Palembang, Bidik-kasusnews.com Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., mengikuti kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Perencanaan Umum dan Anggaran Polda Sumsel Tahun 2026 yang mengusung tema “Penguatan Fungsi Perencanaan Guna Mendukung Pengawalan Program Prioritas Nasional.” Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan kebijakan perencanaan dan penganggaran guna mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah secara efektif dan akuntabel. (detiknews) Rakernis dibuka oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dan dihadiri oleh para Pejabat Utama Polda Sumsel, para Kepala Satuan Kerja, serta jajaran personel yang membidangi fungsi perencanaan dari seluruh satuan kerja dan satuan wilayah Polda Sumsel. Melalui kegiatan ini, seluruh peserta memperoleh arahan terkait penyusunan program kerja, pengelolaan anggaran, serta strategi peningkatan kualitas perencanaan yang selaras dengan kebijakan pemerintah dan Program Presisi Polri. (detiknews) Keikutsertaan Dansat Brimob Polda Sumsel menunjukkan komitmen Satbrimob Polda Sumsel dalam mendukung penguatan tata kelola organisasi melalui perencanaan yang terarah, terukur, dan berbasis kebutuhan. Perencanaan yang matang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas operasional, pembinaan personel, serta pelayanan kepada masyarakat. Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa hasil Rakernis akan menjadi pedoman bagi Satbrimob Polda Sumsel dalam menyusun program kerja dan mengoptimalkan penggunaan anggaran secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Dengan demikian, seluruh pelaksanaan tugas Satbrimob dapat berjalan secara profesional serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengawalan program prioritas nasional dan terpeliharanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan. (Agus)
Palembang, Bidik-kasusnews.com Personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan (Sumsel) melaksanakan pengamanan di Kantor Samsat Palembang III dan Kantor Samsat Palembang IV, Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya pelayanan administrasi kendaraan bermotor kepada masyarakat. Pengamanan di Kantor Samsat Palembang III melibatkan dua personel Batalyon A Pelopor yang dipimpin Brigadir Riandi Perdana. Sementara itu, pengamanan di Kantor Samsat Palembang IV juga diperkuat dua personel yang dipimpin Bripda Dodi. Selama bertugas, personel Brimob melakukan pemantauan situasi di area kantor, mengawasi aktivitas masyarakat yang mengurus administrasi kendaraan, serta berkoordinasi dengan petugas Samsat guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Kehadiran personel Brimob di lingkungan Samsat bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran pelayanan publik. Dengan situasi yang kondusif, masyarakat diharapkan dapat mengurus berbagai keperluan administrasi kendaraan secara tertib, nyaman, dan tanpa hambatan. Hingga kegiatan berakhir, kondisi di kedua kantor Samsat terpantau aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan adanya gangguan yang berpotensi menghambat pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan pengamanan rutin ini, Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel menegaskan komitmennya dalam mendukung tugas Polri, khususnya menjaga stabilitas keamanan di objek-objek vital pelayanan publik serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan petugas Samsat, diharapkan kualitas pelayanan publik semakin optimal dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian terus meningkat. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Kali ini, Polsek Babirik melaksanakan penanaman jagung pakan kuartal III di lahan seluas 2 hektare milik Kelompok Tani (Poktan) Berkat Setia, Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Selasa (21/7/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat dan kelompok tani di wilayah hukum Polsek Babirik. Lahan yang ditanami merupakan milik Bahri, yang juga menjabat sebagai Ketua Poktan Berkat Setia. Pada penanaman kali ini digunakan benih jagung pakan varietas Bisi 18 sebanyak 50 kilogram atau 50 bungkus. Dalam proses budidaya, petani menggunakan pupuk NPK Mutiara 16.16.16 serta herbisida