Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melalui jajaran Polsek Amuntai Tengah terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan jagung dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional. Monitoring dilaksanakan di Desa Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Jumat (10/7/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 11.20 Wita tersebut melibatkan Aiptu Eko Yuli S., Bripka Roy Hermawan, Brigpol M. Fajar A., Brigpol Juliansyah, serta Bripda M. Zainal H. Personel menggunakan kendaraan patroli roda empat dan perangkat komunikasi untuk mendukung pelaksanaan monitoring di lapangan. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman jagung sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani dalam menjalankan program ketahanan pangan. Hasil monitoring menunjukkan bahwa sebagian besar lahan jagung di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah masih tergenang air, sehingga berpotensi menghambat pertumbuhan tanaman maupun proses penanaman baru. Kondisi tersebut diperkirakan masih akan memengaruhi aktivitas budidaya jagung dalam beberapa bulan ke depan. Genangan air yang belum surut menyebabkan sebagian besar lahan belum memungkinkan untuk dilakukan penanaman kembali. Meski demikian, Polsek Amuntai Tengah memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi lahan pertanian dan debit air di wilayah terdampak. Data hasil monitoring akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar dalam memberikan rekomendasi dan langkah-langkah yang diperlukan kepada pimpinan serta pihak terkait. Monitoring ini merupakan bagian dari komitmen Polres Hulu Sungai Utara dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan terhadap sektor pertanian. Kehadiran personel Polri di lapangan juga diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para petani serta memastikan perkembangan kondisi lahan terus terpantau. Selama kegiatan berlangsung, situasi di Desa Palampitan Hilir dan wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. Polres HSU menegaskan akan terus bersinergi dengan masyarakat dan instansi terkait untuk mengawal keberhasilan program swasembada pangan meskipun dihadapkan pada tantangan kondisi alam dan cuaca. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mempererat tali silaturahmi antarinstansi, jajaran Kodim 0410/KBL bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung, Polresta, serta masyarakat menggelar kegiatan “Gerakan Radin Inten Asri” berupa aksi bersih-bersih pantai di kawasan Pantai Tiska, Kelurahan Srengsem, Kecamatan Panjang, Jumat (10/07/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan pesisir pantai yang menjadi salah satu aset wisata dan ekosistem penting di Kota Bandar Lampung. Acara diawali dengan video conference (Vicon) bersama Pangdam XXI/RI, dilanjutkan dengan aksi pemungutan sampah, penyerahan tali asih (bantuan sosial) kepada masyarakat sekitar, serta diakhiri dengan foto bersama. Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.Sos., M.M., turun langsung memimpin jalannya pembersihan. Kehadirannya disambut antusias oleh unsur Forkopimda yang hadir, di antaranya Kapolresta Bandar Lampung yang diwakili oleh Wakapolresta AKBP Yonirizal Khova, serta perwakilan Walikota Bandar Lampung, Asisten 1 Wilson Faisol, S.E., M.M. Dalam sambutannya, Kolonel Roni Hermawan menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar membersihkan sampah, tetapi juga sebagai momentum untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. “Kami berharap melalui Gerakan Radin Inten Asri ini, sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat terus terjalin. Kebersihan pantai adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita rawat agar Bandar Lampung tetap bersih dan asri,” ujar Dandim. Tak ketinggalan, Danramil 410-01/Panjang, Mayor Inf H.G. Sinaga, dan Kapolsek Panjang, AKP Irpan, S.H., juga turut memonitor langsung jalannya kegiatan di lapangan. Para Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Srengsem, di bawah kawalan Serka Romi Hara Pakpahan, bergotong royong bersama anggota Kodim, Polsek, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Pemuda Panca Marga, serta puluhan warga Kelurahan Srengsem. Lurah Srengsem, Hendra Jaya Saputra, S.Kom., mengapresiasi kegiatan ini dan menyebutkan bahwa partisipasi aktif dari TNI sangat membantu menggerakkan warga. “Pantai Tiska kini terlihat lebih bersih dan nyaman. Kami sangat berterima kasih kepada Dandim dan seluruh jajaran yang telah memilih lokasi ini sebagai tempat kegiatan. Semoga ke depannya kegiatan serupa terus berlanjut,” ungkapnya. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Melalui aksi nyata ini, TNI bersama Pemerintah dan rakyat kembali membuktikan bahwa kolaborasi yang solid mampu menciptakan perubahan positif bagi lingkungan dan kebangsaan. (Agus)
