Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Komitmen mendukung program swasembada pangan nasional terus diwujudkan Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Melalui Polsek Amuntai Utara, jajaran kepolisian bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan kelompok tani melaksanakan penanaman jagung pakan di Desa Pinangkara RT IV, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Jumat (3/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendampingan Polri kepada sektor pertanian guna meningkatkan produksi jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah. Penanaman dilakukan di lahan seluas sekitar tiga hektare milik Hamruji, anggota Kelompok Tani (Poktan) “Dasar Usaha”. Hadir dalam kegiatan itu Kapolsek Amuntai Utara IPDA Ngatiman, Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Amuntai Tengah Iwan, Ketua Poktan “Dasar Usaha” Jali Rahman beserta 27 anggota kelompok tani, serta Bhabinkamtibmas dan personel Polsek Amuntai Utara. Sebelum penanaman dimulai, seluruh peserta mengikuti koordinasi terkait teknik budidaya, pola pendampingan, serta strategi pengelolaan tanaman agar mampu menghasilkan panen yang optimal. Setelah itu, penanaman jagung dilakukan secara bersama-sama sebagai simbol sinergi antara Polri, penyuluh pertanian, dan para petani dalam mendukung program swasembada pangan. Suasana gotong royong tampak mewarnai kegiatan. Personel kepolisian bersama petani turun langsung ke lahan, menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur mengatakan, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Menurutnya, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif membangun sinergi dengan petani, penyuluh pertanian, dan pemerintah daerah agar program strategis nasional dapat berjalan hingga ke tingkat desa. “Kami mengapresiasi semangat para petani yang terus berupaya meningkatkan produksi pertanian. Polri akan terus memberikan pendampingan dan memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait agar program swasembada jagung berjalan optimal. Harapannya, produksi pertanian meningkat, kesejahteraan petani semakin baik, dan ketahanan pangan nasional semakin kuat,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Polres Hulu Sungai Utara berharap kegiatan ini mampu memotivasi kelompok tani lainnya untuk memanfaatkan lahan pertanian secara maksimal. Kolaborasi yang terjalin antara Polri, penyuluh pertanian, pemerintah, dan masyarakat diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan hasil produksi jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), menggelar lomba domino dan nonton bareng (nobar) bersama relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) serta masyarakat. Kegiatan berlangsung di halaman Mapolsek Amuntai Tengah pada Jumat (3/7/2026) malam dan disambut antusias ratusan peserta. Acara yang dimulai pukul 20.00 WITA tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, relawan, pemerintah kecamatan, aparat desa, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Amuntai Tengah. Kegiatan dihadiri Kapolres Hulu Sungai Utara, para Pejabat Utama (PJU) Polres HSU, Camat Amuntai Tengah, Kapolsek Amuntai Tengah, Danramil Amuntai Tengah, personel Polsek Amuntai Tengah, aparat desa dan kelurahan se-Kecamatan Amuntai Tengah, serta relawan BPK. Kapolsek Amuntai Tengah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat. Selain menjadi ajang hiburan, lomba domino dan nonton bareng juga diharapkan mampu membangun komunikasi yang lebih baik antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat. Dengan kebersamaan yang terjalin, diharapkan tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang semakin aman, damai, dan kondusif. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah peserta yang mengikuti lomba domino. Sebanyak 256 peserta ikut berkompetisi, sementara sekitar 150 warga turut memeriahkan kegiatan nonton bareng yang digelar di lokasi acara. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai jalannya kegiatan. Para peserta tampak menikmati setiap rangkaian acara, sekaligus memanfaatkan momentum tersebut untuk mempererat hubungan antara masyarakat, relawan BPK, dan jajaran kepolisian. Polsek Amuntai Tengah berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta mendukung terwujudnya pelayanan kepolisian yang semakin humanis. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai, mencerminkan semangat Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema pengabdian Polri yang semakin dekat dan hadir di tengah masyarakat. (Agus)