Basmilang untuk mendukung pertumbuhan tanaman dan pengendalian gulma. Seluruh proses penanaman dilakukan secara manual dengan melibatkan anggota kelompok tani. Berdasarkan rencana budidaya, jagung yang ditanam pada 21 Juli 2026 tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen pada 21 November 2026, sehingga diharapkan mampu memberikan hasil optimal dan meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut. Kapolsek Babirik menyampaikan bahwa pendampingan terhadap sektor pertanian merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, kepolisian juga berperan aktif mendorong peningkatan produksi pertanian melalui kolaborasi dengan para petani. Melalui kegiatan penanaman jagung kuartal III ini, diharapkan semakin banyak lahan produktif yang dimanfaatkan untuk budidaya jagung sehingga dapat mendukung ketersediaan bahan pangan dan pakan ternak, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mengambil langkah hukum tegas terhadap pengacara senior, Hotman Paris Hutapea. Didampingi oleh tim penasihat hukum, Direktur Anti Kekerasan Wartawan PWI Pusat, Edison Siahaan, mendatangi Markas Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya untuk melaporkan sang advokat atas dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan. Laporan polisi tersebut resmi terdaftar dengan nomor LP/B/5291/VII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA pada Senin, 20 Juli 2026. Hotman Paris dilaporkan atas dugaan pelanggaran tindak pidana penghinaan atau ujaran kebencian terhadap golongan sebagaimana diatur dalam Pasal 242 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Perkara ini bermula saat Hotman Paris menggelar konferensi pers terkait kasus eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Kejaksaan Agung baru-baru ini. Di tengah sesi tanya jawab yang dinamis, Hotman Paris melontarkan kalimat interpelasi, “Lu punya otak enggak sih?” kepada salah satu jurnalis yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya. ”Tindakan tersebut bukan sekadar teguran biasa, melainkan sebuah bentuk perendahan martabat secara verbal yang sangat melukai marwah profesi jurnalis di seluruh Indonesia. Wartawan bekerja dilindungi oleh undang-undang demi memenuhi hak publik atas informasi, dan tidak sepatutnya mendapat perlakuan kasar seperti itu,” ujar Edison Siahaan di Polda Metro Jaya. Dalam pelaporan tersebut, PWI Pusat juga telah menyerahkan sejumlah barang bukti kuat kepada tim penyidik, termasuk rekaman video utuh saat insiden pengusiran atau pelontaran kalimat kasar tersebut terjadi di hadapan publik. Meskipun Hotman Paris diketahui telah mengunggah video permohonan maaf secara terbuka melalui akun media sosial Instagram pribadinya dengan alasan faktor emosi spontan, PWI Pusat menegaskan bahwa proses hukum akan tetap berjalan. Langkah ini diambil sebagai bentuk edukasi hukum sekaligus komitmen organisasi dalam menjaga kehormatan, keselamatan, dan ruang kerja yang aman bagi seluruh pekerja media di tanah air. PWI Pusat mendesak pihak Polda Metro Jaya untuk segera menindaklanjuti laporan ini secara transparan, profesional, dan akuntabel sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. (Agus)
BANDAR LAMPUNG, Bidik-kasusnews.com Suasana keakraban begitu terasa di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling pada Selasa (21/7/2026). Canda tawa pecah di tengah deru mesin molen adukan semen dan ratapan cangkul yang membelah tanah. Memasuki hari ke-6 pelaksanaan TMMD ke-129, di bawah komando Dansatgas TMMD ke-129 Kolonel Arm Roni Hermawan, puluhan prajurit Babinsa dari Kodim 0410/KBL terus menyatu bersama masyarakat menuntaskan agenda pembangunan desa. Program TMMD ke-129 di Pinang Jaya menjadi panggung nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Seluruh target fisik yang dirancang dengan cermat kini mulai berdiri tegak dan siap memberi manfaat jangka panjang bagi warga setempat. Fasilitas kebersihan lingkungan berupa MCK kini telah diproses anggun di Pos Linmas dan Jalan Bukit Pinang Jaya, memberikan akses sanitasi yang lebih layak bagi warga sekitar. Sementara itu, kecemasan warga Jalan Nangka terhadap ancaman erosi kini sirna seiring berdirinya dinding Talud penahan tanah sepanjang 35 meter, lebar 40 