Kuningan,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Momentum kebersamaan antar komunitas roda dua kembali tercipta di objek wisata Waduk Darma, Kuningan. Bikers Jurnalis Indonesia (BJI) secara resmi menghadiri acara Silaturahmi Bikers Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) se-Jawa Barat pada Minggu, (17/05). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Bikers Jawa Barat, Wahyu Kurnia, beserta jajaran senior bikers, perwakilan Bikers KB Jawa Barat, khususnya dari wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan). Acara yang berpusat di Saung Karuhun, Waduk Darma ini dimulai pada pukul 13.45 WIB. Rombongan sebelumnya berkumpul di titik temu (titik kumpul) KB Kuningan sebelum menuju lokasi utama. Ketua Umum DPP BJI, Arief Yolando, melalui Bendahara Umum (Bendum) DPP BJI, Asih Mintarsih menyampaikan bahwa, kehadiran BJI merupakan langkah konkret dalam memperluas jejaring komunitas antar sesama Bikers. “Ini adalah kali pertama Bikers Jurnalis Indonesia (BJI) melakukan touring bersama Bikers FKPPI KB Cirebon. Ini bukti nyata kami dalam memperkenalkan keberadaan BJI ke komunitas bikers lainnya, sekaligus menjaga tali silaturahmi,” ujar Firda Asih yang juga menjabat sebagai owner Media Koran Cirebon. Menurutnya, kegiatan ini bisa memperkuat jaringan Bikers Solidaritas Priangan Timur Selain wilayah Ciayumajakuning. “Acara ini juga menjadi ajang penguat persaudaraan bagi BJI dan Bikers FKPPI se-Priangan Timur,” ucap Firda Owner Media Koran Cirebon yang juga tergabung di HIPWI FKPPI KB Kota Cirebon Dalam sambutannya, Wahyu Kurnia menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi melalui kekompakan anggota. “Kami dan seluruh anggota Bikers harus selalu solid dan kompak dalam menjaga stabilitas serta ketertiban di internal. Hal ini penting demi menjaga nama baik keluarga besar FKPPI,” tegas Wahyu. Rencana Kolaborasi Berkelanjutan, Senada dengan hal tersebut, dukungan juga datang dari Ketua KB FKPPI 10-15 Kota Cirebon, Ahmadi, melalui Ketua FKPPI Rayon Kejaksan, Doni Osman. Dirinya menyambut positif kehadiran kawan-kawan BJI dalam agenda touring kali ini. ” Ini pertama kalinya Bikers KB FKPPI Kota Cirebon touring bersama BJI. Kedepannya, kita akan terus berkolaborasi menjalin silaturahmi dengan baik, apalagi Kantor Pusat BJI berada di Cirebon, sehingga koordinasi akan jauh lebih mudah,” kata Doni. Acara berlangsung khidmat dan penuh keakraban, ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol persaudaraan tanpa batas antar lintas komunitas motor di Jawa Barat. (Asep Rusliman)

Kota Cirebon,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI} Kota Cirebon gelar perlombaan Pasanggiri Se-Wilayah III Cirebon yang bertajuk Dandim 0614 Cup 2026. Dalam sambutannya Plt., Ketua DPD PPSI Kota Cirebon, Ahmad Thantowiy Shilmy mengapresiasi semua pihak yang turut mendukung suksesnya giat kali ini. “Alhamdulillah acara Pasanggiri Dandin 0614 Cup Se-Wilayah III Cirebon, sukses digelar tentunya kami selaku penyelenggara mengucapkan terimakasih kepada Komandan Kodim 0614 Kota Cirebon yang telah memberi ijin pagelaran dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan lomba ini,” Kata Plt, Ketua DPD PPSI Kota Cirebon Pria yang akrab disapa Papih Tanto ini berharap, “Melalui ajang ini diharapkan dapat menanamkan rasa cinta tanah air, seni, budaya bangsa salah satunya melalui Pasanggiri Pencak Silat, selain itu saya berharap ke depan DPD PPSI Kota Cirebon mampu berkolaborasi dan bersinergi dengan seluruh perguruan pencak silat dan jajaran stakeholder lainnya Se-Wilayah III. Melalui even ini mari kita bersama-sama menjadikan Kota