HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM– Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Banjang melaksanakan patroli dialogis pada hari Rabu, 6 Mei 2026, mulai pukul 09.30 WITA hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Banjang dengan sasaran utama SPBU Desa Kaludan Kecil, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Patroli ini dilaksanakan oleh AIPTU Soeyatmin, S.H dengan menggunakan sarana kendaraan dinas roda dua (R2) patroli. Dalam kegiatan tersebut, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat dan petugas SPBU guna menyampaikan imbauan kamtibmas. Selain memberikan pesan-pesan keamanan, petugas juga melakukan pengecekan terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU. Dari hasil pemantauan, diketahui bahwa stok Pertalite dan Pertamax dalam kondisi tersedia, sementara untuk jenis Dexlite dan Bio Solar dalam keadaan kosong. Informasi ini penting sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan sosial yang dapat timbul akibat kelangkaan BBM. Dalam pelaksanaan patroli dialogis, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, tidak melakukan antrean yang berpotensi menimbulkan keributan, serta tetap mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan SPBU. Pendekatan humanis yang dilakukan diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman dan kondusif. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Melalui patroli dialogis, anggota kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman, menyampaikan imbauan kamtibmas, serta merespon berbagai situasi yang berkembang, termasuk terkait ketersediaan BBM,” ujarnya. Lebih lanjut, IPTU Asep Hudzainur menambahkan bahwa kehadiran Polri di lokasi-lokasi strategis seperti SPBU sangat penting guna mencegah potensi gangguan keamanan, terutama saat terjadi keterbatasan stok BBM. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa lebih tenang dan situasi tetap terkendali. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa situasi di wilayah SPBU Desa Kaludan Kecil dalam keadaan aman dan kondusif. Kehadiran personel Polri juga mendapat respons positif dari masyarakat yang merasa terbantu dengan adanya pengawasan dan komunikasi langsung dari petugas. Melalui kegiatan KRYD yang berkelanjutan, Polsek Banjang berkomitmen untuk terus menjaga keamanan wilayah serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (Agus)

HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka menjamin kualitas makanan yang sehat, higienis, dan bergizi, Polres Hulu Sungai Utara melalui tim pemeriksa melaksanakan kegiatan food safety, sanitasi lingkungan (IKL TPP), serta analisis nilai gizi pada hari Rabu, 6 Mei 2026, mulai pukul 07.00 WITA hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung SPPG Yayasan Bhayangkari Polres HSU. Pada pemeriksaan food safety, tim melakukan uji organoleptik terhadap menu makanan yang disajikan, meliputi nasi putih, telur dadar sambal bangkok, timun, tempe, serta pisang dan susu. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh aspek seperti bau, rasa, warna, dan kondisi fisik makanan berada dalam kategori baik, sehingga dinyatakan layak untuk dikonsumsi. Selain itu, pemeriksaan sanitasi lingkungan juga dilakukan secara menyeluruh, mencakup inspeksi area luar dan area pengolahan makanan. Tim mengevaluasi berbagai aspek seperti kondisi bangunan, fasilitas pengolahan, penyimpanan bahan pangan, kebersihan area pencucian, hingga higiene personal petugas. Dari hasil pemeriksaan, kondisi sanitasi lingkungan dinyatakan dalam kategori baik. Dalam aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), tim juga memberikan sejumlah saran perbaikan, di antaranya pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD), pemisahan alat pemotong berdasarkan jenis bahan, pemasangan perangkap serangga, serta menjaga kebersihan saluran air dan lingkungan dapur secara rutin guna mencegah kontaminasi. Hasil pemeriksaan kualitas air melalui pengukuran Total Dissolved Solids (TDS) menunjukkan angka 58 ppm, yang masih berada di bawah ambang batas 500 mg/L, sehingga dinyatakan aman untuk digunakan dalam kegiatan pengolahan makanan. Sementara itu, dari hasil analisis nilai gizi terhadap menu yang disajikan, diketahui bahwa makanan tersebut memiliki kandungan energi, protein, lemak, dan karbohidrat yang cukup untuk mendukung kebutuhan gizi harian. Untuk porsi kecil, kandungan energi sebesar 591,78 kkal, sedangkan porsi besar mencapai 759,37 kkal, yang dinilai mampu memberikan kontribusi terhadap pemenuhan nutrisi seimbang. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memastikan kualitas pelayanan, khususnya dalam pemenuhan gizi yang sehat dan aman. “Kami memastikan bahwa seluruh makanan yang disajikan telah memenuhi standar kesehatan, kebersihan, dan nilai gizi. Hal ini penting untuk mendukung kesehatan personel serta pihak lain yang menerima manfaat dari pelayanan ini,” ujarnya. Lebih lanjut, IPTU Asep Hudzainur menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan internal Polri yang berorientasi pada profesionalisme dan standar kesehatan yang tinggi. Adapun tim pemeriksa dalam kegiatan ini terdiri dari Penda Rabiatul Laila, SKM, Bripda Muhammad Uwais Al Qarani, dan Bripda Amrullah yang telah melaksanakan tugas pemeriksaan secara menyeluruh dan profesional. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan standar keamanan pangan, sanitasi lingkungan, dan nilai gizi di lingkungan Polres Hulu Sungai Utara dapat terus terjaga dan ditingkatkan secara berkelanjutan. (Agus)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menerima kunjungan Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Dr. Ir. Nani Hendiarti, M.Sc., di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Selasa (5/5/2026), guna membahas percepatan implementasi pengelolaan sampah nasional. Pertemuan tersebut menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menangani permasalahan sampah yang telah menjadi isu strategis nasional. Dalam kesempatan itu, Kasad menegaskan kesiapan TNI Angkatan Darat untuk mendukung program pemerintah, termasuk dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Kasad juga menyoroti bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi memiliki keterkaitan dengan ketahanan energi dan ketahanan pangan nasional, sehingga memerlukan pendekatan terpadu dan berkelanjutan. Sementara itu, Deputi Kemenko Pangan, Nani Hendiarti, menyampaikan apresiasinya atas komitmen TNI AD dalam mendukung program nasional. Ia menilai keterlibatan TNI AD, khususnya melalui satuan kewilayahan, memiliki peran strategis dalam mengedukasi masyarakat serta mendorong implementasi pengelolaan sampah dari tingkat daerah hingga nasional. Dalam pertemuan tersebut juga dibahas peluang kerja sama konkret, berupa penguatan edukasi lingkungan, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, serta optimalisasi fasilitas pengolahan sampah di berbagai wilayah. Melalui sinergi yang semakin kuat antara TNI AD dan pemerintah, diharapkan pengelolaan sampah nasional dapat berjalan lebih efektif, terpadu, dan berkelanjutan, guna mewujudkan lingkungan yang bersih, dan sehat bagi seluruh masyarakat Indonesia. (Agus)

Bidik-kasusnews.com – Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, 5 Mei 2026 — Dugaan tindakan intimidasi menggunakan senjata api oleh oknum aparat penegak hukum (APH) terhadap kelompok tani di Kelurahan Riko, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, menuai kecaman dari berbagai pihak. Insiden tersebut dilaporkan terjadi saat oknum aparat diduga melepaskan tembakan dengan peluru tajam ke arah pondok milik petani setempat. Peristiwa ini memicu kekhawatiran warga karena dinilai membahayakan keselamatan masyarakat sipil. Sejumlah organisasi kelompok tani di Kalimantan Timur menyatakan keberatan keras atas dugaan tindakan tersebut. Mereka menilai penggunaan senjata api dalam situasi konflik agraria tidak hanya berlebihan, tetapi juga berpotensi mencederai kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Perwakilan kelompok tani yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut, insiden tersebut diduga berkaitan dengan kepentingan pihak tertentu di wilayah tersebut. “Kami mempertanyakan