SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Sukabumi menegaskan pentingnya literasi digital serta perlindungan keamanan data dan informasi di era digital. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi literasi digital dan keamanan data bagi pelajar dan masyarakat umum yang digelar di MAN 2 Palabuhanratu, Rabu 28 Januari 2026. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga data pribadi, memahami etika bermedia sosial, serta melindungi diri dari berbagai ancaman dan dampak negatif di ruang siber. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Kabupaten Sukabumi Ujang Zulkifli, Ketua Tim Keamanan Informasi Ujang Mulyadi, serta narasumber dari Polres Sukabumi. Dia menegaskan bahwa keamanan data pribadi tidak hanya berkaitan dengan privasi, tetapi juga menyangkut keselamatan individu. Selain itu, ia mendorong masyarakat untuk menjunjung tinggi etika dalam berkomunikasi di ruang digital dengan tetap menjaga sopan santun di media sosial. Ia juga mengingatkan pentingnya sikap kritis dalam menyaring informasi agar tidak mudah terpengaruh dan ikut menyebarkan berita bohong atau hoaks. Menurutnya, kegiatan sosialisasi ini sangat strategis dan bermanfaat, khususnya bagi generasi muda, agar mampu menjadi pengguna digital yang cerdas serta dapat memanfaatkan teknologi secara positif dan bertanggung jawab. Sosialisasi literasi digital dan keamanan data tersebut berlangsung interaktif dan mendapat respons antusias dari para peserta. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polres Sukabumi menggelar Shalat Ghaib dan doa bersama untuk dua anggota Polri yang gugur dalam tugas, Ipda Anumerta Hendra Kurniawan dan Aiptu Anumerta M. Jerry Sonconery, serta mendoakan para korban bencana alam di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan berlangsung di Masjid Adh-Durachman Polres Sukabumi, Rabu (28/01/2026). Shalat Ghaib dipimpin Ust Damiri dan diikuti Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.H., jajaran pejabat utama, perwira, bintara, ASN Polri, serta jamaah masjid. Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk empati dan penghormatan atas pengabdian anggota Polri yang gugur dalam tugas, sekaligus doa bagi masyarakat yang terdampak bencana. “Kami mendoakan dua anggota Polri terbaik yang gugur agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya. Selain itu, doa juga dipanjatkan bagi para korban bencana alam di Cisarua agar diberi kekuatan, keselamatan, serta percepatan pemulihan. Sementara itu, Ustadz Damiri dalam tausiah menyampaikan bahwa gugurnya anggota Polri dalam tugas merupakan pengorbanan mulia yang patut diteladani. “Pengabdian mereka adalah contoh keikhlasan dan tanggung jawab. Mari kita perbanyak doa dan meningkatkan keimanan, serta mendoakan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah agar diberi kesabaran dan pertolongan,” tuturnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kondisi bangunan SDN Cikeresek di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, semakin memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Sekolah yang berdiri sejak 2005 tersebut mengalami kerusakan pada sejumlah ruang kelas hingga mengganggu proses belajar mengajar. Dari lima ruang kelas yang ada dengan total 84 siswa, tiga di antaranya dilaporkan rusak cukup parah. Saat musim hujan, beberapa ruang kelas tidak dapat digunakan akibat atap bocor dan kondisi bangunan yang tidak aman. Kepala SDN Cikeresek, Mumin, S.Pd.I, mengatakan sebagian ruang kelas terpaksa ditopang dengan tiang bambu untuk mencegah ambruk. “Kondisi bangunan sudah tidak layak. Beberapa ruang belajar ditopang bambu karena rawan roboh. Kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah,” ujarnya, Selasa (27/1/2026). Selain kerusakan struktur, atap ruang kelas juga sudah bergelombang dan rawan runtuh. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar sering dipindahkan ke ruang lain yang dinilai lebih aman. SDN Cikeresek juga belum memiliki fasilitas penunjang yang memadai. Hingga kini, sekolah tersebut tidak memiliki ruang perpustakaan, UKS, maupun ruang administrasi khusus. Kegiatan administrasi sementara dilakukan di ruang seadanya dengan kondisi terbatas. “Kami sudah melaporkan kondisi ini ke dinas terkait, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” kata Mumin. Pihak sekolah dan masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan peninjauan langsung serta merealisasikan perbaikan gedung sekolah. Perbaikan dinilai mendesak demi keselamatan dan kenyamanan siswa serta guru dalam menjalankan kegiatan pendidikan. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki melantik dan mengambil sumpah jabatan 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Selasa (27/1/2026). Pelantikan berlangsung di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi. Pelantikan tersebut mencakup pejabat administrator, pengawas, fungsional, hingga kepala puskesmas, dengan dominasi penempatan pada sektor kesehatan sebagai upaya penguatan pelayanan dasar masyarakat. Dalam arahannya, Ayep Zaki menegaskan mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari kewenangan kepala daerah untuk meningkatkan kinerja organisasi. Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik langsung bekerja cepat dan fokus pada program prioritas. Kepada Direktur RSUD Al-Mulk yang baru, Wali Kota memberi mandat agar segera melakukan perluasan rumah sakit guna meningkatkan status dari Tipe D menjadi Tipe C, serta mendorong inovasi berbasis teknologi digital dan ketepatan akreditasi. Sementara itu, 10 kepala puskesmas diingatkan untuk menjadi ujung tombak penanganan isu strategis nasional, khususnya penurunan angka stunting serta peningkatan kesehatan ibu dan anak, dengan lebih aktif turun langsung ke masyarakat. Menutup sambutannya, Ayep Zaki mengajak seluruh pejabat menjaga soliditas dan kekompakan demi kemajuan Kota Sukabumi. Pelantikan turut dihadiri Wakil Wali Kota Bobby Maulana, pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, serta jajaran kepala perangkat daerah. Berikut 39 daftar nama pejabat yang dilantik: 1. Ira Dewi Yuliani, S.ST., M.A.P. – Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah Ahli Pertama Inspektorat Daerah 2. Yudha Priasuharyo, S.H., S.P. – Analis Hukum Ahli Pertama Sekretariat Daerah 3. Agus Awaludin, S.H. – Analis Hukum Ahli Pertama Sekretariat Daerah 4. Anggi Trilaksana, S.STP., M.I.P. – Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah Ahli Pertama Inspektorat Daerah 5. Muhammad Prayoga, A.Md. – Auditor Terampil Inspektorat Daerah 6. Teti Herawati, S.IP., M.Si. – Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD 7. Agus Achmad, S.Kom. – Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub 8. dr. Munifah Budi Isnaeni, M.MRS. – Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Sejahtera DP2KBP3A 9. Dr. Deni Purnama, S.Kep., MKM. – Direktur UOBK RSUD Al-Mulk 10. Fitrie Aryani Rahayu, S.H. – Kepala Bidang Pendidikan dan Penelitian UOBK RSUD R. Syamsudin, S.H. 11. dr. Wiwie Edhie Yuliaviani – Dokter Ahli Muda UOBK RSUD R. Syamsudin, S.H. 12. R. Dinar Nuraeni Kuraesin, SP., M.Si. – Kepala Bidang Perindustrian Diskumindag 13. Krishna Dwipayana, S.T., M.A.P. – Kepala Bidang Perpustakaan dan Pembudayaan Gemar Membaca Dispusipda 14. Cecep Rapih, S.P., M.Si. – Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Bakesbangpol 15. Ilma Farhania, S.Kep.Ners., M.Kep. – Kepala Seksi Pendidikan UOBK RSUD R. Syamsudin, S.H. 16. Indrayana, S.IP., M.Si. – Kepala UPTD Pasar Diskumindag 17. Eulis Nur’izati, S.Tr.Kes. – Kasubbag Tata Usaha UPTD Puskesmas Cikundul 18. Irawan Sutisna, S.Kep. – Kasubbag Tata Usaha UPTD Puskesmas Baros 19. Sendi Sugandi, S.Kep., Ners., M.MRS. – Kasubbag Tata Usaha UPTD Puskesmas Sukakarya 20. Eneng Erlin, S.Kep., Ners. – Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Sriwidari 21. Lukman Hidayat, S.Kp. – Kasubbag Tata Usaha UPTD Penunjang Kesehatan Dinkes 22. Yulian, S.E. – Kasubbag Tata Usaha UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah Dinkes 23. Fuzi Fauziah, S.Kep., Ners. – Kasubbag Tata Usaha UPTD Puskesmas Nanggeleng 24. drg. Siska Permatasari – Kepala Puskesmas Cikundul 25. Euis Nurhayati, S.ST., Bd., M.Kes. – Kepala Puskesmas Cibeureum Hilir 26. Dede Ruswandi, S.Kep., Ners., M.M. – Kepala Puskesmas Karang Tengah 27. drg. Riska Rachmawati – Kepala Puskesmas Benteng 28. dr. Zah Maulidianti, M.A.P. – Kepala Puskesmas Selabatu 29. dr. H. Hendra