Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,. Di tengah gencarnya seruan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Majalengka, Sekretariat DPRD justru mengalokasikan anggaran belanja langganan jurnal/surat kabar/majalah sebesar Rp255.000.000 pada tahun anggaran 2026. Data tersebut terungkap dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Paket pengadaan itu tercatat dengan kode RUP 64901802, menggunakan metode E-Purchasing dan bersumber dari APBD Kabupaten Majalengka. Ketua DPC Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kabupaten Majalengka, Rudyanto Hutasoit, mempertanyakan besarnya pagu anggaran tersebut. Menurutnya, alokasi dana ratusan juta untuk langganan media tidak sejalan dengan kondisi fiskal daerah yang sedang melakukan efisiensi. “Dengan melihat kode RUP 64901802, satu paket belanja langganan jurnal/surat kabar/majalah yang berada di Sekretariat DPRD Majalengka tersebut mencapai Rp255 juta. Disebutkan spesifikasi pekerjaan belanja langganan jurnal/surat kabar/majalah yang bersumber dana dari APBD Kabupaten Majalengka, sehingga publik mempertanyakan anggarannya untuk media apa,” kata Rudyanto, Senin (15/06/26). Sorotan PJI: Transparansi dan Output Rudyanto merinci beberapa poin yang menjadi sorotan publik: 1. Besarnya Anggaran: Nilai Rp255 juta per tahun atau setara Rp21,25 juta per bulan dinilai tidak wajar. Jika asumsi biaya langganan per media Rp500 ribu hingga Rp1 juta per bulan, anggaran itu cukup untuk 21 hingga 42 media. 2. Transparansi: Hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai media mana saja yang menerima alokasi, berapa nilai kontrak per media, dan apa dasar penentuannya. 3. Output dan Mekanisme: Publik mempertanyakan indikator keberhasilan dari belanja tersebut. Apakah untuk keperluan kliping, monitoring pemberitaan, atau bentuk kerja sama publikasi. Mekanisme pembagian anggaran dan pihak yang memverifikasi realisasinya juga belum jelas. “Muncul pula pertanyaan berapa media yang menerima kerja sama dengan anggaran tersebut. Apa output keberhasilan dari belanja itu dan bagaimana mekanisme pembagian anggarannya,” tegas Rudyanto. Kontras dengan Kebijakan Efisiensi Alokasi ini menjadi perhatian karena berbanding terbalik dengan kebijakan efisiensi yang sedang dijalankan Pemkab Majalengka. Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta memangkas anggaran untuk alat tulis kantor (ATK), perjalanan dinas, hingga kegiatan seremonial. Rudyanto mendesak Sekretariat DPRD Majalengka untuk membuka data ke publik secara rinci. Ia juga mengajak masyarakat dan insan pers untuk bersama-sama melakukan pengawasan agar tidak terjadi penyimpangan. “Kami meminta transparansi anggaran tersebut. Buka ke publik media apa saja, nilai kontrak berapa, dan hasil atau keluaran apa yang didapat DPRD dari belanja itu. Mari bersama-sama mengawasi,” pungkasnya. Pos belanja langganan media di lingkungan DPRD diketahui memang rutin dianggarkan setiap tahun. Namun, di tengah situasi efisiensi anggaran, nilai Rp255 juta dinilai perlu dijelaskan urgensi dan pertanggungjawabannya kepada publik. (Asep Rusliman)

Kuningan,-Bidik-kasusnews.com,.Kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal II, Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, serta Launching Operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dilaksanakan di Desa Luragung, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional dan peningkatan gizi masyarakat. Senin (15/6/2026) Kegiatan tersebut dihadiri oleh Waka Polres Kuningan Kompol Eryda Kusumah, S.I.K., M.H., CPHR dan Kasat Narkoba Polres Kuningan Jojo Sutarjo, S.H., M.H., CPHR, bersama unsur pemerintah daerah, kelompok tani, dan para pemangku kepentingan terkait.Panen Raya Jagung Kuartal II menjadi momentum penting dalam mendukung produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di daerah. Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong peningkatan hasil pertanian yang berkelanjutan.Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan pula Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri** yang bertujuan memperkuat sistem penyimpanan dan distribusi hasil pertanian. Pembangunan gudang tersebut diharapkan mampu mendukung stabilitas pasokan pangan serta meningkatkan efisiensi pengelolaan hasil panen di berbagai wilayah.Selain itu, Polri secara resmi meluncurkan operasional “166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri ” Program ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan sehat. Waka Polres Kuningan Kompol Rryda Kusumah, S.I.K.,CPHR,. menyampaikan bahwa Polri siap mendukung berbagai program strategis pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang ketahanan pangan dan pemenuhan gizi.“Melalui kegiatan ini, Polri bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan gizi yang memadai,” ujarnya. Dengan terlaksananya Panen Raya Jagung Kuartal II, Groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri, dan Launching Operasional 166 SPPG Polri di Desa Luragung, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan ketahanan pangan, kesejahteraan petani, serta kualitas kesehatan masyarakat. (Asep Rusliman)

