Ogan Ilir, Bidik-kasusnews.com – Komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat kembali ditunjukkan oleh Personel Kompi 2 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Selatan melalui kegiatan bhakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada warga Desa Sejaro Sakti, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Danki 2 Batalyon C Pelopor, AKP Endang Fahrudin, S.H., bersama 10 personel Brimob yang turun langsung menemui dan menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran personel Brimob mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Bantuan sembako yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi sosial warga di wilayah tersebut. AKP Endang Fahrudin mengatakan bahwa bhakti sosial merupakan bagian dari tugas pengabdian Polri kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran Brimob tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. “Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat sekaligus membantu warga yang membutuhkan. Brimob akan terus hadir di tengah masyarakat sebagai sahabat dan pelindung yang selalu siap memberikan bantuan,” ujarnya. Selain menyerahkan bantuan, personel Brimob juga berinteraksi langsung dengan warga guna mendengarkan berbagai aspirasi dan kondisi yang dihadapi masyarakat. Pendekatan humanis tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat. Warga Desa Sejaro Sakti menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Satbrimob Polda Sumsel. Mereka menilai bantuan tersebut tidak hanya meringankan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menunjukkan kepedulian nyata aparat kepolisian terhadap kesejahteraan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar dengan penuh keakraban antara personel Brimob dan masyarakat penerima bantuan. Bhakti sosial yang dilaksanakan Kompi 2 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumsel ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi Polri Presisi yang humanis dan dekat dengan masyarakat. Kegiatan serupa diharapkan terus berlanjut guna memperkuat sinergi serta membangun hubungan yang harmonis antara Polri dan seluruh elemen masyarakat. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM, 7 Juni 2026 – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Erpa Aris Purnama, S.Si, menggelar gerakan penanaman seribu pohon di areal bantaran pesisir Pantai Minajaya, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, pada hari Sabtu, 6 Juni 2026. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, dan dilaksanakan secara gotong royong bersama para pemuda dan penggiat lingkungan hidup di wilayah Pajampangan dengan mengusung tema “Lestari Alamku, Lestari Tanahku”. Dalam sambutannya, Erpa Aris Purnama menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, khususnya para pemuda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anak muda yang memiliki semangat menjadi penggiat lingkungan di wilayah Pajampangan. Kalian adalah generasi penerus bangsa, semoga kelak menjadi pribadi yang sukses dan terus menjaga warisan alam ini,” ujarnya. Ia juga menekankan makna mendalam di balik kegiatan tersebut. “Menanam pohon berarti menanam harapan. Ini adalah warisan terbaik yang dapat kita berikan untuk kenyamanan dan keselamatan generasi mendatang,” tambahnya. Salah satu peserta yang turut hadir mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Saya merasa bersyukur dan bangga bisa ikut serta menanam seribu pohon ini. Saya juga sangat mengapresiasi keterlibatan Bapak Erpa Aris Purnama sebagai anggota dewan, saya merasa bangga dengan perhatian dan tindakan nyata yang beliau tunjukkan,” ungkapnya. Diharapkan, pohon-pohon yang ditanam nantinya dapat tumbuh subur dan berfungsi sebagai pelindung abrasi pantai, penyangga ekosistem, serta menjaga kelestarian lingkungan di wilayah pesisir tersebut. (DICKY)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/Kota Bandar Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berwawasan kebangsaan melalui pembukaan Pelatihan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Semester I Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung semangat “RADIN INTEN” tersebut resmi dibuka di Lapangan Kodim 0410/KBL, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura, Sabtu (6/6/2026). Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., selaku Inspektur Upacara. Sementara itu, Kapten Inf Atang Sutisna bertindak sebagai Komandan Upacara. Sebanyak 121 peserta yang terdiri dari unsur pelatih, pendukung, dan para siswa-siswi dari berbagai SMA negeri maupun swasta di Kota Bandar Lampung mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter generasi muda agar memiliki disiplin tinggi, jiwa kepemimpinan, serta rasa cinta tanah air yang kuat. Dalam amanatnya, Kolonel Arm Roni Hermawan menegaskan bahwa pelatihan KKRI bukan sekadar kegiatan fisik atau latihan baris-berbaris, melainkan sarana pembentukan karakter dan mental kepemimpinan bagi para pelajar. “Para pelajar hari ini adalah calon pemimpin bangsa di masa depan. Karena itu, mereka harus memiliki disiplin, tanggung jawab, integritas, serta semangat nasionalisme yang kuat. Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali mereka dengan nilai-nilai tersebut sebagai modal menghadapi tantangan zaman,” ujarnya. Selama pelatihan berlangsung, peserta akan mendapatkan berbagai materi penting, mulai dari Peraturan Baris Berbaris (PBB), kepemimpinan, kerja sama tim, hingga wawasan kebangsaan. Materi tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan personal sekaligus membentuk karakter yang tangguh dan berintegritas. Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan perwakilan instansi pendidikan, di antaranya Kabid PAUD FNF dan Dikmas Lisa Kurniawati, S.H., M.M., Danramil 410-02/TBS Mayor Inf Sabaryanto, Pasilog Kodim 0410/KBL Mayor Chk (K) Hastuti, S.H., serta para guru pendamping dari MAN 1 Bandar Lampung, SMAN 4, SMAN 9, SMAN 10, SMAN 14, dan SMA Surya Dharma 2 Bandar Lampung. Pelatihan KKRI yang dibuka secara simbolis dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim oleh Dandim 0410/KBL ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, dan siap berkontribusi bagi bangsa serta negara. Melalui program pembinaan seperti KKRI, Kodim 0410/KBL terus berupaya mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme, kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Kesigapan Babinsa Kelurahan Karang Maritim, Koramil 410-01/Panjang, Kopda Ridwan, berhasil mencegah aksi main hakim sendiri yang nyaris berujung fatal terhadap seorang terduga pelaku pencurian handphone di wilayah Kelurahan Karang Maritim, Kota Bandar Lampung, Sabtu (6/6/2026) malam. Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 20.40 WIB saat seorang pria berinisial Yohanes (29) diduga mencuri satu unit telepon genggam Oppo A35 milik Noven (30) di kawasan Komplek Yuka, Kelurahan Karang Maritim. Aksi tersebut diketahui warga yang kemudian berteriak meminta bantuan sehingga memicu pengejaran terhadap pelaku. Tak lama berselang, warga berhasil mengamankan terduga pelaku di sekitar Lapangan Baruna. Namun situasi sempat memanas karena emosi warga yang memuncak membuat pelaku menjadi sasaran pengeroyokan. Akibatnya, Yohanes mengalami luka robek di bagian kepala akibat benturan benda tumpul. Menerima laporan dari Ketua RT setempat, Kopda Ridwan langsung menuju lokasi kejadian. Dengan sigap, ia bersama unsur Linmas dan tokoh masyarakat berupaya menenangkan warga sekaligus mengamankan pelaku dari amukan massa. “Situasi saat itu cukup tegang. Prioritas kami adalah mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Kopda Ridwan saat berada di lokasi. Melalui pendekatan persuasif dan humanis, Babinsa berhasil meredam emosi warga. Pelaku kemudian dievakuasi ke Puskesmas Panjang untuk mendapatkan penanganan medis sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Langkah cepat yang dilakukan Babinsa mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Tindakan tersebut dinilai tidak hanya menyelamatkan nyawa seseorang, tetapi juga menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Pihak Koramil 410-01/Panjang menilai kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan stabilitas wilayah, terutama saat terjadi situasi yang berpotensi memicu konflik sosial. Hingga sekitar pukul 22.00 WIB, kondisi di lokasi kejadian telah kembali aman dan terkendali. Warga yang sebelumnya terpancing emosi akhirnya memahami pentingnya menyerahkan penanganan kasus kepada aparat penegak hukum. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa penyelesaian setiap tindak pidana harus dilakukan melalui jalur hukum yang berlaku. Sementara itu, kepolisian masih melakukan pendalaman dan pengembangan terkait kasus dugaan pencurian tersebut. (Agus)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Kompetisi atau Lomba Ketapel yang berlangsung selama dua hari, 5–6 Juni 2026, di Lapangan Tembak Polres HSU. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus mengasah konsentrasi, ketelitian, dan sportivitas di kalangan personel Polri. Kompetisi yang dibuka langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Utara, AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si, tersebut dihadiri Wakapolres HSU Kompol Sony F.L. Gaol, S.E., M.M, para Pejabat Utama Polres HSU, serta seluruh peserta lomba dari berbagai satuan fungsi dan polsek jajaran. Lomba ketapel digelar dalam dua kategori, yakni perorangan dan beregu. Antusiasme peserta terlihat tinggi dengan diikuti sebanyak 68 peserta kategori perorangan dan 18 tim kategori beregu. Kapolres HSU menyampaikan bahwa perlombaan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana membangun kekompakan, semangat kebersamaan, serta menjaga kesehatan mental dan fisik personel di tengah