Jakarta – Bidik-kasusnews.com — Waasrena Pangkormar Kolonel Marinir Dede Harsana, S.A.P., M.Han., memimpin upacara penaikan bendera rutin hari Senin di Lapangan Apel Kesatrian Jenderal KKO Ali Sadikin, Mako Kormar, Jakarta Pusat, Senin (04/05/2026). Upacara ini bertujuan menanamkan nilai patriotisme, nasionalisme, disiplin, dan solidaritas prajurit serta ASN di lingkungan Mako Kormar, sekaligus memperkuat pengamalan Sapta Marga, Delapan Wajib TNI, dan Sumpah Prajurit. Kegiatan berlangsung khidmat dengan rangkaian pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, serta pengucapan Sapta Marga dan Enam Tuntunan Prajurit Korps Marinir. Usai upacara, Waasrena Pangkormar memberikan pengarahan tentang pentingnya fungsi upacara bendera sebagai pembinaan karakter, loyalitas, dan jiwa kejuangan prajurit. Ia juga menekankan pentingnya disiplin dan etika dalam berlalu lintas sebagai bentuk tanggung jawab serta cerminan prajurit Korps Marinir yang profesional, tertib, dan menjadi teladan bagi masyarakat. (Agus)
Lubuklinggau, Bidik-kasusnews.com, Personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan “Brimob Sahabat Anak” di SD Negeri 75 Kota Lubuklinggau pada Senin (4/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah dasar. Dalam kegiatan tersebut, para personel Brimob memberikan edukasi ringan kepada para siswa mengenai pentingnya disiplin, keberanian, serta rasa cinta terhadap tanah air. Selain itu, anak-anak juga diperkenalkan dengan tugas dan peran Brimob dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Suasana berlangsung penuh keceriaan. Para siswa tampak antusias mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari sesi tanya jawab, permainan edukatif, hingga simulasi sederhana yang memperkenalkan peralatan yang digunakan oleh personel Brimob. Tidak hanya itu, para personel juga memberikan motivasi kepada siswa agar rajin belajar dan menjauhi perilaku negatif. Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumsel menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai positif sejak dini sekaligus membangun kedekatan emosional antara Polri dan generasi muda. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan adanya kegiatan “Brimob Sahabat Anak”, diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. (Agus)
HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM– Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali melaksanakan kegiatan penanaman jagung pakan pada Kuartal II tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 4 Mei 2026 sekitar pukul 09.30 WITA, bertempat di Desa Pasar Senin, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Penanaman jagung pakan tersebut dilakukan di lahan milik H. Mansyah yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Harapan Baru. Lahan yang digunakan memiliki luas sekitar 1,5 hektare atau setara dengan 15.000 meter persegi. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dengan masyarakat dalam meningkatkan produksi pertanian, khususnya komoditas jagung pakan. Adapun jenis jagung yang ditanam adalah jagung pakan dengan menggunakan bibit unggul Bisi 18 sebanyak 35 kilogram atau 35 bungkus. Dalam proses penanaman, petani masih menggunakan peralatan sederhana (manual), namun tetap mengedepankan teknik budidaya yang efektif guna mendapatkan hasil yang optimal. Untuk menunjang pertumbuhan tanaman, digunakan pupuk jenis NPK 16.16.16 serta Urea. Rencananya, pada usia tanaman 15 hari akan dilakukan pemupukan lanjutan sekaligus penyemprotan sebagai langkah antisipasi terhadap serangan hama, khususnya penyakit bulai yang kerap menyerang tanaman jagung. Selain itu, petani juga akan melakukan penyulaman terhadap bibit yang tidak tumbuh, guna memastikan kepadatan tanaman tetap optimal dan produktivitas lahan dapat maksimal. Dengan perawatan yang baik, estimasi masa panen diperkirakan jatuh pada tanggal 2 Agustus 2026 mendatang. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di sektor ketahanan pangan. “Kami terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada secara produktif, khususnya dalam penanaman jagung sebagai salah satu komoditas strategis,” ujarnya. Lebih lanjut disampaikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan, namun juga turut berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi jagung di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. (Agus)
HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional, Polsek Babirik melaksanakan kegiatan penanaman jagung pakan bersama kelompok tani di Desa Pinangkara RT IV, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Senin (04/05/2026) mulai pukul 09.30 WITA hingga selesai. Kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan Polsek Babirik terhadap desa binaannya, yakni Desa Pinangkara, dalam upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian serta mendorong kemandirian pangan masyarakat. Penanaman jagung dilakukan bersama Kelompok Tani “Berkat Setia” yang beranggotakan 23 orang dengan total lahan siap tanam seluas 3 hektare. Dari total lahan tersebut, seluas 1 hektare telah dilakukan penanaman jagung pada kegiatan hari ini, sementara 2 hektare lainnya direncanakan akan ditanami pada bulan Juni hingga Juli 2026, mengingat kondisi lahan yang masih tergenang air dan menunggu waktu yang tepat untuk pengolahan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Babirik, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Kecamatan Amuntai Tengah dan Kecamatan Babirik, Ketua Kelompok Tani “Berkat Setia” beserta anggota, Bhabinkamtibmas, serta personel Polsek Babirik. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan sinergi yang kuat antara aparat kepolisian, instansi pertanian, dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah. Adapun rangkaian kegiatan diawali dengan koordinasi antara Polsek Babirik sebagai pembina dengan PPL dan kelompok tani guna memastikan kesiapan teknis sebelum pelaksanaan penanaman. Selanjutnya dilakukan penanaman jagung secara bersama-sama di lahan yang telah disiapkan, dan diakhiri dengan sesi dokumentasi sebagai bentuk laporan kegiatan. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan. “Kegiatan penanaman jagung ini adalah wujud nyata sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung swasembada pangan. Kami berharap langkah ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk memanfaatkan lahan yang ada secara optimal,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Ia juga menambahkan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai penggerak pembangunan di berbagai sektor, termasuk pertanian. Dengan adanya pembinaan berkelanjutan, diharapkan hasil pertanian masyarakat dapat meningkat dan berdampak pada kesejahteraan ekonomi warga. Melalui kegiatan ini, Polsek Babirik berharap Desa Pinangkara dapat menjadi contoh desa produktif dalam pengembangan pertanian jagung, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara secara berkelanjutan. (Agus)
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Profesi sebagai dokter tidak menghalangi dr. Zuhria Novianty, Sp.P.K., untuk terus mengembangkan keterampilan di bidang kerajinan tangan. Di sela kesibukannya, Minggu (3/5/2026), sebagai spesialis patologi klinik, ia tetap meluangkan waktu untuk menyalurkan hobi merajut yang telah digelutinya sejak kecil. Bagi Zuhria, kreativitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan hidup. Minat terhadap keterampilan tangan tumbuh dari lingkungan keluarga yang gemar berkarya. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, ia telah mencoba berbagai aktivitas seperti membuat paper bag, menjahit, hingga merajut. Keterbatasan referensi belajar pada masa itu tidak menyurutkan semangatnya untuk terus bereksplorasi. Ia tetap berusaha mengasah kemampuan secara mandiri. Saat memasuki bangku kuliah, Zuhria sempat bercita-cita menekuni bidang yang berkaitan dengan dunia mode dan desain. Namun, arah tersebut berubah setelah ia memilih pendidikan kedokteran sesuai pertimbangan keluarga. Dalam perjalanan kariernya, ia harus menjalani berbagai peran sekaligus, mulai dari dokter, istri, ibu, hingga aktif dalam organisasi Persit Kartika Chandra Kirana. Kesibukan yang padat sempat membuat hobi merajut terabaikan. Namun setelah menyelesaikan pendidikan spesialis, ia kembali menghidupkan keterampilan tersebut sebagai sarana menyalurkan kreativitas. Kini, merajut tidak hanya menjadi hobi, tetapi juga ruang bagi Zuhria untuk menjaga keseimbangan antara profesionalitas dan ekspresi diri di tengah rutinitas. (Agus)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Antusiasme menjelang gelaran Persit Bisa Vol.2 kian terasa. Ajang yang diselenggarakan oleh Persit Kartika Chandra Kirana Pengurus Pusat ini menjadi momentum bagi pelaku usaha kreatif untuk menampilkan karya terbaiknya, termasuk brand lokal Beelbe. Menghadapi pameran tersebut, Beelbe telah mempersiapkan koleksi terbaru berupa tas kulit pahat lukis dengan desain inovatif dan kualitas unggulan. Setiap produk dibuat dengan sentuhan motif khas Indonesia, mengedepankan detail pengerjaan yang teliti serta nilai seni yang merefleksikan kekayaan budaya Nusantara. Tidak hanya fokus pada produk, Beelbe juga menghadirkan konsep booth yang dirancang menarik guna memberikan pengalaman berbeda bagi para pengunjung. Hal ini diharapkan mampu menghadirkan interaksi yang lebih dekat antara karya dan penikmatnya. “Setiap tas bukan sekadar produk, tetapi juga cerita yang dituangkan melalui pahatan dan lukisan dengan penuh rasa,” demikian konsep yang diusung dalam partisipasi kali ini. Persit Bisa Vol.2 akan berlangsung pada 7 hingga 9 Mei 2026 di Gedung Balai Kartini Expo, Jakarta. Pengunjung dapat menemukan Booth Beelbe di nomor 71. Melalui keikutsertaan ini, Beelbe mengajak masyarakat untuk mendukung karya anak bangsa sekaligus mengapresiasi seni kriya berbasis budaya lokal yang terus berkembang di industri kreatif Indonesia. (Agus)
