Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Jajaran Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dengan melakukan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di Desa Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kamis (25/6/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut dipimpin oleh personel Polsek Amuntai Tengah sebagai bagian dari upaya memantau kondisi lahan pertanian sekaligus memastikan keberlanjutan program swasembada jagung di wilayah hukumnya. Monitoring dilaksanakan oleh Aiptu Eko Yuli Setyawan bersama personel Polsek Amuntai Tengah dengan dukungan satu unit mobil patroli serta alat komunikasi lapangan untuk memudahkan koordinasi selama kegiatan berlangsung. Kapolres Hulu Sungai Utara melalui jajaran Polsek Amuntai Tengah menjelaskan bahwa pemantauan dilakukan secara rutin guna mengetahui perkembangan tanaman jagung sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan. “Hasil monitoring menjadi bahan evaluasi dan laporan kepada pimpinan, sehingga langkah-langkah yang diperlukan dalam mendukung program ketahanan pangan dapat dilakukan secara tepat,” ungkap petugas. Berdasarkan hasil pemantauan, sebagian besar lahan jagung milik petani di wilayah Kecamatan Amuntai Tengah masih tergenang air. Kondisi tersebut dipengaruhi tingginya curah hujan yang menyebabkan lahan belum dapat dimanfaatkan secara optimal untuk penanaman jagung. Genangan air yang masih bertahan diperkirakan akan berdampak terhadap rencana tanam pada beberapa bulan mendatang. Apabila kondisi belum membaik, sebagian besar lahan pertanian berpotensi belum dapat ditanami sesuai jadwal yang telah direncanakan. Meski demikian, Polsek Amuntai Tengah memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan dan tinggi debit air sebagai bentuk pendampingan kepada masyarakat, sekaligus mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional. Selain melakukan pengecekan kondisi lahan, personel kepolisian juga menjalin komunikasi dengan para petani untuk memperoleh informasi terkait kondisi pertanian serta berbagai kendala yang dihadapi selama musim penghujan. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan petani serta memberikan motivasi agar tetap semangat dalam mengembangkan sektor pertanian meski menghadapi tantangan cuaca. Program monitoring ini merupakan salah satu bentuk komitmen Polres Hulu Sungai Utara dalam mendukung swasembada jagung dan menjaga ketahanan pangan di daerah, sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan produksi pangan nasional. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah tetap aman, tertib, dan kondusif. Monitoring akan terus dilakukan secara berkala sebagai dasar penyusunan rekomendasi dan langkah strategis dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) memainkan peran strategis dalam mendukung kelancaran Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Malindo Darsasa 12AB/2026, latihan bilateral antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Tentera Malaysia (ATM) yang berfokus pada penanggulangan bencana dan bantuan kemanusiaan. Rangkaian latihan yang berlangsung sejak 17 hingga 25 Juni 2026 itu resmi ditutup dalam sebuah upacara di Pantai Puri Gading, Bandar Lampung, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kerja sama pertahanan Indonesia dan Malaysia dalam meningkatkan interoperabilitas serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana alam di kawasan. Di bawah kepemimpinan Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., jajaran Kodim 0410/KBL berperan aktif dalam mendukung seluruh tahapan latihan. Mulai dari pengamanan, koordinasi lintas instansi, hingga memastikan setiap skenario latihan berjalan sesuai prosedur dan target yang telah ditetapkan. Asisten Operasi Panglima TNI, Letjen TNI Bobby Makmun, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan latihan, termasuk Kodim 0410/KBL yang dinilai memberikan kontribusi besar terhadap suksesnya kegiatan. “Dukungan dan sinergi seluruh unsur, termasuk Kodim 0410/Kota Bandar Lampung sebagai tuan rumah, menjadi faktor penting dalam kelancaran dan keberhasilan latihan gabungan ini,” ujarnya. Selama pelaksanaan latihan, personel Kodim 0410/KBL turut mendukung berbagai simulasi penanggulangan bencana, seperti evakuasi korban kebakaran, banjir, hingga tsunami. Keterlibatan tersebut menunjukkan kesiapan aparat teritorial dalam mendukung operasi kemanusiaan yang membutuhkan koordinasi cepat dan terpadu. Selain latihan lapangan, kegiatan juga dirangkaikan dengan bakti sosial berupa donor darah, pelayanan kesehatan, dan pembagian bantuan sosial kepada masyarakat. