Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com    Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial melalui program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat yang membutuhkan. Memasuki hari kelima pelaksanaan TMMD, Senin (20/7/2026), Satgas TMMD di bawah pimpinan Komandan Satgas, Kolonel Arm Roni Hermawan, resmi memulai proses rehabilitasi rumah milik Ibu Nur Hayati di Jalan Bukit Pinang Jaya, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Rumah yang sebelumnya berada dalam kondisi kurang layak huni, dengan bagian atap yang mengalami kerusakan dan dinding yang telah lapuk, mulai dibongkar untuk dibangun kembali menjadi tempat tinggal yang lebih kokoh, aman, dan sehat. Proses pembongkaran dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama warga sekitar. Suasana kebersamaan tampak mewarnai kegiatan tersebut, sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Setelah tahap pembongkaran bangunan lama selesai, pengerjaan dilanjutkan dengan pembangunan pondasi dan pemasangan struktur utama rumah. Hingga Senin (20/7/2026), progres pembangunan RTLH tersebut telah mencapai sekitar 40 persen. Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan program bedah rumah merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak. “TNI lahir dari rakyat dan bertugas untuk rakyat. Kami ingin memastikan rumah yang dibangun tidak hanya berdiri kokoh, tetapi juga menjadi hunian yang aman, sehat, dan nyaman bagi keluarga Ibu Nur Hayati. Semangat personel di lapangan semakin bertambah ketika melihat kebahagiaan masyarakat yang menerima manfaat dari program ini,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan. Ia menambahkan, distribusi material bangunan seperti semen, pasir, dan batu belah terus dilakukan secara bertahap agar proses pembangunan berjalan lancar dan sesuai target yang telah ditetapkan. Program bedah RTLH menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain memperbaiki kondisi hunian, kegiatan ini juga memperkuat nilai gotong royong serta kebersamaan antara TNI dan warga dalam membangun lingkungan yang lebih baik. Melalui TMMD ke-129, Kodim 0410/KBL menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga dengan menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan dasar warga, termasuk penyediaan rumah yang layak huni. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com    Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) terus menunjukkan perkembangan positif. Memasuki hari kelima pelaksanaan, Senin (20/7/2026), sejumlah sasaran fisik di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, berhasil mencatat kemajuan yang signifikan berkat kerja sama antara personel TNI dan masyarakat. Di bawah kepemimpinan Komandan Satgas TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan, seluruh personel terus mengoptimalkan pekerjaan agar setiap target pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal dengan tetap mengedepankan kualitas. Salah satu sasaran utama, yakni pembangunan jalan rabat beton di Jalan Nangka 2, Gang Alpukat, RT 04, kini telah mencapai progres sekitar 50 persen. Jalan sepanjang 210 meter dengan lebar 2 meter tersebut diharapkan menjadi solusi atas kendala akses yang selama ini dialami warga, terutama saat musim hujan. Selain pembangunan jalan, Satgas TMMD juga melanjutkan renovasi Musala Baitul Saudah beserta pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK). Hingga hari kelima pelaksanaan, progres pekerjaan telah mencapai 65 persen. Pekerjaan meliputi perbaikan tempat wudu, area cuci, serta pembangunan bilik MCK yang lebih layak dan higienis guna meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beribadah. Kelancaran pekerjaan didukung oleh ketersediaan material yang terus dipasok ke lokasi. Setelah material tahap awal dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan, pada Senin (20/7/2026) kembali didatangkan pasokan pasir, semen, dan batu belah guna menjaga ritme pekerjaan di lapangan. Komandan Satgas TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan, menegaskan bahwa pengelolaan logistik menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga percepatan pembangunan. “Kami tidak ingin ada waktu yang terbuang karena kendala logistik. Ritme kerja prajurit dan warga sudah sangat solid, sehingga pasokan material harus selalu tersedia agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu, bahkan bila memungkinkan lebih cepat dari jadwal,” ujarnya saat meninjau lokasi pembangunan. Menurutnya, sinergi antara personel TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi modal utama dalam menyukseskan program TMMD. Selain mempercepat pembangunan infrastruktur, program ini juga mempererat semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat. Dengan progres yang terus meningkat dari hari ke hari, Kodim 0410/KBL optimistis seluruh sasaran fisik TMMD ke-129 di Kelurahan Pinang Jaya dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses jalan dan kualitas fasilitas umum. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com    Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus memperkuat edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui program Police Go To School (PGTS). Kegiatan tersebut digelar di SMAN 1 Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, pada Senin (20/7/2026). Dalam kegiatan itu, Kasat Lantas Polres HSU, IPTU Tri Widodo Setiawan, S.Pd, bertindak sebagai pembina upacara. Ia didampingi Kanit Kamsel Sat Lantas Polres HSU, Aipda Eddy Gusfa, serta Banit Kamsel Briptu Rio Dwian Putra. Program Police Go To School merupakan bagian dari implementasi Polantas KARIB (Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas) yang bertujuan mempererat hubungan Polri dengan kalangan pelajar sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Dalam amanatnya, IPTU Tri Widodo Setiawan mengajak para siswa untuk menjadi generasi yang disiplin, berintegritas, serta selalu mematuhi aturan, baik di lingkungan sekolah maupun saat berada di jalan raya. Ia juga menekankan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus ditanamkan sejak usia dini. Selain memberikan edukasi mengenai etika berkendara dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, Kasat Lantas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar para pelajar menjauhi perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain, termasuk aksi balap liar dan pelanggaran lalu lintas. Melalui kegiatan ini, Sat Lantas Polres HSU berharap para siswa mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan meningkatnya kesadaran serta kepatuhan terhadap aturan, diharapkan dapat tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang berkelanjutan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari para siswa serta pihak sekolah, mencerminkan sinergi positif antara Polri dan dunia pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda yang sadar hukum dan peduli terhadap keselamatan di jalan. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnees.com    Personel Polsek Banjang bersama tim Manggala Agni Kalimantan VI Daops Tanah Laut bergerak cepat melakukan pendampingan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah perbatasan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan Kabupaten Balangan, Selasa (20/7/2026). Kegiatan berlangsung sekitar pukul 11.30 Wita di Desa Teluk Mesjid, Kecamatan Batu Mandi, Kabupaten Balangan, yang berbatasan langsung dengan Desa Beringin, Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU. Penanganan dilakukan setelah diterimanya informasi titik panas (hotspot) yang memerlukan pengecekan dan tindakan cepat di lapangan. Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, S.H., M.M., memimpin langsung kegiatan bersama personel Polsek Banjang. Turut terlibat Kanit Sabhara Aiptu Soeyatmin, S.H., Panit Intelkam Aiptu Marjuni, Kanit Reskrim Aiptu Slamet Rianto, Kanit Provost Aipda Robi Utama, S.H., sembilan personel Manggala Agni Kalimantan VI Daops Tanah Laut yang dipimpin Danru Kastalani, serta Kepala Desa Beringin, Hiyadi. Setibanya di lokasi, tim gabungan segera melakukan koordinasi dengan Manggala Agni dan aparat desa, kemudian melaksanakan ground check untuk memastikan kondisi di lapangan. Dari hasil pemeriksaan diketahui titik kebakaran berada di lahan gambut yang masih mengandung air, namun mengeluarkan asap dan api kecil. Luas lahan yang terdampak diperkirakan sekitar 200 meter persegi atau berukuran kurang lebih 10 x 20 meter. Lokasi kebakaran berada sekitar 50 meter dari jalan raya dan berdekatan dengan Sungai Terasi yang menjadi sumber air untuk proses pemadaman. Hingga kegiatan berlangsung, identitas pemilik lahan masih belum diketahui. Tim gabungan kemudian melakukan pemadaman menggunakan pompa air milik Manggala Agni. Berkat koordinasi yang baik dan respons cepat seluruh personel, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 Wita sehingga tidak meluas ke area lain. Kapolsek Banjang menegaskan bahwa sinergi antara Polri, Manggala Agni, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam penanggulangan karhutla, terutama di wilayah perbatasan yang memiliki potensi kebakaran saat musim kemarau. Polsek Banjang juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau asap, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas. (Agus)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Ketua Umum MIO Indonesia, AYS Prayogie, mengecam pernyataan pengacara Hotman Paris yang dinilai merendahkan profesi wartawan. Menurutnya, pernyataan tersebut telah melukai martabat insan pers yang menjalankan tugas jurnalistik untuk kepentingan publik. Dalam keterangannya, AYS Prayogie menyatakan bahwa seorang advokat sebagai bagian dari penegak hukum seharusnya memahami dan menghormati kebebasan pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. “Wartawan bekerja untuk memenuhi hak masyarakat memperoleh informasi. Karena itu, profesi jurnalis harus dihormati dan tidak direndahkan,” ujarnya. AYS Prayogie juga menilai sikap yang ditunjukkan Hotman Paris tidak mencerminkan etika seorang profesional. Ia mengingatkan bahwa kritik yang disampaikan media merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial yang dijamin oleh undang-undang. Atas peristiwa tersebut, MIO Indonesia meminta Hotman Paris menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada insan pers Indonesia sebagai bentuk penghormatan terhadap profesi wartawan. “Menghina seorang wartawan dapat dipandang sebagai bentuk pelecehan terhadap profesi jurnalistik. Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara bermartabat melalui permintaan maaf terbuka,” tegas AYS Prayogie. Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan atau tanggapan resmi dari Hotman Paris terkait pernyataan maupun tuntutan yang disampaikan oleh MIO Indonesia. (Agus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – wartawan Indonesia agar tetap menjalankan tugas secara profesional, independen, akurat, berimbang, dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik. Organisasi akan terus menjalankan fungsi pembelaan dan perlindungan terhadap setiap wartawan yang mengalami intimidasi, pelecehan, ancaman, atau tindakan lain yang menghambat pelaksanaan kerja jurnalistik. Lebih lanjut, PWI Pusat mengajak seluruh organisasi profesi, aparat penegak hukum, pejabat publik, advokat, dan seluruh narasumber untuk bersama-sama membangun budaya komunikasi yang saling menghormati. Perbedaan pendapat merupakan bagian dari demokrasi, namun penghormatan terhadap profesi wartawan merupakan syarat penting bagi terpeliharanya kebebasan pers dan hak masyarakat untuk memperoleh informasi. “Pers yang merdeka tidak lahir dari rasa takut, melainkan dari jaminan bahwa wartawan dapat bekerja secara profesional tanpa intimidasi. Menghormati wartawan berarti menghormati hak masyarakat untuk memperoleh informasi. Kami berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama agar hubungan antara insan pers dan semua narasumber tetap dilandasi sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi etika,” tutup Akhmad Munir. PWI Pusat menegaskan akan terus berdiri di garis terdepan dalam membela kemerdekaan pers, menjaga kehormatan profesi wartawan, serta memastikan setiap insan pers dapat menjalankan tugas jurnalistiknya tanpa tekanan, intimidasi, maupun perlakuan yang merendahkan martabat profesi. (Agus)

JEMBER, Bidik-kasusnews.com – Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 509/Balawara Yudha (BY) Kostrad, Letkol Inf Juni Fitriyan, S.H., M.H.I., M.Han., memimpin Upacara Bendera 17-an yang digelar di Lapangan Yonif 509/BY Kostrad, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini diikuti seluruh prajurit sebagai wujud penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih sekaligus memperkuat semangat nasionalisme, disiplin, dan pengabdian kepada bangsa serta negara. Dalam upacara tersebut, Danyonif 509/BY membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme prajurit, penguatan soliditas satuan, serta penegakan disiplin dalam setiap pelaksanaan tugas. Kasad juga mengingatkan seluruh prajurit TNI Angkatan Darat agar senantiasa menjaga kehormatan pribadi dan nama baik satuan, menghindari segala bentuk pelanggaran hukum maupun disiplin, serta mengamalkan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam menjalankan tugas pengabdian kepada negara. Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Jam Komandan yang dipimpin langsung oleh Letkol Inf Juni Fitriyan. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya meningkatkan kesiapan operasional melalui latihan yang terencana, terukur, dan berkesinambungan agar setiap prajurit selalu siap menghadapi berbagai dinamika tugas. Selain kesiapan operasional, Danyonif juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kebugaran fisik, kesehatan, serta meningkatkan rasa tanggung jawab dalam setiap amanah yang diberikan. Menurutnya, prajurit yang profesional harus memiliki kemampuan, integritas, dan disiplin yang tinggi. Tak hanya itu, Letkol Inf Juni Fitriyan menekankan pentingnya memperkuat loyalitas, soliditas, dan kebersamaan di lingkungan Yonif 509/BY Kostrad. Ia juga mengimbau seluruh prajurit agar bijak dalam menggunakan media sosial, menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi, serta selalu menjaga citra positif TNI di tengah masyarakat. Melalui pelaksanaan Upacara Bendera 17-an yang dirangkaikan dengan Jam Komandan, Yonif 509/BY Kostrad berharap seluruh Ksatria Condromowo semakin memperkokoh jiwa nasionalisme, meningkatkan profesionalisme, dan mempertegas komitmen untuk memberikan pengabdian terbaik dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com    Program Pra-TMMD ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus menunjukkan progres positif. Salah satu sasaran fisik yang menjadi prioritas adalah pembangunan jalan rabat beton di Jalan Nangka 2 Gang Alpukat RT 04, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, guna meningkatkan akses transportasi dan mobilitas masyarakat. Memasuki hari ke-12 pelaksanaan, Sabtu (18/7/2026), personel Satgas TMMD bersama warga setempat bergotong royong mempercepat proses pengecoran jalan sepanjang 210 meter dengan lebar 2 meter. Pembangunan ini diharapkan mampu menggantikan kondisi jalan sebelumnya yang masih berupa tanah berbatu dan kerap licin saat musim hujan. Komandan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung selaku Dansatgas TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan sekaligus mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari. Menurutnya, akses jalan yang baik akan memberikan dampak positif bagi berbagai sektor, mulai dari kelancaran transportasi, kemudahan anak-anak menuju sekolah, hingga memperlancar distribusi hasil pertanian dan usaha masyarakat di wilayah Kelurahan Pinang Jaya. “Pembangunan jalan ini bukan hanya menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya. Kelancaran pekerjaan didukung oleh ketersediaan material konstruksi yang terus dipasok ke lokasi, termasuk semen dan pasir untuk kebutuhan pengecoran. Seluruh proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara personel TNI dan warga, mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang menjadi ciri khas pelaksanaan TMMD. Melalui program TMMD ke-129, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung berharap pembangunan jalan rabat beton ini dapat segera diselesaikan sesuai target sehingga masyarakat dapat menikmati akses jalan yang lebih aman, nyaman, dan layak digunakan dalam mendukung aktivitas sehari-hari. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Program Pra-TMMD ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus menyasar pembangunan sarana yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Salah satu fokus pekerjaan saat ini adalah renovasi Mushola Baitul Saudah di Jalan Nangka 2 Gang Alpukat RT 04, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, termasuk pembangunan fasilitas sanitasi untuk mendukung kenyamanan jamaah. Memasuki hari ke-12 pelaksanaan Pra-TMMD, Sabtu (18/7/2026), Satgas TMMD bersama warga bergotong royong mempercepat pembangunan tempat wudhu, area cuci, serta fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) berukuran 2 x 1 meter di lingkungan mushola. Hingga saat ini, progres pembangunan fisik MCK telah mencapai sekitar 60 persen. Sementara itu, pembangunan septic tank sebagai bagian dari sistem sanitasi juga hampir rampung dengan capaian sekitar 90 persen. Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan penyediaan fasilitas sanitasi yang memadai di rumah ibadah merupakan bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah sekaligus mendukung pola hidup bersih dan sehat. “Tempat wudhu dan fasilitas sanitasi yang layak akan memberikan kenyamanan bagi jamaah serta menciptakan lingkungan rumah ibadah yang lebih bersih, sehat, dan representatif,” ujarnya. Untuk mendukung percepatan pembangunan, distribusi material terus dilakukan ke lokasi. Persediaan semen dan pasir ditambah agar proses plesteran dinding, penyelesaian struktur bangunan, serta tahapan pekerjaan lainnya dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Program renovasi Mushola Baitul Saudah menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 yang diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kelurahan Pinang Jaya. Selain memperbaiki kualitas bangunan, program ini juga memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan warga dalam membangun fasilitas ibadah yang lebih nyaman dan layak digunakan. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com    Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain membangun infrastruktur umum, Satgas TMMD juga melaksanakan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan membedah rumah milik dua warga di Jalan Walet, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Dua penerima manfaat, yakni Bapak Hendi dan Bapak Hasanudin, kini mulai merasakan perubahan pada tempat tinggal mereka. Rumah yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak huni dibongkar dan dibangun kembali menjadi hunian yang lebih kokoh, sehat, dan aman untuk ditempati bersama keluarga. Memasuki hari ke-12 pelaksanaan Pra-TMMD, Sabtu (18/7/2026), progres pembangunan di kedua lokasi terus menunjukkan perkembangan. Personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat bergotong royong menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan agar dapat selesai sesuai target. Di rumah milik Bapak Hendi, pekerjaan difokuskan pada pemasangan dinding bata serta distribusi material bangunan. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 10 persen, didukung ketersediaan material berupa pasir dan semen untuk melanjutkan proses konstruksi. Sementara itu, di rumah Bapak Hasanudin, personel Satgas tengah mengerjakan pemasangan slof beton, yaitu struktur penting yang berfungsi memperkuat bangunan dengan mendistribusikan beban dinding ke pondasi. Tahapan awal pembangunan di lokasi ini telah mencapai sekitar 3 persen, dengan persediaan material seperti batu bata, pasir, dan semen yang mencukupi untuk mendukung pekerjaan berikutnya. Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan program bedah rumah merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan sehat. Menurutnya, rumah yang layak huni tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan keluarga. Karena itu, program RTLH menjadi salah satu sasaran prioritas dalam pelaksanaan TMMD. Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, program bedah rumah ini diharapkan mampu menghadirkan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun lingkungan yang lebih baik di Kelurahan Pinang Jaya. (Agus)