JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 17 Juni 2025 — Tidak ada ruang untuk kompromi dalam urusan keamanan. Itulah pesan tegas yang disampaikan Rutan Jepara saat petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U) melakukan penggeledahan mendadak terhadap seluruh pegawai yang akan memulai tugas pagi ini. Dalam suasana yang penuh kesadaran namun tetap bersahabat, satu per satu pegawai diperiksa secara menyeluruh—mulai dari barang bawaan hingga pemeriksaan badan. Tanpa kecuali, baik staf senior maupun junior, semua diperlakukan dengan standar pengamanan yang sama. Ini bukan bentuk ketidakpercayaan, melainkan wujud komitmen untuk menegakkan disiplin secara menyeluruh. Menurut Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, pemeriksaan ini merupakan bagian dari strategi penguatan keamanan internal dan langkah pencegahan dini atas potensi masuknya barang terlarang ke dalam lingkungan rutan. > “Kami ingin membangun budaya sadar keamanan. Pegawai bukan hanya pelaksana tugas, tapi juga garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan aman,” ujarnya. Lebih dari sekadar tindakan pengamanan, kegiatan ini juga berfungsi sebagai pengingat bagi seluruh pegawai bahwa tanggung jawab keamanan adalah milik bersama. Di tengah dinamika lingkungan pemasyarakatan yang kompleks, sinergi dan kewaspadaan menjadi kunci utama. Kegiatan ini disambut positif oleh jajaran internal. Beberapa pegawai bahkan menyatakan bahwa pemeriksaan seperti ini justru memberikan rasa percaya diri karena menunjukkan bahwa tidak ada yang kebal terhadap aturan. Langkah berani ini mencerminkan semangat pembaruan di tubuh Rutan Jepara. Tidak hanya menjaga warga binaan, tetapi juga memastikan bahwa semua unsur di dalamnya—termasuk petugas—berada di jalur yang sama: jalur integritas dan profesionalisme. Dengan pengamanan yang diperketat dan sistem yang transparan, Rutan Jepara terus membuktikan bahwa pelayanan pemasyarakatan tidak hanya soal pengawasan, tapi juga soal keteladanan.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 16 Juni 2025 — Wujud nyata kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Ormas Squad Nusantara melalui aksi sosial yang menggandeng unsur TNI-Polri. Dalam kegiatan yang berlangsung di Yayasan Tresno Ing Siwi, Desa Kelet RT 11 RW 02, Dukuh Karanganyar Utara, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Srikandi Squad Nusantara turut memberikan dukungan berupa makan siang spesial bagi anak-anak dan para relawan yang terlibat. Menu yang disajikan bukan sembarangan, melainkan Pindang Serani, kuliner khas Jepara yang sarat cita rasa dan gizi. Hidangan ini menjadi bentuk cinta dan perhatian dari para Srikandi kepada anak-anak binaan yayasan serta mereka yang terlibat dalam giat sosial. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi dan semangat gotong-royong antar unsur masyarakat , termasuk Ormas Squad Nusantara, serta anggota TNI dan dari wilayah Koramil Keling dan Donorojo. Kehadiran mereka menambah semangat serta menjadi penyemangat bagi anak-anak di yayasan. Ketua DPC Srikandi Squad Nusantara, Ibu Riana Shofa, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen Srikandi Squad Nusantara untuk terus hadir dan berkontribusi dalam kegiatan sosial di berbagai wilayah, khususnya di Kabupaten Jepara. “Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan juga memiliki peran besar dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Hari ini, kami hadir membawa makanan khas daerah, sebagai bentuk kepedulian dan cinta kami kepada anak-anak dan seluruh peserta kegiatan,” ujar Ibu Riana. Dengan semangat kebersamaan, kegiatan sosial ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus menumbuhkan nilai-nilai empati, solidaritas, dan cinta terhadap sesama.