Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com    Jajaran Polsek Sungai Pandan, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melakukan monitoring perkembangan lahan program swasembada jagung di Desa Sungai Pinang dan Desa Tambalang Kecil, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Pemantauan tersebut dilakukan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WITA, sebagai bagian dari upaya mengawal perkembangan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Sungai Pandan. Dalam monitoring tersebut, petugas menemukan bahwa pertumbuhan tanaman jagung di kedua lokasi belum sepenuhnya optimal. Sebagian tanaman memang berhasil tumbuh, sementara sebagian lainnya dilaporkan mengalami kegagalan akibat terdampak banjir yang terjadi setelah curah hujan tinggi beberapa waktu sebelumnya. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan lahan jagung di wilayah tersebut. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus kondisi aktual lahan setelah terdampak genangan. Kegiatan monitoring dilaksanakan oleh Aiptu Agus Tri Saptiawan, S.Hut., Aipda Eddy Khairudin, S.H., dan Briptu Ahmad Hasan. Untuk menuju lokasi, personel menggunakan satu unit kendaraan roda empat milik Polsek Sungai Pandan. Meski terdapat lahan yang terdampak banjir, seluruh rangkaian kegiatan monitoring berlangsung lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Sungai Pandan juga dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali. Pemantauan secara berkala diharapkan dapat memberikan gambaran perkembangan lahan secara nyata, termasuk berbagai kendala yang dihadapi petani dalam mendukung program swasembada jagung dan ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

BOGOR, Bidik-kasusnews.com                   Rencana tiga warga untuk berlibur ke Taiwan pada pertengahan 2026 justru berujung persoalan. Mereka mengaku mengalami kerugian total sekitar Rp66 juta setelah menyerahkan uang untuk jasa pengurusan visa kepada seorang perempuan berinisial R. Ketiga calon wisatawan tersebut, yakni Aris, Firman, dan Anto, awalnya berencana melakukan perjalanan wisata ke Taiwan sekitar Juni 2026. Dalam proses persiapan keberangkatan, mereka bertemu dengan R yang disebut menawarkan jasa pengurusan visa dengan biaya Rp22 juta untuk masing-masing orang. Karena percaya dengan tawaran tersebut, ketiganya kemudian menyerahkan uang sesuai nominal yang diminta. Namun, setelah pembayaran dilakukan, visa yang dijanjikan belum juga diterima. Para korban menyebut berbagai alasan sempat disampaikan terkait proses pengurusan visa. Akan tetapi, hingga waktu yang dijanjikan, kepastian mengenai penerbitan visa maupun keberangkatan ke Taiwan tidak kunjung diperoleh. Persoalan tersebut semakin panjang setelah Firman dan Aris mengaku sempat tinggal selama hampir dua bulan di sebuah rumah kontrakan di kawasan Perumahan Manzil Blok A15, Kabupaten Bogor, sembari menunggu proses pengurusan yang mereka harapkan segera selesai. Karena tidak melihat adanya kepastian, para korban kemudian meminta agar uang yang telah diserahkan dikembalikan. Menurut pengakuan mereka, R sempat menyatakan kesediaannya untuk mengembalikan seluruh dana tersebut dan berjanji menyelesaikan pembayaran dalam waktu dekat. Namun, hingga lebih dari satu bulan berlalu, uang yang mereka harapkan kembali belum diterima secara penuh. “Kami sangat kecewa. Bukan hanya kami bertiga yang mengalami kerugian, tetapi keluarga juga ikut terdampak. Awalnya kami ingin berlibur bersama keluarga,” ujar Firman saat dikonfirmasi media pada 28 Juli 2026. Para korban berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara hukum. Mereka meminta aparat penegak hukum menelusuri dugaan penipuan tersebut, termasuk aliran dana yang telah diserahkan, apabila laporan resmi nantinya dibuat. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat yang hendak bepergian ke luar negeri agar lebih berhati-hati menggunakan jasa pengurusan dokumen perjalanan. Calon wisatawan disarankan memastikan legalitas pihak yang menawarkan jasa, prosedur pengurusan visa, serta bukti pembayaran dan dokumen pendukung sebelum menyerahkan sejumlah uang. Hingga berita ini diterbitkan, R belum memberikan tanggapan atau klarifikasi atas tuduhan yang disampaikan para korban. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak yang disebut dalam pemberitaan. Perlu ditegaskan, dugaan tersebut masih berdasarkan keterangan pihak yang mengaku sebagai korban dan belum merupakan kesimpulan hukum. Asas praduga tak bersalah tetap berlaku sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com        Jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus mengawal perkembangan program swasembada pangan melalui pemantauan lahan jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Monitoring dilakukan pada Jumat, 7 Agustus 2026 sekitar pukul 11.00 WITA. Petugas memantau kondisi tanaman jagung yang dibudidayakan di lahan milik Sadikin, yang tergabung dalam kelompok tani Mandiri binaan Polri. Lahan tersebut memiliki luas sekitar 4 hektare atau 40.000 meter persegi. Jagung ditanam pada 12 Mei 2026 dan saat dilakukan pemantauan telah memasuki usia sekitar 89 hari. Berdasarkan hasil monitoring, pertumbuhan tanaman tergolong baik dengan tinggi mencapai sekitar 2 hingga 2,1 meter. Komoditas yang dibudidayakan merupakan jagung pakan menggunakan benih Hibrida Bisi 18. Dalam proses budidayanya, pengelola menggunakan sekitar 100 bungkus atau 100 kilogram benih. Pemupukan dilakukan menggunakan NPK 16.16.16 dan dolomit, sedangkan pengendalian gulma menggunakan herbisida Basmilang. Pengelolaan lahan hingga saat ini masih dilakukan secara manual. Berdasarkan perkiraan perkembangan tanaman, lahan tersebut ditargetkan memasuki masa panen sekitar 10 Oktober 2026. Kapolsek Banjang melalui personelnya terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan sekaligus memastikan kegiatan pertanian di wilayah hukum Polsek Banjang berjalan dengan baik. Monitoring kali ini dilaksanakan oleh Aipda Nasrullah, Aipda Robbi Utama, S.H., dan Briptu Zakir. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang dilaporkan aman dan terkendali. Pemantauan secara berkala diharapkan dapat membantu memastikan perkembangan tanaman tetap terpantau hingga memasuki masa panen. Program pengembangan jagung tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan serta pemanfaatan lahan produktif di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com                   Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mengajak seluruh Komandan Satuan (Dansat) TNI Angkatan Darat untuk memperkuat kepedulian terhadap prajurit, institusi, dan masyarakat, sekaligus mendukung berbagai program strategis pemerintah sebagai wujud nyata pengabdian TNI AD kepada bangsa dan negara. Hal tersebut disampaikan Kasad saat memberikan pengarahan kepada lebih dari 700 peserta Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI AD Tahun 2026 yang dipusatkan di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus), Batujajar, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2026). Dalam arahannya, Kasad menegaskan bahwa keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan di tingkat satuan. Seorang komandan tidak hanya dituntut mampu melaksanakan tugas operasional, tetapi juga harus memiliki kepedulian terhadap prajurit beserta keluarganya, membangun satuan yang solid, serta menjadi teladan dalam sikap dan tindakan. “Kita tingkatkan pengawasan kita, latih anggotamu dengan baik dan buat kedekatan sebagai komandan dengan anggota, sehingga setiap permasalahan anggota dapat diselesaikan dengan baik,” tegas Kasad. Kasad juga mengingatkan agar para Dansat terus meningkatkan profesionalisme prajurit melalui pembinaan yang terukur, latihan yang berkelanjutan, serta penegakan disiplin yang humanis. Menurutnya, kepemimpinan yang baik akan melahirkan satuan yang berintegritas, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas. Selain pembinaan internal, Kasad menekankan pentingnya peran aktif TNI AD dalam mendukung berbagai program pemerintah, seperti ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, pelestarian lingkungan, penanggulangan bencana, serta kegiatan lain yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Para Dansat juga didorong untuk menyampaikan berbagai kontribusi positif TNI AD kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi. Pada kesempatan tersebut, Kasad juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas peningkatan tunjangan kinerja prajurit dan ASN TNI sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan personel. Menurutnya, kebijakan tersebut harus disyukuri dengan meningkatkan dedikasi, profesionalisme, dan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara. Rangkaian Apel Dansat TNI AD Tahun 2026 juga diisi dengan pembekalan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan mengenai Transformasi Ekonomi Indonesia: Penguatan Program Strategis Pemerintah. Selain itu, Kasad meninjau hasil Program Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (Litbanghan) Mandiri alutsista TNI AD serta menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Pencak Silat Militer dan komandan satuan berprestasi pada kategori renang militer, kesegaran jasmani, dan menembak. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com    Upaya mendukung program swasembada pangan terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Salah satunya melalui monitoring perkembangan lahan jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU. Monitoring tersebut dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026 sekitar pukul 11.00 WITA. Petugas Polsek Banjang memantau langsung perkembangan tanaman jagung yang dikelola Sadikin melalui kelompok tani Mandiri yang merupakan binaan Polri. Lahan yang dipantau memiliki luas sekitar 4 hektare atau 40.000 meter persegi. Tanaman jagung tersebut ditanam pada 12 Mei 2026 dan saat dilakukan monitoring telah memasuki usia sekitar 89 hari. Dari hasil pemantauan, tanaman jagung tumbuh dengan ketinggian berkisar 2 hingga 2,1 meter. Komoditas yang dibudidayakan merupakan jagung pakan dengan menggunakan benih Hibrida Bisi 18. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, pengelola menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit. Sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Dalam proses pengelolaannya, lahan tersebut masih menggunakan metode manual dan belum menggunakan alat serta mesin pertanian (alsintan). Berdasarkan perkembangan tanaman saat monitoring, panen diperkirakan dapat dilakukan sekitar 10 Oktober 2026. Kegiatan monitoring ini dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian dalam mengawal dan mendukung program swasembada pangan, khususnya pengembangan komoditas jagung di wilayah Kecamatan Banjang. Dalam kegiatan tersebut, monitoring dilakukan oleh Aipda Nasrullah, Aipda Robbi Utama, S.H., dan Briptu Zakir. Polsek Banjang menyatakan kegiatan monitoring berlangsung aman dan lancar. Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Banjang selama kegiatan berlangsung juga terpantau aman dan terkendali. Melalui pemantauan secara berkala, perkembangan tanaman dan kondisi lahan diharapkan dapat terus terpantau hingga memasuki masa panen, sekaligus mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Satuan Reserse Narkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU) mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial AM alias U, berusia 33 tahun, yang diketahui berdomisili di Desa Babirik Hilir, Kecamatan Babirik. Berdasarkan laporan kepolisian, yang bersangkutan disebut merupakan residivis dan diduga terlibat dalam peredaran narkotika. Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Kamis, 6 Agustus 2026 sekitar pukul 17.15 WITA, di sebuah rumah di Jalan Basuki Rahmat, Desa Babirik Hilir, RT 002/RW 001, Kecamatan Babirik, Kabupaten HSU. Kasat Resnarkoba Polres HSU melaporkan, petugas melakukan pengamanan terhadap tersangka yang kemudian dilanjutkan dengan penggeledahan di tempat tinggalnya. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika. Di antaranya 34 paket sabu dengan berat keseluruhan 12,5 gram dan berat bersih 6,38 gram. Barang bukti tersebut ditemukan di beberapa lokasi di dalam rumah. Sebanyak 29 paket sabu ditemukan di dalam sebuah dompet kecil berwarna hitam yang berada di bawah kasur kamar. Selain itu, petugas juga menemukan lima paket sabu lainnya yang disimpan di dalam wadah kecil produk perawatan bayi. Barang tersebut ditemukan di ruangan belakang, tepatnya di atas lemari, dan dibungkus menggunakan plastik berwarna hitam serta tisu. Dalam penggeledahan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika, di antaranya plastik klip, sedotan plastik yang diduga digunakan sebagai alat bantu, timbangan digital, kotak timbangan, satu unit telepon seluler, serta uang tunai sebesar Rp450 ribu. Seluruh barang bukti bersama tersangka kemudian dibawa ke Satresnarkoba Polres HSU untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga melakukan pemeriksaan awal terhadap barang bukti menggunakan tes kit, pemeriksaan terhadap saksi dan tersangka, serta gelar perkara sebagai bagian dari tahapan penyidikan. Dalam laporan tersebut, tersangka disangkakan dengan ketentuan Pasal 114 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau ketentuan Pasal 609 Ayat (2) huruf (a) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo. UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, sebagaimana diterapkan dalam proses hukum perkara tersebut. Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. Kepolisian memastikan proses hukum terhadap tersangka dan barang bukti masih berlanjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Agus)

AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com                    Kabar duka menyelimuti keluarga besar Majelis Dzikir Shalawat dan Rukun Kematian Irsyadul Ibad Patarikan. Salah satu anggotanya, M. Mahdi bin H. Tarmiji (alm), meninggal dunia pada Jumat pagi, 7 Agustus 2026. Almarhum M. Mahdi, yang tercatat sebagai anggota bernomor 0336, mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 06.45 Wita. Almarhum diperkirakan berusia 64 tahun dan merupakan warga RT 2, Desa Tanjung Ulin Hulu, Amuntai. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto turut hadir dalam acara pemakaman almarhum M. Mahdi Kabar berpulangnya almarhum disampaikan kepada keluarga besar Majelis Dzikir Shalawat dan Rukun Kematian Irsyadul Ibad Patarikan pada Jumat pagi. Kepergian almarhum menjadi duka bagi keluarga, kerabat, serta para anggota perkumpulan yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Berdasarkan informasi yang disampaikan keluarga dan pengurus, pelaksanaan fardu kifayah dijadwalkan pada Jumat siang setelah salat Jumat. Prosesi tersebut dilaksanakan di Masjid Raya At-Taqwa Amuntai. Setelah proses fardu kifayah selesai, jenazah almarhum akan dimakamkan di alkah keluarga di kawasan RT 2, Desa Tanjung Ulin Hulu, Amuntai. Keluarga yang ditinggalkan di antaranya H. Muksin Haita serta H. Ikhsan dari Tanjung Ulin/Patarikan. Pengurus Majelis Dzikir Shalawat dan Rukun Kematian Irsyadul Ibad Patarikan juga mengajak seluruh anggota, khususnya kaum laki-laki, untuk hadir dan turut melaksanakan fardu kifayah sebagai bentuk kepedulian serta kebersamaan terhadap sesama anggota. Bagi keluarga besar perkumpulan tersebut, pelaksanaan fardu kifayah merupakan salah satu tujuan utama keberadaan Rukun Kematian, sekaligus bentuk nyata kepedulian sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. Kepergian M. Mahdi meninggalkan duka bagi keluarga dan orang-orang yang mengenalnya. Namun, doa dan penghormatan terus dipanjatkan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kesalahan almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melimpahkan rahmat dan memberikan tempat yang mulia di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan. (Agus)  

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Peserta calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Tahun 2026 mendapat pembekalan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Edukasi tersebut menjadi bagian dari persiapan sekaligus upaya membangun karakter generasi muda yang sehat, disiplin, dan memiliki masa depan yang positif. Kegiatan pembekalan berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten HSU, Kamis (6/8/2026), mulai pukul 20.00 hingga 22.00 Wita. Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan yang diikuti para calon Paskibraka HSU tersebut. Hadir di antaranya Ketua DPRD Kabupaten HSU H. Fadilah, Sekda HSU Adi Lesmana, M.Si., Kapolres HSU yang diwakili Kasat Resnarkoba AKP Sutargo, S.H., M.M., Kepala Badan Kesbangpol HSU Amberani, M.H., Kabid Ekososbud, Agama dan Wasnas Dr. Hatmiati, M.Pd., serta para peserta calon Paskibraka HSU Tahun 2026. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan Kepala Kesbangpol Kabupaten HSU. Selanjutnya, peserta menerima sejumlah materi yang disampaikan oleh Sekda HSU, Ketua DPRD HSU, serta Kasat Resnarkoba Polres HSU AKP Sutargo. Dalam kesempatan tersebut, AKP Sutargo menyampaikan materi khusus mengenai pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Pembekalan ini menjadi penting mengingat remaja merupakan kelompok yang perlu mendapatkan pemahaman sejak dini mengenai berbagai risiko penyalahgunaan narkotika. Melalui materi tersebut, para calon Paskibraka diharapkan mampu memahami dampak buruk narkoba sekaligus memiliki sikap tegas untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk berinteraksi dan menggali pemahaman lebih jauh terkait materi yang disampaikan. Pembekalan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari persiapan calon Paskibraka menghadapi tugas kenegaraan, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesadaran terhadap pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan. Polres HSU melalui Sat Resnarkoba terus mendorong upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan menyasar berbagai kelompok masyarakat, termasuk kalangan pelajar dan generasi muda. Dengan pemahaman yang diberikan sejak dini, diharapkan para calon Paskibraka HSU dapat menjadi contoh positif bagi lingkungan sekitarnya dan turut menyampaikan pesan bahaya narkoba kepada teman sebaya. Seluruh rangkaian kegiatan pembekalan calon Paskibraka Kabupaten HSU Tahun 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. (Agus)

Depok, Bidik-kasusnews.com                  Komandan Korps Brimob Polri, Komjen Pol. Ramdani Hidayat, menerima kunjungan silaturahmi Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol. Asep Edi Suheri, bersama Pangdam Jaya, Letjen TNI Deddy Suryadi, di Rupattama Mako Korbrimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Kamis (6/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat soliditas dan sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung berbagai agenda strategis nasional. Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya disambut langsung oleh Dankorbrimob Polri didampingi Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto. Turut hadir Karorenminops Korbrimob Polri Brigjen Pol. Yuri Karsono, Danpas Pelopor Korbrimob Polri Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra Perkasa Jumantara, Danpas Gegana Korbrimob Polri Brigjen Pol. Mulyadi, serta para Pejabat Utama Korbrimob Polri. Dalam rombongan Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya turut hadir Asrendam Jaya Brigjen TNI Chandra Ariyadi, Asintel Kasdam Jaya Brigjen TNI Sri Marantika Beruh, Dansatbrimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Sejumlah hal strategis menjadi pembahasan, mulai dari penguatan koordinasi antarsatuan, peningkatan interoperabilitas, hingga kesiapsiagaan dalam menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Dalam kesempatan tersebut, Komjen Pol. Ramdani Hidayat menegaskan komitmen Korps Brimob Polri untuk terus bersinergi dengan Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya dalam menjaga keamanan Ibu Kota. “Korps Brimob Polri siap bersinergi dan mendukung setiap langkah Polda Metro Jaya maupun Kodam Jaya dalam menjaga keamanan Jakarta. Dengan kemampuan dan kesiapan yang kami miliki, Korps Brimob siap dilibatkan kapan pun dibutuhkan demi menjaga stabilitas keamanan serta memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat,” ujar Komjen Pol. Ramdani Hidayat. Sementara itu, Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan Jakarta memerlukan sinergi yang terbangun secara menyeluruh dari tingkat pimpinan hingga personel di lapangan. “Jakarta memiliki arti yang sangat strategis bagi bangsa dan negara. Karena itu, sinergitas TNI dan Polri harus terbangun kuat, mulai dari tingkat pimpinan hingga seluruh personel di lapangan. Soliditas dari atas sampai bawah menjadi kekuatan utama dalam menjaga keutuhan NKRI sekaligus memastikan seluruh aktivitas masyarakat dan agenda nasional dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Letjen TNI Deddy Suryadi. Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menambahkan bahwa soliditas TNI-Polri merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus memastikan negara senantiasa hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat. “TNI dan Polri merupakan kekuatan sekaligus pilar utama kebangsaan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu, soliditas, komunikasi, dan koordinasi harus terus kita pelihara agar negara senantiasa hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga stabilitas nasional,” kata Komjen Pol. Asep Edi Suheri. Kunjungan silaturahmi ini semakin memperkuat komitmen Korps Brimob Polri, Polda Metro Jaya, dan Kodam Jaya untuk terus meningkatkan koordinasi, interoperabilitas, dan soliditas antarsatuan. Melalui sinergi yang semakin erat, TNI dan Polri siap menjaga keamanan Jakarta tetap aman, kondusif, serta mendukung kelancaran berbagai agenda strategis nasional. (Agus)

Lubuklinggau, Bidik-kasusnews.com          Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat, Personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan kembali melaksanakan kegiatan sosial dengan memfasilitasi Bus Sekolah Gratis bagi siswa dan siswi SD Negeri 82 Kota Lubuklinggau, pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh DPP Bripka Herli bersama personel Batalyon B Pelopor. Fasilitas bus sekolah gratis ini diberikan untuk membantu para pelajar memperoleh akses transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu menuju sekolah maupun saat kembali ke rumah. Program ini merupakan salah satu bentuk pengabdian Brimob Polri kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran proses belajar mengajar serta menciptakan rasa aman bagi para pelajar. Kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan yang bermanfaat bagi kebutuhan sosial masyarakat. DPP Bripka Herli menyampaikan bahwa kegiatan bus sekolah gratis ini merupakan wujud nyata kepedulian Batalyon B Pelopor terhadap generasi penerus bangsa. “Melalui layanan bus sekolah gratis ini, kami berharap dapat membantu para siswa berangkat ke sekolah dengan aman, nyaman, dan penuh semangat. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mempererat hubungan antara Brimob dengan warga,” ujarnya. Secara terpisah, Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumsel AKBP Andiyano, S.K.M. membenarkan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelayanan bus sekolah gratis merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi yang selalu hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Fasilitasi bus sekolah gratis ini diharapkan mampu mendukung dunia pendidikan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Satbrimob Polda Sumsel,” ungkap AKBP Andiyano. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan kehadiran Satbrimob Polda Sumsel semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian Brimob dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif demi kemajuan pendidikan di Kota Lubuklinggau. (Agus)