dapat melangkah keluar dengan percaya diri dan penuh bangga menyongsong masa depan baru. Rangkaian acara ditutup dengan penampilan memukau dari karya seni para warga binaan Lapas Kelas IIB Majalengka. Para tamu undangan disuguhkan tarian tradisional khas Jawa Barat, Tari Bubuy Bulan, yang dibawakan dengan anggun oleh warga binaan. Suasana semakin semarak ketika Band Warga Binaan Lapas Majalengka tampil membawakan alunan musik yang menghibur seluruh hadirin, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan ruang tidak memadamkan kreativitas dan bakat seni mereka. (Asep Rusliman)