Tangerang Selatan, Bidik-kasusnews.com Semangat sportivitas, disiplin, dan persatuan mewarnai pembukaan Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup 7 Tahun 2026 yang digelar di Indoor Stadium Tangerang Selatan, Banten, pada Kamis (9/7/2026). Upacara pembukaan kejuaraan dipimpin langsung oleh Perancang Peraturan Kepolisian Utama Tingkat I Divkum Polri Irjen. Pol. Langgeng Purnomo selaku Inspektur Upacara, dihadiri oleh Teknisi KBRN Utama Tk. II Korbrimob Polri Brigjen Pol. Deonijiu De Fatima, para Pejabat Utama Mabes Polri, pengurus Taekwondo Indonesia, jajaran panitia penyelenggara, pelatih, wasit, ofisial, atlet peserta dari unsur Polri maupun masyarakat umum, serta tamu undangan lainnya. Penyelenggaraan kejuaraan ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi atlet taekwondo dilingkungan Polri dan masyarakat, menjadi sarana pembinaan, pencarian bibit atlet potensial serta regenerasi atlet berprestasi, mempererat tali persaudaraan, sportivitas, disiplin, dan jiwa kompetitif yang sehat. Kejuaraan ini berlangsung selama empat hari, mulai 9 hingga 12 Juli 2026, menjadi ajang bergengsi yang tidak hanya memperebutkan prestasi, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam membina atlet-atlet taekwondo berbakat sekaligus memperkuat soliditas insan olahraga dari seluruh Indonesia. Antusiasme terhadap kejuaraan ini terlihat dari tingginya jumlah peserta. Sebanyak 2.058 atlet ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup 7 Tahun 2026 yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, terdiri atas 1.807 atlet dari masyarakat umum dan 251 atlet dari unsur Polri. Para peserta akan bertanding pada nomor Kyorugi dan Poomsae di berbagai kelompok usia dan kelas pertandingan sesuai ketentuan _Technical Handbook_ serta peraturan Taekwondo Indonesia dan federasi yang berlaku. Korps Brimob Polri turut mengirimkan personel terbaik sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi di lingkungan Polri. Korbrimob diwakili lima atlet nomor Kyorugi, yakni Briptu Fatkhur Rozi (Under 87 Kg), Bripda Rio Handika (Under 68 Kg), Bripda Romi Kurniawan Waruwu (Under 74 Kg), Bripda Dafa Wildan (Under 80 Kg), dan Bharada Rafi Syofia Muharrizal (Under 63 Kg). Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada Sang Merah Putih melalui lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan laporan Komandan Upacara dan Ketua Pelaksana, pembacaan janji wasit serta janji atlet sebagai bentuk komitmen menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan _fair play_. Dalam amanatnya, Irjen Pol. Langgeng Purnomo menyampaikan Kejuaraan Taekwondo Kapolri Cup ke-7 Tahun 2026 menjadi momentum untuk mempererat persatuan, menumbuhkan semangat sportivitas, serta melahirkan atlet-atlet taekwondo Indonesia yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. “Ajang ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung pembinaan olahraga melalui kompetisi yang profesional, jujur, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” ujar Irjen Pol. Langgeng Purnomo. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada pelatih, ofisial, panitia, tenaga kesehatan, aparat pengamanan, sponsor, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan, seraya berharap pertandingan berlangsung aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi kemajuan taekwondo Indonesia. Kegiatan kemudian ditandai dengan pembukaan kejuaraan secara simbolis melalui penekanan tombol sirine yang disambut antusias seluruh peserta dan tamu undangan. Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan atraksi dari Master Taekwondo Indonesia dan N-Lions Indonesia yang menampilkan demonstrasi teknik bela diri taekwondo secara atraktif dan memukau, sekaligus menunjukkan tingginya kualitas pembinaan olahraga taekwondo di Tanah Air. Kehadiran Teknisi KBRN Utama Tk. II Korbrimob Polri Brigjen Pol. Deonijiu De Fatima mewakili Dankorbrimob Polri pada pembukaan Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup 7 Tahun 2026 menjadi wujud nyata dukungan pimpinan Korps Brimob Polri terhadap pembinaan olahraga prestasi di lingkungan Polri. (Agus)
