Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Suasana penuh khidmat dan haru mewarnai Aula Palapa Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL), Kamis (25/6/2026), saat digelarnya kegiatan Laporan Korp Raport Pindah Satuan bagi empat personel yang akan melanjutkan pengabdian di satuan baru di lingkungan TNI Angkatan Darat. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., tersebut menjadi momentum penting sebagai bentuk penghormatan sekaligus apresiasi kepada prajurit yang telah menyelesaikan masa tugasnya di Kodim 0410/KBL. Acara dihadiri oleh jajaran perwira, para Danramil, personel Bintara dan Tamtama, serta sejumlah pejabat staf Kodim. Turut mendampingi Dandim, Perwira Tertua Kodim 0410/KBL Mayor Inf Bunyamin yang juga menjabat sebagai Danramil 410-05/TKP. Prosesi korp raport diawali dengan laporan perwira upacara, penghormatan pasukan, hingga penyampaian laporan resmi personel yang akan berpindah satuan. Dalam kesempatan tersebut, Dandim secara langsung menyerahkan piagam penghargaan kepada para prajurit sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas. Dalam amanatnya, Kolonel Arm Roni Hermawan menegaskan bahwa mutasi dan perpindahan satuan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memenuhi kebutuhan pembinaan personel di lingkungan TNI AD. “Perpindahan satuan merupakan proses yang wajar dalam perjalanan karier seorang prajurit. Pengalaman yang telah diperoleh selama bertugas di Kodim 0410/KBL hendaknya menjadi bekal berharga untuk menghadapi tantangan dan tanggung jawab yang lebih besar di tempat penugasan yang baru,” ujarnya. Dandim juga mengingatkan bahwa setiap personel yang mendapatkan amanah baru harus mampu menunjukkan profesionalisme, integritas, dan jiwa kepemimpinan yang semakin matang seiring bertambahnya tanggung jawab dalam organisasi. Pada periode mutasi kali ini, satu personel mendapatkan penugasan ke Markas Komando Daerah Militer (Makodam), sementara tiga personel lainnya akan melanjutkan pengabdian di satuan Yon TP. Seluruh proses perpindahan diharapkan berjalan lancar dan dapat memberikan kontribusi positif bagi satuan tujuan masing-masing. Mengakhiri sambutannya, Dandim menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada personel yang berpindah satuan atas kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan selama menjadi bagian dari keluarga besar Kodim 0410/KBL. “Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Kodim 0410/KBL, saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan. Semoga sukses di tempat tugas yang baru dan tali silaturahmi yang telah terjalin tetap terjaga dengan baik,” tuturnya. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut ditutup dengan doa bersama dan penghormatan akhir. Seluruh rangkaian acara berjalan tertib, aman, dan lancar. Melalui kegiatan korp raport ini, Kodim 0410/KBL berharap para prajurit yang berpindah satuan dapat terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan profesionalisme, serta membawa pengalaman terbaik yang diperoleh selama bertugas untuk mendukung keberhasilan tugas di satuan yang baru. (Agus)

MAGELANG, Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menghadiri Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) TNI Integratif Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Kamis (25/6/2026). Upacara tersebut menjadi tonggak baru dalam sistem pembinaan perwira TNI dengan dilantiknya angkatan pertama pendidikan tersebut. Sebanyak 1.737 siswa resmi dilantik menjadi Perwira Pertama (Pama) TNI setelah menyelesaikan pendidikan yang dirancang untuk membangun kesamaan persepsi, memperkuat soliditas, profesionalisme, serta interoperabilitas antarmatra sejak awal pembentukan perwira. Kehadiran Kasad bersama Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) mencerminkan komitmen TNI dalam memperkuat sinergi antarmatra guna mencetak perwira-perwira yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi dinamika tugas di masa depan. Diktukpa TNI Integratif merupakan program pendidikan pembentukan perwira yang untuk pertama kalinya diselenggarakan secara terintegrasi oleh TNI. Melalui pola pendidikan tersebut, para siswa dari setiap matra dibekali nilai-nilai dasar kepemimpinan, semangat kebersamaan, serta kemampuan bekerja secara terpadu dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI. Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh perwira yang telah resmi dilantik. Pangkat Letnan yang disandang, menurutnya, merupakan amanah besar dari bangsa, negara, rakyat, dan Tuhan Yang Maha Esa yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab melalui pengamalan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. “Pendidikan yang telah saudara jalani telah membentuk jati diri prajurit TNI dalam semangat TNI yang PRIMA. Pangkat yang disematkan hari ini bukan sekadar simbol kehormatan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegas Panglima TNI. Ia juga mengingatkan bahwa dinamika lingkungan strategis global yang berkembang semakin cepat menuntut setiap prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan, dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi berbagai tantangan yang dapat memengaruhi stabilitas nasional. Kasad sendiri menyampaikan apresiasinya kepada seluruh perwira muda yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan serta berharap mereka mampu menjadi pemimpin yang profesional, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian yang tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas. Turut hadir pada upacara tersebut Dankodiklat TNI, para Gubernur Akademi Angkatan, Gubernur Akademi Militer beserta istri, Wakil Gubernur Akademi Militer, para pejabat utama TNI, Forkopimda Jawa Tengah, Pangdam IV/Diponegoro, Wali Kota Magelang, serta keluarga para perwira yang dilantik. Upacara Prasetya Perwira Diktukpa TNI Integratif TA 2026 menjadi awal pengabdian bagi para perwira muda TNI untuk mengemban amanah menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dengan semangat integrasi, loyalitas, dan profesionalisme. (Agus)

Palembang, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka meningkatkan profesionalisme personel serta menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Sumatera Selatan menggelar Penutupan Lomba Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berlangsung di Markas Komando Satuan Brimob Polda Sumsel. Kegiatan yang digelar selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Juni 2026 tersebut menjadi ajang penguatan kompetensi personel kepolisian dalam menangani tempat kejadian perkara secara cepat, tepat, profesional, dan sesuai standar operasional prosedur. Acara penutupan dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumatera Selatan, Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., serta dihadiri Komandan Satuan Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., para pejabat utama Polda Sumsel, peserta lomba dari berbagai Polres jajaran, dan sejumlah tamu undangan. Dalam sambutannya, Wakapolda Sumsel memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan, dedikasi, dan semangat tinggi selama mengikuti perlombaan. Menurutnya, kompetisi tersebut bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri. “Lomba ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan teknis personel dalam penanganan TKP, yang menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan proses penyelidikan dan penyidikan suatu perkara,” ujarnya. Selama perlombaan, para peserta diuji dalam berbagai skenario penanganan tempat kejadian perkara yang menuntut ketelitian, kecepatan, koordinasi tim, serta kemampuan mengamankan dan mengumpulkan barang bukti secara profesional. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Polres Lahat berhasil meraih Juara I berkat penampilan terbaik dan kemampuan teknis yang dinilai paling unggul. Posisi Juara II diraih Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, sementara Polres Banyuasin berhasil menempati Juara III. Para pemenang menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi, keterampilan, dan dedikasi yang ditunjukkan selama mengikuti seluruh rangkaian lomba. Kehadiran Dansat Brimob Polda Sumsel, Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan terhadap peningkatan kapasitas personel Polri, khususnya dalam bidang penanganan tempat kejadian perkara yang membutuhkan kompetensi dan profesionalisme tinggi. Melalui kegiatan ini, Polda Sumatera Selatan berharap seluruh personel dapat terus meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas kepolisian, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya Polri yang Presisi, profesional, dan terpercaya. Penutupan lomba berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di lingkungan Polda Sumatera Selatan. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Momentum Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dimaknai Polres Hulu Sungai Utara (HSU) dengan aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan bakti sosial dan peresmian Jembatan Merah Putih Presisi, Polres HSU menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Desa Tambak Panji Sari, Kecamatan Haur Gading, Kamis (25/6/2026), dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimcam, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta warga dari Desa Jingah Bujur dan Desa Tambak Panji Sari. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., hadir langsung memimpin kegiatan bersama Wakapolres Kompol Sony F.L. Gaol, S.E., M.M., jajaran Pejabat Utama Polres HSU, para Kapolsek, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara diwakili oleh Asisten II Setda HSU Ahmad Rizani, S.T. Dalam sambutannya, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto menyampaikan bahwa pembangunan dan peresmian Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga di wilayah pedesaan. “Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga simbol kebersamaan, gotong royong, dan kehadiran Polri untuk masyarakat. Kami berharap keberadaannya dapat memberikan manfaat yang besar bagi warga,” ujar Kapolres. Selain meresmikan jembatan, Polres HSU juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Sebanyak 200 paket bantuan sosial diserahkan secara simbolis kepada Sabuk Kamtibmas Polres HSU yang terdiri dari pengemudi ojek online, organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan, serta masyarakat kurang mampu yang berada di sekitar kawasan jembatan. Setiap paket bantuan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, teh, kopi, mi instan, tepung, kecap, dan biskuit yang diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat penerima. Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai prosesi penyerahan bantuan. Warga yang hadir menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian Polres HSU terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Puncak acara ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol resmi beroperasinya Jembatan Merah Putih Presisi. Peresmian tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang selama ini menantikan sarana penghubung yang lebih baik untuk mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi mereka. Kegiatan bakti sosial dan peresmian jembatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengedepankan nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan semangat “Polri Untuk Masyarakat”, Polres Hulu Sungai Utara terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata, baik melalui peningkatan pelayanan keamanan maupun kontribusi terhadap pembangunan dan kesejahteraan warga. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai, mencerminkan sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun Hulu Sungai Utara yang lebih maju dan sejahtera. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melalui kegiatan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kamis (25/6/2026). Kegiatan monitoring dilakukan langsung oleh personel Polsek Banjang guna memastikan pertumbuhan tanaman jagung binaan Polri berjalan sesuai harapan sekaligus memberikan pendampingan kepada kelompok tani yang terlibat dalam program swasembada pangan. Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin yang dikelola bersama Kelompok Tani (Poktan) Mandiri, salah satu kelompok tani binaan Polri di wilayah Kecamatan Banjang. Lahan seluas empat hektare tersebut ditanami jagung pakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi pertanian dan mendukung ketersediaan bahan baku pakan ternak di daerah. Kapolsek Banjang melalui personel yang bertugas menjelaskan bahwa tanaman jagung di lokasi tersebut saat ini berusia sekitar 35 hari setelah tanam. Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, pertumbuhan tanaman tergolong cukup baik dengan tinggi rata-rata berkisar antara 40 hingga 50 sentimeter. “Monitoring ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman secara langsung sekaligus memastikan program swasembada jagung yang menjadi bagian dari ketahanan pangan nasional dapat berjalan optimal,” ujar petugas di lokasi. Lahan pertanian yang mulai ditanam sejak 12 Mei 2026 itu menggunakan bibit jagung hibrida Bisi 18 sebanyak 100 kilogram. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, petani memanfaatkan pupuk NPK 16-16-16 dan dolomit, sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida sesuai kebutuhan lahan. Meski pengelolaan lahan masih menggunakan peralatan pertanian manual, kondisi tanaman saat ini menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan. Jika tidak mengalami kendala cuaca maupun serangan hama, panen diperkirakan dapat dilakukan pada Oktober 2026 mendatang. Kegiatan monitoring dipimpin oleh Aiptu Noryadi bersama Aipda Robbi Utama dan Bripda M. Alfito Gusna. Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, petugas juga berdialog dengan petani untuk mengetahui berbagai kendala yang dihadapi selama masa pertumbuhan jagung. Program pendampingan yang dilakukan Polri ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi sektor pertanian di tingkat daerah. Dengan keterlibatan aktif aparat kepolisian dalam pendampingan dan pengawasan, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kemandirian pangan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Desa Pulau Damar terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Banjang menegaskan akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan optimal hingga masa panen tiba. Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, program swasembada jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan. (Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan zikir dan doa bersama sebagai wujud refleksi spiritual sekaligus upaya memuliakan nilai-nilai luhur Tribrata yang menjadi pedoman hidup insan Bhayangkara. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Hidayah Polres HSU pada Kamis (25/6/2026) pagi tersebut diikuti oleh Kapolres Hulu Sungai Utara, para Pejabat Utama (PJU), personel Polri, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres HSU yang beragama Islam. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan mewarnai rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA. Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan Surah Yasin, zikir bersama, serta doa untuk keselamatan bangsa, institusi Polri, dan masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan keagamaan tersebut dipimpin oleh Ustadz Akhmad Rifa’i, S.Pd.I., yang memberikan tausiah dan memimpin doa bersama. Dalam kesempatan itu, para peserta diajak untuk menjadikan momentum Hari Bhayangkara sebagai sarana introspeksi diri serta memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto menyampaikan bahwa zikir dan doa bersama merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga memperkuat nilai spiritual dan moral seluruh personel. “Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota Polri dapat semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Tribrata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab,” ujarnya. Menurutnya, nilai-nilai Tribrata menjadi fondasi utama dalam membangun Polri yang profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat. Karena itu, peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya dimaknai sebagai perayaan institusi, tetapi juga momentum memperkuat integritas dan kualitas pengabdian personel. Selain menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan ini juga bertujuan mempererat kebersamaan dan soliditas antaranggota Polres HSU dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Rangkaian zikir dan doa bersama berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual Polres Hulu Sungai Utara dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus memohon keberkahan, keselamatan, dan kelancaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Hulu Sungai Utara terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, serta senantiasa mengedepankan nilai-nilai Tribrata demi mewujudkan keamanan dan ketertiban yang kondusif di tengah masyarakat. (Agus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan serta mengantisipasi potensi bencana di sepanjang aliran sungai wilayah Jawa Barat, Korps Marinir TNI Angkatan Laut bersama Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Provinsi Jawa Barat menggelar Apel Gelar Personel dan Material Satuan Tugas (Satgas) Patroli Sungai Tahun 2026 di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (24/06/2026). Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Provinsi Jawa Barat Dikky Ahmad Sidiq, S.T., M.T., selaku Inspektur Upacara, serta turut dihadiri Asisten Teritorial Panglima Korps Marinir (Aster Pangkormar) Brigadir Jenderal TNI (Mar) Jasiman Purba, S.E., CHRMP. bersama jajaran perwira Korps Marinir dan pejabat Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat. Apel gelar dilaksanakan sebagai langkah untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana yang akan digunakan dalam pelaksanaan tugas patroli sungai di wilayah Jawa Barat. Sebagai bagian dari kegiatan, turut ditampilkan berbagai material pendukung operasi di lapangan, di antaranya Perahu Karet (Rubber Boat), Rigid Buoyancy Boat (RBB), peralatan selam, serta alat komunikasi lapangan yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan patroli, pencarian dan pertolongan (SAR), serta penanganan kondisi darurat di sepanjang aliran sungai. Dalam amanatnya, Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat selaku Inspektur Upacara menegaskan bahwa kolaborasi antara Korps Marinir dan DSDA Jabar memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian ekosistem sungai yang saat ini menghadapi berbagai tantangan, seperti pencemaran lingkungan dan sedimentasi. Menurutnya, sungai-sungai di Jawa Barat merupakan salah satu urat nadi kehidupan masyarakat yang memerlukan perhatian, pengawasan, dan penanganan secara berkelanjutan. “Sinergitas antara Korps Marinir dan DSDA Jabar ini adalah langkah konkret negara hadir di tengah masyarakat. Satgas ini tidak hanya bertugas melakukan patroli keamanan, tetapi juga melakukan edukasi, pembersihan sampah, hingga pemetaan area rawan banjir,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Asisten Teritorial Panglima Korps Marinir (Aster