HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM                        Jajaran Polsek Amuntai Tengah terus memperkuat pemantauan terhadap program swasembada jagung sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. Monitoring perkembangan lahan jagung tersebut dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026, mulai pukul 12.30 Wita hingga selesai. Kegiatan dilakukan di Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU. Pemantauan ini menjadi bagian dari langkah kepolisian dalam mengikuti perkembangan sektor pertanian sekaligus memastikan kegiatan budidaya jagung yang dilakukan masyarakat dapat terus terpantau dan dilaporkan secara berkala kepada pimpinan. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Amuntai Tengah juga melakukan pengecekan terhadap perkembangan lahan jagung sebagai salah satu komoditas yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung kemandirian pangan, termasuk pemenuhan kebutuhan pakan ternak. Lima personel diterjunkan dalam kegiatan monitoring tersebut, yakni Aiptu Rofik PN, Aipda Sahat MTS, SH, Bripka Sugeng Ari Bowo, Bripka Eko Wahyudi, dan Brigpol Bayu Fitrianto. Untuk menunjang pelaksanaan tugas di lapangan, personel menggunakan satu unit kendaraan patroli roda empat Polsek Amuntai Tengah serta perangkat komunikasi HT Motorola APX 1000. Selain melakukan pemantauan, kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk memperoleh gambaran mengenai perkembangan lahan jagung di lapangan. Data hasil monitoring selanjutnya menjadi bahan laporan kepada pimpinan sebagai bagian dari pengawasan terhadap program ketahanan pangan. Kegiatan ini mencerminkan keterlibatan Polri dalam mendukung sektor pertanian melalui pemantauan dan komunikasi bersama masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kesinambungan program ketahanan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif untuk memenuhi kebutuhan pangan dan pakan secara mandiri. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Monitoring secara berkala akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan program swasembada jagung dan ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah. (Agus)

HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM                        Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan jajaran kepolisian di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. Polsek Banjang secara rutin melakukan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di wilayah hukumnya, termasuk lahan pertanian di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang. Monitoring tersebut dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026 sekitar pukul 11.30 Wita. Kegiatan dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung sekaligus melihat kondisi lahan yang menjadi bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan. Dalam pemantauan tersebut, personel Polsek Banjang mendatangi lahan milik Sadikin yang dikelola secara perorangan melalui kelompok tani Mandiri binaan Polri. Lahan tersebut memiliki luas sekitar 4 hektare atau 40.000 meter persegi. Tanaman jagung yang ditanam pada 12 Mei 2026 itu kini memasuki usia sekitar 81 hari. Berdasarkan hasil pemantauan, pertumbuhan tanaman berada pada kisaran 2 hingga 2,1 meter dan diperkirakan memasuki masa panen sekitar 10 Oktober 2026. Jenis tanaman yang dikembangkan merupakan jagung pakan dengan menggunakan benih hibrida Bisi 18. Untuk kebutuhan penanaman, digunakan sekitar 100 kilogram benih. Sementara pemupukan dilakukan menggunakan NPK 16.16.16 dan dolomit, sedangkan pengendalian gulma menggunakan herbisida Basmilang. Dalam pengelolaannya, lahan tersebut masih menggunakan metode manual tanpa dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan). Kapolsek Banjang melalui personelnya menegaskan bahwa kegiatan monitoring tidak hanya sebatas melihat perkembangan tanaman, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan pendampingan kepada masyarakat yang terlibat dalam program ketahanan pangan. Tiga personel Polsek Banjang yang melaksanakan monitoring yakni Aiptu Herry Sutanto, Aiptu Slamet Rianto, dan Aiptu Sukadi. Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Banjang selama kegiatan berlangsung juga terpantau kondusif. Monitoring secara berkala diharapkan dapat membantu memastikan lahan pertanian tetap terkelola dengan baik hingga masa panen, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendukung penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi Polri bersama masyarakat dalam mengawal program pangan, khususnya pengembangan komoditas jagung yang memiliki nilai strategis bagi kebutuhan pakan dan sektor pertanian. (Agus)