Surabaya, Bidik-kasusnews.com – Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan (Tupdik) dan Wisuda Program Magister Angkatan XII, Program Sarjana Angkatan XLV, serta Program Diploma 3 Angkatan XIX Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) yang berlangsung di Auditorium Gedung Pulau Marore, Kampus Prajurit Teknokrat STTAL, Bumimoro, Surabaya, Kamis (09/07/2026). Upacara dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Laut (kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla.. Kegiatan tersebut merupakan tradisi akademik yang menandai berakhirnya proses pendidikan sekaligus menjadi momentum pengukuhan para lulusan yang telah menyelesaikan studi sesuai bidang keilmuan masing-masing. Pada tahun ini, STTAL meluluskan 97 mahasiswa yang terdiri atas 3 lulusan Program Magister, 27 lulusan Program Sarjana, dan 67 lulusan Program Diploma 3. Predikat lulusan terbaik Program Magister diraih Mayor Laut (E) Haidir Fajar dari Program Studi S-2 Asro, lulusan terbaik Program Sarjana diraih Kapten Laut (P) Rizky Nursakti Putra Pambudi dari Program Studi S-1 Teknik Manajemen Industri, sedangkan lulusan terbaik Program Diploma 3 diraih Serka TTU Bagus Iman Santoso dari Program Studi D-3 Teknik Informatika. Dalam sambutannya, Kasal menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan pengabdian dan pembelajaran sepanjang hayat. Menurutnya, gelar akademik tidak hanya menjadi pengakuan atas capaian akademik, tetapi juga mengandung amanah dan tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi terbaik bagi TNI Angkatan Laut, TNI, bangsa, dan negara. Kasal juga mengingatkan bahwa profesionalisme prajurit harus dibangun melalui perpaduan antara kompetensi akademik dengan disiplin, kejujuran, loyalitas, integritas, dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas. Kepala Staf Angkatan Laut berharap para lulusan mampu menjadi prajurit sekaligus insan akademis yang profesional, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan TNI Angkatan Laut yang modern, adaptif, dan mampu menghadapi dinamika lingkungan strategis. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Mabesal, para Kepala Dinas jajaran Mabesal, para Panglima Komando Utama wilayah Barat dan Timur, pimpinan perguruan tinggi, mitra STTAL, Wali Kota Surabaya, Ketua Ikatan Alumni STTAL, serta Dosen dan civitas akademika STTAL. (Agus)
KENDAL, Bidik-kasusnews.com – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Hor.) (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A., bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., S.Sos., M.Si., meninjau tiga Satuan Teritorial Pembangunan (Sat TP) di wilayah Kodam IV/Diponegoro, Rabu (8/7/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan satuan, baik dari aspek organisasi, personel, maupun sarana dan prasarana, dalam mendukung pelaksanaan tugas pertahanan sekaligus program strategis pemerintah. Pada kegiatan tersebut, Menhan, Wapang TNI, dan Wakasad didampingi Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma beserta para pejabat terkait. Peninjauan diawali di Yonif TP 935/Satria Bahurekso, Kabupaten Kendal, dilanjutkan ke Yonif TP 936/Satria Joyokusumo, Kabupaten Pati, dan diakhiri di Brigif TP 43/Muria, Kabupaten Kudus. Di setiap satuan, rombongan menerima paparan mengenai perkembangan pembangunan, kesiapan personel, organisasi, serta sarana dan prasarana pendukung. Selanjutnya, rombongan meninjau langsung berbagai fasilitas yang telah selesai dibangun maupun yang masih dalam tahap penyempurnaan guna memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan kebutuhan organisasi TNI Angkatan Darat. Dalam arahannya kepada para prajurit, Menhan menekankan pentingnya menjaga disiplin, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Menurutnya, keberadaan Satuan Teritorial Pembangunan merupakan bagian dari penguatan postur pertahanan yang modern, adaptif, sekaligus mendukung percepatan pembangunan di daerah. Peninjauan ini juga mencerminkan sinergi yang erat antara Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, dan TNI Angkatan Darat dalam mengawal pembangunan kekuatan pertahanan nasional. Melalui kesiapan organisasi, personel, dan fasilitas yang optimal, Satuan Teritorial Pembangunan diharapkan mampu menjalankan tugas pertahanan negara sekaligus berkontribusi dalam pemberdayaan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Agus)
