Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,. (Kamis, 26/2/2026), — Dalam upaya mencegah serta melakukan deteksi dini terhadap penyakit yang berpotensi timbul pada prajurit, Kodim 0614/Kota Cirebon bekerja sama dengan Polkes Denkesyah 03.04.03 Cirebon dan Puskesmas Sunyaragi menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan penyakit kronis bagi seluruh personel. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo 76 Makodim 0614/Kota Cirebon, Jalan Pemuda, Kota Cirebon. Acara diawali dengan sosialisasi berbagai jenis penyakit kronis yang disampaikan oleh dr. Fajar dari RS Ciremai Cirebon. Dalam pemaparannya, dr. Fajar menjelaskan pentingnya kesadaran prajurit terhadap faktor risiko penyakit seperti hipertensi, diabetes melitus, dan gangguan kesehatan lain yang kerap muncul akibat pola hidup kurang sehat maupun beban kerja. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman personel mengenai pencegahan dan pengendalian penyakit sejak dini. Usai sesi penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, serta pemeriksaan kesehatan umum secara gratis. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan prajurit tetap prima sehingga tidak menghambat pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sehari-hari. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel Kodim 0614/Kota Cirebon, baik anggota TNI maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS). Melalui kegiatan tersebut, satuan berharap kesehatan personel dapat terpantau secara berkala serta meningkatkan kesiapsiagaan prajurit dalam menjalankan tugas kewilayahan di Kota Cirebon. Pada kesempatan tersebut, Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian satuan terhadap kondisi kesehatan prajurit dan PNS. Menurutnya, kesehatan merupakan faktor utama dalam menunjang kesiapan dan keberhasilan pelaksanaan tugas di lapangan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh personel Kodim 0614/Kota Cirebon dalam kondisi sehat dan siap melaksanakan tugas. Deteksi dini penyakit sangat penting agar dapat segera ditangani sehingga tidak mengganggu pelaksanaan tugas pokok satuan,” ujarnya. Dandim 0614/Kota Cirebon juga mengimbau seluruh personel untuk menerapkan pola hidup sehat, rutin berolahraga, menjaga pola makan, serta memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia di satuan maupun fasilitas kesehatan pemerintah. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesehatan personel Kodim 0614/Kota Cirebon dapat terpantau secara berkala serta meningkatkan kesiapsiagaan prajurit dalam menjalankan tugas kewilayahan di Kota Cirebon. (pendim0614)* (Asep Rusliman)

Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,.(Rabu, 25/2/2026), – Kodim 0614/Kota Cirebon bekerja sama dengan Bulog Kota Cirebon melaksanakan kegiatan Serap Gabah (Sergab) hasil panen petani dari Poktan Sipanggang Jaya. Kegiatan ini berlangsung di area persawahan Poktan Sipanggang Jaya, Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Dalam kegiatan tersebut, Bulog berhasil menyerap gabah petani dengan varietas Inpari 33 sebanyak 2.694 kilogram. Gabah tersebut berasal dari lahan sawah seluas kurang lebih ±1 hektare, sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional serta menstabilkan harga gabah di tingkat petani. Kegiatan Sergab ini turut dihadiri oleh Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom, perwakilan dari Bulog Kota Cirebon, serta perwakilan Bank Indonesia. Kehadiran unsur TNI dan Bulog di lapangan menjadi bentuk sinergi nyata dalam mendukung kesejahteraan petani serta memastikan hasil panen terserap dengan baik. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Ibu Siti Farida Rosmawati, S.Pd sebagai bentuk dukungan Pemerintah Daerah terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan nasional. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Cirebon menekankan bahwa kegiatan panen dan Serap Gabah (Sergab) ini memiliki peran strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Ia menyampaikan bahwa sinergi antara petani, TNI, Bulog, serta unsur perbankan dan pemerintah daerah harus terus diperkuat agar hasil panen petani dapat terserap dengan optimal dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Wakil Wali Kota juga mengapresiasi pelaksanaan Sergab di wilayah Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, yang dinilai mampu menjadi contoh kolaborasi nyata lintas sektor dalam menjaga stabilitas pangan daerah maupun nasional. Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom menyampaikan bahwa kegiatan Sergab ini merupakan wujud komitmen TNI AD dalam mendampingi petani, mulai dari masa tanam hingga pascapanen. Diharapkan, melalui kerja sama yang berkelanjutan dengan Bulog, petani semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Sementara itu, Bapak Windu, perwakilan Bulog Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus menyerap gabah petani sesuai ketentuan yang berlaku, guna menjaga ketersediaan stok beras nasional dan mendukung ketahanan pangan di wilayah Kota Cirebon. Kegiatan Serap Gabah (Sergab) ini merupakan salah satu program dari Pemerintah Pusat dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional. Program Sergab bertujuan untuk melindungi harga gabah di tingkat petani, menjamin hasil panen terserap secara optimal, serta menjaga ketersediaan stok beras nasional. Melalui sinergi antara Kodim 0614/Kota Cirebon, Bulog Kota Cirebon, dan kelompok tani, diharapkan program ketahanan pangan nasional dapat berjalan efektif hingga ke tingkat daerah, khususnya di wilayah Kota Cirebon. (pendim0614)* (Asep Rusliman)

Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., memimpin langsung pengendalian harga pangan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) Spesial Ramadan DIRAHMATI (Diskon Ramadan Hemat Tahan Inflasi) di Desa Haurkuning, Kecamatan Nusaherang, Selasa (24/2/2026). Langkah ini menjadi bagian dari strategi daerah menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat selama Ramadan dan menjelang Idulfitri. Turunnya kepala daerah ke lapangan menegaskan bahwa pengendalian inflasi di Kabupaten Kuningan tidak hanya bersifat administratif, melainkan dikawal langsung pada level eksekusi. Bupati memantau distribusi komoditas, mengecek selisih harga dengan pasar umum, serta berdialog dengan warga untuk memastikan efektivitas intervensi. “Stabilitas harga pangan adalah prioritas. Pemerintah harus hadir memastikan pasokan cukup, distribusi lancar, dan harga tetap dalam kendali. Kita tidak boleh menunggu gejolak, tetapi harus bergerak lebih awal,” tegas Bupati. Didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., Bupati memastikan seluruh komoditas dijual dengan harga di bawah pasar sebagai bentuk intervensi terukur tanpa mengganggu keseimbangan distribusi. Dalam kegiatan tersebut disiapkan beras premium 3 ton, minyak goreng 300 liter, gula pasir 200 kilogram, daging sapi 250 kilogram, telur ayam 250 kilogram, daging ayam segar dan olahan 150 kilogram, Minyakita 300 kilogram, terigu 200 kilogram, bawang merah 100 kilogram, bawang putih 100 kilogram, aneka cabai 25 kilogram, serta sayuran 100 kilogram. Menurut Wahyu, skema intervensi dirancang berbasis pemetaan kebutuhan dan potensi tekanan harga di tingkat lokal. “Tujuan kami menjaga stabilitas tanpa mendistorsi mekanisme pasar. Daya beli masyarakat harus diperkuat, tetapi ekosistem pelaku usaha dan petani tetap terlindungi,” ujarnya. Antusiasme warga terlihat tinggi sejak pagi. Sejumlah komoditas cepat terserap pasar, menunjukkan kebutuhan riil masyarakat terhadap stabilitas harga selama Ramadadaera Pelaksanaan GPM DIRAHMATI merupakan bagian dari rangkaian distribusi di sejumlah titik selama periode Ramadan–Idulfitri 2026. Melalui intervensi berbasis data dan pengawalan langsung pimpinan daerah, Pemerintah Kabupaten Kuningan menempatkan stabilitas harga pangan sebagai agenda strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah. (Asep Rusliman)

Kuningan Bidik-kasusnews.com,. Suasana menjelang berbuka puasa di kawasan Jalan Siliwangi, Kuningan, mendadak ramai pada Selasa sore (24/2/2026). Puluhan personel Satlantas Polres Kuningan turun ke jalan bukan untuk menggelar razia, melainkan untuk membagikan ratusan paket takjil gratis kepada para pengguna jalan. Aksi sosial yang dimulai sekira pukul 17.00 WIB ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Terpantau, ratusan paket takjil yang disiapkan ludes terjual—atau tepatnya habis dibagikan—hanya dalam hitungan menit. Pengendara motor, sopir angkutan umum, hingga pejalan kaki tampak antusias menerima bingkisan untuk membatalkan puasa tersebut. Kasat Lantas Polres Kuningan, AKP Aktuin Moniharapon, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bagian dari program “Polantas Berbagi” di bulan suci Ramadan. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi serta membantu para pengendara yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba. “Hari ini kami membagikan ratusan paket takjil sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan di Jalan Siliwangi. Luar biasa sekali antusiasmenya, ratusan paket habis dalam hitungan menit saja,” ujar AKP Aktuin Moniharapon di lokasi kegiatan. Meski fokus pada kegiatan sosial, personel Satlantas tetap menyelipkan pesan-pesan edukasi terkait keselamatan berlalu lintas (Safety Riding). Petugas dengan ramah mengingatkan pengendara untuk tetap tertib, menggunakan helm, dan tidak terburu-buru saat mengejar waktu berbuka di rumah. “Sambil membagikan takjil, kami juga terus mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan di jalan raya. Jangan sampai karena ingin cepat sampai rumah untuk berbuka, mengabaikan aturan lalu lintas yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” imbuh Kasat. Salah seorang pengendara ojek online yang melintas, mengaku sangat terbantu dengan adanya pembagian takjil ini. “Sangat terbantu, apalagi kalau masih ada orderan pas jam buka. Terima kasih buat Satlantas Polres Kuningan, semoga jadi berkah buat semua,” tuturnya. Kegiatan rutin tahunan ini diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat, sekaligus menciptakan situasi Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas yang kondusif selama bulan Ramadan di wilayah hukum Polres Kuningan. (Asep Rusliman)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0617/Majalengka menggandeng Satres Narkoba Polres Majalengka menggelar sosialisasi pencegahan bahaya narkoba dan judi online di SMK Karnas (Karya Nasional), Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan Bripka Yeni yang memberikan materi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, serta Ipda Aan Cunirwan selaku Kanit II Satres Narkoba Polres Majalengka yang menyampaikan dampak dan ancaman hukum dari praktik judi online di kalangan pelajar. Dalam paparannya, Bripka Yeni menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat merusak kesehatan fisik dan mental, menghancurkan masa depan generasi muda, serta berdampak pada lingkungan sosial. Ia mengajak para siswa untuk berani menolak dan menjauhi narkoba dalam bentuk apa pun. Sementara itu, Ipda Aan Cunirwan menegaskan bahwa judi online saat ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda karena mudah diakses melalui gawai. Selain berpotensi menimbulkan kecanduan dan kerugian finansial, praktik tersebut juga memiliki konsekuensi hukum yang tegas. Pasiter Kodim 0617/Majalengka, Kapten Inf Mulyana, menyampaikan bahwa kegiatan nonfisik TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan karakter dan wawasan kebangsaan generasi muda. “Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami ingin membekali para pelajar dengan pemahaman yang benar tentang bahaya narkoba dan judi online. Generasi muda harus menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak baik,” ujar Kapten Mulyana. Ia menambahkan, sinergi antara TNI dan Polri dalam kegiatan TMMD merupakan wujud nyata kepedulian terhadap masa depan bangsa, khususnya dalam membentengi para pelajar dari pengaruh negatif yang dapat merusak moral dan masa depan mereka. Para siswa SMK Karnas tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut dengan sesi tanya jawab interaktif. Diharapkan, melalui sosialisasi ini para pelajar semakin sadar akan pentingnya menjaga diri, lingkungan pergaulan, serta bijak dalam menggunakan teknologi di era digital. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA Bidikkasusnews.com,. Peredaran obat keras tanpa izin di wilayah Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, akhirnya terbongkar. Aparat dari Polres Majalengka mengamankan seorang pria berinisial SS, pada Senin (23/2/2026). Penangkapan itu, setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas penjualan obat-obatan terlarang tanpa izin edar. Penindakan dilakukan di Kecamatan Jatiwangi, wilayah yang selama ini aktif secara sosial namun tetap dalam pengawasan aparat penegak hukum. Informasi warga menjadi pintu awal pengungkapan kasus hingga petugas Satresnarkoba bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Pria berusia 22 tahun asal Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka itu diduga menjalankan praktik penjualan obat keras jenis tramadol tanpa izin resmi. Aktivitas tersebut disinyalir telah berlangsung dengan sistem pengemasan rapi yang mengindikasikan distribusi ilegal. Dari tangan pelaku, petugas menemukan ratusan butir obat beserta perlengkapan pengemasan. Barang bukti yang diamankan di antaranya 179 butir pil tramadol, 17 bungkus plastik bertuliskan ‘Toffee’, serta sejumlah barang bukti lain yang diduga digunakan untuk mengemas dan mengedarkan obat keras ilegal. “Sejumlah barang bukti diamankan, di antaranya 179 butir pil tramadol dan 17 bungkus plastik bertuliskan ‘Toffee’ serta barang bukti lainnya,” ujar Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi melalui Kasat Narkoba AKP Sigit Purnomo, Selasa (24/2/2026). Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Majalengka untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga tengah mendalami jaringan distribusi serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam peredaran obat keras ilegal tersebut. Atas perbuatannya, pelaku terancam lebaran dipenjara dan akan dijerat pasal terkait peredaran sediaan farmasi tanpa izin sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Langkah tegas ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Majalengka dari ancaman penyalahgunaan obat-obatan terlarang. AKP Sigit menegaskan bahwa pemberantasan peredaran sediaan farmasi tanpa izin maupun narkoba akan terus digencarkan guna melindungi generasi muda dan menciptakan lingkungan yang aman di wilayah hukum Polres Majalengka. (Asep Rusliman)

Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polres Cirebon Kota meningkatkan patroli selama bulan suci Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama pada jam-jam rawan seperti saat berburu takjil menjelang magrib dan selepas sahur. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, mengatakan patroli rutin tetap dilaksanakan setiap hari dengan fokus pada waktu-waktu yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas. “Kita tetap melaksanakan patroli di jam-jam rawan seperti jam berburu takjil ataupun sehabis sahur. Upaya yang kita kedepankan bersifat preventif dan edukatif,” ujarnya, Selasa (24/2/2026). Menurutnya, fenomena yang kerap muncul saat Ramadan adalah anak-anak muda berkumpul atau nongkrong usai sahur. Jika tidak diawasi, aktivitas tersebut berpotensi berkembang menjadi aksi tawuran maupun balap liar. Ia mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hingga dini hari. “Berawal dari nongkrong, bisa berkembang menjadi tawuran ataupun trek-trekan dan kegiatan lain yang mengganggu ketertiban,” jelasnya. Ke depan, pihaknya akan terus mengintensifkan kegiatan preventif dan edukatif guna menekan potensi gangguan kamtibmas selama Ramadan. Terkait keterbatasan personel, patroli difokuskan pada wilayah yang dinilai rawan, terutama terhadap tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian dengan kekerasan (curas). “Pola kasus curat dan curas ini selalu berubah. Kalau satu wilayah dipatroli, pelaku bisa menyasar daerah lain. Tapi tetap kita upayakan semaksimal mungkin,” tegasnya. Selain patroli, Polres Cirebon Kota juga mendorong peran aktif masyarakat melalui penguatan pengamanan swakarsa. RT dan RW diimbau mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) agar situasi tetap aman dan kondusif selama Ramadan. (Asep Rusliman)

Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Aparat kepolisian mengungkap praktik penipuan bermodus rekrutmen karyawan BUMN yang dilakukan seorang pria dengan menyamar sebagai anggota Polri. Pelaku memanfaatkan atribut kepolisian untuk meyakinkan korban dan meminta uang hingga ratusan juta rupiah. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kuningan Iptu Abdul Azis mengatakan tersangka berinisial MS (22), seorang mahasiswa, nekat menggunakan seragam polisi berpangkat AKP demi memperdaya korban. “Motifnya untuk menguntungkan diri sendiri dengan memakai kedudukan palsu sebagai anggota Polri,” ujar Azis di Kuningan, Senin (23/2/2026). Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan pada 12 Januari 2026 dari korban berinisial AS (52). Tersangka disebut mendatangi korban dengan mengenakan seragam polisi lengkap serta menunjukkan sejumlah dokumen yang seolah-olah terkait proses penerimaan karyawan. Pelaku menjanjikan dua anak korban bisa bekerja di Pertamina wilayah Balongan, Indramayu. Sebagai syarat kelulusan, tersangka meminta uang sebesar Rp100 juta. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat strategi pengendalian inflasi melalui Program Sabilulungan untuk Harga Stabil (SABUMI). Program ini dirancang sebagai instrumen intervensi cepat ketika harga kebutuhan pokok mulai menunjukkan tren kenaikan. Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Sukabumi, Yana Chefiana, menjelaskan bahwa SABUMI merupakan turunan langsung dari kebijakan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Kehadirannya tidak sekadar operasi pasar rutin, melainkan bagian dari sistem pengaman daya beli masyarakat. “Ketika harga di pasaran mulai mendekati atau bahkan melewati Harga Eceran Tertinggi, program SABUMI langsung hadir di tengah masyarakat,” ujarnya, Selasa (24/2/2026). Berbagai komoditas strategis disediakan dalam program tersebut, agar kebutuhan masyarakatnya dapat terpenuhi dengan harga terjangkau. Beberapa komoditas itu antara lain beras SPHP, terigu, gula pasir, minyak goreng, bawang putih, telur, gula semut, hingga beras merah dan hitam. Seluruh kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran. Dia mencontohkan minyak goreng. Bahan pokok tersebut dipasarkan Rp31 ribu per 2 liter atau sekitar Rp15.700 per liter. Sementara harga gula pasir dan terigu juga berada di bawah HET, memberikan ruang belanja lebih hemat bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga. Antusiasme warga terlihat dari pelaksanaan di Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng. Sebanyak 400 liter minyak goreng habis terjual dalam waktu singkat, menandakan tingginya kebutuhan sekaligus respons positif masyarakat. Dalam setiap kegiatan, volume distribusi sembako tergolong besar. Minyak goreng mencapai 400 liter, beras SPHP 5 kuintal, bawang putih 200 kilogram, gula pasir 200 kilogram, serta komoditas lain rata-rata 200 kilogram per jenis. Selama Ramadan, Pemkab Sukabumi menargetkan 20 kali pelayanan SABUMI. Sepuluh titik akan terintegrasi dengan rangkaian Muhibah Ramadan, sementara sepuluh lainnya langsung menyasar desa-desa berdasarkan permohonan. “Kini tersedia dua unit mobil operasional SABUMI yang siap bergerak menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan,” jelas Yana. Program ini dipastikan tidak berhenti setelah Ramadan. Pemerintah daerah menegaskan SABUMI akan berjalan berkelanjutan, terutama untuk membantu stabilitas harga di desa-desa terpencil. “Sabumi tidak berakhir di bulan Ramadan. Insyaallah akan terus kami lanjutkan,” tegasnya. Bagi pemerintah desa yang ingin menghadirkan SABUMI, mekanisme pengajuan dibuat sederhana. Desa cukup mengajukan permohonan melalui konfirmasi WhatsApp, selanjutnya distribusi akan dijadwalkan sesuai kebutuhan wilayah. (Usep)

CIREBON Kasusnews.com,.Komitmen menjaga integritas dan profesionalitas kembali ditegaskan Polresta Cirebon melalui pemeriksaan tes urine narkoba terhadap seluruh personel dan ASN usai Apel Jam Pimpinan, Senin (23/2/2026), di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., serta diikuti para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, personel, dan ASN. Sebanyak 200 anggota Polri dan ASN menjalani tes urine dengan enam parameter pemeriksaan, yakni amphetamine, methamphetamine, THC, cocaine, benzodiazepine, dan morphine. Pemeriksaan dilakukan oleh Sie Dokkes dan Sie Propam secara terbuka dan transparan. Dari hasil pemeriksaan, seluruh personel dinyatakan negatif atau tidak mengandung zat narkoba. Kapolresta Cirebon menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen tegas dalam menjaga marwah institusi dan memastikan tidak ada anggota yang terlibat penyalahgunaan narkoba. “Tes urine ini adalah komitmen kami untuk memastikan seluruh personel Polresta Cirebon bersih dari narkoba. Tidak ada toleransi bagi anggota yang bermain-main dengan narkoba,” tegasnya. Ia menambahkan, pengawasan internal akan terus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. “Kita harus menjadi contoh di tengah masyarakat. Penegakan hukum harus dimulai dari internal. Jika ingin memberantas narkoba di luar, maka kita harus bersih terlebih dahulu,” ujar Kapolresta. Dengan hasil negatif secara keseluruhan, Polresta Cirebon memastikan kesiapan dan integritas personelnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri. (Asep Rusliman)