HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polsek Banjang menjalani kegiatan supervisi logistik Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Rabu siang. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan sarana dan prasarana operasional dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. Supervisi yang dipimpin Kabag Log Polres HSU AKP Noor Rijani tersebut diterima langsung oleh Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan bersama personel di Mapolsek Banjang. Kegiatan berlangsung sekitar pukul 11.00 WITA dengan rangkaian pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aset dinas. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengecekan inventaris di setiap unit, mulai dari Reskrim, Sabhara, Intel, SPKT, Binmas hingga Sium. Selain itu, pemeriksaan juga mencakup kendaraan dinas roda dua dan roda empat beserta kelengkapan administrasinya. Tak hanya itu, kondisi rumah dinas turut menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Sejumlah rumah dinas yang saat ini ditempati anggota serta satu unit rumah jabatan Kapolsek yang masih kosong ikut diperiksa guna memastikan kelayakan dan pemanfaatannya. Kabag Log Polres HSU AKP Noor Rijani dalam arahannya menekankan pentingnya pengelolaan aset secara tertib dan bertanggung jawab. Ia meminta agar barang yang sudah rusak berat atau tidak layak pakai segera dikembalikan ke Polres untuk proses penghapusan sesuai ketentuan. “Begitu juga dengan kendaraan dinas yang sudah tidak bisa diperbaiki, agar diajukan untuk proses lebih lanjut, termasuk kemungkinan lelang,” ujarnya. Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan menyambut baik kegiatan supervisi tersebut sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan internal. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk memastikan seluruh peralatan operasional dalam kondisi siap pakai. Supervisi logistik ini juga menjadi bagian dari langkah mitigasi untuk mencegah kendala teknis saat personel menjalankan tugas di lapangan, seperti patroli maupun pengamanan. Selain itu, pengawasan rutin diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan anggota dalam merawat aset negara. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Dengan adanya supervisi ini, diharapkan kesiapan operasional Polsek Banjang semakin optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-42 Chandra Mall Tanjung Karang, seorang Babinsa Kelurahan Sawah Lama, Serda Ngadirin dari Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur (TKT), menunjukkan kepeduliannya melalui kegiatan monitoring aksi kemanusiaan donor darah. Kegiatan yang berlangsung Senin (27/4) itu turut dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL), Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., sebagai bentuk perhatian dan dukungan penuh TNI terhadap kegiatan sosial di wilayah. Hadir pula Ketua PMI Kota Bandar Lampung, Ibu Purnama Wulan Sari Mirzani Djausal, Owner Chandra Mall Bapak Yan Eka Chandra, perwakilan PMI Bapak Luke, Camat TKT Bapak Dedi Saputra, S.IP., M.IP., Lurah Sawah Lama Ibu Rismeliyar, S.E., serta aparat terkiat dan masyarakat setempat. Babinsa Serda Ngadirin tidak hanya bertugas sebagai pengawas keamanan dan kelancaran acara, tetapi juga aktif mengajak warga sekitar untuk berpartisipasi menyumbangkan darah. Berkat koordinasi yang solid antara Babinsa, Dandim, PMI, dan pengelola mal, kegiatan donor darah yang digelar pada pukul 10.00 WIB hingga selesai itu berlangsung aman, tertib, dan lancar. Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan dalam sambutannya di lokasi mengapresiasi kinerja Babinsa Serda Ngadirin yang dinilai cepat tanggap dan mampu membangun kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat. “Saya bangga melihat langsung dedikasi Babinsa kita yang tidak hanya hadir, tetapi benar-benar terlibat memastikan kegiatan donor darah ini sukses. Ini bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Dandim. Sementara itu, Ketua PMI Kota Bandar Lampung, Ibu Purnama Wulan Sari, menyampaikan terima kasih kepada TNI khususnya Babinsa dan Dandim yang telah mendukung penuh terselenggaranya aksi kemanusiaan ini. “Dukungan moril dan tenaga dari Pak Babinsa dan Pak Dandim sangat membantu PMI dalam menggalang kantong darah. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya. Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat cukup tinggi. Dalam kegiatan ini berhasil terkumpul puluhan kantong darah yang akan disalurkan ke Palang Merah Indonesia (PMI) untuk membantu sesama yang membutuhkan. Kegiatan donor darah yang dipadukan dengan perayaan ulang tahun Chandra Mall ke-42 itu berakhir pada pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Kodim 0410/KBL melalui Babinsa Serda Ngadirin menegaskan komitmennya untuk terus aktif mendampingi setiap kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (Agus)
Bengkulu Utara. Bidik-kasusnews.com Bengkulu, Upaya pembungkaman terhadap kemerdekaan pers kembali terjadi di Bengkulu Utara. Seorang oknum warga berinisial H diduga melakukan intervensi dan intimidasi terhadap Kepala Biro Media Target Berita, Johan S.P., terkait pemberitaan dugaan penipuan tenaga kerja di Desa Bukit Makmur, Kecamatan Pinang Raya. Intimidasi tersebut dilakukan melalui pesan singkat WhatsApp pada Minggu (26/4/2026). Dalam pesannya, H melontarkan serangan personal dengan menyebut Johan “belum pantas menjadi kepala biro” serta menyatakan kalimat, “wartawan itu membangun, bukan bangunan.” Pernyataan ini muncul setelah Johan melakukan konfirmasi mengenai dugaan pemotongan uang pinjaman dan kejelasan pekerjaan memotong kayu bakar di wilayah ‘Pamor’. Menanggapi hal tersebut, Johan S.P. menegaskan bahwa tindakan H merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum. ”Ini adalah upaya jelas untuk membungkam pers. UU No. 40 Tahun 1999 Pasal 4 Ayat 3 menjamin kemerdekaan pers dari sensor dan pelarangan. Pasal 18 Ayat 1 bahkan mengancam pidana penjara 2 tahun atau denda Rp. 500 juta bagi siapa saja yang menghambat kerja jurnalistik,” tegas Johan, Minggu (26/4/2026). Persoalan ini bermula dari laporan empat warga Desa Bukit Makmur yang merasa ditipu oleh H. Mereka dijanjikan pekerjaan dengan syarat menyerahkan foto KTP untuk mencairkan pinjaman Rp. 500.000 per orang. Namun pada realisasinya, uang tersebut dipotong Rp. 100.000, janji pemberian BBM dari perusahaan diingkari, dan pekerjaan yang dijanjikan tidak kunjung ada sejak 21 April 2026. Atas temuan ini, kasus tersebut rencananya akan dilaporkan ke Polsek Ketahun dengan sangkaan Pasal 378 KUHP tentang penipuan. Ketua PWI Bengkulu Utara mengecam keras tindakan intimidasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pers bekerja untuk kepentingan publik dan dilindungi undang-undang. Intervensi dan penghinaan terhadap profesi wartawan adalah pelanggaran serius yang harus ditindak tegas oleh aparat penegak hukum. Johan S.P. menyatakan akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia meminta Kapolsek Ketahun dan Kapolres Bengkulu Utara bertindak profesional dalam menangani laporan ini. ”Kami menghimbau masyarakat agar waspada terhadap modus penipuan berkedok lowongan kerja yang meminta data KTP dan iming-iming pinjaman. Wartawan tidak akan mundur hanya karena intimidasi,” pungkasnya. (Red)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com, Aparat kewilayahan dari Koramil 410-05/TKP kembali menunjukkan ketangguhannya. Seorang Babinsa serda Deni Kelurahan Pasir Gintung berhasil memonitor dan menggagalkan aksi pencurian serta pembakaran kabel di sebuah ruko kosong, Minggu sore. Kecepatan dan kewaspadaan Babinsa menjadi kunci utama dalam pengungkapan kasus yang merugikan pemilik hingga Rp 50 juta ini. (26/4/26) Kejadian bermula pada Pukul 