JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 2 Juli 2025 – Komitmen Rutan Kelas IIB Jepara dalam mendukung pemilu yang inklusif kembali ditunjukkan. Pada Rabu, 2 Juli 2025, Rutan Jepara turut berpartisipasi dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara. Dalam rapat yang digelar di Kantor KPU Jepara ini, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan (Kasubsie Yantah) Yusril Arinaldy Asdira hadir bersama tim pelayanan tahanan untuk memastikan data warga binaan yang memiliki hak pilih tetap terdata secara sah dan akurat. Partisipasi Rutan Jepara dalam agenda penting ini menjadi bukti bahwa demokrasi tidak memandang sekat dan status sosial. Warga binaan tetap memiliki hak konstitusional yang harus dilindungi dan difasilitasi oleh negara. Rapat pleno ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum serta Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2021 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan secara terbuka untuk menjamin keterbukaan informasi dan akuntabilitas publik. Sebagai penutup, seluruh pihak yang hadir menandatangani Berita Acara hasil rekapitulasi PDPB Triwulan II Tahun 2025 yang menjadi dokumen sah sebagai dasar data pemilih terkini. Melalui keikutsertaan ini, Rutan Jepara menegaskan dukungan penuh terhadap jalannya demokrasi yang adil, inklusif, dan akurat, dengan memastikan bahwa warga binaan tetap terintegrasi dalam proses pemilu nasional.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, – Squad Nusantara PAC Mayong menunjukkan kepedulian sosial dengan menjenguk dan memberikan bantuan sosial (bansos) kepada keluarga anggota yang tengah menghadapi musibah. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua PAC Squad Nusantara Mayong, M. Pranoto, beserta jajaran pengurus.25/6/2025 Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Rabu malam, 25 Juni 2025 pukul 20.00 WIB di kediaman Sdri. Hani’ Afiani yang beralamat di Ngemplak Pelem Kerep, RT 001 RW 003, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara. Sdri. Hani’ Afiani merupakan anak dari saudara anggota PAC Squad Nusantara Mayong yang sedang sakit. Dalam sambutannya, M. Pranoto menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari bentuk solidaritas dan perhatian organisasi terhadap anggotanya yang membutuhkan. “Kami hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai keluarga besar yang saling mendukung, terutama dalam kondisi seperti ini. Semoga bantuan yang kami berikan dapat sedikit meringankan beban dan menjadi penyemangat untuk keluarga,” ujar M. Pranoto. Pada kesempatan tersebut, pihak keluarga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Squad Nusantara PAC Mayong. Mereka merasa sangat terbantu dan terharu atas solidaritas yang ditunjukkan. Ucapan terima kasih khusus juga disampaikan kepada Bapak Kabid Squad Nusantara yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Kegiatan sosial ini diharapkan dapat terus menjadi budaya positif dalam tubuh Squad Nusantara, sebagai wadah yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan organisasi, tetapi juga membangun rasa kemanusiaan dan kebersamaan.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Polres Jepara | Suasana khidmat dan penuh kebanggaan menyelimuti lapangan apel Mapolres Jepara, pada Selasa (1/7/2025) pagi. Sebanyak 59 personel Polres Jepara resmi menerima kenaikan pangkat dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Periode 01 Juli 2025 yang digelar mulai pukul 08.00 WIB. Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso memimpin langsung upacara yang juga dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Jepara Ny. Dessy Erick Budi Santoso, pejabat utama Polres, jajaran perwira dan bintara, ASN hingga Bhayangkari. Upacara berlangsung penuh semangat, diawali dengan laporan komandan upacara, penghormatan pasukan, pembacaan korps raport, hingga amanat Kapolres yang menjadi inti dari kegiatan. Dalam amanatnya, Kapolres Jepara AKBP Erick menekankan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar formalitas atau rutinitas administratif, melainkan bentuk nyata penghargaan dari institusi kepada anggota yang telah menunjukkan integritas, kinerja, dan dedikasi tinggi. “Kenaikan pangkat ini adalah bentuk kepercayaan dan penghargaan dari institusi. Ini bukan hadiah, melainkan hasil dari kerja keras dan pengabdian tanpa cela,” tegas AKBP Erick. Kapolres juga mengingatkan bahwa seiring dengan bertambahnya pangkat, maka bertambah pula tanggung jawab dan ekspektasi yang harus diemban oleh personel. Ia berharap, momentum ini bisa menjadi pelecut semangat untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing. Adapun rincian personel yang menerima kenaikan pangkat