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara aparat militer dengan masyarakat sekaligus mempertegas misi kemanusiaan yang diusung dalam Latgabma Malindo Darsasa 12AB/2026. Sementara itu, Kepala Staf Markas Angkatan Bersama ATM, Mej Jen Dato’ Khairul Anuar bin Abd Aziz, menegaskan bahwa latihan bersama ini bukan hanya bertujuan meningkatkan kemampuan operasional kedua angkatan bersenjata, tetapi juga mempererat hubungan persaudaraan dan kerja sama dalam menghadapi tantangan kemanusiaan di kawasan. Menurutnya, ancaman bencana alam memerlukan kolaborasi yang kuat, sehingga latihan seperti Malindo Darsasa menjadi sarana penting untuk membangun koordinasi dan kesiapan bersama. Menutup rangkaian kegiatan, Kolonel Arm Roni Hermawan menyampaikan bahwa keberhasilan Latgabma Malindo Darsasa 12AB/2026 merupakan hasil sinergi seluruh pihak yang terlibat, baik dari TNI, ATM, pemerintah daerah, maupun berbagai instansi pendukung. Ia berharap pengalaman selama latihan dapat menjadi bekal berharga dalam meningkatkan profesionalisme personel sekaligus memperkuat kerja sama pertahanan dan kemanusiaan antara Indonesia dan Malaysia di masa mendatang. Dengan berakhirnya Latgabma Malindo Darsasa 12AB/2026, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung kembali menegaskan perannya sebagai satuan teritorial yang tidak hanya siap menjalankan tugas pertahanan negara, tetapi juga menjadi motor penggerak sinergi, diplomasi pertahanan, dan aksi kemanusiaan demi terciptanya stabilitas serta keselamatan masyarakat di kawasan. (Agus)

CILODONG, Bidik-kasusnews.com – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Judo Piala Kasad XVI Tahun 2026 resmi digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Kartika, Divisi Infanteri 1/Kostrad, Cilodong, Depok, Kamis (25/6/2026). Kejuaraan yang diikuti ratusan judoka dari seluruh Indonesia ini menjadi ajang pembinaan sekaligus kompetisi untuk melahirkan atlet-atlet judo berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Kejuaraan secara resmi dibuka oleh Asisten Operasi (Asops) Kasad Mayjen TNI Aminton Manurung yang membacakan sambutan tertulis Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., selaku Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI). Dalam sambutan tertulisnya, Kasad menegaskan bahwa Kejurnas Judo Piala Kasad bukan sekadar ajang memperebutkan medali dan gelar juara, tetapi juga menjadi wahana pembinaan karakter, penguatan persaudaraan, serta penanaman nilai-nilai luhur olahraga judo. “Kegiatan ini merupakan sarana pembinaan karakter, penguatan persaudaraan, serta penanaman nilai-nilai disiplin, sportivitas, dan semangat pantang menyerah yang menjadi jiwa dari olahraga judo,” kutip Asops Kasad. Kasad juga menyampaikan rasa bangganya bahwa Kejurnas Judo Piala Kasad selama ini telah menjadi wadah pembinaan yang berkualitas bagi seluruh Pengurus Provinsi PJSI dalam menyiapkan atlet-atlet berprestasi secara berkelanjutan. Selain itu, kejuaraan ini menjadi simbol sinergi yang kuat antara TNI, Polri, dan masyarakat melalui olahraga. Kejurnas Judo Piala Kasad XVI Tahun 2026 mempertandingkan berbagai kategori, meliputi kategori cadet usia 13–16 tahun, junior usia 16–19 tahun, senior, kategori kata, hingga kategori TNI-Polri. Sebanyak 606 judoka dari 26 Pengurus Provinsi PJSI serta 186 judoka TNI-Polri dari 54 satuan juga turut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Selama empat hari pelaksanaan, para peserta akan menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam cabang olahraga yang mengedepankan teknik, kekuatan, ketahanan, strategi, serta sportivitas sebagai nilai utama dalam setiap pertandingan. Masyarakat umum hingga para pecinta olahraga bela diri juga dapat menyaksikan langsung kompetisi di lokasi acara. Terakhir, Kejurnas Judo Piala Kasad ini diharapkan dapat menjadi momentum lahirnya judoka-judoka berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang internasional, sekaligus memperkuat pembinaan olahraga judo di Indonesia. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Suasana penuh khidmat dan haru mewarnai Aula Palapa Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL), Kamis (25/6/2026), saat digelarnya kegiatan Laporan Korp Raport Pindah Satuan bagi empat personel yang akan melanjutkan pengabdian di satuan baru di lingkungan TNI Angkatan Darat. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., tersebut menjadi momentum penting sebagai bentuk penghormatan sekaligus apresiasi kepada prajurit yang telah menyelesaikan masa tugasnya di Kodim 0410/KBL. Acara dihadiri oleh jajaran perwira, para Danramil, personel Bintara dan Tamtama, serta sejumlah pejabat staf Kodim. Turut mendampingi Dandim, Perwira Tertua Kodim 0410/KBL Mayor Inf Bunyamin yang juga menjabat sebagai Danramil 410-05/TKP. Prosesi korp raport diawali dengan laporan perwira upacara, penghormatan pasukan, hingga penyampaian laporan resmi personel yang akan berpindah satuan. Dalam kesempatan tersebut, Dandim secara langsung menyerahkan piagam penghargaan kepada para prajurit sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas. Dalam amanatnya, Kolonel Arm Roni Hermawan menegaskan bahwa mutasi dan perpindahan satuan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memenuhi kebutuhan pembinaan personel di lingkungan TNI AD. “Perpindahan satuan merupakan proses yang wajar dalam perjalanan karier seorang prajurit. Pengalaman yang telah diperoleh selama bertugas di Kodim 0410/KBL hendaknya menjadi bekal berharga untuk menghadapi tantangan dan tanggung jawab yang lebih besar di tempat penugasan yang baru,” ujarnya. Dandim juga mengingatkan bahwa setiap personel yang mendapatkan amanah baru harus mampu menunjukkan profesionalisme, integritas, dan jiwa kepemimpinan yang semakin matang seiring bertambahnya tanggung jawab dalam organisasi. Pada periode mutasi kali ini, satu personel mendapatkan penugasan ke Markas Komando Daerah Militer (Makodam), sementara tiga personel lainnya akan melanjutkan pengabdian di satuan Yon TP. Seluruh proses perpindahan diharapkan berjalan lancar dan dapat memberikan kontribusi positif bagi satuan tujuan masing-masing. Mengakhiri sambutannya, Dandim menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada personel yang berpindah satuan atas kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan selama menjadi bagian dari keluarga besar Kodim 0410/KBL. “Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Kodim 0410/KBL, saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan. Semoga sukses di tempat tugas yang baru dan tali silaturahmi yang telah terjalin tetap terjaga dengan baik,” tuturnya. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut ditutup dengan doa bersama dan penghormatan akhir. Seluruh rangkaian acara berjalan tertib, aman, dan lancar. Melalui kegiatan korp raport ini, Kodim 0410/KBL berharap para prajurit yang berpindah satuan dapat terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan profesionalisme, serta membawa pengalaman terbaik yang diperoleh selama bertugas untuk mendukung keberhasilan tugas di satuan yang baru. (Agus)

MAGELANG, Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menghadiri Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) TNI Integratif Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Kamis (25/6/2026). Upacara tersebut menjadi tonggak baru dalam sistem pembinaan perwira TNI dengan dilantiknya angkatan pertama pendidikan tersebut. Sebanyak 1.737 siswa resmi dilantik menjadi Perwira Pertama (Pama) TNI setelah menyelesaikan pendidikan yang dirancang untuk membangun kesamaan persepsi, memperkuat soliditas, profesionalisme, serta interoperabilitas antarmatra sejak awal pembentukan perwira. Kehadiran Kasad bersama Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) mencerminkan komitmen TNI dalam memperkuat sinergi antarmatra guna mencetak perwira-perwira yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi dinamika tugas di masa depan. Diktukpa TNI Integratif merupakan program pendidikan pembentukan perwira yang untuk pertama kalinya diselenggarakan secara terintegrasi oleh TNI. Melalui pola pendidikan tersebut, para siswa dari setiap matra dibekali nilai-nilai dasar kepemimpinan, semangat kebersamaan, serta kemampuan bekerja secara terpadu dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI. Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh perwira yang telah resmi dilantik. Pangkat Letnan yang disandang, menurutnya, merupakan amanah besar dari bangsa, negara, rakyat, dan Tuhan Yang Maha Esa yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab melalui pengamalan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. “Pendidikan yang telah saudara jalani telah membentuk jati diri prajurit TNI dalam semangat TNI yang PRIMA. Pangkat yang disematkan hari ini bukan sekadar simbol kehormatan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegas Panglima TNI. Ia juga mengingatkan bahwa dinamika lingkungan strategis global yang berkembang semakin cepat menuntut setiap prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan, dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi berbagai tantangan yang dapat memengaruhi stabilitas nasional. Kasad sendiri menyampaikan apresiasinya kepada seluruh perwira muda yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan serta berharap mereka mampu menjadi pemimpin yang profesional, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian yang tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas. Turut hadir pada upacara tersebut Dankodiklat TNI, para Gubernur Akademi Angkatan, Gubernur Akademi Militer beserta istri, Wakil Gubernur Akademi Militer, para pejabat utama TNI, Forkopimda Jawa Tengah, Pangdam IV/Diponegoro, Wali Kota Magelang, serta keluarga para perwira yang dilantik. Upacara Prasetya Perwira Diktukpa TNI Integratif TA 2026 menjadi awal pengabdian bagi para perwira muda TNI untuk mengemban amanah menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dengan semangat integrasi, loyalitas, dan profesionalisme. (Agus)

