HSU, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, jajaran Polsek Sungai Pandan menggelar kegiatan bakti religi dengan melaksanakan kerja bakti dan pembersihan di Masjid Baitul Mukminin, Selasa (2/6/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 Wita tersebut melibatkan personel Polsek Sungai Pandan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan tempat ibadah sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kapolsek Sungai Pandan menjelaskan bahwa kegiatan bakti religi merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan serentak di berbagai wilayah. Melalui kegiatan ini, Polri ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar. “Tempat ibadah merupakan pusat kegiatan keagamaan masyarakat yang harus dijaga kebersihan dan kenyamanannya. Kehadiran anggota Polri dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujarnya. Masjid Baitul Mukminin dipilih sebagai lokasi kegiatan karena letaknya yang berada di wilayah hukum Polsek Sungai Pandan dan tidak jauh dari kantor kepolisian setempat. Personel secara bersama-sama membersihkan area dalam dan luar masjid, merapikan lingkungan sekitar, serta memastikan fasilitas ibadah tetap terawat dan nyaman digunakan jamaah. Kegiatan bakti religi ini juga menjadi implementasi semangat Polri Presisi yang tidak hanya berfokus pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat silaturahmi antara aparat kepolisian dengan warga. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial dinilai mampu membangun kedekatan emosional dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Menjelang Hari Bhayangkara yang diperingati setiap 1 Juli, Polsek Sungai Pandan terus berupaya menghadirkan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Bakti religi menjadi salah satu bentuk pengabdian yang tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. Warga setempat menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi keterlibatan langsung personel kepolisian dalam menjaga kebersihan tempat ibadah. Menurut mereka, langkah ini menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan lancar. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sungai Pandan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta memperkuat sinergi dengan masyarakat demi terciptanya keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

HSU, Bidik-kasusnews.com – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) bersama seluruh jajaran polsek menggelar kegiatan bakti sosial berupa bakti religi secara serentak di sejumlah tempat ibadah dan makam tokoh agama yang tersebar di berbagai kecamatan, Selasa (2/6/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 Wita tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap lingkungan sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat menjelang peringatan Hari Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2026. Personel Polres HSU bersama anggota polsek jajaran melakukan kerja bakti membersihkan area masjid, langgar, serta tempat pemakaman umum dan makam tokoh agama yang memiliki nilai sejarah bagi masyarakat setempat. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan semangat gotong royong dan memperkuat kebersamaan antara Polri dan warga. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto menyampaikan bahwa bakti religi merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan secara serentak sebagai bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut berkontribusi dalam kegiatan sosial dan keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Adapun lokasi yang menjadi sasaran bakti religi meliputi Masjid Al Mukaromah di Desa Tangga Ulin Hilir, Masjid At Taqwa Amuntai di Kelurahan Murung Sari, Masjid Jammi’atus Sa’adah di Desa Muara Baruh, Masjid Al Mubarak di Desa Babirik Hilir, Masjid Sirajul Ummah di Kecamatan Danau Panggang, Langgar Darul Taqwa di Desa Banjang, serta Masjid Baitul Mu’minin di Desa Sungai Sandung. Selain tempat ibadah, kegiatan juga dilaksanakan di Tempat Pemakaman Umum Kelurahan Antasari serta Makam Datu H. Abdullah di Desa Jumba, Kecamatan Amuntai Selatan. Para personel melakukan pembersihan lingkungan makam sebagai bentuk penghormatan kepada para tokoh agama dan masyarakat yang telah berjasa bagi daerah. Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga. Mereka menilai kegiatan tersebut mencerminkan kepedulian Polri terhadap lingkungan sekaligus memperkuat hubungan emosional antara aparat keamanan dan masyarakat. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Polres HSU untuk terus membangun citra Polri yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan bakti religi ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dapat terus terjaga dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian bakti religi berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan. (Agus)

