SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, bergerak cepat menangani kondisi tanah di ruas jalan desa menuju Perumahan BCA. Penanganan dilakukan melalui pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang kini tengah dikebut pengerjaannya. Kepala Desa Mekarsari, Iwan Bakar, mengatakan pembangunan TPT tersebut menggunakan anggaran Dana Desa (DD) sebesar Rp50 juta. “Anggaran dialokasikan untuk mendukung pembangunan infrastruktur sekaligus memperkuat kondisi tanah di sepanjang akses jalan desa menuju kawasan Perumahan BCA,” kata Iwan (12/8). Iwan Bakar turun langsung memantau proses pekerjaan di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan kondisi tanah dapat segera dilaksanakan sehingga tidak berkembang menjadi persoalan yang berpotensi mengganggu akses masyarakat maupun lingkungan sekitar. Menariknya, pembangunan TPT tidak hanya mengandalkan pembiayaan dari pemerintah desa. Masyarakat ikut terlibat secara langsung melalui semangat gotong royong dalam berbagai tahapan pekerjaan di lokasi. Dia menambahkan, warga membantu proses pengerukan tanah dan pekerjaan pendukung lainnya. Keterlibatan masyarakat tersebut dinilai turut mempercepat pengerjaan sekaligus mencerminkan kepedulian bersama terhadap kondisi infrastruktur di lingkungan mereka. “Dukungan datang dari RW Perumahan BCA dan RW Cicewol. Keduanya ikut berpartisipasi bersama warga dalam proses pembangunan sehingga pekerjaan di lapangan dapat dilakukan secara bersama-sama,” ujarnya. Selain masyarakat, Bhabinkamtibmas dan unsur keamanan desa turut hadir untuk mendukung kegiatan. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan adanya kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat dan aparat dalam menangani kebutuhan infrastruktur di wilayah Mekarsari. Kades Iwan Bakar menekankan pentingnya percepatan penanganan agar kondisi tanah dapat segera diperkuat. “Saya berharap, pembangunan yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam menunjang keamanan dan kenyamanan akses jalan,” tuturnya. Penggunaan DD sebesar Rp50 juta menjadi bagian penting dalam pembangunan TPT tersebut. Masyarakat berharap anggaran yang telah dialokasikan dapat diwujudkan dalam pekerjaan konstruksi yang berkualitas dan sesuai dengan perencanaan serta ketentuan yang berlaku. Dengan pembangunan yang berlangsung secara gotong royong, masyarakat kini menantikan penyelesaian TPT jalan menuju Perumahan BCA. Pemerintah desa diharapkan terus melakukan pengawasan hingga pekerjaan rampung sehingga hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi warga dan memperkuat infrastruktur desa. (Reno)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa Tanjungsari, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, memperkuat koordinasi bersama unsur kepemudaan dan keagamaan dalam mempersiapkan rangkaian peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) dan Hari Besar Islam (PHBI). Langkah tersebut dilakukan melalui pertemuan yang digelar Kepala Desa Tanjungsari, Aom Muharam, bersama Ketua Karang Taruna Desa Tanjungsari sekaligus Ketua Panitia PHBN, Asep, serta Sekretaris MUI Desa Tanjungsari yang juga dipercaya sebagai Ketua Panitia PHBI, Ustadz Ade, Senin (10/8/2026). Pertemuan menjadi momentum untuk menyatukan persepsi sekaligus mematangkan berbagai persiapan kegiatan yang akan dilaksanakan di tingkat desa. Koordinasi dinilai penting agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ketua Karang Taruna sekaligus Ketua Panitia PHBN, Asep, menyampaikan apresiasi atas perhatian serta dukungan yang diberikan Pemerintah Desa Tanjungsari. Apresiasi serupa disampaikan Ustadz Ade selaku Ketua Panitia PHBI. Menurut Kades Aom Muharam, koordinasi perlu dilakukan sejak awal karena pelaksanaan peringatan PHBI tahun ini bertepatan dengan momentum peringatan Hari Besar Nasional di bulan Agustus. “Karena peringatan Hari Besar Islam tahun ini bertepatan dengan bulan Agustus yang juga menjadi momentum Hari Besar Nasional, maka seluruh rencana kegiatan harus disusun dan dimatangkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Aom. Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah desa, Karang Taruna, MUI, panitia, serta seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan setiap kegiatan yang akan digelar. Aom berharap seluruh rangkaian kegiatan tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial, meningkatkan kebersamaan, serta memperkuat semangat persatuan dan persaudaraan di tengah masyarakat. “Kita berharap Desa Tanjungsari terus maju dan masyarakatnya semakin sejahtera. Mari bersama-sama bersinergi dan berkontribusi dalam setiap kegiatan yang memberikan manfaat, sekaligus mempererat tali persaudaraan demi kemaslahatan bersama,” katanya. Dengan terbangunnya koordinasi dan kesepahaman antarunsur masyarakat, persiapan PHBN dan PHBI di Desa Tanjungsari diharapkan dapat berjalan optimal. Seluruh kegiatan pun diharapkan terlaksana secara tertib, lancar, serta mampu memperkokoh kerukunan dan kebersamaan masyarakat Desa Tanjungsari. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mulai terasa hingga pelosok kampung. Di Kampung Cicariu, RT 08/RW 03, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, warga bergotong royong mempercantik lingkungan sekaligus membangun suasana kemerdekaan, Minggu (9/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan warga dari berbagai kalangan. Sejumlah ruas jalan dibersihkan, umbul-umbul dipasang, gapura kampung dibangun dan dihiasi bendera Merah Putih. Tidak hanya itu, lingkungan sekitar turut dipercantik, sementara pos ronda dirapikan agar semakin nyaman digunakan. Kekompakan warga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Pekerjaan yang dilakukan secara gotong royong tersebut diwarnai canda dan tawa, menciptakan suasana akrab sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga. Ketua RT 08 Kampung Cicariu, Ateng, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar persiapan menyambut perayaan kemerdekaan. Menurutnya, kegiatan itu menjadi bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diwariskan para pejuang bangsa. “Kita tidak ikut berjuang, namun kita menikmati hasil perjuangan para pahlawan kemerdekaan. Semoga para pahlawan bangsa yang telah gugur di medan perang senantiasa ditempatkan di surga-Nya Allah SWT, Amin,” ujar Ateng. Ia menegaskan, menghias dan membersihkan lingkungan menjelang HUT RI merupakan salah satu cara sederhana masyarakat dalam menunjukkan kecintaan kepada Tanah Air. Di balik kegiatan tersebut, terdapat pesan penting agar generasi saat ini tidak melupakan sejarah dan pengorbanan para pahlawan. “Kegiatan ini merupakan wujud kecintaan terhadap tanah air, rasa syukur sekaligus penghormatan yang tulus kepada para pahlawan bangsa yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan yang kita nikmati hari ini,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat yang secara mandiri menghidupkan suasana kemerdekaan di lingkungan masing-masing. Menurut Bakang, kegiatan serupa dilakukan oleh sejumlah RT dan RW di wilayah Desa Cipeundeuy. Semangat warga dalam membersihkan serta menghias lingkungan dinilai menjadi cerminan kuatnya budaya gotong royong di tengah masyarakat. Bahkan, pemerintah desa berencana melakukan penilaian terhadap berbagai persiapan yang dilakukan setiap lingkungan. Warga atau wilayah yang dinilai paling aktif dan kreatif akan mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi. “Penilaian ini diharapkan menjadi motivasi agar tahun mendatang persiapan dan semangat warga dalam menyambut hari kemerdekaan semakin baik dan penuh semangat,” pungkas Bakang. Kemeriahan di Kampung Cicariu pun menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni. Bagi warga, menjaga kebersihan, memperindah lingkungan dan mempererat persaudaraan menjadi cara sederhana untuk mengisi kemerdekaan sekaligus merawat semangat gotong royong. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Camat Cimanggu Dusep Sadeli mendampingi Pemerintah Desa Sukamanah dalam kegiatan Penilaian Pemaparan Anugrah Desa Mubarokah Tahun 2026 yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kecamatan Cibitung, Selasa (21/7/2026). Penilaian ini diikuti sembilan desa yang menjadi perwakilan dari sembilan kecamatan di Wilayah VI Jampangkulon. Desa Sukamanah dipercaya mewakili Kecamatan Cimanggu dengan menampilkan berbagai inovasi, capaian pembangunan, serta program pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan. Kepala Desa Sukamanah, Rahmat Kurnia, memaparkan sejumlah keberhasilan desa di hadapan tim penilai. Presentasi tersebut turut didukung oleh perangkat desa dan Tim Penggerak PKK Desa Sukamanah yang menjelaskan berbagai program pemberdayaan keluarga serta kegiatan yang telah dijalankan di tingkat desa. Camat Cimanggu Dusep Sadeli mengatakan keikutsertaan Desa Sukamanah merupakan bentuk kepercayaan sekaligus kebanggaan bagi Kecamatan Cimanggu. Menurutnya, desa tersebut dinilai mampu menampilkan potensi dan hasil pembangunan yang telah dicapai selama ini. “Kami mengapresiasi seluruh jajaran Pemerintah Desa Sukamanah yang telah mempersiapkan diri dengan baik. Semoga apa yang dipaparkan dapat menjadi nilai tambah dan memberikan hasil terbaik bagi Kecamatan Cimanggu,” ujar Dusep. Sementara itu, proses penilaian dilakukan oleh tim dari DPMD Kabupaten Sukabumi yang terdiri atas Subkoordinator SDM Bidang Pemerintahan Desa Soni Sondani, Kepala Bidang Pengembangan Potensi Desa Agus Manggala, serta perwakilan TP PKK Kabupaten Sukabumi. Selain melakukan penilaian terhadap materi pemaparan, tim juga memberikan berbagai masukan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa, pengembangan potensi lokal, serta pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan Anugrah Desa Mubarokah Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap setiap desa terus meningkatkan inovasi, pelayanan publik, dan pembangunan yang berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Sukabumi Mubarokah, Maju, Unggul, Berbudaya, dan Barokah. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melaksanakan Penilaian Pemaparan Anugrah Desa Mubarokah Tahun 2026 di Kantor Kecamatan Cibitung, Selasa (21/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang evaluasi sekaligus apresiasi terhadap berbagai inovasi dan capaian pembangunan desa di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Sebanyak sembilan desa dari sembilan kecamatan yang berada di Wilayah Pembinaan VI Jampangkulon mengikuti tahapan pemaparan. Masing-masing desa mempresentasikan berbagai program unggulan, tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, hingga pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan. Adapun desa yang mengikuti penilaian meliputi Desa Cidahu (Cibitung), Desa Buniwangi (Surade), Desa Tanjung (Jampangkulon), Desa Mekarmukti (Waluran), Desa Rambay (Tegalbuleud), Desa Ujunggenteng (Ciracap), Desa Cibenda (Ciemas), Desa Sukamanah (Cimanggu), serta Desa Kalibunder (Kalibunder). Tim penilai berasal dari DPMD Kabupaten Sukabumi yang terdiri atas Subkoordinator SDM Bidang Pemerintahan Desa Soni Sondani, Kepala Bidang Pengembangan Potensi Desa Agus Manggala, serta perwakilan Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukabumi. Dalam sambutannya, Soni Sondani mengapresiasi seluruh desa peserta yang dinilai mampu menunjukkan berbagai kemajuan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa dan pembangunan berbasis potensi lokal. Menurutnya, setiap desa memiliki keunggulan yang layak menjadi inspirasi bagi desa lainnya. Kegiatan tersebut dihadiri para kepala desa beserta perangkat desa, camat maupun sekretaris kecamatan dari Wilayah Pembinaan VI Jampangkulon. Camat Cibitung Hodan Pirmansyah turut hadir memberikan dukungan terhadap