Palembang, Bidik-kasusnews.com — Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan pemberian materi menyelam pada Minggu, 3 Mei 2026. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Aipda Sugiarto dan berlangsung di Kolam Renang Pusri. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kemampuan dan profesionalisme personel, khususnya dalam penguasaan teknik penyelaman yang menjadi salah satu keterampilan penting dalam mendukung tugas-tugas operasional di lapangan. Dalam pelaksanaannya, para peserta diberikan pembekalan materi dasar menyelam, mulai dari teknik penggunaan peralatan, prosedur keselamatan, hingga praktik langsung di dalam air. Aipda Sugiarto dalam arahannya menekankan pentingnya pemahaman teori dan praktik yang seimbang guna meminimalisir risiko serta meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai situasi, khususnya yang berkaitan dengan operasi di wilayah perairan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta diikuti dengan antusias oleh seluruh personel yang hadir. Diharapkan melalui pelatihan ini, kemampuan individu maupun tim dalam bidang penyelaman dapat semakin meningkat sehingga mampu menunjang pelaksanaan tugas kepolisian secara optimal. (Agus)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melaksanakan patroli sekaligus pengaturan lalu lintas pada Senin (4/5/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 Wita ini dipusatkan di kawasan Sekolah Ukhuwah, Desa Lok Bangkai, Kecamatan Banjang. Lokasi tersebut menjadi salah satu titik yang dinilai strategis karena aktivitas masyarakat, khususnya pelajar, cukup tinggi pada pagi hari. Patroli dipimpin oleh Kanit Samapta Polsek Banjang, Aiptu Soeyatmin, S.H., dengan menggunakan kendaraan dinas roda dua. Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat dan pengguna jalan. Kapolsek Banjang melalui laporan resminya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sekaligus mencegah potensi gangguan seperti tawuran pelajar, balap liar, hingga aksi kejahatan jalanan (street crime). “Patroli ini merupakan langkah preventif guna meminimalisir pelanggaran serta tindak kejahatan, khususnya di lingkungan sekolah dan sekitarnya,” ujarnya. Dari hasil pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah hukum Polres HSU, khususnya Kecamatan Banjang, terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ketertiban bersama. Polsek Banjang juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan. (Agus)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali mengintensifkan kegiatan patroli malam melalui program Blue Light Patrol pada Minggu (3/5/2026) malam. Kegiatan ini difokuskan pada sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan kecelakaan, pelanggaran, dan kemacetan di wilayah Amuntai. (3/5/2026) Patroli yang dimulai pukul 20.00 Wita tersebut menyasar beberapa titik strategis, di antaranya Jalan Jenderal A. Yani, Jalan Brigjen H. Hasan Baseri, Jalan Murung Sari, Jalan Rakha, Jalan Bayur Bypass, Jalan Pelampitan, hingga Jalan Jermani Husein, Kecamatan Banjang. Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas tidak hanya melakukan pemantauan arus lalu lintas, tetapi juga pengaturan di lokasi rawan serta memberikan teguran kepada pengguna jalan yang melanggar aturan. Pelanggaran yang menjadi perhatian di antaranya penggunaan lampu strobo pada kendaraan pribadi yang dapat mengganggu pengendara lain, serta kendaraan dengan muatan berlebih atau over dimension over loading (ODOL). Kegiatan ini dipimpin oleh Aipda Edi Hariono, S.H., bersama Brigadir Ahmad Fikriyadi, Bripda Akmal Wira, Bripda M. Rio D, dan Bripda Riza Saputra. Kasat Lantas Polres HSU menyampaikan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas). Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya. “Melalui patroli ini, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat berkendara, sekaligus menekan angka kecelakaan serta pelanggaran lalu lintas,” ujarnya. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan situasi arus lalu lintas terpantau lancar dan kondusif. Kehadiran polisi di lapangan juga dinilai mampu memberikan efek pencegahan terhadap potensi pelanggaran serta meningkatkan disiplin pengguna jalan. Satlantas Polres HSU mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama, sejalan dengan kampanye Safety for Humanity yang terus digaungkan oleh kepolisian. Dengan kegiatan rutin seperti ini, diharapkan tercipta budaya tertib berlalu lintas serta lingkungan jalan yang lebih aman di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. (Agus)
