BIDIK-KASUSNEWS.COM
Bandar Lampung – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bandar Lampung pada Jumat sore (5/3/2026) memicu peristiwa tragis. Seorang bocah laki-laki bernama Muhammad Satria (10) dilaporkan hanyut terbawa arus deras di aliran kali Jalan Indra Bangsawan, Gang M. Toyib, Kelurahan Rajabasa, Kecamatan Rajabasa.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.05 WIB. Saat kejadian, korban diketahui sedang bermain hujan bersama teman-temannya sepulang sekolah sambil masih mengenakan seragam pramuka. Diduga korban terpeleset di bantaran kali yang licin akibat hujan deras hingga akhirnya terseret arus yang meningkat tajam.
Saksi mata bernama Megi (41) mengatakan dirinya sempat mengingatkan korban agar tidak bermain terlalu dekat dengan aliran kali. Namun, korban diduga kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke dalam aliran air sebelum akhirnya hanyut terbawa arus.
Mendapat laporan kejadian tersebut, Babinsa Kelurahan Rajabasa dari Koramil 410-06/Kedaton, Serma Merwansyah, langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak guna melakukan pencarian.
Komandan Kodim 0410/KBL, Roni Hermawan, juga turun langsung ke lokasi untuk memantau proses pencarian. Ia menegaskan bahwa pihaknya mengerahkan personel guna membantu tim gabungan dalam upaya menemukan korban.
“Begitu mendapat laporan, anggota langsung bergerak cepat ke lokasi. Ini musibah yang sangat kita sesalkan, dan seluruh unsur kami kerahkan untuk membantu proses pencarian,” ujarnya.
Operasi pencarian melibatkan tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Basarnas, BPBD Kota Bandar Lampung, aparat kelurahan, Linmas, serta warga setempat. Tim melakukan penyisiran di sepanjang aliran kali yang diduga menjadi jalur hanyutnya korban.
Di lokasi kejadian, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, turut hadir untuk memberikan dukungan kepada tim pencarian sekaligus menguatkan keluarga korban yang masih menunggu kabar.
Sementara itu, Wadanramil Koramil 410-06/Kedaton, Iwan Sudrajad, menyampaikan bahwa koordinasi lintas instansi terus dilakukan agar proses pencarian berjalan maksimal.
“Kami bersama pihak kecamatan dan kelurahan terus berkoordinasi. Selain melakukan pencarian, kami juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran kali di wilayah Rajabasa. Upaya pencarian dilakukan secara intensif dengan harapan korban dapat segera ditemukan.
Pihak berwenang juga mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat hujan deras dan menghindari aktivitas di sekitar sungai atau kali guna mencegah kejadian serupa terulang. (Agus)