padatnya tugas pelayanan kepada masyarakat. Pada kategori perorangan, Brigadir M. Fitrian Tri Santoso dari Si Humas berhasil meraih juara pertama dengan perolehan 144 poin, disusul Bripka Aribowo Setyoko dari Polsek Sungai Pandan di posisi kedua dengan 124 poin, serta Bripda Hartani dari Sium yang menempati posisi ketiga dengan 122 poin. Sementara itu, pada kategori beregu, tim dari Polsek Amuntai Selatan keluar sebagai juara pertama dengan total 64 poin yang diperoleh oleh Aipda Budi Herri Wijaya, S.Sos dan Brigadir Mouris Sitorus. Posisi kedua diraih tim Polsek Amuntai Tengah dengan 58 poin, sedangkan tim Si Humas Polres HSU menempati posisi ketiga dengan 52 poin. Selain menghadirkan suasana kompetitif yang sehat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan memperkuat soliditas internal Polri serta meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat. Selama pelaksanaan lomba, kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Momentum ini sekaligus menunjukkan bahwa Polres HSU tidak hanya fokus pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif membangun kekompakan personel melalui berbagai kegiatan positif dan edukatif. Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Hulu Sungai Utara terus berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui personel yang profesional, solid, dan berintegritas, sejalan dengan motto “Hebat, Sigap, Unggul untuk Masyarakat.” (Agus)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui patroli rutin, pengaturan arus lalu lintas, penegakan hukum, serta edukasi keselamatan berkendara di sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan kecelakaan, pelanggaran, dan kemacetan. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (6/6/2026) sejak pukul 09.00 WITA tersebut merupakan bagian dari program “Polantas Menyapa”, yang bertujuan mempererat hubungan antara polisi lalu lintas dengan masyarakat sekaligus menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres HSU. Kasat Lantas Polres HSU menjelaskan bahwa patroli difokuskan pada sejumlah titik strategis dan jalur utama di Kota Amuntai serta kawasan sekitarnya, seperti Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Abdul Azis, Jalan Brigjen H. Hasan Baseri, Jalan Sungai Malang, Jalan Baypass Amuntai, Jalan Poros Amuntai–Kalua, hingga jalur Amuntai–Alabio dan Banjang–Amuntai. Dalam pelaksanaannya, personel dari Unit Turjagwali melakukan penjagaan, pengaturan, dan patroli lalu lintas guna memastikan arus kendaraan tetap lancar. Sementara itu, Unit Gakkum melaksanakan tugas administrasi dan penyelesaian berkas perkara lalu lintas, sedangkan Unit Kamsel memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya keselamatan berkendara. Salah satu fokus utama kegiatan adalah memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya anak-anak di bawah usia 12 tahun, agar tidak mengendarai kendaraan bermotor maupun sepeda listrik tanpa pengawasan serta memahami pentingnya tertib berlalu lintas sejak dini. Melalui pendekatan humanis dalam program Polantas Menyapa, petugas juga berinteraksi langsung dengan pengguna jalan, memberikan edukasi tentang keselamatan berkendara, serta mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan saat berkendara. “Keselamatan adalah prioritas utama. Kami terus mengajak masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas demi melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar salah satu petugas di sela kegiatan patroli. Patroli dan pengawasan dilakukan menggunakan kendaraan operasional Satlantas yang dilengkapi sarana komunikasi dan perlengkapan pendukung lainnya guna memastikan respons cepat terhadap berbagai situasi di lapangan. Dari hasil kegiatan yang dilaksanakan, situasi lalu lintas di wilayah hukum Polres HSU terpantau aman, tertib, lancar, dan terkendali. Tidak ditemukan kejadian menonjol maupun kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan patroli berlangsung. Satlantas Polres HSU berharap kegiatan rutin ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka kecelakaan dan pelanggaran, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Dengan semangat “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan”, Satlantas Polres HSU berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat untuk mewujudkan jalan raya yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan. (Agus)
