HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM– Polres Hulu Sungai Utara menggelar Apel Gelar Kesiapan dalam rangka kesiapsiagaan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta peralatan pengamanan pengendalian massa, Selasa (21/04/2026) pukul 09.00 Wita. Kegiatan yang dilaksanakan di wilayah hukum Polres HSU ini dipimpin langsung oleh Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. Apel tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda dan berbagai instansi terkait, di antaranya Sekda Kabupaten HSU H. Adi Lesmana, S.Sos., M.Si., M.AP mewakili Bupati, Ketua DPRD HSU H. Fadilah, S.M., perwakilan Dandim 1001 HSU-BLG, Ketua Pengadilan Negeri Amuntai, perwakilan Kejaksaan Negeri, Kepala BPBD, Satpol PP dan Damkar, Manggala Agni, hingga organisasi masyarakat seperti ORARI dan Damkar Mandiri. Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh Wakapolres HSU Kompol Sony F.L. Gaol, S.E., M.M., para pejabat utama Polres HSU, para perwira, serta seluruh personel Polres HSU. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sinergi menghadapi potensi bencana karhutla yang diprediksi meningkat. Dalam amanatnya, Kapolres HSU menegaskan bahwa apel ini bertujuan untuk menyamakan langkah dan menyatukan tekad seluruh pihak dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Ia menekankan bahwa penanggulangan karhutla tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan semua unsur secara terpadu dan berkelanjutan. Lebih lanjut, disampaikan bahwa fenomena iklim global berupa “El Nino” yang diperkirakan terjadi pada periode April hingga Oktober 2026 berpotensi menyebabkan musim kemarau lebih panjang dan kering. Kondisi ini dapat memicu berbagai dampak, seperti kekeringan, krisis air bersih, gangguan kesehatan masyarakat, hingga meningkatnya potensi gangguan kamtibmas akibat kebakaran hutan dan lahan. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman tersebut. “Kami mengajak seluruh elemen, baik pemerintah, TNI-Polri, swasta maupun masyarakat untuk bersama-sama bekerja lebih keras, cerdas, dan tuntas dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa selain kesiapan sarana dan prasarana, langkah preventif seperti patroli rutin dan sosialisasi kepada masyarakat sangat penting dilakukan. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, serta berperan aktif dalam menjaga lingkungan demi mencegah terjadinya bencana yang lebih besar. Apel gelar kesiapsiagaan ini diharapkan mampu meningkatkan koordinasi dan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi potensi karhutla di wilayah Hulu Sungai Utara. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, serta menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga keselamatan lingkungan dan masyarakat. (Agus)
HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM Polres Hulu Sungai Utara menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional pada Selasa (21/04/2026) pukul 07.30 Wita di lapangan Mapolres HSU. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si selaku Inspektur Upacara, serta diikuti oleh seluruh personel Polri dan ASN di lingkungan Polres HSU dengan penuh khidmat. Dalam pelaksanaan upacara, sejumlah pejabat dan personel turut mengambil peran penting, di antaranya IPTU Marwan Susandy Ahmad, S.H sebagai Perwira Upacara dan IPDA Sularno, S.A.P sebagai Komandan Upacara. Rangkaian kegiatan berlangsung tertib mulai dari penghormatan pasukan, pengibaran Bendera Merah Putih, hingga pembacaan Pancasila, Tri Brata, Catur Prasetya, dan Panca Prasetya Korpri yang diikuti seluruh peserta upacara. Peserta upacara terdiri dari berbagai satuan, mulai dari pleton perwira, Samapta dan Polairud, Lantas, gabungan staf, Reskrim/Intel, hingga gabungan Polsek dan ASN. Kehadiran seluruh unsur ini mencerminkan soliditas dan sinergitas internal Polres HSU dalam menjalankan tugas kepolisian. Momentum Hari Kesadaran Nasional ini juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada 18 personel Polres HSU yang telah menunjukkan prestasi dan dedikasi tinggi dalam pelaksanaan tugas. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi institusi terhadap kinerja personel yang dinilai berkontribusi positif bagi organisasi. Adapun penghargaan tersebut meliputi berbagai kategori, di antaranya prestasi keagamaan seperti Juara II Lomba Da’i Kamtibmas dan Juara III Lomba Tartil Al-Qur’an tingkat Polda Kalimantan Selatan. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada personel yang berdedikasi dalam pelayanan publik, pengelolaan layanan kepolisian 110, serta keberhasilan dalam pengungkapan kasus narkotika jenis sabu dengan barang bukti yang cukup signifikan. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga sebagai sarana evaluasi dan motivasi bagi seluruh personel. “Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras dan dedikasi anggota. Diharapkan hal ini dapat memacu semangat seluruh personel untuk terus berprestasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. Lebih lanjut disampaikan, keberhasilan yang diraih oleh personel merupakan cerminan komitmen Polres HSU dalam mewujudkan Polri yang Presisi, profesional, dan dipercaya masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas serta meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan. Upacara Hari Kesadaran Nasional tersebut ditutup dengan doa dan penghormatan pasukan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan melalui kegiatan ini, seluruh personel Polres Hulu Sungai Utara semakin solid, disiplin, dan mampu menjawab tantangan tugas ke depan dengan lebih baik. (Agus)
MAGELANG – Bidik-kasusnews.com– Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) menggelar kegiatan Mobile Training Team (MTT) Tahun Anggaran 2026 yang di ikuti oleh 200 peserta, terdiri dari 50 Komandan Koramil (Danramil) dan 150 Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Kodam IV/ Diponegoro. Kegiatan ini berlangsung di Aula A. Yani Rindam IV/Diponegoro, Magelang, Jawa Tengah, Senin (20/4/2026). Dalam amanat Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat yang dibacakan oleh Kolonel Inf Ahmad Basuki, S.I.P., disampaikan bahwa pelaksanaan MTT berlangsung mulai 20 hingga 25 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali, memelihara, serta meningkatkan kualitas profesionalisme para Danramil dan Babinsa, khususnya bagi personel yang belum berkesempatan mengikuti pendidikan formal di Pusat Pendidikan Teritorial (Pusdikter). Melalui penyampaian materi yang up to date, kegiatan ini diharapkan mampu menyamakan visi, persepsi, dan tindakan para aparat kewilayahan sebagai ujung tombak organisasi dalam melaksanakan tugas pemberdayaan wilayah pertahanan darat di wilayah Kodam IV/Diponegoro. Danpusterad juga menekankan pentingnya memanfaatkan momentum pelatihan ini secara optimal dengan penuh kesungguhan dan dedikasi tinggi. Para peserta diharapkan dapat menyerap materi secara maksimal, aktif berdiskusi serta berbagi pengalaman guna memperkaya wawasan. Sebagai ujung tombak TNI AD, Danramil dan Babinsa dituntut untuk terus mempertajam kemampuan deteksi dini dan cegah dini terhadap berbagai potensi ancaman yang dapat menggangu persatuan bangsa. Selain itu, setiap pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat diimplementasikan secara nyata di wilayah binaan masing-masing, dengan tetap berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI, serta senantiasa menjaga kehormatan satuan dalam pengabdian kepada masyarakat. Kepada tim pengajar dan pemateri, agar memberikan pembekalan yang aplikatif dan relevan dengan tantangan di lapangan. Metode pembelajaran yang komunikatif dan interaktif diharapkan dapat mendorong transformasi pengetahuan secara efektif, sehingga mampu meningkatkan kualitas aparat komando kewilayahan kita menjadi lebih andal, adaptif dan semakin dicintai oleh rakyat. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Memasuki hari Senin (20/4/2026), jajaran Babinsa Koramil jajaran Kodim 0410/KBL Bandar Lampung bergerak serentak melakukan monitoring sekaligus terlibat langsung dalam kegiatan gerebek sungai dan pembuatan talut (tembok penahan air) di sejumlah titik lokasi terdampak banjir dan longsor akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kota Bandar Lampung beberapa waktu lalu. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD, khususnya para Babinsa, dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana hidrometeorologi. Kehadiran mereka tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga turut bahu-membahu memindahkan material, menggali pondasi, serta membersihkan puing-puing bangunan dan sampah yang menyumbat aliran sungai. Di wilayah Kecamatan Kedaton, Babinsa Kelurahan Kedaton, Sertu Guratno, bersama rekan-rekannya dari Koramil 410-06/KDT memonitor langsung pembangunan talut di tiga sasaran utama yang mengalami kerusakan parah akibat luapan air dan tanah longsor. Sasaran 1 di Jalan Patria RT 4 LK 1 didampingi Sertu Bella, Sasaran 2 di Jalan Kelinci RT 8 LK 1 didampingi Sertu Guratno sendiri, serta Sasaran 3 di Jalan Kelinci RT 10 LK 1 didampingi Serka Lubis. Di ketiga lokasi tersebut, kegiatan yang dilakukan meliputi pembuatan dinding pondasi talut, pemindahan bahan material dari titik bongkar ke lokasi terdekat, serta melanjutkan penggalian tempat pondasi talut yang sebelumnya sempat terhambat material longsor. Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Dandim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., Danramil 410-06/KDT Mayor Cke Yudi Nugroho, serta jajaran Pasi Kodim, Lurah Kedaton Bapak Murdani Priyanto, S.STP., dan warga setempat. Situasi berlangsung aman dan kondusif. Sementara itu, di wilayah Kecamatan Wayhalim, Babinsa Kelurahan Jagabaya II, Kopka Maradona dari Koramil 410-04/TKT, memfokuskan kegiatan pada gerebek Sungai Way Awi di Jalan Pulau Tidore LK I. Bersama unsur gabungan yang terdiri dari 24 personel Yonif TP, 15 personel BPBD, 10 personel Dinas PU, 10 personel Pol PP Kota, serta 10 personel Satgas Kecamatan Wayhalim, mereka bergotong royong membersihkan sampah dan puing-puing bekas tembok rubuh pasca banjir di bantaran sungai. Kegiatan yang berlangsung tertib dan aman ini turut disaksikan oleh Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan, Camat Wayhalim Bapak Darwon, S.Sos., M.M., Kepala BPBD Kota Bapak Idham Basar, Wadanramil 410-04/TKT Kapten Inf Sitorus, serta sejumlah lurah se-Kecamatan Wayhalim. Tak ketinggalan, di Kecamatan Bumi Waras, Babinsa Kelurahan Garuntang, Pelda Sulindra dari Koramil 410-02/TBS, memonitor kegiatan pengangkutan bahan material menuju lokasi sasaran sekaligus pembuatan pondasi tembok penahan air yang roboh pasca banjir pada Selasa (14/4/2025) di Jalan Pandawa RT 06 LK 1. Kegiatan ini dihadiri oleh Danramil 410-02/TBS, Camat Bumi Waras, Dinas PU, Lurah Garuntang, serta para RT dan Linmas setempat. Pelda Sulindra memastikan seluruh proses berjalan lancar dan material yang didistribusikan tepat sasaran. Kegiatan serentak yang melibatkan tiga koramil berbeda ini menunjukkan bahwa Babinsa Kodim 0410/KBL tidak hanya berperan sebagai pengawas dan pelapor, tetapi juga sebagai garda terdepan yang turun langsung membantu masyarakat. Mulai dari memindahkan material, menggali pondasi, membersihkan sungai, hingga berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, semuanya dilakukan demi percepatan pemulihan pasca bencana. Dandim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., dalam tinjauannya di sejumlah lokasi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Babinsa yang telah menunjukkan loyalitas dan kepedulian luar biasa terhadap kesulitan rakyat. “Kegiatan seperti ini harus terus berlanjut. Babinsa adalah ujung tombak TNI di tengah masyarakat. Kehadiran mereka harus memberi solusi dan kekuatan bagi warga yang sedang membutuhkan,” ujar Dandim. (Agus)
HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Satuan Reserse Narkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan barang bukti dalam jumlah signifikan. Seorang pria berstatus pelajar/mahasiswa diamankan saat berada di pinggir jalan Desa Kalintamui, Kecamatan Banjang, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 18.40 WITA. Tersangka diketahui bernama Nasrullah alias Inas (23), warga Desa Simpang Tiga, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan. Ia ditangkap saat berada di atas sepeda motor di lokasi kejadian. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan satu paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 24,30 gram dan berat bersih 23,74 gram. Barang haram tersebut disimpan dalam plastik klip transparan yang disembunyikan di dalam kotak rokok warna hijau dan diletakkan di saku celana bagian depan. Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya, antara lain satu unit handphone Android, sepeda motor Honda Scoopy, serta pakaian yang dikenakan tersangka saat penangkapan. Kasatresnarkoba Polres HSU menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap peredaran narkotika golongan I bukan tanaman yang melanggar ketentuan perundang-undangan. “Tersangka diamankan karena diduga tanpa hak memiliki, menyimpan, dan menguasai narkotika jenis sabu dengan berat di atas 5 gram,” jelasnya. Dalam proses penanganan perkara, polisi telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya mengamankan tersangka dan barang bukti, melakukan uji laboratorium awal (tes kit) terhadap sabu, serta memeriksa saksi-saksi yang terkait. Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Hulu Sungai Utara guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan lain dalam kasus ini. Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (Agus
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Ratusan prajurit Kodam XXI/Radin Inten yang tersebar di seluruh wilayah Bandar Lampung terus menunjukkan dedikasi nyata dalam melindungi dan melayani masyarakat. Kehadiran mereka dinilai warga sebagai anugerah Tuhan, terutama saat menghadapi musibah seperti banjir dan kerusakan infrastruktur yang mengancam keselamatan warga. Salah satu aksi terbaik ditunjukkan oleh Babinsa Kelurahan Garuntang, Pelda Sulindra, dari Koramil 410-02/Teluk Betung Selatan. Pada Minggu, 19 April 2026, ia memantau langsung proses pemecahan runtuhan tembok penahan air yang roboh pasca banjir besar pada Selasa, 14 April 2026 di Jalan Pandawa RT. 06 LK. I, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras. Dalam kegiatan tersebut, Pelda Sulindra tidak hanya hadir sebagai pengawas, tetapi juga mengoordinasikan seluruh unsur terkait, mulai dari Dinas Pekerjaan Umum (PU), Lurah Garuntang, RT, Linmas, hingga Danramil dan Dandim 0410/KBL. Berkat perannya yang sigap dan komunikatif, proses pemecahan tembok yang membahayakan rumah warga berjalan cepat, aman, dan terkendali. Warga pun melontarkan pujian tulus. “Kehadiran ratusan prajurit Kodam XXI Radin Inten benar-benar seperti anugerah Tuhan bagi kami warga Bandar Lampung. Terima kasih Pak Babinsa, terutama Pelda Sulindra yang selalu turun langsung dan tidak pernah lelah membantu kami,” ujar Sutrisno (52), warga RT. 06, salah satu korban terdampak. Dandim 0410/KBL yang turut hadir langsung di lokasi menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan keteladanan Babinsa Pelda Sulindra. “Ini adalah bentuk Babinsa terbaik yang selalu hadir di tengah kesulitan rakyat. TNI hadir bukan hanya saat perang, tapi setiap hari untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. Kegiatan pemecahan runtuhan tembok penahan air ini melibatkan puluhan personel gabungan dan alat berat dari Dinas PU. Seluruh proses berjalan lancar dari pukul 07.00 WIB hingga selesai, tanpa kendala berarti. Melalui aksi nyata seperti ini, Kodim 0410/KBL kembali membuktikan bahwa prajuritnya adalah saudara, pelindung, dan berkah bagi rakyat Bandar Lampung. (Agus)
