JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara — Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Squad Nusantara Ranting Kembang turut berpartisipasi dalam kegiatan pengamanan ibadah Natal di Gereja GITJ Balong Beji, RT 03 RW 06, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. Kegiatan pengamanan tersebut dilaksanakan pada Sabtu malam, 27 Desember 2025, mulai pukul 20.00 WIB. Pengamanan dilakukan secara sinergis bersama anggota Polsek Kembang, Koramil, serta Linmas setempat guna memastikan pelaksanaan ibadah Natal berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Ketua Satgas PAC Kembang, Bapak Eko Suhartono, yang turut memantau jalannya pengamanan serta memberikan dukungan kepada seluruh personel yang bertugas di lapangan. Ketua Satgas PAC Kembang, Eko Suhartono, menyampaikan bahwa keikutsertaan Squad Nusantara dalam pengamanan ini merupakan bentuk nyata kebersamaan dan toleransi antarumat beragama, sekaligus wujud kepedulian terhadap keamanan lingkungan. “Pengamanan ini kami lakukan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadah Natal, sekaligus menjaga situasi tetap kondusif menjelang perayaan Tahun Baru,” ujarnya (Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara- 27-Desember-2025, Srikandi Squad Nusantara DPC Jepara melaksanakan kegiatan sosial dengan menjenguk salah satu anggotanya yang sedang sakit usai menjalani perawatan di rumah sakit. Kegiatan tersebut berlangsung di rumah Ibu Sukarti, Dukuh Ngloteh RT 05 RW 02, Desa Kedung, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Kegiatan menjenguk dimulai pada pukul 16.00 WIB dan berlangsung dengan penuh rasa kekeluargaan. Kehadiran para anggota Srikandi merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kepada sesama anggota yang tengah menjalani masa pemulihan. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Ketua Kabid Sosial Srikandi Squad Nusantara DPC Jepara, Saudari Dian, beserta sejumlah anggota Srikandi lainnya. Mereka memberikan dukungan moril, doa, serta semangat agar anggota yang sakit segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala. Wakil Ketua Kabid Sosial, Dian, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Srikandi Squad Nusantara DPC Jepara dalam menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan rasa saling peduli antaranggota. Melalui kegiatan sosial ini, Srikandi Squad Nusantara DPC Jepara berharap tali silaturahmi antaranggota semakin erat serta mampu menumbuhkan rasa empati dan solidaritas dalam setiap situasi. (Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 27 Desember 2025 — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Tengah melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian dari fungsi pembinaan dan pengawasan Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah untuk memastikan seluruh pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam kunjungan tersebut, tim Kanwil melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik strategis di lingkungan Rutan Jepara. Beberapa fokus utama peninjauan meliputi Wartelsus (Warung Telekomunikasi Khusus) sebagai sarana komunikasi resmi bagi warga binaan, serta branggang area ketahanan pangan yang menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian melalui pemanfaatan lahan produktif. Tim memastikan pengelolaan Wartelsus berjalan tertib, transparan, dan sesuai regulasi, sekaligus meninjau perkembangan tanaman pangan yang dikelola oleh warga binaan dengan pendampingan petugas. Selain itu, tim Kanwil juga melakukan dialog dan evaluasi bersama jajaran Rutan Jepara terkait pelaksanaan pengamanan, pembinaan, serta pelayanan terhadap warga binaan. Masukan dan penguatan diberikan guna mendorong peningkatan kualitas layanan serta optimalisasi program-program pembinaan yang telah berjalan. Rutan Jepara menyambut baik kegiatan monitoring dan evaluasi ini sebagai sarana kontrol dan perbaikan berkelanjutan. Kegiatan monev menjadi momentum untuk memastikan seluruh jajaran tetap konsisten menjalankan tugas secara profesional, akuntabel, dan berintegritas. Melalui monitoring dan