Palembang, Bidik-kasusnews.com, Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., menggelar audiensi dengan jajaran pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Delegasi Gedung Presisi Mapolda Sumsel. Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi pembinaan olahraga karate sekaligus mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Sumatera Selatan. Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet, pengembangan bakat generasi muda, serta dukungan terhadap penyelenggaraan berbagai kejuaraan karate di tingkat daerah maupun nasional. Dalam pertemuan tersebut, Kombes Pol. Susnadi menegaskan bahwa karate bukan sekadar cabang olahraga yang berorientasi pada prestasi, tetapi juga sarana efektif untuk membentuk karakter, kedisiplinan, mental tangguh, serta jiwa sportivitas generasi muda. “Olahraga karate memiliki peran penting dalam membangun karakter yang kuat, disiplin, dan bertanggung jawab. Melalui sinergi yang baik antara institusi kepolisian dan organisasi olahraga, kita berharap dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama baik Sumatera Selatan di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya. Menurutnya, pembinaan olahraga yang berkelanjutan menjadi investasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan memiliki semangat kompetitif yang sehat. Oleh karena itu, dukungan terhadap organisasi olahraga seperti FORKI menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang produktif dan berprestasi. Sementara itu, pengurus FORKI Sumatera Selatan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Dansat Brimob Polda Sumsel terhadap perkembangan olahraga karate di daerah. Mereka berharap kolaborasi yang terjalin dapat memperkuat program pembinaan atlet serta meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai ajang kejuaraan yang akan datang. FORKI Sumsel juga menilai keterlibatan berbagai elemen, termasuk institusi kepolisian, sangat penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan olahraga yang sehat dan berkelanjutan. Dengan dukungan yang kuat, atlet-atlet muda Sumsel diharapkan mampu bersaing di level yang lebih tinggi dan meraih prestasi membanggakan. Selain membahas program pembinaan, audiensi juga menjadi wadah bertukar gagasan mengenai pengembangan olahraga karate sebagai sarana pendidikan karakter bagi generasi muda. Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan atlet yang tidak hanya unggul dalam kemampuan teknis, tetapi juga memiliki integritas dan etika yang baik. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi, pertukaran cenderamata, dan foto bersama sebagai simbol komitmen kedua belah pihak untuk terus membangun kerja sama yang harmonis dalam memajukan olahraga karate di Sumatera Selatan. Melalui sinergi antara Satbrimob Polda Sumsel dan FORKI Sumsel, diharapkan pembinaan atlet karate dapat semakin berkembang, melahirkan prestasi baru, serta membawa harum nama Sumatera Selatan di berbagai kompetisi olahraga tingkat nasional maupun internasional. (Agus)

HSU, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) bersama personel Polsek Amuntai Tengah melaksanakan kegiatan Bhakti Religi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan upaya mempererat hubungan antara Polri dengan warga. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (02/06/2026) mulai pukul 09.00 WITA di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah. Bhakti Religi dipusatkan di dua lokasi, yakni Masjid Raya At Taqwa Amuntai yang berlokasi di Jalan Norman Umar, Kecamatan Amuntai Tengah, serta Masjid Al Karamah Pekacangan. Kegiatan ini diikuti oleh personel Polres HSU dan seluruh personel Polsek Amuntai Tengah yang terlibat sesuai surat perintah pelaksanaan kegiatan. Dalam kegiatan tersebut, personel Polri melaksanakan aksi gotong royong membersihkan area tempat ibadah dan lingkungan sekitarnya. Selain itu, kegiatan juga mencakup ziarah serta perawatan area makam tokoh agama dan makam masyarakat umum sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah berjasa bagi masyarakat dan daerah. Bhakti Religi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian, kepedulian sosial, dan penguatan hubungan harmonis antara Polri dengan masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi implementasi arahan Kapolda Kalimantan Selatan agar momentum Hari Bhayangkara dimaknai tidak hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, Polri ingin menunjukkan bahwa kehadirannya tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kelestarian tempat-tempat yang memiliki nilai spiritual dan sosial bagi masyarakat. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat semakin memperkuat kedekatan emosional serta membangun rasa kebersamaan. Kapolres HSU Agus Nuryanto melalui Kasi Humas Asep Hudzainur mengatakan bahwa kegiatan Bhakti Religi merupakan wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat sekaligus bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai spiritual dalam pelaksanaan tugas kepolisian. “Momentum Hari Bhayangkara ke-80 kami maknai dengan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Bhakti Religi ini bukan hanya kegiatan bersih-bersih, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan kepedulian sosial, dan memperkuat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Polri Presisi yang mengedepankan responsibilitas, transparansi, dan pelayanan yang humanis. Dengan turun langsung melakukan kerja bakti di tempat ibadah dan area pemakaman, Polri menunjukkan komitmennya untuk hadir sebagai mitra masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Masyarakat dan pengurus tempat ibadah menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi kepedulian Polri yang tidak hanya menjalankan tugas keamanan, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kehadiran personel Polri di lingkungan tempat ibadah dinilai mampu memberikan semangat kebersamaan dan meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat. (Agus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Menyambut musim libur sekolah yang segera tiba, manajemen Ancol Taman Impian menyiapkan berbagai program hiburan dan edukasi untuk memberikan pengalaman liburan yang berkesan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar Direktur Utama Ancol bersama jajaran manajemen di Restoran Ombak Laut, Pantai Carnaval Ancol, Selasa (2/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, pihak Ancol memaparkan sejumlah agenda spesial yang telah dipersiapkan untuk menyambut lonjakan kunjungan wisatawan selama periode liburan sekolah. Beragam pertunjukan, atraksi tematik, hingga program edukatif akan dihadirkan untuk seluruh kalangan, khususnya anak-anak dan keluarga. Direktur Utama Ancol menyampaikan bahwa tahun ini pihaknya menghadirkan berbagai konsep hiburan baru yang dikemas lebih interaktif dan menarik agar pengunjung mendapatkan pengalaman berbeda saat berlibur di kawasan wisata terbesar di ibu kota tersebut. “Liburan sekolah menjadi momentum penting bagi keluarga untuk menghabiskan waktu bersama. Karena itu, kami menghadirkan berbagai program spesial yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pengalaman edukatif dan inspiratif bagi anak-anak,” ujarnya. Berbagai atraksi unggulan yang akan meramaikan liburan sekolah di Ancol antara lain Theater Musical Show, Magical Night Special Firework, Journey of Fantasyland Parade, Summer Weekend Performance, Summer Holiday Performance, Summer Holiday Extravaganza, hingga Robot AI Magic Show yang menggabungkan teknologi kecerdasan buatan dengan pertunjukan hiburan modern. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati Happy Clown Show, Sea World Ancol Parade, Legend of The Ocean, Football Under Water, Giant Pacific Octopus, serta pertunjukan malam bertajuk Sea World Midnight Glow Music yang diproyeksikan menjadi salah satu daya tarik utama musim liburan tahun ini. Tak hanya menyambut liburan sekolah, rangkaian acara tersebut juga menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-52 Ancol. Dalam momen spesial ini, sejumlah pertunjukan bertema satwa dan kelautan turut dihadirkan, seperti Voice of The Ocean, Dolphin and Friends, Animal Parade, hingga program edukatif Winter with Penguin yang dirancang untuk mengenalkan kehidupan satwa kepada anak-anak. Sebagai destinasi wisata keluarga, Ancol juga menyiapkan berbagai program khusus bagi pelajar. Salah satunya adalah kesempatan mendapatkan tiket masuk gratis dengan syarat dan ketentuan tertentu yang telah ditetapkan oleh pengelola. Untuk menambah kemeriahan suasana liburan, sejumlah artis papan atas Indonesia dijadwalkan tampil menghibur pengunjung dalam berbagai panggung hiburan yang digelar selama periode libur sekolah. Tak hanya fokus pada hiburan, Ancol juga menghadirkan kegiatan olahraga melalui program Ancol Run Loop, sebuah ajang yang ditujukan bagi masyarakat dan komunitas pecinta lari. Program ini diharapkan dapat mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat sambil menikmati suasana kawasan wisata tepi pantai. Dengan puluhan agenda menarik yang telah dipersiapkan, Ancol optimistis dapat menjadi destinasi utama wisata keluarga selama musim libur sekolah 2026. Masyarakat yang ingin mengetahui jadwal lengkap acara, promo tiket, dan berbagai informasi lainnya dapat mengakses aplikasi resmi Ancol yang tersedia di Play Store. Beragam hiburan, edukasi, olahraga, hingga pertunjukan spektakuler siap menjadikan liburan sekolah tahun ini lebih berwarna dan berkesan bagi seluruh pengunjung Ancol. (Agung)

