Bidik-kasusnews.com – Lampung – Di tengah kesibukan umat Kristiani merayakan Kenaikan Yesus Kristus, seorang Babinsa dari Koramil 410-06/Kdt, Kopka Ferdi Sopyansah, dengan penuh dedikasi melaksanakan tugas pengamanan dan pemantauan di Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA), Jalan Sukarno Hatta Gang Angkola, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Kamis (14/5/2026). Meskipun hanya mengandalkan satu personel TNI, Babinsa tersebut tetap sigap berkoordinasi dengan tiga personel dari para terkait untuk memastikan ibadah berjalan aman, tertib, dan khidmat. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dipimpin oleh Pendeta Mannaria Lubis, S.Th., dengan tema “Naiknya Yesus Kristus ke Surga dan Awal Penggenapan Janji Roh Kudus” dan dihadiri sekitar 40 jemaat. Tujuan utama pengamanan ini, sebagaimana disampaikan dalam laporan resmi, adalah memberikan rasa aman kepada umat Kristiani dalam menjalankan ibadah. Babinsa tidak hanya bertugas di lokasi, tetapi juga aktif memantau situasi sekitar gereja, mengatur arus lalu lintas di gang sempit, serta menjalin komunikasi dengan pengurus gereja dan warga sekitar. “Meskipun personel terbatas, kami tidak pernah setengah-setengah dalam memberikan pelayanan pengamanan. Satu Babinsa bersama rekan-rekan dari para terkait sudah cukup untuk menjamin kelancaran ibadah di GKPA. Yang terpenting, jemaat merasa tenang dan fokus beribadah,” ujar Kopka Ferdi Sopyansah di sela-sela tugasnya. Pendeta Mannaria Lubis menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Babinsa dan para petugas gabungan. “Kami sangat bersyukur. Gereja yang berada di gang kecil sekalipun tetap diperhatikan oleh TNI dan aparat terkait. Ini bukti nyata negara hadir untuk melindungi seluruh umat beragama tanpa terkecuali,” ungkapnya setelah kebaktian usai. Sepanjang pelaksanaan ibadah, tidak terjadi gangguan keamanan atau hal-hal yang dapat mengganggu kekhidmatan jemaat. Situasi lalu lintas di Jalan Sukarno Hatta dan Gang Angkola juga terpantau lancar berkat pengaturan bersama antara Babinsa dan para terkait. Tepat pukul 11.30 WIB, rangkaian ibadah perayaan Kenaikan Yesus Kristus dinyatakan selesai dalam keadaan aman dan tertib. Seluruh jemaat meninggalkan lokasi dengan damai. Kopka Ferdi Sopyansah beserta para petugas gabungan kemudian kembali ke kesatuannya masing-masing setelah melaporkan hasil kegiatan melalui jalur komando. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa pengamanan tempat ibadah tidak selalu membutuhkan pasukan besar. Dengan satu Babinsa yang profesional dan semangat kebersamaan bersama para terkait, rasa aman bagi masyarakat tetap dapat terwujud. (Agus)
Bidik-kasusnews.com – Bandar Lampung Dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani yang melaksanakan ibadah peringatan Kenaikan Isa Almasih Tahun 2026, personel Babinsa dari Koramil 410-04/TKT bersama para terkait serta unsur masyarakat melaksanakan pengamanan ketat di Gereja Kristus, Perum Bumi Asri Blok O, Kelurahan Bumi Kedamaian, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Kamis (14/5/2026). Kegiatan ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Riswan Pangaribuan dengan tema “Kristus ditinggalkan, Gereja dikuatkan” dihadiri sekitar 220 jemaat. Sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai pukul 12.00 WIB, suasana ibadah berlangsung khidmat, tertib, dan aman. Dalam pengamanan tersebut, Babinsa menurunkan 2 personel yang berkoordinasi dengan 5 personel dari para terkait, serta dibantu oleh Ketua RT dan unsur Linmas setempat. Kehadiran aparat gabungan disambut baik oleh jemaat dan pengurus gereja. Babinsa tidak hanya bertugas mengamankan lokasi, tetapi juga menjalin komunikasi yang humanis dengan warga sekitar dan panitia gereja. “Kami mengerahkan personel terbaik untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat yang beribadah. Sinergi TNI dan para terkait serta peran aktif Linmas menjadi kunci suksesnya pengamanan ini,” ujar Sertu Andika, salah satu Babinsa yang bertugas di lokasi. Pengamanan mencakup pengaturan lalu lintas di sekitar gereja, pengecekan area parkir, serta patroli keliling untuk mengantisipasi gangguan keamanan. Hasilnya, hingga usai kegiatan tidak ditemukan kejadian menonjol. Seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar tanpa hambatan. Ketua RT setempat, Bapak Sugianto, mengapresiasi kesiapsiagaan Babinsa dan para terkait lainnya. “Kami sangat