JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara — Pemerintah Kabupaten Jepara menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung percepatan pembangunan desa melalui keikutsertaannya dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 Tahun 2025 yang digelar di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan. Program lintas sektor ini tak hanya menjadi agenda rutin, tetapi menjadi simbol kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengatasi tantangan pembangunan. Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo, menegaskan bahwa TMMD membawa semangat kebersamaan dan gotong royong, yang sejalan dengan visi besar Kabupaten Jepara menuju daerah yang Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius (Jepara MULUS). “TMMD adalah bagian dari langkah besar kita dalam mengakselerasi pemerataan pembangunan. Ini adalah kerja kolektif untuk kesejahteraan masyarakat. Kita harus terus gas pol untuk mewujudkan Jepara yang lebih mulus,” ujar Mas Wiwit. Salah satu proyek fisik utama TMMD kali ini adalah pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.490 meter. Pembangunan tersebut didukung anggaran sebesar Rp925 juta, yang berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah (Rp150 juta) dan APBD Kabupaten Jepara melalui Bantuan Keuangan Khusus (Rp755 juta). Selain itu, TMMD juga menyentuh sisi sosial dan kemanusiaan. Melalui kerja sama dengan perangkat daerah dan BUMD, dialokasikan anggaran Rp97,7 juta untuk berbagai kegiatan pendukung seperti: Rehabilitasi 3 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Penyaluran bantuan sembako dan bibit tanaman Pemeriksaan kesehatan Edukasi kebangsaan dan bela negara Pembagian bibit ikan serta penyuluhan dari berbagai instansi Dandim 0719/Jepara, Letkol Arm Khoirul Cahyadi, menambahkan bahwa TMMD merupakan upaya strategis dalam memperkuat ketahanan wilayah dan mendorong pembangunan dari akar rumput. “Kekuatan kita ada di desa. Jika desa kuat, negara akan kuat,” tegasnya. Program ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk masyarakat setempat yang merasakan langsung manfaatnya. Hadir dalam pembukaan kegiatan TMMD antara lain Danrem 073 Makutarama Kolonel Inf Ari Prasetya, jajaran Forkompinda, serta tokoh masyarakat. Dengan pendekatan kolaboratif seperti ini, Jepara terus membuktikan bahwa pembangunan yang merata dan berkelanjutan adalah hal yang bisa dicapai bersama.(Wely-jateng) Sumber: Diskominfo jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Polres Jepara | Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jepara AKBP Erick Budi Santoso menghadiri upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, pada Selasa (6/5/2025). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Jepara, Witiarso Utomo, dengan mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.” Upacara ini juga dihadiri oleh Danrem 073/Makutarama Kolonel Inf Ari Prasetya, Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Khoirul Cahyadi, jajaran Forkopimda Jepara, Forkopincam, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Program TMMD Reguler ke-124 akan memfokuskan kegiatan pada pembangunan infrastruktur desa, seperti pembuatan jalan penghubung, drainase, sumur bor air bersih, serta fasilitas umum lainnya. Selain itu, juga dilaksanakan kegiatan non-fisik berupa penyuluhan bela negara, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Jepara menyampaikan harapan agar program TMMD dapat menjadi sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat. Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso menegaskan dukungan penuh Polres Jepara terhadap kegiatan TMMD sebagai wujud nyata sinergitas TNI-Polri dalam membangun bangsa. > “TMMD ini merupakan upaya bersama untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di wilayah Jepara. Kami berharap hasil pembangunan ini dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” ujar AKBP Erick. