Kabupaten Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,. Komitmen mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus diwujudkan Polresta Cirebon melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian. Salah satunya dengan menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani binaan di wilayah hukum Polresta Cirebon. Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Gudang PU, Jalan Kenanga, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (30/7/2026). Penyerahan dipimpin langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Dr. H. Deni Nurcahya, S.T., M.Si., serta dihadiri para Pejabat Utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, dan perwakilan kelompok tani binaan. Dalam kesempatan tersebut, bantuan yang diserahkan terdiri dari delapan unit alsintan, yakni tiga unit traktor roda empat dan lima unit traktor roda dua yang berasal dari Kementerian Pertanian untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian, khususnya komoditas jagung. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, bantuan alsintan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah melalui Kementerian Pertanian kepada para petani agar mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. “Alhamdulillah hari ini kita dapat menyerahkan bantuan alsintan kepada kelompok tani yang telah terpilih. Bantuan ini merupakan wujud perhatian Bapak Presiden melalui Kementerian Pertanian kepada masyarakat, khususnya para petani, dan diberikan secara cuma-cuma untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian,” ujar Kombes Pol. Imara Utama. Ia berpesan agar seluruh alsintan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal, dirawat dengan baik, serta diamankan setelah digunakan agar memiliki usia pakai yang panjang dan memberikan manfaat bagi banyak petani. “Rawat alat ini dengan baik, lakukan servis secara berkala, jangan dibiarkan rusak. Setelah digunakan jangan ditinggalkan di lahan, tetapi simpan di tempat yang aman. Gunakan sesuai peruntukannya untuk mengolah lahan jagung, dan apabila sudah selesai dipakai, silakan dipinjamkan kepada kelompok tani lain yang membutuhkan agar manfaatnya semakin luas,” katanya. Kapolresta juga menegaskan pihaknya akan terus berupaya mengusulkan tambahan bantuan alsintan kepada pemerintah pusat agar semakin banyak petani di Kabupaten Cirebon yang memperoleh dukungan sarana pertanian. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Dr. H. Deni Nurcahya menyampaikan apresiasi kepada Polresta Cirebon yang telah menjembatani aspirasi para petani hingga bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian dapat direalisasikan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Polresta Cirebon, khususnya Bapak Kapolresta, yang telah memfasilitasi usulan bantuan alsintan bagi petani Kabupaten Cirebon. Bantuan ini sangat penting untuk mendukung komoditas jagung sebagai salah satu program swasembada pangan nasional,” ungkapnya. Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan Kementerian Pertanian menjadi langkah strategis dalam mempercepat modernisasi pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Ia pun berharap usulan bantuan alsintan ke depan dapat terus bertambah sehingga semakin banyak kelompok tani yang merasakan manfaatnya. Melalui penyerahan bantuan tersebut, Polresta Cirebon berharap mekanisasi pertanian di wilayah Kabupaten Cirebon semakin meningkat sehingga mampu mendukung percepatan tanam, meningkatkan produktivitas hasil panen, serta mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional secara berkelanjutan. (Asep Rusliman)