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan menyalurkan bantuan pupuk kepada Kelompok Tani Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. ​Bantuan pupuk ini diberikan untuk menunjang optimalisasi lahan produktif yang sebelumnya telah dikelola melalui kolaborasi antara personel Satlantas Polres Kuningan dengan para petani setempat. Sejak tahap awal, yaitu persiapan lahan hingga proses penanaman jagung, pihak kepolisian aktif mendampingi para petani agar hasil panen nantinya dapat maksimal. ​Kasat Lantas Polres Kuningan menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri dalam memperkuat sektor pertanian di tingkat desa. Ia berharap, sinergi yang terjalin antara kepolisian dan masyarakat ini dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi para petani. ​”Kami terus berkomitmen untuk mendukung penuh program ketahanan pangan ini. Kami tidak hanya sekadar membantu proses penanaman, tetapi juga memastikan kebutuhan pendukung seperti pupuk tersedia agar produktivitas lahan jagung ini semakin meningkat.” ​Langkah konkret yang dilakukan Satlantas Polres Kuningan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kehadiran kepolisian di tengah-tengah petani diharapkan mampu memotivasi warga untuk lebih produktif dalam mengolah lahan pertanian, sehingga kemandirian pangan di wilayah Kabupaten Kuningan, khususnya di Desa Cibulan, dapat terus terjaga. ​Ke depan, Satlantas Polres Kuningan menegaskan akan terus konsisten memberikan dukungan bagi para petani, baik melalui pendampingan teknis maupun bantuan sarana produksi, demi menyukseskan program ketahanan pangan nasional yang digalakkan pemerintah. (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif, anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka Polda Jabar yang dipimpin oleh Kanit Kamsel bersama personel Satlantas melaksanakan kegiatan penyiraman tanaman jagung di lahan milik Satlantas Polres Majalengka yang berlokasi di Blok Pancurendang, Kelurahan Babakan Jawa, Kabupaten Majalengka, Minggu (14/6/2026). Kegiatan penyiraman ini merupakan bagian dari upaya perawatan tanaman jagung yang telah ditanam sebelumnya guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal hingga masa panen. Selain sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kepedulian Polri dalam mendukung ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Majalengka. Kanit Kamsel Satlantas Polres Majalengka menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan produktif oleh jajaran Satlantas merupakan langkah positif yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sektor pertanian di lingkungan kepolisian. “Melalui kegiatan ini, kami berupaya memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Perawatan tanaman secara rutin, termasuk penyiraman, menjadi faktor penting agar tanaman jagung dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang maksimal,” ujarnya. Seluruh personel yang terlibat tampak antusias melaksanakan penyiraman dan pengecekan kondisi tanaman di area lahan pertanian tersebut. Diharapkan, tanaman jagung yang dibudidayakan dapat tumbuh subur dan memberikan hasil yang bermanfaat sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional. Polres Majalengka melalui Satlantas akan terus berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui pemanfaatan lahan produktif dan kegiatan pertanian berkelanjutan. (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Kapolres Majalengka Polda Jabar AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka dan anggota melaksanakan kegiatan anjangsana ke rumah warakawuri, istri dari almarhum Iman Mulyawan, yang beralamat di Grand Karayunan Permai Blok G10, Desa Karayunan, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Senin (15/6/2026). Kegiatan anjangsana tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka dan diikuti oleh Wakapolres Majalengka, Kabag Ren Polres Majalengka, Kapolsek Cigasong, Kapolsek Majalengka Kota, Kanit Regident, KBO Satlantas, Kanit Paminal, Kanit Turjawali, serta anggota Polres dan Polsek jajaran. Anjangsana ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan perhatian Polri kepada keluarga besar Polri, khususnya para warakawuri yang telah mendampingi suami mereka dalam masa pengabdian kepada bangsa dan negara melalui institusi Kepolisian Republik Indonesia. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan anjangsana merupakan wujud penghormatan dan penghargaan kepada keluarga besar Polri yang telah memberikan dukungan selama masa pengabdian anggota kepolisian. “Melalui kegiatan anjangsana ini, kami ingin terus menjalin silaturahmi dan menunjukkan bahwa keluarga besar Polri selalu hadir serta memberikan perhatian kepada para warakawuri. Pengabdian almarhum semasa bertugas menjadi bagian dari sejarah dan perjalanan institusi Polri yang patut dihargai,” ujar AKBP Rita Suwadi. Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, rombongan Polres Majalengka berkesempatan bersilaturahmi serta berbincang langsung dengan keluarga almarhum. Kehadiran Kapolres beserta jajaran menjadi bentuk nyata kepedulian institusi Polri terhadap keluarga yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang pengabdian Polri. Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memberikan dukungan moral dan semangat kepada keluarga warakawuri agar tetap merasa menjadi bagian dari keluarga besar Polri. Kapolres menambahkan bahwa peringatan HUT Bhayangkara Ke-80 tidak hanya diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenang jasa-jasa para anggota Polri yang telah mengabdikan diri demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Keluarga almarhum Iman Mulyawan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kunjungan yang dilakukan Kapolres Majalengka beserta rombongan. Kehadiran jajaran Polres Majalengka dinilai sebagai bentuk kepedulian yang memberikan kebahagiaan dan semangat tersendiri bagi keluarga. Kegiatan anjangsana berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh suasana kekeluargaan. Melalui kegiatan ini, Polres Majalengka berharap hubungan silaturahmi dengan keluarga besar Polri, khususnya para warakawuri, dapat terus terjalin erat sebagai bagian dari semangat kebersamaan dalam menyambut HUT Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026. (Asep Rusliman)

Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,.​Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Cirebon gencar melaksanakan aksi preventif demi menekan angka kriminalitas dan menjaga moralitas generasi muda. Petugas menggelar kegiatan Mobile Sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika serta menyampaikan imbauan tegas untuk menghentikan konsumsi minuman keras (miras) maupun miras oplosan. Kegiatan yang menyasar langsung pemukiman warga ini dilaksanakan secara maraton pada Minggu (14/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, petugas menyaambangi warga di wilayah Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, dan di Desa Setu Kulon, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan, pendekatan secara berpindah tempat ini sengaja dipilih guna memperluas jangkauan edukasi agar pesan pencegahan tersampaikan secara merata ke berbagai lapisan masyarakat, khususnya yang sedang berkumpul di ruang publik. ​ “Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen polri yang hadir langsung di tengah-tengah warga demi menyelamatkan masa depan bangsa. Melalui edukasi tatap muka ini, diharapkan pemahaman masyarakat, terutama bagi kalangan remaja dan generasi muda, dapat semakin meningkat mengenai dampak buruk narkoba serta zat adiktif seperti miras oplosan yang sangat fatal bagi kesehatan fisik, mental, hingga masa depan mereka,” katanya. ​Selain memberikan penyuluhan mengenai bahaya kesehatan dan sanksi hukum, petugas di lapangan juga memperkuat partisipasi publik dalam aspek pengawasan lingkungan. Pihak kepolisian memberikan pemahaman kepada warga mengenai langkah cepat jika mendapati atau mencurigai adanya aktivitas peredaran narkoba maupun pesta miras di sekitar tempat tinggal mereka. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor dan dipermudah dengan cara memanfaatkan saluran telepon Call Center 110 Polresta Cirebon agar aduan tersebut dapat segera direspons oleh petugas. Seluruh rangkaian sosialisasi keliling di dua kecamatan tersebut berlangsung secara interaktif, tertib, lancar, serta kondusif,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