Cirebon sebagai pusat pengembangan pencak silat yang dikenal tidak hanya di tingkat Regional, bahkan sampai tingkat Nasional,” imbuh Papih Tanto Perlombaan yang digelar di Pendopo Markas Kodim 0614 Kota Cirebon diikuti 90 peserta untuk 13 kategori diantaranya Tunggal anak putra-putri, tunggal remaja putra-putri, tunggal dewasa putra-putri, tunggal sesepuh putra-putri, rampak anak putra-putri, rampak remaja putra-putri, rampak dewasa putra-putri, ijen putra-putri, sabtu (16/05/26, pagi) berjalan lancar dan kondusif. Sebagai anak bangsa kita berharap smoga melalui perlombaan pasanggiri Pencak silat Dandim 0614 Cup 2026 menjadi pemicu semangat bagi generasi kedepan untuk turut merawat budaya yang merupakan identitas asli Bangsa Indonesia. (Asep Rusliman)

Indramayu,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Suasana semangat anak muda menggelora di Sekretariat Karang Taruna Cerdas Berkarya, Rabu (13/05/2026). Puluhan pemuda dari berbagai Blok/RT/RW berkumpul dalam momentum bersejarah yaitu Pelantikan Pengurus Karang Taruna Cerdas Berkarya Masa Bakti 2026–2031. Acara dihadiri Muspika,Karang Taruna Kabupaten,RT RW tamu Undangan,dalam Acara yang penuh energi itu menjadi semakin hidup ketika Kuwu Desa Limbangan H Nurwenda memberi Sambutan danpesan siap untuk mendukung Karang taruna yang baru hadir memberikan pesan tajam, jujur, dan penuh motivasi. Kita tidak ada waktu lagi utk bertikai mari kita satukan tujuan untuk memajukan karang taruna di Desa Limbangan Dari sambutan Ketua Karang Taruna Rasono mengajak semua anggota dan elemen masyarakat saling bersinergi. Dan di sambung lagi dari perwakilan karang taruna kecamatan dan kabupaten yang memberikan Motifasi utk bersatu membangun desa Karang taruna Legal formalnya sdh ada payung hukum Lewat Permendagri No 18 THN 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Permensos No 9 th 2025 memperkuat peran karang taruna sebagai wadah pengembangan potensi generasi muda dan pencegahan masalah sosial di tingkat desa atau kelurahan dengan profesional dan akuntabilitas Kalimat itu langsung mendapatkan tepuk tangan panjang dari peserta yang hadir. Menurut Nurwenda, masa depan Desa tidak boleh terjebak dalam konflik ego antargenerasi maupun organisasi. Desa Limbangan membutuhkan energi kebersamaan, bukan persaingan yang melemahkan. Karang Taruna disebut bukan sekadar organisasi sosial, tetapi mesin perubahan. Dengan gaya khas yang humoris namun berbobot, Nurwenda sempat bercanda soal usianya. “Saya ini pemuda Menginjak 50tahun. Kelihatannya masih Mudah kan?” “Saya belajar dari kalian yang berusia 20, 30, 40 tahun. Karena kalianlah masa depan Limbangan” katanya. Nurwenda menyinggung fenomena generasi digital yang mudah mengkritik, tetapi sering kali berhenti di komentar tanpa aksi nyata. “Sampaikan kritik, tapi kritik yang menjaga amanah. Bukan yang membakar, tapi membangun,” ujarnya. Ia menuturkan, pemerintah butuh pemuda yang aktif mengawasi, bukan aktif menghujat. Kuwu Limbangan H Nurwenda juga mengingatkan identitas Limbangan sebagai pelopor Desa Bahari Bandung berhenti menjadi kota yang terbuka terhadap gagasan baru,” ujar Farhan. “Pegang nilai agama, nilai kebenaran, nilai kepatutan. Moral itu fondasi, bukan aksesori.” “Kalian bukan generasi pengikut. Kalian generasi yang menentukan arah Desa ini,” ujarnya. Ia berharap pengurus Karang Taruna yang baru tak hanya aktif mengadakan kegiatan seremonial, tetapi hadir dalam isu sosial, kemiskinan, anak muda rawan, lingkungan, edukasi dan solidaritas warga. Dengan resminya Rasono sebagai Ketua Karang Taruna Desa Limbangan periode 2026-2031 organisasi ini kini mengemban peran strategis, menjadi jembatan solidaritas sosial, ruang kolaborasi lintas generasi, dan pabrik pemimpin masa depan. Karang Taruna Desa Limbangan kini punya tantangan besar, bukan hanya ramai di panggung pelantikan tapi hadir nyata di kehidupan masyarakat. Untuk bisa menggali potensi ekonomi yang ada di Desa Limbangan menjalin kemitraan dengan Perusahaan setempat. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Jajaran pengurus dan anggota organisasi Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Majalengka melakukan kunjungan silaturahmi kepada Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, pada Senin (12/04/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat di Pendopo Kabupaten Majalengka ini bertujuan untuk mempererat kemitraan antara awak media dengan jajaran Pemerintah Daerah. Apresiasi terhadap Capaian Pemerintah Dalam kesempatan tersebut, DPC PJI Kabupaten Majalengka menyampaikan apresiasi yang tinggi atas berbagai capaian dan kinerja nyata yang telah ditunjukkan oleh Bupati Eman Suherman dalam membangun Majalengka. PJI menilai, di bawah kepemimpinan Bupati Eman, banyak program pembangunan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. “Kami mengapresiasi dedikasi Bapak Bupati. Kehadiran kami di sini bukan sekadar silaturahmi, tapi juga bentuk komitmen PJI untuk ikut serta mensukseskan program-program strategis Pemerintah Kabupaten Majalengka ke depannya,” ujar Ketua PJI DPC Majalengka Rudy Hutasoit. Pesan Bupati: Jurnalis sebagai Penjembatan Informasi Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, menyambut baik kehadiran organisasi PJI. Beliau menekankan bahwa peran media sangat krusial dalam keberhasilan sebuah pembangunan daerah. Bupati berharap PJI dapat menjaga profesionalisme dalam menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah. Poin penting arahan Bupati: * Transparansi Informasi: PJI diharapkan mampu menjadi wadah penyampai informasi yang akurat mengenai kebijakan publik. * Penjembatan Publik: Media harus mampu menerjemahkan program pemerintah kepada masyarakat agar tidak terjadi disinformasi. * Kolaborasi Positif: Membangun narasi pembangunan yang optimis demi kemajuan Majalengka. “Saya berharap PJI dapat menjadi penjembatan informasi yang efektif antara Pemda Majalengka dan publik. Sampaikanlah program-program kami secara objektif agar masyarakat mengetahui apa yang sedang dan akan kami kerjakan untuk mereka,” pesan Bupati Eman. Harapan Kedepan Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi yang intensif. PJI menyatakan kesiapannya untuk mengawal setiap kebijakan Bupati yang berpihak pada kepentingan rakyat melalui pemberitaan yang edukatif dan konstruktif. (Asep Rusliman)

Indramayu,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Polemik proses rekrutmen tenaga kerja di kawasan industri Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, terus menjadi sorotan publik. Setelah muncul keluhan warga terkait kewajiban mengikuti pelatihan kerja melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dengan biaya hingga Rp3 juta lebih, kini berbagai pihak mulai angkat bicara dan meminta pemerintah turun tangan, kata Atim Sarwono ini -sdh melanggar UUD 1945 Pasal 27 Ayat 2 Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan layak bagi kemanusiaan, dan sdh melanggar UU No -13 THN 2003 tentang ketenagakerjaan (Pasal 38 Ayat 1) Perusahaan tidak diijinkan memungut biaya apapun ke pencari kerja -Permenaker No 18 THN 2024 berbunyi bahwa biaya penempatan tenaga kerja melalui perekrutan sendiri oleh pemberi kerja ditanggung oleh pemberi kerja -Praktek Pungutan Biaya jika ada perusahaan meminta uang