HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM– Dalam rangka menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Tim Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026 Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan kegiatan pengecekan bahan pokok di Pasar Induk Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi terkait, antara lain Polres Hulu Sungai Utara, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten HSU. Sinergi lintas sektor ini bertujuan memastikan pengawasan pangan berjalan efektif dan menyeluruh. Pelaksanaan pengecekan tersebut merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi (Rakor) bersama instansi terkait yang telah dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, sebagai langkah awal dalam mengantisipasi potensi permasalahan distribusi, harga, maupun ketersediaan bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. Dalam kegiatan Satgas Saber Pangan Tahun 2026 ini, setidaknya terdapat 14 komoditas bahan pokok yang menjadi sasaran pemantauan, di antaranya beras, minyak goreng, gula, telur, daging, cabai, bawang merah, bawang putih, serta komoditas strategis lainnya yang memiliki pengaruh besar terhadap daya beli masyarakat. Pengawasan difokuskan pada harga jual bahan pokok, agar tidak terjadi lonjakan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Pemerintah (HAP) yang telah ditetapkan. Selain itu, Satgas juga melakukan pemantauan terhadap ketersediaan stok, guna memastikan pasokan bahan pangan tetap aman dan mencukupi selama Ramadhan hingga Idul Fitri. Melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur, Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam Satgas Saber Pangan merupakan bentuk komitmen Polres HSU dalam menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi masyarakat dari praktik penimbunan maupun permainan harga yang merugikan. “Polres HSU bersama instansi terkait berkomitmen untuk mengawal stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Kami akan terus melakukan pengawasan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pangan,” ujar IPTU Asep Hudzainur menyampaikan pernyataan Kapolres. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Hulu Sungai Utara tetap terjamin, harga tetap stabil, serta distribusi berjalan lancar. Langkah ini sekaligus menjadi upaya preventif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap peran pemerintah dan Polri dalam pengendalian pangan. (Agus)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok berhasil membongkar praktik penyalahgunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi ukuran 3 kilogram yang dilakukan secara terorganisir. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan lima orang tersangka di dua lokasi berbeda, yakni Jakarta Utara dan Kabupaten Bogor, serta menyita total 2.301 unit tabung gas berbagai ukuran. Pengungkapan kasus ini berawal dari meningkatnya kekhawatiran aparat terhadap maraknya insiden kebakaran yang diduga dipicu kebocoran gas oplosan, termasuk peristiwa kebakaran kapal di kawasan Pelabuhan Muara Baru. Dari situ, Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok melakukan patroli siber dan menemukan aktivitas penjualan gas portabel bermerek “Tokai” dengan kondisi fisik tabung yang mencurigakan di platform e-commerce. Hasil penelusuran digital tersebut mengarah pada penggerebekan lokasi produksi di wilayah Bogor serta pengembangan jaringan di Jakarta Utara. Polisi mendapati para pelaku memindahkan isi gas dari tabung LPG subsidi 3 kilogram ke tabung non-subsidi ukuran 12 kilogram, 5,5 kilogram, hingga tabung gas portabel. Proses ilegal tersebut dilakukan menggunakan alat suntik rakitan berbahan pipa besi yang tidak memenuhi standar keselamatan. Di lokasi Jakarta Utara, petugas mengamankan empat tersangka dalam dua tahap penindakan. Polisi menemukan aktivitas pengoplosan gas ke tabung 12 kilogram serta menyita kendaraan berupa mobil bak yang digunakan untuk mendistribusikan gas hasil oplosan. Sementara itu, di Bogor, satu tersangka berinisial S diamankan bersama ratusan tabung gas portabel siap kirim yang dikemas menggunakan plastik hitam dan kardus guna mengelabui konsumen daring. Dari hasil penyelidikan, praktik ilegal ini memberikan keuntungan besar bagi para pelaku. Gas subsidi yang dibeli dengan harga Rp19.000 hingga Rp21.000 per tabung, disuntikkan ke tabung non-subsidi dan dijual kembali dengan harga mencapai Rp220.000. Selain itu, satu tabung LPG subsidi 3 kilogram dapat dipecah menjadi sekitar 10 tabung gas portabel, yang masing-masing dijual seharga Rp11.000. Dalam sebulan, sindikat ini diperkirakan menghabiskan sedikitnya 180 tabung gas subsidi. Adapun barang bukti yang disita meliputi 1.146 tabung LPG subsidi 3 kilogram, 925 tabung gas portabel ilegal, 224 tabung LPG non-subsidi 12 kilogram, enam tabung LPG 5,5 kilogram, 38 alat suntik rakitan, empat unit mobil bak, serta berbagai peralatan pendukung seperti timbangan digital, perlengkapan pengemasan, dan rekaman CCTV. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini bertujuan melindungi keselamatan masyarakat. Menurutnya, gas oplosan sangat berbahaya karena proses pemindahan isi tidak sesuai standar keamanan dan berpotensi memicu kebakaran maupun ledakan. “Ini bukan hanya soal pelanggaran hukum, tetapi juga soal keselamatan nyawa. Kebocoran gas oplosan dapat membahayakan keluarga pengguna dan lingkungan sekitar,” ujar AKBP Aris Wibowo saat konferensi pers, Jumat (6/2/2026). Sementara itu, perwakilan Pertamina Patra Niaga, Indra Pratama, mengimbau masyarakat untuk membeli LPG hanya di pangkalan resmi serta memastikan segel tabung dalam kondisi utuh sebelum digunakan. Para tersangka kini dijerat dengan pasal berlapis, antara lain Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal, dengan ancaman pidana penjara hingga enam tahun dan denda maksimal puluhan miliar rupiah. Kepolisian memastikan akan terus memperketat pengawasan guna mencegah penyalahgunaan LPG bersubsidi dan memastikan bantuan negara tepat sasaran serta aman bagi masyarakat. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com– Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar apel korve dan aksi bersih lingkungan di kawasan mangrove Jalan Pasaran RT 05, Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Telukbetung Barat, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Angkatan Darat sebagai wujud nyata komitmen menjaga kelestarian lingkungan sekaligus kebersihan kota. Apel korve tersebut dibuka secara resmi dan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., serta Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana. Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perangkat daerah, mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya menjaga lingkungan hidup. Keterlibatan TNI dalam kegiatan ini ditunjukkan melalui kehadiran Danramil 410-03/Telukbetung Utara Mayor Inf Bagus Setyawan, S.Sos. dan Danramil 410-02/Telukbetung Selatan Mayor Inf Sabariyanto. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat diharapkan mampu memperkuat gerakan kolektif menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Dalam sambutannya, Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menegaskan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Untuk meningkatkan kebersihan dan keindahan kota, kami menghimbau seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Kita harus bergandengan tangan mewujudkan Bandar Lampung yang lebih bersih dan lebih indah,” ujar Eva Dwiana. Selain membersihkan kawasan mangrove yang memiliki fungsi vital sebagai penyangga ekosistem pesisir, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Apel dan aksi bersih lingkungan dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung tertib hingga berakhir sekitar pukul 10.10 WIB. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap gerakan serupa dapat diikuti hingga ke tingkat RW dan kelurahan. Dengan demikian, tercipta lingkungan Kota Bandar Lampung yang bersih, hijau, dan berkelanjutan demi kenyamanan serta kualitas hidup seluruh warga. (Agus)

SERANG, Bidik-kasusnews.com – Antusiasme insan pers nasional menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026 terlihat sejak hari pertama kedatangan peserta. Lebih dari 1.000 wartawan dari berbagai daerah di Indonesia mulai tiba di Kota Serang, Provinsi Banten, Jumat (6/2/2026), untuk mengikuti rangkaian kegiatan HPN 2026. Rombongan wartawan datang secara bertahap melalui jalur darat dan udara. Salah satu kontingen terbesar berasal dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung yang mengirimkan sebanyak 260 wartawan, dipimpin langsung oleh Ketua PWI Lampung Wirahadikusuma. Selain Lampung, rombongan PWI Sumatera Barat juga telah tiba di Banten. Sebanyak 34 wartawan datang melalui penerbangan Padang–Cengkareng, sementara 132 wartawan lainnya menyusul melalui jalur darat. Dari PWI Riau, sekitar 20 wartawan lebih dahulu tiba menggunakan transportasi udara, disusul 110 wartawan lainnya yang datang secara rombongan darat. “Kawan-kawan sangat antusias mengikuti HPN 2026 di Banten. Ini menjadi momentum istimewa karena untuk pertama kalinya HPN dirayakan bersama Presiden Prabowo Subianto,” ujar Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar. Rombongan PWI dari berbagai provinsi di Pulau Jawa, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan DKI Jakarta, juga telah memasuki Kota Serang. Peserta yang tiba melalui Bandara Soekarno-Hatta dijemput oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Banten, sementara