HSU, Bidik-kasusnews.com – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui kegiatan Penanaman Jagung Kwartal II Tahun 2026 yang dilaksanakan Polres Hulu Sungai Utara (HSU) bersama kelompok tani di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA tersebut melibatkan personel Sat Samapta Polres HSU bersama anggota Kelompok Tani (Poktan) Sumber Hidup. Penanaman jagung dilakukan di lahan seluas satu hektare milik warga bernama Jumiran sebagai bagian dari upaya mendukung ketersediaan pangan dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian di daerah. Kasat Samapta Polres HSU bersama personel yang hadir turut berpartisipasi langsung dalam proses penanaman bibit jagung jenis Bisi 2, yang dikenal memiliki produktivitas tinggi dan cocok dikembangkan sebagai jagung pakan. Selain menggunakan bibit unggul, lahan pertanian tersebut juga didukung dengan penggunaan pupuk Urea, KCL, dan NPK guna menunjang pertumbuhan tanaman secara optimal hingga masa panen. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah di bidang pertanian. Melalui pendampingan kepada kelompok tani, diharapkan produktivitas pertanian dapat terus meningkat sehingga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat. Berdasarkan perencanaan, tanaman jagung yang ditanam pada kuartal kedua tahun ini diperkirakan akan memasuki masa panen pada 6 Oktober 2026 dengan estimasi hasil mencapai 4 ton. Hasil panen tersebut nantinya diharapkan mampu mendukung kebutuhan pakan ternak sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kapolres HSU melalui jajaran pelaksana kegiatan menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung kesejahteraan warga melalui program-program produktif. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara Polri dan kelompok tani dalam mendukung ketahanan pangan. Kami berharap hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di daerah,” ujar salah satu personel yang terlibat dalam kegiatan. Suasana penanaman berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Kehadiran personel Polres HSU di tengah petani mendapat sambutan positif dari anggota kelompok tani yang berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut pada masa mendatang. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Melalui program penanaman jagung kuartal II ini, Polres Hulu Sungai Utara kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung pembangunan sektor pertanian serta mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di daerah. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Respons cepat aparat teritorial kembali terlihat saat bencana alam melanda wilayah Kota Bandar Lampung. Hujan deras yang disertai angin kencang pada Sabtu (6/6/2026) menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah warga di Jalan Banten, RT 02 Lingkungan II, Kelurahan Perwata, Kecamatan Teluk Betung Timur (TBT).(6/6/2026) Dalam peristiwa tersebut, Babinsa Koramil 410-03/TBU, Sertu Supriyanto, bergerak cepat menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat. Kehadirannya menjadi faktor penting dalam mempercepat proses penanganan dan memastikan keselamatan warga terdampak. Pohon berukuran besar yang tumbang sekitar pukul 11.30 WIB diketahui menimpa rumah milik Ibu Parit Hidayat, mengakibatkan kerusakan pada bagian atap bangunan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Setibanya di lokasi, Sertu Supriyanto langsung melakukan koordinasi dengan berbagai unsur terkait, mulai dari pihak kecamatan, kelurahan, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, aparat keamanan, hingga perangkat lingkungan setempat. Langkah cepat tersebut dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi serta pendataan kerusakan akibat bencana. “Kami memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama. Syukur Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini fokus kami adalah membantu proses pembersihan material pohon dan mendata kerusakan yang terjadi,” ujar Sertu Supriyanto di sela-sela kegiatan. Berdasarkan hasil pendataan sementara, kerugian material akibat insiden tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. Kerusakan terutama terjadi pada bagian atap rumah yang tertimpa batang dan ranting pohon. Kegiatan penanganan bencana turut melibatkan Camat Teluk Betung Timur, Lurah Perwata, Tim BPBD Kota Bandar Lampung, unsur kepolisian, serta para ketua lingkungan setempat. Sinergi antarinstansi ini membuat proses evakuasi berjalan dengan aman dan tertib. Warga sekitar memberikan apresiasi atas kesigapan Babinsa yang sejak awal berada di lokasi untuk membantu masyarakat. Selain mengawal proses evakuasi, Sertu Supriyanto juga terus memastikan kebutuhan warga terdampak dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait. Hingga proses pembersihan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Bandar Lampung. Melalui aksi cepat dan koordinasi yang baik, Babinsa kembali membuktikan perannya sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai situasi darurat, termasuk bencana alam yang terjadi di lingkungan warga. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Ground Breaking Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI yang digelar secara serentak di 63 titik wilayah jajaran Kodam XXI/RI, Jumat (5/6/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “TNI AD Hadir untuk Rakyat” sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat. Di Kota Bandar Lampung, kegiatan dipusatkan di Jalan Impres Umbul Kunci, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur. Komandan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., hadir langsung mengikuti rangkaian kegiatan melalui zoom meeting bersama jajaran Forkopimda, pejabat TNI, dan unsur pemerintah daerah. Ground breaking ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses transportasi masyarakat, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan sarana penghubung guna menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan. Dalam pelaksanaannya, Kodim 0410/KBL juga mengerahkan jajaran Babinsa untuk turut mengawal dan mendampingi proses pembangunan di lapangan. Salah satunya adalah Serda Yulhaidir, yang akan berperan aktif memastikan pembangunan berjalan lancar sekaligus menjalin komunikasi dengan masyarakat di wilayah binaannya. Apresiasi terhadap program tersebut disampaikan Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui sambutan Wali Kota yang dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Wilson Faisol, S.E., M.M. Menurutnya, keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur merupakan bukti kuat sinergi antara pemerintah dan aparat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kehadiran TNI dalam mendukung pembangunan daerah menunjukkan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat yang terus terjaga. Program ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, sambutan Danrem 043/Garuda Hitam yang dibacakan Kasrem 043/Gatam, Kolonel Kav Roli Dewanto, menjelaskan bahwa pembangunan 30 titik jembatan pada Tahap V dan VI di Provinsi Lampung merupakan kelanjutan dari Program Jembatan Perintis Garuda yang sebelumnya telah menunjukkan hasil positif. Program tersebut telah berhasil membangun sejumlah jembatan di berbagai wilayah Lampung, termasuk di Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu, serta belasan titik lainnya yang telah rampung dan dimanfaatkan masyarakat. Usai kegiatan, Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya sebatas membangun sarana fisik, tetapi juga membuka peluang peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Jembatan yang dibangun ini bukan hanya penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi penghubung harapan masyarakat untuk mendapatkan akses yang lebih mudah terhadap pendidikan, kesehatan, dan perekonomian. Kodim 0410/KBL siap mengawal seluruh tahapan pembangunan agar berjalan sesuai rencana,” tegasnya. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 10.00 WIB tersebut berjalan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI, diharapkan konektivitas antarwilayah di Provinsi Lampung semakin baik sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Agus)
HSU, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) bersama Satpolairud, TNI, pemerintah daerah, dan sejumlah instansi terkait menggelar aksi bersih-bersih sungai di kawasan Siring Tugu Itik Amuntai, Sungai Negara, Kecamatan Amuntai Tengah, Jumat (5/6/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan sungai sebagai sumber kehidupan. Aksi sosial ini dipimpin langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Utara bersama Wakapolres, jajaran pejabat utama Polres HSU, personel Satpolairud, Kapolsek Amuntai Tengah, anggota Koramil Amuntai Tengah, serta melibatkan BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, dan unsur terkait lainnya. Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan melakukan pembersihan sampah dan berbagai material yang berpotensi mencemari perairan di sepanjang kawasan Siring Tugu Itik hingga aliran Sungai Negara. Selain itu, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai guna mencegah pencemaran lingkungan dan mengurangi risiko banjir. Kapolres HSU menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi seremonial, melainkan bentuk kepedulian nyata Polri terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. “Menjaga kebersihan sungai merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, karena sungai yang bersih akan memberikan manfaat besar bagi kehidupan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya. Kegiatan yang berlangsung secara kolaboratif tersebut mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Kehadiran Polri bersama TNI dan pemerintah daerah dinilai menjadi contoh nyata pentingnya sinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Selain menciptakan lingkungan perairan yang lebih bersih, kegiatan ini juga memperkuat komunikasi dan kerja sama antara aparat, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung program pelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas. Aksi bersih-bersih sungai ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri yang terus hadir melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Hulu Sungai Utara menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Agus)