MAJALENGKA,Bidik-kasusnews.com,. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Majalengka secara resmi memberikan Remisi Khusus (RK) Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada sejumlah warga binaan yang telah memenuhi syarat. Penyerahan remisi ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 21 Maret 2026, dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Majalengka, Rian Firmansyah. Berdasarkan data per 21 Maret 2026, total penghuni di Lapas Majalengka tercatat sebanyak 306 orang, yang terdiri dari 48 tahanan dan 258 narapidana. Dari jumlah tersebut, sebanyak 195 narapidana dinyatakan berhak menerima remisi setelah melalui proses verifikasi sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Seluruh penerima remisi pada tahun ini masuk dalam kategori Remisi Khusus I (RK I) atau pengurangan masa pidana sebagian. Adapun rincian besaran remisi yang diberikan adalah sebagai berikut: – 15 Hari: Diberikan kepada 87 orang narapidana. – 1 Bulan: Diberikan kepada 95 orang narapidana. – 1 Bulan 15 Hari: Diberikan kepada 10 orang narapidana. – 2 Bulan: Diberikan kepada 3 orang narapidana. Dari total 195 penerima remisi tersebut, terdapat 186 narapidana laki-laki dan 9 narapidana perempuan. Sementara itu, untuk kategori Remisi Khusus II (RK II) atau narapidana yang langsung bebas setelah mendapatkan remisi, pada tahun ini tercatat nihil. Pemberian remisi ini juga mencakup narapidana yang terjerat perkara khusus sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 dan PP Nomor 28 Tahun 2006. Tercatat ada 25 orang narapidana dalam kategori ini yang mendapatkan remisi, dengan rincian: – Narkoba: 22 orang. – Korupsi: 1 orang. – Trafficking: 2 orang. Di sisi lain, terdapat 111 orang warga binaan yang belum memenuhi syarat untuk memperoleh Remisi Khusus Idul Fitri tahun ini. Alasan tidak diberikannya remisi tersebut meliputi: – Status masih sebagai tahanan sebanyak 48 orang. – Belum menjalani masa pidana selama minimal 6 bulan sebanyak 50 orang. – Terkait pencabutan program sebanyak 9 orang. – Sedang menjalani masa pidana denda sebanyak 2 orang. – Narapidana terorisme yang belum melakukan pernyataan setia kepada NKRI sebanyak 2 orang. Pemberian remisi ini merupakan bentuk apresiasi negara terhadap warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku yang lebih baik dan disiplin dalam mengikuti program pembinaan di dalam Lapas. (Asep Rusliman)

Cirebon,Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Rabu hingga Jumat (18–20/3/2026). Dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) tersebut, petugas berhasil menyita sebanyak 1.892 botol miras pabrikan berbagai merek serta miras tradisional dari sejumlah titik rawan peredaran miras. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan, razia miras tersebut merupakan bagian dari upaya cipta kondisi menjelang Hari Raya Idulfitri guna menekan potensi gangguan kamtibmas yang kerap dipicu oleh konsumsi minuman beralkohol. “Sebanyak 1.892 botol miras berhasil kami amankan, baik miras pabrikan maupun tradisional. Seluruhnya disita dari berbagai wilayah Kabupaten Cirebon, dan para penjualnya kami proses sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya, Jumat (20/3/2026). Ia menegaskan, razia miras akan terus digencarkan hingga menjelang Lebaran, termasuk dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan saat malam takbiran. Pasalnya, konsumsi miras kerap menjadi pemicu terjadinya aksi kriminalitas, perkelahian, hingga kecelakaan lalu lintas. “Menjelang malam takbiran, kami akan meningkatkan patroli dan pengawasan, khususnya untuk mencegah peredaran dan konsumsi miras yang berpotensi mengganggu ketertiban umum,” katanya. Kapolresta juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi miras serta menghindari aktivitas yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban saat malam takbiran. “Kami mengajak masyarakat untuk merayakan malam takbiran dengan tertib dan khidmat, tidak mengonsumsi