Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Personel Polsek Amuntai Utara, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melaksanakan monitoring perkembangan tanaman jagung di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan terhadap program swasembada pangan sekaligus memantau kondisi tanaman yang terdampak genangan air. Monitoring dilakukan oleh Aiptu Ferry A.P. dan Bripka Eri Dian dengan meninjau langsung lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan di Desa Panangkalaan. Dari hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung memiliki tinggi berkisar antara 50 hingga 90 sentimeter. Namun, sebagian tanaman menunjukkan daun menguning akibat kondisi lahan yang tergenang dan memiliki tingkat kelembapan tinggi. Kondisi tersebut berpotensi menghambat pertumbuhan tanaman apabila tidak segera ditangani. Kapolsek Amuntai Utara mengatakan kegiatan monitoring dilakukan secara rutin sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Selain memantau perkembangan tanaman, personel juga berkoordinasi dengan kelompok tani untuk mengetahui kondisi lahan serta kendala yang dihadapi selama masa budidaya. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu petani dalam mengantisipasi berbagai faktor yang dapat memengaruhi hasil panen, termasuk dampak cuaca dan genangan air yang berpotensi menurunkan produktivitas tanaman jagung. Polres Hulu Sungai Utara melalui jajaran Polsek terus berkomitmen mendukung program swasembada pangan dengan hadir di tengah masyarakat, memberikan pendampingan kepada petani, serta memperkuat sinergi dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara terpantau aman, tertib, dan kondusif. Monitoring akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan perkembangan tanaman serta memberikan dukungan kepada para petani dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan. (Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Personel Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui kegiatan monitoring perkembangan tanaman jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Rabu (1/7/2026). Kegiatan pemantauan dilakukan sebagai bagian dari pendampingan terhadap kelompok tani binaan Polri guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal hingga memasuki masa panen. Monitoring dipimpin personel Polsek Banjang yang terdiri dari Aiptu Noryadi, Aipda Robbi Utama, Brigadir Fahmi Rachman, dan Briptu M. Alfito Gusna. Mereka meninjau langsung kondisi lahan milik Sadikin yang dikelola Kelompok Tani Mandiri, salah satu kelompok tani binaan Polri di wilayah tersebut. Berdasarkan hasil pemantauan, lahan jagung seluas 4 hektare tersebut ditanami jagung pakan varietas hibrida Bisi 18 sejak 12 Mei 2026. Memasuki usia tanam sekitar 35 hari, tanaman telah mencapai tinggi rata-rata 40 hingga 50 sentimeter dengan kondisi pertumbuhan yang dinilai cukup baik. Dalam pengelolaannya, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit untuk menjaga kesuburan tanah, sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Proses budidaya masih mengandalkan peralatan manual, dengan estimasi panen dijadwalkan pada 10 Oktober 2026. Plh Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa kegiatan monitoring merupakan bentuk pendampingan Polri terhadap sektor pertanian sebagai upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan produktivitas lahan. Selain memantau perkembangan tanaman, personel Polsek juga berdialog dengan petani mengenai kondisi lahan, kebutuhan sarana produksi, hingga kendala yang dihadapi selama masa tanam. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang tetap aman dan kondusif. Kehadiran personel Polri di tengah aktivitas pertanian diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menjadi bentuk nyata dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

Kuningan,-Bidik-kasusnews.com,.AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., resmi dipercaya memimpin Polres Kuningan. Perwira menengah Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2006 ini memiliki pengalaman panjang di bidang reserse kriminal, pemberantasan narkoba, hingga manajemen sumber daya manusia. Sebelum mendapat amanah sebagai Kapolres Kuningan, AKBP Bellen menjabat Koordinator Staf Pribadi Pimpinan (Koorspripim) Polda Sumatera Utara sejak 25 Juni 2024. Perwira kelahiran Bandar Lampung, 28 Maret 1985 tersebut menggantikan AKBP Muhammad Ali Akbar yang memperoleh promosi jabatan sebagai Kapolres Brebes, Polda Jawa Tengah. Rekam Jejak Pendidikan dan Karier Dalam perjalanan pendidikannya, AKBP Bellen menyelesaikan pendidikan di Akpol pada 2006. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2015 dan mengikuti Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri pada 2023. Selain pendidikan kedinasan, ia juga menempuh pendidikan umum hingga jenjang magister. Gelar S2 diraihnya dari Universitas Tanjungpura, Pontianak, pada 2021. Karier AKBP Bellen membawanya bertugas di sejumlah wilayah, termasuk Polda Sulawesi Tengah, Polda Kalimantan Barat, dan Polda Sumatera Utara. Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, mulai dari Kasat Reskrim Polres Ketapang, Kapolsek Pontianak Selatan, Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara, hingga Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara. Sebelum dipercaya menjadi Kapolres Kuningan, ia menjalankan tugas sebagai Koorspripim Polda Sumatera Utara. Memiliki Kompetensi di Bidang SDM dan Penanganan Kejahatan Keuangan Selain berpengalaman dalam tugas operasional, AKBP Bellen juga memiliki sejumlah kompetensi pendukung di bidang manajemen sumber daya manusia. (Asep Rusliman)

Palembang, Bidik-kasusnews.com – Dansat Brimob Polda Sumsel, Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., mengikuti Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang berlangsung dengan khidmat di halaman Griya Agung Palembang, Rabu (1/7/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., serta dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat utama Polda Sumsel, para Kapolres/ta jajaran, unsur TNI, pemerintah daerah, serta perwakilan instansi vertikal dan lembaga lainnya di wilayah Provinsi Sumatera Selatan. Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus komitmen Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta memperkuat sinergitas bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Sumatera Selatan. Rangkaian upacara berlangsung dengan penuh khidmat, diawali dengan prosesi penghormatan kepada Pataka Polda Sumsel sebagai simbol kehormatan dan kebanggaan institusi Kepolisian Daerah Sumatera Selatan. Prosesi tersebut menjadi salah satu momen penting yang mencerminkan semangat pengabdian, loyalitas, dan dedikasi seluruh personel Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Suasana peringatan Hari Bhayangkara semakin semarak dengan penampilan atraktif Drumband Polda Sumsel yang menampilkan berbagai formasi memukau serta iringan musik yang penuh semangat. Selain itu, penampilan Polisi Cilik (Pocil) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) turut mencuri perhatian para tamu undangan melalui barisan yang rapi, disiplin, dan penuh percaya diri, sehingga mendapat apresiasi dari seluruh peserta yang hadir. Kehadiran Dansat Brimob Polda Sumsel beserta jajaran dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus memperkuat soliditas internal Polri dalam mewujudkan institusi yang Presisi, profesional, modern, dan terpercaya. Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 ini, diharapkan Polri, khususnya Polda Sumatera Selatan, semakin dicintai masyarakat serta terus meningkatkan kualitas pengabdian dalam memberikan rasa aman, menjaga stabilitas keamanan, dan mendukung pembangunan menuju Indonesia yang lebih maju. (Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Setelah pelaksanaan upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Hulu Sungai Utara (HSU) melanjutkan rangkaian kegiatan dengan menggelar acara syukuran di Lobby Mapolres HSU, Rabu (1/7/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta tamu undangan lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap pengabdian Polri kepada masyarakat. Turut hadir dalam acara tersebut Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Utara, Ketua DPRD HSU, Dandim 1001/HSU-BLG, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Kepala BNNK HSU, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Momentum syukuran menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan pengabdian Polri yang telah memasuki usia ke-80. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Melalui semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Hulu Sungai Utara menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif. Acara syukuran berlangsung dengan penuh khidmat dan keakraban hingga selesai. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, mencerminkan soliditas serta kebersamaan seluruh unsur yang hadir dalam mendukung tugas dan pengabdian Polri. Dengan mengusung semangat “Hebat, Sigap, Unggul, untuk Masyarakat”, Polres Hulu Sungai Utara berkomitmen terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional, humanis, serta dipercaya publik. (Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Kepolisian Resor (Polres) Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di halaman Mapolres HSU, Rabu (1/7/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai elemen pemerintahan sebagai wujud sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Hadir dalam upacara tersebut antara lain Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Utara, Ketua DPRD HSU, Dandim 1001/HSU-BLG, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Kepala BNNK HSU, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto bertindak sebagai Inspektur Upacara. Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan Perwira Upacara, penghormatan pasukan, pemeriksaan pasukan, mengheningkan cipta, pengucapan Tribrata, hingga penyampaian amanat Inspektur Upacara. Upacara juga diisi dengan pembacaan doa dan diakhiri dengan penghormatan pasukan sebagai penutup prosesi resmi. Peserta upacara terdiri dari berbagai unsur, mulai dari personel Polres HSU, Kodim 1001/HSU-BLG, Dinas Perhubungan, Senkom, hingga Pramuka. Kehadiran lintas instansi tersebut menjadi simbol kuatnya kolaborasi dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan senam komando bersama yang berlangsung penuh semangat, kemudian diakhiri dengan acara syukuran Hari Bhayangkara ke-80 sebagai bentuk rasa syukur atas pengabdian Polri kepada masyarakat selama delapan dekade. Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini menjadi momentum bagi Polres Hulu Sungai Utara untuk terus meningkatkan profesionalisme, pelayanan publik, serta memperkuat kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat. Semangat kebersamaan yang tercermin dalam pelaksanaan upacara diharapkan semakin memperkokoh sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai, mencerminkan komitmen Polres Hulu Sungai Utara dalam mewujudkan pelayanan yang Hebat, Sigap, Unggul, untuk Masyarakat. (Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Sebanyak 64 personel Polres Hulu Sungai Utara (HSU) resmi menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Periode 1 Juli 2026 yang digelar di halaman Mapolres Hulu Sungai Utara, Selasa (30/6/2026) sore. Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Utara, AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan turut dihadiri Wakapolres HSU, para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran, seluruh personel Polres HSU, serta Ketua Bhayangkari Cabang Hulu Sungai Utara beserta jajaran pengurus. Kenaikan pangkat kali ini diberikan kepada 64 anggota Polri yang dinilai telah memenuhi persyaratan administrasi, disiplin, serta kinerja. Adapun rinciannya terdiri dari 13 personel naik pangkat dari Aipda menjadi Aiptu, 10 personel dari Bripka menjadi Aipda, dua personel dari Brigpol menjadi Bripka, tiga personel dari Briptu menjadi Brigpol, dan 36 personel dari Bripda menjadi Briptu. Dalam amanatnya, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan atas masa dinas, melainkan bentuk kepercayaan institusi yang harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pengabdian, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Menurutnya, setiap personel yang memperoleh kenaikan pangkat dituntut untuk menunjukkan tanggung jawab yang lebih besar, meningkatkan disiplin, serta memberikan pelayanan kepolisian yang semakin humanis, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Momentum kenaikan pangkat ini juga menjadi bentuk apresiasi institusi Polri atas dedikasi dan loyalitas personel dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. Suasana upacara berlangsung penuh rasa syukur dan kebanggaan. Kehadiran keluarga besar Bhayangkari turut memberikan dukungan moral kepada para personel yang menerima kenaikan pangkat, menjadikan momen tersebut semakin bermakna. Seluruh rangkaian upacara berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Polres Hulu Sungai Utara berharap kenaikan pangkat ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri, sejalan dengan semangat “HEBAT, Sigap, Unggul untuk Masyarakat.” (Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas tindak kriminal dengan menggelar konferensi pers pengungkapan sejumlah perkara yang menjadi perhatian masyarakat. Kasus yang dipaparkan meliputi dugaan tindak pidana pencurian, penipuan, serta penggelapan yang saat ini masih dalam proses penyidikan. Konferensi pers berlangsung di halaman Mapolres Hulu Sungai Utara, Selasa (30/6/2026) pukul 15.00 Wita, dipimpin langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Utara, AKBP Agus Nuryanto, didampingi Wakapolres, Kasat Reskrim, Kabag Ops, Kabag Ren, Kapolsek Danau Panggang, Kasi Humas, serta personel Satreskrim yang terlibat dalam pengungkapan perkara. Dalam keterangannya, AKBP Agus Nuryanto menjelaskan bahwa penyidik Satreskrim tengah menangani dua perkara berbeda, yakni dugaan tindak pidana pencurian sebagaimana diatur dalam Pasal 476 KUHP, serta dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 492 