SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak kembali menjadi perhatian Komisi II DPRD Kota Sukabumi. Anggota Komisi II, Raden Koesoemo Hutaripto atau yang akrab disapa Kang Raden, menegaskan pentingnya pengawasan yang lebih serius terhadap laporan wajib pajak oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD). Hal itu disampaikan Kang Raden setelah rapat koordinasi antara Komisi II DPRD dengan BPKPD yang membahas optimalisasi penerimaan pajak daerah. Dalam pertemuan tersebut, Komisi II meminta BPKPD menyajikan data yang jelas mengenai tingkat kepatuhan para wajib pajak di Kota Sukabumi, baik pelaku usaha yang telah memenuhi kewajiban maupun yang masih belum patuh. “Data kepatuhan wajib pajak harus terbuka dan jelas. Dari situ kita bisa melihat potensi pajak mana yang sudah maksimal dan mana yang masih perlu ditingkatkan,” ujar Kang Raden, Sabtu (14/3/2026). Ia menilai masih terdapat peluang peningkatan PAD dari sektor pajak daerah yang belum digarap secara optimal. Karena itu, DPRD mendorong BPKPD untuk lebih aktif melakukan verifikasi serta pengawasan terhadap laporan pajak yang disampaikan para pelaku usaha. Selain itu, Kang Raden juga mengingatkan para wajib pajak agar melaporkan kewajiban perpajakannya secara jujur dan sesuai dengan kondisi omzet yang sebenarnya. “Pajak yang dibayarkan masyarakat dan pelaku usaha merupakan bagian penting untuk pembangunan daerah. Karena itu pelaporannya harus sesuai fakta di lapangan,” tegasnya. Tak hanya kepada wajib pajak, Kang Raden juga mengingatkan BPKPD agar tidak lengah dalam menjalankan fungsi pengawasan. Menurutnya, setiap laporan pajak perlu diuji dengan kondisi riil di lapangan agar potensi penerimaan daerah tidak terlewat. “Pengawasan harus benar-benar berjalan. Jangan sampai ada potensi pajak yang sebenarnya ada, tetapi tidak terdeteksi karena lemahnya pengawasan,” katanya. Untuk memastikan hal tersebut, Komisi II DPRD akan terus memantau kinerja BPKPD, termasuk mendorong dilakukannya uji petik terhadap laporan pajak para wajib pajak. “Uji petik perlu dilakukan agar laporan yang disampaikan benar-benar sesuai dengan kondisi usaha di lapangan,” ujarnya. Ia menegaskan, DPRD tidak akan ragu mengambil langkah tegas apabila ditemukan pelanggaran atau indikasi penyimpangan dalam pengelolaan pajak daerah. Komisi II berharap pengawasan yang lebih kuat dan sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dapat mendorong peningkatan PAD sehingga memberikan dampak nyata bagi pembangunan Kota Sukabumi. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, mendampingi Bupati Sukabumi, Asep Japar, dalam kegiatan Muhibah Ramadan 1447 H/2026 M yang digelar di Masjid Besar Al-Hidayah Kaum Sagaranten, Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dirangkaikan dengan pembukaan undian umrah gratis serta pengumuman guru ngaji yang berkesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Pengundian dilakukan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali. Dari hasil undian tersebut, seorang guru ngaji bernama Abah Dendi, warga Kampung Baros, terpilih sebagai penerima hadiah umrah gratis. Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi Asep Japar mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan dan meningkatkan kualitas diri. “Momen bulan suci ini dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak amal ibadah serta mempererat kebersamaan di tengah masyarakat,” kata bupati. Sementara itu, Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat, khususnya para guru ngaji yang selama ini berperan besar dalam membina generasi muda. Menurutnya, pemberian hadiah umrah gratis merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian para guru ngaji dalam mendidik dan menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi Kabupaten Sukabumi Mubarokah (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah). Selain pengundian umrah gratis, kegiatan Muhibah Ramadan tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim serta pembagian paket sembako kepada masyarakat dhuafa. Abah Dendi yang terpilih sebagai penerima hadiah umrah gratis mengaku bersyukur atas kesempatan yang diterimanya. Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah atas perhatian yang diberikan kepada para guru ngaji, serta berharap dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan ibadah dan keimanan. Acara yang dihadiri unsur pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan warga setempat itu ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna ke-1 Tahun Sidang 2026 di ruang rapat DPRD, Palabuhanratu, Rabu (11/3/2026). Agenda utama rapat tersebut adalah pengambilan keputusan terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usul prakarsa DPRD. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, didampingi Wakil Ketua II H. Usep dan Wakil Ketua III Ramzi Akbar Yusuf. Kegiatan ini juga dihadiri Bupati Sukabumi Asep Japar, para anggota DPRD, serta jajaran perangkat daerah Kabupaten Sukabumi. Dua Raperda yang dibahas dalam rapat paripurna tersebut yakni Raperda tentang Pengelolaan Jasa Lingkungan Hidup serta Raperda tentang Pencegahan, Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Non Kebakaran. Sebelum pengambilan keputusan, masing-masing alat kelengkapan dewan menyampaikan laporan hasil pembahasan. Laporan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) terkait Raperda Pengelolaan Jasa Lingkungan Hidup disampaikan oleh Erpa Aris Purnama. Sementara laporan Komisi II DPRD terkait Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran disampaikan oleh Edi Sudrajat. Setelah melalui proses pembahasan, kedua Raperda tersebut akhirnya disetujui bersama oleh DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Persetujuan ditandai dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama antara legislatif dan eksekutif. Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali mengatakan, persetujuan dua Raperda tersebut menjadi langkah penting dalam penguatan regulasi daerah, khususnya terkait perlindungan lingkungan dan peningkatan sistem penanggulangan kebakaran. Menurutnya, setelah disetujui bersama, kedua Raperda tersebut selanjutnya akan diajukan untuk proses registrasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelum ditetapkan sebagai Peraturan Daerah. Sementara itu, Bupati Sukabumi Asep Japar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja sama DPRD dan pemerintah daerah dalam menuntaskan pembahasan dua regulasi tersebut. Ia berharap regulasi yang telah disepakati dapat memperkuat pelayanan publik serta meningkatkan keselamatan masyarakat. Usai rapat paripurna, pimpinan dan anggota DPRD bersama Bupati Sukabumi melakukan penanaman pohon di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Sukabumi sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian lingkungan. Dicky
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyampaikan refleksi mendalam mengenai makna kebahagiaan dalam suasana bulan suci Ramadan, Selasa (03/03/2026). Menurutnya, kebahagiaan yang hakiki tidak lahir dari kemewahan atau pencapaian materi semata, melainkan dari keberanian menegakkan kebenaran dan menjalankan tanggung jawab dengan sungguh-sungguh. Ramadan dinilai menjadi ruang terbaik untuk melatih integritas diri sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. “Ramadan bukan hanya tentang menjalankan ibadah ritual, tetapi juga tentang konsistensi melakukan hal yang benar dan bermanfaat bagi sesama. Dari situlah kebahagiaan sejati tumbuh,” ujarnya. Ia menambahkan, setiap kebaikan yang dilakukan dengan niat tulus diyakini akan menghadirkan keberkahan, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Karena itu, bulan suci ini harus dimaknai sebagai momentum memperkuat komitmen moral dan sosial, terutama bagi para pemangku kepentingan dalam menjalankan amanah publik. Lebih lanjut, ia mengajak seluruh warga Kabupaten Sukabumi menjadikan Ramadan sebagai ajang mempererat silaturahmi dan menghidupkan kembali semangat gotong royong. Dengan solidaritas yang tetap terjaga, dampak positif Ramadan diyakini akan dirasakan secara kolektif dan berkelanjutan. “Jika nilai-nilai Ramadan kita jadikan fondasi dalam kehidupan sehari-hari, maka insyaallah Kabupaten Sukabumi akan semakin harmonis, religius, dan sejahtera sesuai cita-cita daerah yang Mubarakah,” pungkasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Erpa Aris Purnama, menyapa warga Kampung Cibojong, Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, Minggu (1/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, Erpa membagikan takjil kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadan. Agenda kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama serta salat tarawih di masjid setempat. “Alhamdulillah, kami bisa berbagi takjil dan buka bersama dengan warga. Semoga kita semua dapat merasakan kebahagiaan dan keberkahan di bulan Ramadan ini,” ujar Erpa. Kehadiran wakil rakyat itu disambut hangat oleh warga. Mereka mengapresiasi perhatian yang diberikan serta berharap silaturahmi dan sinergi antara masyarakat dan DPRD terus terjalin. “Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi kegiatan ini. Semoga kebersamaan seperti ini terus berlanjut demi kebaikan masyarakat,” kata Imas, salah seorang warga. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di bulan penuh berkah. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kisruh pembangunan perumahan di Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, memasuki babak baru. Atas temuan tersebut DPRD akan menelusuri kepastian administrasi proyek setelah menemukan indikasi aktivitas fisik di lapangan. Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Feri Astrina, menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan sebagai respons atas aspirasi masyarakat yang mempertanyakan status perizinan pembangunan tersebut. Dalam peninjauan lapangan, DPRD mencatat adanya alat berat dan area kerja yang menunjukkan tahapan konstruksi telah berjalan. Meski tidak ada aktivitas alat saat kunjungan, kondisi itu dinilai cukup menjadi dasar untuk meminta penjelasan resmi dari perangkat daerah terkait. “Yang kami tekankan bukan soal ada atau tidaknya proyek, tetapi kepastian prosedur. Setiap pembangunan wajib memiliki landasan hukum yang jelas,” ujar Feri, Kamis (26/2/2026). Menurutnya, hingga saat ini DPRD belum menerima pemaparan formal dari dinas teknis mengenai status izin proyek dimaksud. Karena itu, klarifikasi lintas sektor akan segera dilakukan. Tiga instansi dijadwalkan hadir dalam rapat kerja, yakni DPMPTSP Kota Sukabumi, DPUTR Kota Sukabumi, dan DLH Kota Sukabumi. Forum tersebut akan menguji kesesuaian tahapan administrasi, aspek teknis tata ruang, serta potensi dampak lingkungan. Feri menegaskan, pengawasan legislatif merupakan bagian dari fungsi kontrol agar investasi dan pembangunan berjalan selaras dengan aturan. “Investasi penting bagi pertumbuhan daerah. Tapi kepatuhan terhadap regulasi adalah prasyarat utama yang tidak bisa ditawar,” tegasnya. Selain aspek legalitas, DPRD juga menaruh perhatian pada posisi geografis proyek yang berada di sekitar area pertanian. Kajian teknis dinilai perlu memastikan tidak ada potensi gangguan terhadap sistem lingkungan dan tata guna lahan. “Keseimbangan antara pembangunan dan perlindungan lingkungan harus dijaga. Itu prinsip dasar yang kami pegang,” tambahnya. DPRD memastikan hasil klarifikasi nantinya akan disampaikan secara terbuka sebagai bentuk akuntabilitas publik, sekaligus memberikan kepastian informasi bagi masyarakat sekitar. UM
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Memanfaatkan momentum Ramadan 1447 Hijriah, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Hj. Leni Liawati, S.Si, menggelar kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al-Ikhlas, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kamis (26/02/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) 1. Kehadiran Leni disambut antusias oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jamaah setempat. Dalam kesempatan itu, Leni menegaskan bahwa Tarling bukan sekadar agenda seremonial Ramadan, melainkan ruang komunikasi yang efektif antara wakil rakyat dan masyarakat. “Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mempererat kebersamaan. Melalui kegiatan ini, saya ingin mendengar langsung kebutuhan dan harapan warga, sehingga perjuangan di DPRD benar-benar sesuai dengan aspirasi masyarakat,” ujarnya. Ia pun melaksanakan salat Tarawih berjamaah bersama warga, dilanjutkan dengan dialog santai yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan, Leni turut menyerahkan bantuan mushaf Al-Qur’an kepada pengurus Masjid Al-Ikhlas. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan tadarus dan pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak maupun orang tua di lingkungan Desa Cikahuripan. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah, memperkuat hubungan emosional antara masyarakat Cisolok dan wakilnya di parlemen daerah. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Momentum Ramadhan dimanfaatkan Anggota DPRD Kota Sukabumi, Anita Fajarianti, untuk menggerakkan semangat ekonomi kerakyatan. Melalui bazar takjil yang digelar di kawasan Cipanengah, Dapil 3 Kota Sukabumi, puluhan pelaku UMKM kembali mendapatkan ruang usaha sekaligus dukungan nyata. Sebanyak 25 pedagang UMKM dilibatkan dalam kegiatan yang rutin digelar setiap tahun tersebut. Mereka menjajakan aneka makanan untuk berbuka puasa. Bagi Anita, Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga kesempatan strategis untuk memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat kecil. “Ramadhan harus menjadi energi bagi UMKM. Ketika mereka bergerak, ekonomi warga ikut hidup,” dalam sebuah wawancara, Rabu (25/2/2026). Tak berhenti pada penyediaan stand bazar, Anita juga mendorong perputaran usaha dengan membeli langsung produk para pedagang. Takjil yang dibeli kemudian dibagikan kepada masyarakat dan masjid di sekitar lokasi kegiatan. Langkah ini dinilai bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga strategi sederhana untuk memastikan para pelaku UMKM merasakan dampak ekonomi secara langsung. Menurut Anita, penguatan ekonomi lokal membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk peran wakil rakyat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus menumbuhkan optimisme pelaku usaha kecil di tengah berbagai tantangan ekonomi. “Kita ingin UMKM tetap percaya diri. Sekecil apa pun usaha mereka, itu adalah kekuatan ekonomi daerah,” tegasnya. Kegiatan yang mendapat sambutan positif warga tersebut menjadi gambaran bagaimana Ramadhan dapat menghadirkan nilai ibadah sekaligus keberdayaan ekonomi masyarakat. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sekretaris DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Wawan Godawan Saputra, memimpin langsung rangkaian kegiatan keagamaan dalam program Ansyithoh Ramadhan 1447 H. Kegiatan digelar Sekretariat DPRD Kabupaten Sukabumi pada Senin (23/2/2026). Program bertema “Ramadhan Maslahat Berdampak” tersebut diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari tadarus Al-Qur’an, kajian keagamaan, pengajian Ramadhan. Kegiatan lainnya berupa penggalangan donasi, perawatan rutin masjid, hingga santunan anak yatim. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti oleh jajaran pegawai sebagai bentuk penguatan nilai spiritual selama bulan suci. “Kegiatan Ramadhan tidak sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat integritas, kebersamaan, serta semangat pengabdian aparatur,” tegasnya. Dia menambahkan, Ramadhan harus menjadi ruang refleksi dan penguatan karakter. Kami ingin membangun lingkungan kerja yang religius, harmonis, dan berdampak positif. Selain kegiatan internal, aksi sosial berupa donasi dan santunan anak yatim menjadi wujud kepedulian aparatur terhadap masyarakat sekitar. “Perawatan masjid juga menjadi salah satu fokus kegiatan untuk menjaga kenyamanan fasilitas ibadah,” terangnya. Melalui program ini, DPRD Kabupaten Sukabumi berharap semangat Ramadhan mampu memperkuat karakter aparatur yang berakhlak, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat Kabupaten Sukabumi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUNEWS.COM – Memasuki 1 Ramadan 1447 H, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Erpa Aris Purnama, mengajak masyarakat untuk memperbanyak dzikir dan doa. “Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Mari kita isi dengan memperbanyak dzikir dan doa kepada Allah SWT,” ujarnya, Rabu (18/2/2026). Ia mengingatkan bahwa Ramadan merupakan kesempatan berharga bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah, memohon ampunan, serta memperbanyak doa demi kebaikan di dunia dan akhirat. “Semoga kita semua dapat meraih pahala dan keberkahan di bulan Ramadan ini,” katanya. Selain meningkatkan ibadah secara personal, Erpa juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial. Menurutnya, semangat berbagi dan saling membantu perlu terus ditumbuhkan, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia menilai, makna Ramadan tidak hanya terletak pada ibadah puasa, tetapi juga pada perubahan sikap dan perilaku. Menjaga lisan, meningkatkan kesabaran, serta memperbanyak amal kebaikan menjadi bagian penting dalam menjalani bulan suci. Erpa pun berharap Ramadan tahun ini membawa suasana yang lebih tenang dan penuh kebersamaan. Ia mengajak masyarakat menjaga harmoni, meningkatkan keimanan, serta bersama-sama menciptakan lingkungan sosial yang lebih baik. (Dicky)