kenapa aparat terkesan berpihak pada kepentingan pengusaha. Apalagi legalitas perizinannya juga masih menjadi persoalan bagi kami,” ujarnya. Ia menambahkan, tindakan represif seperti penggunaan peluru tajam untuk menghadapi petani kecil dinilai tidak proporsional dan melampaui batas kewenangan. Menurutnya, selama ini kelompok tani hanya berupaya mempertahankan hak atas lahan yang mereka kelola. Kelompok tani juga menilai pendekatan keamanan dalam konflik agraria seharusnya mengedepankan dialog dan prosedur hukum yang berlaku, bukan tindakan yang berpotensi menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat. Sebagai tindak lanjut, perwakilan petani menyatakan akan menempuh jalur hukum. Laporan rencananya akan disampaikan kepada instansi terkait, termasuk Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) serta lembaga yang menangani isu hak asasi manusia. Saat ini, kelompok tani tengah mengumpulkan bukti-bukti lapangan untuk memperkuat laporan resmi mereka. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak aparat terkait insiden tersebut. Kasus ini menambah daftar panjang dinamika konflik agraria di daerah, sekaligus menjadi sorotan publik terkait pentingnya penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan. (Red) Sumber : Targetberita.co.id

Jakarta, Bidik-kasusnews.com — PT Pegadaian meraih Contact Center Service Excellence Award (CCSEA) 2026 untuk kategori Multifinance Call Center dalam ajang Top CX Brand Award – CXTRAORDINARY EVENING 2026. Acara bertema “Rahasia Melayani Sepenuh Hati” tersebut digelar di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, pada Kamis (30/04). Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi Pegadaian dalam menghadirkan layanan contact center yang tidak hanya responsif dan solutif, tetapi juga mampu memberikan pengalaman pelanggan yang mudah, cepat, dan tetap humanis di tengah arus digitalisasi. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Senior Vice President Layanan Contact Center PT Pegadaian, Rinny Amelia Hadjoh. Dalam pernyataannya, Rinny menekankan bahwa pencapaian ini adalah buah dari sinergi seluruh Insan Pegadaian, khususnya tim contact center yang menjadi garda terdepan dalam merespons kebutuhan nasabah setiap harinya. “Bagi kami, melayani sepenuh hati berarti hadir untuk mendengar, memahami, dan memberikan solusi terbaik. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas interaksi, karena contact center bukan sekadar pusat informasi, melainkan ruang interaksi yang membangun kepercayaan dan kedekatan antara Pegadaian dengan masyarakat, yang membantu nasabah memperoleh solusi secara cepat dan tepat,” ujar Rinny. Pada kesempatan yang berbeda, Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian, Eka Pebriansyah, mengungkapkan bahwa prestasi ini sejalan dengan peta jalan transformasi Customer Experience (CX) perusahaan. Pegadaian berkomitmen untuk memastikan setiap titik sentuh layanan (touchpoints) memiliki standar kualitas yang unggul. “Sejalan dengan asesmen Danantara CX100, kami terus berupaya memastikan bahwa setiap layanan, termasuk contact center, mampu memberikan pengalaman yang solutif. Kami percaya bahwa kualitas layanan tidak hanya diukur dari kecepatan respons, tetapi dari kemampuan kita memahami kebutuhan nasabah secara menyeluruh,” tegas Eka. Sementara itu, Pemimpin Wilayah VIII Jakarta 1 PT Pegadaian, Bapak Dede Kurniawan, turut menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini juga merupakan refleksi dari komitmen Pegadaian di level wilayah dalam menjaga kualitas layanan yang konsisten dan berorientasi pada nasabah. “Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami di wilayah untuk terus memastikan bahwa setiap layanan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami percaya, pelayanan yang sepenuh hati tidak hanya tercermin dari kecepatan, tetapi juga dari ketulusan dalam membantu dan kedekatan dengan nasabah di setiap titik layanan,” ujar Dede. Pegadaian terus memperkuat kompetensi insan layanan, memperbaiki proses bisnis, serta menjaga konsistensi pelayanan di berbagai kanal, untuk