Palembang, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka meningkatkan profesionalisme personel serta menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Sumatera Selatan menggelar Penutupan Lomba Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berlangsung di Markas Komando Satuan Brimob Polda Sumsel. Kegiatan yang digelar selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Juni 2026 tersebut menjadi ajang penguatan kompetensi personel kepolisian dalam menangani tempat kejadian perkara secara cepat, tepat, profesional, dan sesuai standar operasional prosedur. Acara penutupan dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumatera Selatan, Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., serta dihadiri Komandan Satuan Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., para pejabat utama Polda Sumsel, peserta lomba dari berbagai Polres jajaran, dan sejumlah tamu undangan. Dalam sambutannya, Wakapolda Sumsel memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan, dedikasi, dan semangat tinggi selama mengikuti perlombaan. Menurutnya, kompetisi tersebut bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri. “Lomba ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan teknis personel dalam penanganan TKP, yang menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan proses penyelidikan dan penyidikan suatu perkara,” ujarnya. Selama perlombaan, para peserta diuji dalam berbagai skenario penanganan tempat kejadian perkara yang menuntut ketelitian, kecepatan, koordinasi tim, serta kemampuan mengamankan dan mengumpulkan barang bukti secara profesional. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Polres Lahat berhasil meraih Juara I berkat penampilan terbaik dan kemampuan teknis yang dinilai paling unggul. Posisi Juara II diraih Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, sementara Polres Banyuasin berhasil menempati Juara III. Para pemenang menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi, keterampilan, dan dedikasi yang ditunjukkan selama mengikuti seluruh rangkaian lomba. Kehadiran Dansat Brimob Polda Sumsel, Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan terhadap peningkatan kapasitas personel Polri, khususnya dalam bidang penanganan tempat kejadian perkara yang membutuhkan kompetensi dan profesionalisme tinggi. Melalui kegiatan ini, Polda Sumatera Selatan berharap seluruh personel dapat terus meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas kepolisian, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya Polri yang Presisi, profesional, dan terpercaya. Penutupan lomba berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di lingkungan Polda Sumatera Selatan. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Momentum Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dimaknai Polres Hulu Sungai Utara (HSU) dengan aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan bakti sosial dan peresmian Jembatan Merah Putih Presisi, Polres HSU menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Desa Tambak Panji Sari, Kecamatan Haur Gading, Kamis (25/6/2026), dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimcam, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta warga dari Desa Jingah Bujur dan Desa Tambak Panji Sari. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., hadir langsung memimpin kegiatan bersama Wakapolres Kompol Sony F.L. Gaol, S.E., M.M., jajaran Pejabat Utama Polres HSU, para Kapolsek, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara diwakili oleh Asisten II Setda HSU Ahmad Rizani, S.T. Dalam sambutannya, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto menyampaikan bahwa pembangunan dan peresmian Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga di wilayah pedesaan. “Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga simbol kebersamaan, gotong royong, dan kehadiran Polri untuk masyarakat. Kami berharap keberadaannya dapat memberikan manfaat yang besar bagi warga,” ujar Kapolres. Selain meresmikan jembatan, Polres HSU juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Sebanyak 200 paket bantuan sosial diserahkan secara simbolis kepada Sabuk Kamtibmas Polres HSU yang terdiri dari pengemudi ojek online, organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan, serta masyarakat kurang mampu yang berada di sekitar kawasan jembatan. Setiap paket bantuan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, teh, kopi, mi instan, tepung, kecap, dan biskuit yang diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat penerima. Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai prosesi penyerahan bantuan. Warga yang hadir menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian Polres HSU terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Puncak acara ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol resmi beroperasinya Jembatan Merah Putih Presisi. Peresmian tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang selama ini menantikan sarana penghubung yang lebih baik untuk mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi mereka. Kegiatan bakti sosial dan peresmian jembatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengedepankan nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan semangat “Polri Untuk Masyarakat”, Polres Hulu Sungai Utara terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata, baik melalui peningkatan pelayanan keamanan maupun kontribusi terhadap pembangunan dan kesejahteraan warga. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai, mencerminkan sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun Hulu Sungai Utara yang lebih maju dan sejahtera. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melalui kegiatan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kamis (25/6/2026). Kegiatan monitoring dilakukan langsung oleh personel Polsek Banjang guna memastikan pertumbuhan tanaman jagung binaan Polri berjalan sesuai harapan sekaligus memberikan pendampingan kepada kelompok tani yang terlibat dalam program swasembada pangan. Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin yang dikelola bersama Kelompok Tani (Poktan) Mandiri, salah satu kelompok tani binaan Polri di wilayah Kecamatan Banjang. Lahan seluas empat hektare tersebut ditanami jagung pakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi pertanian dan mendukung ketersediaan bahan baku pakan ternak di daerah. Kapolsek Banjang melalui personel yang bertugas menjelaskan bahwa tanaman jagung di lokasi tersebut saat ini berusia sekitar 35 hari setelah tanam. Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, pertumbuhan tanaman tergolong cukup baik dengan tinggi rata-rata berkisar antara 40 hingga 50 sentimeter. “Monitoring ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman secara langsung sekaligus memastikan program swasembada jagung yang menjadi bagian dari ketahanan pangan nasional dapat berjalan optimal,” ujar petugas di lokasi. Lahan pertanian yang mulai ditanam sejak 12 Mei 2026 itu menggunakan bibit jagung hibrida Bisi 18 sebanyak 100 kilogram. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, petani memanfaatkan pupuk NPK 16-16-16 dan dolomit, sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida sesuai kebutuhan lahan. Meski pengelolaan lahan masih menggunakan peralatan pertanian manual, kondisi tanaman saat ini menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan. Jika tidak mengalami kendala cuaca maupun serangan hama, panen diperkirakan dapat dilakukan pada Oktober 2026 mendatang. Kegiatan monitoring dipimpin oleh Aiptu Noryadi bersama Aipda Robbi Utama dan Bripda M. Alfito Gusna. Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, petugas juga berdialog dengan petani untuk mengetahui berbagai kendala yang dihadapi selama masa pertumbuhan jagung. Program pendampingan yang dilakukan Polri ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi sektor pertanian di tingkat daerah. Dengan keterlibatan aktif aparat kepolisian dalam pendampingan dan pengawasan, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kemandirian pangan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Desa Pulau Damar terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Banjang menegaskan akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan optimal hingga masa panen tiba. Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, program swasembada jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan. (Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan zikir dan doa bersama sebagai wujud refleksi spiritual sekaligus upaya memuliakan nilai-nilai luhur Tribrata yang menjadi pedoman hidup insan Bhayangkara. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Hidayah Polres HSU pada Kamis (25/6/2026) pagi tersebut diikuti oleh Kapolres Hulu Sungai Utara, para Pejabat Utama (PJU), personel Polri, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres HSU yang beragama Islam. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan mewarnai rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA. Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan Surah Yasin, zikir bersama, serta doa untuk keselamatan bangsa, institusi Polri, dan masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan keagamaan tersebut dipimpin oleh Ustadz Akhmad Rifa’i, S.Pd.I., yang memberikan tausiah dan memimpin doa bersama. Dalam kesempatan itu, para peserta diajak untuk menjadikan momentum Hari Bhayangkara sebagai sarana introspeksi diri serta memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto menyampaikan bahwa zikir dan doa bersama merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga memperkuat nilai spiritual dan moral seluruh personel. “Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota Polri dapat semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Tribrata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab,” ujarnya. Menurutnya, nilai-nilai Tribrata menjadi fondasi utama dalam membangun Polri yang profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat. Karena itu, peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya dimaknai sebagai perayaan institusi, tetapi juga momentum memperkuat integritas dan kualitas pengabdian personel. Selain menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan ini juga bertujuan mempererat kebersamaan dan soliditas antaranggota Polres HSU dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Rangkaian zikir dan doa bersama berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual Polres Hulu Sungai Utara dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus memohon keberkahan, keselamatan, dan kelancaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Hulu Sungai Utara terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, serta senantiasa mengedepankan nilai-nilai Tribrata demi mewujudkan keamanan dan ketertiban yang kondusif di tengah masyarakat. (Agus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan serta mengantisipasi potensi bencana di sepanjang aliran sungai wilayah Jawa Barat, Korps Marinir TNI Angkatan Laut bersama Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Provinsi Jawa Barat menggelar Apel Gelar Personel dan Material Satuan Tugas (Satgas) Patroli Sungai Tahun 2026 di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (24/06/2026). Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Provinsi Jawa Barat Dikky Ahmad Sidiq, S.T., M.T., selaku Inspektur Upacara, serta turut dihadiri Asisten Teritorial Panglima Korps Marinir (Aster Pangkormar) Brigadir Jenderal TNI (Mar) Jasiman Purba, S.E., CHRMP. bersama jajaran perwira Korps Marinir dan pejabat Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat. Apel gelar dilaksanakan sebagai langkah untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana yang akan digunakan dalam pelaksanaan tugas patroli sungai di wilayah Jawa Barat. Sebagai bagian dari kegiatan, turut ditampilkan berbagai material pendukung operasi di lapangan, di antaranya Perahu Karet (Rubber Boat), Rigid Buoyancy Boat (RBB), peralatan selam, serta alat komunikasi lapangan yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan patroli, pencarian dan pertolongan (SAR), serta penanganan kondisi darurat di sepanjang aliran sungai. Dalam amanatnya, Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat selaku Inspektur Upacara menegaskan bahwa kolaborasi antara Korps Marinir dan DSDA Jabar memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian ekosistem sungai yang saat ini menghadapi berbagai tantangan, seperti pencemaran lingkungan dan sedimentasi. Menurutnya, sungai-sungai di Jawa Barat merupakan salah satu urat nadi kehidupan masyarakat yang memerlukan perhatian, pengawasan, dan penanganan secara berkelanjutan. “Sinergitas antara Korps Marinir dan DSDA Jabar ini adalah langkah konkret negara hadir di tengah masyarakat. Satgas ini tidak hanya bertugas melakukan patroli keamanan, tetapi juga melakukan edukasi, pembersihan sampah, hingga pemetaan area rawan banjir,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Asisten Teritorial Panglima Korps Marinir (Aster Pangkormar) menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara Korps Marinir dan DSDA Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, kolaborasi yang baik antarinstansi menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pelestarian lingkungan serta mitigasi bencana di wilayah sungai. Melalui pelaksanaan Apel Gelar Satgas Patroli Sungai Tahun 2026 ini, diharapkan seluruh unsur yang terlibat dapat melaksanakan tugas secara optimal serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kebersihan dan kelestarian sungai. Selain itu, kehadiran Satgas diharapkan dapat meningkatkan upaya mitigasi bencana dan mendukung terwujudnya sungai-sungai di Jawa Barat yang bersih, sehat, dan bebas dari ancaman bencana. (Agus)