INDRAMAYU ,-Bidik-kasusnews.com,. –Sebuah momen kebanggaan dan penghargaan menyelimuti lingkungan Polres Indramayu Polda Jawa Barat pada Senin pagi, 7 September 2026. Di Lapangan Apel Polres Indramayu, digelar upacara korps rapor kenaikan pangkat pengabdian yang dipimpin langsung oleh Kapolres Indramayu sendiri. Kegiatan khidmat ini menjadi bukti nyata apresiasi institusi kepolisian terhadap pengabdian dan dedikasi personel yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas. Pada kesempatan istimewa ini, satu personel yang berhak menerima anugerah kenaikan pangkat adalah Ujang Subagja, yang sehari-hari bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Plumbon, Polsek Indramayu. Melalui prosesi korps rapor yang sakral ini, Ujang Subagja yang sebelumnya memegang pangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) kini resmi menyandang pangkat baru yang lebih tinggi, yaitu Inspektur Polisi Dua (Ipda). Jalannya Upacara yang Khidmat dan Tertib Upacara korps rapor kenaikan pangkat pengabdian berlangsung dengan sangat tertib, khidmat, dan penuh disiplin di Lapangan Apel Polres Indramayu. Seluruh personel yang hadir tampak berdiri tegak dengan seragam rapi, menunjukkan penghormatan yang tinggi terhadap prosesi kenaikan pangkat yang merupakan salah satu momen paling dinantikan dalam karier seorang anggota Polri. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si. Kehadiran orang nomor satu di jajaran kepolisian Indramayu ini menunjukkan betapa pentingnya momen ini dan betapa apresiatifnya pimpinan terhadap kinerja personelnya. Sementara itu, posisi Perwira Upacara dipercayakan kepada Kabag SDM Polres Indramayu Kompol Bekti Setiawan, S.I.P., M.Si. Beliau bertanggung jawab memastikan seluruh rangkaian upacara berjalan sesuai dengan prosedur dan etika yang berlaku. Sebagai Komandan Upacara yang memimpin barisan personel adalah KBO Sat Samapta Polres Indramayu Ipda Tri Prasetyo Tatang Wibowo, S.H. Dengan suara lantang dan tegas, beliau mengatur gerak dan langkah seluruh peserta upacara sehingga prosesi berjalan dengan lancar dan gagah. Penghargaan atas Pengabdian, Dedikasi, dan Loyalitas Tanpa Pelanggaran Kapolres Indramayu Polda Jabar AKBP Prianggo P. M., melalui pernyataan yang disampaikan oleh Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, menjelaskan bahwa personel yang menerima anugerah kenaikan pangkat pengabdian kali ini adalah Ujang Subagja. Beliau dikenal sebagai sosok Bhabinkamtibmas yang aktif, dekat dengan masyarakat, dan setia menjalankan tugas-tugas kepolisian di Desa Plumbon, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu. Kenaikan pangkat pengabdian seperti ini tidak diberikan secara sembarangan. Penganugerahan ini merupakan bentuk penghargaan yang setinggi-tingginya dari institusi kepolisian atas pengabdian, dedikasi, serta loyalitas Ujang Subagja dalam menjalankan setiap tugas kepolisian selama ini. Lebih dari itu, kenaikan pangkat ini juga menjadi bukti bahwa beliau mampu menjalankan tugas dengan penuh integritas dan disiplin, tanpa tercatat melakukan pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi. Tugas sebagai Bhabinkamtibmas bukanlah tugas yang ringan. Seorang Bhabinkamtibmas harus menjadi ujung tombak kepolisian di tingkat desa, menjaga keamanan dan ketertiban, membangun komunikasi yang erat dengan warga, menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, serta menjadi jembatan antara kepolisian dan masyarakat. Kinerja yang baik dan konsisten dalam menjalankan tugas-tugas mulia inilah yang akhirnya membawa Ujang Subagja mendapatkan kepercayaan untuk mengemban pangkat yang lebih tinggi. Lebih