cm, dengan tinggi mencapai 250 cm. Pembangunan ini disempurnakan dengan saluran Drainase berukuran panjang 35 meter, lebar 40 cm, dan tinggi 125 cm. Puncak dari kebahagiaan warga terasa saat program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) merealisasikan impian tempat tinggal yang layak. Kediaman Ibu Nur Hayati di Jalan Bukit Pinang Jaya, rumah Bapak Syahrul di RT 03 Lingkungan 2, serta hunian warga di RT 07 Lingkungan 01 kini bertransformasi menjadi rumah yang sehat, kokoh, dan bernilai estetis. Kolonel Arm Roni Hermawan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga Pinang Jaya dan jajaran Babinsa yang bekerja tanpa mengenal lelah sejak hari pertama hingga hari ke-6 ini. Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak diukur hanya dari seberapa cepat dinding semen berdiri, melainkan seberapa erat tali silaturahmi yang terbangun antara TNI dan rakyat. “TMMD ke-129 adalah bukti nyata bahwa ketika TNI dan rakyat bergerak bersama, tidak ada tantangan pembangunan yang tidak bisa kita selesaikan. Memasuki hari ke-6 ini, fondasi fisik dan fondasi kebersamaan kita sudah semakin kokoh,” pungkas Kolonel Roni. (Agus)
BANDAR LAMPUNG, Bidik-kasusnews.com Upaya menciptakan lingkungan pemukiman yang aman, sehat, dan tanggap bencana terus direalisasikan oleh Kodim 0410/KBL melalui Program TMMD ke-129 di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling.Memasuki hari ke-6 pelaksanaan pada Selasa (21/7/2026), akselerasi pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut menunjukkan kemajuan pesat. Dansatgas TMMD ke-129 Kolonel Arm Roni Hermawan meninjau langsung progres pengerjaan fisik di lapangan. Fisiognomi kawasan Jalan Nangka kini berubah signifikan dengan hadirnya bangunan Talud penahan tanah berdimensi panjang 35 meter, lebar 40 cm, dan tinggi 250 cm. Pembangunan ini dipadukan dengan pembuatan sistem Drainase yang memadai sepanjang 35 meter, lebar 40 cm, dan tinggi 125 cm. Pembangunan struktur fisik ini diproyeksikan dapat menyelesaikan permasalahan genangan air serta potensi erosi tanah yang selama ini mengintai permukiman warga Jalan Nangka saat curah hujan tinggi. Tak berhenti pada penataan lingkungan, percepatan pembangunan juga mencakup aspek sanitasi dan hunian masyarakat. Pembangunan fasilitas tempat Mandi, Cuci, Kakus (MCK) diselesaikan di Pos Linmas serta di kawasan Jalan Bukit Pinang Jaya guna menunjang pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Di sisi sosial kepedulian, jajaran Babinsa Kodim 0410/KBL bersama warga bahu-membahu merehabilitasi sejumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sasaran bedah rumah meliputi kediaman warga di RT 07 Lingkungan 01, rumah Bapak Syahrul di RT 03 Lingkungan 2, serta rumah Ibu Nur Hayati di Jalan Bukit Pinang Jaya. Kolonel Arm Roni Hermawan menegaskan bahwa seluruh sasaran fisik yang digarap telah disesuaikan dengan kebutuhan krusial masyarakat setempat. “Sinergi antara Babinsa dan warga menjadi kunci utama pesatnya pengerjaan hingga hari ke-6 ini. Kami berharap seluruh infrastruktur yang dibangun nantinya dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat Pinang Jaya,” jelas Dansatgas. (Agus)
BANDAR LAMPUNG, Bidik-kasusnews.com Tangis haru tak mampu ditahan oleh Syahrul, warga RT 03 Lingkungan 2, Kelurahan Pinang Jaya. Pada Selasa (21/7/2026), pria setengah baya itu menatap penuh syukur rumahnya yang kini sedang ditangani prajurit TNI. Ia tak pernah membayangkan, rumah yang selama ini menyimpan rasa cemas saat hujan deras turun, kini bertransformasi menjadi bangunan yang kokoh berkat uluran tangan para prajurit Kodim 0410/KBL dalam kegiatan TMMD ke-129. Kisah bahagia serupa terpancar dari wajah Ibu Nur Hayati, warga Jalan Bukit Pinang Jaya. Rumahnya kini tak lagi lapuk. Bersama warga RT 07 Lingkungan 01, mereka merasakan langsung dampak nyata dari pengabdian TNI yang dipimpin oleh Dansatgas TMMD ke-129 Kolonel Arm Roni Hermawan. Tepat di hari ke-6 pelaksanaan TMMD ke-129 ini, di bawah komando Kolonel Arm Roni Hermawan, jajaran Babinsa Koramil 0410 tak canggung memanggul semen, menyusun batu bata, hingga masuk ke dalam galian tanah. Kehadiran prajurit di tengah permukiman telah menghidupkan kembali roh gotong royong yang sempat