Bandung,-Bidik-kasusnews.com,.Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan insan pers untuk menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., saat penganugerahan Lomba Jurnalistik Polda Jabar, Rabu (29/7/2026) Kapolda Jabar mengapresiasi para pemenang dan seluruh peserta lomba jurnalistik. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara Polri dan media massa, sekaligus memperkuat kredibilitas, integritas, dan tanggung jawab profesional dalam menyampaikan informasi kepada publik. “Kegiatan ini menjadi awal untuk memperkokoh kolaborasi. Ke depan kami ingin menghadirkan berbagai program bersama media agar kemitraan ini semakin kuat,” ujar Irjen Pipit. Ia menegaskan media arus utama memiliki peran strategis sebagai penyaji informasi yang mengedepankan objektivitas, verifikasi, serta kepatuhan terhadap kaidah jurnalistik. Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, menurutnya, media profesional menjadi benteng penting dalam menangkal hoaks, disinformasi, dan pembentukan opini yang tidak berdasarkan fakta. “Dalam penegakan hukum kami tidak bisa bekerja berdasarkan asumsi atau persepsi. Semua harus faktual dan terverifikasi. Begitu juga informasi yang disampaikan kepada masyarakat,” katanya. Irjen Pipit menegaskan seluruh jajaran Polda Jabar diinstruksikan tidak menyampaikan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Menurutnya, proses verifikasi menjadi prinsip utama agar informasi yang diterima masyarakat tetap akurat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Ia menilai perkembangan teknologi dan media sosial telah mengubah pola penyebaran informasi. Masyarakat kini dapat merekam dan menyebarkan berbagai peristiwa secara cepat. Namun, kondisi tersebut juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran informasi yang belum tentu benar dan berpotensi menyesatkan publik. Karena itu, Irjen Pipit berharap media profesional dapat menjadi pelopor literasi informasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemberitaan yang akurat, berimbang, dan sesuai fakta. “Kami membutuhkan peran jurnalis profesional untuk menjernihkan ruang informasi, memberikan edukasi kepada masyarakat, sekaligus menjadi mitra dalam membangun komunikasi publik yang sehat,” ujarnya. Kapolda Jabar juga menegaskan Polda Jabar terbuka terhadap kritik yang konstruktif. Menurutnya, kritik yang disampaikan berdasarkan fakta merupakan bagian dari upaya memperbaiki kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. “Kalau memang ada yang perlu dikritisi dan itu berdasarkan fakta, silakan dikritisi. Kami akan memperbaikinya,” katanya. Selain itu, Irjen Pipit mengajak media mendukung berbagai program Polda Jabar, termasuk gerakan Jawara (Jaga dan Rawat Jawa Barat) melalui penyebaran narasi positif, edukasi kepada masyarakat, serta penguatan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, berharap kolaborasi yang telah terjalin antara Polda Jabar dan insan pers terus ditingkatkan. Menurutnya, kritik yang membangun, masukan yang konstruktif, serta pemberitaan yang profesional menjadi energi positif bagi Polri untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Kami mengajak seluruh insan pers bersama-sama menjadi Jawara, Jaga dan Rawat Jawa Barat,” ujar Hendra, Kamis (30/7/2026) Ketua Dewan Juri lomba jurnalistik, Irwan Nasir, mengapresiasi komitmen Polda Jabar yang memberikan kebebasan penuh kepada dewan juri dalam melakukan penilaian. Selama proses penjurian, kata dia, tidak ada intervensi dari pihak mana pun sehingga independensi dan objektivitas tetap terjaga. Ia menjelaskan karya yang dinilai berasal dari berbagai media arus utama di Jawa Barat dengan tema kepolisian yang ditulis sesuai kaidah jurnalistik. Beragam karya tersebut mengangkat sisi humanis Polri, ketahanan pangan, pemberantasan narkoba, hingga kiprah kepolisian di tengah masyarakat. “Independensi merupakan ruh media. Karena itu kami mengapresiasi Polda Jabar yang memberikan kebebasan penuh kepada dewan juri tanpa intervensi dalam menentukan pemenang,” kata Irwan. Ia berharap lomba jurnalistik tersebut dapat terus diselenggarakan sebagai upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dan media, sekaligus mendorong lahirnya karya jurnalistik yang edukatif, kritis, dan bermanfaat bagi masyarakat. Adapun pemenang lomba Juara Jurnalistik dalam memperingati HUT Bhayangkara ini yaitu: 1. Rahmat Hidayat dari Tribunnews Bogor dengan judul “Kisah Kampung Bebas Narkoba Cikaret Bogor, Bandar Besar Kini Insaf Jadi Peternak Domba Garut” 2. Jejep Falahul Alam dari Kabar Majalengka.Pikiran Rakyat.Com dengan judul “Ketika Harapan Jadi Ketahanan Pangan” 3. Dede Adhitama dari BritaSatu.com dengan judul “Dari Layar Ponsel, Pengabdian Tumbuhkan Harapan di Pesisir Mundu Bandung 30 Juli 2026 Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,.