SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi (Rakor Monev) pasca Bimbingan Teknis (Bimtek) Linmas sekaligus pembinaan Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Linmas Wilayah VI digelar di Aula Kantor Desa Cimanggu, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (7/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Kecamatan Cimanggu Asep Mustofa, Kepala Bidang Bina Personel dan Masyarakat (Kabid Binsonil dan Binmas) Kabupaten Sukabumi Dr. Dikdik Supriadi, para Kasi Trantib kecamatan, jajaran Satgas Linmas, serta operator kecamatan se-Wilayah VI. Kabid Binsonil dan Binmas Kabupaten Sukabumi Dr. Dikdik Supriadi mengatakan, rakor ini merupakan bagian dari evaluasi pasca pelaksanaan Bimtek Linmas sekaligus memperkuat pembinaan agar kapasitas, kedisiplinan, dan profesionalisme anggota Linmas terus meningkat. “Linmas adalah garda terdepan di desa dan kecamatan. Mereka harus siap menjaga ketentraman, ketertiban umum, serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan. Satgas Linmas yang semakin solid akan memastikan peran pengamanan, ketertiban, dan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan di masyarakat berjalan lebih optimal,” ujarnya. Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Cimanggu Asep Mustofa mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan dan evaluasi secara berkala menjadi langkah penting untuk memperkuat koordinasi serta menjaga sinergi antaranggota Linmas di wilayah binaan. Melalui Rakor Monev ini, diharapkan seluruh jajaran Linmas mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas perlindungan masyarakat, sehingga tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif di setiap wilayah. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan sumber daya alam yang menjadi penopang perekonomian masyarakat. Keindahan Pantai Cicaladi atau Karang Bolong serta melimpahnya hasil laut menjadi kekuatan utama yang terus dikembangkan pemerintah desa. Pantai Cicaladi menawarkan panorama tebing karang yang berpadu dengan ombak Samudera Hindia. Keindahan alam tersebut menjadikan kawasan ini sebagai salah satu tujuan wisata yang banyak dikunjungi, terutama bagi wisatawan yang menyukai wisata alam dan aktivitas memancing. Selain menyuguhkan panorama alam, pantai ini juga dikenal sebagai lokasi pencarian lobster, udang, dan berbagai jenis ikan laut. Potensi tersebut didukung keberadaan gazebo dan warung milik warga yang memberikan kenyamanan bagi para pengunjung sekaligus menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat. Di luar sektor pariwisata, Desa Sukatani juga memiliki lahan pertanian dan perkebunan yang cukup luas dan subur. Kondisi tersebut menjadikan sektor pertanian tetap menjadi mata pencaharian utama sebagian warga, berdampingan dengan aktivitas perikanan tangkap di kawasan pesisir. Penjabat Sementara Desa Sukatani, H. Rimbayana, didampingi Sekretaris Desa Hasan, mengatakan potensi wisata dan sumber daya alam yang dimiliki desa merupakan aset berharga yang harus dikelola secara optimal. “Dengan potensi sebesar ini perlu ada desain pengelolaan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata dia, Senin (6/7/2026). Sementara itu, seorang warga, Ajat (27), mengaku hasil laut masih menjadi tumpuan utama dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Menurutnya, aktivitas mencari ikan, lobster, dan hasil laut lainnya telah menjadi pekerjaan sehari-hari yang memberikan penghasilan bagi masyarakat pesisir. Pemerintah Desa Sukatani pun terus berupaya mengembangkan potensi wisata dan kelautan dengan melibatkan masyarakat, sehingga mampu menciptakan lapangan usaha baru sekaligus menjaga kelestarian lingkungan sebagai modal pembangunan desa di masa mendatang. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – emerintah Kota Sukabumi dan Partai Amanat Nasional (PAN) dinilai memiliki semangat yang sama dalam mengutamakan kepentingan masyarakat. Hal itu mengemuka dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PAN Kota Sukabumi yang mengusung tema “Bantu Rakyat” di Gedung Juang 45, Minggu (5/7/2026). Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana yang hadir mewakili Wali Kota Sukabumi menyampaikan, tema tersebut selaras dengan arah pembangunan yang sedang dijalankan Pemerintah Kota Sukabumi. Menurut Bobby, berbagai program pemerintah saat ini difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mulai dari penanganan pengangguran melalui penempatan tenaga kerja ke luar negeri, penguatan UMKM, hingga Program Beasiswa Bercahaya bagi warga yang ingin melanjutkan pendidikan. “Semangat ‘Bantu Rakyat’ yang diusung PAN sejalan dengan program Pemerintah Kota Sukabumi. Seluruh kebijakan yang kami jalankan bermuara pada kepentingan masyarakat,” ujarnya. Ia juga mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus DPD PAN Kota Sukabumi yang baru dilantik. Bobby berharap kepengurusan baru mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus memperkuat kontribusi bagi pembangunan daerah. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Bobby menegaskan pemerintah tetap berupaya menghadirkan berbagai program yang bermanfaat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti sektor perbankan, dunia usaha, hingga lembaga filantropi. Menurutnya, pembangunan tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi juga membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai elemen masyarakat. “Pemerintah akan terus membuka ruang kolaborasi dengan semua pihak yang memiliki tujuan yang sama, yakni membantu masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” katanya. Bobby menambahkan, hubungan antara pemerintah daerah dan partai politik selama ini berjalan harmonis. Sinergi antara eksekutif dan legislatif dinilai menjadi modal penting dalam menyusun berbagai kebijakan dan pembahasan peraturan daerah yang berpihak kepada masyarakat. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi menggelar Gebyar Tahun Baru Hijriyah 1448 H sebagai upaya memperkuat syiar Islam sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di halaman dan Aula Desa Pasirpanjang, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan diisi dengan berbagai agenda keagamaan, sosial, dan perlombaan Islami. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penyerahan piala bergilir, sambutan dari Kepala Desa Pasirpanjang Mamat Slamet yang akrab disapa Kades Onyod, unsur Forkopimcam Ciracap, serta Kepala KUA Kecamatan Ciracap. Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan santunan kepada puluhan anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama. Dalam sambutannya, Kades Onyod menyampaikan apresiasi kepada Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) beserta seluruh masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat Tahun Baru Hijriyah harus menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan sekaligus memperkuat persatuan warga. Gebyar Hijriyah turut dimeriahkan dengan beragam perlombaan Islami yang diikuti peserta dari lima kedusunan di Desa Pasirpanjang, di antaranya lomba mewarnai, adzan, Pildacil, praktik wudhu, salat berjamaah, murotal, Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ), dan Lomba Cerdas Cermat (LCC). Pada sesi siang, kegiatan berlanjut dengan lomba kaligrafi, dulag, penampilan kosidah tingkat TK dan remaja, serta hadroh sebelum ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang. Puncak kegiatan digelar pada malam hari melalui Tabligh Akbar yang menghadirkan Kiai M. Encep Zaenal Mutaqin dari Leuwi Cagak, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade. Dalam tausiyahnya, ia mengajak masyarakat menjadikan makna hijrah sebagai perubahan menuju kehidupan yang lebih baik melalui peningkatan iman, akhlak, dan kepedulian terhadap sesama. Ketua Panitia PHBI, M. Kosim, bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar berkat dukungan pemerintah desa dan partisipasi masyarakat. “Alhamdulillah acara ini berjalan lancar dan tertib. Ini tidak terlepas dari kekompakan seluruh pihak, terutama dukungan serta semangat yang diberikan oleh Kepala Desa Pasirpanjang dan seluruh warga. Semoga peringatan ini menjadi pengingat bersama untuk terus berhijrah dan memperbaiki diri menjadi lebih baik,” ujarnya. Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Pasirpanjang, unsur Forkopimcam Ciracap, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Karang Taruna, perangkat RT/RW, serta masyarakat dari lima kedusunan yang bersama-sama memeriahkan Gebyar Tahun Baru Hijriyah 1448 H. Versi ini lebih selaras dengan judul karena sejak paragraf pembuka menonjolkan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya memperkuat syiar Islam, bukan sekadar perayaan Tahun Baru Hijriyah. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUS.COM – Pengembangan sektor ekonomi kreatif di Kota Sukabumi dinilai tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab satu perangkat daerah. Diperlukan kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) agar berbagai program pembinaan dan pemberdayaan pelaku usaha kreatif dapat berjalan secara optimal. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Sukabumi, Gundar Kolyubi, usai mengikuti kunjungan kerja ke Yogyakarta selama empat hari, Sabtu (4/7/2026). Menurutnya, setiap dinas memiliki peran strategis sesuai dengan tugas dan kewenangannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. “Kolaborasi antar-SKPD ini sejalan dengan visi dan misi pemerintah untuk memajukan ekonomi kreatif di Kota Sukabumi. Dengan bersinergi, para pelaku usaha akan lebih mudah mendapatkan dukungan sesuai kebutuhannya,” ujar Gundar. Ia menilai, keterlibatan pemerintah secara aktif akan menjadi pendorong bagi berkembangnya sektor ekonomi kreatif. Melalui program yang saling terintegrasi, berbagai potensi yang dimiliki masyarakat dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi yang produktif dan berdaya saing. Selain membangun sinergi antarinstansi, Gundar menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, pelaku ekonomi kreatif harus memiliki kompetensi yang memadai agar mampu menghasilkan produk dan karya yang mampu bersaing di pasar. “Tidak mungkin ekonomi kreatif berkembang pesat tanpa didukung SDM yang siap dan berkualitas,” tegasnya. Gundar juga menyoroti pentingnya penyediaan sarana dan prasarana sebagai penunjang aktivitas para pelaku ekonomi kreatif. Ia berharap pemerintah daerah dapat menghadirkan fasilitas yang mampu mendukung proses produksi, promosi, hingga pemasaran hasil karya masyarakat. “Dengan dukungan SDM yang berkualitas, kolaborasi antarperangkat daerah, serta tersedianya sarana dan prasarana yang memadai, ekonomi kreatif di Kota Sukabumi diyakini akan tumbuh lebih kuat dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan perekonomian daerah,” pungkasnya. Jika diinginkan, saya juga bisa membuat versi yang lebih bergaya berita koran (straight news) atau lebih tajam dengan angle hasil kunjungan kerja DPRD ke Yogyakarta. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya memperkuat konektivitas di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi terus dilakukan melalui pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Kampung Selaeurih, Desa Nangela, Kecamatan Tegalbuleud. Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi akses vital bagi masyarakat di tiga desa, yakni Nangela, Bangbayang, dan Sirnamekar. Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Komandan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf Agung Ariwibowo, S.Hub.Int., pada Jumat (3/7/2026). Kegiatan itu sekaligus menjadi awal dimulainya pengerjaan jembatan yang selama ini dinantikan warga karena akan memangkas hambatan mobilitas antardesa. Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf Agung Ariwibowo mengatakan pembangunan jembatan merupakan bagian dari program pemerintah yang bertujuan membuka keterisolasian wilayah pedesaan. Program tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia agar pembangunan infrastruktur mampu menjangkau daerah-daerah yang masih memiliki keterbatasan akses. Menurutnya, keberadaan jembatan tidak hanya memudahkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, tetapi juga mempercepat distribusi hasil pertanian, memperlancar akses pendidikan, serta mempermudah masyarakat memperoleh layanan kesehatan. Ia berharap seluruh elemen masyarakat ikut berperan aktif dalam proses pembangunan sehingga pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi warga. Kepala Desa Nangela, Sudin, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, infrastruktur itu menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini harus menghadapi keterbatasan akses untuk menjalankan aktivitas ekonomi maupun sosial. Ia menilai perhatian pemerintah melalui pembangunan jembatan gantung menjadi bukti komitmen dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah terpencil. Karena itu, pihaknya mengajak seluruh warga menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong agar pembangunan berjalan lancar. Jembatan gantung perintis ini dirancang memiliki panjang sekitar 100 meter dengan lebar 1,2 meter, melintasi sungai selebar 26 meter, serta mampu menahan beban hingga satu ton. Keberadaannya diproyeksikan melayani sekitar 560 jiwa atau 191 kepala keluarga yang selama ini bergantung pada akses penyeberangan tersebut. Pengerjaan fisik dilakukan secara kolaboratif oleh personel Subdenzibang 022/III Sukabumi bersama Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi dengan melibatkan partisipasi masyarakat setempat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian pembangunan sehingga jembatan dapat segera dimanfaatkan oleh warga. Turut hadir dalam kegiatan itu Danramil 2212/Tegalbuleud Kapten Arm Herawan, S.IP., Danramil 2202/Palabuhanratu Kapten Chk Agus Hermansyah, Kasi PMD Kecamatan Tegalbuleud Suhenda, unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga yang menyaksikan dimulainya pembangunan jembatan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Sukabumi harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program yang mendorong tumbuhnya budaya hidup sehat dan aktif. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan Pengurus KORMI Kabupaten Sukabumi periode 2026–2030 di GOR Pemuda Cisaat, Kamis (2/7/2026). Menurut Bupati, KORMI merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem olahraga masyarakat. Perannya tidak hanya mengembangkan olahraga rekreasi, tetapi juga menjaga kelestarian olahraga tradisional serta mendorong berkembangnya olahraga petualangan yang semakin diminati masyarakat. “KORMI memiliki peran penting dalam membudayakan olahraga di tengah masyarakat. Karena itu, seluruh pihak perlu bersinergi untuk mendukung setiap program yang dijalankan,” ujarnya. Bupati juga meminta kepengurusan yang baru segera menyusun program kerja yang terukur, inovatif, dan mampu menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Selain itu, penyelenggaraan festival olahraga masyarakat perlu terus diperbanyak agar partisipasi warga semakin meningkat. “KORMI harus menjadi organisasi yang aktif, produktif, serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi,” tegasnya. Ketua KORMI Jawa Barat, Denda Alamsyah, mengapresiasi semangat dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sukabumi terhadap pengembangan olahraga masyarakat. Ia optimistis KORMI Kabupaten Sukabumi mampu menjadi salah satu yang terbaik di Jawa Barat. “Dengan semangat yang saya lihat hari ini, saya yakin KORMI Kabupaten Sukabumi dapat melampaui daerah-daerah lainnya di Jawa Barat,” katanya. Sementara itu, Ketua KORMI Kabupaten Sukabumi periode 2026–2030, Santi Sulastri, menyatakan komitmennya untuk menjadikan KORMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan masyarakat agar gemar berolahraga. Ia menilai olahraga kini telah menjadi bagian dari gaya hidup, khususnya di kalangan generasi muda. Fenomena tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan untuk semakin memasyarakatkan olahraga di seluruh lapisan masyarakat. “Anak muda sekarang menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup. Tempat olahraga semakin ramai, begitu juga berbagai event olahraga. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan olahraga rekreasi agar semakin masif dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. Jika diinginkan, saya juga bisa membuat versi yang lebih bergaya jurnalistik media online dengan lead yang lebih kuat dan judul yang lebih menarik. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Sukabumi menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Polres Sukabumi. Ucapan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi Polri selama delapan dekade dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali bersama Wakil Ketua I Yudha Sukmagara, Wakil Ketua II H. Usep, Wakil Ketua III Ramzi Akbar Yusuf, serta seluruh anggota DPRD berharap momentum Hari Bhayangkara yang mengusung tema “80 Tahun Polri Mengabdi untuk Masyarakat” semakin memperkuat komitmen Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Menurutnya, perjalanan panjang Polri selama 80 tahun mencerminkan konsistensi institusi kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan yang menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. “Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Polri, khususnya