adalah Aipda ke Aiptu sebanyak 12 personel, Bripka ke Aipda 32 personel, Brigpol ke Bripka 1 personel, Briptu ke Brigpol 4 personel dan Bripda ke Briptu 10 personel. Tak hanya kepada personel, Kapolres juga memberikan apresiasi tinggi kepada para keluarga, khususnya para istri dan suami yang telah menjadi pendukung setia di balik keberhasilan anggota. “Kenaikan pangkat ini juga milik keluarga. Karena di balik personel yang tangguh, ada keluarga yang kuat dan penuh pengorbanan,” tambahnya. Upacara ditutup dengan pembacaan doa dan berjalan dengan aman, lancar, serta penuh semangat. Momen ini menjadi cerminan bahwa institusi Polri senantiasa memberikan penghargaan kepada anggota yang berprestasi dan terus mendorong semangat Bhayangkara sejati dalam menjalankan tugas.(Wely-jateng) Sumber:Humas polres jepara

Bidik-kasusnews.com JAKARTA – Bupati Jepara H. Witiarso Utomo terus bergerak aktif memperjuangkan kemajuan daerahnya. Pada Selasa (1/07/2025), Mas Wiwit—sapaan akrabnya—berkesempatan melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Diaz Hendropriyono di Jakarta. Didampingi oleh Pj. Sekda Ary Bachtiar dan Asisten II Sekda Hery Yulianto, Mas Wiwit membawa dua agenda penting: penguatan sistem irigasi dan pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di Kabupaten Jepara. Dalam diskusi tersebut, Mas Wiwit menyoroti kondisi infrastruktur irigasi di Jepara yang saat ini banyak mengalami kerusakan dan perlu perhatian serius. Ia mengungkapkan, Jepara memiliki 834 Daerah Irigasi (DI) dengan total luasan sekitar 28.247 hektare yang menjadi penopang utama sektor pertanian. “Kami berharap pemerintah pusat bisa memasukkan usulan perbaikan irigasi di Jepara dalam program Inpres Irigasi Tahun 2025. Ini penting agar distribusi air ke lahan pertanian tetap terjaga dan produktivitas pangan di daerah kami semakin meningkat,” ujar Mas Wiwit. Sementara itu, Mas Wiwit juga menyampaikan komitmen Kabupaten Jepara dalam mengurangi timbunan sampah dan mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Ia menilai, sinergi dengan pemerintah pusat menjadi kunci agar solusi pengelolaan sampah di daerah bisa berjalan lebih optimal. Pemerintah Pusat melalui Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR memberikan respons positif. Dukungan pembangunan infrastruktur irigasi di Jepara akan dipertimbangkan dalam kebijakan Inpres Irigasi Tahun 2025, sebagai bagian dari upaya nasional memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan. Langkah yang diambil Bupati Jepara ini diharapkan mampu membawa dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat di Kabupaten Jepara.(Wely-jateng) Sumber: Diskominfo jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Keling, 1 Juli 2025 – Momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 menjadi kesempatan bagi Squad Nusantara PAC Keling untuk menunjukkan dukungan dan solidaritas kepada jajaran Polsek Keling. Mereka hadir langsung di kantor Polsek Keling untuk mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi atas peran penting Polri dalam menjaga keamanan di wilayah tersebut. Dipimpin oleh Ketua DPC Squad Nusantara, Eko Basuki, dan Ketua PAC Keling, Wawan, rombongan disambut ramah oleh Kapolsek Keling, IPTU Ahmadi, bersama para anggota Polsek. Kehadiran Squad Nusantara PAC Keling ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga sebagai bentuk nyata komitmen organisasi masyarakat dalam mempererat hubungan dengan institusi kepolisian. Dalam sambutannya, Eko Basuki menegaskan bahwa Polri, khususnya Polsek Keling, selama ini telah menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban masyarakat. “Kami hadir untuk memberikan semangat kepada Polri agar semakin profesional dan selalu hadir sebagai pengayom masyarakat. Sinergi antara masyarakat dan Polri sangat penting untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya. Sementara itu,waka Kapolsek Keling IPTU Ahmadi mengapresiasi kedatangan Squad Nusantara dan menilai hal ini sebagai wujud dukungan moral yang sangat berarti. “Kami berharap hubungan baik ini terus terjalin, karena peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan lingkungan,” kata IPTU Ahmadi. Acara ini berlangsung penuh kehangatan, mencerminkan hubungan harmonis antara masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan kepolisian. Squad Nusantara PAC Keling menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dan menjadi mitra strategis Polsek Keling dalam menjaga keamanan wilayah. Dengan semangat Bhayangkara ke-79, Squad Nusantara PAC Keling tidak hanya mengucapkan selamat, tetapi juga siap menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai bagi masyarakat Keling dan sekitarnya. (Wely – jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 1 Juli 2025 – Dalam upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih aman dan tertib, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara menjalin koordinasi intensif dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0719 Jepara. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Rutan Jepara untuk memperkuat sistem keamanan dan mencegah potensi gangguan dari dalam maupun luar. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menegaskan pentingnya kolaborasi ini. Menurutnya, kemitraan dengan unsur TNI sangat diperlukan untuk menambah lapisan pengamanan yang lebih solid. “Kami ingin memastikan seluruh aktivitas di Rutan berjalan dengan tertib. Dengan dukungan Kodim 0719, kami optimis pengawasan akan semakin maksimal,” jelas Renza. Koordinasi ini membahas berbagai skema penguatan, mulai dari peningkatan frekuensi pengawasan, evaluasi titik-titik rawan, hingga sistem respon cepat bila terjadi situasi darurat. Sementara itu, perwakilan Kodim 0719 Jepara menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan siap memberikan dukungan penuh untuk menjaga stabilitas keamanan di lingkungan Rutan. “Kami berkomitmen untuk membantu Rutan Jepara dalam menciptakan suasana yang kondusif, baik bagi petugas maupun warga binaan,” ujarnya. Dengan terjalinnya sinergi ini, diharapkan keamanan di Rutan Jepara semakin terjaga dan pelayanan pemasyarakatan dapat berjalan optimal tanpa gangguan yang berarti.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 1 Juli 2025 – Siapa sangka, dari balik jeruji besi justru lahir karya-karya seni ukir yang mengagumkan. Warga binaan Rutan Kelas IIB Jepara membuktikan bahwa masa tahanan bukan akhir dari segalanya. Melalui pelatihan ukir yang dijalankan secara terprogram, para narapidana mampu menghasilkan karya seni ukir kayu yang berkualitas tinggi, dengan sentuhan khas Jepara yang sudah mendunia. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa pembinaan keterampilan ukir ini menjadi bagian penting dalam upaya membekali warga binaan dengan keahlian yang bermanfaat. Bagi Renza, pelatihan ini tidak hanya membuka peluang usaha bagi mereka setelah bebas, tetapi juga menjadi langkah nyata untuk memperkuat Jepara sebagai Central Ukir Nasional. “Kami ingin Rutan Jepara menjadi bagian dari pusat ukir nasional. Tidak hanya membina, tapi juga melahirkan pengrajin-pengrajin baru yang berdaya saing,” ujarnya dengan penuh optimisme. Jepara sebagai Kota Ukir memang dikenal di seluruh dunia, namun tantangan regenerasi pengrajin terus menjadi pekerjaan rumah. Melalui pelatihan ukir di rutan ini, para warga binaan bukan hanya belajar teknik dasar, tetapi juga mengembangkan kreativitas dan cita rasa seni yang tinggi. Beberapa hasil karya mereka bahkan sudah berhasil dipamerkan dalam ajang lokal dan mendapat apresiasi dari banyak pihak. Program ini tidak berjalan sendiri. Dukungan dari pemerintah daerah, pengrajin senior, hingga komunitas seni ikut mendorong suksesnya pelatihan. Bahkan ke depan, diharapkan pembinaan seperti ini bisa menjadi contoh bagi lembaga pemasyarakatan lain di Indonesia. Dari balik tembok rutan, warga binaan tengah mengukir harapan baru. Mereka membuktikan bahwa masa lalu kelam bukan penghalang untuk menciptakan masa depan yang lebih baik. Siapa tahu, dari ruang terbatas inilah akan lahir maestro-maestro ukir yang akan mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 1 Juli 2025 — Kasus galian C ilegal yang terjadi di Desa Pancur, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, terus menjadi sorotan. Organisasi Masyarakat Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat-IB) Kabupaten Jepara hadir dan mengawal jalannya sidang ke-3 yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jepara. Ketua Ormas Pekat-IB Jepara, Priyo Handono Menyapaikan kepada Bidik-kasusnews Selasa 1-juli-2025 di PN jepara, menilai jalannya sidang kali ini sudah menunjukkan perkembangan positif. Ia mengapresiasi kinerja Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dianggap telah menyusun dakwaan secara lengkap, jelas, dan tepat sasaran. Dalam sidang tersebut, majelis hakim juga menolak eksepsi yang diajukan oleh terdakwa, sehingga sidang dapat berlanjut ke tahap pemeriksaan pokok perkara. “Ini menjadi langkah penting dalam upaya menegakkan hukum. Kami berharap jaksa tetap fokus, profesional, dan tegas seperti yang ditekankan oleh Jaksa Agung untuk memberantas tambang galian C ilegal yang selama ini banyak merugikan lingkungan dan masyarakat,” tegas Priyo Handono. Dorongan Efek Jera Bagi Pelaku Pekat-IB berharap proses hukum ini dapat memberikan efek jera, tidak hanya kepada pelaku yang ada di lapangan, tetapi