memastikan layanan yang diberikan berjalan secara profesional dan empatik, sesuai dengan standar customer experience yang terus berkembang secara global. Ke depan, Pegadaian akan terus mengintegrasikan teknologi terkini dengan sentuhan kemanusiaan (human touch) pada ekosistem layanannya. “Teknologi membantu kami menjadi lebih cepat dan efisien, tapi sentuhan manusia tetap menjadi inti layanan kami. Kami percaya, kepercayaan dibangun dari interaksi yang tulus. Karena itu, kami menggabungkan kekuatan digital dengan pendekatan humanis, sehingga nasabah tetap merasa dekat, didengar, dipahami, dan dilayani dengan sepenuh hati,” tambah Eka. Penghargaan ini semakin menegaskan posisi Pegadaian sebagai penggerak ekonomi rakyat yang inklusif. Dengan layanan contact center yang semakin tangguh, Pegadaian optimis dapat terus mempermudah akses informasi dan solusi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat. Langkah demi langkah yang dilakukan Pegadaian dalam memberikan layanan terbaik tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk memberikan kebermanfaatan nyata bagi nasabah dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dengan semangat MengEMASkan Indonesia. (Agus) ‎

PATI – Bidik-kasusnews.com – Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati memberikan arahan langsung kepada personel Satgas dalam kegiatan penyuluhan dan pengarahan di lokasi TMMD, Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Dalam suasana penuh khidmat, Dansatgas menyampaikan pentingnya menjaga disiplin, kekompakan, serta semangat pengabdian selama pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Ia menegaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kedekatan dan kepercayaan masyarakat terhadap TNI. “Kita hadir di tengah masyarakat bukan hanya untuk membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan dan kepedulian. Jaga sikap, tetap semangat, dan berikan yang terbaik,” tegasnya saat memberikan arahan. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh personel Satgas TMMD yang tampak serius menyimak setiap instruksi. Arahan ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan TMMD berjalan sesuai target dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Selain menekankan kedisiplinan, Dansatgas juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan serta keselamatan kerja di lapangan. Mengingat padatnya aktivitas fisik yang dilakukan setiap hari, kondisi fisik yang prima menjadi faktor utama dalam menunjang kelancaran tugas. Program TMMD Reguler ke-128 sendiri merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa, baik melalui kegiatan fisik maupun nonfisik. Dengan arahan langsung dari pimpinan, diharapkan seluruh personel Satgas semakin termotivasi dan solid dalam menjalankan tugas pengabdian demi kemajuan wilayah dan kesejahteraan masyarakat Desa Godo. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Suasana gotong royong menyelimuti Jalan Dr. Susilo, RT 03 LK II, Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, pada Selasa (05/05/2026). Babinsa setempat, Pelda Hermanto, memimpin langsung kegiatan “Selasa Bersih” yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai. Kegiatan yang awalnya tampak sederhana ini menjelma menjadi aksi kolaborasi lintas sektor. Hadir mendampingi, Camat Enggal Bpk. M. Supriyadi, Lurah Pahoman Bpk. Hendri, jurnalis dari BNPB Kota Bandar Lampung, unsur Pemadam Kebakaran, hingga para Ketua Lingkungan (Kaling), RT, dan Linmas setempat. Pelda Hermanto menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini bukan sekadar membersihkan sampah. “Fokus kami pada pengendalian rumput liar yang mulai menjalar ke bahu jalan dan pembersihan saluran drainase. Ini langkah preventif agar saat hujan deras, tidak terjadi genangan atau banjir di wilayah Padat penduduk Kelurahan Pahoman,” ujar Pelda Hermanto di sela-sela membersihkan selokan. Kehadiran unsur BNPB dan Damkar turut memberikan edukasi singkat kepada warga tentang manajemen sampah rumah tangga yang seringkali menjadi penyumbat aliran air. Dalam laporannya kepada Danramil 410-05/TKP, Pelda Hermanto menekankan bahwa kegiatan ini berhasil menciptakan apa yang ia sebut sebagai Tri Sukses Lingkungan: 1. Sehat & Nyaman – Lingkungan bebas dari sarang nyamuk dan bau tidak sedap. 