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Polri turut berperan aktif dalam kegiatan TMMD, tidak hanya dari sisi pengamanan, tetapi juga melalui penyuluhan hukum dan pembinaan masyarakat agar pelaksanaan berjalan aman, tertib, dan kondusif. > “Kami sangat mengapresiasi program TMMD ini. Selain membangun infrastruktur, kegiatan ini juga mempererat semangat gotong royong dan meningkatkan ketahanan nasional. Polres Jepara akan terus bersinergi dengan TNI dan pemerintah daerah untuk menyukseskan program ini,” tambahnya. Dengan adanya pelaksanaan TMMD Reguler ke-124, diharapkan Desa Kecapi dan sekitarnya dapat berkembang menjadi desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Kegiatan ini menjadi bukti konkret komitmen bersama dalam membangun daerah secara merata dan berkelanjutan.(Wely-jateng) Sumber:humas polres jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Semarang – Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri Tahun Anggaran 2025 resmi dibuka di Gedung Serbaguna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah, Selasa (6/5). Acara peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (ASSDM) Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si. bersama Kadivhumas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., didampingi Gubernur Akpol Irjen Pol. Midi Siswoko, S.I.K. dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Dr. Ribut Hari Wibowo, S.H., S.I.K., M.H. Setelah prosesi pembukaan, para pejabat meninjau booth informasi dari Bagian Renmin, Biro PID, Biro Multimedia, dan Biro Penmas Divhumas Polri. Dalam peninjauan tersebut, masing-masing booth menampilkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi), capaian, serta inovasi yang telah dilakukan. Rakernis juga dimeriahkan dengan prosesi Kadga Pora dari Taruna Akpol tingkat II sebagai bentuk penghormatan dan semangat integritas terhadap para pejabat yang hadir. Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas komitmen dalam mendukung fungsi kehumasan, Divhumas Polri turut memberikan penyematan gelar Warga Kehormatan Humas Polri kepada tiga pejabat tinggi Polri, yaitu Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., Gubernur Akpol Irjen Pol. Midi Siswoko, S.I.K., serta Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Dr. Ribut Hari Wibowo, S.H., S.I.K., M.H. Dalam sambutannya, Kadivhumas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan Rakernis tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi komunikasi publik Polri dalam mendukung visi besar Presiden RI melalui program Asta Cita menuju Indonesia Emas Tahun 2045. “Melalui Rakernis ini, kami ingin menegaskan kembali bahwa tugas Humas Polri bukan sekadar memotret saat kejadian berlangsung, tetapi juga sebelum, pada saat pelaksanaan dan sesudahnya, sehingga publik mendapatkan gambaran utuh atas kinerja Polri,” ujar Irjen Pol. Sandi Nugroho. Ia juga menegaskan bahwa Rakernis Humas Polri ini merupakan langkah tindak lanjut atas arahan Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. saat membuka Rakernis Gabungan empat divisi (Divhumas, Divkum, dan Div TIK, Divhubinter) di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (30/4/2025). Dalam arahannya, Kapolri meminta seluruh fungsi pendukung dapat memperkuat komunikasi publik, pengawasan, pelayanan hukum, serta transformasi digital sebagai satu kesatuan dalam mendukung pelaksanaan tugas operasional Polri. Selain itu, Kadivhumas juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Humas di wilayah atas kontribusinya dalam Operasi Ketupat 2025, yang menuai pujian langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto karena dinilai berhasil menciptakan mudik yang aman dan lancar. “Bapak Presiden secara langsung memberikan apresiasi kepada TNI, Polri dan seluruh stakeholder karena angka kecelakaan selama mudik turun hingga 30%, bahkan fatalitas kecelakaan turun 88% dibanding tahun sebelumnya. Ini semua karena kerja keras kita bersama,” lanjutnya. Berdasarkan hasil survei yang dirilis oleh Lembaga Survei Kedai Kopi pada 14 April 2025, sebanyak 91,2% pemudik mengaku puas terhadap pengamanan mudik, dan 93,3% menyatakan puas terhadap penyampaian informasi dan imbauan yang tersebar luas melalui media sosial. Kadivhumas juga menekankan pentingnya peran Humas sebagai garda terdepan komunikasi publik Polri dalam menjaga kepercayaan dan transparansi informasi di tengah masyarakat. “Komunikasi publik yang tepat dan transparan akan membentuk kepercayaan. Humas Polri harus menjadi role model dalam menyampaikan informasi yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga humanis dan membangun optimisme masyarakat terhadap institusi Polri,” tegasnya. Rakernis Humas Polri 2025 mengusung tema “Melalui Optimalisasi Manajemen Media, Divhumas Polri Siap Mendukung Kebijakan Kapolri dalam rangka Mewujudkan Program Asta Cita Presiden RI Menuju Indonesia Emas 2045” dan akan berlangsung selama(wely-jateng) Sumber:humas polda jateng