dari Simbol: Kenaikan Pangkat sebagai Motivasi Pelayanan Terbaik AKP Tarno menegaskan bahwa kenaikan pangkat pengabdian ini lebih dari sekadar simbol atau perubahan tanda pangkat di seragam semata. Di balik itu, terdapat makna yang sangat dalam dan tanggung jawab yang semakin besar. Kenaikan pangkat ini diharapkan dapat menjadi motivasi yang kuat bagi Ujang Subagja untuk terus bekerja lebih giat, lebih profesional, dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pangkat yang lebih tinggi membawa harapan bahwa kinerja dan pengabdiannya juga akan semakin meningkat, membawa manfaat yang lebih luas bagi warga Desa Plumbon khususnya dan masyarakat Indramayu pada umumnya. Bagi personel lainnya yang hadir menyaksikan upacara, momen ini juga seharusnya menjadi inspirasi dan motivasi. Ini menunjukkan bahwa setiap kerja keras, dedikasi, dan loyalitas yang tulus dalam menjalankan tugas akan selalu mendapatkan apresiasi dan pengakuan yang layak dari institusi. Dengan demikian, diharapkan semangat kompetisi yang sehat dan kinerja yang positif dapat terus tumbuh di lingkungan Polres Indramayu. Harapan untuk Ipda Ujang Subagja Dengan menyandang pangkat baru sebagai Inspektur Polisi Dua, seluruh jajaran Polres Indramayu tentunya berharap besar kepada Ipda Ujang Subagja. Semoga beliau dapat menjaga kepercayaan yang telah diberikan, terus meningkatkan kompetensi dan kualitas diri, serta menjadi teladan yang baik bagi rekan-rekan sejawat maupun bagi masyarakat. Semoga kenaikan pangkat ini menjadi awal dari babak baru yang lebih gemilang dalam kariernya di kepolisian, dan pengabdiannya kepada masyarakat dapat terus memberikan dampak positif yang nyata. Selamat atas kenaikan pangkatnya, Ipda Ujang Subagja! Teruslah mengabdi, melindungi, dan melayani masyarakat dengan penuh dedikasi dan integritas. (Asep Rusliman)

Cirebon Kota,-Bidik-kasusnews.com,.Rotasi kepemimpinan di tingkat kewilayahan kembali dilakukan Polres Cirebon Kota melalui pelantikan Kapolsek Mundu dan serah terima jabatan Kapolsek Lemahwungkuk yang dipimpin Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. di Lapangan Apel Mako Polres Cirebon Kota, Senin (07/09/2026) pukul 08.00 hingga 08.35 WIB, sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, IPTU Usep Winta, S.H. resmi dilantik sebagai Kapolsek Mundu setelah sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Lemahwungkuk, menggantikan pejabat sebelumnya yang memasuki masa purna tugas, sementara pelaksanaan tugas Kapolsek Mundu sebelumnya sempat dijalankan oleh IPTU Iwan Kurniawan, S.Pd. sebagai Pelaksana Tugas. Bersamaan dengan pelantikan tersebut, jabatan Kapolsek Lemahwungkuk diserahterimakan kepada IPTU Didik Siswanto, sehingga IPTU Usep Winta, S.H. selanjutnya mendapat amanah baru untuk memimpin Polsek Mundu, sedangkan IPTU Didik Siswanto dipercaya melanjutkan pengabdian melalui tanggung jawab kepemimpinan di wilayah hukum Polsek Lemahwungkuk. Prosesi pergantian jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. dan dihadiri Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., Ketua Bhayangkari Cabang Cirebon Kota Ny. Eka Bimantoro, para pejabat utama, Kapolsek jajaran, perwira, bintara, ASN Polres Cirebon Kota serta pengurus Bhayangkari Cabang Cirebon Kota. Pelantikan dan Sertijab Kapolsek menjadi momentum penting dalam memastikan kepemimpinan di tingkat Polsek tetap berjalan berkesinambungan, karena Kapolsek memiliki peran strategis dalam menggerakkan personel, membangun komunikasi dengan masyarakat serta mengendalikan pelaksanaan tugas kepolisian sesuai dinamika dan karakteristik wilayah masing-masing. Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penyegaran organisasi Polri, sekaligus menjadi kesempatan bagi pejabat yang menerima amanah baru untuk menghadirkan kepemimpinan yang adaptif terhadap perkembangan situasi serta kebutuhan masyarakat di wilayah tugasnya. Menurutnya, Kapolsek sebagai ujung tombak pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat kewilayahan dituntut mampu memperkuat koordinasi internal, membangun sinergi dengan unsur pemerintahan dan masyarakat, serta memastikan setiap pelayanan dan penanganan persoalan yang membutuhkan kehadiran kepolisian dapat dilakukan secara cepat, profesional dan sesuai ketentuan. Khusus bagi IPTU Usep Winta, S.H. yang menerima amanah sebagai Kapolsek Mundu dan IPTU Didik Siswanto sebagai Kapolsek Lemahwungkuk, penempatan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk melanjutkan capaian yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas sesuai karakteristik masyarakat di masing-masing wilayah hukum. “Selamat kepada IPTU Usep Winta, S.H. atas amanah barunya sebagai Kapolsek Mundu dan kepada IPTU Didik Siswanto sebagai Kapolsek Lemahwungkuk. Kami berharap keduanya dapat segera beradaptasi, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta memberikan pelayanan kepolisian yang profesional dan responsif demi menjaga kepercayaan masyarakat kepada Polri,” ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto. (Asep Rusliman)

Kabupaten Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,. Program Bantuan Sosial (Bansos) Pangan Beras adalah salah satu program pemerintah yang bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dan untuk ketahanan pangan keluarga penerima manfaat atau KPM. Program ini disalurkan melalui Badan Pangan Nasional atau BAPANAS dan Perum BULOG yang bertujuan untuk membantu warga dalam meringankan beban pengeluaran KPM yang berpenghasilan rendah, mengentaskan kemiskinan serta menanggulangi kerawanan pangan dan gizi. Namun di lapangan, tujuan mulia itu justru tercoreng oleh oknum RT dan Puskesos pungutan terjadi lagi saat penyaluran bantuan pangan beras di Desa Megu Gede, Kecamatan Weru , Kabupaten Cirebon, pada Minggu, 6 September 2026. Sejumlah warga penerima bantuan yang enggan disebutkan namanya mengaku saat menerima undangan itu setiap KPM Bansos Beras untuk periode Juli, Agustus dan September 2026 sebanyak 10 kg per periode, sehingga total yang diterima 30 kg harus menyetorkan uang sebesar Rp10rb pada oknum RT yang memberikan undangan itu, “Barusan dapat undangan pengambilan beras bayarnya Rp10 ribu. Bukan sekarang aja, KPM juga harus bayar 2ribu saat mendapatkan bantu beras di kantor Desa Megu Gede, ujarnya Berdasarkan Juknis Bansos Pangan dari BAPANAS, bantuan yang disalurkan ke KPM harus 100% diterima tanpa dipotong apapun dengan alasan apapun. Biaya operasional, kemasan, hingga transportasi menjadi tanggung jawab pemerintah atau penyalur, bukan dibebankan ke penerima. Pungutan terhadap penerima Bansos dapat dikategorikan Pungutan Liar atau Pungli dan melanggar PermenPANRB No. 52/2011 serta berpotensi terkena sanksi pidana sesuai UU Tipikor. Pungutan sebesar Rp10 ribu dan 2ribu bukan nilai yang kecil. Jika dikalikan jumlah KPM, nilainya bisa sangat signifikan. Lebih dari itu, pungutan sekecil apapun berpotensi menurunkan kepercayaan warga terhadap program pemerintah dan menggagalkan tujuan mengentaskan kemiskinan. Pemerintah Desa Megu Gede dan Pemerintah Kecamatan Weru diharapkan dapat segera menertibkan, serta memastikan seluruh KPM menerima haknya secara utuh tanpa praktik pungli. Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Desa Megu Gede dan RT yang melakukan pungutan serta pihak Kecamatan Weru belum memberikan klarifikasi resmi. Awak Media terbuka untuk hak jawab dan klarifikasi dari semua pihak terkait agar duduk perkara menjadi terang dan tidak merugikan masyarakat. (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Kapolsek Malausma Polres Majalengka, IPDA Riyana, S.Sos., mengajak masyarakat untuk semakin bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial di tengah derasnya arus informasi digital. Menurut IPDA Riyana, media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kemudahan dalam menerima dan menyebarkan informasi harus diimbangi dengan sikap kritis agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong, provokasi, maupun informasi yang belum terverifikasi. “Gunakan media sosial dengan bijak. Jangan mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya. Saring sebelum sharing,” ujar IPDA Riyana. Ia menegaskan, setiap pengguna media sosial memiliki tanggung jawab untuk menjaga ruang digital tetap aman, sehat, dan kondusif. Masyarakat juga diimbau menghindari unggahan yang mengandung ujaran kebencian, fitnah, provokasi, maupun konten yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat. Kapolsek Malausma juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam memberikan komentar maupun membagikan konten di dunia maya. Jejak digital, kata dia, dapat berdampak terhadap diri sendiri maupun orang lain. “Jadikan media sosial sebagai sarana untuk menyebarkan informasi positif, mempererat silaturahmi, serta membangun komunikasi yang baik. Jangan sampai media sosial justru menjadi sumber perpecahan,” tambahnya. IPDA Riyana berharap masyarakat Kecamatan Malausma dapat menjadi pengguna media sosial yang cerdas, santun, dan bertanggung jawab, sehingga tercipta lingkungan digital yang positif sekaligus mendukung terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Bijak bermedia sosial bukan sekadar pilihan, tetapi bentuk tanggung jawab kita bersama dalam menjaga ruang digital tetap sehat dan damai. (Asep Rusliman)

BANDUNG,-Bidik-kasusnews.com,. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengungkapkan bahwa Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Polres Cianjur melaksanakan kegiatan pembagian masker kepada masyarakat dan pengguna jalan di kawasan Tugu Lampu Gentur, Kabupaten Cianjur, Minggu (6/9/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi sosial Polres Cianjur di tengah kondisi udara yang terdampak paparan abu vulkanik. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cianjur AKBP Dr. A Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., bersama personel Polres Cianjur. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah wartawan turut berpartisipasi membagikan masker secara langsung kepada masyarakat dan pengguna jalan yang berada di sekitar lokasi. Sebanyak 2.000 masker dibagikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus membantu masyarakat dan pengguna jalan dalam melindungi saluran pernapasan dari paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Krakatau. Pembagian masker tersebut mendapat sambutan baik dari masyarakat dan pengguna jalan. Mereka merasa terbantu dengan adanya perhatian dan kepedulian yang diberikan, terutama bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah. Keterlibatan sejumlah wartawan dalam kegiatan tersebut turut menunjukkan kepedulian bersama untuk membantu masyarakat. Melalui kegiatan ini, Polres Cianjur bersama sejumlah wartawan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah selama kondisi udara masih terdampak abu vulkanik, serta mengikuti informasi dan imbauan resmi dari pihak berwenang. (Asep Rusliman) Bandung, 6 September 2026 Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. Kepolisian Resor Kuningan menunjukkan respons cepat terhadap potensi dampak abu vulkanik yang terbawa angin ke wilayah Jawa Barat. Pada Minggu, 6 September 2026, jajaran Polres Kuningan turun langsung ke lapangan dengan membagikan masker kepada masyarakat dan pengguna jalan di empat titik strategis. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya preventif Polri untuk melindungi kesehatan masyarakat sekaligus memastikan aktivitas pengguna jalan tetap berlangsung dengan aman di tengah kondisi udara yang berpotensi terdampak debu atau abu vulkanik. Tak hanya personel Satlantas, kegiatan ini melibatkan sejumlah pejabat utama Polres Kuningan yang memimpin langsung pelaksanaan di lapangan. Empat titik yang menjadi lokasi kegiatan yakni: – Pos Citamba, dipimpin Wakapolres Kuningan bersama Kabag Ops dan anggota. – Lampu Merah (Lamer) Cijoho, dipimpin Kasat Lantas bersama Kanit Regident dan anggota. – Pos Taman Kota, dipimpin Kasat Narkoba bersama anggota. – Pos Cirendang, dipimpin Kasat Reskrim bersama anggota. Di lokasi-lokasi tersebut, personel kepolisian membagikan masker kepada pengguna jalan sekaligus menyampaikan imbauan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan. Polri tidak menunggu masyarakat datang meminta perlindungan. Polisi justru turun langsung ke jalan, menyapa warga dan memberikan perlindungan secara nyata. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dianjurkan untuk membantu mengurangi paparan partikel debu di udara. Para pengendara juga diingatkan untuk tetap memperhatikan keselamatan berkendara, kondisi lingkungan, serta jarak pandang selama berada di jalan. Keterlibatan langsung Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Lantas, Kasat Narkoba, Kasat Reskrim hingga jajaran anggota di empat titik menunjukkan bahwa langkah antisipasi tersebut dilakukan secara terkoordinasi dan menyeluruh. “Kami hadir untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan. Masker dibagikan sebagai langkah preventif, sekaligus kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, menjaga kesehatan dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas maupun berkendara,” ujar jajaran Polres Kuningan. Kegiatan tersebut sekaligus mempertegas komitmen Polres Kuningan dalam mengedepankan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat, termasuk menghadapi potensi dampak lingkungan yang dapat mengganggu kesehatan dan keselamatan warga. Pesan yang disampaikan polisi sederhana namun penting: lindungi kesehatan, jaga keselamatan, dan jangan abaikan kondisi lingkungan. Melalui aksi pembagian masker di empat titik tersebut, Polres Kuningan kembali menunjukkan bahwa semboyan “Polri Hadir untuk Masyarakat” bukan sekadar slogan.” Ketika masyarakat membutuhkan perlindungan, polisi hadir langsung di tengah masyarakat. (Asep Rusliman)

Cirebon Kota,-Bidik-kasusnews.com,. Tujuh orang yang diduga merupakan tim debt collector (DC) dari luar Kota Cirebon diamankan jajaran Resmob Polres Cirebon Kota (Ciko), Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB Mereka diduga hendak melakukan penarikan kendaraan milik warga Kota Cirebon. Aksi tujuh pria yang diduga merupakan debt collector (DC) asal luar daerah berujung diamankan polisi di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Ketujuh pria tersebut diduga hendak melakukan penarikan terhadap mobil milik warga. Polisi yang mendapat laporan langsung bergerak melakukan pengejaran. Petugas kemudian berhasil mengamankan tiga pria di salah satu hotel yang berada