meredup. Selain bedah rumah, prajurit TNI menyasar kebutuhan dasar kesehatan masyarakat dengan mendirikan bangunan MCK di Pos Linmas dan MCK umum di Jalan Bukit Pinang Jaya. Fasilitas ini disambut sukacita oleh warga yang selama ini mendambakan sarana sanitasi yang layak dan bersih. Sementara itu, untuk mengamankan wilayah dari ancaman longsor dan banjir saat musim penghujan, Satgas TMMD merampungkan pembangunan infrastruktur vital di Jalan Nangka. Sebuah Talud megah berukuran panjang 35 meter, lebar 40 cm, dan tinggi 250 cm berdiri kokoh menahan tebing. Di sisinya, saluran Drainase sepanjang 35 meter dengan lebar 40 cm dan tinggi 125 cm siap mengalirkan air dengan lancar. “Bagi kami warga Pinang Jaya, bapak-bapak TNI bukan cuma bekerja membangun desa, tapi sudah seperti keluarga sendiri. Baru enam hari bekerja, perubahan di kampung kami sudah sangat terasa. Rumah kami dibangun, jalan diperbaiki, sanitasi disiapkan. Kami sangat berterima kasih kepada Kolonel Roni Hermawan dan seluruh jajaran Babinsa,” ungkap Syahrul dengan mata berkaca-kaca. Kemanunggalan TNI dan rakyat di Pinang Jaya bukan sekadar slogan, melainkan bukti nyata pengabdian tanpa batas demi kesejahteraan masyarakat kecil. (Agus)
BANDAR LAMPUNG, Bidik-kasusnews.com Wajah Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, kini kian bersolek. Gelak tawa dan rasa haru mewarnai setiap sudut jalan desa seiring dengan bergulirnya Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan oleh Kodim 0410/Kota Bandar Lampung. Memasuki hari ke-6 pelaksanaan pada Selasa (21/7/2026), progres pengerjaan di lapangan menunjukkan hasil yang sangat signifikan. Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., turun langsung memimpin jajaran Babinsa Koramil 0410 untuk menyusuri perkampungan dan bekerja bahu-membahu bersama warga setempat. Kehadiran tentara di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan tugas pertahanan, melainkan membawa secercah harapan baru bagi peningkatan kualitas hidup warga. Berbagai sasaran fisik utama terus digenjot dengan semangat gotong royong yang membara. Salah satu fokus utama adalah perbaikan kualitas hidup warga melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kebahagiaan mendalam salah satunya dirasakan oleh Bapak Syahrul, warga RT 03 Lingkungan 2, serta Ibu Nur Hayati di Jalan Bukit Pinang Jaya. Rumah mereka yang dulunya rentan dan kurang layak kini dipoles menjadi hunian yang kokoh, aman, dan nyaman. Program serupa juga menyasar kediaman warga di RT 07 Lingkungan 01. Tak hanya hunian pribadi, kesehatan masyarakat turut menjadi perhatian mendasar. Satgas TMMD membangun fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Pos Linmas serta MCK umum di Jalan Bukit Pinang Jaya guna memastikan sanitasi lingkungan warga tetap terjaga dengan baik. Guna mengantisipasi bencana alam dan memperlancar infrastruktur, prajurit TNI bersama masyarakat juga memacu pembangunan infrastruktur fisik pendukung di Jalan Nangka. Pembangunan tersebut meliputi pengerjaan Talud sepanjang 35 meter dengan lebar 40 cm dan tinggi 250 cm, serta pembangunan saluran Drainase sepanjang 35 meter, lebar 40 cm, dan tinggi 125 cm. “TMMD ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Memasuki hari ke-6 ini, kami melihat semangat gotong royong warga Pinang Jaya luar biasa. Kami hadir bukan hanya untuk membangun semen dan batu, tetapi untuk membangun rasa kebersamaan, ketenangan, dan masa depan yang lebih baik bagi saudara-saudara kita di sini,” ujar Dansatgas TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan di lokasi kegiatan, Selasa (21/7/2026). Sentuhan hangat Babinsa dan ketegasan kerja prajurit TNI di lapangan meninggalkan kesan mendalam bagi warga Pinang Jaya, menjadikan TMMD ke-129 sebuah catatan sejarah manis tentang gotong royong yang tak lekang oleh waktu. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling. Memasuki hari kelima pelaksanaan, Senin (20/7/2026), sinergi antara personel TNI dan masyarakat terus mendorong percepatan penyelesaian berbagai sasaran fisik. Kebersamaan tersebut terlihat di sejumlah titik pembangunan. Salah satunya pada renovasi Musala Baitul Saudah yang dilengkapi dengan pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), tempat wudu, dan area cuci. Hingga Senin (20/7/2026), progres pekerjaan telah mencapai sekitar 65 persen. Di lokasi lain, personel Satgas TMMD bersama warga juga terus mengerjakan pembangunan jalan rabat beton di Jalan Nangka 2 Gang Alpukat RT 04. Jalan sepanjang 210 meter dengan lebar 2 meter itu kini telah mencapai progres sekitar 50 persen. Meski akses menuju lokasi cukup sempit, proses pembangunan tetap berjalan lancar. Material seperti semen, pasir, dan batu belah didistribusikan secara bergotong royong oleh prajurit TNI dan masyarakat, sehingga pekerjaan dapat terus berlangsung sesuai target. Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi aktif masyarakat yang turut terlibat dalam setiap tahapan pembangunan. Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari terjalinnya kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang menjadi nilai utama dalam program tersebut. “Semangat gotong royong yang kita lihat hari ini menunjukkan bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan masyarakat. Prajurit TNI dan warga bekerja berdampingan, saling membantu menyelesaikan pembangunan demi kepentingan bersama. Inilah semangat yang terus kami jaga melalui TMMD,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan. Ia berharap sinergi yang telah terbangun selama pelaksanaan TMMD dapat terus dipelihara, sehingga tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat, tetapi juga memperkuat rasa persatuan, kepedulian sosial, dan kebersamaan di tengah masyarakat. Melalui program TMMD ke-129, Kodim 0410/KBL berkomitmen menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga dalam mewujudkan lingkungan yang lebih maju, nyaman, dan sejahtera. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL), Kolonel Arm Roni Hermawan, melakukan inspeksi langsung ke sejumlah sasaran fisik TMMD di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Senin (20/7/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target sekaligus memenuhi standar kualitas konstruksi yang telah ditetapkan. Selain mengevaluasi progres pembangunan, Dansatgas juga memberikan arahan kepada personel agar tetap mengutamakan mutu di setiap tahapan pekerjaan. Salah satu lokasi yang ditinjau adalah pembangunan jalan rabat beton di Jalan Nangka 2 Gang Alpukat RT 04. Hingga hari kelima pelaksanaan TMMD, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 50 persen dari total panjang jalan 210 meter dengan lebar 2 meter. Dalam kesempatan itu, Kolonel Arm Roni Hermawan memeriksa langsung kualitas hasil pengecoran, termasuk komposisi campuran semen, pasir, dan batu belah. Ia juga memastikan distribusi material bangunan berjalan lancar sehingga tidak menghambat proses pembangunan. Selain proyek jalan, Dansatgas turut meninjau pembangunan fasilitas sanitasi dan renovasi Musala Baitul Saudah yang kini telah mencapai 65 persen. Selanjutnya, ia mengunjungi lokasi bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Nur Hayati di Jalan Bukit Pinang Jaya. Pembangunan rumah tersebut saat ini telah memasuki tahap pondasi dan pemasangan struktur utama dengan progres sekitar 40 persen. Menurut Kolonel Arm Roni Hermawan, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari kecepatan penyelesaian pekerjaan, tetapi juga dari kualitas hasil pembangunan yang nantinya akan dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang. “Setiap anggaran negara dan setiap kerja keras prajurit harus menghasilkan pembangunan yang berkualitas. Saya menekankan kepada seluruh personel agar tidak mengurangi spesifikasi material maupun kualitas pekerjaan. Jalan, rumah, maupun fasilitas umum yang dibangun harus benar-benar kokoh, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya. Ia menambahkan, pengawasan terhadap kualitas pekerjaan akan terus dilakukan secara berkala selama pelaksanaan TMMD. Langkah tersebut diharapkan mampu memastikan seluruh sasaran fisik selesai tepat waktu dengan hasil yang sesuai standar. Melalui evaluasi rutin dan pengawasan langsung di lapangan, Kodim 0410/KBL berkomitmen menghadirkan pembangunan yang tidak hanya cepat, tetapi juga berkualitas, sehingga manfaat program TMMD ke-129 dapat dirasakan masyarakat Kelurahan Pinang Jaya dalam jangka panjang. (Agus)