miras, tidak melakukan konvoi berlebihan, serta tidak menyalakan petasan yang membahayakan,” tegasnya. Selain itu, Polresta Cirebon meminta peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing dengan segera melaporkan apabila menemukan adanya peredaran miras maupun potensi gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center 110. Dipastikan setiap laporan yang diterima akan segera ditindaklanjuti guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama rangkaian perayaan Idulfitri. “Peran masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman. Sinergi ini menjadi kunci dalam menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Cirebon,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

Kota Cirebon,Bidik-kasusnews.com,.(Jum’at, 20/3/2026), – Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon turut mendampingi Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati dalam kegiatan peresmian Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di RW 07 Sumurwuni, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jumat. Peresmian jembatan tersebut ditandai dengan prosesi pengguntingan pita oleh Danrem 063/SGJ sebagai simbol resmi dibukanya akses jembatan bagi masyarakat. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme dari warga sekitar yang telah lama menantikan keberadaan infrastruktur tersebut. Dalam sambutannya, Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur jembatan tahap pertama yang dilakukan jajaran Korem. “Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini merupakan bagian dari program 200 jembatan tahap pertama. Harapannya dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar perekonomian, serta mempererat silaturahmi antarwarga,” ujarnya. “Setiap bulan, Korem memiliki tanggung jawab pembangunan sekitar 15 jembatan. Saat ini, sudah terealisasi di beberapa daerah seperti Kota Cirebon, Purwakarta, dan Subang, dan akan terus berlanjut pada tahap berikutnya,” jelasnya. Sementara itu, Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom., M.Han. menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan realisasi program prioritas pemerintah dalam menghubungkan wilayah yang memiliki potensi ekonomi. Menurutnya, jembatan tersebut sebelumnya sudah direncanakan sejak 2018, namun baru terealisasi pada 2026 ini. Dengan konstruksi baja WF yang kokoh serta pondasi yang kuat, jembatan ini dinilai jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. “Dengan struktur baja WF tanpa sambungan dan pondasi yang kuat, jembatan ini mampu menopang beban lebih besar dan lebih aman untuk mobilitas warga. Ini bukti nyata kehadiran negara untuk masyarakat,” ungkapnya. Ia juga menekankan pentingnya perawatan jembatan oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, termasuk mengatur penggunaan agar tidak terjadi beban berlebih yang dapat merusak konstruksi. Meneruskan perintah dari Danrem 063/Sgj, Dandim 0614/Kota Cirebon menambahkan, pihaknya membuka peluang bagi wilayah lain yang membutuhkan pembangunan jembatan dengan mengajukan melalui Babinsa atau Koramil setempat untuk kemudian akan kami teruskan ke Korem 063/Sgj. Di sisi lain, Camat Harjamukti, Rd Yuki Maulana Hidayat, menyampaikan apresiasi atas pembangunan jembatan tersebut yang dinilai sangat strategis, terutama menjelang momentum tradisi Maulid. “Jembatan ini menjadi akses penting menuju Makam Mbah Soleh, yang merupakan leluhur warga setempat. Saat bulan Maulid, arus lalu lintas biasanya meningkat, sehingga kehadiran jembatan ini sangat membantu kelancaran mobilitas,” ujarnya. Ia juga mengungkapkan bahwa masih terdapat beberapa titik jembatan di wilayah Harjamukti yang membutuhkan perbaikan, seperti di Kelurahan Kecapi dan wilayah RW lainnya, yang akan diajukan sesuai prosedur. Acara peresmian ini dihadiri oleh unsur TNI-Polri, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang turut menyaksikan momen bersejarah tersebut. Dengan diresmikannya Jembatan Perintis Garuda Sumurwuni, masyarakat kini memiliki akses yang lebih mudah dan aman dalam beraktivitas sehari-hari, sekaligus menjadi simbol kemanunggalan TNI dengan rakyat. (pendim0614)* (Asep Rusliman)