saat melamar kerja,hal tersebut dikategorikan sebagai tindakan penipuan dapat dijerat dengan pasal 378 KUHP. Sejumlah warga pencari kerja mengaku keberatan dengan sistem perekrutan yang dinilai memberatkan masyarakat kecil. Pasalnya, calon pekerja disebut tidak bisa langsung melamar ke perusahaan, melainkan harus terlebih dahulu mengikuti pelatihan berbayar melalui LPK sebelum memiliki peluang masuk kerja di salah satu pabrik sepatu di kawasan industri Losarang. Informasi yang dihimpun menyebutkan, peserta pelatihan akan mendapatkan sertifikat dan fasilitas makan selama pelatihan berlangsung. Namun, tidak ada jaminan peserta pasti diterima bekerja setelah menyelesaikan pelatihan tersebut. “Kalau dipanggil atau tidak itu urusan perusahaan,” ujar seorang yang diduga menjadi perantara pelatihan saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp. Kondisi tersebut memicu keresahan masyarakat. Di tengah sulitnya lapangan pekerjaan, warga menilai sistem seperti ini justru semakin membebani calon tenaga kerja lokal yang berharap bisa bekerja di kawasan industri daerahnya sendiri. Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Indramayu, Atim Sawano, turut menyoroti persoalan tersebut. Ia mengaku heran apabila warga lokal justru dipersulit untuk mendapatkan pekerjaan di daerahnya sendiri. “Saya merasa aneh, kok warga Kecamatan Losarang yang notabene putra daerah malah diminta harus masuk LPK dan mengeluarkan sejumlah uang. Ini kan kawasan industri di wilayah mereka sendiri. Jangan sampai masyarakat kecil justru jadi korban sistem yang tidak jelas,” tegas Atim, Selasa 12 Mei 2026. Menurutnya, jika memang perusahaan mewajibkan pelatihan keterampilan tertentu, maka mekanismenya harus transparan, resmi, dan tidak membebani masyarakat pencari kerja. “Aturannya harus jelas. Kalau memang ada kerja sama resmi dengan LPK, harus dibuka secara transparan ke publik. Jangan sampai muncul kesan ada pungutan berkedok pelatihan,” katanya. Atim juga meminta Pemerintah Kabupaten Indramayu serta dinas terkait segera turun tangan melakukan pengawasan terhadap proses rekrutmen tenaga kerja di kawasan industri Losarang. “Pemerintah jangan diam. Harus ada pengawasan supaya masyarakat tidak dirugikan dan tidak muncul praktik-praktik yang meresahkan warga,” ujarnya. Sementara itu, warga berharap perusahaan dapat membuka proses rekrutmen secara terbuka dan memberikan prioritas kepada masyarakat sekitar tanpa membebani biaya tinggi sebelum bekerja. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait kewajiban mengikuti pelatihan LPK maupun biaya yang dibebankan kepada calon pekerja. (Asep Rusliman)

KUNINGAN,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Viral video sejumlah kerusuhan terjadi di Jalan Raya Caracas, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Insiden itu terjadi usai nonton bareng yang berlangsung di daerah setempat, pertandingan Persib vs Persija Super League 2025/2026. Menanggapi video viral tersebut, AKP Mugiyono yang juga Kasi Humas Polres Kuningan mewakili Kapolres AKBP Muhamad Ali Akbar, mengatakan, sebanarnya pengamanan dalam laga berlangsung sudah menjadi perhatian petugas keamanan. “Sudah kondusif, dan kemarin pun sejumlah petugas Polres di susul dengan Anggota kepolisian sektor setempat melakukan Patroli di sejumlah titik lokasi nonton bareng,” kata AKP Mugiyono saat di konfirmasi. Bentrokan terjadi usai laga Persib vs Persija akibat dari kalangan mereka ada seseorang yang mengenakan kaos salah satu pendukung. “Kalau dugaan akibat keributan dari adanya seseorang yang mengenakan kaos pendukung bola, kita hingga kini terus melakukan