Palembang, Bidik-kasusnews.com – Polda Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran senjata api ilegal dengan memusnahkan sejumlah senjata api rakitan hasil Operasi Senpi Musi 2026. Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., itu berlangsung di Lapangan Tembak Mako Sat Brimob Polda Sumsel, Jumat (3/7/2026). Pemusnahan senjata api rakitan tersebut menjadi bagian dari langkah tegas kepolisian dalam menekan peredaran senjata ilegal yang berpotensi digunakan untuk tindak kriminal dan mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan. Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel mengapresiasi seluruh personel Polda Sumsel dan jajaran Polres yang telah bekerja secara maksimal selama pelaksanaan Operasi Senpi Musi 2026. Menurutnya, keberhasilan operasi tersebut merupakan hasil sinergi seluruh jajaran dalam melakukan penegakan hukum terhadap kepemilikan maupun peredaran senjata api tanpa izin. “Keberhasilan Operasi Senpi Musi 2026 merupakan bukti keseriusan Polri dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif. Upaya pemberantasan senjata api ilegal akan terus dilakukan secara berkelanjutan demi memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegas Kapolda. Proses pemusnahan dilakukan dengan merusak bagian utama setiap senjata api sehingga tidak lagi dapat difungsikan. Langkah tersebut menjadi simbol komitmen Polda Sumatera Selatan dalam menutup ruang bagi penyalahgunaan senjata api ilegal yang dapat memicu tindak pidana maupun aksi kekerasan. Selain penegakan hukum, Polda Sumsel juga terus mengedepankan langkah preventif dan preemtif melalui edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya kepemilikan senjata api tanpa izin. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak menyimpan, memiliki, maupun memperjualbelikan senjata api ilegal. Kapolda Sumsel turut mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya kepemilikan atau peredaran senjata api ilegal. Kolaborasi antara aparat dan masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, tertib, dan kondusif. Melalui pemusnahan senjata api rakitan hasil Operasi Senpi Musi 2026, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat penegakan hukum, mencegah peredaran senjata ilegal, serta menjaga stabilitas keamanan demi memberikan perlindungan dan rasa aman bagi seluruh masyarakat Sumatera Selatan. (Agus)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Personel Polsek Sungai Pandan, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada dan ketahanan pangan nasional. Monitoring kali ini dilaksanakan di Desa Sungai Pinang dan Desa Sungai Sandung, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Jumat (3/7/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.00 WITA tersebut dipimpin oleh personel Polsek Sungai Pandan, yakni Aiptu Agus Tri Saptiawan, S.Hut., Aipda Eddy Khairudin, S.H., dan Briptu Ahmad Hasan. Tim menggunakan satu unit kendaraan dinas roda empat untuk menjangkau lokasi pemantauan. Dalam monitoring di lapangan, personel mengecek langsung kondisi tanaman jagung sekaligus berkoordinasi dengan petani mengenai perkembangan budidaya. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa pertumbuhan tanaman jagung di kedua desa belum merata. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca yang menyebabkan sebagian tanaman mengalami pertumbuhan lebih lambat dibandingkan area lainnya. Kapolsek Sungai Pandan menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dilakukan secara berkala sebagai bentuk pendampingan kepada petani sekaligus untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang berpotensi memengaruhi produktivitas lahan. Selain memantau kondisi tanaman, personel Polsek juga memberikan motivasi kepada para petani agar tetap melakukan perawatan tanaman secara optimal serta terus berkoordinasi apabila menghadapi kendala selama proses budidaya. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan hasil panen sekaligus mendukung keberhasilan program swasembada jagung di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian merupakan bagian dari komitmen Polres Hulu Sungai Utara dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui sinergi bersama masyarakat dan kelompok tani. Langkah ini juga menjadi wujud nyata peran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi turut berkontribusi dalam mendukung sektor pertanian. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Sungai Pandan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Monitoring terhadap perkembangan tanaman jagung akan terus dilakukan sebagai upaya memastikan program ketahanan pangan berjalan optimal serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. (Agus)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Personel Polsek Amuntai Utara, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan pemantauan perkembangan tanaman jagung di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada dan ketahanan pangan nasional. Monitoring dilaksanakan pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 11.00 WITA oleh Aiptu Ferry A.P. dan Bripda Dio. Kegiatan tersebut difokuskan pada lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan yang berada di wilayah Desa Panangkalaan. Hasil pemantauan menunjukkan tanaman jagung memiliki tinggi antara 50 hingga 90 sentimeter. Namun, sebagian tanaman mengalami gangguan pertumbuhan yang ditandai dengan daun menguning akibat kondisi lahan yang tergenang air dan memiliki tingkat kelembapan tanah yang tinggi. Personel Polsek Amuntai Utara tidak hanya melakukan pengecekan kondisi tanaman, tetapi juga berdialog dengan kelompok tani untuk mengetahui perkembangan budidaya serta kendala yang dihadapi di lapangan. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya pendampingan Polri dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan. Kapolsek Amuntai Utara menyampaikan bahwa monitoring dilakukan secara berkala agar perkembangan tanaman dapat terus dipantau, termasuk mengidentifikasi berbagai faktor yang berpotensi memengaruhi produktivitas, seperti kondisi cuaca dan genangan air yang terjadi di lahan pertanian. Melalui kegiatan ini, Polsek Amuntai Utara menunjukkan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya para petani, dalam mendukung program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional. Sinergi antara Polri dan kelompok tani diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara tetap aman, tertib, dan kondusif. Monitoring terhadap lahan pertanian akan terus dilakukan sebagai bentuk dukungan Polres Hulu Sungai Utara dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Personel Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus mengintensifkan pemantauan perkembangan tanaman jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada dan ketahanan pangan nasional. Kegiatan monitoring dilaksanakan pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 11.00 WITA. Personel yang terlibat, yakni Aiptu Soeyatmin, S.H., Aipda Nasrullah, dan Briptu Zakir, turun langsung ke lahan pertanian untuk memastikan kondisi tanaman serta berdialog dengan petani binaan. Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin dan dikelola bersama Kelompok Tani Mandiri, yang menjadi kelompok tani binaan Polri. Lahan seluas 4 hektare tersebut ditanami jagung pakan varietas hibrida Bisi 18 sejak 12 Mei 2026 dengan menggunakan 100 kilogram benih. Berdasarkan hasil monitoring, tanaman jagung yang kini memasuki usia sekitar 52 hari menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Tinggi tanaman berkisar antara 50 hingga 60 sentimeter dengan estimasi masa panen pada 10 Oktober 2026. Dalam proses budidaya, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit untuk menjaga kesuburan tanah, sedangkan pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Seluruh proses pengolahan lahan hingga perawatan tanaman masih memanfaatkan peralatan pertanian secara manual. Plh. Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dilakukan secara berkala sebagai bentuk pendampingan Polri kepada petani sekaligus memastikan program ketahanan pangan berjalan sesuai harapan. Selain memantau perkembangan tanaman, personel Polsek Banjang juga berdiskusi dengan petani mengenai kondisi tanaman, metode perawatan, hingga potensi kendala yang dapat memengaruhi hasil panen. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung peningkatan produksi pertanian. Program pendampingan terhadap kelompok tani binaan menjadi salah satu wujud nyata komitmen Polres Hulu Sungai Utara dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan. Kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas pertanian diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus rasa aman bagi para petani. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang tetap aman, tertib, dan kondusif. Monitoring akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya Polri mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Cirebon Kota,-Budik-kasusnews.com,.Polres Cirebon Kota melaksanakan pemeriksaan sejumlah tempat hiburan malam dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai upaya menjaga ketertiban masyarakat serta memastikan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, Sabtu (01/08/2026) mulai jam 23.00 WIB. Kasat Narkoba Polres Cirebon Kota AKP Shindi Al Afghani, S.H., M.H., M.M., mengatakan pemeriksaan tempat hiburan malam dilakukan secara terpadu bersama Polres Cirebon Kota beserta Satpol PP Kota Cirebon dan Satpol PP Kabupaten Cirebon sebagai langkah pengawasan untuk memastikan setiap tempat usaha beroperasi sesuai ketentuan serta mencegah potensi gangguan terhadap ketertiban masyarakat. Kegiatan tersebut berada di bawah tanggung jawab Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., dengan sasaran sejumlah tempat hiburan malam yang beroperasi di wilayah hukum Polres Cirebon Kota melalui pemeriksaan secara menyeluruh terhadap aktivitas operasional maupun kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan pada dua lokasi di wilayah Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, serta wilayah Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon. Selain