rombongan yang menggunakan kendaraan pribadi dan bus disambut langsung oleh Panitia HPN 2026 Banten di lokasi penginapan masing-masing. Salah satu rombongan yang telah tiba adalah PWI Jaya. Mereka menginap di Le Dian Hotel & Resort, Serang Timur. Kedatangan PWI Jaya dilakukan secara bertahap dan disambut hangat oleh panitia PWI Banten dengan pengalungan syal, pemberian tas koja khas Suku Baduy, serta maskot badak bercula satu yang mengenakan lomach atau ikat kepala khas Baduy. Rombongan awal PWI Jaya dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Kerja Sama, Kemitraan, dan Hubungan Antarlembaga Tb Adhi, bersama Ketua Siwo Jaya Rialini Nonnie Rering, serta Sekretaris Siwo Jaya Franciscus Rio Winto. “Jumlah peserta dari PWI Jaya cukup besar, melibatkan Dewan Penasihat, Dewan Kehormatan, Pengurus Harian, seksi-seksi, kelompok kerja, hingga Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI),” ujar Tb Adhi. Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo bersama jajaran pengurus lainnya juga menginap di hotel yang sama. Dari Pengurus Harian turut hadir Sekretaris Arman Suparman, Bendahara Dar Edi Yoga, Wakil Ketua Bidang Organisasi Bagus Sudarmanto, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Indra Utama, Wakil Ketua Bidang Advokasi Penerus Bonar, Wakil Bendahara Elly Simanjuntak, serta Sekretaris II yang juga Kepala Sekolah Jurnalisme Indonesia, Haresti Asysy Amrihani. Provinsi Banten resmi menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional 2026 yang berlangsung pada 6–9 Februari 2026. Penyelenggaraan agenda nasional ini didukung berbagai mitra dari sektor BUMN dan swasta, sebagai bentuk sinergi dalam mendukung penguatan peran pers nasional yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing. (Red)

BANDAR LAMPUNG, Bidik-kasusnews.com – Semangat kebersamaan dan gotong royong tampak mewarnai kegiatan kerja bakti di Kelurahan Pasir Gintung, Kecamatan Tanjungkarang Pusat (TKP), Kota Bandar Lampung, Jumat (6/2/2026). Melalui kegiatan bertajuk Radin Inten, personel Koramil 410-05/TKP turun langsung ke lapangan membersihkan saluran air dan Kali Way Awi, sekaligus menertibkan spanduk yang tidak pada tempatnya. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Pasar Tradisional Pasir Gintung tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 410-05/TKP, Mayor Inf Bunyamin. Aksi ini bertujuan menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi genangan air dan banjir, terutama menjelang intensitas curah hujan yang meningkat. Mayor Inf Bunyamin mengatakan, kegiatan kerja bakti ini merupakan wujud nyata komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Selain membersihkan sampah dan endapan di saluran air, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi warga agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. “Kami ingin mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan, khususnya saluran air, agar tetap bersih dan berfungsi dengan baik. Kepedulian bersama sangat penting untuk mencegah banjir dan menciptakan lingkungan yang sehat,” ujarnya di sela kegiatan. Aksi gotong royong tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat pemerintah hingga masyarakat setempat. Turut hadir Camat Tanjungkarang Pusat M. Epprielias Kesumayuda, S.H., beserta jajaran, Lurah Gedong Air Eko Purwanti, S.H., perangkat RT/RW, Linmas, aparatur kelurahan, mahasiswa KKN Universitas Lampung, serta warga sekitar. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat berlangsung tertib dan lancar. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB itu berhasil diselesaikan sekitar pukul 10.00 WIB, dengan hasil saluran air yang lebih bersih dan aliran air yang kembali lancar. Kehadiran Babinsa Koramil 410-05/TKP, termasuk Serda Deni Saputra, mendapat apresiasi dari warga. Selain membantu pembersihan lingkungan, kehadiran Babinsa dinilai mampu mempererat silaturahmi dan memperkuat komunikasi antara TNI dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Koramil 410-05/TKP berharap kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan semakin meningkat, sehingga Kelurahan Pasir Gintung dapat terwujud sebagai kawasan yang bersih, sehat, dan minim risiko banjir. (Agus)

Serdang Bedagai, Bidik-kasusnews.com, Upaya warga Dusun I, Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, untuk memperoleh kesempatan bekerja di SPPG Dusun I kembali menemui jalan buntu. Mediasi atau jejak pendapat yang telah disepakati bersama pada Kamis, 5 Februari 2026, batal terlaksana lantaran pihak Yayasan, pemilik, dan pengelola SPPG tidak hadir dengan alasan adanya tugas mendesak. Kondisi ini menambah panjang daftar kegagalan mediasi yang telah diupayakan warga sejak 8 Desember 2025. Hingga kini, belum ada titik terang terkait tuntutan warga agar dapat dilibatkan sebagai tenaga kerja di SPPG yang beroperasi di wilayah mereka sendiri. Kekecewaan warga pun kian memuncak. Kredibilitas aparat kepolisian mulai dipertanyakan karena dinilai belum menunjukkan langkah tegas terhadap pihak pemilik dan pengelola SPPG yang berulang kali mangkir dari pertemuan yang telah disepakati bersama. “Suda dua kali kami sebagai warga berusaha duduk bersama untuk membahas nasib kami, tapi pihak yayasan maupun pemilik selalu menghindar,” ujar salah seorang warga Dusun I saat diwawancarai. Saat ditanya mengenai harapan ke depan, warga menyatakan telah mencapai kesepakatan bersama. Mereka akan menunggu kepastian hingga tanggal 8 Februari 2026. Apabila hingga batas waktu tersebut warga Dusun I tidak juga dipanggil untuk bekerja, maka mereka berencana melakukan aksi menuntut agar SPPG tersebut dinonaktifkan. “Sejak awal beroperasinya SPPG, kami justru merasa menjadi orang asing di kampung kami sendiri, bahkan di tengah saudara dan saudari satu dusun,” lanjut warga tersebut. Atas dasar itu, warga Dusun I Desa Kota Pari berharap Polsek Serdang Bedagai dapat mengambil langkah dan solusi terbaik demi menyelesaikan permasalahan yang telah berlarut-larut ini secara adil dan transparan. (Heri)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., menghadiri Upacara Prasetya Perwira Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) Khusus TNI Angkatan Laut Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut digelar di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (5/2/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., selaku Inspektur Upacara. Sebanyak delapan perwira resmi dilantik dalam kegiatan tersebut, yang seluruhnya merupakan prajurit TNI Angkatan Laut berprestasi di ajang olahraga internasional SEA Games 2025 di Thailand. Rangkaian upacara berlangsung khidmat dengan diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia, pelantikan dan pengambilan sumpah perwira, hingga penyampaian amanat Kepala Staf Angkatan Laut. Pangkormar bersama para panglima kotama TNI AL turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, dua prajurit Korps Marinir yang mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional turut dilantik menjadi perwira. Mereka adalah Letda Marinir M. Ifsan dari Pasmar 2, yang berhasil meraih medali perak pada cabang Men’s Obstacle Laser Run Individual di SEA Games 2025. Prestasi tersebut melengkapi torehan sebelumnya, di mana ia pernah mempersembahkan medali emas pada cabang olahraga yang sama. Selain itu, Letda Laut (KH) La Memo, prajurit Korps Marinir yang berdinas di Denma Mako Korps Marinir, juga menunjukkan performa gemilang melalui cabang olahraga dayung rowing dengan menyumbangkan dua medali emas bagi Indonesia pada ajang SEA Games 2025. Di sela kegiatan, Pangkormar menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian para prajurit Marinir tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih tidak hanya mengharumkan nama Korps Marinir dan TNI Angkatan Laut, tetapi juga membawa nama Indonesia di kancah internasional. “Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa prajurit Korps Marinir mampu berprestasi, bersaing, dan mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia. Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi prajurit lainnya untuk terus berlatih, berdisiplin, dan memberikan pengabdian terbaik bagi negara,” ujar Pangkormar. Pelantikan Perwira Diktukpa Khusus TNI AL Tahun Anggaran 2026 ini diharapkan semakin memperkuat profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut, sekaligus mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul yang tidak hanya tangguh dalam tugas pertahanan, tetapi juga berprestasi di berbagai bidang. (Agus)

Jakarta Timur, Bidik-kasusnews.com | Walikota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, berharap nilai-nilai luhur peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dapat direfleksikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya membentuk pribadi yang lebih baik, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Harapan tersebut disampaikan Munjirin saat menghadiri kegiatan Aktualisasi Nilai-Nilai Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Baitul Muhyi, Kantor Walikota Administrasi Jakarta Timur, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh ASN dan PJLP di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Mengusung tema “Isra Miraj sebagai Kompas Moral Kinerja ASN”, acara tersebut menghadirkan penceramah KH M Luthfi Zawawi. Dalam sambutannya, Munjirin menekankan bahwa nilai-nilai Isra Miraj tidak hanya relevan diterapkan di lingkungan kerja, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat. “Saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan Aktualisasi Nilai-Nilai Isra Miraj di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Pelaksanaannya di awal tahun ini sangat tepat, sebagai momentum untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, baik sebagai ASN maupun sebagai anggota masyarakat,” ujar Munjirin. Ia menilai, peristiwa Isra Miraj mengandung pesan moral dan spiritual yang sangat relevan dengan tugas dan tanggung jawab ASN serta PJLP dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Salat mengajarkan kita tentang kedisiplinan waktu, kejujuran, tanggung jawab, serta keikhlasan dalam menjalankan amanah. Nilai-nilai inilah yang harus tercermin dalam kinerja kita sehari-hari,” jelasnya. Lebih lanjut, Munjirin berharap seluruh ASN di Jakarta Timur dapat terus memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta mengimplementasikan nilai-nilai spiritual tersebut dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan. “Dengan penguatan nilai keagamaan, kita dapat mewujudkan ASN yang berakhlak mulia, profesional, dan berintegritas,” pungkasnya. Heri Jkt

BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Respons cepat ditunjukkan Babinsa Koramil 410-01/Panjang, Sertu Aan Asrori, dalam menangani dampak tanah longsor yang terjadi di Kampung Sukamaju, Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, Kamis (5/2/2026) sore. Peristiwa longsor terjadi di Jalan Ir. Sutami, Gang Selajo, usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Material tanah longsor menutupi jalan setapak yang menjadi akses penting bagi aktivitas warga setempat. Setelah menerima laporan dari masyarakat, Babinsa segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal. Di lokasi kejadian, Babinsa Way Gubak bersama Lurah Way Gubak, aparatur RT, serta warga sekitar langsung bergotong royong membersihkan material longsoran. Dengan menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul dan sekop, mereka bahu-membahu membuka kembali akses jalan yang tertutup tanah. “Kami langsung turun ke lapangan untuk memastikan akses warga tidak terhambat. Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, jalan setapak bisa segera dibersihkan dan kembali digunakan,” ujar Sertu Aan Asrori di sela kegiatan. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kejadian tanah longsor tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material yang berarti. Tidak ada rumah warga yang terdampak langsung, serta tidak ditemukan warga yang harus mengungsi. Kondisi lingkungan dinyatakan aman dan terkendali setelah dilakukan pembersihan. Lurah Way Gubak menyampaikan apresiasi atas respons cepat Babinsa dan partisipasi aktif masyarakat dalam penanganan kejadian tersebut. Menurutnya, sinergi antara TNI dan warga menjadi kunci utama dalam mengantisipasi serta menangani dampak bencana alam di wilayahnya. “Ini contoh nyata kebersamaan dan kepedulian semua unsur. Kecepatan bertindak dan gotong royong seperti ini sangat membantu menjaga kenyamanan serta keamanan warga,” ungkapnya. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Koramil 410-01/Panjang di bawah jajaran Kodim 0410/KBL untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat. Melalui peran Babinsa, TNI terus menunjukkan kesiapsiagaan dalam membantu mengatasi kesulitan warga serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. (Agus)

Medan, Bidik-kasusnews.com– Kodam I/Bukit Barisan (BB) menerima kedatangan material jembatan modular yang dibawa KM Sungai Mas di Dermaga Domestik PMT Prima Multi Terminal Gabion Pelindo Belawan, Medan, Rabu (4/2/2026). Material jembatan tersebut merupakan dukungan penanganan bencana alam dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur di Aceh Tamiang. Jembatan modular tersebut disalurkan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui TNI Angkatan Darat. Seluruh material jembatan diangkut menggunakan KM Sungai Mas dalam enam unit kontainer yang memuat komponen jembatan modular dan tiba di Pelabuhan Belawan dalam kondisi aman dan lengkap. Setibanya di dermaga, kegiatan bongkar muat material jembatan modular dilaksanakan dari kapal untuk selanjutnya dimuat ke kendaraan truk trailer. Seluruh material kemudian digeser menuju Kompi Bantuan Yon Zipur I/DD yang berlokasi di Jalan Pulau Brayan, Medan, guna mendukung proses perakitan dan uji fungsi alat. Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap mengatakan, kehadiran jembatan modular ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan akses transportasi masyarakat di wilayah terdampak bencana. “Kodam I/BB memastikan seluruh tahapan teknis berjalan optimal agar jembatan modular segera dapat difungsikan dan mendukung mobilitas warga di Aceh Tamiang,” ujarnya. Sumber: Pendam I/BB (Agus)