terbantu. Kehadiran bapak-bapak TNI dan rekan-rekan dari para terkait membuat warga dan jemaat merasa tenang dalam beribadah,” ungkapnya. Kegiatan pengamanan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebebasan beribadah dan kerukunan umat beragama di wilayah Kodim 0410/KBL. Dandim 0410/KBL melalui jajarannya menyampaikan agar seluruh anggota tetap semangat, pantang menyerah, dan selalu gembira dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. “Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan, khususnya pada momen-momen keagamaan yang membutuhkan pengamanan ekstra,” tambah Danramil 410-04/TKT. Dengan berakhirnya ibadah dalam keadaan aman dan tertib, Babinsa bersama para terkait kembali ke kesatuan masing-masing setelah terlebih dahulu melaporkan hasil kegiatan kepada Komando Atas. (Agus)
Bidik-kasusnews.com, Hulu Sungai Utara – Polres Hulu Sungai Utara bersama jajaran terus memperkuat pengawasan terhadap distribusi bahan bakar minyak (BBM) dengan melaksanakan patroli dan monitoring di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah hukumnya, Kamis (14/5/2026). Kegiatan ini melibatkan personel Polres Hulu Sungai Utara dan Polsek Amuntai Utara sebagai upaya memastikan pasokan BBM tetap tersedia serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga. Dua lokasi utama yang menjadi fokus pengamanan adalah SPBU Tayur dan SPBU Pekapuran. Stok BBM di SPBU Tayur Di SPBU Tayur, lima personel ditugaskan untuk melakukan pengamanan dan monitoring. Berdasarkan hasil pengecekan, stok BBM yang tersedia meliputi: Bio Solar: 16.000 liter Pertamax: 6.000 liter Pertalite: kosong Stok BBM di SPBU Pekapuran Sementara itu, di SPBU Pekapuran, tiga personel melakukan pengawasan distribusi dengan ketersediaan BBM sebagai berikut: Pertalite: 8.000 liter Pertamax: 6.300 liter Selama kegiatan berlangsung, personel kepolisian memantau proses distribusi, mengawasi aktivitas pengisian, dan berkoordinasi dengan pihak pengelola SPBU untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan tertib dan aman. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto menegaskan bahwa monitoring distribusi BBM merupakan bagian dari langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. Hingga patroli berakhir, situasi di seluruh SPBU yang dipantau dilaporkan aman, lancar, dan kondusif tanpa kendala berarti. Dengan pengawasan yang dilakukan secara rutin, Polres Hulu Sungai Utara menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan mendukung kelancaran distribusi BBM bagi masyarakat. (Agus)
Bidik-kasusnews.com, Hulu Sungai Utara – Untuk memastikan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) berjalan aman dan tertib, jajaran Polsek Amuntai Selatan melaksanakan patroli dan monitoring di SPBU 64.714.11 Panyiuran, Kamis (14/5/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan terhadap ketersediaan BBM sekaligus untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Amuntai Selatan. Patroli dan pengamanan dilaksanakan oleh dua personel, yakni Bripka Najib Kayla dan Bripda Yadi. Keduanya melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas pengisian bahan bakar serta berkoordinasi dengan pihak pengelola SPBU untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berlangsung lancar. Berdasarkan hasil monitoring, stok BBM yang tersedia di SPBU Panyiuran tercatat sebagai berikut: Pertamax: 8.000 liter Pertalite: kosong Bio Solar: kosong Dexlite: kosong Kapolsek Amuntai Selatan menyampaikan bahwa patroli rutin di SPBU dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, terutama ketika terjadi keterbatasan stok pada jenis BBM tertentu. “Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan distribusi BBM berjalan tertib dan masyarakat dapat memperoleh pelayanan dengan aman dan nyaman,” ujarnya. Hingga kegiatan selesai, situasi di SPBU 64.714.11 Panyiuran terpantau aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya hambatan berarti. Polres Hulu Sungai Utara menegaskan komitmennya untuk terus melakukan monitoring terhadap distribusi BBM di seluruh wilayah guna mendukung stabilitas keamanan serta kelancaran pelayanan publik. (Agus)