15.45 WIB, ketika Babinsa Kelurahan Pasir Gintung menerima laporan warga dari Ibu Lisa, Ketua RT 01 LK 2, Jalan Imam Bonjol Gang Pelita. Ibu Lisa melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di sebuah ruko kosong milik Koh Afuk. “Begitu mendapat laporan, Babinsa langsung bergerak cepat menuju lokasi. Tanpa membuang waktu, beliau berkoordinasi dengan aparat kelurahan dan warga sekitar untuk melakukan pengecekan,” ujar sumber dari Koramil 410-05/TKP. Tiba di lokasi tepatnya di lantai 3 ruko kosong Gang Pelita, Babinsa dan tim mendapati seorang pemuda sedang asyik membakar kabel. Pelaku yang kemudian diidentifikasi bernama Abi Trimido (18 tahun), warga Jalan Imam Bonjol Gang Lebak Budi 2, Kelurahan Suka Jawa Baru, diketahui sengaja membakar kabel hasil curian untuk mempermudah proses pengambilan tembaga di dalamnya sekaligus meringkas barang bawaannya. Dari hasil olah tempat kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa 2 (dua) tas besar berisi kabel tembaga. Kerugian sementara ditaksir mencapai angka Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah). Kehadiran Babinsa bersama Ketua Lingkungan (Kaling), RT, serta puluhan warga yang sigap membuat pelaku tidak dapat berkutik. Situasi di lokasi tetap terkendali, tertib, dan aman berkat pendekatan humanis namun tegas yang ditunjukkan oleh aparat kewilayahan. Pada Pukul 16.20 WIB, pelaku berikut seluruh barang bukti telah resmi diamankan di kantor Polsek TKB untuk proses hukum lebih lanjut. Komandan Koramil 410-05/TKP dalam keterangan terpisah mengapresiasi kinerja Babinsa Kelurahan Pasir Gintung. “Ini bukti nyata bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat sangat efektif. Bukan hanya untuk latihan perang, tetapi untuk melindungi aset dan ketentraman warga dari tindak kriminal. Ini adalah berita terbaik yang membanggakan keluarga besar Radin Inten,” tegasnya. (Agus)
Cikeas, Bidik-kasusnews.com – Suasana di Satlat Brimob Korbrimob Cikeas, Bogor pada Sabtu (25 April 2026) dipenuhi semangat juang para Karateka dari seluruh penjuru negeri. Kegiatan Seleksi Nasional (Seleknas) PB INKANAS Tahun 2026 resmi dibuka, menandai dimulainya proses penjaringan atlet potensial yang akan dipersiapkan untuk membawa nama besar institut di kancah nasional. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Karorenminops Korbrimob Polri Brigjen Pol. Yuri Karsono selaku Wakil Sekretaris Jenderal 1 PB INKANAS dan dihadiri oleh Teknisi KBRN Utama Tingkat II Brigjen Pol. Deonijiu De Fatima, Dihadiri Ketua Dewan Guru PB Inkanas. Shihan Bagoes Ellan, para Dewan Guru, para Atlet Inkanas, Beserta peserta Seleknas yang turut hadir. Acara pembukaan diawali dengan rangkaian upacara yang khidmat, mulai dari menyanyikan lagu Indonesia Raya hingga pembacaan Sumpah Karate, Janji Atlet, dan Janji Wasit sebagai bentuk komitmen terhadap integritas olahraga karate. Dalam amanatnya, Brigjen Pol. Yuri Karsono menyampaikan bahwa Seleknas ini merupakan momentum krusial untuk menjaring atlet-atlet terbaik INKANAS dari seluruh Indonesia. Para atlet yang terpilih nantinya akan memikul tanggung jawab besar untuk mewakili perguruan dalam Kejuaraan Nasional PB FORKI yang dijadwalkan berlangsung di Bandung pada 9 hingga 12 Mei 2026 mendatang. “Saya berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya, menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, serta semangat juang yang tinggi,” tegas Brigjen Pol. Yuri Karsono dalam sambutannya. Selain kepada para atlet, penekanan khusus juga diberikan kepada para perangkat pertandingan. Brigjen Pol. Yuri meminta para pelatih dan tim seleksi untuk mengedepankan objektivitas dan profesionalisme dalam melakukan penilaian. Hal ini bertujuan agar atlet yang terpilih benar-benar merupakan yang terbaik secara kualitas dan siap untuk mengharumkan nama INKANAS. Pihak PB INKANAS juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Satlat Cikeas Brimob yang telah memfasilitasi pelaksanaan seleksi ini sehingga dapat berjalan dengan baik. Sinergi ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan seleksi yang kondusif bagi perkembangan prestasi atlet. “Dengan mengucap Bismillahirohmanirohim, saya nyatakan Seleknas INKANAS Tahun 2026 resmi dibuka,” ucap Brigjen Pol. Yuri Karsono menutup amanatnya. Setelah upacara pembukaan selesai pada pukul 08.40 WIB, para peserta langsung diarahkan untuk persiapan pertandingan guna memulai tahapan seleksi teknis. Dengan dimulainya Seleknas ini, INKANAS optimis dapat melahirkan atlet-atlet unggulan yang mampu berprestasi dan mempertahankan tradisi juara di tingkat nasional. (Agus)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Suasana Minggu pagi (26/4/2026) di depan Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) tampak semarak. Sekitar 1.300 peserta ambil bagian dalam kegiatan “HSU Bangkit Berlari” yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-74 Kabupaten HSU. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.32 WITA tersebut dihadiri langsung oleh Bupati HSU H. Sahrujani, Wakil Bupati Hero Setiawan, Sekretaris Daerah Adi Lesmana, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, serta Dandim 1001/HSU-BLG Letkol Inf. Endra Retno Erowanto. Turut hadir pula unsur DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, pimpinan Bank Kalsel, serta sejumlah tokoh organisasi perempuan dan masyarakat. Acara diawali dengan pembukaan dan pengarahan keselamatan (safety concern), dilanjutkan pemanasan bersama sebelum peserta dilepas pada kategori lari 5 kilometer (5K). Rute yang ditempuh melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Amuntai, mulai dari halaman Kantor Bupati, Jalan Norman Umar, kawasan Masjid Raya At-Taqwa, hingga kembali finis di titik awal. Selain lomba lari, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan zumba party, penampilan band, pembagian doorprize, serta pengumuman pemenang dari berbagai kategori, yakni pelajar, ASN, umum, dan master (usia 40 tahun ke atas). Para pemenang berkesempatan membawa pulang hadiah jutaan rupiah, sementara peserta lainnya berpeluang mendapatkan doorprize dengan hadiah utama sepeda listrik. Event “HSU Bangkit Berlari” tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga mendorong geliat ekonomi lokal. Sebanyak 32 pelaku UMKM turut berpartisipasi dengan membuka stand yang difasilitasi oleh Bank Kalsel, menghadirkan beragam produk kuliner dan kerajinan khas daerah. Kapolsek Amuntai Tengah melalui laporan resminya menyampaikan bahwa kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan pengamanan dari jajaran Polres HSU. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara berharap dapat meningkatkan semangat kebersamaan, gaya hidup sehat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal dalam momentum hari jadi daerah. (Agus)
Depok – Bidik-kasusnews.com – Komandan Detasemen (Danden) Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, KOMPOL Gana Yudha Pratama, S.I.K., M.H., mengikuti kegiatan Tactical Commander Course (TCC) yang dilaksanakan di Mako Pas Gegana dan Mako Korbrimob Polri Kelapadua, Depok, Jawa Barat. Kegiatan yang berlangsung di Markas Pasukan Gegana serta Markas Komando Korps Brigade Mobil di Kelapadua tersebut dibuka secara resmi dan mendapat arahan langsung dari Dankor Brimob Polri. Tactical Commander Course ini merupakan program peningkatan kapasitas dan kompetensi bagi para Danden Gegana jajaran Satbrimob Polda se-Indonesia. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan taktis, pengambilan keputusan dalam situasi krisis, serta kesiapsiagaan operasional dalam penanganan ancaman berisiko tinggi seperti terorisme, penjinakan bahan peledak, dan penanganan situasi kontinjensi lainnya. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan materi strategis dan teknis, mulai dari manajemen operasi, strategi penanggulangan teror, hingga simulasi lapangan yang mengedepankan profesionalisme, presisi, dan soliditas antar satuan. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara intensif dengan standar operasional tinggi. KOMPOL Gana Yudha Pratama menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam Tactical Commander Course ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kemampuan personel Gegana, khususnya dalam menghadapi dinamika tantangan tugas yang semakin kompleks. “Melalui kegiatan ini, kami semakin siap dalam memimpin dan mengendalikan operasi khusus, serta memastikan setiap langkah penanganan berjalan sesuai prosedur dan mengutamakan keselamatan masyarakat,” ujarnya. Dengan mengikuti Tactical Commander Course ini, diharapkan Danden Gegana Satbrimob Polda Sumsel semakin profesional, responsif, dan adaptif dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian khususnya di wilayah Sumatera Selatan. (Agus)
HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB), Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan anjangsana dengan mengunjungi sejumlah warakawuri Polri di wilayah Kabupaten HSU, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 11.30 WITA ini dipimpin langsung oleh Kapolres HSU, AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., didampingi Ketua YKB Cabang HSU Ny. Lia Agus Nuryanto, Wakapolres Kompol Sony F.L. Gaol, S.E., M.M. beserta istri, para pejabat utama Polres, serta pengurus YKB Cabang HSU. Anjangsana dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian terhadap para warakawuri, yakni istri anggota Polri yang telah meninggal dunia. Dalam kegiatan tersebut, rombongan mengunjungi beberapa kediaman warakawuri yang tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya di Desa Tangga Ulin, Pakacangan, Sungai Malang, hingga kawasan BTN Kota Raja. Selain bersilaturahmi, rombongan juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril kepada para warakawuri. Kapolres HSU menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian institusi Polri bersama Yayasan Kemala Bhayangkari terhadap keluarga besar Polri, khususnya para warakawuri yang telah berjasa mendampingi anggota selama masa pengabdian. “Melalui kegiatan ini, kami ingin terus menjaga tali silaturahmi sekaligus memberikan dukungan kepada para warakawuri agar tetap merasakan kehadiran keluarga besar Polri,” ujarnya. Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan. Para warakawuri menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Momentum HUT ke-46 YKB ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang peringatan seremonial, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta solidaritas di lingkungan keluarga besar Polri. (Agus)
HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus mengintensifkan upaya pencegahan kecelakaan melalui edukasi langsung kepada masyarakat. Salah satunya dilakukan dengan membagikan brosur keselamatan berlalu lintas di kawasan Jalan Lambung Mangkurat, Kelurahan Paliwara, Kecamatan Amuntai Tengah, Jumat (24/4/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA tersebut dilaksanakan oleh Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Sat Lantas Polres HSU. Selain membagikan brosur, petugas juga memberikan imbauan secara langsung kepada pengguna jalan terkait pentingnya disiplin dalam berlalu lintas. Kasat Lantas Polres HSU menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres HSU. “Edukasi ini penting dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan di jalan, baik untuk diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujarnya. Melalui pendekatan humanis, petugas memberikan pemahaman sejak dini kepada masyarakat bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan kunci utama terciptanya keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas. Diharapkan, dengan adanya kegiatan ini, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga dapat meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya. Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat. Sat Lantas Polres HSU menegaskan akan terus melakukan sosialisasi serupa sebagai bentuk komitmen mewujudkan keselamatan berlalu lintas dengan mengusung slogan “Safety for Humanity”. (Agus)