evaluasi dari Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah, diharapkan Rutan Jepara semakin optimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat program pembinaan dan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan. bersama jajaran Rutan Jepara terkait pelaksanaan pengamanan, pembinaan, serta pelayanan terhadap warga binaan. Masukan dan penguatan diberikan guna mendorong peningkatan kualitas layanan serta optimalisasi program-program pembinaan yang telah berjalan. Rutan Jepara menyambut baik kegiatan monitoring dan evaluasi ini sebagai sarana kontrol dan perbaikan berkelanjutan. Kegiatan monev menjadi momentum untuk memastikan seluruh jajaran tetap konsisten menjalankan tugas secara profesional, akuntabel, dan berintegritas. Melalui monitoring dan evaluasi dari Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah, diharapkan Rutan Jepara semakin optimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat program pembinaan dan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan. (Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 27 Desember 2025 — Peringatan Hari Ibu di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara tahun ini berlangsung dalam nuansa hangat dan penuh kebersamaan. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rutan Jepara memaknai momen tersebut dengan menggelar kegiatan lomba memasak yang dirangkai dengan acara tukar kado antaranggota, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di area Rutan Jepara ini menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan di antara anggota Dharma Wanita. Para peserta menampilkan berbagai menu masakan dengan kreativitas masing-masing, mencerminkan peran ibu yang lekat dengan nilai ketelatenan, ketulusan, dan kasih sayang. Penilaian lomba tidak hanya berfokus pada rasa, tetapi juga kekompakan tim serta keindahan penyajian. Selain lomba memasak, momen tukar kado turut menambah keakraban suasana. Setiap bingkisan menjadi simbol perhatian dan penghargaan antarsesama anggota, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam organisasi. Peringatan Hari Ibu ini menjadi refleksi bahwa peran perempuan, khususnya ibu, memiliki kontribusi besar dalam mendukung keharmonisan keluarga dan keberhasilan tugas para aparatur pemasyarakatan. Dukungan moral dan kebersamaan yang terbangun di lingkungan Dharma Wanita diyakini mampu memberikan energi positif bagi pelaksanaan tugas di Rutan Jepara. Dengan konsep sederhana namun bermakna, kegiatan tersebut berlangsung tertib dan lancar. Dharma Wanita Rutan Jepara berharap semangat Hari Ibu dapat terus terjaga, tidak hanya dalam momen peringatan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud pengabdian dan kebersamaan. (Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara- 27-Desember-2025-Jumlah kunjungan wisatawan ke objek wisata Pantai Bandengan, Kabupaten Jepara, pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data pengelola, tercatat adanya kenaikan jumlah pengunjung pada Hari Natal 25 Desember 2025. Manajer Pantai Bandengan, Junaidi, menyampaikan bahwa pada Natal 2024 jumlah pengunjung tercatat sekitar 1.400 orang, sedangkan pada Natal 2025 meningkat menjadi 1.758 pengunjung. Kenaikan ini dinilai cukup positif meskipun tidak terlalu signifikan. “Kenaikan ini kemungkinan dipengaruhi oleh faktor cuaca. Tahun lalu pada tanggal yang sama curah hujan cukup tinggi, sementara tahun ini kondisi cuaca relatif lebih mendukung,” ujar Junaidi kepada Bidik-kasusnews, diruang kerja sabtu (27/12/2025). Selain faktor cuaca, pihak pengelola juga terus melakukan pembenahan dalam berbagai aspek, mulai dari peningkatan pelayanan hingga perbaikan infrastruktur di kawasan Pantai Bandengan. Upaya tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan. Terkait jumlah kunjungan ke depan, Junaidi menegaskan bahwa pihaknya tidak dapat memprediksi secara pasti lonjakan pengunjung. Namun demikian, pengelola telah menetapkan target kunjungan dan optimistis target tersebut dapat tercapai. “Kita tidak bisa memprediksi jumlah pengunjung, tapi kita punya target. Alhamdulillah, kami optimistis Pantai Bandengan bisa memenuhi target 100 persen di tahun ini,” jelasnya. Dalam menghadapi potensi peningkatan pengunjung selama libur Nataru, pengelola juga menambah jumlah petugas, baik petugas penarikan tiket maupun penjaga pantai. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran pelayanan dan keselamatan wisatawan. Selain itu, sistem pelayanan juga terus ditingkatkan, termasuk penerapan e-ticketing dan pembayaran non-tunai untuk tiket masuk. Sistem ini dinilai dapat mempermudah pengunjung sekaligus meningkatkan transparansi pendapatan kas daerah. Untuk aspek keamanan, pengelola Pantai Bandengan telah berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait, seperti Kepolisian, TNI, tenaga medis, serta tim SAR. Kolaborasi lintas sektor ini bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan selama berlibur. “Kita menambah personel dan melibatkan pihak terkait untuk ikut menjaga dan mengamankan objek wisata Pantai Bandengan selama libur Nataru,” pungkas Junaidi. (Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Polres Jepara | Dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jepara melaksanakan kegiatan ramp check kendaraan angkutan umum dalam Operasi Lilin Candi Tahun 2025. Kegiatan ramp check ini dilaksanakan bertempat di Garasi Bus Sahaalah Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, pada Jumat (26/12/2025). Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk memastikan keselamatan transportasi darat selama periode peningkatan mobilitas masyarakat, khususnya saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain Dishub, Sidokkes Polres Jepara turut dilibatkan guna melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pengemudi dan penumpang angkutan umum atau bus. Dalam pelaksanaan ramp check, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aspek teknis kendaraan, meliputi kondisi mesin, fungsi rem, fungsi lampu, kondisi ban, serta wiper. Tak hanya itu, kelengkapan surat-surat kendaraan dan dokumen pengemudi juga menjadi perhatian utama guna memastikan setiap armada benar-benar laik jalan. Di sela pemeriksaan, petugas Satlantas Polres Jepara juga memberikan imbauan kepada para pengemudi agar senantiasa tertib berlalu lintas, mematuhi aturan yang berlaku, serta saling menghargai sesama pengguna jalan demi keselamatan bersama. Saat dikonfirmasi, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Jepara Ipda Eko Adi Prayitno selaku Kasatgas Humas Ops Lilin Candi 2025 mengatakan, bahwa ramp check ini bertujuan untuk meminimalisasi potensi kecelakaan lalu lintas akibat kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan. “Ramp check ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kendaraan angkutan umum yang beroperasi selama libur Natal dan Tahun Baru benar-benar dalam kondisi laik jalan. Hal ini penting guna meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas dan menekan fatalitas korban di jalan raya,” ujarnya. Selain pemeriksaan kendaraan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengemudi agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi kesehatan, tidak memaksakan diri saat lelah, serta mengutamakan keselamatan penumpang selama perjalanan. Pengemudi juga diingatkan untuk tidak melebihi batas kecepatan dan menghindari penggunaan ponsel saat berkendara. Ipda Eko menambahkan bahwa kegiatan ramp check ini sekaligus menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan Operasi Lilin Candi Tahun 2025. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat mengetahui kehadiran Polri dan instansi terkait dalam memberikan pengamanan serta pelayanan selama masa libur akhir tahun. “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan, khususnya penumpang angkutan umum. Selain itu, kami ingin menumbuhkan kesadaran berlalu lintas serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri,” pungkasnya. (Wely-jateng) Sumber:humas polres jepara