HSU – Bidik-kasusnews.com – Guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat berlibur, jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan patroli di kawasan objek wisata Candi Agung pada Minggu (19/4/2026). Kegiatan patroli yang dimulai pukul 10.30 Wita tersebut dipimpin oleh Pleton Siaga Pamapta II dengan fokus pada upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah hukum Polres HSU. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli sambang serta dialogis dengan pengunjung dan masyarakat sekitar. Selain itu, personel juga memberikan imbauan kamtibmas agar pengunjung tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan serta menjaga barang bawaan masing-masing. Objek wisata Candi Agung yang menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat, khususnya saat akhir pekan, menjadi perhatian utama aparat guna mengantisipasi kerawanan seperti pencurian, gangguan ketertiban, maupun pelanggaran lainnya. Patroli ini melibatkan personel Polres HSU yang tergabung dalam sprint siaga, dengan dukungan sarana berupa kendaraan dinas roda empat dari unit Pamapta dan Satuan Lalu Lintas. Melalui kegiatan ini, Polres HSU berharap kehadiran polisi di tengah masyarakat dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini. Hingga kegiatan berakhir, situasi di kawasan wisata Candi Agung terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan yang menonjol. Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sejalan dengan semangat “HEBAT, SIGAP, UNGGUL UNTUK MASYARAKAT.” (Agus)
Jakarta Timur, Bidik-kasusnews.com, Upaya pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kampung Sawah Indah Blok E RT 01/005, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, kembali dilakukan melalui langkah cepat dari pihak Puskesmas Cakung. Setelah dilakukan investigasi lapangan oleh tim Jumantik, fogging ulang pun dilaksanakan sebagai tindakan lanjutan guna memutus rantai penyebaran nyamuk. Kegiatan quick respond ini dipimpin oleh Kepala Puskesmas Cakung, dr. Melda Gloria Manurung, bersama tim Jumantik Dasawisma RT 01/05 Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Tim melakukan pemeriksaan lingkungan secara menyeluruh, termasuk pemantauan jentik nyamuk di area permukiman warga yang dinilai berpotensi menjadi titik penyebaran DBD. Berdasarkan hasil investigasi tersebut, fogging ulang dilakukan di beberapa titik strategis. Penyemprotan ini bertujuan untuk memperkuat upaya pencegahan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat setelah sebelumnya muncul kasus DBD di lingkungan tersebut. Selain penyemprotan, tim kesehatan juga memberikan edukasi langsung kepada warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin. Pengurus lingkungan, Joko Suseno, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas respons cepat yang dilakukan oleh Puskesmas Cakung dan tim Jumantik. Ia menilai langkah tersebut sangat membantu warga dalam mengantisipasi potensi penyebaran DBD di wilayah mereka. Warga berharap kegiatan pengawasan dan edukasi kesehatan dapat terus dilakukan secara berkala, sehingga lingkungan tetap terjaga dan terbebas dari ancaman DBD. Sinergi antara masyarakat, pengurus lingkungan, dan tenaga kesehatan dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah munculnya kasus serupa di kemudian hari. Heri jkt
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Aksi nyata membumi kembali ditunjukkan oleh Babinsa Kelurahan Jagabaya II, Kopka Maradona dari Koramil 410-04/TKT. Pagi ini, Sabtu (18/4), ia memimpin langsung operasi “Gerebek Sungai” yang spektakuler di bantaran Sungai Way Awi, Jalan Pulau Tidore, Kelurahan Jagabaya II, Kecamatan Wayhalim. (18/4/2026) Bukan sekadar bersih-bersih biasa, kegiatan ini menyedot perhatian publik karena skala aksinya yang masif dan kehadiran pejabat kota hingga jenderal bintang satu. Yang paling menyentuh dan menjadi best moment yang diprediksi bakal viral adalah aksi heroik Kopka Maradona yang terjun langsung ke lumpur dan puing-puing bekas tembok rubuh pasca banjir, mengangkut secara manual material berat yang menyumbat aliran sungai sambil memotivasi warga dan puluhan personel gabungan. “Lumpur, sampah, dan puing beton tidak boleh membuat kita ragu. Sungai ini nadi kehidupan warga Jagabaya. Jika Babinsa tidak memulai, siapa lagi?” ujar Kopka Maradona dengan suara lantang kala mengangkat sebatang kayu besar dari dasar sungai, disambut sorak semangat dari relawan. Kolaborasi Luar Biasa, Libatkan Ratusan Personel Aksi ini bukan monolog. Terbukti, gotong royong ini melibatkan kekuatan super: 31 personel YonTP, 28 petugas Damkar, 10 BPBD, 10 PU Kota, 10 Pol PP, hingga 40 personel Satgas Kecamatan Wayhalim. Total lebih dari 130 orang bahu-membahu mengeruk sampah dan material rubuh. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.00 WIB hingga selesai itu semakin bergengsi dengan hadirnya jajaran petinggi: Walikota Bandar Lampung, Bunda Hj. Eva Diana – yang bahkan tak ragu memegang cangkul. Danrem 043/Gatam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han. Dandim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, SH., MM. Camat Wayhalim, Pak Darwon, Sos., MM, serta Kabag BPBD Kota, Pak Idham Basar. Dalam sambutan singkatnya, Walikota mengapresiasi Babinsa sebagai motor penggerak. “Ini contoh terbaik kepemimpinan dari bawah. Pak Kopka Maradona membuktikan, seorang Babinsa adalah garda terdepan pemulihan lingkungan,” puji Bunda Eva. Berkat kerja keras yang terkoordinasi dan dipimpin langsung oleh Babinsa, aliran Sungai Way Awi yang semula tersendat kini kembali deras. Ratusan karung sampah dan material bangunan berhasil dievakuasi, mengurangi potensi banjir bandang di musim penghujan. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Kehadiran seorang Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya sekadar menjalankan tugas pengawasan wilayah, tetapi juga menjadi motor penggerak aksi nyata kemanusiaan. Seperti yang ditunjukkan oleh Pelda Sulindra, Babinsa Kelurahan Garuntang, Koramil 410-02/TBS, yang pada Sabtu (18/4) pagi tampil sebagai garda terdepan dalam kegiatan Gerebek Sungai serta pembersihan puing bangunan dan material sungai pasca banjir yang melanda Jalan Pandawa, RT 06 LK I, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras. Banjir besar yang terjadi pada Selasa (15/4) lalu mengakibatkan tembok penahan air roboh, rumah-rumah warga dipenuhi material, dan aliran sungai tersumbat sampah serta reruntuhan. Merespon situasi tersebut, Pelda Sulindra tidak hanya melapor, tetapi langsung bergerak menginisiasi dan memonitoring aksi pembersihan bersama lintas unsur. Sejak pukul 07.00 WIB, Babinsa yang akrab disapa Pak Dindra itu telah berada di lokasi paling kritis. Dengan sigap ia memantau dan ikut terjun dalam tiga sasaran utama, membersihkan sampah dan reruntuhan material rumah menuju lokasi korban, menyingkirkan sampah di sekitar wilayah bencana, serta membersihkan sungai sekaligus mengumpulkan batu kali untuk pembangunan kembali tembok penahan air yang ambruk. “Ini tanggung jawab moral kami sebagai aparat kewilayahan. Warga sedang susah, Babinsa harus ada di depan. Sungai harus bersih, tembok harus dibangun lagi agar banjir tidak terulang,” ujar Pelda Sulindra di sela-sela mengangkat bongkahan batu kali bersama warga. Aksi nyata Babinsa tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kota Bandar Lampung yang diwakili langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung, yang turut hadir bersama Danramil 410-02/TBS, Camat Bumi Waras, Dinas PU, Dinas Lingkungan Hidup, Lurah Garuntang, Damkar, anggota Yon TP 848/SPC, serta para ketua RT dan Linmas setempat. Wali Kota dalam sambutannya menekankan bahwa sinergi antara TNI, khususnya Babinsa, dengan pemerintah kota dan masyarakat menjadi kunci cepatnya penanganan pasca bencana. “Pak Babinsa tidak hanya memerintah, tetapi memberi contoh. Ini yang kita butuhkan,” tegasnya. Berkat kepemimpinan dan keteladanan Pelda Sulindra, kegiatan yang melibatkan puluhan unsur tersebut berjalan aman, tertib, dan penuh semangat gotong royong. Hingga kegiatan selesai pada siang hari, aliran sungai mulai lancar, material bangunan tertata, dan warga pun lega. Danramil 410-02/TBS yang turun langsung mendampingi Babinsa menyampaikan bahwa kinerja Pelda Sulindra adalah cerminan dari komitmen TNI AD untuk terus dekat, peduli, dan solutif bagi rakyat. Aksi ini menjadi bukti bahwa seorang Babinsa adalah ujung tombak kemanusiaan di wilayahnya. Rakyat aman, Babinsa hadir. Sungai bersih, banjir pun sirna. (Agus)