​Polresta Cirebon menggelar Upacara Penyerahan Jabatan dan Pelepasan Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H. Acara resmi yang diselimuti suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan kebersamaan tersebut dipusatkan di halaman lapangan apel Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika Nomor 1, Sumber, Kabupaten Cirebon, pada Rabu pagi, 29 Juli 2026, mulai pukul 08.00 WIB. ​Upacara penyerahan jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Jalannya upacara dikomandoi oleh Kapolsek Gebang AKP Wawan Hermawan, S.H., sebagai Komandan Upacara serta Kabag SDM Polresta Cirebon Kompol Nani Kusmayati, S.H., M.H., sebagai Perwira Upacara. Barisan peserta upacara terdiri dari peleton Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, gabungan staf, Polwan, Satpolair, Dalmas, Satlantas, Satreskrim, Satintelkam, Satresnarkoba, ASN, hingga Pengurus Cabang Bhayangkari Kota Cirebon. ​Prosesi ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1341/VI/KEP/2026 tanggal 25 Juni 2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polri. Rangkaian acara diawali dengan penyerahan jabatan secara formal dan dilanjutkan dengan acara tradisi pelepasan. Momen pelepasan ini menjadi wujud penghormatan serta ungkapan apresiasi setinggi-tingginya dari keluarga besar Polresta Cirebon atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian luar biasa yang telah ditunjukkan AKBP Eko Munarianto selama mengemban amanah sebagai Wakapolresta Cirebon. ​Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pergeseran dan rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam rangka penyegaran organisasi dan pembinaan karir di tubuh Polri. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas sinergi dan pendampingan yang telah diberikan oleh AKBP Eko Munarianto dalam mengawal kondusivitas wilayah Kabupaten Cirebon. “Penyerahan jabatan dan pelepasan ini adalah bentuk apresiasi dan rasa hormat kami atas kinerja serta dedikasi luar biasa yang telah didharmabaktikan oleh AKBP Eko Munarianto selama bertugas di Polresta Cirebon. Kebersamaan yang terjalin menjadi cerminan soliditas internal kita, dan kami mendoakan agar beliau senantiasa diberikan kelancaran, kesuksesan, serta keberkahan di tempat penugasan yang baru,” ujarnya. ​Segenap Personel Polresta Cirebon dan Pengurus Cabang Bhayangkari Kota Cirebon turut melepaskan AKBP Eko Munarianto dengan doa dan harapan terbaik agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesuksesan dalam mengemban amanah baru demi memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Seluruh rangkaian upacara penyerahan jabatan dan acara pelepasan tersebut berlangsung dengan sangat lancar, khidmat, aman, dan tertib. (Asep Rusliman)

Indramayu,-Bidik-kasusnews.com,.Tongkat estafet kepemimpinan di jajaran Kepolisian Resor (Polres) Indramayu resmi berganti. AKBP Prianggo Parlindungan dipercaya menjabat sebagai Kapolres Indramayu menggantikan AKBP Mochamad Fajar Gemilang. Pergantian tersebut merupakan bagian dari rotasi dan mutasi sejumlah perwira menengah di lingkungan Polri, khususnya jajaran Polda Jawa Barat. Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1341/VI/KEP./2026 yang diterbitkan pada 25 Juni 2026. AKBP Prianggo Parlindungan sebelumnya bertugas sebagai Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jawa Tengah. Penunjukan tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pengembangan karier perwira di tubuh Polri. Rabu (29/7/2026). Pergantian pucuk pimpinan Polres Indramayu ini diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kedekatan antara kepolisian dan masyarakat. Sebagai Kapolres baru, AKBP Prianggo menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Indramayu. Kondisi masyarakat yang dinamis membutuhkan kehadiran kepolisian yang responsif, profesional, dan mampu membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Sebelumnya, selama kepemimpinan AKBP Mochamad Fajar Gemilang, Polres Indramayu juga melakukan sejumlah penyegaran internal. Pada Mei 2026, misalnya, Polres Indramayu menggelar kenaikan pangkat penghargaan, pengukuhan pejabat utama, serta serah terima jabatan Kapolsek Haurgeulis. Pergantian kepemimpinan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi jajaran Polres Indramayu untuk melanjutkan program-program pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kinerja di berbagai bidang. Dengan pengalaman yang dimilikinya, AKBP Prianggo Parlindungan diharapkan mampu membawa energi baru dalam memimpin jajaran Polres Indramayu. Tantangan ke depan tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga bagaimana membangun rasa aman, meningkatkan kepercayaan publik, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang cepat dan humanis. Masyarakat Indramayu pun menaruh harapan agar kepemimpinan baru dapat semakin memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta seluruh elemen masyarakat. Kehadiran Kapolres baru diharapkan menjadi awal dari penguatan kolaborasi untuk menciptakan Kabupaten Indramayu yang semakin aman, tertib, dan kondusif. Dengan kepemimpinan AKBP Prianggo Parlindungan, Polres Indramayu kini memasuki babak baru dengan harapan pelayanan kepolisian semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab berbagai tantangan kamtibmas secara profesional dan humanis. (Asep Rusliman)

Kuningan,-Bidik-kasusnews.com,.Tongkat komando Polres Kuningan resmi berganti. AKBP Bellen Anggara Pratama SIK MH kini dipercaya memimpin Polres Kuningan. AKBP Bellen Anggara Pratama menggantikan AKBP Muhammad Ali Akbar SIK MSi yang mendapat promosi jabatan sebagai Kapolres Brebes, Polda Jawa Tengah. Pergantian pimpinan tersebut menjadi bagian dari mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Polri. AKBP Bellen Anggara Pratama sebelumnya bertugas sebagai Koordinator Staf Pribadi Pimpinan atau Koorspripim Polda Sumatera Utara. Dengan jabatan barunya, ia akan memimpin jajaran Polres Kuningan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Mutasi tersebut merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1341/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026 tentang rotasi dan promosi jabatan di lingkungan Polri. Prosesi serah terima jabatan atau sertijab digelar di Aula Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Selasa 28 Juli 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr Pipit Rismanto SIK MH dan dihadiri para pejabat utama serta Kapolres jajaran Polda Jawa Barat. Dalam arahannya, Kapolda Jabar menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi. Menurutnya, mutasi tidak hanya menjadi proses pergantian pejabat, tetapi juga langkah strategis untuk menjaga kinerja institusi agar tetap optimal serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kapolda berharap setiap pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas dan karakteristik wilayah masing-masing. Pejabat baru juga diminta melanjutkan berbagai program yang telah berjalan serta melakukan penguatan terhadap pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan responsif. “Setiap pejabat diharapkan dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang sudah berjalan, serta memperkuat implementasi Polri Presisi,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. (Asep Rusliman)