Mojokerto, Bidik-kasusnews.com – Semangat pembinaan generasi muda bahari terus digaungkan melalui berbagai kegiatan positif dan inspiratif. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan pembinaan atlet Jung Kwatu yang mendapatkan perhatian khusus dari berbagai tokoh masyarakat Kabupaten Mojokerto. Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Marinir Kakung Priyambodo menegaskan bahwa pembinaan generasi muda bahari bukan sekadar kegiatan olahraga semata, melainkan bagian dari investasi strategis bangsa dalam membangun karakter, nasionalisme, dan kekuatan maritim Indonesia di masa depan. Kegiatan tersebut juga mendapatkan kunjungan dan dukungan langsung dari tokoh masyarakat Kabupaten Mojokerto, Bapak Tri Marmo Utomo, S.P., S.H., M.H., yang dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap dunia olahraga dan pembinaan generasi muda, serta Bapak Sali selaku Ketua PPAD Kabupaten Mojokerto. Kehadiran kedua tokoh tersebut memberikan motivasi dan semangat besar kepada para atlet Jung Kwatu agar terus berlatih, disiplin, dan berprestasi demi mengharumkan nama Kabupaten Mojokerto di tingkat daerah, nasional, hingga internasional. Dalam pernyataannya, Bapak Tri Marmo Utomo menyampaikan bahwa generasi muda merupakan aset strategis daerah yang harus dibina secara berkelanjutan melalui kolaborasi berbagai elemen masyarakat, pemerintah, dan institusi pembinaan kepemudaan. “Olahraga bukan hanya tentang kompetisi, tetapi tentang membangun mental pejuang, karakter disiplin, jiwa kepemimpinan, dan semangat kebangsaan. Atlet-atlet muda Jung Kwatu hari ini adalah calon pemimpin masa depan yang membawa nama baik Kabupaten Mojokerto. Mereka adalah duta daerah yang harus mendapatkan perhatian bersama agar mampu tumbuh menjadi generasi unggul, berprestasi, dan berdaya saing global,” ujarnya. Sementara itu, Ketua PPAD Kabupaten Mojokerto, Bapak Sali, menyampaikan bahwa pembinaan generasi muda bahari memiliki nilai strategis yang sangat penting dalam memperkuat ketahanan nasional. “Indonesia adalah negara maritim besar. Oleh karena itu, semangat bahari harus ditanamkan sejak usia dini kepada generasi muda. Melalui olahraga, kedisiplinan, dan pembinaan karakter, anak-anak muda akan memiliki jiwa patriotik, cinta tanah air, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” ungkapnya. Kolonel Marinir Kakung Priyambodo menambahkan bahwa potensi maritim Indonesia harus dipandang sebagai kekuatan strategis bangsa yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam sistem pertahanan negara. Menurutnya, pembinaan generasi muda bahari harus dilakukan secara terpadu dan terintegrasi dengan pemberdayaan potensi wilayah, sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia unggul yang memahami identitas Indonesia sebagai bangsa maritim. “Pembinaan atlet Jung Kwatu bukan hanya mencetak prestasi olahraga, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, berani, cinta laut, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Dari desa dan wilayah pesisir seperti Kwatu, kita ingin melahirkan generasi bahari yang mampu menjadi kebanggaan Kabupaten Mojokerto bahkan Indonesia,” tegas Kolonel Kakung. Ia juga menekankan bahwa kekuatan bangsa di masa depan sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya hari ini. Oleh sebab itu, sinergi antara masyarakat, tokoh daerah, organisasi kepemudaan, serta unsur pembinaan harus terus diperkuat demi menciptakan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan. “Harapan kami, atlet-atlet muda Jung Kwatu terus menjaga semangat juang, tidak mudah menyerah, dan terus meningkatkan kemampuan diri. Prestasi bukanlah sesuatu yang instan, tetapi lahir dari latihan, disiplin, loyalitas, dan pengorbanan. Kelak mereka bukan hanya menjadi atlet berprestasi, tetapi juga menjadi generasi patriotik yang mampu menjaga kehormatan daerah, bangsa, dan negara,” pungkasnya. Kegiatan tersebut menjadi simbol kuat bahwa pembinaan generasi muda bahari merupakan gerakan bersama dalam membangun masa depan Indonesia sebagai bangsa maritim yang besar, kuat, dan berdaya saing global. (Agus)