Bidik-kasusnews.com, Hulu Sungai Utara – Guna memastikan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) berjalan tertib serta mencegah potensi gangguan keamanan, jajaran Polsek Amuntai Tengah melaksanakan patroli dan monitoring di dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah hukumnya, Kamis (14/5/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Amuntai Tengah melalui enam personel yang terdiri dari Ipda Sulistono, S.Sos, Bripka Eko Wahyudi, Bripka Andara Wahyu, Brigadir Ismail, Briptu Eko Rafli Maulana, dan Bripda Rudrigo. Patroli difokuskan di SPBU 64.714.06 Muara Tapus dan SPBU 64.714.07 Banua Lima sebagai langkah antisipatif untuk memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat tetap terjaga. Berdasarkan hasil pengecekan petugas, stok BBM yang tersedia di kedua SPBU tersebut tercatat sebagai berikut: SPBU 64.714.06 Muara Tapus Pertalite: 16.000 liter Pertamina Dex: 5.600 liter SPBU 64.714.07 Banua Lima Pertamax: 4.930 liter Dexlite: 5.226 liter Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan pemantauan terhadap proses distribusi dan pelayanan kepada konsumen, sekaligus berkoordinasi dengan pihak pengelola SPBU guna memastikan operasional berjalan sesuai ketentuan. Kapolsek Amuntai Tengah menegaskan bahwa monitoring rutin di SPBU merupakan bagian dari upaya Polri untuk menjaga situasi kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya terkait ketersediaan energi. Hingga patroli selesai dilaksanakan, situasi di kedua SPBU terpantau aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya antrean panjang maupun gangguan ketertiban. Polsek Amuntai Tengah memastikan kegiatan pengawasan terhadap distribusi BBM akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mendukung pelayanan publik yang optimal. (Agus)
Bidik-kasusnews.com, Hulu Sungai Utara – Untuk memastikan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) berjalan lancar dan tepat sasaran, jajaran Polsek Banjang melaksanakan patroli sekaligus monitoring di SPBU 64.714.09 Banjang, Kamis (14/5/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Banjang bersama personel Polsek Banjang dan didukung anggota Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Sebanyak lima personel diterjunkan guna mengamankan proses distribusi BBM serta memantau kondisi stok bahan bakar yang tersedia di SPBU. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, stok BBM yang tersedia di SPBU 64.714.09 Banjang tercatat sebagai berikut: Pertamax: 1.500 liter Pertalite: kosong Bio Solar: kosong Dexlite: kosong Kapolsek Banjang mengatakan, kegiatan patroli dan monitoring ini merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan serta mengantisipasi potensi gangguan ketertiban di area SPBU, khususnya ketika terjadi keterbatasan stok BBM tertentu. “Monitoring rutin dilakukan agar distribusi BBM berlangsung tertib, aman, dan masyarakat tetap merasa nyaman saat melakukan pengisian bahan bakar,” ujarnya. Selain melakukan pengamanan, petugas juga berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik dan sesuai prosedur. Hingga kegiatan berakhir, situasi di SPBU 64.714.09 Banjang terpantau aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya antrean panjang maupun gangguan kamtibmas. Polsek Banjang menegaskan akan terus melakukan patroli dan pengawasan secara berkala di sejumlah SPBU di wilayah hukumnya sebagai bagian dari komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran distribusi energi bagi masyarakat. (Agus)
MANADO, Bidik-kasusnews.com — Polisi Militer Kodam (Pomdam) XIII/Merdeka berhasil menggagalkan dugaan penyalahgunaan sekitar 4,7 ton Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar di wilayah Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Empat warga sipil beserta barang bukti telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut, Selasa (12/5/2026). Pengungkapan tersebut merupakan bentuk komitmen Kodam XIII/Merdeka dalam mendukung upaya pemerintah dalam menjaga distribusi energi nasional agar BBM subsidi benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak. Kasus ini bermula dari adanya antrean panjang di sejumlah SPBU serta informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan BBM subsidi. Menindaklanjuti laporan tersebut, Danpomdam XIII/Merdeka Kolonel Cpm Novem J. Rajagukguk, S.H., M.Th., memerintahkan Kasigakkum Pomdam XIII/Merdeka Mayor Cpm I Nyoman Riarsa bersama 14 personel melakukan pengecekan ke lokasi yang diduga menjadi tempat penimbunan solar subsidi di Jalan Kabima, Desa Tontalete, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara. Dari hasil pemeriksaan, anggota mengamankan sekitar 4,7 ton solar subsidi beserta empat warga sipil berinisial