di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Sementara empat pria lainnya diamankan di kawasan Jalan Veteran. Saat ditangkap, mereka diduga tengah memantau kendaraan yang melintas di kawasan tersebut. Ketujuh pria itu selanjutnya digiring ke Mapolres Cirebon Kota untuk menjalani pemeriksaan. Dari pemeriksaan awal, polisi mengetahui ketujuh pria tersebut berasal dari luar wilayah Cirebon. Kasatreskrim Polres Cirebon Kota AKP M Fadilah membenarkan adanya penangkapan terhadap tujuh pria yang diduga merupakan debt collector tersebut. “Benar, ada tujuh orang yang diamankan,- kata AKP M Fadillah Pemeriksaan ketujuh anggota DC luar kota ini hingga pukul 19.30 WIB masih menjalani pemeriksaan di ruang Satresktim. “Saat ini masih dilakukan proses pemeriksaan terhadap terduga pelaku,- tegas Fadlilah. Ia menambahkan, keberadaan tim DC dari luar Cirebon tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Sementara itu, Koordinator Debt Collector Kota Cirebon, Aswanto, menyayangkan keberadaan tim DC dari luar daerah yang melakukan aktivitas penarikan kendaraan di wilayah Kota Cirebon. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMP Negeri 2 Majalengka menggelar kegiatan semarak kemerdekaan ke 81 tahun 2026 dengan tema “bersatu dalam silaturahmi, sehat dalam kebersamaan, berkarya untuk negeri” yang bertempat di Padepokan Condra Wisesa Desa Salagedang Kecanatan Sukahaji paa Minggu, (6/09/26). Acara dihadiri ratusan alumni SMP Negeri 2 Majalengka semua angkatan dengan keseruan acara yakni fun bike, cek kesehatan gratis. donor darah, zumba party, serta gebyar UMKM alumni. Ketua IKA SMP Negeri 2 Majalengka, Deden Hardian Narayanto (Dehan) yang juga menjabat Wakil DPRD Majalengka dari Fraksi PKS mengatakan alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan semarak kemerdekaan RI yang ke 81 walaupun ini sudah di bulan September akan tetapi tidak mengurangi makna dari peringatan tersebut. “Alhamdulillah walaupun ini sudah di bulan September tetapi bisa dilaksanakan bersama keluarga besar ikatan alumni SMP Negeri 2 Majalengka, dengan kegiatan dimulai dari fun bike (sepede santai) yang dilanjutkan dengan cek kegiatan gratis, donor darah, senam zumba dan UMKM dari pra alumni ” kata Dehan. IKA SMP Negeri 2 Majalengka merupakan wadah para alumni untuk terus menjalin silaturahmi serta berperan penting dalam pembangunan daerah seperti mengadakan bakti sosial bersama masyarakat dan kegiatan lainnya. Salah seorang alumni, Tiara (45) merasakan keseruan dalam mengikuti kegiatan semarak kemerdekaan tersebut karena bertabur door prize dan hadiah menarik lainnya serta berhadiah utama sebuah sepeda listrik, sepeda gunung dan lainnya serta terbuka untuk umum. (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Mendorong pembinaan bakat olahraga sejak usia dini, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka menggelar Pembukaan Kompetisi Sepak Bola “Bupati dan Kapolres Cup 2026″ untuk kelompok usia U-10 dan U-12 di Stadion Warung Jambu, Kabupaten Majalengka, Minggu (6/9/2026). ‎ ‎Turnamen sepak bola anak yang mengusung tema Festival Anak Desa Road To Nasional tersebut dibuka resmi pada Sabtu (5/9/2026) pagi dan diselenggrakan berdasarkan rekomendasi resmi Liga Muda Indonesia tertanggal 28 Agustus 2026. ‎ ‎Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., Wakil Bupati Majalengka Dena Muhammad Ramdhan, Ketua DPRD Majalengka H. Didi Supriadi, S.H., unsur Forkopimda, serta puluhan tim peserta. ‎ ‎Dalam sambutannya, Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman menegaskan bahwa gelaran kompetisi ini tidak sekadar ajang meraih piala, melainkan wadah pembentukan karakter dan seleksi awal menuju pentas kejuaraan tingkat nasional. Kami berkolaborasi dengan Pemda Majalengka menyelenggarakan turnamen ini sebagai rangkaian seleksi Road To Nasional U-10 dan U-12. Rencananya, puncak ajang nasional tersebut bakal digelar di Kabupaten Majalengka pada Desember mendatang dengan menghadirkan tim-tim terbaik dari Sabang sampai Merauke,” ujar AKBP M Aldy Sulaiman. ‎ ‎Ia berharap melalui turnamen ini, para atlet cilik dapat mengasah mental bertanding, menanamkan jiwa sportivitas, disiplin, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini. ‎ ‎ “Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada 45 tim yang berpartisipasi. Kehadiran peserta dari Sulawesi Selatan, Tasikmalaya, Bandung, Subang, Cirebon, hingga tuan rumah Majalengka membuktikan bahwa semangat pembinaan usia dini terus tumbuh pesat di Indonesia. Semoga dari ajang ini lahir pemain hebat yang kelak mengharumkan nama bangsa,” tegasnya. ‎ ‎Kompetisi skala regional dan nasional ini diikuti oleh 45 tim pembinaan usia dini, yang terbagi atas 15 tim di kategori Kelompok Usia U-10 dan 30 tim di kategori Kelompok Usia U-12. ‎ ‎Tim-tim unggulan seperti Akademi Persib Tasikmalaya, SSB Palangga Sulteng, Blue Shark Bandung, SSB Pluto Subang, Bintang Rajawali Cirebon, hingga klub-klub lokal Majalengka seperti Mandala Putih dan Asagbiha turut berlaga memperebutkan gelar juara. (Asep Rusliman)

Majalengka,- Bidik-kasusnews.com,. Mewujudkan wilayah hukum yang tertib lalu lintas dan bebas dari kebisingan jalanan (Zero Knalpot Brong), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka bersama Polsek Jatiwangi mengintensifkan pembinaan, penyuluhan, serta pendataan kendaraan roda dua di area industri, Sabtu (5/9/2026). ‎Kegiatan penertiban serta edukasi keselamatan berlalu lintas tersebut dipusatkan di lokasi penyedia lahan parkir pekerja PT Diamond, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. ‎ ‎Pelaksanaan kegiatan di lapangan dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Pandu Renata Surya, S.T.K., S.I.K., M.H., didampingi Kapolsek Jatiwangi, KBO Lantas, Kanit Kamsel Satlantas, serta jajaran anggota Unit Kamsel Satlantas Polres Majalengka bersama pengelola lahan parkir PT Diamond. ‎ ‎Dalam penertiban tersebut, petugas Unit Kamsel mendata sebanyak 30 unit sepeda motor milik pekerja yang kedapatan masih menggunakan knalpot tidak sesuai standar atau knalpot bising/brong. ‎Selain pendataan, petugas memberikan sosialisasi serta imbauan humanis kepada para pengelola penyedia lahan parkir agar turut serta mengedukasi dan mengarahkan para karyawan pabrik untuk mengganti knalpot bising dengan knalpot standar pabrikan. ‎ ‎Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Pandu Renata Surya, S.T.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa penertiban di area parkir kawasan industri merupakan bagian dari komitmen Polres Majalengka dalam menciptakan Kamseltibcarlantas yang kondusif. ‎ ‎”Pendataan dan edukasi di area parkir PT Diamond Jatiwangi ini merupakan langkah preventif kami untuk menekan penggunaan knalpot brong yang sering dikeluhkan masyarakat karena memicu polusi suara dan mengganggu kenyamanan publik. Kami menggandeng pengelola parkir agar bersama-sama membina para pekerja untuk tertib berlalulintas demi terwujudnya Kabupaten Majalengka yang Zero Knalpot Brong,” ujar AKP Pandu Renata Surya, Minggu (6/9/2026). ‎ ‎Langkah edukatif Satlantas Polres Majalengka ini disambut baik oleh pengelola parkir dan jajaran manajemen, yang berkomitmen mendukung upaya kepolisian dalam menertiban kendaraan para pekerja. (Asep Rusliman)