2. Aman – Tidak ada potensi kecelakaan akibat rumput menutupi pandangan pengendara. 3. Bebas Banjir – Saluran air lancar 100% pasca pembersihan. Puncak kegiatan pukul 10.30 WIB berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Tidak ada kendala berarti; justru warga sekitar berbondong-bondong ikut serta setelah melihat langsung kerja keras aparat. Camat Enggal, M. Supriyadi, mengapresiasi langkah cepat Babinsa. “Ini contoh nyata bahwa menyapa masyarakat tidak harus di balai pertemuan. Turun ke got, sapu bersama rakyat, itu adalah berita terbaik tentang kedekatan TNI dengan warga,” pungkasnya.(Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Kecepatan informasi dan ketulusan pendampingan dari seorang Babinsa kembali menjadi sorotan. Sertu Yasir Rudin, Babinsa Koramil 410-02/TBS, menunjukkan bahwa aparat kewilayahan tidak hanya hadir dalam situasi aman, tetapi juga menjadi pelindung dan penghibur di saat duka. Peristiwa nahas menimpa Alfian Ramdani (15), seorang remaja penderita epilepsi yang ditemukan meninggal dunia setelah jatuh ke Kali Trimurjo, Kelurahan Sumberejo Sejahtera, Kecamatan Kemiling, Senin (4/5) pagi. Berkat laporan cepat dari Ketua RT 19, Bapak Gupron, Sertu Yasir Rudin segera bergerak. Ia tidak hanya memastikan keamanan lokasi, tetapi langsung bersinergi dengan Lurah, Bhabinkamtibmas, serta warga untuk mengurus jenazah hingga pemakaman. “Kami terima kabar sekitar pukul 05.30 WIB bahwa korban ditemukan Bapak Jul (40) di dalam sungai. Keluarga masih syok dan belum tahu. Saya langsung koordinasi agar proses pemakaman berjalan khidmat dan lancar,” ujar Sertu Yasir saat ditemui di lokasi pemakaman TPU Sonolayu. Korban diketahui mengalami serangan epilepsi saat sedang memancing sendirian. Serangan mendadak diduga menyebabkan ia kehilangan kesadaran dan jatuh ke sungai. Warga sekitar yang biasa memancing di lokasi yang sama pun terkejut. Namun, berkat ketanggapan Babinsa bersama unsur kelurahan dan kepolisian, suasana duka dapat berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan. Proses pemakaman berlangsung pada pukul 11.30 WIB di TPU Sonolayu, dihadiri oleh Lurah Sumberejo Sejahtera, Babinsa Sertu Yasir Rudin, Bhabinkamtibmas, staf kelurahan, Ketua RT 19, serta puluhan warga setempat. Bapak Kasiman, ayah korban, yang rumahnya berada di Jalan Sejahtera Gang Trimurjo RT 19, tampak terharu dan menyampaikan rasa terima kasihnya. “Pak Babinsa tidak pernah absen. Dari awal kabar duka sampai liang lahat, beliau ada. Kami sekeluarga sangat terbantu,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca. Komandan Koramil 410-02/TBS melalui laporan yang diterima menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Sertu Yasir Rudin. “Inilah bentuk nyata kepedulian TNI kepada rakyat. Bukan hanya saat latihan tempur, tetapi justru dalam kejadian sehari-hari seperti musibah warga, Babinsa harus menjadi garda terdepan. Laporan ini adalah contoh berita terbaik karena menggambarkan kecepatan, ketulusan, dan sinergi lintas sektor,” tegasnya. Kegiatan pendampingan pemakaman berlangsung dari pukul 12.30 WIB hingga selesai dalam keadaan tertib, aman, dan penuh rasa kebersamaan. Keluarga besar korban serta warga RT 19 mengucapkan terima kasih kepada aparat TNI yang hadir di tengah kesedihan mereka. (Agus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar rapat khusus pengurus harian secara hybrid dengan agenda strategis, mulai dari finalisasi regulasi organisasi hingga penguatan transformasi digital. Rapat dipimpin langsung Ketua Umum Akhmad Munir di ruang rapat PWI Pusat, Senin (4/5/2026). Sejumlah pengurus hadir secara langsung, di antaranya Ketua Bidang Organisasi Zulkifli Gani Ottoh, Ketua Bidang Pembinaan Daerah Mirza Zulhadi, Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum Anrico Pasaribu, Bendahara Umum Marthen Selamet Susanto, Direktur Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) Marah Sakti