Bidik-kasusnews.com Jakarta, 6 Mei 2025 — Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (JAM-Datun) Kejaksaan Agung, R. Narendra Jatna, menyampaikan capaian kinerja, tantangan, serta langkah strategis ke depan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Gedung DPR RI, Senayan. Dalam kesempatan tersebut, JAM-Datun menegaskan peran strategis bidang Perdata dan Tata Usaha Negara dalam menjaga kewibawaan pemerintah, menyelamatkan keuangan negara, serta mendampingi institusi pemerintahan dan BUMN/BUMD dalam persoalan hukum, baik litigatif maupun non-litigatif. “Pelaksanaan tugas dan wewenang Kejaksaan RI di bidang perdata dan tata usaha negara berkaitan erat dengan pendampingan hukum terhadap negara, meliputi lembaga negara, instansi pemerintah pusat dan daerah, hingga BUMN/BUMD, guna penyelamatan dan pemulihan kekayaan negara,” ujar R. Narendra Jatna. Capaian Kinerja 2024–2025 Dalam periode 1 Januari 2024 hingga 30 April 2025, JAM-Datun mencatat sejumlah capaian signifikan: Total penyelamatan dan pemulihan keuangan negara: Rp5,15 triliun. Pendampingan hukum (Legal Assistance): 7.091 perkara. Pendapat hukum (Legal Opinion): 391 perkara. Tindakan hukum non-litigasi: 19.985 perkara. Tindakan hukum litigasi: 1.015 perkara. Pelayanan hukum kepada masyarakat dan instansi pemerintah: 14.143 perkara. Pendampingan dan pendapat hukum atas berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) serta sektor strategis seperti infrastruktur, ketahanan energi, pangan, dan transformasi digital. Rencana Strategis dan Program Prioritas 2025 Menghadapi tahun 2025, JAM-Datun menyampaikan rencana kerja dan program prioritas sebagai bagian dari Rencana Strategis Kejaksaan RI 2025–2029, antara lain: Menyiapkan peran Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045. Optimalisasi peran JPN dalam mendukung pelaksanaan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. Penguatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari layanan hukum bidang Datun. Penyusunan Standar Biaya Keluaran (SBK) untuk layanan Jaksa Pengacara Negara. Penguatan struktur dan tata kerja JAM-Datun untuk mendukung posisi Jaksa Agung sebagai Procureur Generaal, Advocaat Generaal, dan Solicitor Generaal. Penyamaan persepsi dan peningkatan kualitas layanan hukum bidang Datun di seluruh Indonesia. Rapat tersebut juga menjadi wadah evaluasi dan dialog antara Kejaksaan dan DPR RI untuk memperkuat sinergi dalam mendukung tercapainya tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.(Wely)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan ketertiban dan keselamatan lalu lintas akibat euforia kelulusan pelajar, Polres setempat mengambil langkah-langkah strategis yang bersifat preemtif dan preventif. Langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban umum sekaligus melindungi para pelajar agar tidak menjadi korban maupun pelaku pelanggaran hukum. Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso Saat dikonfirmasi Senin(5/5/2025) Bidik-kasusnews menyapaikan Langkah preemtif dilaksanakan melalui kegiatan “Police Go to School”, yakni penyuluhan langsung ke sekolah-sekolah SMA/SMK. Dalam kegiatan ini, petugas memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya konvoi kendaraan yang sering kali terjadi usai pengumuman kelulusan. Konvoi tidak hanya membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Sementara itu, langkah preventif dilakukan dengan mengintensifkan patroli di sekitar sekolah-sekolah yang merayakan kelulusan. Patroli ini dimaksudkan untuk memberikan teguran langsung kepada para pelajar yang berkumpul, khususnya mereka yang menggunakan kendaraan bermotor, agar tidak melakukan aksi konvoi atau perayaan berlebihan yang dapat mengganggu ketertiban umum.ujar kapolres Polres juga mengeluarkan imbauan resmi kepada pelajar dan pihak