SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi mengambil langkah strategis dengan menunda pembangunan jembatan di wilayah Cibeureum dan mengalihkan anggaran sebesar Rp12,6 miliar ke sektor infrastruktur dasar. Kebijakan ini dinilai sebagai upaya mempercepat perbaikan kebutuhan mendesak masyarakat, terutama pada jalan lingkungan, sistem drainase, dan penanganan sampah yang selama ini menjadi keluhan warga. Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Inggu Sudeni, menilai keputusan tersebut sebagai langkah realistis dalam menyesuaikan prioritas pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan yang efektif bukan ditentukan oleh besarnya proyek, melainkan sejauh mana manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. “Ketika anggaran difokuskan ke kebutuhan dasar, dampaknya akan lebih cepat terlihat. Ini menyangkut kualitas hidup warga sehari-hari,” ujarnya, Kamis (16/4/2026). Ia menegaskan, kondisi jalan lingkungan yang rusak, drainase tersumbat, hingga persoalan sampah menjadi isu yang tidak bisa ditunda penanganannya. Karena itu, pengalihan anggaran dinilai sebagai bentuk respons terhadap persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat di tingkat bawah. Di sisi lain, Inggu menyebut proyek jembatan di Cibeureum tetap memiliki nilai penting untuk pengembangan kawasan. Namun, menurutnya, pelaksanaan proyek tersebut perlu menunggu kesiapan yang lebih matang, terutama setelah kebutuhan dasar terpenuhi. “Pembangunan harus bertahap. Dahulukan yang paling dibutuhkan masyarakat, baru kemudian masuk ke proyek yang sifatnya pengembangan,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan agar anggaran yang dialihkan benar-benar terealisasi sesuai rencana dan tepat sasaran. DPRD, kata dia, akan terus mengawal kebijakan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Dengan langkah ini, arah pembangunan di Kota Sukabumi diharapkan semakin terukur, tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik berskala besar, tetapi juga menyentuh kebutuhan nyata warga di lingkungan tempat tinggal mereka. (Usep)

MAJALENGKA-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kapolda Jawa Barat, Rudi Setiawan, melaksanakan kunjungan kerja ke jajaran Polres Majalengka yang digelar di kawasan wisata Situ Cipanten, Rabu (15/4/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Majalengka Rita Suwadi bersama Pejabat Utama (PJU) serta personel Polres Majalengka, sekaligus menjadi ajang memperkuat kebersamaan di lingkungan kepolisian. Dalam arahannya, Kapolda menegaskan pentingnya menjaga soliditas, profesionalisme, dan integritas sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas. Ia menilai, kekompakan internal menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, kegiatan yang dikemas dalam suasana santai di alam terbuka ini bukan sekadar kunjungan kerja formal, melainkan juga sarana membangun komunikasi yang lebih erat antarjajaran. “Kebersamaan seperti ini penting untuk memperkuat sinergi dan membangun semangat kerja yang solid dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolda. Ia juga memberikan apresiasi atas kinerja Polres Majalengka yang dinilai mampu menjaga kondusivitas wilayah. Seluruh personel pun didorong untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara Polda Jawa Barat dan Polres Majalengka semakin kokoh, sehingga mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Majalengka. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Semangat yang ditunjukkan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam memperjuangkan program strategis daerah patut diacungi jempol. Hal ini ditunjukkan saat menghadiri Musrenbang RKPD 2027 tingkat Provinsi Jawa Barat di Gedung Pakuan, Rabu (15/4/2026). Datang bersama Kepala Bappeda, Hasan Asari, Ayep membawa “amunisi” usulan prioritas yang difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan publik di Kota Sukabumi. Bagi Ayep, Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, tetapi arena strategis untuk memastikan suara daerah benar-benar masuk dalam kebijakan provinsi. “Kami datang dengan agenda jelas, memastikan program prioritas Sukabumi tidak hanya didengar, tapi juga diakomodasi,” tegasnya. Ia menilai, sinkronisasi pusat–provinsi–daerah harus bergerak cepat dan konkret, agar pembangunan tidak jalan di tempat. Di forum yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, memberi sinyal keras soal disiplin anggaran. Ia meminta kepala daerah tidak sekadar hemat, tetapi cerdas dalam membelanjakan anggaran. “Efisiensi jangan jadi alasan turunnya pelayanan. Anggaran harus tepat guna, tepat sasaran, dan transparan,” ujarnya. Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendorong arah pembangunan yang lebih berkarakter—tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan dengan alam dan budaya lokal. “Jabar harus maju tanpa kehilangan jati diri,” singkatnya. Forum ini ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama pembangunan lintas daerah se-Jawa Barat, sebagai sinyal kuat penguatan kolaborasi. Menanggapi hal itu, Ayep Zaki optimistis peluang realisasi program Sukabumi semakin terbuka lebar. “Ini bukan sekadar wacana. Kita kawal sampai realisasi, supaya dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” tandasnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Kepala Desa Cibenda, Adi Rizwan yang akrab disapa Kades “Hurung”, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan melestarikan Sungai Ciletuh sebagai aset penting bagi kehidupan warga. Ajakan tersebut disampaikan di Kantor Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Rabu (15/4/2026). Dia mengingatkan bahwa pembangunan Sungai Ciletuh pada tahun 1980 memiliki tujuan besar untuk kepentingan masyarakat, mulai dari pengairan, pengendalian banjir, hingga menunjang aktivitas ekonomi warga. “Sungai Ciletuh ini dibangun untuk pengairan, mencegah banjir, dan mendukung kehidupan masyarakat. Ini warisan yang harus kita jaga bersama,” ujarnya. Menurutnya, Sungai Ciletuh memiliki peran vital, tidak hanya sebagai sumber irigasi pertanian dan perikanan, tetapi juga menjadi bagian penting dari kawasan wisata Geopark Ciletuh yang terus berkembang. Namun demikian, kondisi sungai saat ini menghadapi berbagai tantangan, seperti pendangkalan, pencemaran sampah, serta alih fungsi lahan di sekitar bantaran sungai. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari warga, pemerintah, hingga komunitas, untuk bersama-sama menjaga kelestarian sungai. “Jangan buang sampah ke sungai, lakukan kegiatan bersih-bersih secara rutin, dan tanam pohon di bantaran. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” tegasnya. Pemerintah Desa Cibenda, lanjut Hurung, akan menggandeng berbagai pihak seperti kelompok tani, karang taruna, serta pegiat lingkungan untuk menjalankan program pelestarian Sungai Ciletuh secara berkelanjutan, termasuk melalui edukasi ke sekolah-sekolah. Ia juga mengingatkan dampak nyata kerusakan lingkungan yang sudah dirasakan masyarakat. Saat musim hujan, banjir dan longsor kerap terjadi hingga merendam lahan pertanian dan membawa lumpur yang menyebabkan gagal panen. Sebaliknya, saat kemarau, kekeringan melanda dan mengakibatkan kerugian serta terputusnya akses warga. “Segera hentikan aktivitas yang merusak alam, khususnya di bantaran Sungai Ciletuh. Jangan sampai kerusakan ini terus berulang dan merugikan hajat hidup orang banyak,” pungkasnya. (Dicky)

KUNINGAN-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya memperkuat kualitas pembinaan sekaligus memastikan transparansi dalam sistem pemasyarakatan terus dilakukan. Hal itu tercermin dalam kegiatan Pengawasan dan Pengamatan (WASMAT) yang dilaksanakan Hakim Pengawas dan Pengamat (Kimwasmat) Pengadilan Negeri Kuningan di Lapas Kelas IIA Kuningan, Rabu (15/04/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB tersebut melibatkan unsur hakim pengawas, jajaran struktural lapas, petugas, hingga warga binaan. Agenda ini menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan putusan pengadilan berjalan sesuai ketentuan serta menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas. Dalam pelaksanaannya, tim Kimwasmat melakukan wawancara langsung terhadap sejumlah warga binaan guna menggali kondisi riil pasca putusan pengadilan. Selain itu, dilakukan pula pengamatan terhadap pelaksanaan program pembinaan, baik yang bersifat kepribadian maupun kemandirian. Peninjauan juga menyasar berbagai fasilitas penunjang di dalam lapas, mulai dari blok hunian, layanan wartel, hingga dapur sehat. Aktivitas pembinaan kemandirian seperti pembuatan peci peupeujeuh dan produksi roti turut menjadi perhatian, sebagai indikator produktivitas warga binaan dalam menjalani masa pembinaan. Hasil pengawasan menunjukkan bahwa secara umum kondisi lapas berjalan baik. Warga binaan yang diwawancarai bersikap kooperatif, sementara program pembinaan dinilai aktif dan optimal. Sarana dan prasarana pendukung pun berfungsi dengan baik, mencerminkan adanya pengelolaan yang transparan dan akuntabel. Kegiatan WASMAT ini diharapkan dapat menjadi sarana evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan. Selain memastikan standar pembinaan terpenuhi, kegiatan ini juga mendorong penguatan program serta peningkatan fasilitas ke depan. Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan. “Kami menekankan pentingnya menghadirkan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya tertib, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi warga binaan dalam proses reintegrasi sosial,” ujarnya. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Media online Infokowasi.com merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 dengan mengusung tema “7 Tahun Terus Melangkah Memberi Informasi dan Komunikasi”, yang digelar di Taman Rekreasi Sendang Asri, Desa Babakan Jaya, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Rabu (15/4/2026). Perayaan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Sebelum acara puncak, kegiatan diisi dengan berbagai hiburan seperti lomba karaoke dan joget yang melibatkan peserta dari kalangan wartawan dan masyarakat sekitar. Momentum puncak ditandai dengan doa bersama serta pemotongan tumpeng yang dipimpin oleh Pimpinan Umum Infokowasi.com, H. Budi Widaya. Acara ini turut dihadiri jajaran manajemen, di antaranya Pimpinan Redaksi/CEO Yudi Suyudi, Pemimpin Perusahaan Ade Tri Laksana, serta tamu undangan dari berbagai media dan masyarakat. Dalam sambutannya, Pimpinan Redaksi/CEO Infokowasi.com, Yudi Suyudi, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan tujuh tahun media yang ia pimpin. Ia menegaskan bahwa keberlangsungan Infokowasi.com tidak lepas dari komitmen terhadap kejujuran dan penyajian informasi yang akurat serta berimbang. “Perjalanan tujuh tahun ini bukan hal mudah. Kami memulai dari keterbatasan, namun tetap berpegang pada semangat menyuarakan kebenaran. Alhamdulillah, kini Infokowasi.com mendapat kepercayaan dari berbagai elemen masyarakat,” ujarnya. Yudi menambahkan, Infokowasi.com akan terus hadir sebagai media yang tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga menjadi ruang bagi aspirasi masyarakat serta menjaga nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan. Sementara itu, Pimpinan Umum H. Budi Widaya menegaskan bahwa Infokowasi.com terus melakukan pembenahan secara kelembagaan, termasuk dalam aspek perizinan dan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah. “Sebagai media online, kami berkomitmen memenuhi seluruh kewajiban yang telah ditetapkan pemerintah, sekaligus terus meningkatkan kualitas dan jangkauan informasi,” katanya. Di akhir acara, panitia membagikan hadiah kepada para pemenang lomba serta menggelar kuis interaktif. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, menandai perayaan yang berlangsung sukses dan penuh keakraban. (Dicky)

CIREBON-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon berhasil mengungkap kasus penipuan dengan modus penyamaran sebagai perwira menengah TNI. Seorang pria berinisial DGR (43), warga Bulakamba, Brebes, diamankan setelah terbukti menipu korban dengan janji bisa meloloskan menjadi anggota satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Pelaku menjalankan aksinya dengan mengaku sebagai Letkol TNI sekaligus Guru Militer (Gumil) di wilayah Cilendek, Bogor, serta mengklaim sebagai bagian dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI. Dengan identitas palsu tersebut, pelaku meyakinkan korban berinisial AFM untuk menyerahkan sejumlah uang sebagai syarat kelulusan masuk Kopassus. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, menjelaskan bahwa pelaku memanfaatkan ambisi korban yang ingin mengabdi di satuan elite TNI AD. Melalui pendekatan persuasif, pelaku menjanjikan jalur khusus dengan imbalan uang puluhan juta rupiah. “Pelaku memainkan psikologis korban dengan janji bisa memuluskan jalan menuju Kopassus. Padahal seluruhnya fiktif dan merupakan penipuan,” ujarnya, Rabu (15/4/2026). Kasus ini bermula pada awal 2026 saat korban dikenalkan kepada pelaku melalui perantara. Dalam pertemuan tersebut, pelaku tampil meyakinkan layaknya perwira aktif dan meminta uang sebesar Rp66 juta. Korban kemudian mentransfer uang secara bertahap sebanyak empat kali dengan total Rp40 juta melalui mesin EDC dan ATM di wilayah Losari, Cirebon. Kecurigaan muncul setelah korban menemukan kejanggalan dalam proses yang dijanjikan. Setelah berkoordinasi dengan pihak Kodim Brebes dan kepolisian, petugas akhirnya berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian loreng TNI, telepon genggam berisi riwayat komunikasi dan transaksi, serta identitas diri berupa KTP dan SIM. Saat ini, pelaku ditahan di Mapolresta Cirebon dan dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap oknum yang menawarkan jalur instan untuk masuk institusi militer atau kepolisian dengan imbalan uang, karena hal tersebut dipastikan tidak benar dan melanggar hukum. (Asep Rusliman)