​Kuningan,-Bidik-kasusnews.com,.15 Juni 2026 -Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap sektor pertanian dan upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kuningan melaksanakan kegiatan penanaman jagung di Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. ​Kegiatan yang berlangsung hari ini merupakan puncak dari serangkaian tahapan panjang yang telah dilakukan sebelumnya. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat tani ini telah dimulai sejak beberapa waktu lalu melalui beberapa langkah strategis, di antaranya: – ​Pengecekan Teknis: Melakukan survei dan pengecekan kualitas tanah untuk memastikan lahan layak digunakan sebagai area tanam produktif. – – ​Dukungan Sarana Produksi: Memberikan bantuan berupa cairan pembasmi rumput (herbisida) untuk persiapan lahan serta penyerahan bibit jagung unggul kepada Kelompok Tani setempat. – – ​Penggarapan Lahan: Mendampingi serta membantu proses pengolahan lahan agar siap untuk ditanami. ​Puncak dari rangkaian tersebut terlaksana hari ini, di mana personel Sat Lantas Polres Kuningan bahu-membahu bersama para petani melakukan penanaman bibit jagung secara langsung di lahan yang telah disiapkan. ​Kasat Lantas Polres Kuningan menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tugas seremonial, melainkan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri, khususnya Sat Lantas Polres Kuningan, hadir untuk mendukung kesejahteraan petani dan turut serta menyukseskan program ketahanan pangan yang digalakkan pemerintah,” ujarnya. ​Diharapkan, dengan adanya pendampingan ini, produktivitas hasil panen jagung di Desa Cibulan dapat meningkat, yang pada akhirnya akan memperkuat ekonomi lokal serta mendukung stabilitas ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Kuningan. (Asep Rusliman)

Cirebon Kota,-Bidik-kasusnews.com,.Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kota Cirebon. Polres Cirebon Kota melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) menggelar khitanan massal bagi puluhan anak di Pondok Pesantren Nurussidiq, Jalan Wiratama No. 30, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kejaksan, Minggu (14/6/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat melalui layanan kesehatan yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Selain khitanan massal, masyarakat juga mendapatkan kesempatan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan oleh tim medis Polres Cirebon Kota. Program sosial tersebut terselenggara berkat kolaborasi antara Sidokkes Polres Cirebon Kota dan Pondok Pesantren Nurussidiq. Kehadiran kegiatan itu mendapat sambutan positif dari masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan secara cuma-cuma dalam suasana penuh keakraban. Kasi Dokkes Polres Cirebon Kota, IPDA Septriani, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. “Khitanan massal ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat dari sisi kesehatan, tetapi juga menjadi wujud kepedulian Polri kepada anak-anak dan keluarga mereka. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan kebahagiaan serta meringankan beban masyarakat,” ujar IPDA Septriani. Sebanyak 30 anak tercatat mengikuti program khitanan massal tersebut. Seluruh proses pelaksanaan ditangani oleh tenaga kesehatan yang berpengalaman dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, kenyamanan, serta standar medis yang berlaku agar peserta dapat menjalani proses khitan dengan tenang. Di lokasi yang sama, Sidokkes Polres Cirebon Kota juga membuka layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diikuti 50 warga. Berbagai pemeriksaan dilakukan mulai dari registrasi peserta, skrining kesehatan, pengukuran tekanan darah dan tanda vital lainnya, pemeriksaan tinggi serta berat badan, hingga pengecekan kadar gula darah sewaktu sebagai upaya deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat. Tingginya antusiasme warga terlihat dari banyaknya orang tua yang mendampingi putra-putrinya mengikuti khitanan massal. Program tersebut dinilai sangat membantu, terutama bagi keluarga yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau tanpa harus mengeluarkan biaya. Melalui rangkaian kegiatan sosial ini, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kehadiran layanan kesehatan dan khitanan massal menjadi bagian dari upaya Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan warga. (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polres Majalengka Polda Jabar melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam (13/6/2026) di kawasan Alun-Alun Majalengka. Kegiatan KRYD tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti aksi premanisme, kejahatan jalanan, balap liar, peredaran minuman keras, serta tindak kriminalitas lainnya yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat, khususnya pada malam akhir pekan. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kabag Ren Polres Majalengka AKP Dede Darmawan, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan KRYD merupakan salah satu upaya Polres Majalengka dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang sedang beraktivitas maupun menikmati suasana malam di pusat keramaian. “KRYD dilaksanakan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga. Dengan adanya patroli dan pengawasan di lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, diharapkan dapat mencegah terjadinya berbagai bentuk gangguan keamanan,” ujar AKP Dede Darmawan. Dalam pelaksanaannya, personel Polres Majalengka melakukan patroli dan pemantauan di sekitar kawasan Alun-Alun Majalengka serta titik-titik yang dianggap rawan terjadinya gangguan kamtibmas. Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para remaja dan pengunjung, agar senantiasa menjaga ketertiban umum serta menghindari aktivitas yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan bersama. Selain itu, petugas juga mengedepankan pendekatan humanis dengan menjalin komunikasi dan dialog bersama masyarakat guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. AKP Dede Darmawan menambahkan bahwa keberhasilan menjaga situasi kamtibmas tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, sinergitas antara Polri dan masyarakat harus terus diperkuat guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. Selama pelaksanaan KRYD berlangsung, situasi di kawasan Alun-Alun Majalengka terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Majalengka dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Majalengka. (Asep Rusliman)

CIREBON,-Bidik-kasusnews.com,.Upaya memperkuat sinergitas antara Polri dan kalangan ulama terus dilakukan jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat. Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi yang dilaksanakan Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., ke Pondok Pesantren Khas Kempek Cirebon, Minggu (14/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Jabar didampingi langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Pengasuh Pondok Pesantren Khas Kempek, KH. Muh. Musthofa ‘Aqiel Siroj, di kompleks pesantren yang berlokasi di Desa Pegagan Blok Kempek, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., Dir Tahti Polda Jabar AKBP Widodo, A.Md., S.E., M.M., Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., Wadir Binmas Polda Jabar AKBP Ade Hermanto, S.H., S.I.K., M.M., CPHR., Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., para Pejabat Utama Polresta Cirebon serta unsur Forkopimda lainnya. Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan antara institusi Polri dengan para ulama serta pengasuh pondok pesantren yang selama ini memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan ketenteraman masyarakat. Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menyampaikan bahwa pondok pesantren merupakan salah satu mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, peran para ulama sangat besar dalam memberikan pendidikan moral, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing. “Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Polri dengan para tokoh agama. Dengan terjalinnya hubungan yang baik, maka berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat diantisipasi dan diselesaikan secara bersama-sama,” ujarnya. Ia menambahkan, terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata, tetapi juga memerlukan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren yang memiliki pengaruh besar dalam membangun karakter dan kehidupan sosial masyarakat. Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menegaskan bahwa Polresta Cirebon akan terus menjalin sinergitas dengan seluruh komponen masyarakat, khususnya para ulama dan tokoh agama. Menurutnya, komunikasi yang harmonis menjadi salah satu kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap Polri. “Hubungan baik yang selama ini terjalin antara Polri dan pondok pesantren harus terus dipelihara. Kami berharap kolaborasi ini dapat semakin memperkuat upaya bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan suasana yang sejuk dan damai di Kabupaten Cirebon,” ungkapnya. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga dilaksanakan dalam rangka menghadiri Haflah Tasyakkur Khotmi Alfiyah Ibni Malik, Al-Qur’an Bin Nadzor, Al-Qur’an Bil Ghoib Juz Amma dan At Taysir ke-5 yang diselenggarakan Pondok Pesantren Khas Kempek Cirebon. Acara tersebut menjadi wujud rasa syukur atas capaian para santri dalam menyelesaikan pendidikan dan hafalan yang telah ditempuh. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan yang erat antara Polri, pemerintah daerah, dan kalangan pesantren dapat terus terjalin dengan baik. Sinergitas tersebut diyakini mampu menjadi pondasi kuat dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan masyarakat yang harmonis dan religius di Kabupaten Cirebon. Selama rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Wakapolda Jabar bersama Kapolresta Cirebon dan unsur Forkopimda mendapat sambutan positif dari para pengasuh, santri, serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. (Asep Rusliman)