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 16 Juni 2025 – Pemerintah Kabupaten Jepara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional melalui pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini merupakan bentuk konkret dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, dengan fokus pada peningkatan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu hamil. Rapat pembentukan Pokja dilaksanakan di Ruang Rapat Sosrokartono, dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Jepara, Ary Bachtiar, mewakili Bupati Jepara H. Witiarso Utomo (Mas Wiwit). Dalam rapat tersebut, Pemkab Jepara menyampaikan bahwa lima titik lokasi telah disiapkan untuk menjadi dapur produksi MBG, yakni: Desa Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa Desa Semat, Kecamatan Tahunan Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo Desa Pulodarat, Kecamatan Pecangaan Kelima lokasi tersebut akan dikelola oleh pihak swasta dan menjadi sentra produksi makanan bergizi yang akan disalurkan ke penerima manfaat di wilayah masing-masing. “Kami telah menyiapkan infrastruktur dan lahan. Pelaksanaan teknis akan terus dikoordinasikan dengan Badan Gizi Nasional (BGN) agar program ini berjalan optimal,” jelas Ary Bachtiar. Program MBG sebelumnya telah berjalan di beberapa kecamatan, seperti Jepara, Tahunan, Kalinyamatan, dan Mayong. Ke depan, Pemkab Jepara berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar cakupan program ini semakin meluas. Sementara itu, Komandan Kodim 0719/Jepara, Letkol Arm. Khoirul Cahyadi, menegaskan bahwa MBG merupakan program nasional yang sangat penting untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. “Program ini menargetkan 17,7 juta penerima manfaat, yang terdiri dari 15,5 juta anak sekolah dan 2,4 juta ibu hamil serta ibu menyusui. Tujuannya adalah menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045,” ungkap Letkol Khoirul. Ia juga menambahkan bahwa dalam pelaksanaan MBG, akan dijalin kemitraan dengan pelaku UMKM lokal untuk mendukung perekonomian daerah, serta pelibatan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia pelaksana program. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, BGN, serta berbagai pihak terkait lainnya, Kabupaten Jepara siap menjadi contoh keberhasilan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis secara menyeluruh dan berkelanjutan.(Wely-jateng) Sumber: Diskominfo jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara –16-juni-2025 Ormas Squad Nusantara Jepara kembali menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan menyerahkan bantuan donasi kepada keluarga almarhum Abdul Hadi, salah satu anggota aktif dari PAC Squad Nusantara Keling. Penyerahan bantuan dilakukan di rumah duka yang beralamat di RT 1 RW 2, Desa Kunir, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Donasi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bidang Sosial Squad Nusantara, Bapak Wahyudi, bersama Ketua DPC Srikandi Squad Nusantara, Ibu Riana Shofa. Kegiatan ini turut disaksikan oleh Kepala Desa Kunir, Bapak Cepto, yang menyampaikan apresiasi atas peran aktif Squad Nusantara dalam membantu sesama. “Ini merupakan bentuk solidaritas yang luar biasa. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga dan menjadi amal baik bagi kita semua,” ujar ibu Riana Abdul Hadi semasa hidup dikenal sebagai anggota yang aktif dan berdedikasi di lingkungan Squad Nusantara PAC Keling. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan seperjuangan dalam organisasi. Ketua DPC Srikandi, Ibu Riana Shofa, mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen Squad Nusantara untuk selalu hadir dalam berbagai situasi, baik suka maupun duka. “Kami adalah keluarga besar. Ketika ada saudara kita yang tertimpa musibah, sudah menjadi kewajiban kita untuk saling menguatkan. Ini bukan sekadar organisasi, tapi ikatan persaudaraan,” tegasnya. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Ormas Squad Nusantara tidak hanya fokus pada kegiatan internal organisasi, namun juga aktif dalam aksi sosial kemasyarakatan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu keluarga almarhum dalam menghadapi masa-masa sulit pascakepergian orang tercinta. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Squad Nusantara terus berkomitmen untuk menebar manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah Jepara dan sekitarnya. Semoga amal ibadah almarhum Abdul Hadi diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan serta kekuatan.