Polres Sukabumi. Semoga Polri senantiasa menjadi institusi yang profesional, humanis, serta semakin dicintai masyarakat melalui pelayanan yang cepat, responsif, dan berkeadilan,” ujarnya, Rabu (1/7/2026). Ia juga mengapresiasi sinergi yang selama ini terjalin antara DPRD Kabupaten Sukabumi dan jajaran kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mendukung berbagai program pembangunan. Menurutnya, kolaborasi yang baik antara unsur legislatif dan aparat penegak hukum menjadi modal penting dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang aman, tertib, dan kondusif. Budi berharap memasuki usia ke-80, Polri terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mendoakan agar seluruh personel Polri senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian Polri sekaligus mempererat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban demi kemajuan Kabupaten Sukabumi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kecamatan Jampangkulon menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2026 di Aula Kantor Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Rabu (1/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Jampangkulon, Dading, sebagai upaya mengoptimalkan penerimaan PBB-P2 di wilayahnya. Rakor dihadiri Koordinator Wilayah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi, jajaran Kecamatan Jampangkulon, para kepala dusun, serta kolektor PBB dari seluruh desa di Kecamatan Jampangkulon. Kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi dalam mendukung target penerimaan pajak daerah. Dalam pemaparannya, perwakilan Bapenda Kabupaten Sukabumi menjelaskan sejumlah strategi intensifikasi dan ekstensifikasi PBB-P2, mulai dari pembaruan dan validasi data objek pajak, optimalisasi proses penagihan, hingga pendataan potensi wajib pajak baru. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pemungutan PBB-P2 sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Camat Jampangkulon, Dading, menegaskan bahwa keberhasilan pencapaian target PBB-P2 memerlukan komitmen bersama dari seluruh unsur, baik pemerintah kecamatan, pemerintah desa, maupun para kolektor pajak di lapangan. Menurutnya, PBB-P2 merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan koordinasi, memastikan data perpajakan tetap akurat, serta memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat agar kesadaran dalam memenuhi kewajiban membayar pajak semakin meningkat. Rapat koordinasi berlangsung interaktif melalui sesi diskusi yang membahas berbagai kendala di lapangan sekaligus merumuskan langkah-langkah tindak lanjut. Hasil rakor tersebut akan menjadi pedoman pelaksanaan intensifikasi dan ekstensifikasi PBB-P2 secara bertahap di seluruh desa di wilayah Kecamatan Jampangkulon guna mendukung tercapainya target penerimaan pajak daerah tahun 2026. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kapolsek Surade Polres Sukabumi, Iptu Ade Hendra, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan doa, ucapan selamat, serta dukungan pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada Rabu (1/7/2026). Menurutnya, perhatian yang diberikan berbagai elemen masyarakat menjadi bentuk kepercayaan sekaligus motivasi bagi jajaran Polri, khususnya Polsek Surade, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, instansi pemerintah, maupun seluruh pihak yang telah memberikan ucapan selamat dan doa pada Hari Bhayangkara ke-80. Dukungan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan pengabdian terbaik,” ujar Iptu Ade Hendra. Ia mengatakan, peringatan Hari Bhayangkara tahun ini mengusung tema “80 Tahun Mengabdi untuk Masyarakat” dengan semangat “Salam Presisi”. Tema tersebut menjadi komitmen bagi seluruh anggota Polri untuk terus bekerja secara profesional, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat. Kapolsek menegaskan, sinergi antara Polri dan seluruh komponen masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Surade agar tetap aman dan kondusif. “Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis dapat terus menjalankan tugas menjaga keamanan, memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semoga kebersamaan yang telah terjalin selama ini semakin kuat demi terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan harmonis,” pungkasnya. (Dicky)