pendalaman. Namun, permalasahan tersebut sudah aman setelah di lerai sekaligus di mediasi petugas Polsek,” katanya. Berita sebelumnya, menghadap pertandingan Persib vs Persija yang berlangsung di Stadion Samarinda, tidak sedikit titik nonton bareng terjadi di Kuningan. “Jumlah titik nonton bareng pertandingan Persib vs Persija, tentu akan mendapat perhatian dan pengawasan. Petugas kami pasti patroli,” kata Kasi Humas Polres Kuningan AKP Mugiyono saat memberikan keterangan kepada awak media. Selain melakukan pengawasan melalui Patroli, kata Mugiyono mengklaim bahwa Polres Kuningan juga melakukan pelarangan terhadap komunitas atau para pendukung Persib menggunakan knalpot brong dan konvoi. “Ya larang selain tidak boleh konvoi dan menggunakan knalpot brong, juga tidak boleh menyalakan petasan atau flare. Juga, tidak boleh melakukan kegiatan anarkis lainnya,” katanya. Informasi sebelumnya, jelang pertandingan Persib vs Persija di Stadion Samarinda dalam laga Liga 1 BRI musim 2025 – 2026. “Sejumlah titik di Kuningan menyiapkan lokasi untuk nonton bareng,” kata Hendra yang juga Bobotoh Persib yang tergabung dalam Biking Distrik Kuningan. Hendra menyebut lokasi nonton bareng saat laga Persib berlangsung. “Sebenarnya sering dilakukan oleh komunitas tertentu di Kuningan. Dan hampir merata titik nobar di Kuningan di adakan saat laga Persib,” katanya. Untuk persiapan agenda nobar sekarang, Hendra mengklaim bahwa kegiatan ini rencanakan sedemikian mewah. Pasalnya, laga Persib vs Persija yang berlangsung di Samarinda tidak boleh di tonton langsung. (Asep Rusliman)

Indramayu,-BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Kenaikan harga bahan bakar dinilai berpotensi memicu meningkatnya pengangguran masyarakat pesisir wilayah Pantura Jawa Barat. Kondisi tersebut muncul setelah aktivitas melaut sejumlah kapal nelayan mulai terhenti akibat tingginya biaya operasional. Ketua Gerakan Nelayan Pantura, Kajidin, mengaku khawatir dampak kenaikan bahan bakar semakin meluas terhadap masyarakat pesisir. Menurutnya, banyak awak kapal hanya mengandalkan pekerjaan melaut untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya selama ini. “Yang paling menakutkan adalah ketika kapal mandek,” ujarnya kepada Media pada Jumat, 8 Mei 2026. Ia mengatakan kondisi tersebut dapat menyebabkan ribuan pekerja pesisir kehilangan sumber penghasilan utama keluarga mereka. Kajidin menjelaskan sebagian besar awak kapal tidak memiliki kemampuan kerja lain selain menjadi nelayan tradisional sehari-harinya. Menurutnya, keterbatasan pendidikan membuat masyarakat pesisir sulit memperoleh pekerjaan alternatif ketika kapal berhenti beroperasi. Ia menilai pemerintah perlu segera menghadirkan langkah konkret mengatasi persoalan kenaikan harga bahan bakar nelayan saat ini. Langkah tersebut dinilai penting demi mencegah memburuknya kondisi sosial masyarakat pesisir berbagai daerah wilayah Pantura. “Ribuan orang akan menjadi pengangguran,” katanya. Ia khawatir kondisi tersebut berpotensi memunculkan berbagai persoalan sosial akibat meningkatnya tekanan ekonomi masyarakat pesisir. Menurutnya, pemerintah perlu menjaga keseimbangan harga bahan bakar serta pendapatan hasil tangkapan ikan para nelayan. Ia berharap aktivitas ekonomi nelayan tetap berjalan sehingga kesejahteraan masyarakat pesisir dapat terus terjaga stabil. (Asep.R)