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 16 Juni 2025 — Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan oleh Ormas Squad Nusantara melalui kegiatan sosial yang melibatkan unsur TNI-Polri. Bertempat di Yayasan Tresno Ing Siwi, yang berlokasi di Desa Kelet RT 11 RW 02, Dukuh Karanganyar Utara, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, kegiatan ini berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Dalam aksi sosial ini, para relawan dari Ormas Squad Nusantara bersama anggota TNI dari Koramil Keling dan Donorojo serta jajaran Polsek Keling turun langsung membantu proses pembersihan lingkungan yayasan. Mereka juga melakukan perbaikan ringan seperti memperbaiki atap yang jebol dan mengecat ulang tembok-tembok yang sudah kusam, agar tempat tersebut menjadi lebih layak dan nyaman bagi penghuninya. Kegiatan ini dihadiri oleh Danramil Keling, Lettu Cek Yunius Bibisono, dan Danramil Donorojo, Lettu Sumartono. Dari pihak kepolisian turut hadir Kapolsek Keling, Bapak Yayan, yang memberikan apresiasi terhadap kolaborasi sosial ini. Tidak ketinggalan, Ketua PAC Squad Nusantara hadir langsung bersama 20 anggotanya, yang menunjukkan semangat luar biasa dalam setiap proses kerja bakti. Keikutsertaan mereka menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat. “Ini adalah bentuk nyata sinergitas kami dengan TNI-Polri. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, menyasar tempat-tempat yang memang membutuhkan perhatian dan bantuan,” ujar wawan salah satu perwakilan Squad Nusantara Yayasan Tresno Ing Siwi sendiri merupakan lembaga sosial yang menampung dan merawat orang-orang yang membutuhkan perhatian khusus. Dengan adanya kegiatan ini, pihak yayasan merasa terbantu dan mengapresiasi kepedulian dari semua pihak yang terlibat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara masyarakat sipil, TNI, dan Polri dapat menciptakan dampak positif dan mempererat rasa persaudaraan demi membangun lingkungan yang lebih baik.(Wely-jateng)

Bidik-kasusnews.com Jakarta, 16 Juni 2025 – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersiap menghadapi gelombang perubahan besar di jajaran elitnya. Tahun ini, sebanyak 14 Perwira Tinggi (Pati) berpangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) dijadwalkan memasuki masa pensiun. Fenomena ini secara otomatis memicu gerakan mutasi besar-besaran di tubuh Polri. Komjen Pol merupakan pangkat tertinggi ketiga di Polri, dengan tanda tiga bintang di pundak. Para pejabat dengan pangkat ini menduduki posisi strategis, baik di institusi kepolisian maupun di lembaga negara lain seperti BNPT, KPK, hingga Badan Intelijen Negara (BIN). Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI dan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003, batas usia pensiun anggota Polri ditetapkan maksimal 58 tahun. Dengan demikian, para perwira lulusan Akpol angkatan 1988–1990 yang lahir pada tahun 1967 otomatis pensiun tahun ini. Berikut daftar 14 Komjen Pol yang pensiun tahun 2025: 1. Komjen Pol Ahmad Dofiri – Wakapolri 2. Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana – Kalemdiklat 3. Komjen Pol Imam Widodo – Dankorbrimob 4. Komjen Pol Akhmad Wiyagus – Astamaops 5. Komjen Pol Eddy Hartono – Kepala BNPT 6. Komjen Pol Imam Sugianto – Waka BIN 7. Komjen Pol Setyo Budiyanto – Ketua KPK 8. Komjen Pol I Ketut Suardana – Irjen KemenP2MI 9. Komjen Pol Putu Jayan Danu Putra – Irjen Kemendag 10. Komjen Pol Tornagogo Sihombing – Irut Setjen DPR 11. Komjen Pol Reynhard Saut P. Silitonga – Irjen Kemenkum 12. Komjen Pol Pudji Prasetijanto Hadi – Sekjen KemenATR/BPN 13. Komjen Pol Lotharia Latif – Irjen KKP 14. Komjen Pol Djoko Poerwanto – Irjen Kemenhut Mutasi dan Regenerasi Polri Tak Terhindarkan Dengan pensiunnya hampir setengah dari total 29 jenderal bintang tiga aktif saat ini, posisi-posisi strategis seperti Wakapolri, Kepala BNPT, Ketua KPK, hingga jabatan intelijen dan pengawasan internal kementerian akan mengalami pergantian. Langkah ini diyakini menjadi momen penting untuk regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri, sekaligus memperkuat reformasi kelembagaan serta peningkatan profesionalisme dan integritas dalam menghadapi tantangan keamanan nasional yang semakin kompleks. Beberapa nama Komjen Pol yang belum memasuki masa pensiun tahun ini di antaranya adalah Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo, Kabareskrim Komjen Wahyu Widada, dan Kabaintelkam Komjen Syahar Diantono, yang disebut-sebut sebagai figur potensial untuk mengisi kekosongan jabatan penting ke depan. Mutasi besar ini bukan sekadar pergeseran posisi, tapi juga akan menentukan arah kebijakan dan stabilitas Polri dalam menghadapi tahun-tahun mendatang.(Wely) Sumber:Buserjatim.com