sekolah untuk tidak melaksanakan konvoi kendaraan. Sebagai alternatif, disarankan untuk mengganti perayaan dengan kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat, seperti doa bersama, bakti sosial, atau kegiatan keagamaan lainnya. Hal ini bertujuan agar momen kelulusan tetap bermakna tanpa menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.tambanya Patroli gabungan dilaksanakan sejak siang hingga malam hari, dengan sasaran utama kelompok pelajar, baik yang membawa kendaraan maupun tidak. Kepada para pelajar, petugas memberikan arahan agar segera kembali ke rumah masing-masing dan menghindari aktivitas yang berpotensi melanggar hukum atau membahayakan keselamatan. Dalam rangka kesiapsiagaan, Polres menurunkan personel dari berbagai satuan, yakni Samapta, Lalu Lintas, personel berpakaian preman, hingga tim khusus Siraju. Jika ditemukan indikasi kerusuhan, petugas akan segera melakukan tindakan pembubaran secara terukur. Selain itu, unit Gakkum Lalu Lintas bersama tim medis dari rumah sakit maupun ambulans milik Polres disiagakan untuk memberikan pertolongan pertama apabila terjadi insiden atau kecelakaan. Langkah-langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Polres dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memberikan edukasi kepada pelajar agar merayakan kelulusan dengan cara yang aman, tertib, dan penuh tanggung jawab.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Kebakaran hebat terjadi di area parkiran belakang pabrik PT Hwaseung Indonesia (HWI) di Desa Gemulung, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, pada Senin (5/5/2025). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dan baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIB. Api pertama kali diketahui muncul dari sebuah warung milik warga bernama Mbak Sri yang berada di sebelah utara area parkiran. Diduga api berasal dari kompor gas yang menyala saat pemilik warung tidak berada di tempat. Dalam waktu singkat, api membesar dan menjalar ke sejumlah warung di sekitarnya, hingga akhirnya merambat ke dua lokasi parkiran motor yang dikelola warga. “Iya, benar ada kebakaran di parkiran luar pabrik. Kalau ratusan motor ada, tapi saya tidak tahu pasti penyebab kebakarannya,” ujar Tari, salah satu karyawan pabrik PT HWI. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Jepara, Surana, membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan bahwa tim Damkar telah dikerahkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api. “Petugas sudah memadamkan api,” ujarnya singkat. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dari markas Damkar Jepara dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Aparat dari Polsek dan Koramil Pecangaan juga diterjunkan untuk mengamankan lokasi serta melakukan investigasi penyebab kebakaran. Berdasarkan investigasi sementara, diperkirakan sebanyak 150 unit sepeda motor terbakar dari dua tempat parkir yang terdampak. Kerugian material ditaksir mencapai Rp1 miliar. Hingga saat ini, pemilik tempat parkir belum dapat dimintai keterangan karena masih dalam kondisi terpukul akibat kejadian tersebut. Pihak kepolisian dan dinas terkait masih terus mendalami penyebab pasti kebakaran dan melakukan pendataan kerusakan yang ditimbulkan.(Wely-jateng) Sumber:Global7.id

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara:Karanggondang – Dalam semangat solidaritas dan kepedulian sosial, Srikandi Squad Nusantara melaksanakan kunjungan takziah ke rumah duka almarhum Bapak Ali Mi’un, yang beralamat di RT 2 RW 2, Desa Karanggondang. Almarhum merupakan orang tua dari salah satu anggota Srikandi, Mas Aris Pujiono. Kunjungan ini merupakan bentuk nyata dari rasa empati dan kekeluargaan yang senantiasa dijaga oleh Srikandi Squad Nusantara dalam setiap kegiatan sosialnya. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Srikandi Squad Nusantara, Ibu Riana Shofa, didampingi oleh Wakil Kepala Bidang Sosial, Ibu Dian, serta sejumlah anggota Srikandi lainnya. Dalam suasana haru dan penuh kehangatan, rombongan menyampaikan doa dan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan. Ibu Riana Shofa menyampaikan bahwa kehadiran Srikandi di tengah duka ini adalah bentuk dukungan moril agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. “Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum. Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan,” ujar Ibu Riana. Tak hanya sebagai bentuk belasungkawa, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa kehadiran komunitas bukan hanya dalam suka, tetapi juga dalam duka. Kebersamaan dan solidaritas menjadi nilai penting yang terus dijaga oleh Srikandi Squad Nusantara dalam setiap langkahnya. Kegiatan takziah ini diakhiri dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.(Wely-jateng)

