MAJALENGKA,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Selasa (05/05/26), Komisi III DPRD Majalengka.melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gedung SDN 3 Mirat Kecamatan Leuwimunding yang ambruk akibat hujan deras pada tanggal 1 Mei 2026 lalu. Menurut keterangan Ketua Komisi III DPRD Majalengka Iing Misbahudin dari Fraksi PKS bahwa adanya dugaan kontruksi yang asal asalan, yang baru dibangun tahun 2021 lalu. “Yang kita lihat masih kasat mata, perlu kajian teknis dinas terkait, makanya kita langsung ke PUTR Kabupaten Majalengka untuk mengetahui teknis,” paparnya. Masih kata Iing, yang pertama dari bajaringannya yang tidak sesuai kita lihat memang agak renggang mungking satu meter atau lebih, kemudian kita lihat penggunaan kayu penahan beban bajaringan itu sendiri, secara teknis hitungan kita balok beton tapi ini kayu khawatir bukan kayu baru akan tetapi karena ini renovasi maka kayu tersebut digunakan lagi menjadi tumpuan bajaringan sehingga tidak bisa menahan beban dari bajaringan. “Kita sudah langsung ke PUTR Kabupaten Majalengka dan membahas masalah ini. Standar yang sebenarnya kita bahas terkait standar bajaringan. Dan PUTR sudah menerapkan bajaringan yang standar di gedung kejaksaan Negeri Majalengka, kedepan aplikator bajaaringan harus memberikan garansi ketahanan hingga 10-15 tahun. Contoh aplikator sudah ada di gedung kejaksaan negeri majalengka, ini yang akan diterapkan ke depan oleh PUTR. Bahkan PUTR memegang peran sebagai Quality Control (QC) untuk menjamin mutu seluruh proyek, “ujar Iing. Ditambahkannya, kita komosi III berencana memanggil.dinas terkait, Dinas Pendidikan, Dinas PUTR, dan Inspektorat. (Asep Rusliman)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Kasus pencurian yang menyasar infrastruktur telekomunikasi kembali terjadi di Kabupaten Jepara. Kali ini, aparat dari Polres Jepara berhasil mengungkap sindikat pencurian baterai lithium di tower BTS kawasan Pakis Aji. Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan kehilangan milik PT XL Axiata yang terjadi pada Februari 2026. Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya menangkap tiga orang pelaku yang memiliki peran berbeda dalam aksi kejahatan tersebut. Dua tersangka utama berinisial SS (45) asal Semarang dan HR (30) warga Jepara bertindak sebagai eksekutor lapangan. Sementara satu pelaku lainnya, AA (30) asal Jember, diketahui berperan sebagai penadah barang hasil curian. Modus operandi yang digunakan tergolong terencana. Para pelaku terlebih dahulu melakukan pemantauan lokasi guna memastikan situasi aman. Setelah itu, mereka membobol kunci pengaman kabinet tower menggunakan alat khusus yang telah dimodifikasi. Dalam aksinya, pelaku berhasil membawa kabur dua unit baterai lithium merek ZTE yang merupakan komponen penting dalam operasional jaringan telekomunikasi. Barang curian tersebut kemudian dijual kepada penadah untuk mendapatkan keuntungan. Akibat kejadian ini, pihak perusahaan mengalami kerugian materiil sekitar Rp25 juta. Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap para pelaku di lokasi berbeda. Selain menangkap tersangka, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kendaraan yang digunakan saat beraksi, baterai hasil curian, kunci palsu, serta peralatan pendukung lainnya. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa dua pelaku utama merupakan residivis yang sudah pernah terlibat dalam kasus serupa. Hal ini menunjukkan bahwa pencurian terhadap infrastruktur telekomunikasi masih menjadi target empuk bagi pelaku kejahatan. Polisi menjerat para pelaku dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Pelaku utama terancam hukuman hingga 7 tahun penjara, sementara penadah diancam hukuman maksimal 4 tahun. Pihak kepolisian mengimbau perusahaan telekomunikasi untuk meningkatkan sistem keamanan di area tower, termasuk pemasangan CCTV dan alarm. Masyarakat juga diminta turut berperan aktif dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi tower. Saat ini, seluruh tersangka telah diamankan di Mapolres Jepara guna menjalani proses hukum lebih lanjut.(Wely)
HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM– Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Banjang melaksanakan patroli dialogis pada hari Rabu, 6 Mei 2026, mulai pukul 09.30 WITA hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Banjang dengan sasaran utama SPBU Desa Kaludan Kecil, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Patroli ini dilaksanakan oleh AIPTU Soeyatmin, S.H dengan menggunakan sarana kendaraan dinas roda dua (R2) patroli. Dalam kegiatan tersebut, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat dan petugas SPBU guna menyampaikan imbauan kamtibmas. Selain memberikan pesan-pesan keamanan, petugas juga melakukan pengecekan terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU. Dari hasil pemantauan, diketahui bahwa stok Pertalite dan Pertamax dalam kondisi tersedia, sementara untuk jenis Dexlite dan Bio Solar dalam keadaan kosong. Informasi ini penting sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan sosial yang dapat timbul akibat kelangkaan BBM. Dalam pelaksanaan patroli dialogis, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, tidak melakukan antrean yang berpotensi menimbulkan keributan, serta tetap mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan SPBU. Pendekatan humanis yang dilakukan diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman dan kondusif. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Melalui patroli dialogis, anggota kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman, menyampaikan imbauan kamtibmas, serta merespon berbagai situasi yang berkembang, termasuk terkait ketersediaan BBM,” ujarnya. Lebih lanjut, IPTU Asep Hudzainur menambahkan bahwa kehadiran Polri di lokasi-lokasi strategis seperti SPBU sangat penting guna mencegah potensi gangguan keamanan, terutama saat terjadi keterbatasan stok BBM. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa lebih tenang dan situasi tetap terkendali. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa situasi di wilayah SPBU Desa Kaludan Kecil dalam keadaan aman dan kondusif. Kehadiran personel Polri juga mendapat respons positif dari masyarakat yang merasa terbantu dengan adanya pengawasan dan komunikasi langsung dari petugas. Melalui kegiatan KRYD yang berkelanjutan, Polsek Banjang berkomitmen untuk terus menjaga keamanan wilayah serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (Agus)
HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka menjamin kualitas makanan yang sehat, higienis, dan bergizi, Polres Hulu Sungai Utara melalui tim pemeriksa melaksanakan kegiatan food safety, sanitasi lingkungan (IKL TPP), serta analisis nilai gizi pada hari Rabu, 6 Mei 2026, mulai pukul 07.00 WITA hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung SPPG Yayasan Bhayangkari Polres HSU. Pada pemeriksaan food safety, tim melakukan uji organoleptik terhadap menu makanan yang disajikan, meliputi nasi putih, telur dadar sambal bangkok, timun, tempe, serta pisang dan susu. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh aspek seperti bau, rasa, warna, dan kondisi fisik makanan berada dalam kategori baik, sehingga dinyatakan layak untuk dikonsumsi. Selain itu, pemeriksaan sanitasi lingkungan juga dilakukan secara menyeluruh, mencakup inspeksi area luar dan area pengolahan makanan. Tim mengevaluasi berbagai aspek seperti kondisi bangunan, fasilitas pengolahan, penyimpanan bahan pangan, kebersihan area pencucian, hingga higiene personal petugas. Dari hasil pemeriksaan, kondisi sanitasi lingkungan dinyatakan dalam kategori baik. Dalam aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), tim juga memberikan sejumlah saran perbaikan, di antaranya pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD), pemisahan alat pemotong berdasarkan jenis bahan, pemasangan perangkap serangga, serta menjaga kebersihan saluran air dan lingkungan dapur secara rutin guna mencegah kontaminasi. Hasil pemeriksaan kualitas air melalui pengukuran Total Dissolved Solids (TDS) menunjukkan angka 58 ppm, yang masih berada di bawah ambang batas 500 mg/L, sehingga dinyatakan aman untuk digunakan dalam kegiatan pengolahan makanan. Sementara itu, dari hasil analisis nilai gizi terhadap menu yang disajikan, diketahui bahwa makanan tersebut memiliki kandungan energi, protein, lemak, dan karbohidrat yang cukup untuk mendukung kebutuhan gizi harian. Untuk porsi kecil, kandungan energi sebesar 591,78 kkal, sedangkan porsi besar mencapai 759,37 kkal, yang dinilai mampu memberikan kontribusi terhadap pemenuhan nutrisi seimbang. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memastikan kualitas pelayanan, khususnya dalam pemenuhan gizi yang sehat dan aman. “Kami memastikan bahwa seluruh makanan yang disajikan telah memenuhi standar kesehatan, kebersihan, dan nilai gizi. Hal ini penting untuk mendukung kesehatan personel serta pihak lain yang menerima manfaat dari pelayanan ini,” ujarnya. Lebih lanjut, IPTU Asep Hudzainur menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan internal Polri yang berorientasi pada profesionalisme dan standar kesehatan yang tinggi. Adapun tim pemeriksa dalam kegiatan ini terdiri dari Penda Rabiatul Laila, SKM, Bripda Muhammad Uwais Al Qarani, dan Bripda Amrullah yang telah melaksanakan tugas pemeriksaan secara menyeluruh dan profesional. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan standar keamanan pangan, sanitasi lingkungan, dan nilai gizi di lingkungan Polres Hulu Sungai Utara dapat terus terjaga dan ditingkatkan secara berkelanjutan. (Agus)
MAJALENGKA,-BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Komisi II DPRD Majalengka memanggil jajaran Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni PT Sindangkasih Multi Usaha (SMU) serta perwakilah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan LP3 pasca dilakukannya aksi unjuk rasa oleh PMII di depan Kantor PT SMU Jalan KH. Abdul Halim Majalengka Kulon dan depan Pendopo Kabupaten Majalengka pada 16 April 2026 lalu. Sebelumnya, PMII mempertanyakan keberadaan PT SMU yang merupakan BUMD milik Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka, pasalnya PT SMU belum memberikan kontribusi PAD. Kemudian PMII juga menyoroti kinerja jajaran pengurus baru sejak dilantik pada September 2025 lalu yang dinilai belum memberikan arah dan strategi yang jelas. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Majalengka, Dasim Raden Pamungkas mengatakan bahwa hari ini kita membahas beberapa.masukan dari PMII terkait rekrutmen manajerial, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), laporan tahunan, itu yang disorot oleh mereka. Kita diskusi dan sudah tersampaikan dari rekan rekan PT. SMU. “Yang jadi persoalan adalah RUPS nya belum dilaksanakan sampai hari ini, ” papar Dasim, Selasa (05/05/26). Menurut keterangan Dasim, Direksi PT SMU menyampaikan bahwa ada hasil.audit independen yang dilakukan PT. SMU, dimana hitungan kerugian negaranya itu belum keluar. Dan ini ingin diketahui oleh pemegang saham, sehingga belum dilakukan RUPS itu karena hasil auditnya belum keluar sementara perhitungan kerugian negara itu diputuskan nanti dalam putusan pengadilan yang saat ini sedang berjalan. “Mengenai penyertaan modal, kami dari Komisi II DPRD Majalengka sudah menyampaikan kepada Bupati Majalengka bahwa direksi ini baru dalam.kondisi PT SMU sedang sakit, karena kemarin ada masalah, jadi kita kasih ruang mereka untuk berinovasi dulu, berkarya dulu baru kita setuju ada penyertaan modal. Jadi sepanjang belum sembuh PT SMU nya kita tidak akan sepakat penyertaan modal,” tegasnya. Masih kata Dasim, jadi evaluasi itu bisa dilaksanakan setelah satu tahun mereka bekerja. Jadi kendala utama yang saat ini sedang dihadapi oleh PT. SMU, masalah mendasar yang menjadi ganjalan adalah belum keluarnya keputusan RUPS. Kondisi ini menyebabkan perusahaan belum dapat menjalankan program-program usaha yang telah direncanakan secara maksimal. (Asep Rusliman)
JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA, 05 Mei 2026 – Komitmen Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara dalam mengelola lahan produktif terus berlanjut. Pada Selasa (05/05/2026), area branggang Rutan kembali menjadi pusat aktivitas pembinaan kemandirian melalui serangkaian kegiatan pemeliharaan tanaman pertanian. Kegiatan rutin dengan fokus utama pada pemeliharaan tanaman kacang dan pare, serta menjaga lingkungan area branggang agar tetap bersih dan rapi. Dalam kegiatan pagi ini, warga binaan melakukan pruning atau pemangkasan pada tanaman kacang. Teknik ini bertujuan untuk membuang bagian tanaman yang tidak produktif agar nutrisi terserap maksimal oleh buah dan daun utama. Selain itu, dilakukan pula pembuatan dan pemasangan lanjaran (media rambat) untuk tanaman pare. Lanjaran yang kokoh sangat diperlukan agar tanaman pare dapat tumbuh merambat dengan teratur, memudahkan proses pemanenan, serta menjaga kualitas buah agar tidak menyentuh tanah secara langsung. Sembari melakukan perawatan tanaman, warga binaan juga melakukan pembersihan area branggang secara menyeluruh. Selain aspek estetika dan pertanian, kebersihan area branggang merupakan bagian penting dari protokol keamanan untuk memastikan zona sterilisasi tetap terpantau dengan jelas oleh petugas pengamanan.(Wely) Sumber:Humas Rutan Jepara
Kuningan,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Aksi pencurian dengan modus mengincar rumah kosong di Desa Sukamukti, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, berhasil digagalkan warga. Seorang pria berinisial At (28) tak berkutik setelah gerak-geriknya lebih dulu dipantau masyarakat. Pelaku yang diketahui warga Desa Bojong, Kecamatan Kramatmulya itu diduga telah merencanakan aksinya dengan matang. Ia mengincar rumah milik Erik Mardiansyah dengan cara memantau aktivitas penghuni untuk memastikan kondisi rumah sedang kosong. Bahkan, sebelum beraksi, pelaku sempat mengetuk pintu berulang kali untuk memastikan tidak ada orang di dalam. Namun, aksi tersebut justru memicu kecurigaan warga sekitar. Seorang saksi, Asep alias Dalang, yang berada tak jauh dari lokasi memilih langkah cerdas. Ia tidak langsung menegur, melainkan merekam seluruh aktivitas pelaku sebagai bukti. Tak lama kemudian, saat pelaku mulai berusaha membobol pintu, warga langsung bergerak cepat dan mengamankannya sebelum sempat melarikan diri. Polisi Amankan Barang Bukti Dari tangan pelaku, petugas menyita sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat). Di antaranya alat pembobol kunci, ponsel, serta atribut penyamaran seperti hoodie dan tas selempang. Kapolres Kuningan, M. Ali Akbar, melalui Kasat Reskrim Abdul Azis, menyatakan bahwa pelaku dijerat dengan pasal percobaan pencurian dengan pemberatan sesuai ketentuan dalam KUHP. “Pelaku diduga sudah beberapa kali melakukan aksi serupa. Saat ini kami masih mendalami kemungkinan keterlibatannya dalam kasus lain,” ujarnya. (Asep Rusliman)
Cirebon Kota,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si pimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama Polres Cirebon Kota di Lapangan Apel Mako Polres Cirebon Kota, Selasa (05/05/2026). Pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan yakni Wakapolres Cirebon Kota dari Kompol Dede Kasmadi, S.I.P., S.I.K., M.M kepada Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si. Kasat Reskrim dari AKP Adam Gana, S.T.K., S.I.K., M.Si kepada AKP Dr. M. Fadlillah, S.I.K., M.H, serta jabatan Kasat Lantas dari AKP Ridwan Sandhi Maulana, S.H., M.M., CHPR kepada AKP Hadi Suryanto, S.Tr.K., S.I.K. Selain itu, pelantikan Kasat Polair Polres Cirebon Kota yaitu IPTU Awan Kurniawan, S.Pd serta Kasi Propam Polres Cirebon Kota yaitu IPTU Agus Budiarto, S.H. Kapolres Cirebon Kota menyampaikan rotasi jabatan jadi momen penting dalam rangka penyegaran organisasi dan peningkatan pelayanan kepolisian kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. “Rotasi jabatan hal wajar dalam organisasi Polri sebagai bagian dari dinamika pembinaan karier sekaligus upaya meningkatkan kinerja satuan dalam menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” ucapnya. Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa serah terima jabatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kinerja organisasi dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan semakin baik. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk terus menjalin komunikasi dengan kepolisian dan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan melalui Layanan Polisi 110. “Pergantian pejabat ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat, sehingga setiap kebutuhan masyarakat terkait keamanan dan ketertiban dapat ditangani dengan cepat, tepat, dan profesional,” ujarnya. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kemunculan seekor buaya berukuran besar di Muara Kesik Urug, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, memicu keresahan warga. Kekhawatiran meningkat setelah seekor anjing yang berenang di lokasi tersebut diduga menjadi mangsa hewan liar itu. Laporan warga yang diterima pada Senin (4/5/2026) langsung ditindaklanjuti oleh tim Pengendalian dan Penanganan Bencana Hewan Liar (P2BK) Kecamatan Tegalbuleud. Petugas turun ke lokasi pada Selasa (5/5/2026) untuk melakukan pemantauan dan identifikasi kondisi di lapangan. Kasi Trantib Kecamatan Tegalbuleud, Sumarna, menjelaskan bahwa muara tersebut merupakan kawasan dengan aktivitas tinggi. Warga kerap memanfaatkan lokasi itu untuk memancing, menjala ikan, hingga jalur transportasi perahu. Karena itu, keberadaan buaya dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Peninjauan juga dilakukan unsur TNI setempat. Petugas mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, tidak berenang, serta menghindari area tepian air yang rawan. Salah seorang warga, Bah Enyol, mengaku kemunculan buaya sebenarnya sudah beberapa kali terjadi. Namun insiden terbaru membuat warga semakin waspada saat beraktivitas di sekitar muara. Saat ini, pemantauan terus dilakukan guna memastikan keamanan warga sekaligus menentukan langkah penanganan lebih lanjut. Masyarakat diminta tetap tenang, namun segera melapor jika kembali melihat kemunculan buaya di lokasi tersebut. (Dicky)