Balangan, Bidik-kasusnews.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir menyusul naiknya debit air Sungai Balangan. Pemantauan intensif dilakukan pada Kamis (1/1/2026) sejak pukul 09.00 hingga 10.00 WITA di sejumlah titik wilayah hukum Polsek Banjang.
Berdasarkan hasil monitoring di Pintu Air Desa Beringin, ketinggian air Sungai Balangan tercatat mencapai 1,90 meter, mengalami kenaikan sekitar 5 sentimeter dibandingkan hari sebelumnya dan telah memasuki batas siaga.
Kapolsek Banjang melaporkan, kenaikan debit air tersebut berdampak pada sejumlah desa dan permukiman warga. Di wilayah Danau Terate, air dilaporkan masuk ke sekitar 50 rumah warga di RT 1 hingga RT 3, sementara jalan titian sepanjang kurang lebih 500 meter tergenang air setinggi 5 sentimeter.
Sementara itu, di Lok Bangkai, air merendam teras dan badan rumah sebanyak 30 unit di RT 1 dan RT 8. Jalan desa di RT 08 juga tergenang dengan kedalaman bervariasi antara 5 hingga 10 sentimeter sepanjang kurang lebih 200 meter.
Di wilayah Patarikan, banjir mulai masuk ke rumah dan teras warga sebanyak 90 unit di RT 1 hingga RT 4 dengan ketinggian air sekitar 2 sentimeter. Kondisi serupa terjadi di Pandulangan, di mana air menggenangi jalan desa setinggi 5 sentimeter dan masuk ke 57 rumah warga di RT 1 sampai RT 4.
Genangan air juga dilaporkan terjadi di Murung Padang sebanyak 20 rumah, Beringin 15 rumah dan teras, Baruh Tabing 11 rumah, Teluk Serikat 7 rumah, Teluk Buluh 15 rumah, serta Karias Dalam yang merendam 4 rumah warga.
Untuk fasilitas umum, hingga saat ini sekolah dan tempat ibadah dilaporkan aman. Namun, sejumlah ruas Jalan Jermani Husin terpantau tergenang air di beberapa titik dengan kedalaman antara 2 hingga 20 sentimeter, sehingga pengguna jalan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.
Sebagai langkah antisipasi, Polsek Banjang telah memberikan imbauan kepada warga yang tinggal di bantaran sungai agar selalu waspada terhadap potensi banjir bandang. Selain itu, koordinasi intensif dilakukan bersama pemerintah desa guna mempercepat penyampaian informasi dan penanganan wilayah terdampak.
Polsek Banjang juga menyiapkan posko sementara tanggap darurat dengan berbagai perlengkapan pendukung seperti ban dalam sebagai pelampung, tali-temali, sepatu bot, jas hujan, serta obat-obatan untuk membantu warga apabila situasi memburuk.
Pihak kepolisian mengingatkan bahwa curah hujan yang masih tinggi berpotensi kembali meningkatkan debit air Sungai Balangan dalam beberapa waktu ke depan. Masyarakat diimbau tetap tenang, waspada, dan segera melapor kepada aparat setempat apabila terjadi kondisi darurat.
(Agus)