JATENG – Bidik-Kasusnews.com | Pati, Jawa Tengah – Keprihatinan mendalam atas dugaan kerusakan lingkungan dan infrastruktur di Kecamatan Sukolilo, Pati, akhirnya mendorong masyarakat untuk mencari keadilan. Pada Senin (5/5/2025) pukul 09.00 WIB hingga selesai, Aliansi Sukolilo Bangkit, yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat yang peduli, mendatangi Mapolresta Pati. Kedatangan mereka bertujuan untuk menyampaikan secara langsung keluh kesah dan menuntut tindakan tegas dari aparat kepolisian terkait dampak buruk aktivitas pertambangan galian C yang telah berlangsung lama di wilayah mereka. Audiensi yang berlangsung di ruang posko operasi Mapolresta Pati menjadi wadah bagi warga untuk mencurahkan penderitaan yang mereka alami akibat aktivitas pertambangan yang diduga tidak bertanggung jawab. Mereka memaparkan berbagai dampak negatif yang semakin memperburuk kualitas hidup di Sukolilo. Bencana banjir yang kian sering melanda, ancaman tanah longsor yang membayangi keselamatan warga, serta polusi udara yang mengganggu kesehatan pernapasan sehari-hari menjadi beberapa poin utama yang disampaikan dengan nada keprihatinan yang mendalam. Selain masalah lingkungan, warga juga menyoroti kondisi jalan di wilayah mereka yang semakin memprihatinkan. Mereka menduga bahwa kerusakan jalan ini diperparah oleh lalu lalang truk-truk pengangkut material tambang yang seringkali membawa muatan melebihi batas tonase yang ditentukan. Akibatnya, jalan menjadi berdebu, berlubang, dan sulit dilalui, mengganggu aktivitas sehari-hari dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Keluhan mengenai truk-truk yang kelebihan muatan ini menjadi salah satu poin penting yang disampaikan Aliansi Sukolilo Bangkit kepada pihak kepolisian. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Pati, AKP Heri Dwi Utomo, yang mewakili Kapolresta Pati, menerima langsung aspirasi dari Aliansi Sukolilo Bangkit. Beliau mendengarkan dengan seksama setiap keluhan dan informasi yang disampaikan oleh perwakilan warga, termasuk kekhawatiran mengenai dampak lingkungan, jalan berdebu, dan dugaan truk-truk yang kelebihan tonase menjadi penyebab utama kerusakan jalan. Menanggapi keluhan masyarakat Sukolilo, AKP Heri Dwi Utomo menyampaikan komitmen Polresta Pati untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Beliau menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan penyelidikan mendalam terkait aktivitas pertambangan yang dimaksud, termasuk dugaan pelanggaran terkait lingkungan dan transportasi. “Kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Apabila ditemukan adanya indikasi tindak pidana, termasuk pelanggaran terkait aktivitas pertambangan dan angkutan yang melebihi tonase, kami akan tindak lanjuti dan kami dalami,” ujar AKP Heri Dwi Utomo dengan nada tegas. Aksi audiensi yang dilakukan oleh Aliansi Sukolilo Bangkit ini berlangsung dengan tertib dan damai. Masyarakat Sukolilo menaruh harapan besar agar suara mereka didengar dan pihak kepolisian segera mengambil langkah nyata untuk menghentikan dampak negatif dari aktivitas pertambangan, termasuk menertibkan truk-truk yang diduga kelebihan muatan dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga Kecamatan Sukolilo. (Kasnadi) Sumber:Humas Resta pati

