Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Polresta Cirebon melaksanakan Upacara Pelantikan Jabatan dan Kenal Sambut Wakapolresta Cirebon, Senin (26/1/2026), bertempat di Aula Pesatgatra Polresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika No. 01, Sumber, Kabupaten Cirebon. Upacara dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon KOMBES POL IMARA UTAMA, S.H., S.I.K., M.H. Dalam kegiatan tersebut, AKBP EKO MUNARIANTO, S.I.K. resmi dilantik sebagai Wakapolresta Cirebon berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781 B/XII/KEP/2025 tanggal 15 Desember 2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri. Rangkaian kegiatan pelantikan meliputi penandatanganan berita acara serah terima jabatan, penandatanganan pakta integritas, serta pengambilan sumpah jabatan Wakapolresta Cirebon. Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan acara kenal sambut Wakapolresta Cirebon. Dalam sambutannya, Kapolresta Cirebon menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada Wakapolresta yang baru serta menekankan pentingnya adaptasi cepat terhadap dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polresta Cirebon. “Kami mengucapkan selamat bertugas kepada AKBP Eko Munarianto, S.I.K. sebagai Wakapolresta Cirebon. Diharapkan segera menyesuaikan diri dan mampu menjawab dinamika kamtibmas di wilayah hukum Polresta Cirebon,” ujar Kapolresta. Kapolresta juga mengarahkan kepada para Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran agar proaktif mengenali wilayah tugas masing-masing, meningkatkan kehadiran di tengah masyarakat, serta mengoptimalkan kinerja di lapangan. Sementara itu, Wakapolresta Cirebon AKBP EKO MUNARIANTO, S.I.K. menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolresta Cirebon, para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polresta Cirebon atas sambutan dan dukungan yang diberikan. Ia menegaskan komitmen loyalitas dan soliditas organisasi serta kesiapan mendukung seluruh kebijakan dan program pimpinan demi kelancaran pelaksanaan tugas dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. “Kami siap mendukung seluruh kebijakan pimpinan dan berharap bimbingan serta kerja sama dari seluruh jajaran guna mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polresta Cirebon,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

Indramayu Bidik-kasusnews.com,.Luapan sungai, air laut pasang, curah hujan tinggi, serta sistem drainase yang belum optimal menyebabkan sejumlah wilayah Indramayu tergenang air, sehingga memerlukan  penanganan cepat serta kerja sama semua pihak. ‎ ‎Hal ini disampaikan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, saat meninjau langsung sejumlah wilayah terdampak banjir di Kabupaten Indramayu, Minggu (25/1/2026). ‎ ‎Peninjauan dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap kondisi warga yang terdampak genangan air. Beberapa titik yang dikunjungi antara lain Desa Pabean Ilir Kecamatan Pasekan, Desa Rambatan Kulon, Pintu Air Bendungan Karet di Kecamatan Lohbener, serta Desa Bugel Kecamatan Patrol. ‎ ‎Di Desa Pabean Ilir, Bupati Lucky Hakim mendengarkan langsung keluhan warga. Keni, warga RT 15 Desa Pabean Ilir, mengungkapkan, air mulai masuk ke rumah warga sejak Sabtu malam dan menggenangi permukiman di RT 15 dan RT 16. ‎ ‎Menanggapi hal tersebut, Bupati Lucky Hakim yang didampingi Camat Pasekan, Taryadi, meminta masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan karena memperparah genangan. Bupati Lucky juga memastikan pompa penyedot air akan segera didatangkan untuk mempercepat surutnya banjir, mengingat tidak adanya jalur pembuangan air alami di wilayah tersebut. ‎ ‎“Kita usahakan secepat mungkin pompa air didatangkan, kalau bisa besok sudah mulai penyedotan. Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Indramayu akan melakukan perbaikan drainase, pembuatan saluran air, serta penambahan pompa air berkapasitas lebih besar agar genangan tidak berlarut-larut,” perintahnya. ‎ ‎Peninjauan dilanjutkan ke Bendungan Karet Bangkir Kecamatan Lohbener. Bupati Lucky Hakim didampingi BPBD Indramayu, Camat Lohbener, Warno, perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai ( BBWS)Cimanuk Cisanggarung, serta Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai NasDem, Bunda Sri Wahyuni Utami Herman (SWH). Bupati Lucky meninjau sejumlah pintu air yang kondisinya sudah rawan jebol. ‎ ‎Menurutnya, secara geografis Indramayu berada di wilayah hilir dan dekat dengan laut, sehingga sangat rentan terhadap banjir. Selain dipengaruhi banjir rob akibat pasang air laut, debit air dari wilayah hulu seperti daerah pegunungan juga turut memperbesar risiko banjir, terutama saat curah hujan tinggi yang berlangsung terus-menerus. ‎ ‎“Saat ini pemerintah daerah bersama kecamatan dan desa bergotong royong menambal tanggul yang jebol. Perbaikan permanen sudah dikontrakkan dan akan dikerjakan pada Februari hingga Maret dengan pemasangan pancang sepanjang kurang lebih 13 kilometer,” tegasnya. ‎ ‎Di Desa Rambatan Kulon, Dewi, warga RT 27 Blok Pulo, menyampaikan, banjir terjadi sejak Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB akibat sungai yang meluap, tanggul jebol, dan rembesan air masuk ke rumah warga. ‎ ‎Sementara itu, saat meninjau Desa Bugel Kecamatan Patrol, Bupati Lucky Hakim didampingi Camat Patrol, Bagus Asep Trisnadi, menyampaikan empati kepada warga yang terdampak banjir. ‎ ‎“Pemerintah akan terus berupaya memperbaiki tanggul dan saluran air. Namun kami juga meminta peran aktif masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan tidak menutup saluran atau gorong-gorong. Ini harus menjadi upaya bersama agar banjir tidak terus terulang,” katanya. ‎ ‎Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lucky Hakim juga menyapa warga serta menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada sejumlah warga terdampak sebagai bentuk kepedulian dan dukungan pemerintah daerah kepada Masyarakat. (Asep.R)

KOTA CIREBON Bidik-kasusnews.com,. (Senin, 26/1/2026), – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.A.P., M.Si bersama Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimancis meninjau langsung kegiatan pengerukan Kali Sukalila yang berlokasi di Jalan Kalibaru, Kota Cirebon. Kegiatan pengerukan tersebut dilaksanakan oleh tim dari BBWS Cimancis sebagai bagian dari upaya penataan kawasan sungai dan lingkungan perkotaan. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proses pengerukan berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Pengerukan Kali Sukalila bertujuan untuk mengembalikan fungsi aliran air agar lebih lancar, mengurangi potensi banjir, serta menciptakan ruang publik yang lebih tertib dan nyaman. Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah lanjutan dari program penataan kawasan bantaran sungai yang sebelumnya telah diawali dengan relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sepanjang aliran Kali Sukalila. Relokasi tersebut dilakukan secara bertahap dan humanis demi menciptakan lingkungan yang lebih tertata tanpa mengabaikan aspek sosial masyarakat. “Setelah relokasi PKL, pemerintah kota bersama BBWS Cimancis melakukan pengerukan sungai agar aliran air dapat berfungsi optimal. Harapannya, kawasan ini bisa menjadi ruang publik yang lebih rapi, bersih, dan aman, serta jalan di sekitarnya lebih nyaman digunakan bersama,” ujar Effendi Edo. Sementara itu, Dandim 0614/Kota Cirebon menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah daerah dalam penataan wilayah dan lingkungan. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Kota Cirebon yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga. “Kami dari Kodim 0614/Kota Cirebon mendukung penuh kegiatan ini. Penataan sungai dan ruang publik seperti ini sangat penting untuk menjaga kelancaran aliran air, mencegah banjir, serta meningkatkan kenyamanan warga. Sinergi lintas sektor harus terus dijaga demi kemajuan Kota Cirebon,” ujarnya. Dengan adanya pengerukan Kali Sukalila ini, Pemerintah Kota Cirebon berharap fungsi sungai sebagai saluran air dapat kembali optimal sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan estetika kota di kawasan Jalan Kalibaru.(pendim0614)* (Asep.R)

SUKABUMI-BIDIK-KASUNEWS.COM – Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Citamiang, Senin (26/1/2026), sebagai bagian dari penyelarasan perencanaan pembangunan Kota Sukabumi tahun 2027. Bobby menegaskan Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyamakan persepsi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) agar program pembangunan berjalan selaras, efektif, dan berkelanjutan. “Fokus program tetap pada infrastruktur, gedung dan bangunan, serta program sosial. Penyelesaiannya harus lintas OPD,” ujarnya. Ia juga mendorong setiap OPD melahirkan minimal 15 inovasi setiap tahun guna meningkatkan kualitas pelayanan dan menjawab kebutuhan masyarakat secara adaptif. Sementara itu, Camat Citamiang Aries Ariandi berharap usulan prioritas dari tingkat kelurahan dan kecamatan dapat lebih banyak terakomodasi di tingkat kota. Berdasarkan evaluasi, realisasi usulan Musrenbang sebelumnya baru mencapai sekitar 38 persen. Ke depan, Aries menargetkan keterakomodiran meningkat hingga 50 persen agar manfaat pembangunan lebih dirasakan masyarakat. (Usep)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Kapolresta Cirebon KOMBES POL IMARA UTAMA, S.H., S.I.K., M.H, memimpin Patroli Malam dan Cek Kesiapsiagaan Polsek Jajaran, Sabtu (24/1/2026) malam. Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Cirebon turut didampingi jajaran PJU Polresta Cirebon. Patroli tersebut menyasar sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas, pusat aktivitas masyarakat, serta jalur-jalur yang memiliki potensi kerawanan. Selain itu, Kapolresta Cirebon juga mengecek Polsek jajaran untuk memastikan kesiapsiagaan personel, sarana prasarana, serta pelaksanaan tugas pelayanan kepolisian berjalan optimal. Adapun rute kegiatan patroli dimulai dari Mapolresta Cirebon – Jl.Raden Dewi Sartika – Jl. Sultan Agung – Jl.Fatahillah – Pasar Batik Trusmi – Plumbon – Mapolsek Depok – Jl.Pangeran Antasari – Jl.Raden Dewi Sartika dan kembali ke Mapolresta Cirebon. Kapolresta Cirebon KOMBES POL IMARA UTAMA, S.H., S.I.K., M.H, menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat serta mengingatkan seluruh personel untuk selalu mengedepankan sikap humanis, responsif, dan profesional, khususnya dalam pelaksanaan tugas pada malam hari. “Kegiatan patroli dan pengecekan ini bertujuan untuk memastikan seluruh jajaran siap siaga dalam menjaga keamanan wilayah serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif,” kata Kapolresta Cirebon KOMBES POL IMARA UTAMA, S.H., S.I.K., M.H. (Asep Rusliman)

Indramayu Bidik-kasusnews.com,.Pemahaman dasar tentang rambu lalu-lintas dan perilaku aman di jalan raya, menjadi bekal penting bagi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang disiplin dan sadar hukum. Bahkan tertib berlalu-lintas ini, bukan cuma kesadaran akan hukum, tetapi yang terpenting adalah keselamatan terhadap diri sendiri maupun orang lain. ‎ ‎Upaya tersebut terus dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Indramayu melalui Bidang Pengembangan dan Keselamatan. Mereka terus berupaya agar masyarakat makin tertib berlalulintas dengan menyosialisasikan Program Sadar Lalu-Lintas Usia Dini (SALUD) bersama siswa-siswi TK Trisula Perwari di Taman Aspirasi Rakyat Indramayu pada Rabu, (24/1/26). ‎ ‎Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 anak-anak yang dengan antusias mengikuti rangkaian edukasi keselamatan berlalu-lintas. Selain pengenalan rambu-rambu lalu-lintas dan tata cara menyeberang jalan yang aman, anak-anak juga diajak mengikuti Senam SALUD serta Senam Memakai Helm sebagai metode pembelajaran yang menyenangkan dan mudah dipahami. ‎ ‎Kepala Dishub Indramayu, Ali Fikri melalui Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan, Andri Sigit Supriatna, menyampaikan, Program SALUD merupakan agenda rutin Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu yang menyasar pelajar tingkat TK dan PAUD di seluruh wilayah Indramayu. ‎ ‎Program ini bertujuan membentuk karakter anak agar sejak dini memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas dan mengenal rambu-rambu yang terdapat di sepanjang jalan. ‎ ‎“Melalui pendekatan edukatif dan menyenangkan, kami berharap anak-anak dapat memahami dasar-dasar tertib berlalu lintas, sehingga ke depannya tumbuh menjadi generasi yang sadar dan patuh terhadap aturan lalu lintas,” ujarnya. ‎ ‎Sementara itu, Kepala Sekolah TK Trisula Perwari, Tati Rohayati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Perhubungan Indramayu atas edukasi yang telah diberikan kepada peserta didik. Menurutnya, kegiatan SALUD memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi anak-anak dengan metode yang interaktif dan ceria. ‎ ‎“Anak-anak sangat antusias mengikuti pembelajaran tentang tata tertib di jalan, mengenal rambu lalu-lintas, cara memakai helm, serta praktik menyeberang jalan dengan benar. Seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti dengan riang dan penuh semangat,” ungkapnya. ‎ ‎Melalui kegiatan ini, diharapkan pemahaman dan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas dapat tertanam sejak dini, sekaligus mendukung terwujudnya budaya tertib lalu lintas di Kabupaten Indramayu. ‎ (Asep.R)

Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Polres Kuningan melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) tengah melakukan penyelidikan terkait pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya air di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Penyelidikan itu disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Aziz, Kamis, (22/1/2026). AKP Abdul Aziz menjelaskan, proses penyelidikan tersebut berawal dari laporan informasi, klarifikasi awal, serta adanya pengaduan dari masyarakat dan sejumlah organisasi lingkungan hidup terkait dugaan penyalahgunaan sumber air di wilayah TNGC. Menurutnya, pada tahap awal, Sat Reskrim Polres Kuningan telah melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang memiliki keterkaitan langsung, di antaranya pengelola TNGC, PDAM Cirebon, dan PDAM Kuningan. Ia menyampaikan penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain, khususnya dari pemerintah setempat. “Pemeriksaan akan kami lanjutkan kepada pemerintah desa yang mengetahui titik-titik mata air, siapa saja yang menggunakan. Nantinya kita akan lakukan klarifikasi apakah izinnya dibuat sejak kapan dan izin itu ada atau tidak,” jelasnya. AKP Abdul Aziz menegaskan, pihak kepolisian akan menyampaikan perkembangan informasi secara bertahap sesuai dengan hasil penyelidikan. Dalam proses ini, Sat Reskrim juga mendapat pendampingan serta dukungan dari sejumlah organisasi, sebagai bentuk kerja sama dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kuningan. AKP Abdul Aziz menyebutkan, inti pengaduan yang diterima berkaitan dengan dugaan pemanfaatan banyak mata air di kawasan TNGC tanpa izin resmi. “Pengaduannya terkait masalah air. Ada informasi bahwa banyak mata air di wilayah TNGC digunakan tanpa izin. Ini yang sedang kami dalami,” katanya. Lebih lanjut, ia menyampaikan untuk fokus wilayah penyelidikan akan berlangsung di Kecamatan Pasawahan, meski tidak menutup kemungkinan akan berlanjut ke wilayah lain. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Polemik dalam media sosial terkait ada pemberitaan yang terbit pada hari Rabu, 21/1 oleh media Bidik-kasusnews.com, judul “Nobar CYBER BULLYING diduga ajang pungli SMPN 2 Sumber pungut 50rb/siswa” Mendapat reaksi cepat dari pihak sekolah dan langsung menghubungi Masto entah apa poksi nya dengan SMPN 2 Sumber. Masto menghubungi awak media yang memberitakan SMPN 2 Sumber di hari esok nya agar bisa bertemu dan ngobrol bersama, tanpa ada maksud lain awak media bertiga menemuinya . Kamis, 22/1/2026. Masto yang datang mempertanyakan adanya berita SMPN 2 Sumber yang di muat media Bidik-kasusnews.com kenapa wartawan hanya itu itu lagi, ketegang berseteru ketika menanyakan dasar undangan yang menjadi acuan pemberitaan, jelas awak media merasa keberatan karena foksi sebagai apa dan himbau Nobar di kirim melalui wa group masing masing wali murid. Dalam obrolannya Masto mengungkapkan pesan jika ada temuan di SMPN 2 Sumber tolong di bicarakan dengan dirinya untuk di fasilitasi dan wartawan nya jangan itu lagi itu lagi karena wartawan Asep sudah berapa kali menyikapi SMPN 2 Sumber ini sehingga dirinya merasa tidak enak sebagai sesama wartawan tidak bisai persoalan soudara nya. Ucap Masto Lanjut, dari mengaku sebagai soudara kepsek SMPN 2 Sumber sampai teman dekat sejak kecil, minta tolong kepada wartawan boleh menyikapi kepsek lain, asal kan jangan kepsek SMPN 2 Sumber saja (ada apa) dan bukan gak boleh silakan jika ada temuan main cantik dengan ganti wartawannya jangan Asep agar diri dalam mediasi tetep di anggap soudara oleh kepsek. Hal ini tidak hanya sampai di sini awak media menemui Kabid PLT SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon “Zen” obrol terkaitan berita Nobar, dan Kabid pun memanggil kepsek SMPN 2 Sumber agar bisa duduk bersama dan persoalan salah paham bisa di selesaikan dengan kepal dinginj, masing masing baik dari kepsek maupun media menyampaikan hal hal dalam obrolan bahwa SMPN 2 Sumber mengirim pemberitahuan Nobar “Sehubungan dengan sedikitnya siswa yg berminat dalam kegiatan nonton maka nonton sementara dipending atau tdk jadi sabtu besok bagi ank yg sdh menitipkan uang akan dikembalikan hari ini. hingga menemui titik Adem dan karena ada tamu DPRD kepsek pamit minta awak media datang ke SMPN 2 Sumber di tunggu. Mendapat tawar itu awak media menjumpai kepek di ruangannya, dalam ruangan kepsek tidak banyak berkata hanya satu kata kami akan melayangkan sanggahan ke media lain, sempat kami menawarkan agar sanggahan kami yang buat kembali karena berita awal nya dari kami, kepsek menolak dan muncul Masto sebelum di TLP sudah datang. Ujar kepsek. Hal itu benar ada berita sanggah terbit di salah satu media online “AKJII Sesalkan Tiket Nobar Film “CYBER BULLYING” Di SMPN2 Di Beritakan Sebagai Dugaan Pungli”. Ada apa dengan kepsek SMPN 2 Sumber yang adanya dugaan pungli namun di buat sanggah. Di tempat terpisah ketua GPAB kabupaten Cirebon M. Maulana sangat menyayangkan ada debat kusir antara media yang satu menemukan ada temuan temuan pungli bukan hanya terkait Nobar tapi di sisi lain malah terkesan membek up karena soudara hingga teman sejak kecil, jelas hal ini sangat di sayangkan kenapa harus terjadi bahkan menurut ucapan media mengatakan hal ini sudah di obrolkan dengan baik, memas karena ada pemberitahuan sanggahan yang di duga sanggah terkesan membela dan membenarkan kepala sekolah. (Asep.R)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, meresmikan Masjid Pondok Pesantren Sirojul Ummah yang berlokasi di Kampung Sunagar, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Sabtu 24 Januari 2026. Peresmian dihadiri tokoh agama, pengurus pondok pesantren, para santri, serta masyarakat setempat. Kehadiran Wakil Bupati memiliki makna tersendiri karena sebelumnya ia juga turut hadir dalam peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut. Dalam sambutannya, H. Andreas mengapresiasi terwujudnya pembangunan masjid yang diharapkan menjadi pusat ibadah sekaligus sarana pembinaan keagamaan bagi santri dan masyarakat sekitar. Dia menambahkan, peran masjid sebagai pusat pendidikan, pembentukan karakter, dan penguatan nilai kebersamaan. “Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat,” kata wabup. Dia berharap, Masjid Pondok Pesantren Sirojul Ummah membawa keberkahan dan kemajuan bagi masyarakat. Sementara itu, Ketua Yayasan Sirojul Ummah, Edi Sumarna, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil, hingga pembangunan masjid dapat diselesaikan dan diresmikan. “Masjid ini adalah hasil kebersamaan dan kepedulian banyak pihak. Semoga menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat besar bagi umat,” tutur Edi Sumarna. Acara peresmian turut dihadiri Anggota DPR RI Komisi IX Zainul Munascihin, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PKB Dadang Hermawan, Forkopimcam Surade, para kiai, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Peresmian Masjid Ponpes Sirojul Ummah ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti sebagai simbol dimulainya pemanfaatan masjid secara resmi untuk kegiatan ibadah dan pendidikan keagamaan. (Dicky)

Kuningan Bidik-kasusnews.com,. Kepala Bidang (Kabid) SD baru di Kabupaten Kuningan Surya ,S.Pd.M.M.diharapkan dapat mengatasi peredaran Lembar Kerja Siswa (LKS) yang sering disalahgunakan sebagai bahan ajar. LKS seharusnya digunakan sebagai alat bantu pembelajaran, bukan sebagai pengganti buku teks Peran LKS dalam Pembelajaran: Bahan Ajar Pendukung: LKS dapat membantu siswa memahami materi pelajaran dengan lebih baik Alat Evaluasi: LKS dapat digunakan sebagai alat evaluasi untuk mengukur kemampuan siswa. Pengembangan Keterampilan: LKS dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis Namun, peredaran LKS yang tidak terkontrol dapat menyebabkan beberapa masalah, seperti: Ketergantungan pada LKS: Siswa mungkin terlalu bergantung pada LKS dan tidak mengembangkan kemampuan berpikir kritis Kualitas LKS yang Buruk : LKS yang tidak berkualitas dapat memberikan informasi yang salah atau tidak akurat Untuk mengatasi masalah ini, Kabid SD baru diharapkan dapat: Mengawasi Penggunaan LKS : Mengawasi penggunaan LKS di sekolah-sekolah,Menyediakan Alternatif Bahan Ajar : Menyediakan alternatif bahan ajar yang lebih berkualitas. Meningkatkan Kualitas Guru_: Meningkatkan kualitas guru dalam mengembangkan bahan ajar Dengan demikian, diharapkan Kabid SD baru dapat mengatasi peredaran LKS yang tidak terkontrol dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kuningan. (Asep.R)