Jakarta Timur, Bidik-kasusnews.com              Pusat Pembekalan dan Angkutan Angkatan Darat (Pusbekangad) menggelar Pelatihan dan Bimbingan Teknis Profesi Penerangan (Bimtekprofpen) Tahun Anggaran 2026, di Aula Dharma Gati Ksatria Jaya, Pusbekangad, Kramat Jati, yang berlangsung selama dua hari (28 – 29 Juli 2026) Pelatihan dan bimbingan teknis ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang penerangan agar mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi informasi dan dinamika ruang digital. Bimtekprofpen yang dibuka oleh Kepala Penerangan Pusbekangad (Kapen Pusbekangad) Letkol Cba Dwiyo Sugiharto, S.Sos., mengusung tema “Mewujudkan Insan Penerangan yang Inovatif di Era Digital dalam Mendukung Tugas Pokok Bekang TNI AD.” Tema tersebut menjadi komitmen Pusbekangad dalam membangun insan penerangan yang profesional, adaptif, dan mampu menghasilkan publikasi berkualitas di era transformasi digital. Direktur Pembinaan Umum (Dirbinum) Pusbekangad dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Penerangan Pusbekangad menegaskan bahwa insan penerangan Bekang TNI AD dituntut memiliki kemampuan menyampaikan informasi secara cepat, tepat, akurat, dan bertanggung jawab. Selain itu, personel penerangan juga harus mampu membangun narasi positif, menangkal disinformasi, serta menjaga kredibilitas institusi melalui pemanfaatan media digital yang efektif. “Perkembangan teknologi informasi menuntut insan penerangan untuk terus meningkatkan kompetensi. Insan penerangan harus mampu beradaptasi dengan perubahan, menguasai teknologi digital, serta menghasilkan konten yang informatif, edukatif, dan membangun citra positif institusi,” ujarnya. Kegiatan pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat dengan materi meliputi penulisan jurnalistik, fotografi, videografi, hingga pengembangan konten media sosial. Melalui materi tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis sekaligus kreativitas dalam mendukung publikasi dan penyebarluasan informasi positif di lingkungan Bekang TNI AD. Sebanyak 18 personel penerangan dari berbagai satuan jajaran Bekang TNI AD mengikuti pelatihan ini. Selama kegiatan, para peserta memperoleh pembekalan teori dan praktik guna memperkuat kemampuan produksi konten digital yang relevan dengan perkembangan media komunikasi saat ini. Melalui penyelenggaraan Bimtekprofpen TA 2026, diharapkan semakin memperkuat penerangan di jajaran Bekang TNI AD yang semakin profesional, inovatif, dan adaptif, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas pokok Bekang TNI AD sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI Angkatan Darat. (Agus)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com              Kemampuan menulis menjadi salah satu kompetensi yang harus terus diasah oleh setiap insan penerangan TNI AD di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital. Keterampilan tersebut tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses belajar dan latihan yang berkelanjutan, sejalan dengan peribahasa _“ala bisa karena biasa”_. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono, S.E., M.Han., saat membuka Workshop Menulis Penerangan TNI AD TA 2026 di Ballroom Hotel Novotel Mangga Dua, Jakarta, Selasa (29/7/2026). Dalam sambutannya, Kadispenad menegaskan bahwa kemampuan menulis merupakan bagian dari profesionalisme prajurit dan PNS TNI AD dalam mendukung komunikasi publik institusi. “Saya ingin seluruh personel jajaran penerangan memiliki kemampuan menulis yang baik. Namun, kemampuan ini harus terus diasah agar semakin mahir, sehingga mampu menghasilkan narasi yang bermanfaat bagi satuan maupun pengembangan diri masing-masing,” ujarnya. Ia berharap ilmu yang diperoleh dalam workshop ini terus dipraktikkan. Menurutnya, semakin sering seseorang menulis, semakin kuat kemampuan tersebut tertanam dalam pola pikirnya. Bahkan setelah lama tidak digunakan, keterampilan itu akan lebih mudah diaktifkan kembali karena telah menjadi kebiasaan. Workshop yang diikuti 100 peserta secara luring dan 30 peserta secara daring dari jajaran penerangan serta perwakilan satuan TNI AD di berbagai wilayah Indonesia ini dirancang sebagai lokakarya yang memadukan teori dan praktik penulisan. Dimana peserta dibekali kemampuan mengolah fakta, menentukan sudut pandang, serta menyusun narasi yang komunikatif, akurat, dan mudah dipahami