Pangkormar) menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara Korps Marinir dan DSDA Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, kolaborasi yang baik antarinstansi menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pelestarian lingkungan serta mitigasi bencana di wilayah sungai. Melalui pelaksanaan Apel Gelar Satgas Patroli Sungai Tahun 2026 ini, diharapkan seluruh unsur yang terlibat dapat melaksanakan tugas secara optimal serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kebersihan dan kelestarian sungai. Selain itu, kehadiran Satgas diharapkan dapat meningkatkan upaya mitigasi bencana dan mendukung terwujudnya sungai-sungai di Jawa Barat yang bersih, sehat, dan bebas dari ancaman bencana. (Agus)

Mentawai, Bidik-kasusnews.com – Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno memimpin Upacara Penutupan Karya Bakti TNI Angkatan Darat Skala Besar Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Kodim 0319/Mentawai, Jl. Raya Tuapejat, Sipora Raya, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Rabu (24/6/2026). Dalam sambutannya, Danpusterad menyampaikan rasa bangga dan hormat dapat berada di tengah masyarakat Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam rangka menutup rangkaian kegiatan Karya Bakti TNI AD yang telah berlangsung selama 50 hari. Kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian nyata TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung program pembangunan pemerintah daerah. Danpusterad menegaskan bahwa Karya Bakti TNI AD merupakan implementasi komitmen TNI AD dalam mewujudkan kehadiran negara di tengah masyarakat serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai program pembangunan fisik maupun nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Selama pelaksanaan kegiatan, berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan, di antaranya rehabilitasi 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga di wilayah Sipora agar masyarakat dapat tinggal di tempat yang lebih layak dan nyaman, pembangunan 10 titik sumur bor dan 10 unit MCK guna memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat, serta rehabilitasi 1 unit mushola dan 1 unit gereja agar dapat digunakan dengan lebih nyaman oleh masyarakat dalam menjalankan ibadah. Selain itu, Karya Bakti TNI AD juga berhasil melaksanakan pengerasan jalan sepanjang 300 meter dengan lebar 3 meter di Jalan Puskesmas Bosua guna meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas warga. Tidak hanya itu, pembangunan 6 unit jembatan yang terdiri dari 5 jembatan beton dan 1 jembatan gantung turut menjadi sarana penting untuk memperlancar akses tarsportasi dan mobilitas warga. Sementara itu, rehabilitasi 1 unit sekolah diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar yang lebih aman dan nyaman bagi para siswa. Di bidang nonfisik, Karya Bakti TNI AD juga menyelenggarakan operasi katarak, sunatan massal, pengobatan gratis, pembagian 1.500 paket sembako, serta kegiatan sosialisasi pembinaan kesadaran bela negara dan rekrutmen TNI bagi masyarakat setempat. Danpusterad menyampaikan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan bukti nyata semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan rakyat. Menurutnya, Karya Bakti TNI AD tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga menjadi wahana mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Kami berharap seluruh hasil pembangunan yang telah diwujudkan melalui Karya Bakti TNI AD ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Kecamatan Sipora dan Kabupaten Kepulauan Mentawai secara umum. Mari kita jaga dan pelihara bersama seluruh fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Danpusterad. Pada kesempatan tersebut, Danpusterad juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, khususnya Bupati beserta jajaran, Ketua DPRD dan seluruh anggotanya, atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan sukses. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Danrem 032/Wirabraja, dan Dandim 0319/Mentawai, seluruh unsur terkait, serta para tokoh masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh selama pelaksanaan kegiatan berlangsung. Mengakhiri sambutannya, Danpusterad berharap seluruh hasil Karya Bakti TNI AD dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta semakin mempererat persaudaraan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Jajaran Polsek Amuntai Utara, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melakukan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memantau kondisi tanaman jagung yang terdampak genangan air akibat tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir. Monitoring lapangan dilaksanakan oleh Aiptu Ferry A.P dan Bripka Eko dengan meninjau langsung lahan pertanian milik Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan yang menjadi salah satu lokasi pengembangan program swasembada jagung di wilayah tersebut. Dari hasil pemantauan, tanaman jagung yang telah memasuki fase pertumbuhan dengan tinggi berkisar antara 50 hingga 70 sentimeter menunjukkan sejumlah kendala. Sebagian area lahan masih tergenang air sehingga menyebabkan kondisi tanah menjadi terlalu lembab dan berdampak pada pertumbuhan tanaman. Petugas menemukan sejumlah tanaman mengalami perubahan warna daun menjadi kekuningan. Kondisi tersebut diduga terjadi akibat akar tanaman tidak memperoleh kondisi tanah yang ideal karena terendam air dalam waktu cukup lama. Kapolsek Amuntai Utara menjelaskan bahwa monitoring dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus untuk mengetahui secara langsung perkembangan tanaman jagung yang dibudidayakan masyarakat. “Pemantauan ini penting untuk mengetahui kondisi riil di lapangan sehingga perkembangan tanaman jagung dapat terus dipantau dan dilaporkan sebagai bahan evaluasi dalam mendukung program swasembada pangan,” ujarnya. Menurut hasil pengamatan, tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir menjadi faktor utama munculnya genangan pada sejumlah titik lahan pertanian. Selain memperlambat pertumbuhan tanaman, kondisi tersebut juga berpotensi memengaruhi produktivitas panen apabila genangan berlangsung dalam waktu lama. Meski menghadapi tantangan cuaca, kelompok tani setempat tetap berupaya melakukan perawatan tanaman agar pertumbuhan jagung dapat kembali optimal setelah kondisi lahan berangsur membaik. Kegiatan monitoring juga menjadi sarana komunikasi antara petugas kepolisian dan petani dalam menyerap berbagai informasi terkait kendala yang dihadapi selama proses budidaya tanaman jagung. Polsek Amuntai Utara menegaskan akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan lahan pertanian di wilayah hukumnya sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan dan swasembada jagung yang tengah digalakkan pemerintah. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Desa Panangkalaan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi serta memperkuat sinergi dalam menjaga keberhasilan sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan daerah. (Agus)

PATI, Bidik-kasusnews.com – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Mohammad Saleh Mustafa mendampingi Wakil Panglima TNI (Wapang TNI) Jenderal TNI Tandyo Budi R. melaksanakan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 936/Satria Joyokusumo di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (24/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung kesiapan operasional satuan yang diproyeksikan menjadi kekuatan pertahanan sekaligus motor penggerak pembangunan di wilayah. Dalam kegiatan tersebut, Wapang TNI menerima paparan mengenai kondisi satuan, kesiapan personel, sarana dan prasarana pendukung, serta berbagai program teritorial yang telah dan akan dilaksanakan oleh Yonif TP 936/Satria Joyokusumo. Saat mendampingi Wapang TNI, Wakasad memastikan seluruh aspek pembinaan satuan berjalan sesuai rencana sehingga Yonif TP 936/Satria Joyokusumo memiliki kesiapan yang optimal dalam melaksanakan tugas pokoknya. Di hadapan para prajurit, Wapang TNI mengingatkan pentingnya rasa syukur, dedikasi, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai prajurit TNI Angkatan Darat. “Syukuri kesempatan menjadi anggota TNI AD. Saat ini pembangunan kekuatan pertahanan terus ditingkatkan sehingga membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Laksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab,” tegas Wapang TNI. Sementara itu, Wakasad menegaskan bahwa keberadaan Yonif Teritorial Pembangunan tidak hanya berfungsi memperkuat sistem pertahanan negara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan wilayah melalui pembinaan teritorial, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ketahanan nasional dari tingkat desa. Menurut Wakasad, pembangunan satuan-satuan Yonif Teritorial Pembangunan merupakan program strategis pemerintah yang dirancang untuk memperkuat pertahanan wilayah sekaligus membantu pemerintah daerah mengoptimalkan potensi sumber daya yang dimiliki guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui konsep tersebut, Yonif Teritorial Pembangunan diharapkan mampu menjadi katalisator pembangunan di daerah, mendukung program-program pemerintah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah binaannya. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan peninjauan fasilitas satuan guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Melalui kunjungan tersebut, TNI menegaskan komitmennya untuk terus membangun satuan yang profesional, modern, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus siap mendukung tugas pertahanan negara dan pembangunan nasional. (Agus)