KUHP dan/atau Pasal 486 KUHP. Selain memaparkan perkembangan proses penyidikan, jajaran Satreskrim juga memperlihatkan sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan. Barang bukti tersebut menjadi bagian penting dalam pembuktian perkara yang kini terus didalami oleh penyidik. Kapolres HSU AKPB Agus Nuryanto menegaskan bahwa konferensi pers ini merupakan bentuk transparansi kepada publik sekaligus wujud akuntabilitas Polri dalam menyampaikan perkembangan penanganan kasus yang menjadi perhatian masyarakat. Seluruh proses hukum, kata dia, dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi dialog bersama awak media. Berbagai pertanyaan terkait perkembangan penyidikan dijawab langsung oleh Kapolres dan jajaran Satreskrim sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat. Polres Hulu Sungai Utara juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga situasi keamanan dan ketertiban dengan segera melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana di lingkungan sekitar. Menurut Kapolres, partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pengungkapan kasus kriminal. Melalui pengungkapan perkara ini, Polres Hulu Sungai Utara menegaskan akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap setiap bentuk kejahatan demi menciptakan rasa aman serta menjaga kondusivitas wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Polsek Banjang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui pemantauan rutin terhadap lahan jagung binaan Polri. Kali ini, monitoring dilakukan di lahan pertanian milik Sadikin yang berada di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), pada Selasa (30/6/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Banjang, yakni Aipda Herry S., Aipda Sukadi, dan Aipda Robby. Monitoring dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung sekaligus mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi pertumbuhan tanaman di lapangan. Lahan seluas 4 hektare yang dikelola secara perorangan dan tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Mandiri binaan Polri tersebut ditanami jagung pakan varietas hibrida Bisi 18 sejak 12 Mei 2026. Saat ini, tanaman telah memasuki usia sekitar 50 hari dengan tinggi berkisar antara 50 hingga 60 sentimeter. Dalam proses budidaya, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit untuk menjaga kesuburan tanah, sedangkan pengendalian gulma dilakukan dengan herbisida Basmilang. Seluruh proses pengolahan lahan masih menggunakan peralatan manual. Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi tanaman jagung terpantau tumbuh dengan baik. Apabila perkembangan tanaman tetap optimal, panen diperkirakan berlangsung pada 10 Oktober 2026. Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa kegiatan monitoring akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk pendampingan kepada petani serta dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kehadiran personel di lapangan juga diharapkan dapat memberikan motivasi kepada petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang tetap aman, tertib, dan kondusif. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Personel Polsek Amuntai Utara terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan swasembada jagung di wilayah hukumnya. Monitoring kali ini difokuskan pada lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), yang terdampak genangan air akibat tingginya kelembaban tanah. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 10.00 WITA tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memantau kondisi riil tanaman jagung di lapangan. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Amuntai Utara, Aiptu Ferry A.P. bersama Bripda Dio, melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman jagung yang saat ini memiliki tinggi sekitar 50 hingga 90 sentimeter. Berdasarkan hasil monitoring, sebagian tanaman jagung menunjukkan gejala daun menguning. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh tingginya kelembaban tanah akibat lahan yang masih tergenang air, sehingga menghambat pertumbuhan tanaman. Petugas juga berdialog dengan kelompok tani untuk mengetahui perkembangan tanaman serta kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Hasil pemantauan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait dalam menentukan langkah penanganan guna meminimalkan dampak genangan terhadap produktivitas tanaman jagung. Kapolsek Amuntai Utara menegaskan bahwa kegiatan monitoring akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk pendampingan kepada para petani dan dukungan Polri terhadap keberhasilan program swasembada jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara terpantau aman, tertib, dan kondusif. (Agus)