DHW, RF, TG, dan SW. Selanjutnya, para terduga pelaku berikut barang bukti diserahkan ke Ditreskrimsus Polda Sulawesi Utara untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Kav Sofyan menegaskan bahwa pengawasan distribusi BBM subsidi menjadi perhatian serius Kodam XIII/Merdeka guna memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat tetap terjaga. “Kodam XIII/Merdeka mendukung penuh upaya pemerintah dalam menjaga distribusi BBM subsidi agar benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat. Penyalahgunaan BBM subsidi sangat merugikan rakyat dan dapat mengganggu stabilitas distribusi energi di daerah,” ujarnya. Kapendam juga menyampaikan bahwa Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., memberikan apresiasi kepada jajaran Pomdam XIII/Merdeka atas respons cepat dan langkah tegas dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM subsidi tersebut. Kodam XIII/Merdeka bersama aparat terkait akan terus memperkuat pengawasan dan sinergi guna mencegah berbagai bentuk penyalahgunaan distribusi BBM subsidi di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. (Agus)
BANDUNG, Bidik-kasusnews.com — TNI Angkatan Darat menggelar Seminar Nasional bertema “Transformasi Militer: _From Combat Force to Strategic Force_ – Transformasi TNI AD melalui Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP), _Artificial Intelligence_ (AI), dan Ekonomi Nasional” di Aula Dr. Satrio, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Bandung, Rabu (13/5/2026). Seminar tahunan Seskoad ini menjadi forum strategis untuk membahas arah transformasi TNI AD menuju kekuatan yang tidak hanya unggul dalam aspek tempur, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu mendukung pembangunan nasional dan ketahanan negara secara menyeluruh. Dalam seminar tersebut, Perwira Siswa (Pasis) Seskoad Letkol Inf Denny Sopyan memaparkan konsep transformasi kekuatan militer modern yang kemudian dibahas bersama para narasumber dan peserta seminar. Salah satu fokus utama ialah pengembangan Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) sebagai satuan yang memiliki kemampuan tempur sekaligus mendukung pembangunan wilayah dan pemberdayaan masyarakat. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menyampaikan bahwa seminar ini bertujuan menghimpun berbagai masukan guna mendukung pelaksanaan program-program Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya yang berkaitan dengan tugas dan pengabdian TNI AD di lapangan. “Ini memang salah satu kegiatan yang rutin dilakukan, yakni pengkajian yang dilanjutkan seminar saat pelaksanaan pendidikan Seskoad. Namun, di tengah banyaknya program-program Presiden yang baik, nanti akan kita detailkan lagi kepada pihak-pihak yang memiliki peranan langsung mengenai berbagai permasalahan di lapangan. Rekan-rekan TNI yang bertugas di daerah juga dapat menjelaskan kondisi di wilayah masing-masing. Kajian-kajian ini akan terus dilanjutkan melalui seminar agar mendapatkan masukan dari berbagai pihak, sekaligus dapat menjelaskan kepada masyarakat,” terang Kasad. Kasad juga menegaskan pentingnya pemahaman masyarakat terkait keberadaan Yonif TP yang tidak hanya berfungsi sebagai kekuatan pertahanan wilayah, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan daerah, penanggulangan bencana, hingga membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain membahas transformasi organisasi, seminar turut menyoroti pemanfaatan _Artificial Intelligence_ (AI) dalam sistem pertahanan modern. Direktur Peneliti Surya Research Education Center, Yohanes Surya, Ph.D., memaparkan materi bertema “Kedaulatan Teknologi AI untuk TNI AD”, yang menekankan pentingnya penguasaan teknologi AI guna mendukung efektivitas pengambilan keputusan, sistem komando dan pengendalian, analisis intelijen, serta modernisasi alutsista. Sementara itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan membawakan materi “Transformasi Ekonomi Menghadapi Tantangan Global”, sedangkan Prof. Sri Fatmawati, Ph.D., memaparkan tema “Biodiversitas Sebagai Aset Strategis” yang menyoroti pentingnya stabilitas keamanan dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Melalui seminar ini, TNI AD menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi kekuatan strategis yang profesional, modern, adaptif, dan responsif terhadap tantangan masa depan guna mendukung terwujudnya Indonesia yang maju dan berdaulat. (Agus)
