SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sekretariat DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar pembinaan rohani bagi aparatur melalui kegiatan Majlis Taklim yang berlangsung di Mushola Al-Badr Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi, Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran pegawai dan para kepala bagian sebagai bagian dari penguatan mental serta spiritual aparatur. Dalam kesempatan itu, KH. Iwan Setiawan menyampaikan tausiyah bertema Muhasabah dan Muraqabah. Materi yang disampaikan menyoroti pentingnya evaluasi diri serta menjaga kesadaran bahwa setiap tugas dan tanggung jawab harus dijalankan dengan penuh kejujuran dan amanah. Menurutnya, aparatur pemerintahan tidak hanya dituntut profesional dalam bekerja, tetapi juga harus memiliki akhlak dan nilai moral yang kuat. Dengan muhasabah, pegawai diajak untuk terus memperbaiki sikap dan kinerja, sedangkan muraqabah menjadi pengingat agar setiap pekerjaan dilakukan secara bertanggung jawab. “Ketika seseorang merasa selalu diawasi Allah SWT, maka ia akan lebih berhati-hati dalam bersikap dan menjalankan pekerjaannya,” ujarnya di hadapan peserta majlis ta’lim. Sekretaris DPRD Kabupaten Sukabumi menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan keagamaan tersebut rutin dilaksanakan sebagai upaya membangun budaya kerja yang positif di lingkungan Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi. Ia menilai penguatan spiritual memiliki peran penting dalam menciptakan aparatur yang disiplin, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik. Selain menjadi sarana menambah wawasan keagamaan, kegiatan itu juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi serta kebersamaan antarpegawai. Suasana kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan dan khidmat hingga akhir acara. Melalui kegiatan tersebut, Sekretariat DPRD Kabupaten Sukabumi berharap nilai-nilai religius dapat terus tertanam dalam keseharian aparatur, baik di lingkungan kerja maupun kehidupan bermasyarakat. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – DPRD Kota Sukabumi menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil reses masa sidang II tahun 2026, Kamis (30/4/2026). Forum ini menjadi wadah merangkum berbagai aspirasi masyarakat dari seluruh daerah pemilihan. Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Feri Sri Astrina, menyampaikan seluruh anggota dewan telah turun langsung ke wilayah masing-masing untuk menyerap aspirasi warga. Hasilnya kemudian dibahas dalam rapat paripurna sebagai bagian dari fungsi representasi DPRD. “Hasil reses tersebut akan dirumuskan dalam Pokok-Pokok Pikiran DPRD yang menjadi referensi penting dalam penyusunan dokumen perencanaan dan penganggaran daerah, mulai dari RKPD, KUA-PPAS hingga APBD tahun berikutnya,” ujarnya. Ia menegaskan, paripurna ini juga menjadi jembatan komunikasi strategis antara masyarakat dan pemerintah daerah. Sejumlah isu krusial yang dihadapi warga, terutama terkait infrastruktur dan layanan dasar, disampaikan untuk segera ditindaklanjuti. “Fokus aspirasi masyarakat masih didominasi kebutuhan pembangunan infrastruktur lingkungan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan UMKM, penanganan banjir, serta pengentasan kemiskinan,” terangnya. Sementara itu, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyatakan seluruh hasil reses telah diterima dan akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan arah kebijakan pembangunan daerah. Ia mengungkapkan, sektor infrastruktur tetap menjadi prioritas utama, sejalan dengan hasil reses dan musrenbang. Pemerintah Kota Sukabumi akan memfokuskan pembangunan tiga tahun ke depan pada perbaikan jalan, drainase, trotoar, penerangan, hingga pengelolaan sampah. Selain itu, penataan kawasan perkantoran juga menjadi bagian dari rencana strategis, termasuk peningkatan fasilitas gedung DPRD dan sarana pemerintahan lainnya agar lebih representatif. Ayep menambahkan, sinergi yang kuat antara DPRD dan pemerintah daerah menjadi kunci percepatan pembangunan, sekaligus memastikan program prioritas dapat terealisasi secara optimal dan tepat sasaran. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, bersama seluruh anggota DPRD menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terselenggaranya Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Sukabumi, Senin (4/5/2026). Budi menegaskan, MTQ merupakan momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai Alquran di tengah kehidupan masyarakat. Ia menilai, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan membaca Alquran, tetapi juga sarana membangun karakter dan memperkuat spiritualitas umat. “MTQ ini memiliki makna strategis, karena mampu mendorong masyarakat untuk lebih memahami dan mengamalkan ajaran Alquran dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Ia menegaskan, nilai-nilai qurani harus menjadi landasan dalam pembangunan daerah, sejalan dengan visi Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (MUBAROKAH). Keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembinaan mental spiritual, kata dia, menjadi kunci utama dalam menciptakan masyarakat yang berkualitas. DPRD Kabupaten Sukabumi, lanjut Budi, akan terus mendukung berbagai kegiatan yang berorientasi pada penguatan nilai keagamaan dan budaya, termasuk MTQ yang dinilai mampu melahirkan generasi muda yang berakhlak dan berdaya saing. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti sebagai seremoni, tetapi benar-benar memberi dampak dalam membentuk generasi Qur’ani yang mampu menjadi pilar pembangunan daerah,” tambahnya. Ia juga mendorong agar pelaksanaan MTQ ke depan semakin inovatif dan berkelanjutan, sehingga mampu menjangkau lebih luas partisipasi masyarakat. Dengan semangat tersebut, DPRD optimistis MTQ akan terus menjadi bagian penting dalam membangun Sukabumi yang religius, berkarakter, dan penuh keberkahan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, berlangsung meriah dengan penyerahan hadiah turnamen sepakbola antar desa, Minggu (3/5/2026). Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKB, Dadang Hermawan, secara langsung menyerahkan trofi juara pertama kepada tim Desa Purwasedar yang sukses keluar sebagai kampiun usai menaklukkan Desa Sukajadi dengan skor 1-0. Turnamen ini menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian HUT desa, yang diikuti puluhan tim. Antusiasme warga terlihat tinggi, dengan ribuan penonton memadati lapangan, menciptakan atmosfer kompetisi yang hangat dan penuh kebersamaan. Dalam sambutannya, Dadang Hermawan mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai olahraga, khususnya sepakbola, mampu menjadi sarana efektif dalam mempererat persaudaraan dan menjaga kerukunan masyarakat. “Saya bangga melihat semangat sportivitas para pemain dan dukungan luar biasa dari masyarakat. Kemenangan ini adalah hasil kerja keras dan kekompakan tim. Selamat kepada Desa Purwasedar,” ujarnya. Ia menegaskan, kehadirannya merupakan bentuk komitmen wakil rakyat dalam mendukung kegiatan positif, terutama yang berkaitan dengan pembinaan generasi muda dan pengembangan potensi olahraga di daerah. Perwakilan tim Desa Purwasedar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Mereka menyebut kemenangan tersebut sebagai hasil kerja sama seluruh tim dan dukungan masyarakat desa. Sementara itu, Pemerintah Desa Ujunggenteng berharap turnamen sepakbola ini dapat terus digelar setiap tahun sebagai ajang mempererat persatuan dan kebersamaan antar desa di wilayah Kecamatan Ciracap. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei 2026 dimanfaatkan DPRD Kabupaten Sukabumi untuk menegaskan kembali pentingnya pembangunan sektor pendidikan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyampaikan bahwa kemajuan daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan masyarakatnya. Dalam keterangannya, ia menilai bahwa penguatan pendidikan tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, keluarga, serta masyarakat luas agar tujuan menghadirkan pendidikan yang adil dan berkualitas dapat tercapai. “Pendidikan harus menjadi prioritas bersama. Kita ingin memastikan tidak ada lagi kesenjangan akses, baik di perkotaan maupun di wilayah pelosok,” ungkapnya, 2 Mei 2026. Menurutnya, DPRD akan terus menjalankan fungsi strategisnya dalam memastikan kebijakan pendidikan berjalan optimal, termasuk dalam pengalokasian anggaran yang tepat sasaran, peningkatan kualitas guru, serta pengembangan fasilitas pendidikan yang memadai. Selain itu, apresiasi turut disampaikan kepada para guru yang selama ini berperan besar dalam membentuk generasi penerus bangsa. Nilai-nilai yang diwariskan Ki Hajar Dewantara dinilai tetap relevan sebagai fondasi dalam membangun pendidikan yang berorientasi pada karakter dan kepribadian bangsa. Melalui peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini, DPRD Kabupaten Sukabumi berharap seluruh elemen masyarakat semakin solid dalam mendukung terciptanya sistem pendidikan yang merata, inklusif, dan mampu menjawab tantangan masa depan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei 2026, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Erpa Aris Purnama, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja dan buruh atas kontribusi mereka dalam pembangunan ekonomi. Menurutnya, para pekerja memiliki peran vital sebagai tulang punggung kemajuan bangsa. Ia menegaskan bahwa tanpa kerja keras dan dedikasi tenaga kerja di berbagai sektor, pembangunan ekonomi tidak akan berjalan optimal. “Hari ini adalah momen untuk mengapresiasi setiap tetes keringat