Jakarta Utara,-Bidik-kasusnews.com,.28 Juli 2026 Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI),, Alhamdulillah korwil kabupaten Kuningan resmi di kukuhkan di jakarta,,yang di ketuai oleh RATIM ( Ahmad Nurcahya) dan para pengurus yg ada di struktur kepengurusan korwil Kuningan,, sekaligus menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 yang dirangkaikan dengan pengukuhan sembilan Koordinator Wilayah (Korwil) FWJI. Acara berlangsung di Gedung Auditorium Gelanggang Jakarta Utara (GJU) pada Selasa (28/7/2026) dengan penuh khidmat, semangat kebersamaan, dan rasa kekeluargaan. Kegiatan diawali dengan ungkapan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga seluruh rangkaian acara dapat terlaksana dengan baik. Momen ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antaranggota sekaligus memperkuat komitmen organisasi dalam meningkatkan profesionalisme, integritas, dan solidaritas insan pers di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FWJI, Mustopa Hadi Karya, hadir didampingi istri tercinta, Ibu Wulan. Turut hadir Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Ketua DPD FWJI Jakarta Rosyid, Ketua DPD FWJI Banten Robi Liu, Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Utara AKBP Hadi Wahyudi, S.I.K., M.H. sebagai perwakilan Kapolres, serta perwakilan Kodim 0502/Jakarta Utara. Hadir pula para pengurus, anggota FWJI, keluarga besar FWJI, serta tamu undangan lainnya yang tidak dapat disebutkan satu per satu. Pengukuhan sembilan Korwil  FWJI menjadi salah satu agenda utama dalam acara ini sebagai langkah memperkuat struktur organisasi dan memperluas koordinasi antarwilayah. Dengan dikukuhkannya para Korwil, diharapkan FWJI semakin solid dalam menjalankan tugas jurnalistik yang profesional, independen, serta menjunjung tinggi kode etik pers. Suasana penuh keakraban dan semangat persaudaraan mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Perayaan HUT ke-7 FWJI menjadi bukti bahwa organisasi terus berkembang dan berkomitmen menjadi wadah bagi para wartawan yang mengedepankan integritas, kualitas, serta pengabdian kepada masyarakat melalui penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. (Asep Rusliman)

Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,.27 Juli 2026 – Pemerintah membuat Peraturan dan undang-undang agar untuk bisa di laksanakan oleh seluruh pejabat pemerintah dengan sebaik mungkin, namun peraturan dan undang-undang ini selalu dilanggar oleh pejabat yang memiliki kewenangan. Salah satunya peraturan larangan tentang penjualan baju seragam di sekolah maupun di koperasi sekolah, hal ini diduga masih didapati pada sekolah negeri (SDN 2 Kerandon) yang menjual seragam sekolah . Menurut informasi yang diproleh bahwasanya kegiatan jual baju seragam di SDN 2 Kerandon ini diduga sudah berlangsung setiap tahunnya. Dari informasi warga masyarakat, awak media melakukan mengkonfirmasi salah satu wali murid yang anaknya bersekolah di SDN 2 Kerandon, sebut saja inisialnya A, terkait apakah benar anaknya membeli baju di sekolah, Ibu A mengatakan,”Iya benar pak, kami mebeli baju muslim, kaos olahraga, rompi batik dan map rapot total seluruhnya Rp. 480.000,- Senin, 27/07/2026 Sudah menjadi Kebiasan buruk bagi oknum menjual baju seragam kepada anak didik tanpa bisa dicegah oleh pengawas sekolah ( PS ) kenapa?! Karna diduga pengawas sekolah tidak menjalankan tupoksinya atau tugas yang di amanahkan selaku seorang pengawas dan oknum kepala sekolah tidak punya kesadaran pada dirinya serta sudah keenakan bisnis tersebut tanpa punya resiko. Padahal mereka tau adanya dasar hukum Larangan yang diatur dalam beberapa peraturan pemerintah, antara lain: Peraturan Pemerintah ( PP ) Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan: Pasal 181 dan 198 secara tegas melarang pihak sekolah, tenaga pendidik, dewan pendidikan, dan komite sekolah menjual seragam. Permendikbud Nomor 50 Tahun 2022 tentang Pakaian Seragam Sekolah: Pasal 12 ayat (1) menyebutkan bahwa pengadaan pakaian seragam sekolah menjadi tanggung jawab orang tua/wali murid. Sampai berita ini di terbitkan awak media belum bisa menemui kepala SDN 2 Kerandon Ade Priyono karena yang bersahutan sedang tidak ada di tempat “alesan ada rapat di korwil”, ucap salah satu Guru. (Korwil)