Bidik-kasusnews.com Jakarta – Kejaksaan Agung Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi besar-besaran di lingkungan Korps Adhyaksa. Jumat (26/12/2025), sebanyak 43 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) resmi menempati jabatan baru dalam kebijakan rotasi nasional yang dilakukan Jaksa Agung. Rotasi tersebut merupakan bagian dari mutasi 68 pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan Agung, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-1734/C/12/2025 tertanggal 24 Desember 2025. Surat keputusan itu ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan, Hendro Dewanto. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, membenarkan adanya pergeseran jabatan tersebut. “Benar, terdapat rotasi dan mutasi pejabat,” ujar Anang kepada wartawan, dikutip dari Aktual.com 26/12/2025. Menurut Anang, rotasi ini dilakukan sebagai upaya penyegaran organisasi, sekaligus memperkuat efektivitas pelayanan dan penegakan hukum di daerah. Berikut daftar 43 Kepala Kejaksaan Negeri yang menempati jabatan baru: 1.Fajar Gurindro – Kajari Kabupaten Tangerang 2.Anggiat AP Pardede – Kajari Pringsewu 3.Ryan Palasi – Kajari Tanah Datar 4.I Gede Widhartama – Kajari Ogan Komering Ilir 5 Lingga Nuarie – Kajari Minahasa Utara 6.Khristiya Luthfiasandi – Kajari Blora 7.Asvera Primadona – Kajari Prabumulih 8.Bagus Nur Jakfar Adi Saputro – Kajari Kepahiang 9.Teuku Panca Adhyaputra – Kajari Belitung 10.Banu Laksamana – Kajari Cimahi 11.Erwin J – Kajari Bulukumba 12.Hendro Wasisto – Kajari Lamongan 13 I Gusti Ayu Agung Fitria Chandrawati – Kajari Lombok Timur 14.Romulus Haholongan – Kajari Blitar 15.Ridwan Sujana Angsar – Kajari Medan 16.Rivo Chandra Makarupa Medellu – Kajari Kota Kediri 17.B. Hermanto – Kajari Ngawi 18.Rama Eka Darma – Kajari Minahasa 19.Dino Kriesmiardi – Kajari Nganjuk 20.Zulham Pardamean – Kajari Barito Selatan 21.R. Indra Senjaya – Kajari Klungkung 22.Rozano Yudistira – Kajari Aceh Selatan 23.Conny Novita Sahatapy – Kajari Kabupaten Pekalongan 24.I Putu Eka Suyantha – Kajari Mimika 25.Krisdianto – Kajari Kabupaten Banjar 26.Fik Fik Zulrofik – Kajari Bungo 27.Fadjar – Kajari Maluku Tenggara 28.Gunawan Wisnu Murdiyanto – Kajari Muara Enim 29.Sterry Fendy Andy – Kajari Buton 30.Eka Nugraha – Kajari Pelalawan 31.Janu Arsianto – Kajari Seluma 32.Adam Saimima – Kajari Jayapura 33.Nislianudin – Kajari Sumenep 34.Topik Gunawan – Kajari Jakarta Timur 35.Ema Siti Huzaemah Ahmad – Kajari Musi Rawas 36.Erny Veronica Maramba – Kajari Kota Tasikmalaya 37.Farriman Isandi Siregar – Kajari Pacitan 38.Hamidi – Kajari Penukal Abab Lematang Ilir 39.Semeru – Kajari Kabupaten Bekasi 40.Eben Ezer Mangunsong – Kajari Sanggau 41.Budi Triono – Kajari Hulu Sungai Utara 42.Abvianto Syaifulloh – Kajari Bangka Tengah 43.Olan Laurance Hasiholan Pasaribu – Kajari Kabupaten Gorontalo Rotasi ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja kejaksaan di daerah, sekaligus memperkuat profesionalisme aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas pelayanan dan penegakan hukum yang berintegritas. (Wely)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Ketua Squad Nusantara DPC Jepara, Eko Basuki yang akrab disapa Mbah So, menghadiri kegiatan takziah di rumah duka ibunda dari Bapak Yanto selaku Dewan Pertimbangan Squad Nusantara DPC Jepara. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Jum’at, 26 Desember 2025, pukul 10.00 WIB. Takziah dilaksanakan di Desa Tubanan RT 05 RW 01, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. Kehadiran Ketua DPC Jepara ini merupakan bentuk empati, solidaritas, serta rasa kekeluargaan dalam keluarga besar Squad Nusantara. Selain Ketua DPC Jepara, kegiatan takziah juga dihadiri oleh Ketua Harian Squad Nusantara DPC Jepara, Saudara Wawan, serta perwakilan anggota dari Squad Nusantara Ranting Kembang. Seluruh rombongan turut menyampaikan ucapan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhumah. Suasana takziah berlangsung dengan khidmat dan penuh keprihatinan. Doa bersama dipanjatkan agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan. Kegiatan ini mencerminkan komitmen Squad Nusantara DPC Jepara dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan solidaritas antaranggota, baik dalam suka