pelaksanaan penilaian. Pada kesempatan itu, Kepala Desa Cidahu Wahyu Hidayat memaparkan sejumlah program unggulan yang telah dilaksanakan di wilayahnya, mulai dari peningkatan pelayanan masyarakat, pembangunan desa, hingga upaya pemberdayaan warga. Sementara itu, pada sesi pendalaman materi, perwakilan TP PKK Kabupaten Sukabumi memberikan pertanyaan kepada Ketua TP PKK Desa Cidahu, Ikawati. Ia menjelaskan berbagai program PKK yang telah dijalankan, termasuk capaian, inovasi, serta strategi pengembangan organisasi dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa. Penilaian Anugrah Desa Mubarokah diharapkan dapat mendorong lahirnya pemerintahan desa yang semakin inovatif, akuntabel, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kecamatan Jampangkulon melakukan monitoring terhadap pelaksanaan proyek pengaspalan jalan di Kampung Cikadu, Desa Padajaya, Kabupaten Sukabumi, Senin (20/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan pembangunan yang didanai melalui Dana Desa berjalan sesuai perencanaan serta memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan. Monitoring dipimpin Sekretaris Kecamatan Jampangkulon, Dadun, didampingi unsur pembina dan pengawas (Binwas), perangkat kecamatan, serta Sekretaris Desa Padajaya. Peninjauan dilakukan untuk mengecek langsung progres pekerjaan sekaligus memastikan kesesuaian volume dan mutu konstruksi di lapangan. Pembangunan jalan tersebut menggunakan alokasi Dana Desa sebesar Rp100 juta. Ruas yang dikerjakan memiliki panjang sekitar 400 meter dengan lebar 2 meter dan diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat di wilayah Kampung Cikadu. Menurut Dadun, pengawasan lapangan merupakan bagian dari komitmen pemerintah kecamatan dalam memastikan setiap program pembangunan desa dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. “Monitoring ini dilakukan agar hasil pekerjaan benar-benar sesuai spesifikasi, selesai tepat waktu, serta memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” ujarnya. Di sisi lain pengelolaan Dana Desa juga harus dilaksanakan secara transparan, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan, tambah dia. Dengan kondisi jalan yang semakin baik, diharapkan aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar, termasuk akses menuju lahan pertanian, distribusi hasil panen, hingga mobilitas warga sehari-hari yang pada akhirnya mampu mendukung peningkatan perekonomian desa. Pemerintah Kecamatan Jampangkulon menegaskan akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan di seluruh desa. “Hal ini dilakukan sebagai upaya memastikan setiap program berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pembangunan rekonstruksi dan pengaspalan hotmix pada ruas Jalan Kabupaten Leuwi Cagak Hilir–Minajaya di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, mulai dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi. Proyek yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026 tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan rusak. Keberadaan jalan yang lebih baik dinilai akan membawa dampak positif bagi aktivitas masyarakat, mulai dari kelancaran mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, hingga akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan. Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, mengaku bersyukur karena aspirasi masyarakat akhirnya mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi dan khususnya kepada Bupati Sukabumi, Bapak Asep Japar, yang telah merealisasikan pembangunan jalan ini. Ini merupakan kebutuhan yang sudah lama dinantikan masyarakat,” ujarnya, Kamis (9/7/2026). Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya mengalami kerusakan cukup berat sehingga menghambat aktivitas warga sehari-hari. Dengan dimulainya proses rekonstruksi dan pengaspalan, masyarakat optimistis akses transportasi akan menjadi lebih aman, nyaman, dan lancar. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Mekar Raya Sejati dengan nilai kontrak sebesar Rp344.078.972,96. Seluruh pembiayaan berasal dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026. Pelaksana lapangan, Eri atau biasa disapa Bebek, memastikan pekerjaan akan dilaksanakan sesuai standar teknis yang telah ditetapkan. “Insya Allah kami berkomitmen menyelesaikan pekerjaan ini dengan mengutamakan kualitas agar hasilnya dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” katanya. Ucapan terima kasih juga disampaikan warga Desa Cipeundeuy. Salah seorang warga, Dili, mengaku senang karena harapan masyarakat untuk memiliki jalan yang layak akhirnya terwujud. “Kami sangat berterima kasih kepada Kepala Desa Bakang Anwar As’Adi yang terus memperjuangkan pembangunan jalan ini. Terima kasih juga kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas PU, khususnya Bapak Bupati Asep Japar. Jalan yang selama ini kami tunggu akhirnya mulai dibangun,” ungkapnya. Masyarakat berharap pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan perekonomian desa, memperlancar arus transportasi, serta menunjang berbagai aktivitas masyarakat di wilayah Desa Cipeundeuy dan sekitarnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan sumber daya alam yang menjadi penopang perekonomian masyarakat. Keindahan Pantai Cicaladi atau Karang Bolong serta melimpahnya hasil laut menjadi kekuatan utama yang terus dikembangkan pemerintah desa. Pantai Cicaladi menawarkan panorama tebing karang yang berpadu dengan ombak Samudera Hindia. Keindahan alam tersebut menjadikan kawasan ini sebagai salah satu tujuan wisata yang banyak dikunjungi, terutama bagi wisatawan yang menyukai wisata alam dan aktivitas memancing. Selain menyuguhkan panorama alam, pantai ini juga dikenal sebagai lokasi pencarian lobster, udang, dan berbagai jenis ikan laut. Potensi tersebut didukung keberadaan gazebo dan warung milik warga yang memberikan kenyamanan bagi para pengunjung sekaligus menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat. Di luar sektor pariwisata, Desa Sukatani juga memiliki lahan pertanian dan perkebunan yang cukup luas dan subur. Kondisi tersebut menjadikan sektor pertanian tetap menjadi mata pencaharian utama sebagian warga, berdampingan dengan aktivitas perikanan tangkap di kawasan pesisir. Penjabat Sementara Desa Sukatani, H. Rimbayana, didampingi Sekretaris Desa Hasan, mengatakan potensi wisata dan sumber daya alam yang dimiliki desa merupakan aset berharga yang harus dikelola secara optimal. “Dengan potensi sebesar ini perlu ada desain pengelolaan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata dia, Senin (6/7/2026). Sementara itu, seorang warga, Ajat (27), mengaku hasil laut masih menjadi tumpuan utama dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Menurutnya, aktivitas mencari ikan, lobster, dan hasil laut lainnya telah menjadi pekerjaan sehari-hari yang memberikan penghasilan bagi masyarakat pesisir. Pemerintah Desa Sukatani pun terus berupaya mengembangkan potensi wisata dan kelautan dengan melibatkan masyarakat, sehingga mampu menciptakan lapangan usaha baru sekaligus menjaga kelestarian lingkungan sebagai modal pembangunan desa di masa mendatang. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi menggelar Gebyar Tahun Baru Hijriyah 1448 H sebagai upaya memperkuat syiar Islam sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di halaman dan Aula Desa Pasirpanjang, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan diisi dengan berbagai agenda keagamaan, sosial, dan perlombaan Islami. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penyerahan piala bergilir, sambutan dari Kepala Desa Pasirpanjang Mamat Slamet yang akrab disapa Kades Onyod, unsur Forkopimcam Ciracap, serta Kepala KUA Kecamatan Ciracap. Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan santunan kepada puluhan anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama. Dalam sambutannya, Kades Onyod menyampaikan apresiasi kepada Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) beserta seluruh masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat Tahun Baru Hijriyah harus menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan sekaligus memperkuat persatuan warga. Gebyar Hijriyah turut dimeriahkan dengan beragam perlombaan Islami yang diikuti peserta dari lima kedusunan di Desa Pasirpanjang, di antaranya lomba mewarnai, adzan, Pildacil, praktik wudhu, salat berjamaah, murotal, Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ), dan Lomba Cerdas Cermat (LCC). Pada sesi siang, kegiatan berlanjut dengan lomba kaligrafi, dulag, penampilan kosidah tingkat TK dan remaja, serta hadroh sebelum ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang. Puncak kegiatan digelar pada malam hari melalui Tabligh Akbar yang menghadirkan Kiai M. Encep Zaenal Mutaqin dari Leuwi Cagak, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade. Dalam tausiyahnya, ia mengajak masyarakat menjadikan makna hijrah sebagai perubahan menuju kehidupan yang lebih baik melalui peningkatan iman, akhlak, dan kepedulian terhadap sesama. Ketua Panitia PHBI, M. Kosim, bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar berkat dukungan pemerintah desa dan partisipasi masyarakat. “Alhamdulillah acara ini berjalan lancar dan tertib. Ini tidak terlepas dari kekompakan seluruh pihak, terutama dukungan serta semangat yang diberikan oleh Kepala Desa Pasirpanjang dan seluruh warga. Semoga peringatan ini menjadi pengingat bersama untuk terus berhijrah dan memperbaiki diri menjadi lebih baik,” ujarnya. Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Pasirpanjang, unsur Forkopimcam Ciracap, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Karang Taruna, perangkat RT/RW, serta masyarakat dari lima kedusunan yang bersama-sama memeriahkan Gebyar Tahun Baru Hijriyah 1448 H. Versi ini lebih selaras dengan judul karena sejak paragraf pembuka menonjolkan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya memperkuat syiar Islam, bukan sekadar perayaan Tahun Baru Hijriyah. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Gelombang protes warga kembali terjadi di Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Ratusan masyarakat mendatangi kantor desa untuk menyuarakan tuntutan agar Kepala Desa, Sulaeman, melepaskan jabatannya. Aksi ini merupakan kali keempat dilakukan warga. Mereka menilai berbagai persoalan yang sebelumnya disampaikan belum mendapat penyelesaian yang memuaskan. Sejumlah hal yang disorot antara lain realisasi janji kampanye, kondisi infrastruktur desa, hingga transparansi dalam pengelolaan anggaran. Untuk meredam situasi, pihak kecamatan bersama aparat keamanan turun langsung melakukan mediasi. Hadir dalam pertemuan tersebut Camat Surade, Unang Suryana, Kapolsek Surade, Iptu Ade Hendra, serta unsur TNI dari Babinsa setempat. Dalam forum tersebut, Sulaeman menyampaikan sikapnya di hadapan warga. Ia mengaku bersedia mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kepala desa, namun menegaskan bahwa proses tersebut harus mengikuti aturan yang berlaku. “Saya siap mundur, tetapi harus melalui prosedur yang benar dan sesuai ketentuan hukum,” ujarnya. Menurutnya, langkah itu penting agar tidak menimbulkan persoalan administratif maupun hukum di kemudian hari, serta memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan. Sementara itu, Camat Surade menyatakan pihaknya akan memfasilitasi proses penyelesaian sesuai regulasi. Ia juga menegaskan bahwa aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian dalam mencari solusi terbaik. Pertemuan yang berlangsung terbuka dan tertutup itu akhirnya menghasilkan kesepakatan untuk menempuh jalur musyawarah. Kedua belah pihak sepakat menjaga situasi tetap kondusif sembari menunggu proses lebih lanjut sesuai aturan yang berlaku. (Dicky)