Bandung,-Bidik-kasusnews.com,.29 Juli 2026 – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, secara resmi mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia usaha, hingga generasi muda di seluruh wilayah Jawa Barat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian dan kepekaan sosial terhadap sesama. Dalam pernyataannya, Kapolda Jawa Barat menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama bukan sekadar kewajiban kemanusiaan, melainkan fondasi penting untuk menjaga kerukunan, mencegah potensi gesekan, serta memperkokoh keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. “Kekuatan kita bukan hanya dari sistem keamanan yang berjalan, melainkan seberapa besar kita saling peduli, saling bantu, dan saling menguatkan. Ketika kepedulian tumbuh subur di setiap lapisan masyarakat, maka setiap kesulitan akan lebih mudah teratasi dan setiap perbedaan akan menjadi kekayaan yang menyatukan kita,” ujar Kapolda. Ajakan ini ditujukan khususnya untuk lebih memperhatikan kelompok yang membutuhkan dukungan: keluarga kurang mampu, lansia yang hidup sendiri, anak terlantar, penyandang disabilitas, hingga warga yang terkena musibah atau kesulitan hidup lainnya. Bentuk kepedulian dapat diwujudkan dalam berbagai cara yang sederhana namun bermakna: mulai dari kepekaan terhadap lingkungan sekitar, memberikan bantuan sesuai kemampuan, turut serta dalam kegiatan gotong royong, berbagi informasi yang bermanfaat, hingga menjaga tutur kata dan perbuatan yang menghargai martabat orang lain. Kapolda Jawa Barat juga menyatakan bahwa jajaran Polri di wilayah Jawa Barat akan terus menjadi bagian aktif dari gerakan kepedulian ini, memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam melaksanakan program sosial, serta menjadikan pelayanan yang ramah dan berpihak pada kepentingan masyarakat sebagai wujud nyata kepedulian institusi. “Mari kita mulai dari diri sendiri, dari lingkungan terdekat, dan berlanjut bersama-sama. Semakin kita peduli, semakin kuat ikatan persaudaraan kita sebagai bangsa, dan semakin kokoh pula kita menjaga Jawa Barat yang aman, damai, dan sejahtera bersama,” pungkasnya.

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Suasana khidmat dan penuh nuansa budaya mewarnai penyambutan Kapolres Majalengka Polda Jabar yang baru, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si, di halaman Markas Komando (Mako) Polres Majalengka, Rabu (29/7/2026). Penyambutan diawali dengan prosesi Upacara Pedang Pora, sebuah tradisi kehormatan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang melambangkan penghormatan sekaligus penyambutan bagi pejabat yang akan mengemban amanah baru. Usai melewati barisan Pedang Pora, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman beserta istri disambut hangat dengan pertunjukan seni budaya Sunda yang menampilkan kekayaan budaya khas Kabupaten Majalengka. Penampilan tersebut menjadi simbol penghormatan serta ungkapan selamat datang kepada pemimpin baru Polres Majalengka. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat utama Polres Majalengka, para perwira, personel Polri, ASN Polri, Bhayangkari Cabang Majalengka, serta tamu undangan yang memberikan sambutan hangat kepada Kapolres beserta keluarga. Tradisi Pedang Pora yang dipadukan dengan kesenian daerah mencerminkan perpaduan nilai-nilai kebanggaan institusi Polri dengan kearifan lokal yang terus dijaga. Momentum ini sekaligus menjadi awal pengabdian AKBP Muhammad Aldy Sulaiman sebagai Kapolres Majalengka dalam memimpin jajaran Polres Majalengka untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, seluruh personel Polres Majalengka siap mendukung kepemimpinan AKBP Muhammad Aldy Sulaiman dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, kondusif, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian yang Presisi di wilayah hukum Polres Majalengka. Penyambutan tersebut berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh keakraban, menandai dimulainya estafet kepemimpinan baru di Polres Majalengka dengan harapan mampu membawa semangat baru dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Asep Rusliman)