MAJALENGKA,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Ketua Komisi III DPRD Majalengka, H. Iing Misbahudin angkat bicara terkait persoalan penambangan ilegal di wilayah Kabupaten Majalengka. “Penambangan galian C yang berlangsung tanpa izin (ilegal) di berbagai wilayah Kabupaten Majalengka menimbulkan persoalan yang mempertemukan dua kepentingan yang sama pentingnya: upaya mempertahankan mata pencaharian masyarakat dan upaya menjaga kelestarian lingkungan,” kata Ketua Komisi III DPRD Majalengka, H. Iing Misbahudin kepada media, Minggu (10/05/26). Menurutnya, masalah ini tidak dapat diselesaikan dengan cara yang sederhana atau hanya memihak satu kepentingan saja. “Ini adalah dilema yang nyata. Di satu sisi, aktivitas ini menjadi sumber penghidupan bagi sebagian warga, namun di sisi lain cara pelaksanaannya yang tidak teratur kerap menimbulkan kerusakan alam. Mengacu pada pemikiran Gustav Radbruch, penyelesaiannya tidak sekadar melarang atau membiarkan, tetapi bagaimana menciptakan keseimbangan yang adil bagi semua pihak,” papar Iing. Selanjutnya, kata Iing. ada tiga landasan utama yang harus dijadikan pedoman dalam menangani persoalan tersebut: Pertama, kepastian hukum. Ia menegaskan bahwa aktivitas penambangan yang dilakukan secara melawan hukum tidak dapat dibiarkan terus berlanjut. “Penambangan ilegal harus ditindak tegas sesuai peraturan yang berlaku. Penegakan hukum perlu dilakukan agar tidak ada pihak yang semena-mena merusak sumber daya alam yang menjadi milik bersama,” ujarnya. Kedua, prinsip keadilan. Ia menyampaikan bahwa dampak buruk akibat kerusakan lingkungan akan dirasakan oleh seluruh masyarakat, bukan hanya yang melakukan penambangan. “Setiap warga berhak mendapatkan lingkungan yang sehat dan layak huni, dan hak ini wajib kita lindungi. Kerusakan ekosistem sungai yang terjadi akibat penambangan yang tidak terkontrol merupakan bentuk pelanggaran terhadap hak-hak masyarakat umum, sehingga hal ini harus menjadi perhatian utama,” katanya. Ketiga, prinsip kemanfaatan. H. Iing mengingatkan bahwa penindakan hukum tidak boleh dilakukan tanpa mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat. “Jika kita hanya melarang aktivitas ini tanpa memberikan solusi yang jelas, maka masalah baru akan muncul. Banyak warga yang menggantungkan kehidupannya dari kegiatan ini, sehingga pemerintah memiliki kewajiban untuk menyediakan pilihan mata pencaharian lain agar mereka tidak kehilangan sumber penghasilan,” tambahnya. Ia juga menegaskan bahwa keadilan dalam menjaga lingkungan harus menjadi prioritas, namun negara juga bertanggung jawab memastikan kesejahteraan rakyatnya. “Negara tidak bisa hanya diam atau hanya menindak, tetapi harus hadir dengan solusi nyata. Solusi tersebut dapat berupa penyuluhan mengenai cara penambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, maupun proses pelegalan kegiatan penambangan rakyat yang disusun sedemikian rupa agar tidak merusak lingkungan dan ekosistem yang ada,” tutupnya. Ia berharap dengan penerapan pendekatan yang seimbang ini, persoalan penambangan galian C ilegal dapat diselesaikan dengan baik, sehingga kesejahteraan masyarakat dan kelestarian alam dapat terwujud sekaligus. (Asep.R)

Indramayu,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Insiden kebakaran terjadi di area Pertamina yang berlokasi di Blok Cilogog, Desa Rajaiyang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Rabu (6/5/2026) siang. Peristiwa tersebut mendadak ramai diperbincangkan setelah sejumlah warga mengunggah video dan foto di media sosial, yang memperlihatkan kobaran api disertai asap hitam pekat dari lokasi kejadian. Melaporkan langsung dari lokasi kejadian, Dwi (29), warga setempat, mengatakan kebakaran terjadi secara tiba-tiba dan membuat warga sekitar panik. “Kejadiannya cukup cepat, tiba-tiba sudah terlihat api besar dan asap hitam. Warga langsung ramai di sekitar lokasi,” ujarnya, saat ditemui di lokasi. Hingga