masyarakat. Direktur Utama Narabahasa Ivan Lanin menyampaikan bahwa menulis bukanlah kemampuan alamiah manusia, melainkan keterampilan yang dapat dipelajari dan terus dilatih. Sebaliknya, yang secara naluriah dimiliki manusia adalah kemampuan untuk bercerita. Karena itu, peserta diajak memahami cara mengembangkan cerita menjadi tulisan yang runtut, efektif, dan bermakna, dengan menguasai struktur tulisan, mulai dari wacana, paragraf, kalimat, diksi, hingga ejaan. Materi berikutnya disampaikan Produser Bespoke Lab sekaligus penulis Indira Saraswaty mengenai penyusunan narasi strategis dan teknik mengemas data serta informasi kedinasan menjadi tulisan yang relevan, menarik, dan mampu membangun opini publik yang konstruktif. Pada sesi penutup, Kasubdislisstra Dispenad Letkol Inf Fikky Nur Kuncoro Jati, S.H., M.Han., memaparkan pemanfaatan teknologi _Artificial Intelligence_ (AI) sebagai pendukung proses penulisan. Menurutnya, AI mampu mempercepat pengolahan informasi, tetapi tidak dapat menggantikan peran manusia dalam memberi arah, nilai, empati, dan tanggung jawab pada sebuah tulisan. “AI dapat membantu kita menemukan kata-kata, tetapi hanya manusia yang mampu memberi tulisan arah, nilai, empati, dan tanggung jawab,” tegasnya. Pada akhir workshop diumumkan pemenang Karya Penulisan Terbaik, yaitu Koptu Eko W. Purnomo sebagai juara pertama, Lettu Chk Muhammad Rizky Royhan sebagai juara kedua, dan Serda M. Hasan Azwar sebagai juara ketiga. Apresiasi juga diberikan kepada tiga peserta teraktif, yakni Sertu Narotama, Sertu M. Asep, dan Letda Arh Budisep Silalahi. Menutup kegiatan, Kadispenad melalui sambutan yang dibacakan Sesdispenad Kolonel Arh Budyanto Putro Sudarsono, S.E., M.Han., mengajak seluruh peserta menjadikan kemampuan menulis sebagai bagian dari budaya profesionalisme prajurit. Dengan kemampuan menulis yang terus berkembang, insan penerangan TNI AD diharapkan mampu menghadirkan komunikasi publik yang akurat, edukatif, humanis, dan adaptif sehingga semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap TNI AD. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com        Ketersediaan sarana sanitasi yang higienis dan terstandar menjadi fokus utama Kodim 0410/KBL dalam mengubah pola hidup sehat warga Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling. Melalui program TMMD ke-129 TA 2026, Satgas melangsungkan pembuatan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) umum bagi masyarakat sekitar. Hingga Kamis (30/7), progres fisik pengerjaan fasilitas sanitasi umum ini bergerak pesat usai tuntasnya serangkaian persiapan bahan baku pada hari sebelumnya. Komandan Satgas TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan, memantau langsung proses pembangunan untuk memastikan fasilitas umum ini tepat sasaran dan berdaya guna jangka panjang. Rangkaian pengerjaan teknis pada sasaran MCK ini meliputi: Galian dan Pemasangan Septic Tank: Memastikan sistem pembuangan limbah terisolasi rapi dan tidak mencemari lingkungan pemukiman, Pemasangan Dinding dan Sekat Ruang: Membangun bilik-bilik kamar mandi dan toilet dengan sirkulasi udara yang memadai, Pemasangan Instalasi Perpipaan: Menyediakan jalur distribusi air bersih dan pembuangan air kotor secara efisien. “Sanitasi yang baik adalah fondasi dari masyarakat yang sehat. Lewat pembuatan MCK ini, TNI ingin membantu mengikis risiko penyakit berbasis lingkungan di wilayah Pinang Jaya,” terang Kolonel Arm Roni Hermawan. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com      Wajah haru dan bahagia tak mampu disembunyikan oleh Ibu Nur Hayati, warga Jalan Bukit Pinang Jaya, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling. Hunian yang selama ini ia tempati bersama keluarga kini mulai berubah wajah menjadi bangunan yang kokoh dan layak huni berkat program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam TMMD ke-129 TA 2026 Kodim 0410/KBL. Memasuki agenda kegiatan pada Kamis, 30 Juli 2026, pengerjaan yang merekap hasil kerja keras sejak Rabu (29/7) ini telah menunjukkan progres signifikan. Dansatagas TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, menegaskan bahwa perbaikan kediaman Ibu Nur Hayati merupakan salah satu prioritas dari total 4 sasaran RTLH yang disasar di wilayah Pinang Jaya. Di lapangan, para Babinsa Kodim 0410/KBL bahu-membahu bersama warga setempat melakukan serangkaian pengerjaan struktur: Pencekikan dan Pengokohan Pondasi: Memastikan struktur bawah rumah memiliki daya tumpu yang aman dan tahan lama. Pemasangan Dinding Batako/Bata: Menyusun dinding utama rumah guna menghadirkan ruang batas yang aman dan tertutup. Persiapan Rangka Atap: Mengukur dan merangkai penutup atas agar penghuni terhindar dari kebocoran saat cuaca ekstrem. “Mewujudkan hunian yang aman dan sehat bagi warga seperti Ibu Nur Hayati adalah inti dari kemanunggalan TNI bersama rakyat. Kami memastikan seluruh proses renovasi dikerjakan dengan standar kualitas terbaik agar dapat dihuni dalam waktu dekat,” tegas Kolonel Arm Roni Hermawan di lokasi pengerjaan. (Agus)

HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM                        Upaya memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat terus dilakukan Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Salah satunya melalui penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang digelar di Kantor Desa Nelayan, Kecamatan Sungai Tabukan, Rabu (29/7/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA tersebut dipimpin Wakapolres HSU Kompol Sony Pratago Lumban Gaol, S.E., M.M. Kehadiran jajaran kepolisian mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Dalam kegiatan itu, Wakapolres HSU didampingi Kasat Binmas Polres HSU AKP Syaifullah, S.H., Kapolsek Sungai Pandan Ipda M. Rusdi, S.Sos., serta Bhabinkamtibmas Desa Nelayan Aiptu Agus Tri Saptiawan, S.Hut. Turut hadir Kepala Desa Nelayan Zulkifli bersama masyarakat setempat. Polisi Ajak Warga Jadi Mitra Menjaga Keamanan Penyuluhan tersebut menjadi sarana untuk mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Polres HSU menekankan bahwa terciptanya situasi yang aman tidak hanya bergantung pada aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi warga. Masyarakat didorong untuk memperkuat komunikasi antarwarga, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, serta segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu ketertiban lingkungan. Dalam kesempatan yang sama, kepolisian memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Warga diajak bersama-sama mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika yang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan, kehidupan sosial, serta masa depan generasi muda. Layanan 110 Diperkenalkan kepada Masyarakat Tidak hanya membahas Harkamtibmas dan narkoba, jajaran Polres HSU juga memperkenalkan layanan Kepolisian Call Center 110 kepada masyarakat. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun membutuhkan bantuan kepolisian, termasuk terkait gangguan keamanan, tindak kriminalitas, kecelakaan lalu lintas, maupun kondisi lain yang memerlukan respons aparat. Sosialisasi layanan 110 diharapkan membuat masyarakat semakin mengetahui jalur komunikasi yang dapat digunakan ketika membutuhkan kehadiran polisi. Antusiasme warga terlihat saat sesi dialog berlangsung. Sejumlah masyarakat menyampaikan pertanyaan dan masukan mengenai kondisi keamanan di lingkungan Desa Nelayan, sekaligus berdiskusi mengenai langkah yang dapat dilakukan bersama untuk mencegah gangguan kamtibmas. Dialog tersebut juga menjadi kesempatan bagi kepolisian untuk mendengar langsung berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat terkait keamanan lingkungan. Polri Dorong Sinergi hingga Tingkat Desa Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur mengatakan, penyuluhan Harkamtibmas merupakan bagian dari upaya kepolisian memperkuat kemitraan dengan masyarakat. Menurutnya, menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama sehingga keterlibatan masyarakat sangat diperlukan, terutama dalam melakukan pencegahan sejak dini. “Polres Hulu Sungai Utara mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta memanfaatkan layanan Kepolisian 110 apabila menemukan atau mengalami kejadian yang membutuhkan penanganan Kepolisian. Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ujar IPTU Asep Hudzainur mewakili Kapolres HSU. Ia menambahkan, kegiatan pembinaan dan penyuluhan akan terus dilakukan secara berkesinambungan hingga ke tingkat desa sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran hukum sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan. Melalui kegiatan tersebut, Polres HSU berharap masyarakat semakin aktif menjaga lingkungannya, menjauhi narkoba, serta tidak ragu berkomunikasi dengan kepolisian ketika menemukan persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban. Kehadiran polisi di tengah masyarakat melalui kegiatan edukasi dan dialog diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik serta mewujudkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com        