JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Dalam rangka memahami kondisi lapangan dan mendukung kelancaran pelaksanaan tugas, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) yang baru, Bapak Ilham Saputra Halilintar, melaksanakan peninjauan lingkungan dan berbagai fasilitas di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara. Kegiatan tersebut didampingi oleh Kepala KPR sebelumnya bersama Kepala Subseksi Pengelolaan Rutan Jepara. Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari proses pengenalan terhadap kondisi nyata di lapangan sekaligus memberikan gambaran mengenai lingkungan kerja, sarana prasarana, serta berbagai fasilitas yang menunjang pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Dalam peninjauan tersebut, Bapak Ilham Saputra Halilintar mengunjungi ruang kerja, blok hunian, kamar hunian Warga Binaan, serta sejumlah area yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pengamanan dan pembinaan. Selain meninjau area hunian, turut diperkenalkan berbagai fasilitas pembinaan Warga Binaan baik sarana kegiatan kepribadian maupun kemandirian, serta fasilitas pendukung lainnya yang terdapat di lingkungan Rutan Jepara. Kepala KPR sebelumnya juga memberikan penjelasan mengenai kondisi lingkungan Rutan, karakteristik area pengamanan, alur pelaksanaan tugas, serta hal-hal yang perlu menjadi perhatian dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Sementara itu, Kepala Subseksi Pengelolaan turut memberikan informasi terkait sarana dan prasarana serta fasilitas pendukung operasional Rutan. Melalui kegiatan ini, Kepala KPR baru diharapkan memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai medan tugas, kondisi lingkungan, fasilitas, serta dinamika pelaksanaan tugas di Rutan Jepara. Pemahaman tersebut menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan. Kegiatan peninjauan berlangsung dengan lancar dan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi serta sinergi antarjajaran dalam menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mendukung pelaksanaan program pembinaan bagi warga binaan di Rutan Kelas IIB Jepara.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Jepara melaksanakan pelantikan pejabat nonmanajerial yang berlangsung di Aula Rutan Jepara. Dalam kegiatan tersebut, Ilham Saputra Halilintar resmi dipercaya menggantikan Bachtiar Oktaffiandi sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR). Pelantikan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran pejabat serta pegawai Rutan Jepara. Pergantian jabatan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di lingkungan Rutan Jepara Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Jepara Renza Maisetyo menyampaikan pesan dan kesan kepada pejabat yang baru dilantik. Ia berpesan agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan integritas. “Selamat atas jabatan barunya. Semoga amanah dalam menjalankan tugas, bekerja dengan penuh integritas, serta senantiasa memberikan yang terbaik bagi organisasi,” pesan Kepala Rutan Jepara. Kepala Rutan juga menyampaikan apresiasi kepada Bachtiar Oktaffiandi atas dedikasi dan kontribusinya selama menjalankan tugas sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan. Pergantian ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk terus meningkatkan kinerja dan menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan Rutan Jepara. Dengan dilantiknya Ilham Saputra Halilintar sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, diharapkan pelaksanaan tugas pengamanan dapat semakin optimal, sekaligus memperkuat sinergi seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan dan menjalankan tugas pemasyarakatan secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momen penuh makna bagi warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara. Tahun ini, sebanyak 132 warga binaan menerima Remisi Umum, termasuk dua orang yang dinyatakan langsung bebas setelah mendapatkan pengurangan masa pidana. Penyerahan remisi berlangsung secara simbolis di ruang rapat Rutan Jepara, Senin (17/8/2026). Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyerahkan remisi kepada sejumlah perwakilan warga binaan. Pemberian remisi tersebut menjadi salah satu bentuk penghargaan bagi warga binaan yang selama menjalani masa pidana mampu menunjukkan perilaku baik serta mengikuti berbagai kegiatan pembinaan yang diselenggarakan oleh pihak Rutan. Dari keseluruhan penerima remisi, dua warga binaan mendapatkan pengurangan masa pidana yang membuat mereka dapat langsung kembali ke tengah masyarakat. Sementara 130 warga binaan lainnya memperoleh remisi dengan besaran sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam kesempatan tersebut, Renza Maisetyo membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pesan yang disampaikan menekankan bahwa remisi bukan semata-mata pengurangan hukuman, tetapi juga bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar warga binaan terus