Bandung,-Bidik-kasusnews.com,.Kepolisian Daerah Jawa Barat resmi melakukan penyegaran struktur kepemimpinan secara besar- besaran. Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) dan pisah sambut untuk 14 posisi strategis di jajaran Polda Jabar, Selasa (28/7/2026). Rotasi jabatan tersebut mencakup satu Pejabat Utama (PJU) yaitu Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Kabid TIK) serta 13 Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) di wilayah hukum Jawa Barat. Dalam upacara tersebut, jabatan Kabid TIK Polda Jabar resmi diserahterimakan dari Kombes Pol Parojahan Simanjuntak kepada Kombes Pol Anton Elfrino Trisanto. Sementara itu, pergeseran tongkat estafet kepemimpinan di tingkat Polres jajaran meliputi. Kapolres Garut Dari AKBP Yugi Bayu Hendarto kepada AKBP Niko Nurallah Adi Putra. Kapolres Cimahi Dari AKBP Niko Nurallah Adi Putra kepada AKBP Moh Faruk Rozi. Kapolres Subang Dari AKBP Dony Eko Wicaksono kepada AKBP Andi Purwanto. Kapolres Tasikmalaya Kota Dari AKBP Andi Purwanto kepada AKBP Andik Eko Siswanto. Kapolres Sukabumi Dari AKBP Dr. Samian kepada AKBP Benny Cahyadi. Kapolres Purwakarta: Dari AKBP I Dewa P. G. Anom Danujaya kepada AKBP Febri Nurzam. Kapolres Sumedang: Dari AKBP Sandityo Mahardika kepada AKBP Reza Ma’ruffi. Kapolres Tasikmalaya: Dari AKBP Wahyu Pristha Utama kepada AKBP Ade Papa Rihi. Kapolres Indramayu: Dari AKBP Mochamad Fajar Gemilang kepada AKBP Prianggo Parlindungan. Kapolres Majalengka: Dari AKBP Rita Suwadi kepada AKBP Muhammad Aldy Sulaiman. Kapolres Kuningan: Dari AKBP Muhammad Ali Akbar kepada AKBP Bellen Anggara Pratama. Kapolres Ciamis: Dari AKBP Hidayatullah kepada AKBP Eko Iskandar. Kapolres Cirebon Kota: Dari AKBP Eko Iskandar kepada AKBP Bimantoro Kurniawan. Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto menegaskan bahwa alih tugas dan jabatan di lingkungan Polri merupakan mekanisme alamiah organisasi guna menjaga kesinambungan dan penyegaran institusi. “Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjamin regenerasi, penyegaran, dan kesinambungan kepemimpinan,” ujar Pipit dalam amanatnya. Secara khusus, Kapolda memberikan apresiasi tinggi kepada para pejabat lama yang telah mendedikasikan waktu dan kemampuannya demi menjaga keamanan di Jawa Barat. “Kepada para pejabat lama, saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polda Jawa Barat. Berbagai capaian yang telah rekan-rekan torehkan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas, memperkuat kualitas pelayanan publik, serta merawat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” tutur Irjen Pipit. Ia juga mendoakan agar rekam jejak kerja para pejabat lama di Jawa Barat dapat menjadi modal berharga pada jenjang karir selanjutnya. “Selamat mengemban amanah pada penugasan yang baru. Semoga pengalaman selama bertugas di Jawa Barat menjadi legacy baru untuk terus memberikan pengabdians terbaik kepada organisasi, masyarakat, bangsa, dan negara,” tambahnya. Kepada para pejabat baru, Irjen Pol Pipit Rismanto menekankan pentingnya respons cepat dalam memahami karakteristik wilayah penugasan masing-masing. “Kepada para pejabat yang hari ini menerima tugas dan tanggung jawab baru, saya ucapkan selamat datang dan selamat mengemban amanah baru sebagai bagian dari keluarga besar Polda Jawa Barat. Saya berharap rekan-rekan dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas dan memahami secara utuh karakteristik wilayah Jawa Barat,” tegas Jenderal Bintang Dua tersebut. Bandung, 29 Juli 2026 Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar