CIREBON,-Bidik-kasusnews.com,.Komnas Perlindungan Anak Cirebon Raya bersama Bikers Journalist Indonesia (BJI) dampingi Korban Kekerasan Seksual yang diduga di lakukan oleh Ayah tiri pada Kamis, (4/6) di Mapolresta Cirebon. Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk tugas Komnas PA dan kepedulian dari BJI terhadap korban. Ditemui di Gedung Unit PPA Polresta Cirebon, Ketua Komnas Perlindungan Anak Cirebon Raya Siti Nuryani, S.Pd., atau yang akrab disapa Bunda Yani didampingi Vani Meyliani, SH., menyampaikan bahwa giat hari ini merupakan pendampingan pemanggilan BAP pertama korban. Yani mengungkapkan kalau kondisi korban saat ini tengah mengalami trauma hebat atas kejadian yang dialaminya. “Alhamdulillah hari ini kita Komnas Perlindungan Anak bisa mendampingi BAP pertama korban, kondisi korban saat ini masih memiliki trauma hebat, jadi kami dari Komnas PA akan selalu mendampingi,” tutur Yani, (4/6/2026). Dijelaskan Yani, tindakan asusila yang dialami korban sudah berlangsung sejak korban masih duduk di bangku sekolah, kata Yani. Korban juga saat itu tertekan oleh keadaan dimana Ibu Kandungnya diketahui kerap membela perilaku ayah tiri korban. Berdasarkan keterangan korban, tindakan asusila yang dialaminya ini sudah berlangsung sejak ia masih duduk di bangku SMA. Diman eaktu itu korban sempat menolak dengan perlawanan, tapi karena kalah tenaga ya akhirnya kejadian tersebut tidak bisa dihindari. “Yang bikin korban ini semakin tertekan, ibu kandung yang seharusnya bisa menjadi pelindung bagi anak-anaknya ini justru malah terkesan membela ayah tirinya ini, itulah yang bikin korban ini trauma berat,” jelas Yani. Sementara itu, Ketua Harian Bikers Journalist Indonesia Arsy Al Banzary memastikan jika pihaknya selaku mitra dari Kepolisian dan Komnas PA akan terus mengawal kasus ini hingga korban mendapatkan keadilan. “Sebagai mitra Kepolisian dan Komnas PA, kami pastikan BJI akan terus mengawal kasus ini hingga korban mendapatkan keadilan,” tegas Arsy yang juga menjabat sebagai Redaktur di media Kontroversi News. Arsy berharap agar pihak Kepolisian dapat se-segera mungkin melakukan tindak lanjut terhadap kasus ini. BJI akan menghormati seluruh proses kasus ini dan mempercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. “Terang kami minta agar pihak kepolisian segera melakukan tindak lanjut atas kasus ini supaya korban benar-benar mendapatkan keadilan. Kami juga akan menghormati seluruh prosesnya dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada Polresta Cirebon.” pungkasnya. (Asep Rusliman)

INDRAMAYU,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Penolakan warga terhadap keberadaan kost-kostan yang diduga beroperasi secara tidak wajar mencuat di Dusun Karang Baru, Desa Singajaya, Kecamatan Indramayu. Aksi tersebut ditandai dengan pemasangan spanduk di sejumlah titik lingkungan sebagai bentuk protes terbuka terhadap praktik sewa kamar per jam yang dinilai meresahkan. Spanduk-spanduk yang dibentangkan warga berisi penegasan sikap menolak segala bentuk aktivitas yang mengarah pada dugaan prostitusi terselubung. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga norma sosial dan ketertiban lingkungan yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keresahan yang dirasakan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Ia menyebut adanya aktivitas keluar-masuk penghuni yang tidak biasa, terutama pada jam-jam tertentu, sehingga memicu kecurigaan warga terhadap fungsi sebenarnya dari rumah atau kost-kostan tersebut. “Warga di sini merasa tidak nyaman. Aktivitasnya berbeda dari kost pada umumnya. Ada yang datang hanya sebentar lalu pergi lagi, itu yang membuat kami curiga,” ujarnya. Sabtu 2 Mei 2026 Menurutnya, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membawa dampak negatif, khususnya bagi lingkungan sosial dan generasi muda di sekitar lokasi Warga pun sepakat untuk menyuarakan penolakan secara kolektif agar mendapat perhatian dari pihak berwenang. Selain memasang spanduk, masyarakat juga berharap adanya langkah konkret dari aparat desa maupun instansi terkait untuk melakukan penelusuran dan penertiban. Mereka menilai pengawasan terhadap tempat usaha berbasis hunian perlu diperketat agar tidak disalahgunakan. Warga menegaskan bahwa penolakan ini bukan tanpa alasan. Mereka ingin memastikan lingkungan tempat tinggal tetap aman, nyaman, dan sesuai dengan norma yang berlaku. Kehadiran aktivitas yang mencurigakan dinilai dapat merusak citra wilayah serta memicu persoalan sosial yang lebih luas. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola kost maupun pemerintah setempat terkait dugaan tersebut. Namun demikian, warga berharap persoalan ini dapat segera ditindaklanjuti secara transparan dan adil. Aksi penolakan ini menjadi cerminan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya. Di tengah perubahan sosial yang terus berlangsung, warga Karang Baru memilih untuk bersikap tegas terhadap hal-hal yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban dan nilai-nilai yang mereka pegang. (Asep Rusliman)

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,.Yayasan Jaya Artasena Keluarga resmi melaksanakan soft opening Rumah Rehabilitasi NAPZA yang berlokasi di Kelurahan Cirendang, Kabupaten Kuningan. Kehadiran fasilitas rehabilitasi ini menjadi langkah nyata dalam mendukung upaya pemulihan bagi penyalahguna narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA), sekaligus memperluas akses layanan rehabilitasi bagi masyarakat di wilayah Kuningan dan sekitarnya. Melalui soft opening tersebut, Rumah Rehabilitasi NAPZA Yayasan Jaya Artasena Keluarga mulai membuka layanan dan menerima pasien umum yang membutuhkan pendampingan rehabilitasi maupun pemulihan dari ketergantungan NAPZA. Program rehabilitasi yang disiapkan mengedepankan pendekatan terpadu yang mencakup aspek kesehatan, psikologis, sosial, dan pembinaan karakter. Pada hari yang sama, Rabu (3/6/2026), pelayanan kesehatan bagi pasien juga telah berjalan. Seorang pasien remaja yang sedang menjalani proses rehabilitasi mendapatkan penanganan medis dari dokter yang bertugas di fasilitas tersebut. dr. Ade Cindra RF, MARS melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh guna mengetahui kondisi pasien sebelum menentukan langkah pengobatan dan tindak lanjut yang diperlukan. Dalam proses pemeriksaan, dr. Ade Cindra RF, MARS melakukan observasi terhadap kondisi fisik pasien, mengevaluasi keluhan kesehatan, serta memberikan penanganan medis sesuai kebutuhan. Pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional menjadi bagian dari komitmen yayasan dalam memberikan layanan rehabilitasi yang aman dan berkualitas. Adv, Misbahul Anwar Harahap.,SH, “Pihak Yayasan Jaya Artasena Keluarga menyampaikan bahwa keberadaan tenaga medis, konselor rehabilitasi, dan pendamping sosial merupakan elemen penting dalam mendukung proses pemulihan pasien secara menyeluruh. Oleh karena itu, setiap pasien yang menjalani rehabilitasi akan mendapatkan pemantauan kesehatan dan pendampingan secara berkala sesuai dengan kondisi masing-masing. “Kami berharap Rumah Rehabilitasi NAPZA ini dapat menjadi tempat pemulihan yang memberikan harapan baru bagi mereka yang ingin terbebas dari penyalahgunaan narkoba dan kembali menjalani kehidupan yang sehat serta produktif. Soft opening ini menjadi awal dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar perwakilan Yayasan Jaya Artasena Keluarga Selain menyediakan layanan rehabilitasi, yayasan juga berupaya membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya rehabilitasi sebagai langkah pemulihan yang tepat bagi korban penyalahgunaan NAPZA. Pendekatan yang digunakan tidak hanya berfokus pada penghentian ketergantungan, tetapi juga pada penguatan mental, pengembangan keterampilan hidup, dan reintegrasi sosial pasien. Dengan dimulainya operasional melalui tahap soft opening, Rumah Rehabilitasi NAPZA Yayasan Jaya Artasena Keluarga membuka kesempatan bagi masyarakat, keluarga pasien, serta berbagai pihak terkait untuk berkolaborasi dalam mendukung upaya pencegahan dan pemulihan penyalahgunaan NAPZA di Indonesia. Kehadiran Rumah Rehabilitasi NAPZA Yayasan Jaya Artasena Keluarga juga diharapkan dapat memperkuat implementasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) melalui pendekatan rehabilitasi yang humanis, terukur, dan berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan komitmen berbagai pemangku kepentingan dalam menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, serta bebas dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. (Asep Rusliman)

Cirebon Kota,BIDIK-KASUSNEWS.COM, .Rangkaian peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang dilaksanakan pada Jumat (01/05/2026) di wilayah Kota Cirebon berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini tak lepas dari upaya pengamanan ketat yang dilakukan oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota, yang menerjunkan ratusan personel untuk mengawali dan mengakhiri setiap rangkaian acara tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara luas. Aksi peringatan yang diikuti oleh kelompok mahasiswa ini tersebar di sejumlah titik strategis di Kota Cirebon. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi-lokasi tersebut merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga keseimbangan antara hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi, serta kepentingan umum agar ketertiban dan keamanan tetap terpelihara dengan baik. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menegaskan bahwa pola pengamanan yang diterapkan dalam kegiatan ini senantiasa mengedepankan pendekatan humanis. Menurutnya, keberadaan petugas di lapangan bukan bertujuan untuk membatasi atau menghambat penyampaian aspirasi, melainkan untuk memastikan setiap proses berlangsung dengan aman, damai, dan penuh rasa tanggung jawab dari semua pihak yang terlibat. “Kami hadir di tengah-tengah masyarakat dan peserta aksi untuk memberikan perlindungan, rasa aman, serta memfasilitasi agar aspirasi yang disampaikan dapat tersalurkan dengan baik tanpa menimbulkan gangguan bagi orang lain. Pendekatan yang kami lakukan bersifat persuasif dan komunikatif, sehingga hubungan antara aparat dan masyarakat tetap terjalin harmonis,” tegas AKBP Eko. Dalam pelaksanaannya di lapangan, para petugas mendampingi jalannya aksi sejak tahap persiapan hingga kegiatan dinyatakan selesai dan para peserta membubarkan diri. Komunikasi yang terjalin secara intens antara aparat dan koordinator lapangan aksi membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa adanya ketegangan atau insiden yang merugikan pihak manapun. Sempat terjadi penghentian alur kendaraan di beberapa ruas jalan demi kelancaran jalannya aksi. Namun, berkat koordinasi yang matang dan pengaturan lalu lintas yang dilakukan secara profesional oleh petugas, kondisi tersebut dapat segera diatasi dalam waktu singkat. Dampak terhadap kelancaran arus lalu lintas maupun aktivitas warga sekitar dapat diminimalkan sehingga tidak menimbulkan kerugian yang berarti bagi masyarakat luas. Sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Kapolres Cirebon Kota juga menekankan bahwa tanggung jawab kepolisian tidak hanya terbatas pada pengamanan peserta aksi semata, tetapi juga mencakup perlindungan terhadap objek vital dan fasilitas umum yang ada di sekitar lokasi kegiatan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan atau gangguan yang dapat mengganggu pelayanan publik maupun kepentingan masyarakat banyak. Selain melakukan pengamanan fisik, pihak kepolisian juga gencar menyampaikan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menjaga ketertiban, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya, serta mengedepankan budaya dialog dan komunikasi yang baik dalam setiap penyampaian pendapat di ruang publik. Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan mendesak atau menemukan adanya potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama maupun setelah berlangsungnya aksi, pihak kepolisian mengimbau untuk segera melapor melalui Layanan Polisi 110. Jalur komunikasi ini disiapkan untuk memastikan setiap laporan atau permintaan bantuan dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan tanggap oleh petugas yang bertugas di lapangan. Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, menambahkan bahwa pengamanan aksi peringatan Hari Buruh Internasional merupakan bagian dari pelayanan utama kepolisian kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan menjaga suasana yang aman dan tertib adalah hasil kerja sama yang baik antara aparat penegak hukum dan seluruh elemen masyarakat. “Kami mengajak semua pihak untuk terus menjaga suasana kondusif di Kota Cirebon. Layanan Polisi 110 selalu siap melayani masyarakat selama 24 jam sebagai sarana komunikasi cepat untuk melaporkan segala bentuk gangguan atau meminta bantuan kepolisian,” ungkap AKP M. Aris. Berakhirnya rangkaian kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional di Kota Cirebon dalam keadaan aman dan tertib menjadi bukti bahwa kebebasan menyampaikan aspirasi dapat berjalan beriringan dengan terpeliharanya ketertiban umum, selama didasari rasa saling menghormati dan tanggung jawab bersama. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Ambruknya sarana pendidikan yang menimpa bangunan SDN 3 Mirat, Kecamatan Leuwimunding, pada Jumat (1/5/2026) mendapat sorotan tajam dari kalangan penggiat anti korupsi. Peristiwa tersebut dinilai sangat memprihatinkan karena terjadi menjelang peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei. Tim Investigasi Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI), Taufik Hidayat, mengecam keras ambruknya bangunan sekolah yang diketahui baru direhabilitasi pada tahun 2021. Menurutnya, secara struktur bangunan tersebut masih tergolong baru dan seharusnya memiliki kualitas yang mampu bertahan dalam jangka panjang, terlebih pada bagian atap yang menggunakan material baja ringan. “Bangunan sekolah tersebut mendapat perbaikan rehab pada tahun 2021. Secara struktur termasuk baru dan masih tahap garansi. Material baja ringan biasanya memiliki garansi hingga 15 tahun, tetapi ini baru berjalan sekitar 4 tahun sudah ambruk. Ada apa ini?” ungkap Taufik Hidayat. Dirinya menilai kejadian tersebut harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum maupun pemerintah daerah, terutama terkait kualitas pengerjaan proyek pembangunan fasilitas pendidikan. Taufik menegaskan pihaknya akan terus mengawal dan melakukan investigasi terhadap dugaan adanya indikasi korupsi dalam proses pembangunan maupun pengawasan proyek rehabilitasi SDN 3 Mirat tersebut. “Kami sangat menyayangkan kejadian ini. LAKRI akan tetap mengawal adanya indikasi korupsi dalam pengerjaan pembangunan tersebut,” tegasnya. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Majalengka bergerak cepat menangani ambruknya atap bangunan SDN 3 Mirat. Bupati Majalengka, Eman Suherman turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi sekolah sekaligus memastikan langkah penanganan darurat segera dilakukan. Dalam kunjungannya, Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas PUTR, serta Plt Kepala BKAD Kabupaten Majalengka. Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, hujan deras disebut menjadi salah satu pemicu ambruknya bangunan. Namun demikian, Bupati juga menyoroti adanya persoalan teknis konstruksi bangunan. Beberapa temuan yang disampaikan di antaranya penggunaan baja ringan dengan ketebalan sekitar 0,75 mm yang dinilai tidak memenuhi standar kekuatan, serta jarak antar kuda-kuda atap yang melebihi 1 meter, padahal idealnya maksimal 80 sentimeter. “Ini harus menjadi bahan evaluasi bersama. Kualitas pembangunan, terutama untuk fasilitas pendidikan, tidak boleh diabaikan,” tegas Bupati. Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar siswa akan dialihkan dengan memanfaatkan ruang perpustakaan dan area musala sekolah agar proses pendidikan tetap berjalan. Pemerintah Kabupaten Majalengka juga memastikan perbaikan bangunan akan segera dilakukan menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) tanpa harus menunggu anggaran perubahan. Peristiwa ambruknya SDN 3 Mirat ini menjadi pengingat penting akan perlunya pengawasan ketat terhadap kualitas pembangunan infrastruktur pendidikan agar tercipta lingkungan belajar yang aman dan layak bagi para siswa. (Asep Rusliman)

Indramayu,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Penilaian ini mengacu pada mekanisme Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD), yang dilakukan secara berkala dengan indikator terukur. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Kabupaten Indramayu menempati posisi kelima dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia. Menanggapi capaian itu,Luki Hakim menekankan,penghargaan ini seharusnya menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,bukan kebanggaan simbolik. Memastikan program yang dijalankan benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat. “Kami akan terus meningkatkan pelayanan dan transparansi,memastikan program benar-benar dirasakan masyarakat ,”kata Luki Hakim. Luki juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang dinilai berkontribusi dalam capaian tersebut,mulai dari Legislatif hingga masyarakat. Namun tantangan kedepan tetap terbuka,terutama dalam menjaga konsistensi kinerja dan memastikan indikator penilaian berbanding lurus dengan kondisi rill dilapangan. Dengan capaian ini,publik akan menanti apakah peningkatan kinerja tersebut dapat berlanjut dan dirasakan secara nyata oleh masyarakat Indramayu. Wakil Mentri Dalam Negri Bima Arya Sugiarto menyebut Luki Hakim masuk lima besar karena dinilai unggul dalam berbagai indikator kinerja pemerintah. Penilaian ini mengacu pada mekanisme Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah(EPPD),yang dilakukan secara berkala dengan indikator terukur. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut ,Kabupaten Indramayu menempati posisi kelima dari total 514 Kabupaten /Kota di Indonesia. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Aspirasi warga Desa Sukatani, Kecamatan Surade, terkait kerusakan jalan mulai mendapat respons serius dari pemerintah daerah. Melalui forum dialog yang difasilitasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD), warga bertemu langsung dengan jajaran pemerintah, termasuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, di Aula Desa Sukatani, Rabu (29/4/2026). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari aksi warga beberapa hari sebelumnya yang mempersoalkan kondisi jalan yang dinilai semakin memburuk dan menghambat aktivitas masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimcam, BPD, serta elemen masyarakat lainnya. Usai dialog, Kepala Dinas PU bersama tim langsung turun ke lapangan untuk mengecek kondisi ruas jalan yang dikeluhkan. Hasilnya, sejumlah titik mengalami kerusakan berat yang membutuhkan penanganan menyeluruh. Menurut Kadis PU, tingkat kerusakan di atas 60 persen tidak bisa lagi ditangani dengan perbaikan ringan, melainkan harus melalui rekonstruksi total. Ia menyebutkan, kebutuhan anggaran untuk pembangunan jalan dengan kondisi tersebut cukup besar. “Untuk rekonstruksi, per kilometernya saat ini berkisar Rp1,9 miliar, dan itu masih mengikuti harga sekarang,” ungkapnya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berupaya menghadirkan solusi, dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Skema penanganan akan dilakukan secara bertahap sesuai prioritas. Ia juga membuka kemungkinan adanya alokasi anggaran melalui perubahan APBD, jika kondisi fiskal memungkinkan. Hal ini menjadi salah satu harapan agar penanganan jalan di Sukatani bisa segera direalisasikan. Sementara itu, warga berharap hasil pertemuan ini tidak berhenti pada wacana. Mereka meminta adanya langkah konkret mengingat kondisi jalan yang rusak telah berdampak pada mobilitas dan kegiatan ekonomi sehari-hari. Dialog tersebut menjadi ruang komunikasi antara masyarakat dan pemerintah untuk mencari titik temu. Selain meredakan ketegangan pasca aksi, forum ini juga memperkuat komitmen bersama dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendasar warga. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, menghadiri kegiatan pelepasan purna bhakti sekaligus memimpin pembinaan wilayah bagi dua UPTD di Kantor UPTD Jampangkulon, Rabu (29/4/2026). Kegiatan diawali dengan pelepasan Kepala Cabang (Kacab) Dinas PU Wilayah Jampangkulon, Yudi, yang memasuki masa purna bakti setelah mengabdi dalam pembangunan infrastruktur di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Dalam sambutannya, Uus Pirdaus menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan loyalitas yang telah diberikan selama bertugas. Ia menegaskan bahwa kontribusi yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam kemajuan pembangunan daerah. “Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian yang telah diberikan. Semoga selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan ke depan,” ujarnya. Usai prosesi purna bhakti, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan wilayah yang diikuti jajaran UPTD Wilayah Ciemas dan UPTD Wilayah Jampangkulon. Dalam arahannya, Kadis PU menekankan pentingnya peningkatan kinerja aparatur, kedisiplinan, serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan perlunya koordinasi yang solid antar UPTD dalam menjalankan tugas di lapangan. Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi kunci dalam penanganan infrastruktur, baik jalan maupun irigasi, agar pembangunan di wilayah selatan dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan. “Seluruh jajaran harus bekerja profesional, responsif, dan menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor infrastruktur. (Dicky)

MAJALENGKA – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wakil Ketua Komisi II DPRD Majalengka Gus Hisnu Basyaiban angkat bicara terkait kinerja PT Sindangkasih Multi Usaha ( SMU ) Majalengka yang notabene BUMD Milik Pemkab Majalengka Sebelumnya PMII Kabupaten Majalengka telah melaksanakan aksi demo ke kantor setempat dan pendopo Kabupaten Majalengka yamg menuntut evaluasi pengurus dan kinerja PT SMU Kabupaten Majalengka. Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua Gus Hisnu mengatakan bahwa aksi teman-teman PMII Majalengka di depan kantor PT SMU adalah alarm keras bagi kita semua. “Saya berdiri bersama mahasiswa dalam menuntut perubahan mendasar pada tubuh PT SMU. Kita tidak bisa lagi mentoleransi BUMD yang ‘jalan di tempat’ atau bahkan terus-menerus menjadi beban bagi anggaran daerah,” kata Gus Hisnu pada media, Selasa, (28/04/26). ​Masih kata dia ada beberapa poin yang saya tekankan sebagai Wakil Ketua Komisi II bahwa “Stop Pembiaran:” .Jangan ada lagi alasan ‘dinamika bisnis’ untuk menutupi ketidakefisienan. BUMD dibentuk untuk memberi profit bagi rakyat Majalengka, bukan untuk sekadar ada di atas kertas tanpa kontribusi PAD yang jelas. “Audit dan Perombakan Total, saya mendesak adanya audit investigatif terhadap tata kelola PT SMU. Jika ditemukan ketidakbecusan manajerial, jangan ragu untuk melakukan perombakan total, termasuk restrukturisasi direksi. Kami di DPRD tidak akan segan memangkas penyertaan modal jika manajemen tidak mampu menunjukkan roadmap perbaikan yang konkret dan terukur, ” ujarnya. Selanjutnya, DPRD Bukan Stempel, Komisi II akan memanggil Direksi PT SMU dalam waktu dekat. Saya ingatkan kepada pihak manajemen: hearing nanti bukan sekadar formalitas. Siapkan data, tunjukkan transparansi, dan berikan jawaban yang memuaskan atas tuntutan mahasiswa. Jika kalian tidak mampu bekerja profesional, maka kalian tidak punya tempat di BUMD milik rakyat ini. ​”Mahasiswa telah bersuara, dan saya memastikan suara tersebut akan menjadi amunisi utama dalam rapat pengawasan kami di DPRD. Kita akan kawal sampai ada perbaikan nyata, titik,” serunya. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Rangkaian peringatan HUT ke-112 Kota Sukabumi menghadirkan suasana semarak yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan yang digelar di kawasan Balai Kota pada 25 April 2026 itu dipadati warga dari berbagai kalangan. Wakil Wali Kota Bobby Maulana menilai, perayaan tahun ini memberi dampak positif terhadap citra daerah. Menurutnya, konsep kegiatan yang variatif mampu menarik perhatian publik sekaligus memperkenalkan potensi lokal. Sejumlah agenda seperti jalan santai, pawai budaya, dan pertunjukan seni menjadi magnet utama. Kehadiran komunitas dalam setiap penampilan dinilai memperkaya nuansa acara dan mempertegas identitas budaya Sukabumi. Di sisi lain, peran media sosial turut memperkuat gaung kegiatan. Berbagai dokumentasi yang dibagikan masyarakat dinilai efektif memperluas jangkauan informasi hingga ke tingkat nasional bahkan luar negeri. Tak hanya berfokus pada seni budaya, kegiatan ini juga menghadirkan hiburan bernuansa olahraga. Lomba panco yang digelar di lokasi acara menjadi salah satu yang paling diminati dan menyedot perhatian pengunjung. Menjelang akhir kegiatan, penampilan Sukabumi drummer serta atraksi kaligrafi dari anak-anak TK dan PAUD memberikan sentuhan kreatif sekaligus menghibur masyarakat yang hadir. Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga mengungkapkan rencana penataan Lapangan Merdeka Sukabumi. Mulai Mei mendatang, kawasan itu akan difokuskan sebagai ruang aktivitas olahraga. Ia menambahkan, revitalisasi kembali akan dilakukan tahun ini agar fasilitas yang ada semakin nyaman dan mendukung kebutuhan masyarakat, sejalan dengan upaya memperkuat daya tarik Kota Sukabumi. (Usep)