Bekasi, Bidik-kasusnews.com – Pemerintah Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, terus berupaya mewujudkan pelayanan prima dan humanis demi kesejahteraan masyarakat. Berbagai inovasi layanan, mulai dari penyaluran bantuan sosial hingga penanganan kesehatan darurat, digencarkan untuk mendukung visi “Bekasi Keren”. Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi, S.Ap., M.Si., bersama Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos), Adi Joko R., S.E., memaparkan bahwa hingga saat ini penyaluran bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos) di wilayah tersebut berjalan lancar. Distribusi bantuan dinilai tepat waktu, aman, dan tidak menimbulkan keluhan dari masyarakat. “Alhamdulillah semuanya sudah berjalan lancar, terdistribusi dengan baik dan tepat waktu, serta tidak ada komplain dari warga,” ujar mereka, Rabu (22/4/2026). Dalam bidang kesehatan, Kecamatan Mustika Jaya menjamin masyarakat mendapatkan pelayanan maksimal melalui koordinasi intensif dengan jajaran Puskesmas setempat. Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah sistem layanan “Jemput Bola”. Bagi warga yang sakit keras atau memiliki keterbatasan fisik untuk datang ke fasilitas kesehatan, pihak Puskesmas siap mendatangi rumah pasien. Layanan ini sangat cepat, hanya membutuhkan waktu maksimal 4 jam sejak laporan diterima, meskipun di luar jam operasional resmi. “Kalau ada masyarakat yang tidak bisa datang ke puskesmas, biasanya dari puskes langsung jemput bola. Waktunya empat jam siap, walaupun puskesmas operasionalnya pagi sampai sore. Tapi kalau urgent, alhamdulillah siap,” terangnya. Masyarakat cukup menghubungi nomor kontak puskesmas atau melapor melalui jalur koordinasi yang tersedia, termasuk layanan Bus Kejayaan yang beroperasi 24 jam. Untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat atau kesulitan mengakses layanan, pemerintah kecamatan mengoptimalkan peran Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Pamur (Pamong Wilayah). Saat ini, wilayah tersebut memiliki 5 orang PSM yang sigap siaga 24 jam, termasuk di tengah malam. Tugas PSM adalah melakukan assessment atau penilaian kondisi warga yang sakit, musibah, maupun kasus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) untuk kemudian dirujuk ke fasilitas kesehatan atau didampingi proses penjemputannya. “PSM ini sangat sigap, bahkan tengah malam pun ibu-ibu ini siap. Mereka melakukan pendampingan, mengecek kondisi warga, lalu mengkoordinasikan kebutuhan ambulans atau penanganan medis ke Puskesmas maupun RSUD,” jelasnya. Bukti Nyata Penanganan: Pasien lansia terlantar dengan penyakit kista dari wilayah RT 001 RW 007 berhasil dirujuk dan menjalani perawatan di RSUD Bantargebang serta rawat jalan lanjutan. Evakuasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) atas nama Rayen dari RT 02 RW 023 yang telah diamankan dan dirujuk ke RSUD Jatisampurna melalui koordinasi cepat PSM dan Puskesmas. Sementara itu, Pamur hadir sebagai ujung tombak di tingkat RW dengan konsep satu RW satu Pamur. Mereka berfungsi layaknya “Polisi RW” yang memantau kondisi wilayah, menampung aspirasi, dan melaporkan jika ada warga yang membutuhkan bantuan namun kesulitan mengurusnya melalui jalur biasa. “Dengan adanya Pamur dan PSM, kami pastikan keluhan atau kebutuhan warga bisa langsung teratasi dan terkoordinasi dengan baik demi terwujudnya pelayanan publik yang optimal,” pungkasnya. (Agus)