Bidik-kasusnews.com | Hulu Sungai Utara – Satuan Polisi Perairan dan Udara Polres Hulu Sungai Utara kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menghadirkan layanan kesehatan melalui program Klinik Terapung di wilayah Sungai Kali Negara, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Rabu (13/5/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA ini dipusatkan di Desa Banyu Tajun Pangkalan. Program tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap prioritas Kabaharkam Polri sekaligus wujud pelayanan humanis kepada masyarakat yang tinggal di kawasan bantaran sungai dan daerah perairan yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan darat. Layanan Kesehatan Datang Langsung ke Permukiman Warga Pelaksanaan Klinik Terapung dipimpin Kasat Polairud bersama personel Satuan Polisi Perairan dan Udara Polres Hulu Sungai Utara dengan dukungan tenaga medis dari Dokkes Polres Hulu Sungai Utara. Menggunakan sarana transportasi air, petugas mendatangi masyarakat secara langsung untuk memberikan pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, pemberian obat-obatan ringan, serta edukasi tentang pola hidup sehat dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kehadiran layanan kesehatan keliling ini disambut antusias oleh warga yang merasa sangat terbantu karena tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Satpolairud Sampaikan Pesan Kamtibmas Selain pelayanan kesehatan, personel Satpolairud juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan di wilayah perairan serta selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala untuk membantu warga di kawasan perairan. Polri Presisi yang Menyentuh Langsung Kebutuhan Warga Kapolres Hulu Sungai Utara Agus Nuryanto melalui Kasi Humas Asep Hudzainur menyampaikan bahwa Klinik Terapung merupakan implementasi nyata program Polri Presisi yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Melalui Klinik Terapung, Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan sosial dan kemanusiaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah perairan,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Polres Hulu Sungai Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program pelayanan publik yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga di seluruh wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Bidik-kasusnews.com | Hulu Sungai Utara – Satuan Reserse Narkoba Polres Hulu Sungai Utara berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu dalam rangka Operasi Antik 2026. Seorang pria berinisial Badarudin alias Udin, yang masuk dalam target operasi (TO), diamankan di Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Selasa malam (12/5/2026). Penangkapan dilakukan sekitar pukul 20.10 WITA di Gang H. Yus’an saat tersangka tengah mengendarai sepeda motor. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua paket sabu yang disimpan di dalam kotak rokok yang diletakkan di bagasi samping sepeda motor. Barang Bukti Sabu Hampir 10 Gram Berdasarkan hasil penimbangan, total berat keseluruhan barang bukti mencapai 10 gram dengan berat bersih 9,60 gram. Selain sabu, polisi juga menyita satu unit telepon genggam Xiaomi Redmi A2, satu unit sepeda motor Yamaha Mio, plastik klip transparan, tisu, serta kotak rokok yang digunakan untuk menyimpan narkotika. Kasat Resnarkoba Polres HSU menjelaskan bahwa tersangka diduga berperan sebagai kurir dalam jaringan peredaran narkotika di wilayah Hulu Sungai Utara. Dijerat Pasal Peredaran Narkotika Tersangka kini menjalani proses penyidikan lebih lanjut di kantor Polres Hulu Sungai Utara. Ia disangkakan melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika terkait menawarkan, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara, atau memiliki narkotika golongan I bukan tanaman dengan berat melebihi lima gram. Bagian dari Operasi Antik 2026 Pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya intensif kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkoba melalui Operasi Antik 2026. Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus menindak tegas setiap pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika demi menjaga keamanan serta melindungi generasi muda dari bahaya narkoba. Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif memberikan informasi kepada aparat kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga terkait peredaran narkotika di lingkungan sekitar. (Agus)