JATENG:Bidik-kasusnews.com Keling, 15 Juni 2025 – Bentuk kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Srikandi Squad Nusantara. Pada hari Minggu, 15 Juni 2025, para anggota Srikandi melaksanakan kegiatan bezuk ke rumah salah satu anggota aktif Squad Nusantara PAC Keling, Bapak Lukman. Kunjungan ini ditujukan untuk menjenguk putri beliau, ananda Arsila Aprilia Hakim, yang tengah mengalami gangguan kesehatan. Kegiatan yang berlangsung di kediaman keluarga Bapak Lukman di RT 01 RW 01 Desa Bumiharjo, Kecamatan Keling, ini dihadiri oleh beberapa perwakilan Srikandi dengan penuh rasa empati dan semangat kekeluargaan. Dalam kunjungan tersebut, Srikandi menyampaikan doa dan dukungan moril kepada keluarga agar tetap tabah dan kuat dalam mendampingi proses penyembuhan ananda Arsila. Selain itu, Srikandi juga memberikan santunan sebagai bentuk tali asih dan perhatian, sebagai wujud nyata bahwa Squad Nusantara tidak hanya hadir dalam kegiatan formal, namun juga dalam kehidupan sehari-hari anggotanya. “Kami ingin hadir di tengah-tengah keluarga besar Squad Nusantara, bukan hanya saat senang, tapi juga saat anggota kami sedang diuji. Semoga Arsila segera pulih dan sehat kembali,” ungkap salah satu anggota Srikandi saat menyerahkan santunan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sosial dan kebersamaan yang terus dijaga oleh Squad Nusantara, khususnya oleh Srikandi sebagai sayap perempuan organisasi yang aktif dalam kegiatan kemasyarakatan dan kepedulian antaranggota. Dengan semangat “Seduluran Saklawase,” Srikandi berharap kebersamaan seperti ini dapat terus terjalin dan menginspirasi untuk saling mendukung satu sama lain dalam setiap keadaan.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, Minggu 15 Juni 2025 – Semangat solidaritas dan kekeluargaan ditunjukkan oleh keluarga besar PAC Squad Nusantara Bangsri dalam kegiatan sosial yang berlangsung hari ini. Pengurus dan anggota PAC Bangsri mengadakan kunjungan ke rumah salah satu anggotanya, Mas Dayu, yang baru saja mengalami kecelakaan. Kunjungan dilakukan di kediaman Mas Dayu yang berada di Desa Bondo, RT 02 RW 03. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PAC Bangsri, Mas Gayor, didampingi oleh Bidang Sosial PAC Bangsri, Mbak Endang, serta beberapa anggota lainnya. Kedatangan mereka disambut hangat oleh keluarga Mas Dayu. “Kami datang bukan hanya untuk menjenguk, tetapi juga membawa semangat dan doa untuk kesembuhan saudara kami Mas Dayu. Ini bentuk kepedulian kami sebagai satu keluarga besar di PAC Bangsri,” ujar Mas Gayor. Mbak Endang menambahkan, kegiatan menjenguk anggota yang sedang sakit atau tertimpa musibah merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang rutin dilakukan oleh PAC Bangsri. “Kami ingin setiap anggota merasa diperhatikan, karena di sinilah letak kekuatan kita: dalam rasa kebersamaan,” ungkapnya. Dalam kunjungan tersebut, selain memberikan dukungan moral, rombongan juga menyerahkan sedikit bantuan sebagai bentuk empati dan perhatian. Suasana kekeluargaan sangat terasa, penuh kehangatan dan haru. Melalui kegiatan ini, PAC Bangsri kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan peduli terhadap anggotanya, baik dalam suka maupun duka. Solidaritas dan kekompakan menjadi pondasi utama yang terus dijaga oleh seluruh elemen dalam organisasi. (Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 15 Juni 2025 – Sayap perempuan Squad Nusantara yang dikenal dengan nama Srikandi menggelar rapat internal dalam rangka mempererat hubungan persaudaraan serta meningkatkan transparansi dalam pengelolaan organisasi. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (15/6/2025) di Resto WLB Bangsri, Jepara. Rapat yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan ini turut dihadiri oleh Kabid Sosial DPC Squad Nusantara, Bapak Wahyudi, yang memberikan arahan sekaligus dukungan terhadap kegiatan positif para Srikandi. Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Ketua Srikandi Ibu Riana, Wakil Ketua Ibu Anni, serta Bendahara Ibu Dian. Para pengurus membahas sejumlah agenda penting, termasuk laporan pemasukan dan pengeluaran dana kegiatan Srikandi selama beberapa bulan terakhir. Laporan keuangan disampaikan secara terbuka guna menumbuhkan kepercayaan dan rasa tanggung jawab antaranggota. Selain itu, pengurus juga menyampaikan struktur kepengurusan terbaru Komando Sayap B (KSB) Srikandi yang telah dibentuk guna memperkuat koordinasi dan efektivitas gerakan sosial di lapangan. “Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami untuk tetap solid, transparan, dan terus bergerak bersama dalam kebaikan. Seduluran antar-Srikandi harus terus dijaga, karena dari sinilah kekuatan kami lahir,” ujar Ibu Riana kepada Bidik-kasusnews Minggu 15/6/2025 Rapat internal ini tidak hanya memperkuat ikatan antaranggota, namun juga menjadi wujud nyata keseriusan Srikandi Squad Nusantara dalam menjaga nilai-nilai solidaritas, keterbukaan, dan tanggung jawab sosial di tengah masyarakat. Kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah dan makan bersama, menambah kehangatan serta semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas Srikandi Squad Nusantara.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 15 Juni 2025 — Malam minggu yang semula tenang di wilayah Kecamatan Pecangaan, Jepara, mendadak gempar. Tiga pasang muda-mudi yang tengah larut dalam pesta minuman keras di sebuah kamar kos tak menyangka kedamaian semu mereka akan berakhir dengan gebrakan pintu dari Tim Patroli Presisi Siraju Polres Jepara.   Berbekal laporan masyarakat yang merasa geram dengan aktivitas tak senonoh di beberapa kos-kosan, polisi pun langsung bergerak. Laporan itu masuk melalui layanan Call Center Polri 110 dan WhatsApp Siraju Polres Jepara. Hasilnya? Tiga pasangan bukan suami-istri kepergok sedang asyik berpesta minuman keras di dalam kamar kos. “Begitu kami lakukan penggeledahan, kami temukan mereka dalam kondisi mengkonsumsi miras. Lokasi juga digunakan tidak sesuai peruntukannya,” ungkap Kompol Sutono, Kabag Ops Polres Jepara yang memimpin langsung razia pada Sabtu malam (14/6/2025). Barang bukti berupa botol miras disita, sementara para pasangan langsung diamankan untuk didata dan diberikan pembinaan. Mereka yang terbukti melanggar aturan kos langsung mendapat peringatan keras dari aparat. AKP Dwi Prayitna, Kasihumas Polres Jepara, menegaskan bahwa penggerebekan ini adalah bentuk respon atas keresahan warga. “Kami sangat serius menangani aduan masyarakat. Kos-kosan bukan tempat untuk hal-hal yang meresahkan, apalagi digunakan untuk pesta miras atau perbuatan asusila,” tegasnya. Tidak hanya menindak muda-mudi yang terlibat, petugas juga memberikan teguran kepada pemilik kos agar tidak membiarkan properti mereka disalahgunakan. Polres Jepara menyatakan bahwa razia seperti ini akan terus digencarkan. “Kami ingin memastikan kos-kosan di Jepara tidak berubah fungsi jadi tempat maksiat. Ini juga jadi peringatan bagi yang lain agar tak coba-coba menyalahgunakan tempat tinggal,” imbuh AKP Dwi. Pihak kepolisian pun menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang berani melapor. Layanan pengaduan melalui WhatsApp Siraju dan Call Center Polri 110 terbukti cepat dan efektif dalam menindak laporan. “Sekecil apa pun informasi dari warga akan kami tindaklanjuti. Keamanan lingkungan butuh kerja sama semua pihak,” tutup AKP Dwi. Dengan kejadian ini, masyarakat diimbau untuk terus aktif melaporkan aktivitas mencurigakan demi terciptanya lingkungan yang aman dan tertib. Jepara tidak boleh menjadi tempat subur bagi perilaku menyimpang—dan malam itu, polisi membuktikan bahwa mereka siap bertindak cepat kapan pun dibutuhkan.(Wely-jateng) Sumber:humas polres jepara