Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,. (Kamis, 1/1/2026), – Babinsa Kelurahan Pekiringan, Sertu Engkus Kusnandar, bersama Satgas Kebersihan Kelurahan dan warga RW 03 Langensari melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan sampah dan saluran air di wilayah RW 03 Langensari, Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, pada musim hujan yang sedang berlangsung. Kegiatan kerja bakti ini difokuskan pada pembersihan saluran air, selokan, serta lingkungan sekitar permukiman warga yang selama ini rawan tersumbat sampah. Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi munculnya berbagai wabah penyakit, seperti demam berdarah dan penyakit berbasis lingkungan lainnya, sekaligus mencegah terjadinya luapan air saluran atau sungai yang dapat menyebabkan banjir. Sertu Engkus Kusnandar menyampaikan bahwa kerja bakti ini merupakan wujud kepedulian dan sinergi antara TNI, pemerintah kelurahan, serta masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. “Melalui kegiatan ini, kami berharap lingkungan menjadi lebih bersih, aliran air lancar, serta masyarakat terhindar dari risiko penyakit dan banjir, khususnya di musim hujan seperti sekarang,” ujarnya. Warga RW 03 Langensari menyambut baik kegiatan tersebut dan berpartisipasi aktif dalam membersihkan sampah serta endapan lumpur di saluran air. Kebersamaan dan gotong royong yang terjalin diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Dengan adanya kerja bakti ini, diharapkan wilayah RW 03 Langensari Kelurahan Pekiringan menjadi lebih bersih, sehat, dan aman dari ancaman banjir maupun wabah penyakit.(pendim0614)* (Asep.R)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama TNI dan Polri memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama malam pergantian Tahun Baru 2026. Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas didampingi Kapolres Sukabumi AKBP Samian serta jajaran Forkopimda dan Forkopimcam meninjau langsung kesiapsiagaan pengamanan di sejumlah titik keramaian, Rabu malam (31/12/2025). Sejumlah lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas warga, seperti kawasan Alun-alun Gadobangkong dan Palabuhanratu, menjadi fokus pemantauan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta kepadatan massa. Wabup Sukabumi menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi seluruh unsur pengamanan menjadi kunci agar perayaan tahun baru berlangsung tertib dan tanpa insiden. Ia juga mengajak masyarakat untuk merayakan pergantian tahun secara bijak, tidak berlebihan, serta tetap mengedepankan kepedulian sosial terhadap warga yang tengah terdampak bencana. Kapolres Sukabumi AKBP Samian menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu dengan pengawasan ketat di titik-titik rawan, termasuk pengendalian aktivitas kembang api dan arus keramaian. “Kami mengerahkan personel untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan malam tahun baru berjalan aman, terkendali, dan kondusif,” ujarnya. Sebelum pelaksanaan patroli lapangan, unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi mengikuti video conference bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari Pos Pengamanan Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, sebagai bagian dari koordinasi pengamanan nasional malam pergantian tahun. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Forkopimcam Surade menggelar Apel Siaga Gabungan di halaman Kantor Kecamatan Surade, Rabu (31/12/2025). Apel dipimpin Camat Surade Unang Suryana sebagai tindak lanjut instruksi Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk meningkatkan kesiapsiagaan aparatur di tingkat kecamatan, khususnya dalam mengantisipasi gangguan kamtibmas dan potensi bencana alam. Camat Unang menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Ia juga mengimbau masyarakat agar merayakan malam pergantian tahun secara sederhana dan tetap mematuhi ketentuan yang berlaku. “Masyarakat kami imbau menjaga ketertiban lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan banjir maupun longsor,” katanya. Dalam kegiatan tersebut, Forkopimcam juga mensosialisasikan Surat Edaran Bupati Sukabumi Nomor 186/PT.10.11.02/SATPOL PP, yang menekankan larangan penggunaan kembang api secara berlebihan, pengendalian aktivitas masyarakat, serta peningkatan kewaspadaan dini. Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra menyampaikan, aparat keamanan telah menyiapkan pola pengamanan terpadu dengan memetakan titik-titik rawan keramaian. “Pengamanan difokuskan pada pengaturan lalu lintas, pencegahan kriminalitas, serta antisipasi pesta miras, tawuran, dan penggunaan petasan,” ujarnya. Personel gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP disiagakan di sejumlah lokasi strategis hingga memasuki awal tahun 2026 guna memastikan situasi wilayah tetap aman dan terkendali. Apel siaga diikuti unsur TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, Damkar, Puskesmas, pengawas wisata Pantai Minajaya, organisasi kepemudaan, Pramuka, serta RAPI Wilayah Surade. Keterlibatan lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan Kecamatan Surade menjelang Tahun Baru 2026. (Dicky)
Indramayu Bidik-kasusnews.com,.Polres Indramayu berhasil membongkar sindikat pencurian motor spesialis area persawahan yang meresahkan warga. Tim “Saber Curanmor” Polres Indramayu berhasil mengamankan tiga tersangka, termasuk penadah, beserta tujuh unit sepeda motor hasil curian yang dilakukan antara Oktober hingga Desember 2025. Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan polisi dari Polsek Terisi dan Polsek Gabuswetan. “Dari hasil pengembangan, kami berhasil mengamankan dua tersangka pelaku curanmor dan satu penadah. Mereka beraksi di beberapa lokasi berbeda, terutama di area persawahan,” ujar AKBP Mochamad Fajar Gemilang, Rabu (31/12/2025). Dua tersangka pencuri, T alias Soni (27) dan BA alias Caplang (27), warga Kecamatan Terisi, memiliki peran masing-masing: Soni sebagai eksekutor dan Caplang sebagai joki. Sementara D alias Mama (42), juga warga Kecamatan Terisi, berperan sebagai penadah motor curian. “Modusnya, para pelaku berkeliling mencari lokasi sepi di area persawahan dan mengincar motor yang kuncinya masih menempel. Mereka merusak kunci kontak menggunakan kunci T, lalu membawa kabur motor korban,” jelas Kapolres. Usai berhasil mencuri, motor-motor tersebut dijual dengan harga murah, sekitar Rp3,5 juta hingga Rp4 juta per unit. Sang penadah, D alias Mama, mendapatkan keuntungan sekitar Rp500 ribu per unit, yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Polres Indramayu berhasil mengamankan tujuh unit sepeda motor berbagai jenis, satu set kunci T, dan sejumlah BPKB serta STNK. “Para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara) dan Pasal 480 KUHP tentang pertolongan jahat atau penadahan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara,” tutup AKBP Mochamad Fajar Gemilang. (Asep.R)
Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Menjelang pergantian tahun, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., secara resmi memaparkan hasil kinerja institusinya sepanjang tahun 2025. Laporan ini menjadi wujud transparansi kepada masyarakat mengenai situasi keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Kuningan. Selasa (30/12). Salah satu pencapaian yang paling menonjol adalah keberhasilan dalam menekan angka fatalitas di jalan raya. Meski jumlah kasus kecelakaan naik tipis sebesar 1% menjadi 164 kasus, angka korban meninggal dunia justru turun drastis sebesar 75%. Jika pada tahun 2024 terdapat 58 korban jiwa, di tahun 2025 ini angka tersebut berhasil ditekan hingga menjadi 19 orang saja. Hal ini beriringan dengan peningkatan penindakan pelanggaran lalu lintas sebanyak 6.166 tindakan, baik melalui Tilang Manual maupun ETLE Mobile. Di bidang Reserse Kriminal, tercatat adanya kenaikan jumlah tindak pidana sebesar 42,1%, dari 221 perkara di tahun lalu menjadi 314 perkara di tahun 2025. Namun, kenaikan ini dibarengi dengan peningkatan jumlah penyelesaian perkara yang naik sebanyak 23% secara kuantitas. Kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor R2) dan penganiayaan tercatat sebagai jenis kasus yang cukup dominan ditangani. Selain itu, Polres Kuningan juga berhasil mengungkap kasus besar (kejadian menonjol) mulai dari pembunuhan berencana di Desa Taraju, kasus korupsi dana desa di Desa Mancagar, hingga sindikat pencurian dengan kekerasan yang mengamankan 13 unit kendaraan bermotor. Komitmen “perang” terhadap narkoba juga membuahkan hasil nyata. Meskipun jumlah perkara turun tipis menjadi 70 kasus, efektivitas penegakan hukum mencapai 100% dalam penyelesaian perkara. Polisi berhasil menyelamatkan masyarakat dari peredaran gelap narkoba dengan total estimasi nilai pasar mencapai Rp608.170.000, dengan barang bukti utama berupa 332,7 gram Sabu dan lebih dari 17 ribu butir obat keras terlarang. Tak hanya soal penegakan hukum, Polres Kuningan juga berperan aktif dalam program nasional Asta Cita untuk kemandirian bangsa. Melalui program Ketahanan Pangan, Polres Kuningan bekerja sama dengan masyarakat dan Perhutani sukses menghasilkan total panen jagung sebesar 4.194,33 Ton sepanjang tahun 2025. Di sektor distribusi pangan, sebanyak 2,2 juta kilogram beras SPHP juga telah berhasil disalurkan kepada masyarakat melalui Polres dan jajaran Polsek guna menjaga stabilitas harga pangan. Kedisiplinan internal juga menjadi sorotan penting Kapolres. Terjadi perbaikan signifikan dengan menurunnya angka pelanggaran Kode Etik sebesar 50%. Meski demikian, tindakan tegas berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) tetap diberlakukan bagi 2 orang anggota yang melakukan pelanggaran berat sebagai langkah pembersihan internal (internal purification). Kerja keras tersebut diganjar dengan berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya Piagam Pelayanan Prima dan Predikat Zona Integritas dari Kapolri, penghargaan Public Service of The Year Jawa Barat 2025, hingga Juara Umum KPPN Kuningan Awards atas pengelolaan keuangan yang sempurna. Menutup laporannya, AKBP Muhamad Ali Akbar menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dan media atas kerja sama yang terjalin selama setahun ini. Ia berharap hasil kinerja ini dapat memberikan rasa aman dan menjadi pijakan yang kuat untuk menyongsong situasi Kamtibmas yang lebih kondusif di tahun 2026 mendatang. (Asep.R)
Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,.Polres Cirebon Kota menunjukkan sikap “zero toleransi” terhadap peredaran minuman keras (miras) jelang Tahun Baru 2026. Sebanyak 3.391 botol miras dari berbagai merek, hasil Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sepanjang tahun 2025, dimusnahkan di Mako Polres Cirebon Kota, Rabu (31/12/2025). Aksi ini menjadi bukti komitmen polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban Kota Cirebon. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si, menegaskan bahwa pemusnahan miras ini merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas keamanan, terutama menjelang pergantian tahun yang rawan gangguan kamtibmas. “Peredaran miras kerap menjadi pemicu tindak kriminal. Kami konsisten melakukan penindakan demi rasa aman masyarakat,” ujarnya. Berbagai jenis miras dari berbagai merek, mulai dari AO, Bir Anker, Anggur Merah, hingga miras oplosan seperti Ciu dan Arak Bali, dilibas habis. Kasat Narkoba Polres Cirebon Kota, AKP Otong Jubaedi, memastikan seluruh barang bukti telah melalui proses hukum sesuai aturan yang berlaku. Lebih dari sekadar pemusnahan, Kapolres mengajak seluruh masyarakat Kota Cirebon untuk menyambut Tahun Baru dengan kegiatan positif dan menghindari perayaan yang berpotensi mengganggu ketertiban. “Mari kita rayakan pergantian tahun dengan sederhana, aman, tertib, dan penuh rasa syukur,” pesannya. Dengan pemusnahan ribuan botol miras ini, Polres Cirebon Kota berharap dapat menekan angka kriminalitas dan menciptakan suasana kondusif bagi masyarakat dalam menyambut Tahun Baru 2026. “Kami tidak akan memberikan ruang bagi peredaran miras ilegal di wilayah hukum Polres Cirebon Kota,” tegas AKP Otong Jubaedi. (Asep.R)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemenuhan kebutuhan material konstruksi di wilayah Pajampangan dan sekitarnya kini semakin mudah dengan hadirnya Toko Besi Mekar Baja Prioritas. Toko besi yang beralamat di Jalan Raya Nasional Kampung Gunung Batu, Desa Talagamurni, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi tersebut resmi dibuka melalui acara syukuran pada Rabu (31/12/2025). Acara launching dihadiri Kapolsek Surade Iptu Ade, tokoh agama yang sekaligus memandu kegiatan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga sekitar. Kehadiran toko ini disambut positif karena dinilai mampu menjawab kebutuhan material bangunan secara cepat dan terjangkau. Pemilik Toko Besi Mekar Baja Prioritas, Rahmat, mengatakan bahwa meningkatnya aktivitas pembangunan membuat kebutuhan besi dan material konstruksi terus bertambah, baik untuk proyek skala kecil maupun besar. “Besi saat ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk proyek pembangunan yang memerlukan stok material konsisten dengan kualitas terjamin. Kami hadir untuk menjawab kebutuhan itu,” ujarnya. Lokasi toko yang strategis dan mudah dijangkau menjadi nilai tambah. Hal ini turut disampaikan Ade Bima, kakak dari pemilik toko, yang menilai keberadaan toko besi terdekat mampu menekan waktu dan biaya distribusi material. “Pelanggan tidak perlu menunggu lama atau mengeluarkan biaya besar untuk pengiriman. Ini membuat pekerjaan pembangunan bisa berjalan lebih efisien, khususnya di wilayah Pajampangan,” katanya. Toko Besi Mekar Baja Prioritas menyediakan beragam produk, mulai dari besi beton, besi hollow, besi CNP, hingga baja ringan. Seluruh material tersedia dalam berbagai ukuran dan jumlah, sehingga memudahkan pelanggan memenuhi kebutuhan dalam satu tempat. Salah satu produk unggulan yang banyak diminati adalah besi hollow, yang dikenal ringan namun kuat serta tahan terhadap karat. Material ini banyak digunakan untuk rangka plafon, pagar, dan kanopi, sehingga cocok untuk konstruksi jangka panjang. Selain menyediakan stok material dalam jumlah besar, toko ini juga menawarkan harga kompetitif dengan kualitas sesuai standar industri. Ade Bima menambahkan, pihaknya juga memberikan layanan konsultasi untuk membantu pelanggan memilih material yang tepat sesuai kebutuhan konstruksi. “Tidak semua pelanggan memahami jenis dan fungsi besi. Karena itu, kami siap memberikan edukasi agar material yang digunakan benar-benar sesuai,” jelasnya. Dengan dukungan distributor dan ketersediaan stok yang stabil, Toko Besi Mekar Baja Prioritas diharapkan menjadi mitra strategis bagi kontraktor, pemilik proyek, maupun masyarakat dalam mewujudkan konstruksi yang kuat, aman, dan efisien. (Dicky)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Polresta Cirebon menggelar Press Release Akhir Tahun 2025 sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas publik atas pelaksanaan tugas kepolisian sepanjang tahun 2025. Kegiatan tersebut memaparkan capaian kinerja Polresta Cirebon di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), penegakan hukum, pelayanan publik, hingga dukungan terhadap program strategis pemerintah. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa seluruh capaian kinerja yang diraih merupakan hasil sinergi kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. “Sepanjang tahun 2025, Polresta Cirebon berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas melalui pendekatan humanis, preventif, sosial serta penegakan hukum yang profesional sebagai langkah akhir jika tindakan preemtif dan preventif tidak efektif. Meski terdapat dinamika gangguan kamtibmas, kami bersyukur angka penyelesaian perkara terus meningkat sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. Berdasarkan data, jumlah Crime Total (CT) pada tahun 2025 tercatat sebanyak 1893 kasus dan Crime Clearance (CC) sebanyak 1552 kasus atau sebanyak 81,9 persen, yang menunjukkan peningkatan kinerja pengungkapan perkara oleh jajaran Polresta Cirebon. Dari hasil pemetaan kriminalitas, lokasi kejadian terbanyak terjadi di jalan umum, dengan waktu rawan pada rentang pukul 12.00 hingga 14.59 WIB. Menyikapi hal tersebut, Polresta Cirebon meningkatkan patroli, penjagaan, serta kehadiran personel di titik-titik rawan. Kapolresta menegaskan bahwa Polresta Cirebon tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang menyentuh langsung masyarakat. “Kami menjadikan kegiatan sambang, Jumat Curhat, Police Goes to School, serta pembinaan remaja dan anak yang berhadapan dengan hukum sebagai fondasi utama pencegahan. Tujuannya agar potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini dan masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri,” jelasnya. Sepanjang tahun 2025, Polresta Cirebon telah melaksanakan kegiatan preemtif secara masif, di antaranya Door to Door System (DDS) sebanyak 222.821 kali, sambang masyarakat 66.076 kali, silaturahmi tokoh agama dan tokoh masyarakat 46.090 kali, deteksi dini dan penggalangan 12.065 kegiatan, Police Goes to School dan Pesantren 4.230 kegiatan, serta Jumat Curhat sebanyak 1.146 kegiatan. Di sisi preventif, kegiatan Turjawali dilaksanakan secara intensif melalui pengaturan sebanyak 69.410 kegiatan, penjagaan 61.376, pengamanan 7.169, pengawalan 1.752, serta patroli 7.708 kegiatan di seluruh wilayah hukum Polresta Cirebon. Upaya tersebut terbukti efektif dengan berhasil menggagalkan 60 aksi tawuran dan geng motor, mengamankan 122 senjata tajam, 110 unit kendaraan bermotor, serta melakukan pembinaan terhadap 228 remaja yang terlibat. Selain itu, Polresta Cirebon juga mengedepankan pendekatan pembinaan melalui pesantren kilat bagi anak yang berhadapan dengan hukum, pelatihan keterampilan ekonomi kreatif, serta kerja sama dengan Lapas Kelas IIA Cirebon sebagai langkah strategis mencegah pengulangan tindak pidana. Dalam bidang penegakan hukum, persentase penyelesaian perkara tahun 2025 meningkat dengan persentase 72 persen, serta berhasil mengungkap sejumlah kasus menonjol, di antaranya pembunuhan, pertambangan ilegal, dan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Di bidang narkotika, Polresta Cirebon berhasil mengungkap 138 kasus dengan 177 tersangka, serta mengamankan barang bukti berupa sabu 138,87 gram, tembakau sintetis 47,74 gram, ganja 3.620,31 gram, psikotropika 228 butir, serta obat keras terbatas sebanyak 257.246 butir. Selain itu, dilakukan pemusnahan 21.596 botol miras pabrikan, 41.884 botol miras jenis ciu, 5.698 liter miras jenis tuak, serta 14.545 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis sebagai hasil KRYD dan Operasi Pekat. Terkait dukungan terhadap program pemerintah, Kapolresta menegaskan komitmen Polresta Cirebon dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, di antaranya memiliki 269 anak asuh stunting, mendukung ketahanan pangan melalui penanaman jagung pipil di lahan seluas 455,445 hektare dengan hasil 1.980,035 ton, serta membantu penyaluran beras SPHP sebanyak 781.845 kilogram dari total target 6.018 kilogram. Polresta Cirebon juga memiliki 1 SPPG dan 2 SPPG yang akan dibangun dan beroperasi pada Februari 2026. Selain itu, Polresta Cirebon melaksanakan kegiatan sosial berupa bedah rumah (rutilahu) sebanyak 24 unit, pembangunan 4 MCK, serta pembangunan 1 Pondok Presisi Mengaji dan 3 Sumur Bor yang dibangun untuk masyarakat. “Polresta Cirebon siap mendukung penuh program pemerintah, mulai dari percepatan penurunan stunting, ketahanan pangan, hingga pengawasan distribusi bantuan sosial. Ini merupakan bentuk pengabdian Polri sebagai pelayan dan pengayom masyarakat,” pungkas Kapolresta. Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik, Polresta Cirebon juga menghadirkan 16 inovasi pelayanan, di antaranya Pelayanan Satu Atap, Bismuri, SIM Masuk Pabrik, STNK/BPKB Drive Thru, Green Service, Polisi Sambang Pesantren, Command Center, CLBK, Safari Nelayan, Pesantren ABH, hingga Ruang Pelayanan Terpadu Masyarakat Berkebutuhan Khusus. Sepanjang tahun 2025, Polresta Cirebon juga berhasil meraih sembilan penghargaan dari berbagai instansi, media, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kepedulian terhadap generasi muda, kesetaraan gender, serta kontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui Press Release Akhir Tahun 2025 ini, Polresta Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat sinergi lintas sektor, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Cirebon sesuai dengan semangat Polri Presisi. Menutup Press Release Akhir Tahun 2025, Polresta Cirebon mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambut pergantian Tahun Baru 2025 menuju 2026 dengan doa bersama, menjaga ketertiban, serta mengisi momentum pergantian tahun dengan kegiatan positif dan bermakna. Polresta Cirebon menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus siaga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian secara cepat dan darurat, diimbau untuk segera menghubungi Layanan Call Center Polri 110, atau menghubungi nomor pengaduan 08112497497 dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Cirebon memasuki tahun 2026. (Asep Rusliman)
Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,. (Selasa, 30/12/2025), – Babinsa Kelurahan Pegambiran, Sertu Yanto, melaksanakan monitoring kegiatan pemilahan dan penimbangan sampah yang dilakukan oleh Bank Sampah Berkah Mulya RW 07. Kegiatan tersebut berlangsung di Baperkam RW 07 Karang Mulya, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Kegiatan Bank Sampah Berkah Mulya ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan, yang berada di bawah binaan PT Japfa Comfeed. Warga secara aktif melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik sebelum dilakukan penimbangan, guna meningkatkan nilai ekonomis sampah serta mengurangi pencemaran lingkungan. Sertu Yanto menyampaikan bahwa kegiatan bank sampah sangat positif karena mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI AD dalam mendorong program kebersihan dan kesehatan lingkungan di wilayah binaan. “Dengan adanya bank sampah, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan serta dapat memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai,” ujar Sertu Yanto. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Diharapkan kegiatan Bank Sampah Berkah Mulya RW 07 ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi contoh bagi wilayah lain di Kelurahan Pegambiran dalam pengelolaan sampah yang efektif dan ramah lingkungan.(pendim0614)* (Asep.R)
Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,.Dua anggota Polres Cirebon Kota dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH) atau dipecat. Keduanya dinilai melanggar kode etik setelah terlibat dalam kasus peredaran narkoba. Upacara PTDH terhadap dua anggota tersebut digelar di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Senin (29/12/2025). Prosesi ini menjadi penegasan sikap tegas Polres Cirebon Kota terhadap pelanggaran berat yang dilakukan anggotanya. Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar menyampaikan, dua personel yang diberhentikan masing-masing berinisial D dan S. Keduanya dinilai telah melanggar kode etik profesi Polri. “Hari ini kita melaksanakan upacara PTDH sebagai tindak lanjut dari sanksi yang diberikan kepada dua personel kita yang telah melakukan pelanggaran kode etik profesi Polri,” ucap Eko Iskandar di Kota Cirebon. Eko menjelaskan, khusus untuk anggota berinisial D, pelanggaran yang dilakukan bukan kali pertama. Yang bersangkutan tercatat beberapa kali melakukan pelanggaran, termasuk keterlibatannya dalam kasus narkoba. “D ini sudah banyak pelanggaran yang dilakukan, termasuk yang terakhir ini terlibat kasus narkoba,” ucap Eko. “Kemudian yang satu lagi personel kita S juga terlibat kasus narkoba dan kita berikan sanksi PTDH,” sambung Eko. Eko menegaskan tidak ada toleransi bagi anggota yang melakukan pelanggaran tersebut. Sikap tegas itu diwujudkan dengan menjatuhkan sanksi PTDH. “Ini sebagai wujud komitmen kita, bagaimana kita memberikan sanksi yang tegas sesuai dengan perbuatan yang dilakukan, sehingga ini tidak membawa dampak-dampak yang negatif terhadap institusi Polri, karena masih banyak anggota kita yang bekerja dengan baik, ikhlas dan tulus untuk mengabdi kepada masyarakat,” terang Eko. Untuk mengantisipasi keterlibatan anggota kepolisian dalam penyalahgunaan narkoba, Eko menyebut pihaknya akan melakukan pemeriksaan urine secara acak. “Kita melakukan cek urine secara random. Kita tidak akan memberikan toleransi kepada anggota yang melakukan penyimpangan, apalagi kesalahannya kesalahan yang terbukti dan fatal,” demikian Eko. (Asep.R)