para pekerja. Selamat Hari Buruh Internasional 2026. Semoga semangat keadilan, kesejahteraan, dan persatuan terus terjaga,” ujarnya. Lebih lanjut, Erpa menekankan bahwa percepatan pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah, sangat bergantung pada sinergi antara tiga unsur utama, yakni kebijakan pemerintah, perkembangan industri, dan perlindungan terhadap hak-hak pekerja. Ia menjelaskan, pemerintah perlu menghadirkan kebijakan yang mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif tanpa mengabaikan kesejahteraan tenaga kerja. Di sisi lain, kemajuan industri juga harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penghormatan terhadap hak-hak buruh. “Ketiga unsur ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Jika bersinergi dengan baik, maka pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan merata dapat terwujud,” tegasnya. Sebagai wakil rakyat, ia juga menyatakan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak pada pekerja, termasuk peningkatan upah yang layak, jaminan sosial, serta perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja. Di saat yang sama, ia juga mendukung terciptanya iklim investasi yang sehat guna membuka lebih banyak lapangan kerja. “Kesejahteraan pekerja adalah cerminan kemajuan bangsa. Kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja harus terus diperkuat demi mewujudkan ekonomi yang adil dan makmur,” pungkasnya. (Dicky)
MAJALENGKA-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Komisi 4 DPRD Kabupaten Majalengka menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama perwakilan Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Majalengka, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Majalengka, Selasa (21/04/2026). Sekretaris Komisi 4 DPRD Majalengka dari Fraksi PAN, Imip Miptahudin, menyampaikan bahwa RDP dihadiri perwakilan Kementerian Haji dan Umrah, Bagian Kesra, serta KBIH dari 17 kecamatan di Kabupaten Majalengka. Dalam rapat tersebut, dibahas kesiapan pemberangkatan jamaah haji tahun 2026, termasuk dukungan anggaran dari pemerintah daerah. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025, pembiayaan jamaah haji asal Kabupaten Majalengka untuk kebutuhan transportasi dan akomodasi ditanggung melalui APBD. “Anggaran yang disiapkan melalui Bagian Kesra sebesar Rp813.625.000 digunakan untuk transportasi jamaah menuju embarkasi, pengadaan koper, serta pembiayaan tiga orang TPHD,” ujar Imip. Komisi 4 DPRD Majalengka memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka atas fasilitasi yang diberikan guna mendukung kelancaran ibadah haji bagi masyarakat. Adapun jadwal pemberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Majalengka dibagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yaitu Kloter 6 sebanyak 437 jamaah berangkat pada 25 April 2026, Kloter 23 sebanyak 162 jamaah pada 8 Mei 2026, Kloter 29 sebanyak 52 jamaah pada 13 Mei 2026, serta Kloter 39 sebanyak 75 jamaah pada 18 Mei 2026. Selain itu, Komisi 4 juga mengapresiasi peran KBIH sebagai mitra pemerintah dalam memberikan bimbingan kepada calon jamaah haji. Namun demikian, terdapat catatan penting yang menjadi sorotan, yakni belum teralokasinya anggaran pemeriksaan kesehatan jamaah melalui Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). “Kami mendorong agar ke depan Pemerintah Kabupaten Majalengka dapat menganggarkan pemeriksaan kesehatan jamaah haji, karena ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan fisik jamaah,” pungkasnya. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Peringatan Hari Kartini dimaknai sebagai momentum penguatan peran perempuan dalam pembangunan. Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PKS, Erpa Aris Purnama, Selasa (21/4/2026). Dalam keterangannya, Erpa mengajak perempuan Sukabumi untuk terus meneladani semangat Raden Ajeng Kartini yang identik dengan perjuangan emansipasi dan pendidikan perempuan. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas diri, penguatan ketahanan keluarga, serta kontribusi nyata di berbagai sektor. “Selamat Hari Kartini bagi seluruh perempuan Sukabumi. Semangat Kartini adalah semangat untuk terus belajar, mandiri, dan memberikan manfaat bagi lingkungan. Perempuan yang kuat akan melahirkan keluarga yang tangguh sebagai fondasi bangsa,” ujarnya. Lebih lanjut, Erpa menegaskan komitmennya dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada perempuan. Ia menyebut, peran legislatif penting dalam memastikan hadirnya program yang mendukung akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga perlindungan terhadap perempuan. “DPRD akan terus mengawal agar kebijakan pemerintah daerah semakin responsif terhadap kebutuhan perempuan dan keluarga, termasuk membuka ruang partisipasi yang lebih luas di bidang sosial maupun