maupun duka. Jika ingin versi lebih singkat atau gaya bahasa lebih santai/berita online, saya bisa sesuaikan. (Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Tengah, Resor Jepara, mencatat adanya peningkatan jumlah kasus tindak pidana pencurian sepanjang tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Data tersebut diungkapkan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Wildan, kepada Bidik-kasusnews 26/12/2025. Berdasarkan data kepolisian, sepanjang tahun 2024 Polres Jepara menangani total 36 kasus tindak pidana pencurian. Rinciannya meliputi kasus pencurian dengan kekerasan (curas) sebanyak 4 perkara, pencurian dengan pemberatan (curat) 21 perkara, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) 2 perkara, serta pencurian biasa sebanyak 9 perkara. Sementara itu, pada tahun 2025 jumlah kasus mengalami peningkatan menjadi 42 perkara. Dari total tersebut, kasus curas tercatat sebanyak 4 perkara, curat meningkat menjadi 24 perkara, curanmor tercatat nihil atau 0 perkara, dan pencurian biasa naik signifikan menjadi 14 perkara. AKP Wildan menjelaskan bahwa peningkatan jumlah kasus ini menjadi perhatian serius jajaran Polres Jepara. Meski demikian, ia menegaskan bahwa tidak adanya kasus curanmor pada tahun 2025 merupakan hasil dari upaya preventif dan peningkatan patroli di wilayah rawan. “Kami terus melakukan langkah-langkah pencegahan dan penindakan untuk menekan angka kejahatan, khususnya tindak pidana pencurian. Peran serta masyarakat juga sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan,” ungkap AKP Wildan. Polres Jepara mengimbau masyarakat agar tetap waspada, meningkatkan keamanan lingkungan masing-masing, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan atau mengalami tindak kriminal. Upaya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu menekan angka kejahatan di Kabupaten Jepara ke depannya. (Wely-jateng)

Bidik-kasusnews.com Jakarta -Nasional Corruption Watch (NCW) memberikan apresiasi atas langkah cepat dan tegas Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, yang langsung memberhentikan sejumlah oknum jaksa yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketua NCW Bekasi Raya, Herman Parulian Simaremare, S.Pd, menilai tindakan tersebut sebagai langkah tepat untuk menjaga marwah dan kredibilitas Kejaksaan Agung (Kejagung), sekaligus menegaskan komitmen institusi dalam pemberantasan korupsi, khususnya di internal penegak hukum. Menurut Herman, pencopotan jabatan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Hulu Sungai Utara (HSU), Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel), serta Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari HSU, usai ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan pemerasan terhadap warga negara Korea Selatan, merupakan langkah yang patut diapresiasi publik. “Kita mengapresiasi pemberhentian tiga oknum jaksa tersebut terkait kasus pemerasan terhadap warga negara Korea Selatan. Ini menunjukkan ketegasan Jaksa Agung dalam membersihkan institusi dari oknum nakal,” ujar Herman, dikutip dari PostKeadilan, Selasa (23/12/2025). Lebih lanjut, Herman juga menyinggung kasus OTT Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, yang sempat menyeret nama Kajari Kabupaten Bekasi, Eddy Sumarman. Ia berharap Eddy tidak terlibat dalam perkara tersebut. “Harapan kami tentu beliau tidak terlibat. Ke depan, Kejari Kabupaten Bekasi diharapkan mampu mengungkap berbagai kasus korupsi dan praktik suap menyuap yang selama ini banyak terjadi di Kabupaten Bekasi,” ungkapnya. Sementara itu, PostKeadilan juga mengutip pernyataan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, yang menegaskan bahwa Kejaksaan Agung tidak akan melindungi jaksa yang terbukti melanggar hukum. “Ini menjadi peringatan dari Jaksa Agung kepada seluruh jaksa agar tidak main-main dalam penanganan perkara. Kejaksaan Agung tidak akan memberi ampun, jika terbukti langsung diberhentikan,” tegas Anang. Langkah tegas ini diharapkan menjadi momentum perbaikan internal Kejaksaan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. (Wely)