CIREBON-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Peristiwa kebakaran hebat mengguncang warga Desa Galagamba, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, pada Selasa pagi (14/04/2026). Dalam hitungan menit, kobaran api melahap habis sebuah rumah milik warga bernama Sarkun, mengubah suasana tenang menjadi kepanikan. Kejadian bermula sekitar pukul 07.45 WIB saat seorang saksi mata, Didi, melihat asap hitam pekat mengepul dari bagian atap rumah korban. Ia yang berada tak jauh dari lokasi langsung berupaya mendekat, namun api sudah terlanjur membesar dan menguasai area dapur. Warga sekitar pun sempat berusaha melakukan pemadaman secara mandiri dengan peralatan seadanya, sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Situasi sempat menegangkan karena api terus membesar dan berpotensi merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Mendapat laporan, jajaran kepolisian dari Polsek Ciwaringin bersama petugas pemadam kebakaran bergerak cepat menuju lokasi. Dua unit mobil damkar diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api yang semakin ganas. Proses pemadaman berlangsung dramatis. Petugas harus berjibaku dengan panas dan kepulan asap tebal selama hampir dua jam. Berkat upaya maksimal di lapangan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 09.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materi yang dialami korban ditaksir mencapai Rp 200 juta. Seluruh bangunan rumah beserta isinya tidak dapat diselamatkan. Kapolresta Cirebon, Imara Utama, memastikan bahwa pihaknya langsung melakukan langkah penanganan lanjutan pascakejadian. Area lokasi telah dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Ia menyampaikan, tim kepolisian telah diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti kebakaran. “Kami fokus memastikan sumber api serta menjamin keamanan lingkungan sekitar agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” ujarnya. Kini, puing-puing bangunan di RT 12/06 Desa Galagamba menjadi pengingat betapa cepat dan dahsyatnya kebakaran dapat melanda. Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi korsleting listrik maupun sumber api lainnya di lingkungan rumah. (Asep Rusliman)

CIREBON-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok, BUMDes Berkah Maju Bersama Desa Dawuan menggelar kegiatan bazar sembako murah tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Gerakan Pangan Murah yang menyasar langsung masyarakat. Bazar berlangsung di halaman Kantor Kuwu Desa Dawuan, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon, Rabu (15/4/2026). Kegiatan itu mendapat antusiasme tinggi dari warga setempat yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli bahan pokok dengan harga terjangkau. Dalam pelaksanaannya, BUMDes Berkah Maju Bersama menggandeng Badan Pangan Nasional serta didukung berbagai instansi dari Pemerintah Kabupaten Cirebon, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perikanan. Selain itu, kegiatan ini turut melibatkan sejumlah mitra dan pelaku usaha, seperti produsen pangan, distributor, hingga pelaku UMKM lokal di wilayah Kecamatan Tengahtani. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih stabil. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Cirebon, Sudiharjo, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertepatan dengan momentum Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke-544. Program Gerakan Pangan Murah, kata dia, merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat. “Ini bagian dari upaya kami untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang wajar, terutama di tengah fluktuasi harga pasar,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Desa Dawuan, H. Amir, berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sembako dengan harga lebih ringan. “Semoga kegiatan ini bisa membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ungkapnya. Ketua BUMDes Berkah Maju Bersama Dawuan, Ir. H. Bastoni, menambahkan bahwa bazar sembako murah ini merupakan kegiatan ketiga yang diselenggarakan sepanjang tahun 2026. Pihaknya juga terus melibatkan UMKM lokal sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. “Selain membantu warga, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk berkembang dan memperluas pasar,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Guna memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polres Majalengka secara konsisten menggelar latihan Pengendalian Massa (Dalmas). Kegiatan yang berlangsung dengan penuh disiplin ini diikuti sejumlah personel dengan materi komprehensif, mulai dari formasi dasar Dalmas, teknik pengendalian massa, hingga simulasi penanganan situasi kontinjensi di lapangan. Latihan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga profesionalitas serta kesiapan operasional anggota. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi melalui Kapolsek Ligung AKP Adam Rohmat Hidayat menegaskan bahwa latihan rutin ini merupakan bentuk pembinaan kemampuan personel agar selalu sigap dalam menghadapi berbagai dinamika situasi. “Latihan Dalmas ini penting untuk menjaga kesiapan sekaligus kekompakan anggota. Dengan begitu, setiap pelaksanaan tugas pengamanan, khususnya terkait pengendalian massa, dapat berjalan profesional, humanis, dan sesuai prosedur,” ujarnya, Selasa (14/4/2026). Selain itu, latihan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan teknis serta kecepatan respons anggota dalam mengantisipasi potensi kerawanan di tengah masyarakat. Melalui kegiatan berkelanjutan ini, Polres Majalengka menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara optimal. (Asep Rusliman)