Bidik-kasusnews.com Ponorogo — Upaya pengungkapan dugaan praktik suap pengurusan jabatan, suap proyek, dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terus berlanjut. Pada Senin (1/12/2025), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi guna memperkuat bukti dalam penyidikan perkara tersebut. Informasi ini disampaikan langsung oleh juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada Bidik-kasusnews melalui pesan WhatsApp Senin 1/12/2025. Ia menyebutkan bahwa pemeriksaan dilaksanakan di Polres Madiun, dengan total 13 saksi dari berbagai organisasi perangkat daerah. “Tim penyidik hari ini memeriksa para pejabat dan aparatur di sejumlah dinas untuk mendalami alur dugaan penerimaan suap serta mekanisme penentuan jabatan dan proyek di lingkungan Pemkab Ponorogo,” ujar Budi. Nama-nama saksi yang dipanggil KPK antara lain: 1. BA – Kabid Aplikasi dan Informatika, Dinas Kominfo Ponorogo 2. DS – Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata, Disbudparpora Ponorogo 3. YH – Kabid Kebudayaan, Disbudparpora Ponorogo 4. LS – Kabid Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Ponorogo 5. IM – Kabid Mutasi dan Promosi, BKP SDM Ponorogo 6. YR – Kabid Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja Ponorogo 7. YS – Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Dinsos P3A Ponorogo 8. VN – Kabid Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Ponorogo 9. AFS – Kabid Pengelolaan Sampah dan Pertamanan, Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo 10. HS – Kabid Perekonomian dan SDA, Bapperida Ponorogo 11. MSZ – Kabid Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Ponorogo 12. AH – Sekretaris Kecamatan Balong 13. CA – Sekretaris Kecamatan Sawoo Menurut Budi, pemeriksaan ini bertujuan mengurai rangkaian informasi yang berkaitan dengan dugaan praktik korupsi, terutama terkait keputusan strategis, proyek pemerintah, serta rotasi jabatan yang disinyalir melibatkan transaksi ilegal. “Keterangan seluruh saksi sangat diperlukan untuk memperjelas konstruksi perkara yang sedang disusun,” tambahnya. KPK memastikan proses penyidikan akan terus berjalan sesuai kebutuhan, termasuk pemanggilan saksi tambahan apabila diperlukan. Hingga saat ini, lembaga antirasuah tersebut belum mengumumkan hasil perkembangan lebih lanjut.(Wely)

JATENG:bidik-kasusnews.com Jepara — Rutan Kelas IIB Jepara menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-54 KORPRI pada Senin pagi (1/12/2025). Upacara dilaksanakan di halaman rutan dan diikuti oleh seluruh pegawai serta 40 peserta magang yang tengah menjalani pembinaan tugas kehumasan dan administrasi. Peringatan tahun ini mengusung tema nasional “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI, Dalam Mewujudkan Indonesia Maju”, yang menjadi pengingat bagi aparatur negara untuk memperkuat dedikasi dan etos kerja. Upacara dimulai pukul 07.30 WIB, berjalan tertib dengan formasi barisan lengkap dan tata upacara sesuai pedoman pusat. Para pegawai tampak mengenakan seragam batik KORPRI, menambah nuansa kehormatan dalam rangkaian kegiatan yang meliputi pengibaran bendera merah putih, pembacaan Panca Prasetya KORPRI, serta penghormatan kepada lambang negara. Atmosfer khidmat terasa kuat sepanjang prosesi. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, yang didapuk sebagai pembina upacara, menyampaikan pesan penting mengenai peran ASN dalam menjaga kepercayaan publik. Ia menekankan bahwa HUT KORPRI setiap tahun harus menjadi refleksi bagi aparatur pemerintahan untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan. > “Mari jadikan momentum ini sebagai sarana memperkokoh komitmen kita dalam mengabdi, sekaligus memperbaiki hal-hal yang masih perlu ditingkatkan,” ujar Renza dalam amanatnya. Keterlibatan para peserta magang turut memberi warna berbeda dalam peringatan tahun ini. Kehadiran mereka dianggap sebagai langkah positif dalam menanamkan nilai-nilai dasar ASN sejak dini, sekaligus menumbuhkan semangat kolaborasi lintas generasi di lingkungan Rutan Jepara. Melalui kegiatan ini, Rutan Jepara tidak hanya ikut serta memperingati ulang tahun KORPRI, tetapi juga mempertegas komitmennya dalam membangun SDM yang berintegritas, bersatu, dan siap berkontribusi untuk kemajuan institusi serta bangsa. (Wely-jateng) Sumber:humas Rutan jepara