Ogan Komering Ilir, Bidik-kasusnews.com Personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan terus memperkuat upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui patroli jarak jauh dan penegakan hukum di kawasan PT BCP Wilmar, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (7/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Danton 1 Kompi 2 Batalyon C Pelopor, Ipda Kurniawan, S.H., bersama personel regu patroli. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, mencegah tindak kriminalitas, serta memastikan aktivitas operasional perusahaan berlangsung dengan aman dan lancar. Selama patroli, personel Brimob melakukan penyisiran di sejumlah titik strategis di lingkungan perusahaan. Selain memantau situasi di lapangan, petugas juga berkoordinasi dengan satuan pengamanan (security) dan pihak manajemen PT BCP Wilmar guna memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan kawasan. Dalam kesempatan tersebut, personel turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada petugas keamanan perusahaan agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban. Patroli jarak jauh ini menjadi salah satu bentuk komitmen Satbrimob Polda Sumatera Selatan dalam memberikan perlindungan dan pengamanan pada kawasan objek vital, sehingga tercipta lingkungan yang aman bagi masyarakat maupun dunia usaha. Kehadiran personel Brimob di lapangan juga diharapkan mampu memberikan rasa aman, memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap upaya Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Melalui kegiatan patroli yang dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan, Satbrimob Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga aktivitas masyarakat dan dunia usaha dapat berjalan tanpa gangguan. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Amuntai Tengah terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung sekaligus sosialisasi tabel rafaksi harga pangan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (9/7/2026). Monitoring dimulai sekitar pukul 12.00 Wita dan melibatkan personel Polsek Amuntai Tengah, yakni Aiptu Rofik PN, Aipda Sahat MTS, S.H., Bripka Sugeng Ari Bowo, Bripka Eko Wahyudi, serta Brigpol Bayu Fitrianto. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan kendaraan patroli roda empat dan perangkat komunikasi untuk mendukung kelancaran kegiatan di lapangan. Kegiatan ini bertujuan memantau perkembangan tanaman jagung sebagai bagian dari program swasembada pangan sekaligus memastikan kondisi lahan pertanian yang menjadi penopang kebutuhan pangan dan pakan ternak di wilayah tersebut. Selain melakukan monitoring, personel Polsek Amuntai Tengah juga memberikan sosialisasi mengenai tabel rafaksi harga pangan. Edukasi ini diharapkan dapat menambah pemahaman masyarakat dan petani mengenai mekanisme harga serta mendukung terciptanya tata niaga hasil pertanian yang lebih transparan. Kapolsek Amuntai Tengah melalui personelnya menegaskan bahwa pemantauan dilakukan secara berkala untuk memperoleh data perkembangan tanaman jagung yang akurat sebagai bahan laporan kepada pimpinan sekaligus menjadi dasar evaluasi terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan. Program ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung sektor pertanian, mendorong peningkatan produktivitas petani, serta memperkuat kemandirian pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Amuntai Tengah berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan monitoring secara berkesinambungan guna mendukung keberhasilan program swasembada jagung serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Banjang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan melalui pemantauan rutin terhadap perkembangan tanaman jagung di wilayah binaannya. Pada Kamis (9/7/2026), personel Polsek Banjang melaksanakan monitoring lahan jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 Wita tersebut dipimpin oleh Aiptu Herry Susanto bersama Aiptu Slamet Rianto, Aiptu Sukadi, dan Aiptu Suyatmin. Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman jagung binaan Polri berkembang sesuai harapan hingga memasuki masa panen. Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin dengan luas sekitar 4 hektare dan dikelola melalui Kelompok Tani (Poktan) Mandiri yang menjadi binaan Polri. Jagung yang ditanam merupakan jenis jagung pakan menggunakan benih hibrida BISI 18, dengan penanaman dilakukan pada 12 Mei 2026. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung yang telah berusia 59 hari menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dengan tinggi rata-rata mencapai sekitar 2 hingga 2,10 meter. Tanaman diperkirakan akan memasuki masa panen pada 10 Oktober 2026 apabila kondisi cuaca dan perawatan tetap mendukung. Dalam pengelolaannya, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit untuk menjaga kesuburan tanah, sedangkan pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Seluruh proses budidaya masih mengandalkan peralatan manual. Monitoring ini merupakan bagian dari upaya Polsek Banjang dalam mendampingi masyarakat, khususnya petani, guna mendukung keberhasilan program swasembada jagung yang menjadi salah satu fokus penguatan ketahanan pangan nasional. Selain memantau perkembangan tanaman, personel Polri juga memberikan motivasi kepada petani agar terus menjaga kualitas perawatan tanaman sehingga hasil panen dapat maksimal dan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Banjang memastikan pendampingan terhadap lahan pertanian akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk dukungan nyata Polri terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Personel Polsek Sungai Pandan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan jagung dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional. Monitoring dilaksanakan di Desa Sungai Pinang dan Desa Sungai Sandung, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (9/7/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.00 Wita tersebut dipimpin oleh Aiptu Agus Tri Saptiawan, S.Hut., bersama Aipda Eddy Khairudin, S.H., dan Briptu Ahmad Hasan. Tim menggunakan satu unit kendaraan dinas Polsek Sungai Pandan untuk menjangkau lokasi pertanian. Dalam pemantauan di lapangan, petugas menemukan bahwa tanaman jagung telah tumbuh di sejumlah lahan, namun pertumbuhannya belum merata. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca yang menyebabkan perkembangan tanaman berlangsung lebih lambat dibandingkan dengan yang diharapkan. Meski menghadapi kendala cuaca, monitoring tetap dilakukan secara berkala sebagai bentuk pendampingan dan pengawasan terhadap program swasembada jagung yang menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kapolsek Sungai Pandan melalui personelnya menegaskan bahwa kegiatan monitoring bertujuan untuk mengetahui secara langsung kondisi tanaman di lapangan, sehingga setiap perkembangan maupun kendala yang dihadapi petani dapat segera dipetakan dan dikoordinasikan dengan pihak terkait. Selain memastikan perkembangan tanaman, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat juga menjadi wujud dukungan terhadap para petani agar tetap semangat mengelola lahan pertanian meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Sungai Pandan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Monitoring perkembangan lahan jagung akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung keberhasilan program swasembada pangan serta meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Amuntai Selatan terus berupaya mendukung peningkatan perekonomian masyarakat dengan menggelar sosialisasi mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan tabel rafaksi kepada warga serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Rukam Hulu, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Rabu (8/7/2026). Sosialisasi dipimpin oleh personel Polsek Amuntai Selatan, yakni Aiptu Budiansyah, Aipda Agus Efendi, S.H., Bripka Desmon R.S., dan Brigpol Maulana Arifin. Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan penjelasan mengenai mekanisme pengajuan KUR, skema angsuran melalui tabel rafaksi, serta pentingnya memanfaatkan fasilitas pembiayaan resmi untuk mengembangkan usaha. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak memahami berbagai kemudahan akses permodalan yang disediakan pemerintah melalui program KUR, sehingga pelaku usaha dapat memperoleh pembiayaan dengan bunga yang terjangkau dan proses yang sesuai ketentuan. Selain memberikan edukasi terkait akses permodalan, personel Polsek juga membagikan brosur berisi informasi mengenai KUR dan tabel rafaksi sebagai bahan referensi bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya. Dalam pelaksanaannya, petugas mencatat masih terdapat sejumlah warga yang memerlukan pendampingan, terutama terkait persyaratan administrasi dalam pengajuan KUR. Karena itu, sosialisasi akan terus dilakukan secara bertahap agar informasi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan pelaku UMKM di wilayah hukum Polsek Amuntai Selatan. Polsek Amuntai Selatan juga menilai perlunya koordinasi yang lebih intensif dengan pihak perbankan agar pelayanan dan penyampaian informasi mengenai program KUR dapat berjalan lebih efektif serta memudahkan masyarakat memperoleh akses pembiayaan. Melalui kegiatan ini, Polsek Amuntai Selatan berharap masyarakat semakin memahami pentingnya memanfaatkan layanan permodalan yang legal, aman, dan sesuai kebutuhan usaha, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)