saat ini, kronologi pasti maupun penyebab kebakaran masih belum diketahui dan dalam penyelidikan pihak terkait,Sejumlah Mobil Pemadam Kebakaran Indramayu dikerahkan ke Lokasi. Terlihat dua unit mobil pemadam kebakaran sudah berada di lokasi, para pemadam kebakaran berupaya menjinakkan “si jago merah”. Sementara itu warga berjubel datang menyaksikan kobaran api dan kepulan asap yang membumbung tinggi. Mengingat kobaran api masih berusaha dipadamkan, pihak berwenang belum bisa memberikan keterangan terkait kejadian ini. Masyarakat yang melintas di sekitar Desa Rajaiyang, khususnya Blok Cilogog, diimbau untuk tetap waspada dan tidak berkerumun agar tidak menghambat akses kendaraan pemadam kebakaran. “Tadi polisi mengimbau ke warga agar menjaga jarak. Jangan sampai lalai karena terlalu fokus melihat kebakaran,” ucap Dwi. Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun kerugian akibat insiden ini. Warga berharap amukan jago merah segera dapat dikendalikan. “Semoga apinya cepat padam biar nggak terus-terusan panik warganya,” pungkas Dwi. (Asep Rusliman)

CIREBON,-Bidik-kasusnews.com,.Komnas Perlindungan Anak Cirebon Raya bersama Bikers Journalist Indonesia (BJI) dampingi Korban Kekerasan Seksual yang diduga di lakukan oleh Ayah tiri pada Kamis, (4/6) di Mapolresta Cirebon. Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk tugas Komnas PA dan kepedulian dari BJI terhadap korban. Ditemui di Gedung Unit PPA Polresta Cirebon, Ketua Komnas Perlindungan Anak Cirebon Raya Siti Nuryani, S.Pd., atau yang akrab disapa Bunda Yani didampingi Vani Meyliani, SH., menyampaikan bahwa giat hari ini merupakan pendampingan pemanggilan BAP pertama korban. Yani mengungkapkan kalau kondisi korban saat ini tengah mengalami trauma hebat atas kejadian yang dialaminya. “Alhamdulillah hari ini kita Komnas Perlindungan Anak bisa mendampingi BAP pertama korban, kondisi korban saat ini masih memiliki trauma hebat, jadi kami dari Komnas PA akan selalu mendampingi,” tutur Yani, (4/6/2026). Dijelaskan Yani, tindakan asusila yang dialami korban sudah berlangsung sejak korban masih duduk di bangku sekolah, kata Yani. Korban juga saat itu tertekan oleh keadaan dimana Ibu Kandungnya diketahui kerap membela perilaku ayah tiri korban. Berdasarkan keterangan korban, tindakan asusila yang dialaminya ini sudah berlangsung sejak ia masih duduk di bangku SMA. Diman eaktu itu korban sempat menolak dengan perlawanan, tapi karena kalah tenaga ya akhirnya kejadian tersebut tidak bisa dihindari. “Yang bikin korban ini semakin tertekan, ibu kandung yang seharusnya bisa menjadi pelindung bagi anak-anaknya ini justru malah terkesan membela ayah tirinya ini, itulah yang bikin korban ini trauma berat,” jelas Yani. Sementara itu, Ketua Harian Bikers Journalist Indonesia Arsy Al Banzary memastikan jika pihaknya selaku mitra dari Kepolisian dan Komnas PA akan terus mengawal kasus ini hingga korban mendapatkan keadilan. “Sebagai mitra Kepolisian dan Komnas PA, kami pastikan BJI akan terus mengawal kasus ini hingga korban mendapatkan keadilan,” tegas Arsy yang juga menjabat sebagai Redaktur di media Kontroversi News. Arsy berharap agar pihak Kepolisian dapat se-segera mungkin melakukan tindak lanjut terhadap kasus ini. BJI akan menghormati seluruh proses kasus ini dan mempercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. “Terang kami minta agar pihak kepolisian segera melakukan tindak lanjut atas kasus ini supaya korban benar-benar mendapatkan keadilan. Kami juga akan menghormati seluruh prosesnya dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada Polresta Cirebon.” pungkasnya. (Asep Rusliman)