Bidik-kasusnews.com Jakarta — Bidik-kasusnews.com 1 Desember 2025 — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan rangkaian penggeledahan terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi berupa suap dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Hal itu disampaikan langsung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya kepada Bidik-kasusnews melalui pesan WhatsApp 1/12/2025. Pernyataan Resmi dari KPK Dalam penjelasannya, Budi Prasetyo menegaskan bahwa penyidik bekerja intensif di sejumlah wilayah selama sepekan terakhir. > “Dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi suap dan gratifikasi di lingkungan Pemkab Ponorogo, penyidik KPK secara intensif melakukan penggeledahan di beberapa lokasi. Sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik telah kami amankan untuk kepentingan pendalaman penyidikan,” ujar Budi. Penggeledahan di Surabaya Beberapa lokasi di Surabaya menjadi sasaran penggeledahan, antara lain: Rumah SUG, Rumah ELW, Kantor CV. Raya Ilmi, Kantor CV. Rancang Persada. Dari lokasi tersebut, penyidik menyita dokumen serta sejumlah perangkat elektronik terkait dugaan suap proyek dan gratifikasi jabatan. Temuan Senjata Api di PT Widya Satria Saat menggeledah kantor PT Widya Satria, penyidik tidak hanya mengamankan dokumen dan barang bukti elektronik, tetapi juga menyita sebuah senjata api. Barang tersebut kini dititipkan ke Polda Jawa Timur untuk penanganan sesuai prosedur. Penggeledahan di Bangkalan Kegiatan berlanjut ke rumah KKH, Tenaga Ahli Bupati Ponorogo, di Kabupaten Bangkalan. Di lokasi ini, penyidik juga menemukan dokumen dan barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan aliran dana dan proyek tertentu. Penggeledahan Meluas di Ponorogo Di Kabupaten Ponorogo sendiri, beberapa lokasi digeledah secara bersamaan, di antaranya: Rumah SUG, Rumah YSD (PPK Proyek Monumen Reog), Rumah MJB (PPK Pembangunan RSUD dr. Harjono), Rumah RLL (Anggota DPRD Ponorogo), Kantor CV. Wahyu Utama. Hasilnya, kembali ditemukan berbagai dokumen penting dan barang bukti elektronik yang kini masuk tahap pemeriksaan lanjutan. KPK Dalami Bukti untuk Ungkap Skema Korupsi Budi menegaskan bahwa seluruh bukti yang ditemukan akan ditelaah untuk mengungkap konstruksi kasus secara menyeluruh. > “Semua barang bukti yang diamankan akan kami dalami untuk membantu mengungkap dugaan tindak pidana korupsi, baik terkait suap jabatan, suap proyek, maupun penerimaan gratifikasi lainnya,” jelasnya. Apresiasi untuk Masyarakat Ponorogo Di akhir penyampaiannya, Budi mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat. > “KPK menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Ponorogo yang terus mendukung pemberantasan korupsi. Dukungan ini sangat penting agar pemerintahan berjalan bersih, transparan, dan hasil pembangunan bisa kembali kepada masyarakat,” tutupnya.(wely)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 30 November 2025 — Squad Nusantara PUTU SHIMA Keling kembali menunjukkan kekompakan dan kepedulian sosial melalui kegiatan gotong royong yang digelar pada Minggu pagi (30/11/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Kegiatan dilaksanakan di rumah salah satu anggota Srikandi aktif, Ibu Sukarti, yang beralamat di Dukuh Gedong RT 01 RW 03, Kecamatan Keling, Jepara. Acara gotong royong tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Squad Nusantara PUTU SHIMA Keling, Saudara Prayitno. Ia bersama anggota dan para Srikandi turun langsung membantu berbagai keperluan di lingkungan rumah Ibu Sukarti. Prayitno menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian antaranggota. “Kami ingin menjaga rasa kebersamaan dan menunjukkan bahwa Squad Nusantara selalu hadir untuk anggotanya, terutama ketika membutuhkan bantuan,” ujarnya. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan keakraban. Para anggota berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut untuk mempererat hubungan antaranggota serta menjaga tradisi gotong royong di masyarakat. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Squad Nusantara PUTU SHIMA Keling semakin menegaskan komitmennya dalam menjaga kekuatan persaudaraan dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 30 November 2025 — Program turun gunung 100 hari pascadeklarasi kembali dilaksanakan oleh Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Bapak Eko Basuki atau yang akrab disapa Mbah So, pada Minggu sore (30/11) sekitar pukul 16.15 WIB. Kali ini, kunjungan dilakukan ke Ranting Kecamatan Tahunan, Jepara. Kedatangan Ketua DPC disambut hangat oleh Ketua Ranting Tahunan, Bapak H. Purwanto, beserta seluruh anggota ranting. H. Purwanto menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran langsung Ketua DPC untuk memberikan arahan, motivasi, serta memperkuat komunikasi organisasi di tingkat ranting. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Eko Basuki. Arahan dan masukan beliau sangat bermanfaat bagi perkembangan keanggotaan di Ranting Tahunan. Kami siap mendukung penuh program turun gunung ini,” ujar H. Purwanto. Dalam kesempatan tersebut, Mbah So mengungkapkan rasa bangganya melihat antusiasme dan kekompakan anggota ranting yang begitu luar biasa. Ia menyebutkan bahwa banyak masukan berharga dari para anggota ranting yang nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi DPC Squad Nusantara Jepara. “Saya sangat bangga melihat semangat para anggota ranting Tahunan. Banyak masukan yang luar biasa untuk memperkuat Squad Nusantara Jepara ke depannya agar lebih solid, kompak, dan berjiwa korsa,” kata Mbah So. Acara temu muka tersebut berlangsung penuh keakraban. Dialog dua arah antara pengurus DPC dan anggota ranting menjadi ruang penting untuk memperkuat hubungan internal. Berbagai aspirasi, ide, dan harapan disampaikan secara terbuka oleh anggota ranting Tahunan. Kegiatan ditutup dengan makan bersama sebagai simbol kebersamaan dan penguatan solidaritas antaranggota. Program turun gunung ini rencananya akan terus dilaksanakan di seluruh ranting dalam rangka mempererat konsolidasi organisasi hingga ke akar rumput.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 30 November 2025 — Program Turun Gunung 100 Hari yang sedang digalakkan DPC Squad Nusantara Jepara kembali menyasar ranting-ranting di wilayah kabupaten. Kali ini, Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Bpk. Eko Basuki (Mbah So), hadir langsung di Ranting Kedung pada Minggu siang pukul 13.00 WIB. Kehadiran Ketua DPC bersama jajaran, termasuk Ketua Harian Wawan dan Kepala Bidang Seni & Budaya Bpk. Arie, disambut penuh kekeluargaan oleh Ketua Ranting Kedung, Bpk. Junedi, beserta anggota ranting lainnya. Suasana hangat dan antusias terlihat sejak rombongan tiba di lokasi. Menurut Ketua Ranting Kedung, Bpk. Junedi, kunjungan Ketua DPC merupakan momen penting bagi pihaknya. “Kami sangat senang dan berterima kasih atas kehadiran Ketua DPC. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus aktif dan solid dalam berorganisasi,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa program turun gunung memberikan banyak dampak positif, mulai dari memperkuat persaudaraan hingga membuka pemahaman baru dalam menjalankan organisasi di tingkat bawah. “Program seperti ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan anggota dan memperkokoh hubungan antar-ranting,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC Eko Basuki kembali menegaskan pentingnya loyalitas dan kecintaan terhadap organisasi. Ia mendorong anggota Ranting Kedung untuk tetap menjaga komitmen dalam membesarkan Squad Nusantara. “Saya ingin semua anggota memiliki jiwa Squad Nusantara. Tanpa rasa memiliki, organisasi tidak akan kuat,” tegasnya. Harapan juga disampaikan oleh Ketua Junedi agar program turun gunung dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Banyak manfaat yang kami rasakan untuk kemajuan ranting Kedung,” ujarnya. Kegiatan kunjungan tersebut ditutup dengan sesi makan bersama, yang semakin menguatkan rasa persaudaraan antaranggota dan menandai berakhirnya rangkaian kegiatan dengan suasana penuh keakraban.