Indramayu,Bidik-kasusnews.com,.Sebuah kejadian tak terduga mewarnai perjalanan mudik Lebaran 2026 di ruas Tol Cipali pada Rabu (18/3/2026) pagi. Seorang pemudik bernama Dian Mahardian sempat tertinggal dari rombongan keluarganya saat beristirahat di Rest Area KM 130. Berkat kesigapan personel kepolisian yang bersiaga di lokasi, pemudik tersebut berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya melalui tindakan respons cepat di tengah padatnya arus lalu lintas. Peristiwa bermula saat kendaraan yang ditumpangi Dian berhenti untuk menunaikan salat Subuh dan beristirahat. Tanpa sempat memberi tahu anggota keluarga lainnya yang saat itu tengah tertidur, Dian turun dari mobil menuju fasilitas umum. Namun, saat kembali ke area parkir, ia mendapati kendaraan keluarganya sudah tidak ada di tempat. Situasi menjadi sulit lantaran Dian tidak membawa ponsel maupun barang berharga lainnya, selain mukena dan perlengkapan ibadah. Dalam kondisi panik, Dian segera menghampiri petugas kepolisian yang sedang berjaga di Pos Pengamanan Rest Area KM 130 untuk meminta pertolongan. Petugas dengan sigap memberikan bantuan dengan meminjamkan alat komunikasi agar Dian dapat menghubungi pihak keluarga. Setelah berhasil tersambung, diketahui bahwa kendaraan keluarganya telah melaju hingga KM 139 dan baru menyadari keberadaan Dian yang tertinggal setelah dihubungi oleh petugas. Mengingat saat itu sedang diberlakukan sistem satu arah (one way) yang tidak memungkinkan kendaraan keluarga untuk berputar balik, Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif Hidayat, menginstruksikan anggotanya untuk mengambil langkah diskresi. Personel kepolisian langsung mengantarkan Dian menggunakan sepeda motor dinas menuju titik pertemuan di KM 139 guna menyusul rombongan keluarganya agar perjalanan dapat segera dilanjutkan. Polres Indramayu mengimbau kepada seluruh pemudik agar lebih berhati-hati dan selalu melakukan pengecekan ulang terhadap jumlah anggota keluarga serta barang bawaan sebelum meninggalkan rest area. Kehadiran personel kepolisian di sepanjang jalur Tol Cipali merupakan komitmen Polri untuk memberikan rasa aman dan solusi cepat bagi masyarakat yang mengalami kendala selama perjalanan mudik. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan seluruh pemudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan nyaman. (Asep Rusliman)

Cirebon,Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon melaksanakan pengecekan sejumlah pos pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026, Kamis (19/3/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., bersama jajaran pejabat utama (PJU) Polresta Cirebon. Pengecekan dimulai dari Mako Polresta Cirebon dengan rute menuju Pos Anshor Al Jabar Plumbon, dilanjutkan ke Pos Pengamanan (Pospam) Palimanan, kemudian menuju Pos Pelayanan (Posyan) Rest Area 228A, sebelum kembali ke Mako Polresta Cirebon. Setibanya di Pos Anshor Al Jabar Plumbon, rombongan disambut Kapolsek Depok selaku Perwira Pos Yan II Weru AKP Endang Kusnandar, S.H., M.H., bersama Kasat Korcab Banser Kab. Cirebon Sdr. Khaerulah, petugas Banser dan unsur terkait. Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Cirebon memberikan tali asih berupa bingkisan sebagai bentuk apresiasi kepada para petugas yang berjaga. Selanjutnya, rombongan melanjutkan pengecekan ke Pos Pam Palimanan dan disambut Kapolsek Gempol selaku Kepala Pos Pam Kompol Rynaldi Nurwan, S.H., M.H., beserta personel gabungan yang bertugas dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026. Pengecekan berlanjut ke Pos Yan Rest Area 228A. Kedatangan rombongan diterima Kapolsek Pabedilan selaku Kepala Pos Yan AKP Mulyadi, S.H., bersama petugas gabungan yang siaga memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kapolresta Cirebon mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung pengamanan di setiap pos, mulai dari kelengkapan administrasi, kesiapsiagaan personel, hingga fasilitas pendukung lainnya. “Kami ingin memastikan seluruh pos pengamanan dan pelayanan siap beroperasi secara optimal, sehingga masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran dapat merasakan keamanan, kenyamanan, dan pelayanan terbaik,” ujar Kapolresta Cirebon. Selain itu, pengecekan juga dirangkaikan dengan pemantauan arus lalu lintas di sejumlah titik strategis jalur mudik. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi potensi kepadatan serta memastikan kelancaran arus kendaraan selama periode Lebaran 2026. Dengan adanya pengecekan ini, diharapkan seluruh pos pengamanan dan pelayanan di wilayah hukum Polresta Cirebon dapat berfungsi maksimal, serta mampu memberikan rasa aman bagi para pemudik yang melintasi jalur Cirebon menuju berbagai daerah tujuan. (Asep Rusliman)

Majalengka,Bidik-kasusnews.com,.Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Polres Majalengka menggelar program mudik gratis rute Majalengka–Semarang. Kegiatan tersebut secara resmi diberangkatkan oleh Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi, pada Kamis (19/3/2026).‎‎ Sebanyak dua unit bus disiapkan dalam program ini untuk mengangkut sekitar 120 pemudik menuju Semarang. Pelepasan peserta berlangsung penuh antusias, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan mudik gratis yang aman dan terorganisir. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi mengatakan, program ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mengantisipasi lonjakan kendaraan pribadi selama musim mudik.‎‎ “Program mudik gratis ini merupakan langkah preventif untuk menekan peningkatan volume kendaraan di jalan, sehingga potensi kemacetan dan risiko kecelakaan dapat diminimalisir,” ujarnya.‎‎ Selain sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, program ini juga menjadi strategi pengamanan arus mudik agar tetap lancar dan terkendali. Dengan berkurangnya penggunaan kendaraan pribadi, diharapkan kepadatan lalu lintas di jalur utama dapat ditekan.‎‎ Polres Majalengka berharap, melalui program ini masyarakat dapat merasakan perjalanan mudik yang lebih aman dan nyaman, sekaligus mendukung terciptanya lalu lintas yang tertib selama periode Lebaran 2026. (Asep Rusliman)

Kota Cirebon,Bidik-kasusnews.com,. (Kamis, 19/3/2026), – Kodim 0614/Kota Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur bagi masyarakat. Melalui kegiatan Padat Karya, para prajurit Kodim 0614/Kota Cirebon, saat ini tengah mempercepat proses pembangunan Jembatan Garuda yang berlokasi di RT.04, RW.07 Sumurwuni, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Pada hari ini, kegiatan difokuskan pada tahap finishing atau penyelesaian akhir jembatan. Meski sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para prajurit untuk tetap bekerja maksimal demi percepatan pembangunan. Dengan penuh dedikasi, personel TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu menyelesaikan pembangunan jembatan yang nantinya akan menjadi akses penting bagi warga. Jembatan Garuda diharapkan dapat memperlancar mobilitas serta menunjang berbagai aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di wilayah tersebut. Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Dantoso, S.Kom., M.Han. saat meninjau kegiatan tersebut menyampaikan bahwa percepatan pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam hal infrastruktur yang menunjang aktivitas sehari-hari. Ia juga mengapresiasi semangat para prajurit dan warga yang tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab meskipun di tengah bulan Ramadhan. “Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat segera selesai dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Kami akan terus berupaya hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat serta mendukung pembangunan di wilayah,” ujarnya. Melalui kegiatan Padat Karya ini juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus bentuk kepedulian terhadap kebutuhan infrastruktur di daerah. Diharapkan, dengan segera rampungnya jembatan ini, masyarakat Kelurahan Argasunya dapat merasakan manfaatnya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. (pendim0614)* (Asep Rusliman)