memeriksa aktivitas di dalam lokasi usaha, petugas juga melakukan pengecekan terhadap kelengkapan administrasi, kondisi tempat usaha, serta barang-barang yang menjadi objek pemeriksaan sesuai kewenangan masing-masing instansi yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Dari hasil pemeriksaan, petugas Satpol PP melakukan penyitaan sejumlah minuman beralkohol yang ditemukan di kedua lokasi sebagai bagian dari penegakan peraturan daerah sesuai kewenangannya. Petugas gabungan juga melaksanakan tes urine terhadap pihak-pihak yang menjalani pemeriksaan di lokasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif, sehingga tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkotika. Pemeriksaan dilaksanakan sebagai bagian dari upaya preventif untuk meningkatkan pengawasan terhadap operasional tempat hiburan malam sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga ketertiban masyarakat melalui langkah pengawasan yang terukur dan berkesinambungan. Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau seluruh pengelola tempat hiburan malam agar senantiasa mematuhi ketentuan yang berlaku, menjaga ketertiban lingkungan usaha, serta bekerja sama dengan aparat kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman bagi masyarakat. “Kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk menjalankan kegiatan usahanya secara tertib, mematuhi seluruh peraturan yang berlaku, dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Kota Cirebon demi terciptanya lingkungan yang nyaman bagi semua,” ujarnya. (Asep Rusliman)
Palembang, Bidik-kasusnews.com – Upacara Kenaikan Pangkat Personel Polda Sumatera Selatan berlangsung khidmat di Lapangan Mapolda Sumsel, Kamis (2/7/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., tersebut menjadi momentum penting untuk memberikan penghargaan kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan kinerja dalam menjalankan tugas kepolisian. Hadir dalam upacara tersebut Dansat Brimob Polda Sumsel, Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., bersama para pejabat utama Polda Sumsel sebagai bentuk dukungan dan apresiasi kepada personel yang menerima kenaikan pangkat. Dalam amanatnya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan tanda kepangkatan, tetapi merupakan amanah yang membawa tanggung jawab lebih besar. Oleh karena itu, setiap personel diharapkan terus menjaga integritas, meningkatkan disiplin, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. “Kenaikan pangkat harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas kinerja dan profesionalisme. Jadikan amanah ini sebagai dorongan untuk terus memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman yang maksimal kepada masyarakat,” pesan Kapolda Sumsel. Upacara kenaikan pangkat juga menjadi simbol penghargaan institusi kepada anggota Polri yang dinilai mampu menjalankan tugas dengan penuh dedikasi serta menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya. Momentum tersebut diharapkan dapat memacu semangat seluruh personel untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan publik. Kehadiran Dansat Brimob Polda Sumsel dalam kegiatan tersebut mencerminkan soliditas antar satuan di lingkungan Polda Sumatera Selatan. Kebersamaan para pimpinan dan personel menjadi bagian penting dalam memperkuat organisasi Polri yang profesional, modern, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Seluruh rangkaian upacara berlangsung tertib, aman, dan penuh khidmat. Dengan kenaikan pangkat yang diterima, para personel diharapkan mampu mengemban tanggung jawab baru secara profesional serta terus berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan. Melalui momentum ini, Polda Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya untuk membangun sumber daya manusia Polri yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas demi mewujudkan pelayanan kepolisian yang semakin Presisi dan dipercaya masyarakat. (Agus)
Banjarbaru, Bidik-kasusnews.com – Polda Kalimantan Selatan mulai mematangkan arah kebijakan dan strategi organisasi untuk Tahun Anggaran 2027 melalui Rapat Penyusunan Rencana Kerja (Renja) yang digelar di Auditorium Mapolda Kalimantan Selatan, Kamis (2/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memastikan setiap program kepolisian tersusun secara terukur, efektif, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta agenda pembangunan nasional. Rapat dipimpin oleh Karorena Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol. Dolly Gumara, S.I.K., dan diikuti para Kabagren beserta operator Bagren dari seluruh satuan kerja jajaran Polda Kalimantan Selatan. Forum tersebut menjadi wadah untuk menyelaraskan perencanaan organisasi dengan sasaran pembangunan daerah dan prioritas Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dalam arahannya, Karorena Polda Kalimantan Selatan menekankan pentingnya penyusunan rencana kerja yang didasarkan pada analisis kebutuhan, data yang akurat, serta evaluasi terhadap pelaksanaan program sebelumnya. Menurutnya, perencanaan yang matang akan menjadi fondasi dalam mewujudkan pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan pemaparan dari sejumlah narasumber. Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan arah kebijakan pembangunan daerah, disusul paparan dari Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan mengenai kondisi dan proyeksi statistik sebagai dasar penyusunan program. Selain itu, Irwasda Polda Kalimantan Selatan memaparkan penguatan tata kelola dan sistem pengawasan internal, sementara Dirintelkam Polda Kalimantan Selatan menyampaikan perkembangan situasi strategis yang menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan organisasi. Setelah sesi istirahat, seluruh peserta mengikuti penyusunan Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027 secara berkelompok berdasarkan sasaran prioritas yang telah ditetapkan. Kapolres Hulu Sungai Utara, AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa penyusunan rencana kerja merupakan tahapan strategis dalam mendukung transformasi Polri yang semakin profesional, modern, dan adaptif terhadap dinamika perkembangan lingkungan. “Rencana kerja yang disusun secara komprehensif akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas kepolisian ke depan. Karena itu, setiap satuan kerja perlu menyusun program yang realistis, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat agar pelayanan Polri semakin optimal serta mendukung terwujudnya Polri Presisi,” ujar IPTU Asep Hudzainur menyampaikan pesan Kapolres. Ia menambahkan, Polres Hulu Sungai Utara siap mendukung seluruh arah kebijakan yang telah dirumuskan Polda Kalimantan Selatan melalui penyusunan program kerja yang inovatif, responsif, dan selaras dengan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui penyusunan Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027, seluruh jajaran Polda Kalimantan Selatan diharapkan memiliki arah dan persepsi yang sama dalam merancang program yang tepat sasaran, mampu menjawab tantangan tugas kepolisian di masa mendatang, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri melalui pelayanan yang semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik. (Agus)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan 500 paket beras kepada pengemudi ojek online (ojol), tukang becak, dan warga kurang mampu. Kegiatan bakti sosial yang digelar di halaman Mapolres Hulu Sungai Utara, Rabu (1/7/2026), menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Utara, AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Kompol Sony F.L. Gaol, S.E., M.M., jajaran Pejabat Utama (PJU), serta personel Satbinmas Polres HSU. Para personel turun langsung menyerahkan paket beras kepada para penerima dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Sebanyak 500 paket beras disalurkan kepada kelompok masyarakat yang dinilai membutuhkan, mulai dari pengemudi ojek online, tukang becak, hingga warga di sekitar Mapolres Hulu Sungai Utara. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pokok sekaligus menjadi wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang setiap hari berjuang memenuhi kebutuhan hidup. Melalui kegiatan bakti sosial ini, Polres Hulu Sungai Utara menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni, tetapi juga momentum untuk memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat melalui aksi nyata yang memberikan dampak langsung. Mewakili Kapolres Hulu Sungai Utara, Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur mengatakan bahwa pembagian bantuan beras merupakan bentuk rasa syukur atas peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus implementasi pengabdian Polri kepada masyarakat. “Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momen bagi Polri untuk memperingati perjalanan pengabdian, tetapi juga kesempatan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dengan seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan, Polres Hulu Sungai Utara akan terus menghadirkan berbagai program sosial sebagai bagian dari implementasi Polri yang Presisi, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kepercayaan publik merupakan modal utama dalam mendukung keberhasilan tugas kepolisian, sehingga harus terus dibangun melalui pelayanan yang profesional, komunikasi yang baik, serta kegiatan sosial yang berkelanjutan. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Raut bahagia para penerima bantuan menjadi cerminan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dirasakan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 pun menjadi penguat komitmen Polres Hulu Sungai Utara untuk terus mengedepankan pelayanan yang humanis, mempererat sinergi dengan masyarakat, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)