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 30 November 2025 — Dalam rangka menjalankan program Turun Gunung 100 Hari pascadeklarasi, Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Bapak Eko Basuki atau yang akrab disapa Mbah So, melaksanakan kunjungan ke Ranting Kota pada Minggu pagi pukul 10.30 WIB. Kehadiran beliau mendapat sambutan hangat dan antusias dari Ketua Ranting Kota, Bapak Aji, beserta seluruh anggota. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi, meningkatkan soliditas, serta memastikan pembangunan organisasi berjalan sesuai visi dan nilai-nilai kebersamaan Squad Nusantara. Ketua Ranting Kota, Bapak Aji, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas perhatian yang diberikan oleh pimpinan DPC Jepara. Menurutnya, kunjungan ini memberikan motivasi baru bagi Ranting Kota untuk terus aktif dan berkembang. Dalam agenda tersebut, Ketua DPC Jepara didampingi oleh jajaran pengurus, yaitu Bapak Wawan selaku Ketua Harian dan Bapak Arie sebagai Kepala Bidang Kesenian dan Budaya. Kehadiran mereka turut memberikan masukan, dorongan, dan pandangan strategis untuk kemajuan ranting. Melalui sesi dialog dan tukar pendapat, banyak arahan disampaikan oleh Bapak Eko Basuki, terutama mengenai pentingnya memelihara jiwa Squad Nusantara yang berlandaskan kasih sayang, kekompakan, serta rasa saling mendukung antaranggota. Ia menekankan bahwa organisasi harus dibangun dengan kebersamaan dan jiwa korsa yang kuat agar mampu bertahan dan berkembang,ujar mbah so. Seluruh masukan tersebut diterima dengan sangat baik oleh anggota Ranting Kota. Mereka berharap dapat menjalankan setiap arahan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan ranting dan organisasi secara keseluruhan. Acara kemudian ditutup dengan makan bersama dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Momen ini menjadi simbol eratnya persaudaraan di antara para anggota Squad Nusantara Jepara. Apabila Anda ingin dibuatkan versi lain, versi lebih formal, atau versi untuk media tertentu, saya siap membantu.(Wely-jateng)

JATENG: Bidik-kasusnews.com Jepara, 30 November 2025 — Suasana pagi di sebuah desa di Kecamatan Kembang mendadak berubah mencekam setelah seorang warga ditemukan tidak bernyawa dengan luka serius di bagian leher. Penemuan itu terjadi pada Minggu pagi (30/11), dan langsung mengundang kepadatan warga yang penasaran di sekitar lokasi kejadian. Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Wildan, peristiwa tersebut terungkap saat Saksi 1 hendak memastikan keberadaan korban sekitar pukul 05.30 WIB. Karena korban tidak ada di rumah, Saksi 1 kemudian meminta bantuan Saksi 3 dan Saksi 4 untuk melakukan pencarian di area sekitar rumah. Namun, baru beberapa langkah menyisir bagian belakang rumah, mereka menemukan ceceran darah. Pemandangan itu membuat Saksi 1 dan Saksi 2 tidak sanggup melanjutkan pencarian karena shock. Saksi 3 dan Saksi 4 kemudian melanjutkan pencarian secara terpisah. Sekitar pukul 05.45 WIB, keduanya tiba di area kebun rumput gajah yang berjarak sekitar 60 meter dari rumah korban. Di sanalah mereka menemukan korban dalam posisi terlentang dengan kondisi tubuh penuh darah serta luka sayatan di bagian leher. “Korban ditemukan di kebun rumput gajah dengan luka terbuka di leher. Saksi langsung melaporkan penemuan tersebut kepada perangkat desa,” jelas AKP Wildan saat dikonfirmasi via WhatsApp Bidik-kasusnews 30/11/205. Laporan dari warga segera ditindaklanjuti oleh Polsek Kembang dengan mengirimkan Kanit Reskrim ke lokasi. Tak lama kemudian, Unit Identifikasi dan Tim Inafis Polres Jepara menyusul guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tenaga kesehatan juga turut hadir untuk memeriksa kondisi awal korban. Olah TKP dimulai sekitar pukul 08.15 WIB. Petugas melakukan pengambilan dokumentasi, mengumpulkan barang bukti, dan memeriksa kondisi tubuh korban untuk menentukan penyebab kematian secara lebih mendalam. Hingga kini, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri kemungkinan dugaan yang mengarah pada motif kejadian. Identitas lengkap korban belum disampaikan ke publik karena menunggu proses lebih lanjut. Polisi memastikan perkembangan terbaru akan diumumkan setelah hasil penyelidikan awal rampung. (Wely—Jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 29 November 2025 — Bentuk kepedulian keluarga besar Squad Nusantara