Cirebon kota,Bidik-kasusnews.com,. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, turun langsung membagikan vitamin, obat-obatan, dan takjil kepada para pemudik di jalur arteri Pantura, tepatnya di Perempatan Pemuda, Kota Cirebon, Selasa sore. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada keselamatan fisik pemudik, tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis, khususnya anak-anak. Dalam kesempatan tersebut, Polres Cirebon Kota berkolaborasi dengan pendongeng asal Kota Cirebon, Kaka Jum, untuk menghibur para pemudik yang kelelahan selama perjalanan. Dari pantauan di lapangan, arus mudik didominasi kendaraan roda dua dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah. Banyak pemudik terlihat membawa barang bawaan cukup banyak, bahkan membonceng anggota keluarga, termasuk anak-anak. Melihat kondisi tersebut, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar menilai pentingnya memberikan perhatian ekstra, terutama bagi pemudik yang menempuh perjalanan jauh dengan kondisi fisik terbatas. “Banyak pemudik yang membawa keluarga, sehingga kita juga membagikan vitamin dan obat-obatan untuk menjaga kondisi mereka selama perjalanan,” ungkapnya. Sementara itu, Eko memastikan kondisi arus lalu lintas hingga pukul 17.10 WIB masih terpantau terkendali, meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan. “Peningkatan ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga malam hari dan menjelang subuh,” ucapnya. Polres Cirebon Kota juga, kata Eko, telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk pengaturan lalu lintas secara situasional serta fokus pengamanan di beberapa titik strategis, seperti jalur Pantura, jalur alternatif Pantura menuju Indramayu, jalur dalam kota, dan jalur tol. “Polres Cirebon kota telah menyiapkan antisipasi dalam pengaturan lalu lintas jika terjadinya lonjakan yang signifikan. Serta pengamanan di beberapa titik strategis seperti jalur Pantura, jalur alternatif Pantura menuju Indramayu, jalur dalam kota dan jalur tol,” katanya. Eko juga mengimbau kepada seluruh pemudik agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari kondisi fisik, kelengkapan berkendara, hingga memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan. “Yang paling penting, tetap berhati-hati di jalan dan jangan lupa berdoa sebelum melakukan perjalanan,” pungkasnya. Tak hanya itu, suasana di lokasi juga dibuat lebih hangat dengan kehadiran salah satu Pendongeng asal Kota Cirebon, Kaka Jum yang menghibur anak-anak menggunakan boneka dan cerita ringan. Tawa anak-anak pun pecah, mengurangi rasa lelah yang mereka alami di perjalanan. Kaka Jum mengatakan, keterlibatannya dalam kegiatan ini didasari kepedulian terhadap kondisi anak-anak saat mudik yang berbeda dengan orang dewasa. “Setiap tahun saya memang berkomunikasi dengan anak-anak. Kondisi anak itu berbeda dengan orang tuanya, apalagi perjalanan jauh seperti dari Jakarta ke Jawa. Tadi saya tanya, ada yang mau ke Jogja, tentu butuh istirahat,” katanya. Ia juga berharap anak-anak bisa berani menyampaikan kondisi mereka kepada orang tua jika merasa lelah atau tidak enak badan selama perjalanan. “Dengan hiburan sederhana, seperti boneka dan cerita, anak-anak jadi tersenyum. Tadi yang awalnya terlihat capek, jadi sedikit terhibur,” pungkasnya. Dengan kolaborasi antara kepolisian dan komunitas lokal seperti pendongeng, diharapkan perjalanan mudik tahun ini dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan juga menyenangkan, terutama bagi anak-anak. (Asep Rusliman)

