BANDUNG – Bidik-kasusnews.com – Jajaran Polres Kuningan kembali menunjukkan eksistensinya di tingkat daerah. Tim Identifikasi Polres Kuningan sukses meraih Juara 3 dalam Lomba Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang diselenggarakan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat. Kompetisi bergengsi ini dilaksanakan selama tiga hari, yakni mulai 22 hingga 24 Juni 2026, yang diikuti oleh seluruh perwakilan tim identifikasi dari seluruh Polres di wilayah hukum Polda Jawa Barat. Tim kebanggaan Polres Kuningan ini berada di bawah arahan langsung Kasat Reskrim Polres Kuningan, di bawah kepemimpinan kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis, SH., C.PHR. , dan dikomandoi di lapangan oleh Kanit Identifikasi Sat Reskrim Polres Kuningan, IPTU Wiyogi, S.E., dengan melibatkan empat personel ahli lainnya. Adapun susunan lengkap Tim Identifikasi Polres Kuningan adalah sebagai berikut: IPTU Wiyogi, S.E. (Katim) AIPTU Nana Kusmana, S.Kom. AIPTU Rudi Hendriana, S.E. BRIGPOL Andung Bagus Wahyudi, S.E. BRIPTU Fajar Sugeng Riyadi Dalam perlombaan tersebut, para peserta diuji secara ketat mengenai kompetensi teknis, mulai dari prosedur pengamanan lokasi kejadian, ketelitian dalam pencarian barang bukti, dokumentasi sistematis, hingga kecepatan dalam penyusunan laporan hasil olah TKP. Bukti Profesionalisme Polri Menanggapi prestasi tersebut, pihak Polres Kuningan melalui Kapolres menegaskan bahwa capaian ini merupakan cerminan nyata dari kualitas dan kompetensi anggota di lapangan di bawah pembinaan Kasat Reskrim. “Prestasi ini adalah bukti konkret bahwa personel Identifikasi Polres Kuningan memiliki kompetensi yang mumpuni. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik, terutama dalam pengungkapan perkara demi tegaknya hukum bagi masyarakat,” ujar Kapolres Kuningan. Keberhasilan meraih posisi ketiga ini diharapkan menjadi katalisator bagi seluruh personel Polres Kuningan untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas pokoknya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (Asep Rusliman)
KUNINGAN – Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Fast Respon Indonesia Center (FRIC) menggelar Gebyar FRIC di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman, menjadi momentum memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, keagamaan, kesehatan, dan kepedulian terhadap lingkungan. (5/7/2026) H. Dian Surahman hadir didampingi Sekretaris Jenderal DPP FRIC H. Deden Hardening, Ketua DPW FRIC Jawa Barat Hj. Widaningsih, S.Pd., serta jajaran pengurus FRIC dari berbagai daerah. Dari unsur Kepolisian, kegiatan dihadiri Karorenmin Bareskrim Polri Kombes Pol. Mulkaifin, S.I.K. mewakili Wakabareskrim Polri yang berhalangan hadir karena tugas kedinasan, didampingi Kombes Pol. Khamdani, S.Sos. Kapolres Kuningan yang juga berhalangan hadir karena tugas kedinasan diwakili oleh Wakapolres Kuningan Kompol Eryda Kusumah, S.I.K., M.H. Turut hadir Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis, Kasi Humas Polres Kuningan AKP Mugyono, S.E., M.M., Kanit Reskrim Polres Indramayu IPDA Helmi Fauzi, S.E., serta Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, S.H., bersama para pejabat utama, Kasat, Kanit, personel Polri, dan tamu undangan lainnya. Dari unsur Pemerintah Daerah, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. berhalangan hadir karena agenda kedinasan dan diwakili oleh Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn. Turut hadir pula jajaran BAZNAS Kabupaten Kuningan, perwakilan Dandim Kuningan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan Dr. H. Edi Martono, MARS, Kabid Diskominfo Kabupaten Kuningan Nana Suhendra, M.Pd., serta para jurnalis dan insan pers Kabupaten Kuningan yang turut mendukung publikasi dan penyebarluasan informasi kegiatan kepada masyarakat luas. Rangkaian Gebyar FRIC diawali dengan senam sehat bersama yang diikuti personel Polri, anggota FRIC, dan masyarakat sebagai wujud membangun pola hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan. Selanjutnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Antusiasme warga terlihat tinggi karena layanan ini memberikan kesempatan untuk memeriksa kondisi kesehatan sekaligus memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Kegiatan sosial kemudian dilanjutkan dengan penyaluran santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian FRIC bersama Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan. Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, seluruh peserta melaksanakan aksi bersih-bersih lingkungan di sekitar lokasi kegiatan. Aksi gotong royong tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Nuansa religius turut mewarnai acara melalui kultum yang disampaikan oleh Habib Rifqi Alayidrus. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat ukhuwah, menjaga persatuan, serta terus mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Tidak hanya itu, FRIC juga melaksanakan bakti sosial berupa pemasangan lampu penerangan di tiga titik yang selama ini minim pencahayaan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat, khususnya pada malam hari. Dalam sambutannya, Ketua Umum FRIC H. Dian Surahman menegaskan bahwa Gebyar FRIC bukan sekadar seremoni memperingati Hari Bhayangkara, melainkan bukti nyata dukungan organisasi kepada Polri melalui aksi sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Semangat Hari Bhayangkara ke-80 harus diwujudkan melalui kerja nyata. Sinergi antara Polri dan masyarakat harus terus diperkuat dengan menghadirkan program-program yang bermanfaat, mulai dari pelayanan sosial, kesehatan, kepedulian lingkungan hingga kegiatan kemanusiaan,” ujar H. Dian Surahman. Sementara itu, Wakapolres Kuningan Kompol Eryda Kusumah, S.I.K., M.H. mengapresiasi inisiatif FRIC dalam menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa. Perwakilan Pemerintah Kabupaten Kuningan juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif FRIC yang mampu menghadirkan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah daerah, Polri, organisasi kemasyarakatan, TNI, media massa, serta seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi modal penting dalam membangun Kabupaten Kuningan yang aman, sehat, peduli, dan harmonis. Gebyar FRIC HUT Bhayangkara ke-80 berlangsung penuh keakraban, kekeluargaan, dan semangat gotong royong. Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan harmonis antara Polri, FRIC, Pemerintah Kabupaten Kuningan, TNI, BAZNAS, Dinas Kesehatan, Diskominfo, insan pers, dan masyarakat semakin erat dalam menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mewujudkan Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera. (Asep Rusliman)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui monitoring rutin perkembangan tanaman jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Minggu (5/7/2026). Kegiatan monitoring dilakukan sebagai bentuk pendampingan terhadap petani binaan Polri guna memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal hingga memasuki masa panen. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah. Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin, petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Mandiri binaan Polri. Lahan seluas sekitar 4 hektare tersebut ditanami jagung pakan menggunakan benih hibrida BISI 18 sejak 12 Mei 2026. Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung kini telah berusia 55 hari dengan tinggi rata-rata mencapai 160 hingga 190 sentimeter. Kondisi tanaman dinilai tumbuh dengan baik dan diperkirakan siap dipanen pada 10 Oktober 2026. Dalam proses budidaya, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 yang dipadukan dengan dolomit untuk menjaga kesuburan tanah. Sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida, sedangkan proses pengolahan lahan masih memanfaatkan peralatan pertanian secara manual. Monitoring di lapangan dilaksanakan oleh personel Polsek Banjang, yakni Aiptu Soeyatmin, S.H., Aipda Nasrullah, dan Briptu Zakir. Kehadiran anggota kepolisian di tengah aktivitas pertanian merupakan bentuk dukungan dan pendampingan kepada petani agar terus bersemangat meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Kapolres Hulu Sungai Utara melalui Plh. Kapolsek Banjang menegaskan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendukung program pemerintah, termasuk di sektor pertanian yang menjadi salah satu pilar penting ketahanan pangan nasional. Melalui monitoring yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan berbagai kendala di lapangan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat segera dicarikan solusi bersama. Pendampingan ini juga diharapkan mampu meningkatkan hasil panen, memperkuat kesejahteraan petani, dan mendukung keberhasilan program swasembada jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan terus terjalin demi mewujudkan sektor pertanian yang semakin maju dan berdaya saing. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Komandan Kodim (Dandim) 0410/Kota Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., menghadiri sekaligus mendukung pelaksanaan Bhayangkara Half Run 2026 yang digelar di kawasan Tugu Adipura, Jalan Ahmad Yani, Bandar Lampung, Minggu (5/7/2026). Kegiatan olahraga yang menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut diikuti sekitar 3.600 peserta dari berbagai kalangan. Selain mengampanyekan gaya hidup sehat, ajang ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Bhayangkara Half Run 2026 secara resmi dilepas oleh Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Asegaf, S.I.K., M.H. yang turut mengikuti kategori lari 10 kilometer bersama ribuan peserta. Dalam sambutannya, Kapolda Lampung menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, yang mencerminkan komitmen Polri untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik sekaligus semakin dekat dengan masyarakat. Kehadiran Dandim 0410/KBL di tengah kegiatan menjadi simbol kuatnya soliditas antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat. Kolonel Arm Roni Hermawan menyampaikan bahwa hubungan harmonis antara TNI dan Polri merupakan modal penting dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Provinsi Lampung. “Kami hadir untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan positif yang diselenggarakan Polri. Sinergi TNI-Polri harus terus dipelihara sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Dandim. Selain diikuti ribuan pelari, Bhayangkara Half Run 2026 juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan serta pembagian hadiah door prize yang semakin menambah antusiasme peserta dan masyarakat yang memadati kawasan Tugu Adipura sejak pagi hari. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol. Alfret Jacob Tilukay, S.I.K., M.Si., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat utama Polda Lampung, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Selama kegiatan berlangsung, suasana tetap aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat menjadi bukti nyata bahwa sinergi yang terjalin mampu menghadirkan kegiatan yang bermanfaat sekaligus mempererat hubungan antarinstansi. Melalui Bhayangkara Half Run 2026, diharapkan semangat kebersamaan dan kolaborasi antara TNI dan Polri semakin kokoh dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Lampung. (Agus)
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago mengutuk keras pembakaran pesawat dan tindakan keji terhadap pilot pesawat AMA yang diduga kuat dilakukan oleh kelompok KKB Papua. Karo Humas Datin Kemenko Polkam, Brigjen TNI Honi Havana, M.MDS, Kamis (2/7/2026) menyampaikan bahwa sejak didapatkannya informasi awal insiden tersebut, Kemenko Polkam terus memonitor dan memperhatikan secara seksama serta melaksanakan langkah-langkah koordinatif dengan satuan TNI, Polri dan kementerian/lembaga serta instansi yang terkait dalam penanganan insiden pembakaran pesawat AMA PK-RCY Nomor Seri 923 di Bandara Perintis Ipdeheik, Kampung Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Kemenko Polkam menyampaikan apresiasi kepada Satuan TNI, Polri dan seluruh unsur yang terlibat atas kesigapannya mengevakuasi jenazah Almarhum Nicholas F. Goselin, pilot pesawat AMA, pada hari ini Jumat (3/7) sekitar pukul 09.00 WIT. Saat ini jenazah telah berada di RST Timika untuk selanjutnya Koops TNI Habema akan menyerahkan kepada PT AMA untuk diterbangkan ke Jakarta. Kemenko Polkam menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menoleransi segala bentuk kekerasan dan tindakan keji terhadap masyarakat maupun sarana transportasi udara yang menjadi urat nadi pelayanan bagi kehidupan masyarakat di Papua. Kemenko Polkam akan terus mendorong proses penyelidikan dan langkah penegakan hukum yang tegas oleh aparat TNI-Polri terhadap pelaku, sekaligus mendorong upaya pengamanan penerbangan perintis guna menjamin keselamatan masyarakat dan kelangsungan pelayanan publik. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Komitmen mendukung program swasembada pangan terus ditunjukkan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Pada Sabtu (4/7/2026), personel Polsek Banjang melaksanakan monitoring perkembangan tanaman jagung pakan di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, sebagai bagian dari pendampingan terhadap petani binaan Polri. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WITA tersebut bertujuan memantau pertumbuhan tanaman sekaligus memastikan proses budidaya jagung berjalan sesuai harapan. Monitoring juga menjadi bentuk nyata sinergi Polri dengan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin, petani binaan Polri yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Mandiri. Jagung pakan ditanam di lahan seluas sekitar empat hektare dengan menggunakan benih hibrida BISI 18 yang ditanam sejak 12 Mei 2026. Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung kini telah berusia 54 hari dengan tinggi rata-rata mencapai 160 hingga 190 sentimeter. Kondisi tanaman dinilai tumbuh dengan baik dan diperkirakan memasuki masa panen pada 10 Oktober 2026. Dalam pengelolaan lahan, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit untuk menjaga kesuburan tanah, sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida. Seluruh proses budidaya masih mengandalkan peralatan pertanian secara manual. Monitoring dilakukan oleh Aiptu Noryadi selaku Kepala Jaga, Aipda Robbi Utama selaku Kanit Provost, dan Briptu M. Alfito Gusna. Kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas pertanian diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus pendampingan kepada petani agar terus meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Polres Hulu Sungai Utara melalui Polsek Banjang menegaskan akan terus mendukung berbagai program pemerintah di sektor pertanian. Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga berperan aktif dalam mendorong keberhasilan program swasembada pangan melalui pendampingan kepada kelompok tani di wilayah binaan. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang tetap aman, tertib, dan kondusif. Monitoring rutin seperti ini diharapkan dapat membantu mengidentifikasi perkembangan tanaman sejak dini sehingga hasil panen yang diperoleh petani semakin optimal dan mampu berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Komitmen mendukung program swasembada pangan nasional terus diwujudkan Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Melalui Polsek Amuntai Utara, jajaran kepolisian bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan kelompok tani melaksanakan penanaman jagung pakan di Desa Pinangkara RT IV, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Jumat (3/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendampingan Polri kepada sektor pertanian guna meningkatkan produksi jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah. Penanaman dilakukan di lahan seluas sekitar tiga hektare milik Hamruji, anggota Kelompok Tani (Poktan) “Dasar Usaha”. Hadir dalam kegiatan itu Kapolsek Amuntai Utara IPDA Ngatiman, Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Amuntai Tengah Iwan, Ketua Poktan “Dasar Usaha” Jali Rahman beserta 27 anggota kelompok tani, serta Bhabinkamtibmas dan personel Polsek Amuntai Utara. Sebelum penanaman dimulai, seluruh peserta mengikuti koordinasi terkait teknik budidaya, pola pendampingan, serta strategi pengelolaan tanaman agar mampu menghasilkan panen yang optimal. Setelah itu, penanaman jagung dilakukan secara bersama-sama sebagai simbol sinergi antara Polri, penyuluh pertanian, dan para petani dalam mendukung program swasembada pangan. Suasana gotong royong tampak mewarnai kegiatan. Personel kepolisian bersama petani turun langsung ke lahan, menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur mengatakan, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Menurutnya, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif membangun sinergi dengan petani, penyuluh pertanian, dan pemerintah daerah agar program strategis nasional dapat berjalan hingga ke tingkat desa. “Kami mengapresiasi semangat para petani yang terus berupaya meningkatkan produksi pertanian. Polri akan terus memberikan pendampingan dan memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait agar program swasembada jagung berjalan optimal. Harapannya, produksi pertanian meningkat, kesejahteraan petani semakin baik, dan ketahanan pangan nasional semakin kuat,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Polres Hulu Sungai Utara berharap kegiatan ini mampu memotivasi kelompok tani lainnya untuk memanfaatkan lahan pertanian secara maksimal. Kolaborasi yang terjalin antara Polri, penyuluh pertanian, pemerintah, dan masyarakat diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan hasil produksi jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Melalui Polsek Banjang, personel kepolisian menggelar sosialisasi dan penyuluhan pertanian jagung kepada masyarakat di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan Polri terhadap sektor pertanian guna mendorong peningkatan produksi jagung sekaligus memperkuat program swasembada pangan di tingkat desa. Dalam penyuluhan tersebut, personel Polsek Banjang memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan lahan pertanian secara optimal, teknik budidaya jagung, serta mendorong petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan daerah. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 12.50 WITA dan melibatkan personel Polsek Banjang, yakni Aiptu Noryadi selaku Kepala Jaga, Aipda Robbi Utama selaku Kanit Provost, serta Briptu M. Alfito Gusna sebagai anggota. Kapolres Hulu Sungai Utara melalui jajaran Polsek Banjang menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendukung berbagai program pemerintah, termasuk penguatan sektor pertanian yang menjadi bagian penting dalam mewujudkan kemandirian pangan. Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pengembangan budidaya jagung dan mampu memanfaatkan potensi lahan yang tersedia secara maksimal untuk meningkatkan hasil panen serta kesejahteraan petani. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat juga mendapat respons positif sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Polsek Banjang berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat melalui berbagai kegiatan pembinaan dan penyuluhan, sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi warga di wilayah Kecamatan Banjang. (Agus)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), menggelar lomba domino dan nonton bareng (nobar) bersama relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) serta masyarakat. Kegiatan berlangsung di halaman Mapolsek Amuntai Tengah pada Jumat (3/7/2026) malam dan disambut antusias ratusan peserta. Acara yang dimulai pukul 20.00 WITA tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, relawan, pemerintah kecamatan, aparat desa, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Amuntai Tengah. Kegiatan dihadiri Kapolres Hulu Sungai Utara, para Pejabat Utama (PJU) Polres HSU, Camat Amuntai Tengah, Kapolsek Amuntai Tengah, Danramil Amuntai Tengah, personel Polsek Amuntai Tengah, aparat desa dan kelurahan se-Kecamatan Amuntai Tengah, serta relawan BPK. Kapolsek Amuntai Tengah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat. Selain menjadi ajang hiburan, lomba domino dan nonton bareng juga diharapkan mampu membangun komunikasi yang lebih baik antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat. Dengan kebersamaan yang terjalin, diharapkan tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang semakin aman, damai, dan kondusif. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah peserta yang mengikuti lomba domino. Sebanyak 256 peserta ikut berkompetisi, sementara sekitar 150 warga turut memeriahkan kegiatan nonton bareng yang digelar di lokasi acara. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai jalannya kegiatan. Para peserta tampak menikmati setiap rangkaian acara, sekaligus memanfaatkan momentum tersebut untuk mempererat hubungan antara masyarakat, relawan BPK, dan jajaran kepolisian. Polsek Amuntai Tengah berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta mendukung terwujudnya pelayanan kepolisian yang semakin humanis. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai, mencerminkan semangat Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema pengabdian Polri yang semakin dekat dan hadir di tengah masyarakat. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang digelar jajaran Babinsa Kodim 0410/KBL bersama warga di Aula Makodim 0410/KBL, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Langkapura, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Sabtu (4/7/2026) dini hari WIB. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Tanjung Verde, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan silaturahmi serta memperkuat komunikasi antara Babinsa dan masyarakat. Suasana penuh keakraban tampak mewarnai acara. Babinsa, tokoh masyarakat, pemuda, hingga warga sekitar duduk bersama menikmati jalannya pertandingan yang berlangsung sengit dan menghibur. Babinsa wilayah setempat, Sertu Zainal Abidin, mengatakan kegiatan nobar merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis TNI kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial, tetapi juga menjadi sahabat masyarakat di berbagai kegiatan. “Kami ingin membangun kedekatan dengan warga melalui kegiatan yang sederhana namun penuh makna. Kebersamaan seperti ini diharapkan semakin memperkuat persatuan, kekompakan, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya. Pertandingan berlangsung dramatis. Argentina yang berstatus juara bertahan harus bekerja keras menghadapi perlawanan Tanjung Verde. Lionel Messi membuka keunggulan pada menit ke-29 setelah memanfaatkan umpan terobosan Lisandro Martinez dan menaklukkan kiper Vozinha. Memasuki babak kedua, Tanjung Verde berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Deroy Duarte pada menit ke-59 sehingga laga berakhir imbang 1-1 hingga waktu normal usai. Di babak tambahan waktu, Lisandro Martinez kembali membawa Argentina unggul pada menit ke-92. Namun Tanjung Verde kembali menyamakan skor lewat sepakan Sidny Lopes Cabral pada menit ke-103. Kemenangan Argentina akhirnya dipastikan pada menit ke-111 setelah bola hasil sundulan Cristian Romero berbelok masuk ke gawang Tanjung Verde, memastikan skor akhir 3-2 sekaligus mengantarkan Argentina melaju ke perempat final. Di sela-sela pertandingan, Babinsa juga berdialog santai dengan para pemuda dan warga. Mereka mengajak masyarakat meneladani semangat pantang menyerah, sportivitas, serta pentingnya kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Salah seorang warga, Ahmad (45), mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, nobar bersama Babinsa menghadirkan suasana yang hangat dan mempererat hubungan antara masyarakat dengan aparat TNI. “Kami merasa lebih dekat dengan Babinsa. Suasananya santai dan penuh kekeluargaan. Kegiatan seperti ini membuat hubungan kami semakin akrab,” katanya. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme hingga pertandingan berakhir. Melalui momen kebersamaan tersebut, Kodim 0410/KBL kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. (Agus)