juga kepada pihak-pihak yang diduga terlibat di balik praktik galian C ilegal. Menurut Priyo, kerusakan lingkungan akibat galian C ilegal berdampak besar bagi masyarakat, apalagi saat musim hujan yang rawan banjir dan longsor. “Kami menuntut proses yang transparan dan terbuka. Jangan ada yang disembunyikan. Semua harus diproses secara adil untuk kebaikan masyarakat Jepara,” ujarnya. Komitmen Mengawal Hingga Tuntas Priyo juga menegaskan bahwa Pekat-IB akan terus mengawal sidang hingga tuntas. Tidak hanya itu, Pekat-IB berkomitmen untuk membongkar jaringan yang lebih besar di balik aktivitas ilegal ini, termasuk mengungkap adanya dugaan keterlibatan oknum pejabat serta aliran dana yang mengarah pada tindak pidana pencucian uang (TPPU). “Selama ini yang sering disalahkan hanya pekerja di lapangan. Kami ingin seluruh aktor, termasuk yang ada di balik layar, harus diadili. Hukum harus ditegakkan setegak-tegaknya tanpa tebang pilih,” tegas Priyo. Dengan pengawasan dari masyarakat dan ormas seperti Pekat-IB, diharapkan kasus ini menjadi titik balik dalam penanganan galian C ilegal di Jepara serta mendorong perlindungan lingkungan yang lebih baik ke depan.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-Keling, 1 Juli 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Squad Nusantara Pimpinan Anak Cabang (PAC) Keling secara langsung mengunjungi Kantor Polsek Keling untuk memberikan ucapan selamat dan dihadiri anggota koramil 08 keling Bapak Lettu wibisono dukungan kepada jajaran kepolisian yang selama ini telah bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 1 Juli 2025 pukul 11.00 WIB ini dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Squad Nusantara, Bapak Eko Basuki, Ketua PAC Squad Nusantara Keling, Bapak Wawan, serta seluruh anggota PAC Keling. Kedatangan mereka disambut dengan penuh kehangatan dan antusiasme oleh Kapolsek Keling, IPTU Ahmadi, beserta jajaran anggota Polsek. Dalam sambutannya, Bapak Eko Basuki menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polri, khususnya Polsek Keling, atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga keamanan wilayah. “Kami, keluarga besar Squad Nusantara, turut bangga atas kinerja Polri yang semakin dicintai masyarakat. Semoga di usia Bhayangkara ke-79 ini, Polri semakin kuat, profesional, dan terus menjadi pengayom rakyat,” ujar Eko Basuki. Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap institusi Polri, tetapi juga menjadi momen penting dalam mempererat hubungan baik antara organisasi masyarakat dan aparat kepolisian, khususnya di wilayah Kecamatan Keling. Kapolsek Keling, IPTU Ahmadi, menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan tersebut. Beliau berharap sinergi yang terjalin dapat terus terjaga untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Dengan semangat Bhayangkara ke-79, Squad Nusantara PAC Keling menunjukkan komitmennya dalam mendukung tugas-tugas Polri serta terus menjalin kerja sama yang harmonis demi kemajuan dan keamanan masyarakat Keling. (Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 30 Juni 2025 — Untuk membangun komunikasi yang efektif dan mempererat hubungan antar pegawai, Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, menginisiasi kegiatan Coffee Morning yang diikuti oleh seluruh jajaran petugas pemasyarakatan. Momen santai ini dimanfaatkan sebagai wadah berbagi ide, menyampaikan kendala, dan merumuskan solusi bersama. Berbeda dari pertemuan formal, Coffee Morning digelar dalam suasana rileks agar para pegawai lebih terbuka dalam menyampaikan pendapat. Fokus utama diskusi adalah penguatan peran petugas dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi pemasyarakatan, khususnya dalam hal menjaga keamanan, ketertiban, serta meningkatkan pelayanan kepada warga binaan. > “Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Kebersamaan dan komunikasi terbuka seperti ini penting untuk membangun tim yang solid dan pelayanan yang lebih baik,” ujar Renza Maisetyo. Dorong Budaya Kerja Positif Kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun budaya kerja yang positif dan meningkatkan semangat pegawai dalam menghadapi tantangan di lapangan. Renza menekankan bahwa pelayanan terhadap warga binaan harus terus diperbaiki, baik dari sisi keamanan, pembinaan, maupun pemenuhan hak-hak mereka. Selain itu, Coffee Morning ini menjadi ruang strategis bagi pegawai untuk memberikan masukan yang mungkin tidak sempat disampaikan dalam forum resmi. Kegiatan semacam ini rencananya akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat, harmonis, dan penuh kolaborasi. Dengan pendekatan seperti ini, Rutan Jepara berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.(Wely-jateng)