HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan monitoring intensif terhadap perkembangan debit air Sungai Balangan guna mengantisipasi potensi banjir di wilayah hukumnya. Pemantauan dilakukan pada Sabtu, 3 Januari 2026, mulai pukul 09.00 hingga 10.00 WITA di sejumlah titik rawan.
Berdasarkan hasil pantauan di pintu air Desa Beringin, ketinggian debit air Sungai Balangan tercatat mencapai 1,92 meter. Angka tersebut menunjukkan penurunan sekitar 3 sentimeter dibandingkan hari sebelumnya yang berada di level 1,95 meter. Meski mengalami penurunan, kondisi debit air masih berada pada status siaga.
Sejumlah desa di Kecamatan Banjang dilaporkan masih terdampak genangan air dengan variasi ketinggian. Di wilayah Danau Terate, air dilaporkan masuk ke sekitar 50 rumah warga di RT 1 hingga RT 3, serta menenggelamkan jalan titian sepanjang kurang lebih 500 meter dengan ketinggian air sekitar 5 sentimeter.
Sementara itu, di Desa Lok Bangkai, genangan air merendam teras hingga badan rumah sebanyak 30 unit di RT 1 dan RT 8, serta menggenangi jalan sepanjang 200 meter dengan kedalaman 5 hingga 10 sentimeter.
Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Patarikan, Pandulangan, Murung Padang, Beringin, Baruh Tabing, Teluk Serikat, Teluk Buluh, hingga Desa Karias Dalam.
Total ratusan rumah warga dilaporkan terdampak genangan air dengan ketinggian rata-rata antara 2 hingga 5 sentimeter. Meski demikian, hingga saat ini tidak ditemukan adanya fasilitas umum seperti sekolah maupun tempat ibadah yang terdampak banjir.
Untuk akses jalan umum, beberapa titik di Jalan Jermani Husin terpantau tergenang air dengan kedalaman bervariasi antara 2 hingga 20 sentimeter, terutama di kilometer 2, 4, 5, dan 6,5. Petugas mengimbau pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan tersebut.
Kapolsek Banjang melalui laporan monitoring menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan imbauan kepada masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Balangan agar tetap waspada terhadap potensi banjir bandang.
Selain itu, Polsek Banjang juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat guna mempercepat penyampaian informasi kondisi wilayah serta mempersiapkan posko tanggap darurat.
Sebagai langkah antisipasi, Polsek Banjang telah menyiapkan posko sementara dengan perlengkapan penanganan darurat, seperti ban dalam sebagai pelampung, tali-temali, sepatu bot, jas hujan, serta obat-obatan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan apabila terjadi peningkatan debit air akibat curah hujan yang masih berpotensi tinggi di wilayah Kabupaten Balangan.
Polsek Banjang menegaskan akan terus melakukan pemantauan berkala dan melaporkan perkembangan situasi selanjutnya demi menjaga keselamatan masyarakat dan stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara.
(Agus)
