Indramayu Bidik-kasusnews.com,.Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu Polda Jawa Barat terus menggencarkan upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas selama arus libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni memberikan imbauan langsung kepada para pengemudi kendaraan yang melintas di jalur arteri Pantura Indramayu, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Lilin Lodaya 2025, yang salah satu fokus utamanya adalah meningkatkan keselamatan pengguna jalan di tengah meningkatnya volume kendaraan selama momentum libur akhir tahun. Pantauan di lapangan menunjukkan, saat lampu lalu lintas menyala merah, petugas Satlantas Polres Indramayu dan Dishub secara aktif mendekati para pengendara untuk menyampaikan pesan-pesan keselamatan. Imbauan diberikan kepada pengendara sepeda motor, pengemudi bus antar kota, hingga sopir truk angkutan barang yang melintas di jalur Pantura. Edukasi keselamatan disampaikan secara persuasif dan humanis, dengan tujuan membangun kesadaran pengendara akan pentingnya disiplin berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. “Beberapa poin imbauan yang disampaikan petugas antara lain mengingatkan pengemudi untuk melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum berangkat, memastikan kondisi fisik dan kesehatan dalam keadaan prima, serta selalu mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku,” kata Kanit Kamsel Satlantas Polres Indramayu, Ipda Jeni Imanudin melalui pesan tertulis. Selain itu, petugas juga menekankan pentingnya mengikuti ketentuan jam operasional kendaraan sesuai dengan peraturan Surat Keputusan Bersama (SKB), tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, serta saling menghargai antar sesama pengguna jalan. “Keselamatan adalah prioritas utama,” tegasnya. “Apabila pengemudi merasa lelah atau mengantuk, kami imbau agar segera beristirahat di kantong-kantong parkir atau rest area yang telah disediakan,” ujarnya. Dengan imbauan yang terus digencarkan, diharapkan para pengemudi semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, sehingga dapat menekan angka kecelakaan selama libur Natal dan Tahun Baru. “Mari kita wujudkan libur Nataru yang aman dan selamat di Indramayu,” pungkas Ipda Jeni Imanudin. (Asep.R)

Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn. melaksanakan kunjungan ke Pos Pelayanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Polres Kuningan yang berlokasi di Terminal Kertawangunan, Jumat (26/12/2025). Kunjungan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 10.40 WIB dan disambut oleh personel Pos Pelayanan Terminal Kertawangunan. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap kesiapsiagaan aparat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kuningan memberikan arahan serta motivasi kepada personel yang bertugas agar tetap semangat dalam menjalankan tugas, menjaga kesehatan, serta selalu sigap dan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Wakil Bupati juga mengapresiasi kesiapan personel Polri dan instansi terkait yang terlibat dalam Operasi Lilin Lodaya 2025, khususnya dalam menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat di kawasan Terminal Kertawangunan. Sementara itu, Ka Pos Pelayanan Terminal Kertawangunan IPTU Endar Kuswanadi, S.E., menyampaikan bahwa hingga saat ini situasi di sekitar Pos Pelayanan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polres Kuningan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna menciptakan rasa aman dan nyaman selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Kapolda Jabar IRJEN POL RUDI SETIAWAN S.I.K.,S.H.,M.H, melaksanakan Ground Breaking SPPG Polri Serentak Se-Indonesia di Pondok Buntet Pesantren Mertapada Kulon Kec. Astanajapura Kab. Cirebon, Senin (29/12/2025). Kegiatan tersebut turut dihadiri Karorena Polda Jabar KOMBES POL TEGUH, Dir Polairud Polda Jabar KOMBES POL EDWARD INDHARMAWAN EKA CHANDRA, S.I.K., M.H, Bupati Cirebon Drs. H. IMRON, M.Ag, Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.H,S.I.K.,M.H, Ketua DPRD Kab. Cirebon Dr. SOPHI ZULFIA, S.H., M.H, dan lainnya. Keberadaan SPPG tersebut untuk mendukung program MBG dan Polri mewujudkan dukungan terhadap program prioritas Pemerintah dalam memperkuat ketahanan Pangan dan meningkatkan Gizi masyarakat. Melalui perluasan jaringan dapur bergizi dan meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia, Polri juga menegaskan komitmennya mendukung program Pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif dan menuju Indonesia Emas tahun 2045. Selain itu, Jawa Barat juga terbukti menjadi SPPG terbaik dalam pembangunan, tata kelola dalam pengelolaan SPPG. Bahkan, target tahun ini Polri sudah membangun 1.147 Unit SPPG diseluruh Indonesia dan menyerap 16.650 tenaga kerja serta menyasar 3jt penerima manfaat. Satgas MBG Polri juga mendorong Polda jajaran untuk berkoordinasi dengan UMKM setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selama ini SPPG Polri telah berpartisipasi mendirikan posko terdampak banjir dan longsor untuk menyediakan MBG bagi korban bencana. (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasus wes.com,. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merealisasi/memberikan kompensasi kepada Pengemudi Becak se-kabupaten Cirebon yang diminta berhenti beroperasi sementara selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. .Penghentian operasional Pengemudi Becak bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas di kawasan kabupaten Cirebon agar tidak macet pada saat liburan panjang. Saripin Pengemudi Becak dari pangkalan Daerah Plered sujud syukur atas kompensasi dari Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (Bapa Aing) kepala para Tukang Becak se-kabupaten Cirebon. Lanjut Saripin bantuan yang di terima lewat BJB masing masing mendapat kompensasi sejumlah Rp. 800.000,- utuh sesuai yang tertera dalam buku tabungan BJB, Isak tangis Saripin terharunya selama ini baru ada Gubernur yang peduli terhadap Tukang Becak, berkali kali diri menyebutkan terima kasih Bapa Aing. Ucapnya. Kepala UPTD Pengelola Prasarana Perhubungan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Wilayah IV : DIKY MOHAMAD SYAFEI, S.Pd., M.A.P. menambahkan, pemberian kompensasi dilakukan sebagai bentuk pengganti pendapatan Pengemudi Becak yang diminta berhenti beroperasi selama Libur NATARU 2026. Kompensasi diberikan selama empat hari, yakni pada 28–01 Selama periode tersebut, Pengemudi Becak diminta tidak beroperasi di jalur jalur tertentu yang bisa mengakibatkan kemacetan. Lanjut Diky Besaran kompensasi yang di berikan Pemda Provinsi Jawa Barat mencapai Rp. 800.000,- ribu per orang Pengemudi Becak dan ada 557 penerima bantu konpensasi dari bapak gubenur Jawa Barat sesuai data dari hasil verifikasi kemaren. Hari ini sekitar 230-an tukang becak yang mendapatkan kompensasi dari gubenur Jawa Barat, karena perlu verifikasi data juga untuk memastikan data valid sehingga dibagi dua hari besok juga ada lagi pembagian di BJB. Intinya kompensasi ini bentuk perhatian dari pak Gubernur Jawa Barat yang selama ini para penarik Becak ni termarjinalkan ya belum pernah mendapatkan bantuan ataupun perhatian, selama ini mereka tentu saja dalam hal membantu demi mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Sangat luar biasa pemberian bantuan ini sehingga pak Gubernur menyampaikan kepada kami untuk ikut membantu memperhatikan walaupun ini mungkin nilainya enggak seberapa tapi setidaknya mereka mendapat kebahagiaan dengan bantuan konversasi, dimana kita menghimbau agar supaya lalu lintas lancar bagi pengguna jalan lainnya. Pungkas Diky. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., melaksanakan kunjungan kerja dan pengecekan Pos Terpadu KM 188 Gate Tol Palimanan, Kabupaten Cirebon, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan pengamanan dan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Lilin 2025. Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Jawa Barat dan disambut langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., para pejabat utama Polresta Cirebon, personel pengamanan, serta unsur instansi Pemerintah Kabupaten Cirebon. Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Jabar melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan Pos Terpadu KM 188 GT Palimanan, meliputi kesiapan personel, sarana dan prasarana pendukung, serta sistem pelayanan terpadu kepada masyarakat. Wakapolda Jabar juga memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab, serta menyerahkan tali asih sebagai bentuk perhatian dan apresiasi. Dalam keterangannya, Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menegaskan pentingnya kesiapan personel di titik strategis arus lalu lintas. “Pos Terpadu KM 188 ini memiliki peran yang sangat strategis dalam pengamanan arus lalu lintas dan pelayanan masyarakat. Saya tekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga soliditas lintas instansi, serta memberikan pelayanan yang humanis, cepat, dan responsif kepada masyarakat selama Operasi Lilin 2025,” tegas Wakapolda. Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni menyampaikan bahwa Polresta Cirebon telah menyiapkan seluruh sumber daya secara maksimal guna mendukung pengamanan Natal dan Tahun Baru. “Kami memastikan seluruh personel Polresta Cirebon bersama unsur terkait siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pos Terpadu KM 188 menjadi salah satu titik krusial, sehingga kesiapan personel, sarana prasarana, serta sinergi lintas instansi terus kami optimalkan demi kelancaran dan keamanan masyarakat,” ujar Kapolresta. Kapolresta Cirebon menambahkan bahwa pengawasan dan evaluasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kami berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan tol, dengan mengedepankan pelayanan yang humanis, profesional, dan responsif selama Operasi Lilin 2025,” tambahnya. Kegiatan kunjungan kerja Wakapolda Jawa Barat tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan seluruh pos pengamanan dan pos pelayanan di wilayah hukum Polresta Cirebon berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Manajemen Hotel Augusta di Jalan Raya Cikukulu Desa Cisande Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi, patut menjadi contoh bagi dunia usaha lain khususnya di bidang perhotelan. Selain mencari kehidupan lewat usaha tapi tidak melupakan sisi kehidupan akhirat. Mananajer hotel Augusta, H. Asep Suparwan, mengatakan harus ada keseimbangan antara urusan duniawi maupun ukhrawi. “Dunia penting tapi akhirat juga jauh lebih penting,” kata Asep, lewat aplikasi perpesanan Whatsapp,” usai mengikuti acara pengajian rutin mingguan, di Masjid Al-Istiqamah kompleks Hotel Augusta, Ahad (28/12/2025). Salah satu agenda penting yang nyaris tak terungkap ke publik, manajemen Hotel Augusta sudah sejak 15 tahun lalu mengadakan pengajian ba’da Subuh. “Sejak 15 tahun yang lalu, kami dari manajemen mewajibkan pada semua pegawai untuk mengikuti pengajian yang diadakan setiap hari Ahad ba’da Subuh,” ujarnya. Menariknya pengajian juga diikuti oleh masyarakat sekitar Hotel Augusta. Mereka dengan khidmat menyimak tautsiah yang disampaikan oleh para ustadz yang rutin mengisi acara. “Alhamdulillah, bukan hanya pegawai namun masyarakat sekitar juga antusias mengikuti acara kegiatan pengajian,” kata H. Asep. Dia menambahkan, jamaah banyak mendapatkan ilmu dan pengetahuan agama yang membuat hati tenang, sejuk dan optimistis menatap masa depan yang sesuai dengan kaidah agama Islam yang rahmatan lil aalamin, tambahnya. Asep juga mengajak ikhwan dan akhwat yang ingin memperdalam ilmu agama dan membedah kedalaman agama Islam untuk mengikuti kegiatan spiritual keagamaan ini. “Hidup di dunia ini hanya sesaat. Kehidupan kekal itu nanti di akhirat. Carilah dunia seperti akan hidup selamanya dan carilah kehidupan akhirat seperti akan mati besok,” pungkasnya. (Usep)

CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) tahun 2025 dengan mengusung tema “Atlet Dijaga, Olahraga Ditata, Cirebon Juara”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Stadion Watubelah, Sabtu (27/12/2025), sebagai langkah strategis menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 sekaligus melakukan evaluasi kerja tahunan serta menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antar pengurus KONI dan cabor. Rakerkab dihadiri seluruh jajaran pengurus KONI Kabupaten Cirebon, perwakilan 46 cabang olahraga (cabor), KONI Jawa Barat, serta Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon. Agenda ini menjadi forum evaluasi kinerja tahun 2025 sekaligus perumusan program kerja tahun 2026 yang difokuskan pada peningkatan prestasi olahraga. Ketua KONI Kabupaten Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman, mengatakan Rakerkab merupakan agenda rutin tahunan untuk mengukur capaian kinerja sekaligus menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan olahraga. “Rakerkab ini menjadi wadah evaluasi dan perumusan kebijakan strategis guna meningkatkan prestasi olahraga Kabupaten Cirebon ke depan, khususnya dalam menyongsong Porprov 2026,” ujarnya. Dalam rapat kerja tersebut, KONI membahas program dari 11 bidang, meliputi Bidang Hukum dan Advokasi, Organisasi, Humas dan Media Massa, Perencanaan Program dan Anggaran, Mobilisasi Sumber Daya, Pembinaan Prestasi dan Pendidikan/Latihan Olahraga, Sarana dan Prasarana, Penelitian dan Pengembangan, Hubungan Antar Lembaga, Kesehatan, serta Data dan Teknologi. Menurut Jigus sapaan akrabnya, tujuan utama Rakerkab adalah menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antar pengurus KONI dan cabor agar pembinaan atlet berjalan lebih terarah dan berkelanjutan. “Pada babak kualifikasi Porprov lalu, cukup banyak atlet Kabupaten Cirebon yang berhasil lolos ke Porprov 2026. Target kita ke depan di ajang Porprov 2026 adalah mampu menembus 15 besar, bahkan 10 besar,” katanya optimistis. Ia juga menekankan pentingnya pembinaan atlet usia muda secara berjenjang agar prestasi Kabupaten Cirebon dapat meningkat, tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional hingga internasional. Hasil evaluasi Rakerkab ini akan menjadi dasar penyusunan program kerja 2026, dengan fokus pada cabor-cabor yang berpotensi menyumbang medali di Porprov mendatang. Selain pembinaan atlet, Rakerkab juga menyoroti pemindahan Kantor Sekretariat KONI Kabupaten Cirebon ke Stadion Watubelah. Menurut Jigus, langkah tersebut diharapkan dapat memasyarakatkan olahraga sekaligus menjadikan Stadion Watubelah sebagai pusat aktivitas olahraga masyarakat. “Ke depan, Stadion Watubelah diharapkan menjadi episentrum olahraga, tidak hanya untuk prestasi, tetapi juga untuk mendorong pola hidup sehat masyarakat,” jelasnya. Sebagai bukti nyata hasil pembinaan, Jigus mencontohkan keberhasilan atlet Kabupaten Cirebon salah satunya Dhendy Krhistanto, dari cabang olahraga bilyard dan snooker yang berhasil meraih medali perunggu pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. “Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi atlet-atlet dari cabor lainnya untuk terus berprestasi hingga level internasional,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Harian KONI Jawa Barat, Brigjen TNI (Purn) Dr. Arief Prayitno, S.I.P., S.H., M.Hum, mengapresiasi kepemimpinan KONI Kabupaten Cirebon yang dinilai mampu membawa perubahan signifikan, khususnya dalam penataan Stadion Watubelah. “Beberapa bulan lalu saat saya berkunjung, kondisi stadion masih gelap dan kurang tertata. Sekarang terlihat jauh lebih rapi dan fungsional sejak KONI berkantor di sini,” ungkapnya. Arief optimistis, dengan sarana dan prasarana yang semakin baik serta dukungan fasilitas latihan bagi sejumlah cabor, prestasi olahraga Kabupaten Cirebon akan terus meningkat. “Ini langkah yang tepat. Ditambah lagi sudah ada atlet asal Kabupaten Cirebon yang berprestasi di SEA Games 2025. Semoga ini menjadi motivasi besar bagi atlet-atlet lainnya menjelang Porprov 2026,” pungkasnya. Kepala Dispora Kabupaten Cirebon, Jois Putra menyampaikan dalam sambutannya menyampaikan dalam kegiatan Rakerkab KONI 2025 ini diharapkan mampu menyusun program kerja yang terperinci dan terukur untuk meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Cirebon. “Program kerja harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam membina olahraga secara keberlanjutan, karena KONI dan seluruh cabor harus sejalan dalam meningkatkan prestasi,” terangnya. Selain itu, ia juga meminta agar KONI Kabupaten Cirebon untuk bisa transparan dan akuntabel dalam memanfaatkan anggaran supayaa dari apa yang menjadi target bisa tercapai sesuai anggaran. “Saya tahu betul bagaimana Ketua KONI Kabupaten Cirebon dalam memperjuangkan anggaran KONI di tahun 2026, karena semangat beliau untuk meningkatkan prestasi maka dibutuhkan anggaran yang kuat bagi pembinaan atlet,” ucapnya.@Tim Humas Koni (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon sejak Jumat sore, 26 Desember 2025, mengakibatkan banjir di sejumlah titik, salah satunya di wilayah Kanci Kulon, Kecamatan Astanajapura. Genangan air setinggi sekitar 30 sentimeter merendam badan jalan hingga kawasan pertokoan dan permukiman warga, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas di jalur Pantura. Menyikapi kondisi tersebut, personel Polresta Cirebon bergerak cepat turun ke lokasi banjir. Sejumlah anggota disiagakan untuk melakukan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, serta membantu pengendara yang mengalami kendala saat melintas di tengah genangan air. Kehadiran polisi di lapangan sangat dirasakan oleh masyarakat, khususnya para pengendara roda dua yang mengalami kesulitan melintas. Personel kepolisian tampak membantu mendorong kendaraan yang mogok, mengarahkan arus lalu lintas agar tetap berjalan, serta memastikan keselamatan pejalan kaki di sekitar lokasi banjir. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni mengatakan, banjir terjadi akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon sejak sore hari. Pihaknya langsung menyiagakan personel di sejumlah titik rawan genangan. “Kami menempatkan personel di lokasi-lokasi banjir, termasuk di Kanci Kulon, untuk membantu masyarakat serta memastikan arus lalu lintas tetap terkendali. Ketinggian air sekitar 30 sentimeter dan cukup mengganggu pengguna jalan,” ujar Kombes Pol Sumarni, Jumat malam. Ia menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan situasi tersebut. Selain pengaturan lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan kepada pengendara agar tidak memaksakan diri melintas di jalur tergenang. “Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalur yang tergenang air dan meminta orang tua agar tidak membiarkan anak-anak bermain di jalan raya saat kondisi banjir,” tambahnya. Selain di Kanci Kulon, personel Polresta Cirebon juga melakukan pemantauan dan pengamanan di sejumlah titik jalur Pantura lainnya yang dilaporkan mengalami genangan. Hingga malam hari, petugas masih bersiaga di lapangan guna mengantisipasi potensi hujan susulan. Sebelumnya, genangan air juga sempat merendam badan jalan di depan Masjid Jami Baitul Akbar atau gerbang utama menuju Kompleks Buntet Pesantren, Desa Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura. Kondisi tersebut menyebabkan arus kendaraan sempat terhenti total dan viral di media sosial. Kasat Lantas Polresta Cirebon Kompol Mangku Anom Sutresno memastikan, genangan air di lokasi tersebut kini telah surut dan arus lalu lintas kembali normal. “Alhamdulillah, jalan yang sebelumnya tergenang akibat hujan lebat kini sudah bisa dilalui kendaraan dari dua arah. Personel tetap kami siagakan untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas,” ujar Kompol Mangku Anom. Ia menambahkan, pihak kepolisian akan terus melakukan patroli dan pemantauan di titik-titik rawan banjir selama intensitas hujan masih tinggi di wilayah Kabupaten Cirebon. Dengan kehadiran aktif aparat kepolisian di lapangan, situasi lalu lintas di jalur Pantura Cirebon berangsur terkendali dan masyarakat diimbau untuk tetap waspada serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama. (Asep Rusliman)

  SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wakil Wali Kota Sukabumi H. Bobby Maulana menegaskan bahwa khitan merupakan kewajiban agama bagi laki-laki dalam Madzhab Syafi’i. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan khitanan massal di Kota Sukabumi, Sabtu (27/12/2025). Bobby menekankan, khitan bukan hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga bagian penting dari pelaksanaan Syariat Islam. “Khitan adalah bentuk menunaikan Syariat Islam. Dalam Madzhab Syafi’i, hukumnya wajib bagi laki-laki,” tegasnya. Ia berharap kegiatan khitanan massal tersebut membawa keberkahan bagi anak-anak yang dikhitan maupun orang tua mereka. Bobby juga mendoakan agar para peserta kelak tumbuh menjadi Muslim yang taat, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia. “Kita harapkan mereka menjadi generasi yang berpegang teguh pada ajaran agama dan memiliki integritas,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Panitia Iwan Hamid menyampaikan, jumlah peserta khitanan massal tahun ini mencapai 228 anak yang berasal dari Kota dan Kabupaten Sukabumi. “Kegiatan ini sudah memasuki pelaksanaan kesembilan, dengan total peserta sejak awal mencapai 1.198 anak,” jelasnya. Ia menambahkan, panitia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat tanpa membatasi wilayah asal peserta. Di tempat yang sama, Ustadz Ade Mulyana menuturkan bahwa khitanan massal ini merupakan bagian dari implementasi kajian keislaman rutin yang diselenggarakan Yayasan Atthaim setiap Malam Sabtu. Ia berharap para peserta tumbuh menjadi anak yang saleh, taat beragama, dan berbakti kepada orang tua. (Usep)

Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,.(Jum’at, 26/12/2025), — Babinsa Kelurahan Pegambiran, Sertu Yanto, melaksanakan monitoring kegiatan Kunjungan Kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Bapak Dr. (IHC) Zulkifli Hasan, S.E., M.M., dalam rangka HAJATAN (Hari Jaminan Ketahanan Pangan), yang bertempat di Gudang Bulog Pegambiran, Jl. Ahmad Yani RW 13 Kertasamboja, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memastikan ketersediaan dan stabilitas cadangan pangan nasional, khususnya komoditas beras. Dalam kunjungan tersebut, Menko Pangan bersama rombongan melakukan pengecekan langsung stok dan kualitas cadangan beras yang tersimpan di Gudang Bulog Pegambiran. Selain melakukan peninjauan gudang, Menko Pangan juga menyerahkan secara simbolis bantuan sosial berupa beras kepada para driver ojek online (ojol) wilayah Kota Cirebon. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat pekerja sektor informal sekaligus upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat. Babinsa Kelurahan Pegambiran, Sertu Yanto, menyampaikan bahwa kehadiran TNI melalui Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan pengamanan, monitoring, serta sinergi antara TNI dan pemerintah dalam mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan. Dengan adanya kegiatan bantuan sosial tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi para driver ojek online, sekaligus menjadi wujud nyata perhatian dan kehadiran pemerintah bersama TNI di tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kota Cirebon. “tambah Sertu Yanto” Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, dengan dukungan unsur pengamanan terkait. Diharapkan melalui momentum HAJATAN ini, ketahanan pangan nasional khususnya di wilayah Kota Cirebon dapat terus terjaga serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(pendim0614)* (Asep.R)