BANJANG, Bidik-kasusnews.com, Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polsek Banjang menggelar kegiatan bakti religi dengan melakukan kerja bakti dan pembersihan di Langgar/Mushola Darul Taqwa, Desa Banjang RT 04, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Selasa (2/6/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Banjang, AKP Robby Ansharie Bahasuan, SH., MM, bersama 12 personel Polsek Banjang. Turut terlibat dalam kegiatan itu Kanit Sabhara AIPTU Soeyatmin, SH, Kasium, anggota Polsek, serta tenaga pendukung harian lepas (PHL). Aksi sosial ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengedepankan nilai pengabdian, kepedulian sosial, dan kedekatan Polri dengan masyarakat. Para personel bergotong royong membersihkan area dalam dan luar mushola, merapikan lingkungan sekitar, serta memastikan tempat ibadah menjadi lebih bersih dan nyaman bagi jamaah. Kapolsek Banjang mengatakan bahwa kegiatan bakti religi bukan sekadar agenda seremonial menjelang Hari Bhayangkara, melainkan bentuk nyata kehadiran Polri dalam kehidupan masyarakat. “Kami ingin memberikan manfaat langsung kepada warga. Melalui kegiatan ini, Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berpartisipasi dalam menjaga kebersihan serta kenyamanan fasilitas umum dan tempat ibadah yang digunakan masyarakat setiap hari,” ujarnya. Mushola Darul Taqwa dipilih sebagai lokasi kegiatan karena berada di wilayah yang dekat dengan Polsek Banjang dan dinilai membutuhkan perhatian dalam aspek kebersihan lingkungan. Dengan semangat gotong royong, personel kepolisian bersama warga setempat membersihkan seluruh area mushola agar lebih nyaman digunakan untuk beribadah. Kegiatan bakti religi ini juga menjadi implementasi program Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat diharapkan mampu mempererat hubungan kemitraan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat. Interaksi yang terjalin selama kerja bakti berlangsung menunjukkan semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan dan membangun kehidupan sosial yang harmonis. Warga setempat menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polsek Banjang yang turun langsung membantu membersihkan tempat ibadah. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kolaborasi antara Polri dan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan lancar. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Banjang berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik serta memperkuat peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Semangat kebersamaan yang tercermin dalam bakti religi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

Babirik, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, jajaran Polsek Babirik melaksanakan kegiatan bakti religi di Masjid Al Mubarak dan kawasan makam Almarhum Akhmad Samidi, salah satu tokoh masyarakat yang dikenal sebagai pendiri Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Selasa (2/6/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi lingkungan dan tempat-tempat yang memiliki nilai historis serta religius. Personel Polsek Babirik melakukan kerja bakti dengan membersihkan area masjid dan lingkungan makam tokoh masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan gotong royong, mencerminkan nilai-nilai pengabdian yang terus dijunjung oleh institusi Polri. Kapolsek Babirik menjelaskan bahwa bakti religi merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga berupaya hadir melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam aspek penegakan hukum dan keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Tempat ibadah dan makam tokoh masyarakat merupakan bagian penting dari kehidupan sosial yang perlu dijaga bersama,” ujarnya. Pemilihan Masjid Al Mubarak dan makam Almarhum Akhmad Samidi sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada nilai sejarah dan penghormatan terhadap jasa para tokoh yang telah berkontribusi bagi pembangunan daerah. Selain itu, lokasi tersebut juga menjadi salah satu tempat yang sering dikunjungi masyarakat sehingga kebersihannya perlu terus dijaga. Kegiatan bakti religi ini merupakan tindak lanjut program yang digagas Polda Kalimantan Selatan dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 melalui aksi sosial, doa bersama, dan kegiatan kemasyarakatan yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar. Masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi keterlibatan anggota kepolisian yang turun langsung melakukan kerja bakti. Kehadiran personel Polsek Babirik dinilai menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis antara aparat dan warga. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang selama ini menjadi bagian dari budaya masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Melalui semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Babirik berkomitmen terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan dekat dengan rakyat. Dengan mengusung semangat Presisi, Polsek Babirik berharap kegiatan sosial seperti ini dapat semakin mempererat kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

Amuntai Utara, Bidik-kasusnews.com,  Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polsek Amuntai Utara menggelar kegiatan bakti religi dengan melakukan aksi gotong royong membersihkan tempat ibadah di Masjid Jamiyatus Sa’adah, Desa Muara Baruh RT 01, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Selasa (2/6/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Amuntai Utara IPDA Ngatiman, S.H., dan melibatkan 12 personel yang terdiri dari anggota Polsek Amuntai Utara serta tenaga pendukung harian lepas (PHL). Aksi sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud kepedulian Polri terhadap kebersihan dan kenyamanan sarana ibadah yang digunakan masyarakat. Kapolsek Amuntai Utara mengatakan, kegiatan bakti religi tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan tempat ibadah yang bersih dan nyaman, tetapi juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat secara langsung. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri bukan hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir untuk membantu masyarakat melalui aksi nyata yang memberikan manfaat,” ujarnya. Masjid Jamiyatus Sa’adah dipilih sebagai lokasi kegiatan karena kondisi kebersihannya dinilai perlu mendapat perhatian, sekaligus letaknya yang berada tidak jauh dari wilayah pelayanan Polsek Amuntai Utara. Personel kepolisian tampak bergotong royong membersihkan area dalam dan luar masjid agar lingkungan ibadah menjadi lebih bersih dan nyaman digunakan jamaah. Kegiatan bakti religi ini juga merupakan tindak lanjut arahan pimpinan Polda Kalimantan Selatan dalam rangka mengisi peringatan Hari Bhayangkara dengan kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Selain membersihkan tempat ibadah, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antara anggota Polri dan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah warga melalui kegiatan sosial diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Warga setempat menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian jajaran Polsek Amuntai Utara yang turut membantu menjaga kebersihan fasilitas umum dan tempat ibadah. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan lancar. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan bakti religi ini menjadi cerminan komitmen Polri Presisi yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan sosial. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Amuntai Utara berharap hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat terus terjalin kuat guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

TANGERANG, Bidik-kasusnews.com  Operasional sebuah tempat usaha biliar di Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, tengah menjadi perhatian publik. Selain diduga beroperasi tanpa mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), usaha tersebut juga dikaitkan dengan dugaan keterlibatan seorang oknum wartawan yang disebut-sebut berupaya melindungi aktivitas usaha tersebut dari sorotan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, tempat hiburan biliar milik seorang warga berinisial A diduga telah menjalankan kegiatan usaha secara komersial meskipun belum memiliki dokumen PBG yang menjadi salah satu syarat legalitas bangunan sesuai ketentuan yang berlaku. Jika terbukti, kondisi tersebut berpotensi melanggar ketentuan perizinan bangunan sebagaimana diatur dalam regulasi nasional maupun peraturan daerah terkait tata ruang dan penyelenggaraan bangunan gedung. Selain persoalan perizinan, polemik semakin berkembang setelah muncul dugaan adanya intervensi dari seorang oknum wartawan berinisial R. Dugaan itu mencuat setelah salah satu media mempublikasikan pemberitaan yang mengkritisi legalitas operasional tempat biliar tersebut. Menurut keterangan yang beredar, oknum tersebut diduga menghubungi pihak redaksi melalui pesan WhatsApp dan memberikan tanggapan yang dinilai berupaya membela atau melindungi kepentingan pengelola usaha. Namun hingga kini belum terdapat keterangan resmi dari pihak yang bersangkutan terkait tuduhan tersebut. Sejumlah pihak menilai apabila seorang wartawan terbukti menggunakan profesinya untuk mempengaruhi proses pengawasan atau penegakan aturan terhadap suatu usaha, maka tindakan tersebut dapat menimbulkan persoalan etik yang serius. Praktisi hukum yang dimintai tanggapan menyebutkan bahwa setiap dugaan keterlibatan pihak lain dalam suatu pelanggaran harus dibuktikan melalui proses hukum yang objektif dan berdasarkan alat bukti yang sah. Oleh karena itu, seluruh pihak tetap harus mengedepankan asas praduga tak bersalah. Di sisi lain, masyarakat juga mempertanyakan pengawasan terhadap operasional usaha yang diduga belum memenuhi persyaratan administrasi. Mereka berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait segera melakukan verifikasi lapangan guna memastikan status legalitas bangunan dan kegiatan usaha tersebut. Apabila ditemukan adanya pelanggaran administratif, pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari teguran tertulis, penghentian sementara kegiatan usaha, hingga tindakan administratif lainnya sesuai hasil pemeriksaan. Sementara itu, dugaan pelanggaran etik profesi jurnalistik juga dinilai perlu ditelusuri secara proporsional. Jika terdapat bukti yang cukup, persoalan tersebut dapat disampaikan kepada organisasi pers maupun Dewan Pers untuk dilakukan penilaian sesuai mekanisme yang berlaku. Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pemilik usaha maupun oknum wartawan yang disebut dalam informasi tersebut. Media masih berupaya memperoleh konfirmasi guna memenuhi prinsip keberimbangan dan hak jawab sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers. Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut dua aspek sekaligus, yakni kepatuhan terhadap aturan perizinan usaha dan integritas profesi jurnalistik. Masyarakat berharap seluruh pihak terkait dapat bersikap transparan sehingga persoalan ini dapat diselesaikan secara objektif, profesional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Red) Sumber: Targetberita.co.id

Palembang, Bidik-kasusnews.com – Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 Tahun 2026 di Lapangan Mako Satbrimob Polda Sumsel, Senin (1/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan komitmen pengabdian seluruh personel dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Upacara dipimpin oleh Komandan Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel, Kompol Feryanto, S.H., yang bertindak selaku Inspektur Upacara. Kegiatan diikuti oleh para pejabat utama Satbrimob Polda Sumsel, personel Detasemen Gegana, personel Batalyon Pelopor, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Satbrimob Polda Sumsel. Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara, dilanjutkan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, hingga penyampaian amanat yang sarat dengan pesan kebangsaan. Dalam amanatnya, Kompol Feryanto menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai landasan moral dan pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Menurutnya, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan kerja maupun dalam pelayanan kepada masyarakat. “Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga menjadi kompas moral dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri. Nilai-nilai persatuan, keadilan, kemanusiaan, dan gotong royong harus terus kita jaga dan amalkan,” ujarnya. Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momen refleksi bagi seluruh personel Satbrimob Polda Sumsel untuk memperkuat semangat nasionalisme dan menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperteguh komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Suasana upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan rasa hormat terhadap simbol-simbol negara yang menjadi pemersatu bangsa Indonesia. Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 ini, Satbrimob Polda Sumsel berharap seluruh personel semakin meningkatkan profesionalisme, loyalitas, dan integritas dalam menjalankan tugas. Semangat Pancasila diharapkan terus menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Satbrimob Polda Sumsel untuk terus hadir menjaga keamanan, memperkokoh persatuan, serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan berkarakter Pancasila. (Agus)