Gunawan Hilman – Kepala Puskesmas Baros 30. dr. Syarifa Nur – Kepala Puskesmas Nanggeleng 31. dr. Maya Aprilia, M.K.M. – Kepala Puskesmas Sukabumi 32. dr. Rizki Febrina Ramdhania – Kepala Puskesmas Sukakarya 33. dr. Mohamad Eki Lukita – Kepala Puskesmas Limusnunggal 34. Hidayat, S.E. – Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD Pasar Diskumindag 35. Nenden Aisyah, S.Kep., M.A.P. – Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Kecamatan Gunung Puyuh 36. Firman Firdaus, S.Kep.Ners. – Sekretaris Kelurahan Gunung Puyuh 37. Dadang Irawan, S.E. – Sekretaris Kelurahan Tipar Kecamatan Citamiang 38. Maswan, S.IP. – Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole 39. Iyus Yustiandi, S.Si. – Kasubbag Tata Usaha UPTD Puskesmas Sukabumi.  (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki mendesain pola kerja berbasis target dan terukur bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Kebijakan itu diterapkan untuk memastikan setiap program pemerintah memiliki multi efek player langsung terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Sebanyak 35 OPD didesak untuk menyusun rencana kerja tahunan yang dievaluasi secara berkala setiap pertengahan bulan. Seluruh aktivitas OPD diselaraskan dengan 26 indikator kinerja yang menjadi tolok ukur keberhasilan program Pemerintah Kota Sukabumi. Pengukuran kinerja dilakukan melalui penerapan key performance index (KPI). Fokus utama evaluasi diarahkan pada efektivitas program dan kontribusinya terhadap PAD. “Target PAD kita tingkatkan dari Rp535 miliar menjadi Rp650 miliar,” ujar Ayep Zaki, Senin (26/1/2026). Untuk mewujudkan target tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi membentuk tim optimalisasi pajak yang melibatkan 12 OPD. Tim ini bertugas memperkuat pengawasan, pendataan, dan peningkatan kepatuhan pajak daerah. Koordinasi dilakukan oleh sekretaris dinas di masing-masing OPD, serta diperkuat dengan tim monitoring dan evaluasi yang melakukan penilaian kinerja setiap tiga bulan. Pemkot Sukabumi juga menekankan transparansi pajak. Wajib pajak akan mendapatkan akses informasi terkait perkembangan setoran pajak mereka secara berkala. “Progres sudah berjalan dan hasil awalnya akan terlihat pada triwulan pertama,” katanya. Selain fokus pada peningkatan PAD, Pemkot Sukabumi juga menyiapkan agenda promosi daerah ke tingkat internasional. Sekitar 20 duta besar negara sahabat direncanakan berkunjung ke Kota Sukabumi untuk melihat langsung potensi daerah. “Kita ingin Sukabumi semakin dikenal dan diminati wisatawan mancanegara,” tutupnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi H Asep Japar meresmikan Kantor Kecamatan Ciemas yang telah direhabilitasi, Senin (26/1/2026). Dalam peresmian yang digelar di halaman kantor kecamatan tersebut, Bupati menegaskan pentingnya optimalisasi layanan publik yang ramah, cepat, dan transparan. Asjap panggilan akrab Bupati mengatakan, rehabilitasi kantor kecamatan merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi. “Palayanan itu bersentuhan langsung dengan masyarakat. Maka kecamatan itu garda terdepan pelayanan pemerintahan,” ujarnya. Kemegahan gedung harus sejalan dengan semangat kerja yang produktif serta pelayanan yang ramah, cepat, dan transparan, tambahnya. Bupati juga menyoroti posisi strategis Kecamatan Ciemas, baik dalam mendukung ketahanan pangan nasional maupun pengembangan kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu. “Penguatan infrastruktur perkantoran dinilai penting agar pelayanan publik semakin efektif dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tandasnya. Tak ketinggalan dia juga mengapresiasi peran anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Daerah Pemilihan VI yang konsisten mendorong pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik di wilayah selatan Sukabumi. Asjap berpesan kepada Camat dan seluruh jajaran agar menjadikan kantor kecamatan sebagai pusat inovasi pelayanan publik, sejalan dengan visi Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah. Ia juga meminta agar gedung baru dipelihara dengan baik untuk menunjang pelayanan jangka panjang serta memperkuat sinergi antara kecamatan, desa, dan masyarakat. Sementara itu, Camat Ciemas Usep Supelita menyampaikan bahwa rehabilitasi kantor mencakup perbaikan gedung utama, penambahan aula, sekretariat PKK, mushala, serta penataan halaman. Ia mengaku bangga dan berterima kasih atas perhatian pemerintah daerah terhadap Kecamatan Ciemas. Selain peresmian gedung, Pemerintah Kecamatan Ciemas menghadirkan berbagai layanan bagi masyarakat, seperti pelayanan kesehatan, keluarga berencana, donor darah, dan administrasi kependudukan. Dalam kesempatan tersebut bupati juga menyerahkan satu unit traktor roda empat dan satu unit drone sprayer pertanian kepada kelompok tani Kecamatan Ciemas. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi H Ujang Abdurohman Rochmi dari Fraksi Golkar dan H. Andri Hidayana dari Fraksi PPP, Kapolsek Ciemas AKP Deni Miharja, serta unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama PT Digital Sandi Informasi membahas rencana penerapan Layanan Nomor Panggilan Darurat 112 dalam rapat di Ruang Wakil Bupati, Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (26/1/2026). Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, serta dihadiri para asisten daerah, staf ahli bupati, dan jajaran Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Sukabumi. Sekda Ade Suryaman menegaskan, layanan darurat 112 sangat dibutuhkan untuk mempermudah masyarakat menyampaikan aduan, baik terkait pelayanan publik, kebencanaan, kebakaran, maupun kondisi darurat lainnya. “Layanan ini akan membantu pemerintah merespons laporan masyarakat dengan lebih cepat dan terkoordinasi,” ujarnya. Ia menjelaskan, ke depan layanan call center 112 akan berada di bawah pengelolaan Diskominfosan Kabupaten Sukabumi. Pemkab juga akan segera menyurati Kementerian Komunikasi dan Digital guna merealisasikan layanan tersebut. “Sambil menunggu, kami berencana melakukan studi ke Kota Bandung yang dinilai sukses mengelola layanan 112 di Jawa Barat,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Diskominfosan Kabupaten Sukabumi Yulipri menyebut, layanan 112 sangat tepat diterapkan di Sukabumi karena bebas pulsa dan mudah diakses masyarakat. “Sejumlah daerah di Jawa Barat sudah menerapkannya. Diskominfosan akan segera menindaklanjuti rencana kerja sama ini,” katanya. Perwakilan PT Digital Sandi Informasi, Wulan, menjelaskan bahwa 112 merupakan nomor tunggal panggilan darurat nasional yang telah diterapkan di berbagai daerah dan menjadi bagian dari pengembangan smart city. “Selain mudah diingat dan berstandar nasional, layanan ini juga memungkinkan pimpinan daerah memantau langsung kecepatan penanganan kondisi darurat,” ujarnya. Ia berharap masyarakat Kabupaten Sukabumi nantinya dapat memanfaatkan layanan 112 untuk melaporkan keadaan darurat secara cepat dan efektif. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUNEWS.COM – Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Citamiang, Senin (26/1/2026), sebagai bagian dari penyelarasan perencanaan pembangunan Kota Sukabumi tahun 2027. Bobby menegaskan Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyamakan persepsi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) agar program pembangunan berjalan selaras, efektif, dan berkelanjutan. “Fokus program tetap pada infrastruktur, gedung dan bangunan, serta program sosial. Penyelesaiannya harus lintas OPD,” ujarnya. Ia juga mendorong setiap OPD melahirkan minimal 15 inovasi setiap tahun guna meningkatkan kualitas pelayanan dan menjawab kebutuhan masyarakat secara adaptif. Sementara itu, Camat Citamiang Aries Ariandi berharap usulan prioritas dari tingkat kelurahan dan kecamatan dapat lebih banyak terakomodasi di tingkat kota. Berdasarkan evaluasi, realisasi usulan Musrenbang sebelumnya baru mencapai sekitar 38 persen. Ke depan, Aries menargetkan keterakomodiran meningkat hingga 50 persen agar manfaat pembangunan lebih dirasakan masyarakat. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurjaman, menilai kunjungan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, ke Sukabumi sebagai momentum strategis untuk memperkuat perjuangan partai di daerah, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun PDI Perjuangan. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Sekjen Hasto meresmikan kembali Klinik Waluya Sejati Abadi di Kota Sukabumi sebagai bentuk komitmen nyata partai dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berpihak kepada rakyat. “Alhamdulillah, di momen HUT PDI Perjuangan ini Pak Hasto sekaligus membuka kembali Klinik Waluya. Ini bukan sekadar peresmian, tetapi bagian dari perjuangan PDI Perjuangan untuk rakyat,” ujar Paoji, Minggu (25/1/2026). Paoji menegaskan, Klinik Waluya Sejati Abadi terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Klinik tersebut melayani pasien selama 24 jam dan tidak memungut biaya, meskipun saat ini belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. “Pintunya terbuka 24 jam, siapa pun boleh berobat dan tidak dipungut biaya sepeser pun,” tegasnya. Usai agenda di Kota Sukabumi, rombongan Sekjen PDIP melanjutkan kunjungan ke DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi. Menurut Paoji, kehadiran Hasto memberikan dorongan moral sekaligus penguatan strategi perjuangan bagi seluruh kader partai di daerah. Arahan DPP, lanjut dia, akan dijalankan secara tegak lurus oleh seluruh struktur partai, seiring target besar PDI Perjuangan di Kabupaten Sukabumi pada Pemilu 2029. “Insya Allah PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi tetap solid dan menargetkan sebelas kursi legislatif pada 2029,” ujarnya optimistis. Terkait dinamika politik nasional, Paoji menegaskan sikap tegas PDI Perjuangan yang menolak mekanisme pemilihan kepala daerah oleh DPRD. Menurutnya, sikap tersebut merupakan bentuk konsistensi partai dalam menjaga hak demokrasi rakyat. “Pilkada harus tetap dipilih langsung oleh rakyat. Memilih lewat DPRD adalah bentuk perampasan hak demokrasi,” katanya. Ia optimistis, dengan terus turun ke tengah masyarakat dan menjaga kedekatan dengan rakyat, PDI Perjuangan akan mampu meraih kemenangan politik di Kabupaten Sukabumi. “Selama kami bersama rakyat dan berjuang untuk rakyat, Insya Allah PDI Perjuangan akan berhasil pada 2029,” ucapnya. Saat ini, PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi tengah melakukan konsolidasi organisasi secara menyeluruh, mulai dari DPC, PAC, ranting hingga anak ranting. Dalam waktu dekat, partai juga akan menggelar musyawarah anak cabang serta rekrutmen kepengurusan sesuai mekanisme partai. Menutup pernyataannya, Paoji menyampaikan doa di momen HUT PDI Perjuangan dan ulang tahun Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. “Semoga Ibu Megawati selalu sehat dan panjang umur, dan PDI Perjuangan terus menangis dan tertawa bersama rakyat,” pungkasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, meresmikan Masjid Pondok Pesantren Sirojul Ummah yang berlokasi di Kampung Sunagar, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Sabtu 24 Januari 2026. Peresmian dihadiri tokoh agama, pengurus pondok pesantren, para santri, serta masyarakat setempat. Kehadiran Wakil Bupati memiliki makna tersendiri karena sebelumnya ia juga turut hadir dalam peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut. Dalam sambutannya, H. Andreas mengapresiasi terwujudnya pembangunan masjid yang diharapkan menjadi pusat ibadah sekaligus sarana pembinaan keagamaan bagi santri dan masyarakat sekitar. Dia menambahkan, peran masjid sebagai pusat pendidikan, pembentukan karakter, dan penguatan nilai kebersamaan. “Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat,” kata wabup. Dia berharap, Masjid Pondok Pesantren Sirojul Ummah membawa keberkahan dan kemajuan bagi masyarakat. Sementara itu, Ketua Yayasan Sirojul Ummah, Edi Sumarna, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil, hingga pembangunan masjid dapat diselesaikan dan diresmikan. “Masjid ini adalah hasil kebersamaan dan kepedulian banyak pihak. Semoga menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat besar bagi umat,” tutur Edi Sumarna. Acara peresmian turut dihadiri Anggota DPR RI Komisi IX Zainul Munascihin, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PKB Dadang Hermawan, Forkopimcam Surade, para kiai, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Peresmian Masjid Ponpes Sirojul Ummah ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti sebagai simbol dimulainya pemanfaatan masjid secara resmi untuk kegiatan ibadah dan pendidikan keagamaan. (Dicky)