KUNINGAN,Bidik-kasusnews.com,. Aksi pencurian sepeda motor yang sempat meresahkan warga Kuningan akhirnya terungkap. Dua pelaku lintas daerah berhasil dibekuk jajaran Satreskrim Polres Kuningan dalam sebuah penangkapan dramatis, tepat saat keduanya hendak kembali beraksi di wilayah hukum lain. Kapolres Kuningan, AKBP M Ali Akbar didampingi Kasat Reskrim AKP Abdul Aziz dan Kasi Humas AKP Mugiyono, mengungkapkan bahwa kedua tersangka masing-masing berinisial W (40), buruh harian lepas, dan MI (23), wiraswasta, yang merupakan warga Kabupaten Indramayu. “Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat terkait pencurian sepeda motor pada 3 Maret 2026. Tim kami langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan, termasuk mengidentifikasi rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian,” ujar AKBP M Ali Akbar, Rabu (18/3). Dari hasil penyelidikan, polisi mengantongi ciri-ciri pelaku yang kemudian mengarah pada dua nama tersebut. Tanpa membuang waktu, tim Satreskrim langsung melakukan pengejaran intensif hingga ke luar wilayah Kuningan. Puncaknya, kedua pelaku berhasil diamankan di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Ironisnya, saat ditangkap, keduanya tengah bersiap melakukan aksi pencurian kembali. “Ini yang membuat kasus ini cukup dramatis. Saat kami amankan, pelaku sudah dalam posisi akan kembali beraksi. Artinya, mereka merupakan pelaku aktif,” tegasnya. Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku menggunakan modus merusak kunci kendaraan dengan kunci letter T (kunci palsu). Target mereka adalah sepeda motor milik warga, salah satunya Honda Beat hitam tahun 2026. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor hasil curian, dua unit handphone, tiga buah kunci letter T, 13 mata kunci, satu magnet kunci, serta kunci kontak kendaraan. Kini, kedua pelaku telah diamankan di Polres Kuningan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, mereka dijerat Pasal 477 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana penjara hingga 9 tahun. Kasat Reskrim AKP Abdul Aziz menambahkan, pihaknya masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau lokasi kejadian lain yang melibatkan kedua pelaku. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan keamanan kendaraan, terutama dengan menggunakan kunci ganda,” ujarnya. Pihaknya menegaskan komitmen Polres Kuningan dalam memberantas kejahatan jalanan. “Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah Kuningan. Kami akan terus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

Majalengka,Bidik-kasusnews.com,.Kapolres Majalengka Polda Jabar AKBP Rita Suwadi turun langsung ke lapangan untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di Rest Area KM 166 Tol Cipali, wilayah Kabupaten Majalengka, dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Rabu (18/03/2026). Didampingi personel Polres Majalengka yang terlibat dalam operasi, Kapolres melakukan pengaturan arus lalu lintas serta memastikan situasi di sekitar rest area tetap aman dan kondusif. Kepadatan kendaraan yang meningkat, terutama dari para pemudik, menjadi perhatian khusus guna mencegah antrean panjang dan potensi gangguan keamanan. AKBP Rita Suwadi menyampaikan bahwa kehadirannya di lokasi merupakan bentuk komitmen Polres Majalengka dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan tol yang tengah melakukan perjalanan mudik. “Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan masyarakat merasa aman serta nyaman selama perjalanan,” ujarnya. Selain melakukan penguraian kemacetan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengendara agar tetap tertib berlalu lintas, mematuhi arahan petugas, serta memperhatikan kondisi fisik selama berkendara. Dengan langkah cepat dan sigap yang dilakukan oleh jajaran Polres Majalengka, situasi arus lalu lintas di sekitar Rest Area KM 166 Tol Cipali berangsur normal. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya maksimal Polri dalam menjamin kelancaran dan keamanan arus mudik selama Operasi Ketupat Lodaya 2026. (Asep Rusliman)