Siregar, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama dan Kemitraan Kadirah, Mercys Charles Loho, serta Humas Achmad Rizal. Sementara itu, pengurus lainnya mengikuti rapat secara daring. Agenda utama rapat diawali dengan penyerahan naskah final Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), serta Kode Perilaku Wartawan (KPW) oleh Tim Penyelaras kepada Ketua Umum. Naskah tersebut merupakan hasil penyelarasan berdasarkan keputusan Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PWI 2026. Anrico Pasaribu menyampaikan bahwa seluruh proses penyelarasan telah dilakukan secara menyeluruh dan disepakati melalui musyawarah mufakat. “Naskah ini siap menjadi pedoman organisasi untuk segera disosialisasikan ke seluruh daerah,” ujarnya. Ketua Umum Akhmad Munir mengapresiasi kinerja tim dan menekankan pentingnya implementasi di seluruh tingkatan organisasi. Ia menilai finalisasi regulasi ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat tata kelola internal PWI. “Langkah berikutnya adalah memastikan seluruh anggota memahami dan menjalankan aturan ini secara konsisten,” tegasnya. Selain membahas regulasi, rapat juga menyoroti penguatan transformasi digital organisasi. Salah satu poin penting adalah kesiapan website resmi PWI Pusat yang telah dikembangkan dan dinyatakan siap digunakan. Untuk mendukung operasionalnya, rapat menyepakati pembentukan tim penanggung jawab website beserta struktur keredaksian. Tak hanya itu, PWI Pusat juga merencanakan peluncuran platform podcast yang akan terintegrasi dengan website resmi. Kehadiran podcast ini diharapkan menjadi sarana baru dalam menyebarluaskan konten jurnalistik, diskusi isu pers, serta edukasi media kepada masyarakat. Kedua platform tersebut akan menjadi bagian dari ekosistem digital PWI dalam memperkuat publikasi kegiatan, pengelolaan data, serta pengembangan kemitraan secara nasional. Melalui berbagai keputusan strategis ini, PWI Pusat menegaskan komitmennya untuk memperkuat organisasi secara internal sekaligus mendorong modernisasi dalam penyampaian informasi di era digital. (Heri/Red)

Bandar LaLampung Bidik-kasusnews.com Semangat gotong royong kembali menguat di tengah masyarakat Kelurahan Jagabaya III, Kecamatan Wayhalim. Hal ini terlihat dalam kegiatan “Selasa Bersih” yang dipimpin langsung oleh Babinsa Jagabaya III, Sertu Sugiyanto dari Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur (TKT), Selasa (5/5/2026). Berlokasi di kawasan Villa Citra 1, Lingkungan 1, RT 07, kegiatan dimulai sejak pukul 08.30 WIB dengan fokus pada pembersihan rumput liar, sampah di saluran air, serta endapan lumpur yang menyumbat drainase. Kehadiran Sertu Sugiyanto tidak sekadar memantau, melainkan turut terjun langsung bersama warga membersihkan lingkungan. Ia terlihat aktif mengangkut sampah, mengeruk saluran, hingga memberikan motivasi kepada warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Menurutnya, peran Babinsa tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat. “Saluran drainase yang tersumbat berpotensi menyebabkan banjir dan penyakit. Karena itu, kami mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya di sela kegiatan. Aksi tersebut mendapat respons positif dari berbagai pihak. Camat Wayhalim, lurah setempat, perangkat kelurahan, ketua lingkungan, para ketua RT, anggota Linmas, hingga tim kebersihan Paguyuban Villa Citra turut ambil bagian dalam kegiatan gotong royong tersebut. Camat Wayhalim mengapresiasi peran aktif Babinsa yang dinilai mampu menjadi penggerak kolaborasi antara aparat dan masyarakat. Ia menyebut keterlibatan langsung di lapangan menjadi contoh nyata sinergi yang efektif. Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.40 WIB dengan hasil yang terlihat signifikan. Saluran drainase yang sebelumnya tersumbat kini kembali lancar, sementara lingkungan sekitar tampak lebih bersih dan tertata. Melalui kegiatan ini, peran Babinsa sebagai ujung tombak pembinaan teritorial kembali terlihat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendorong kesadaran kolektif masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman. (Agus)