Senyum haru tak mampu disembunyikan dari wajah Bapak Syahrul, warga Jalan Nangka 1, RT 03 LK II, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling. Hunian yang dulunya kurang layak kini mulai bersolek dan berdiri kokoh berkat program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam gelaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 TA 2026 yang digelar Kodim 0410/KBL. Komandan Satuan Tugas (Dansatagas) TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, merespons cepat kebutuhan masyarakat setempat dengan menerjunkan jajaran Babinsa untuk mempercepat proses pembangunan. Memasuki agenda kegiatan pada Rabu, 29 Juli 2026, pengerjaan yang merekap hasil kerja keras sejak Selasa (28/7) ini sudah menunjukkan progres yang sangat signifikan. Di lapangan, sinergi bahu-membahu antara prajurit TNI dan masyarakat lokal terlihat sangat kental. Fokus pengerjaan fisik pada rumah Bapak Syahrul saat ini telah memasuki tahap-tampah krusial, meliputi: Pemasangan Rangka Atap Pengokohan struktur bagian atas bangunan agar tahan terhadap cuaca ekstrem, Pemelasteran Dinding Dalam Perapihan dan pengerjaan interior untuk kenyamanan penghuni rumah, Pemelasteran Dinding Luar: Pelapisan dinding luar guna memastikan ketahanan dan estetika bangunan. “Program RTLH ini bukan sekadar membangun tembok dan memasang atap, melainkan menghadirkan kembali martabat dan rasa aman bagi warga kami. Kami menargetkan pengerjaan presisi dan selesai tepat waktu agar keluarga Bapak Syahrul segera menempatinya dengan nyaman,” tegas Kolonel Arm Roni Hermawan saat meninjau lokasi. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com      Akses mobilitas warga di Jalan Nangka, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, dipastikan bakal kian mulus. Pasalnya, tim Satgas TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL bersama warga setempat terus menggenjot pengerjaan proyek fisik Rabat Beton sepanjang 250 meter dengan lebar 2,5 meter. Di bawah komando Kolonel Arm Roni Hermawan, para Babinsa Kodim 0410/KBL bekerja tanpa kenal lelah. Untuk mendukung kelancaran pekerjaan infrastruktur jalan penunjang ekonomi warga ini, arus distribusi material logistik terpantau terus dipasok secara berkala ke lokasi pengerjaan per Rabu (29/7). Berdasarkan laporan rekapitulasi material dan progres kerja lapangan: Logistik Masuk Hari Ini (29 Juli 2026): Tambahan pasokan berupa 15 sak semen dan 1 dump truck pasir telah tiba di Lokasi, Penggunaan & Stok Logistik Lapangan Dari sisa material kemarin, sebanyak 12 sak semen telah dialokasikan (6 sak pada sesi pertama dan 6 sak sesi berikutnya). Saat ini material siap pakai di lokasi meliputi 9 sak semen, 1 dump truck pasir, serta 0,5 dump truck batu split. Kolonel Arm Roni Hermawan menyampaikan bahwa pengerjaan jalan ini merupakan akses vital masyarakat. “Jalan Nangka adalah urat nadi warga Pinang Jaya. Dengan pengecoran rabat beton yang kokoh ini, kita ingin memastikan aktivitas ekonomi, sekolah, dan mobilitas hasil pertanian warga tidak lagi terkendala oleh jalan licin atau rusak,” pungkasnya. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com      Rumah ibadah kembali menjadi pusat perhatian dalam kemanunggalan TNI dan rakyat. Melalui kegiatan TMMD ke-129 TA 2026 Kodim 0410/KBL, Musholah Baitul Saudah yang terletak di Jalan Nangka 2 Gang Alpukat II RT 04, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling kini tampil semakin asri dan bersih. Sentuhan dingin personel Babinsa Kodim 0410/KBL di bawah arahan Dansatagas Kolonel Arm Roni Hermawan terbukti nyata. Tidak hanya memfokuskan pengerjaan pada bangunan utama, tim Satgas juga menyentuh sarana sanitasi guna menunjang kenyamanan para jamaah dalam beribadah sehari-hari.(29/7/2026) Rangkaian perbaikan komprehensif yang telah dan sedang berlangsung di lokasi ini mencakup Renovasi Bangunan Utama Musholah Perapihan struktur dan estetika area tempat salat. Pengecatan Musholah Pembaruan cat dinding luar dan dalam agar suasana ibadah terasa lebih teduh dan khusyuk, Pembangunan & Pengecatan MCK Pengecatan menyeluruh pada bagian dalam dan luar fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK), Penyempurnaan Tempat Wudu/Cuci: Penataan ulang sarana bersuci agar lebih higienis dan memadai. “Rumah ibadah adalah jantung spiritual masyarakat. Melalui renovasi Musholah Baitul Saudah ini, kami berharap semangat gotong royong warga semakin hidup, dan jamaah bisa beribadah dengan penuh rasa tenang dan nyaman,” ungkap Kolonel Arm Roni Hermawan. (Agus)