kembali terlihat ketika Ketua Ranting Pecangaan, Amir Yahya, bersama Srikandi Ranting Pecangaan menjenguk anak dari salah satu anggota yang sedang sakit, Sabtu malam (29/11/2025) pukul 20.00 WIB. Anak yang dijenguk bernama Muhammad Lutfi Alfarizqi, usia 4 tahun, putra dari Mas Zaenal, anggota Squad Nusantara Ranting Pecangaan yang tinggal di Pecangaan Kulon RT 04 RW 04. Sejak hari Jumat, Lutfi mengalami step/kejang dan langsung dibawa ke RSIA Kumala Siwi Pecangaan untuk mendapatkan perawatan medis. Dalam kunjungan tersebut, Amir Yahya menyampaikan bahwa perhatian terhadap anggota adalah prinsip yang selalu dijaga dalam organisasi. “Kami hadir sebagai keluarga. Ketika ada anggota yang mendapat musibah, kami wajib hadir memberi dukungan moral dan doa. Semoga adik Muhammad Lutfi Alfarizqi segera diberi kesembuhan, dan Mas Zaenal serta keluarga diberi kekuatan,” ujar Amir Yahya. Selain memberikan dukungan dan doa, rombongan juga membawa bantuan sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban keluarga selama proses perawatan. Pihak keluarga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Kunjungan berlangsung hangat dan penuh haru, mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan dalam keluarga besar Squad Nusantara. Dengan kunjungan ini, diharapkan kondisi Muhammad Lutfi Alfarizqi dapat segera membaik dan kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat. (Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Pati – Pemerintah Kabupaten Pati kembali menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah. Hal ini dibuktikan dengan peresmian Jalan Gadu–Gajihan di Kecamatan Gunung Wungkal yang secara resmi dibuka oleh Bupati Pati, H. Sudewo, S.T., M.T., pada Sabtu 29/11/2025 Acara peresmian berlangsung meriah dan penuh antusiasme, dihadiri oleh seluruh kepala desa se-Kecamatan Gunung Wungkal sebagai bentuk dukungan serta rasa syukur atas pembangunan yang dinilai sangat strategis bagi mobilitas masyarakat. Kehadiran para kades ini sekaligus menjadi simbol kolaborasi pemerintah daerah dengan pemerintah desa dalam mempercepat pembangunan yang berkelanjutan di wilayah Pati. Bupati Sudewo dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan jalan ini merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang layak, aman, dan berkualitas bagi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa peningkatan konektivitas antarwilayah menjadi prioritas agar roda perekonomian desa semakin lancar. “Jalan ini bukan sekadar jalur penghubung, tetapi sebuah bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Pati bekerja sungguh-sungguh untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kami ingin seluruh desa merasakan manfaat pembangunan secara merata,” ujar Bupati Sudewo. Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi langsung oleh Kepala Desa Gadu, Imam, yang turut menjadi perhatian publik karena keberhasilannya mengawal program pembangunan di desanya. Pembangunan Jalan Gadu–Gajihan ini juga menjadi bentuk nyata pemanfaatan APBDes yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi warga. Kades Imam menyampaikan rasa bangganya karena desanya menjadi bagian dari proyek strategis yang berdampak luas. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemkab Pati yang terus memberikan perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur perdesaan. “Ini adalah keberhasilan bersama. Kami di desa hanya mengelola, namun tanpa arahan dan dukungan dari pemerintah kabupaten, tentu pembangunan ini tidak akan berjalan maksimal. Jalan Gadu–Gajihan kini menjadi kebanggaan masyarakat kami,” ungkapnya. Peresmian ini menandai babak baru bagi aktivitas masyarakat setempat, baik dalam hal akses pendidikan, ekonomi, maupun mobilitas harian. Dengan dibukanya jalur tersebut, warga optimistis akan banyak peluang baru yang muncul bagi kemajuan wilayah. Melalui proyek ini, Pemerintah Kabupaten Pati kembali menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya menjadi wacana, tetapi sebuah kerja nyata yang dapat dilihat dan dirasakan. Jalan Gadu–Gajihan pun kini resmi menjadi simbol kebanggaan baru masyarakat Gunung Wungkal dan Kabupaten Pati secara keseluruhan. (Kasnadi)