politik,” tambahnya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Kartini sebagai titik tolak kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis, baik di lingkungan keluarga maupun ruang publik, dalam mendorong kemajuan daerah. “Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa perempuan adalah pilar penting pembangunan. Dari rumah hingga masyarakat, kontribusi perempuan sangat menentukan arah kemajuan Sukabumi,” tutupnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Penyerahan rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sukabumi Tahun Anggaran 2025 menjadi poin utama dalam Rapat Paripurna ke-3 Tahun Sidang 2026 yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/4/2026). Dalam rapat tersebut, DPRD secara resmi menetapkan dan menyerahkan berbagai catatan strategis kepada Bupati Asep Japar sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kinerja pemerintahan daerah ke depan. Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali menegaskan bahwa rekomendasi yang telah disusun merupakan hasil pembahasan menyeluruh dari seluruh komisi DPRD. Ia menekankan pentingnya tindak lanjut konkret dari pemerintah daerah terhadap setiap catatan yang diberikan. “Rekomendasi ini harus menjadi pijakan dalam meningkatkan kualitas kinerja pemerintah, baik dalam perencanaan, penganggaran, maupun pelaksanaan program,” ujarnya. Rapat paripurna sendiri dipimpin langsung oleh Budi Azhar Mutawali, didampingi Wakil Ketua I Yudha Sukmagara dan Wakil Ketua II Usep, serta dihadiri Wakil Bupati Andreas, Forkopimda, dan jajaran perangkat daerah. Sebelum penetapan, DPRD melalui laporan pimpinan yang disampaikan Wakil Ketua II memaparkan sejumlah catatan penting yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah. Rekomendasi tersebut disusun mengacu pada ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019. Setelah melalui tahapan pengambilan keputusan, dilakukan penandatanganan berita acara persetujuan bersama antara DPRD dan pemerintah daerah, sekaligus penyerahan dokumen rekomendasi secara simbolis kepada Bupati. Menanggapi hal tersebut, Asep Japar menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD. Ia menilai, catatan yang diberikan merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan. Di sisi lain, DPRD juga mengungkap adanya penyesuaian dalam mekanisme pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Setiap Raperda kini wajib melalui proses fasilitasi di tingkat kementerian dan provinsi, sehingga sejumlah agenda pembahasan akan dijadwalkan ulang. Melalui paripurna ini, DPRD berharap sinergi antara legislatif dan eksekutif semakin diperkuat, terutama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih optimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi mengambil langkah strategis dengan menunda pembangunan jembatan di wilayah Cibeureum dan mengalihkan anggaran sebesar Rp12,6 miliar ke sektor infrastruktur dasar. Kebijakan ini dinilai sebagai upaya mempercepat perbaikan kebutuhan mendesak masyarakat, terutama pada jalan lingkungan, sistem drainase, dan penanganan sampah yang selama ini menjadi keluhan warga. Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Inggu Sudeni, menilai keputusan tersebut sebagai langkah realistis dalam menyesuaikan prioritas pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan yang efektif bukan ditentukan oleh besarnya proyek, melainkan sejauh mana manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. “Ketika anggaran difokuskan ke kebutuhan dasar, dampaknya akan lebih cepat terlihat. Ini menyangkut kualitas hidup warga sehari-hari,” ujarnya, Kamis (16/4/2026). Ia menegaskan, kondisi jalan lingkungan yang rusak, drainase tersumbat, hingga persoalan sampah menjadi isu yang tidak bisa ditunda penanganannya. Karena itu, pengalihan anggaran dinilai sebagai bentuk respons terhadap persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat di tingkat bawah. Di sisi lain, Inggu menyebut proyek jembatan di Cibeureum tetap memiliki nilai penting untuk pengembangan kawasan. Namun, menurutnya, pelaksanaan proyek tersebut perlu menunggu kesiapan yang lebih matang, terutama setelah kebutuhan dasar terpenuhi. “Pembangunan harus bertahap. Dahulukan yang paling dibutuhkan masyarakat, baru kemudian masuk ke proyek yang sifatnya pengembangan,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan agar anggaran yang dialihkan benar-benar terealisasi sesuai rencana dan tepat sasaran. DPRD, kata dia, akan terus mengawal kebijakan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Dengan langkah ini, arah pembangunan di Kota Sukabumi diharapkan semakin terukur, tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik berskala besar, tetapi juga menyentuh kebutuhan nyata warga di lingkungan tempat tinggal mereka. (Usep)