JATENG – Bidik-Kasusnews.com | Pati, Jawa Tengah – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati menggelar kegiatan “Police Goes to School” di SMPN 8 Pati pada Senin (5/5/2025) pagi. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.00 WIB hingga selesai ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang tertib berlalu lintas, cara aman menuju sekolah, serta sosialisasi terkait larangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya. Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polresta Pati, Iptu Gunawan, beserta Kasubnit Kamsel dan anggota. Mereka memberikan sosialisasi kepada para siswa-siswi SMPN 8 Pati mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas sejak dini. Materi yang disampaikan meliputi tata cara berlalu lintas yang baik dan benar, serta tips aman berkendara ke sekolah. Salah satu fokus utama dalam sosialisasi ini adalah mengenai larangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 45 Tahun 2020 tentang Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik. Petugas memberikan pemahaman kepada para siswa yang belum cukup umur untuk tidak mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Kapolresta Pati, AKBP Jaka Wahyudi, melalui Kasat Lantas Polresta Pati, AKP Riki Fahmi Mubarok, menjelaskan lebih lanjut mengenai pentingnya kegiatan ini. “Kami ingin menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar sejak usia dini. Selain itu, kami juga memberikan pemahaman mengenai regulasi terkait penggunaan sepeda listrik agar tidak terjadi pelanggaran maupun kecelakaan di jalan raya,” ujar AKP Riki Fahmi Mubarok. Lebih lanjut, AKP Riki Fahmi Mubarok menambahkan bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Pihaknya berharap melalui kegiatan “Police Goes to School” ini, angka pelanggaran dan fatalitas korban kecelakaan di tingkat pelajar dapat diminimalisir. “Keselamatan adalah kebutuhan kita bersama,” pungkasnya. Seluruh rangkaian kegiatan “Police Goes to School” di SMPN 8 Pati berjalan dengan aman, lancar, dan tertib. Diharapkan, sosialisasi ini dapat memberikan dampak positif bagi para siswa dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.(Kasnadi) Sumber:Humas Resta pati

JATENG:Bidik-kasusnews.com Kabupaten Jepara | Di balik kesibukannya sebagai anggota Polres Jepara, Bripda Agus Ainun Najib memiliki peran lain yang tak kalah mulia. Ia rela meluangkan waktunya menjadi relawan pengajar Fiqih di Pondok Pesantren Balekambang, Desa Gemiring Lor, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara. Di temui di Ponpes, Bripda Agus Ainun Najib menjelaskan bahwa Setiap hari Kamis, Bripda Najib mengajar selama dua jam pelajaran, dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Materi yang dia sampaikan mencakup pelajaran Fiqih, ilmu yang membahas hukum-hukum Islam dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari ibadah, muamalah, hingga halal dan haram. “Menjadi pengajar bukan berarti saya meninggalkan tugas sebagai polisi. Ini adalah bentuk kepedulian saya terhadap generasi muda agar mereka memiliki pemahaman keagamaan yang kuat dan mencintai Tanah Air,” ujar Bripda Najib , Minggu (4/5/2025). Bripda Najib sendiri bukan sosok asing di dunia pesantren. Ia merupakan alumni Pondok Pesantren Balekambang dan pernah meraih Juara 3 Lomba Ilmu Agama tingkat nasional. Pengalamannya itu menjadi bekal penting dalam menyampaikan materi kepada para santri. Menurutnya, semangat nasionalisme dan religiusitas harus berjalan seiring. Karena itu, selain mengajarkan Fiqih, ia juga menyisipkan nilai-nilai kebangsaan dalam setiap sesi pembelajaran. “Saya melihat pentingnya membentuk karakter generasi muda yang tak hanya cerdas secara agama, tapi juga cinta Tanah Air dan bijak dalam bermedia sosial,” tambahnya. Dedikasi Bripda Najib mendapat apresiasi dari Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso, menurutnya, langkah tersebut selaras dengan semangat Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya generasi muda. “Upaya ini sangat baik dalam memperkuat karakter pelajar di era digital. Polisi juga bertugas sebagai pembina masyarakat, termasuk dalam hal pendidikan,” ujarnya. Kapolres Jepara juga menyebut bahwa para siswa yang diajar Bripda Najib kini lebih memahami ilmu agama dengan baik. Ini menjadi indikator keberhasilan dari pendekatan yang humanis dan tulus yang dilakukan Bripda Najib. “Meski tanpa bayaran, kontribusi Bripda Najib sangat bernilai, Kami berharap ini bisa menjadi inspirasi bagi anggota lainnya untuk terus mengedepankan pelayanan yang humanis dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” pungkas Kapolres.(Wely-jateng) Sumber:humas polda jateng