menunjukkan perubahan positif. Remisi diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk lebih disiplin, mematuhi aturan, serta bersungguh-sungguh mengikuti program pembinaan. Dengan demikian, proses menjalani pidana dapat menjadi kesempatan untuk mempersiapkan diri sebelum kembali ke lingkungan sosial. Bagi dua warga binaan yang langsung bebas, hari kemerdekaan tahun ini memiliki arti tersendiri. Setelah mendapatkan hak remisi, mereka diharapkan mampu membuka lembaran baru, kembali berkumpul bersama keluarga, serta berkontribusi secara positif di lingkungan masyarakat. Renza Maisetyo juga berharap seluruh warga binaan tidak menjadikan remisi hanya sebagai hak yang diterima, tetapi sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri. “Momentum remisi harus dimaknai sebagai kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Bagi warga binaan yang bebas, kami berharap dapat menjaga kepercayaan tersebut dengan tidak mengulangi tindak pidana,” pesannya. Penyerahan remisi berlangsung aman, tertib, dan khidmat. Semangat kemerdekaan pun diharapkan tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di luar tembok pemasyarakatan, tetapi juga menjadi energi bagi warga binaan Rutan Jepara untuk menatap masa depan dengan lebih optimistis.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Jepara berlangsung penuh khidmat. Rutan Kelas IIB Jepara turut berpartisipasi dalam upacara yang digelar di Alun-alun 1 Jepara, Senin (17/8/2026). Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, hadir bersama jajaran pejabat manajerial dan seluruh petugas pemasyarakatan. Mereka bergabung dengan Forkopimda Kabupaten Jepara serta sejumlah unsur pemerintahan dan masyarakat dalam memperingati momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia. Bagi jajaran pemasyarakatan, peringatan kemerdekaan tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui pelayanan, pembinaan, serta pengabdian kepada masyarakat. Rangkaian peringatan semakin bermakna dengan penyerahan remisi secara simbolis kepada dua warga binaan Rutan Jepara. Remisi diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen warga binaan dalam menjalani pembinaan, menaati aturan, serta menunjukkan perilaku yang baik selama berada di Rutan. Selain penyerahan remisi, warga binaan juga mendapat tali asih dari Bupati Jepara. Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap warga binaan sekaligus dukungan moral agar mereka tetap memiliki semangat untuk menjalani proses pembinaan. Pemberian remisi diharapkan menjadi motivasi bagi warga binaan lainnya untuk terus menunjukkan perubahan positif. Setiap proses pembinaan yang dijalani diharapkan mampu menjadi bekal ketika nantinya mereka kembali berkumpul bersama keluarga dan beradaptasi di lingkungan masyarakat. Sementara itu, bagi petugas Rutan Jepara, momentum HUT ke-81 RI menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Semangat kemerdekaan pun diharapkan dapat tercermin melalui upaya bersama menciptakan proses pemasyarakatan yang lebih humanis, profesional, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di kawasan Hutan Sono RPH Kancilan Petak 47C, turut Desa Kancilan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Jumat (14/8/2026). Korban diketahui bernama Sunawi bin Surip, 72 tahun, warga Desa Kedungleper, Kecamatan Bangsri, Jepara. Sehari-hari korban bekerja sebagai petani/pekebun. kejadian tersebut bermula ketika korban berangkat ke kawasan hutan sekitar pukul 07.30 WIB untuk mencari rumput. Korban saat itu diantar oleh Rohmawati. Sebelum Rohmawati meninggalkan lokasi, korban berpesan agar dirinya dijemput sebelum waktu salat Jumat. Namun, ketika sekitar pukul 11.00 WIB Rohmawati datang kembali ke lokasi yang biasa digunakan untuk menjemput korban, korban sudah tidak berada di tempat. Karena khawatir, Rohmawati kemudian meminta bantuan Sudiyan, yang diketahui sering mencari rumput bersama korban. Pencarian dilakukan hingga sekitar pukul 13.30 WIB. Sudiyan akhirnya menemukan korban dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan posisi tengkurap di kawasan Hutan Sono RPH Kancilan Petak 47C,ujar kapolsek kembang IPTU Heru dalam keterangan tertulis saat dikonfirmasi Bidik-kasusnews 14/8/2026. Penemuan tersebut kemudian disampaikan kepada keluarga dan dilaporkan ke Polsek Kembang. Dari hasil pemeriksaan luar oleh dokter Puskesmas Kembang, dr. Dara Rifqotussunniyah, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Petugas medis menemukan bagian punggung korban mengalami lepuhan yang diduga akibat paparan sinar matahari. Selain itu, terdapat luka lecet pada tangan dan lengan sebelah kiri, dahi serta mulut yang diduga akibat terjatuh. Pihak keluarga juga menerangkan bahwa korban tidak memiliki riwayat penyakit dan tidak pernah menjalani pengobatan sebelumnya. Berdasarkan kondisi korban yang sudah lanjut usia dan aktivitas mencari rumput dilakukan di kawasan terbuka dengan kondisi cuaca yang sangat panas, korban diduga mengalami kelelahan hingga heatstroke atau sengatan panas. Polsek Kembang masih menangani kejadian tersebut sesuai prosedur. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi kekerasan pada tubuh korban.(Wely)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 14 Agustus 2026 – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa berbeda di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara. Para pegawai tidak hanya disibukkan dengan tugas dan pelayanan, tetapi juga turut memeriahkan peringatan kemerdekaan melalui kompetisi olahraga. Salah satu kegiatan yang mendapat antusiasme tinggi adalah pertandingan bulu tangkis pegawai. Memasuki partai final, persaingan berlangsung semakin ketat. Para pemain tampil penuh konsentrasi dan berusaha memberikan permainan terbaik hingga poin terakhir. Ketegangan pertandingan semakin terasa ketika kedua pihak saling mengejar angka. Namun, di balik persaingan tersebut, semangat persaudaraan dan sportivitas tetap menjadi hal utama. Dukungan dari para pegawai yang menyaksikan pertandingan juga membuat suasana final semakin semarak. Setelah laga terakhir selesai, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi penyerahan hadiah bagi para pemenang. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, bersama Kepala Subseksi Pengelolaan Moh. Riza, menyerahkan piala serta uang pembinaan kepada Juara I, Juara II, dan Juara III. Penyerahan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan dan konsistensi para peserta selama mengikuti rangkaian pertandingan. Renza Maisetyo menyampaikan bahwa kegiatan olahraga memiliki nilai penting dalam membangun hubungan yang harmonis di lingkungan kerja. Menurutnya, kompetisi bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga bagaimana para pegawai dapat menjaga kekompakan dan saling menghargai. “Menang dan kalah merupakan bagian dari pertandingan. Yang lebih penting adalah kebersamaan, kekompakan, dan sportivitas yang terbangun melalui kegiatan ini,” ujarnya. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi pegawai untuk melepas penat dari rutinitas pekerjaan. Melalui olahraga bersama, komunikasi antarkaryawan diharapkan semakin terbuka sehingga tercipta suasana kerja yang lebih solid dan harmonis. Dengan berakhirnya pertandingan final dan penyerahan hadiah, kompetisi bulu tangkis pegawai Rutan Jepara pun ditutup. Semangat persatuan yang tercipta di lapangan diharapkan dapat terus terbawa dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan sehari-hari, sejalan dengan semangat kemerdekaan yang menjadi dasar peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara melalui aksi nyata. Bertempat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Jepara, Kepala Rutan Jepara Renza Maisetyo, bersama jajaran pejabat manajerial, pegawai, serta peserta Magang Nasional Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) bergotong royong melaksanakan Aksi Bersih Kemerdekaan. Dengan penuh semangat kebersamaan, para peserta membersihkan lingkungan TMP, mulai dari menyapu area makam, membersihkan rumput dan sampah, hingga merapikan sejumlah bagian lingkungan sekitar. Meski sederhana, kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sekaligus penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia. Renza Maisetyo turut turun langsung bersama seluruh peserta. Menurutnya, momentum kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati melalui kegiatan seremonial, tetapi juga harus diwujudkan melalui aksi positif yang memberikan manfaat. “Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan kita kepada para pahlawan sekaligus mengingatkan bahwa semangat perjuangan harus terus kita lanjutkan melalui pengabdian, kepedulian, dan kerja nyata,” ujarnya. Keterlibatan peserta Magang Nasional Kemenaker juga menambah semangat kebersamaan dalam kegiatan tersebut. Selain menjaga kebersihan lingkungan, aksi ini menjadi ruang untuk menumbuhkan nilai gotong royong, kepedulian sosial, serta rasa nasionalisme di kalangan generasi muda. Aksi Bersih Kemerdekaan di TMP Jepara menjadi bagian dari rangkaian Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Rutan Kelas IIB Jepara. Dari tempat peristirahatan terakhir para pejuang bangsa, semangat kemerdekaan kembali diteguhkan, menghargai jasa pahlawan dengan terus berkarya, mengabdi, dan memberikan yang terbaik bagi negeri.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA – Kepedulian terhadap keluarga anggota kembali ditunjukkan Srikandi Squad Nusantara DPC Jepara. Pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, jajaran Srikandi menyambangi kediaman Bapak Bagong, anggota aktif Squad Nusantara PAC Mlonggo, di Desa Jambu, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk belasungkawa atas meninggalnya putri Bapak Bagong, Adiba Yuniar Ramadhani binti Bapak Arif Zaenal Abidin. Ketua Srikandi Squad Nusantara DPC Jepara, Riana Shofa, hadir langsung bersama sejumlah anggota. Dalam kunjungan tersebut, rombongan menggelar tahlilan dan doa bersama untuk almarhumah. Selain doa bersama, Srikandi Squad Nusantara DPC Jepara juga menyerahkan santunan kepada pihak keluarga. Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Riana Shofa sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada keluarga anggota yang sedang berduka. Riana Shofa menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Srikandi Squad Nusantara untuk terus menjaga rasa kebersamaan dan kekeluargaan antaranggota. “Kami datang untuk mendoakan almarhumah sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujar Riana. Kehadiran jajaran Srikandi di tengah keluarga yang sedang berduka mendapat sambutan hangat. Suasana tahlilan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Keluarga Bapak Bagong diketahui berdomisili di RT 25/RW 05, Desa Jambu, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa semangat Squad Nusantara tidak hanya diwujudkan dalam kegiatan organisasi, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan solidaritas terhadap sesama anggota. Srikandi Squad Nusantara DPC Jepara berharap santunan dan kunjungan tersebut dapat menjadi penguat bagi keluarga Bapak Bagong dalam menghadapi musibah yang tengah dialami.(Wely)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – (12/8) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Jepara turut menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar kegiatan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat sekitar. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian Rutan Jepara terhadap lingkungan sekaligus bentuk nyata kontribusi pemasyarakatan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Bantuan sosial diberikan kepada warga sekitar yang membutuhkan serta turut melibatkan pedagang kecil di lingkungan sekitar. Melalui kegiatan tersebut, Rutan Jepara tidak hanya menghadirkan semangat kemerdekaan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial dan kebersamaan dengan masyarakat. Dukungan kepada pedagang kecil diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sekaligus memberikan manfaat bagi keberlangsungan usaha mereka. Kepala Rutan Jepara Renza Maisetyo menyampaikan bahwa kegiatan bansos merupakan bagian dari semangat pemasyarakatan yang senantiasa hadir dan memberikan manfaat di tengah masyarakat. “Semangat kemerdekaan bukan hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga dengan berbagi dan memberikan manfaat bagi sesama. Kami berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat dan pedagang kecil di sekitar Rutan Jepara,” ujarnya. Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi pengingat pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam mengisi kemerdekaan. Melalui kegiatan ini, Rutan Jepara berkomitmen untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat serta mewujudkan pemasyarakatan yang humanis dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Upaya memastikan hak-hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terpenuhi terus dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara. Salah satunya melalui Sidang Tim Pertimbangan Pemasyarakatan (TPP) yang digelar pada Rabu (12/8/2026). Dalam sidang tersebut, sebanyak 25 WBP menjadi bahan pembahasan terkait usulan pemenuhan hak pemasyarakatan. Dari jumlah tersebut, 17 WBP diusulkan mengikuti program integrasi melalui Pembebasan Bersyarat (PB), sedangkan delapan WBP lainnya diusulkan mendapatkan Remisi Kemerdekaan susulan. Sidang tidak hanya membahas kelengkapan administrasi, tetapi juga mempertimbangkan aspek substantif dari masing-masing WBP. Perilaku selama menjalani masa pidana, pemenuhan persyaratan, serta dokumen pendukung menjadi bagian yang dikaji sebelum usulan diproses lebih lanjut. Proses tersebut turut melibatkan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Pati. Sementara itu, perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah mengikuti jalannya sidang secara virtual. Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari mekanisme untuk memastikan setiap pengusulan hak WBP dilakukan secara cermat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Masukan dari Pembimbing Kemasyarakatan juga menjadi pertimbangan dalam menentukan kelayakan program integrasi. Rutan Kelas IIB Jepara menempatkan Sidang TPP sebagai salah satu tahapan penting dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang objektif, transparan, dan akuntabel. Pemenuhan hak WBP diharapkan tidak hanya menjadi bentuk pelayanan, tetapi juga mendukung proses pembinaan serta persiapan kembali ke lingkungan masyarakat. Dengan adanya koordinasi antara Rutan Jepara, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, dan Bapas Pati, proses pengusulan PB maupun remisi diharapkan dapat berjalan sesuai prosedur. Sidang TPP berlangsung dalam suasana tertib dan lancar. Selanjutnya, hasil pembahasan akan diproses sesuai mekanisme dan persyaratan yang telah ditetapkan.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara