Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Cirebon melakukan pemusnahan barang hasil penindakan berupa rokok ilegal sebanyak 7.233.417 batang dari wilayah Ciayumajakuning. Pemusnahan dilakukan secara simbolis dengan membakar 60 ribu batang rokok ilegal di halaman Setda Kabupaten Kuningan usai apel pagi, Senin (17/11/2025). Sementara sisanya dimusnahkan di PT Indocement Tunggal Prakarsa Cirebon. Seluruh barang hasil penindakan dihadirkan dalam kegiatan tersebut. Kepala Kanwil DJBC Jawa Barat, Finarni Manan, menjelaskan bahwa rokok ilegal itu merupakan hasil penindakan gabungan di Kota/Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan sepanjang Juni hingga Agustus 2025. Menurutnya, nilai total barang hasil penindakan mencapai Rp 10.741.624.245 dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 5.396.192.082. Dari jumlah tersebut, penindakan di Kabupaten Kuningan mencapai 650.420 batang rokok ilegal. “Hasil penindakan ini ada yang dilakukan secara mandiri oleh Bea Cukai, ada juga yang merupakan hasil kerja sama dengan Satpol PP. Modus peredaran rokok ilegal meliputi kegiatan targeting, jalur perlintasan, barang kiriman melalui jasa titipan, hingga operasi pasar di toko dan warung,” ujarnya. Finarni menegaskan bahwa Jawa Barat bukan daerah produksi rokok ilegal, melainkan jalur perlintasan dan pemasaran dari Jawa Tengah, Jawa Timur, serta Madura. Penindakan dilakukan di berbagai titik, mulai dari truk lintas provinsi hingga kios kecil di wilayah desa. Ia mengingatkan bahwa menawarkan, menjual, menyimpan, atau menyerahkan rokok ilegal dapat dikenai hukuman penjara 1 hingga 5 tahun serta denda 2 sampai 10 kali nilai cukai. Atas terselenggaranya kegiatan ini, Finarni menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan yang dinilai konsisten mendukung pemberantasan rokok ilegal melalui pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Advertisement Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menyatakan bahwa pemusnahan bukan sekadar penegakan hukum, tetapi bentuk komitmen untuk menjaga kepentingan negara dan melindungi masyarakat. “Jumlah ini tentu tidak kecil. Jika rokok-rokok ilegal tersebut beredar di pasaran, negara dapat mengalami kerugian miliaran rupiah. Selain itu, masyarakat dapat dirugikan karena produk tersebut tidak memiliki jaminan kesehatan maupun standar mutu,” ujarnya. Bupati menambahkan bahwa peredaran rokok ilegal bukan hanya pelanggaran fiskal, tetapi juga merusak ekosistem ekonomi daerah. Karena itu, ia menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara Pemda dan Bea Cukai dalam upaya penindakan. Ia juga mengajak seluruh pihak produsen, pedagang, hingga konsumen untuk tidak membeli atau mengedarkan rokok yang tidak memenuhi ketentuan, seperti tanpa pita cukai, menggunakan pita palsu, atau pita bekas. Acara pemusnahan turut dihadiri Wakil Bupati Kuningan, Sekda, unsur Forkopimda, Kepala Kanwil DJBC Jawa Barat, Kepala KPKNL Cirebon, Kepala KPP Pratama Kuningan, Kepala BNN Kuningan, jajaran perangkat daerah, perwakilan Satpol PP Ciayumajakuning, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Kehadiran mereka meneguhkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan ekonomi yang lebih tertib dan sehat. (Asep.R)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. memimpin langsung pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Lodaya 2025 yang digelar di Lapangan Apel Polres Majalengka. Apel tersebut diselenggarakan sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan personel dalam mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Lilin 2025 yang akan datang, Senin (17/11/2025). Dalam amanatnya, Kapolres Majalengka menegaskan bahwa Operasi Zebra Lodaya 2025 mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Lilin 2025.” Ia menekankan pentingnya sinergitas seluruh personel untuk mewujudkan kondisi lalu lintas yang kondusif, sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas. Apel gelar pasukan tersebut dihadiri oleh Wakapolres Majalengka Kompol Asep Agustoni, S.E., M.M., para Pejabat Utama Polres Majalengka, para Kapolsek jajaran, personel Polri dan ASN Polres Majalengka, serta perwakilan dari Subden POM Majalengka dan Dinas Perhubungan Kabupaten Majalengka. Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan kolaborasi yang kuat dalam mewujudkan keamanan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Majalengka. Kapolres Majalengka menyampaikan bahwa Operasi Zebra Lodaya 2025 diharapkan dapat menekan angka pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas lalu lintas. Tidak hanya itu, operasi ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih tertib dan disiplin dalam berkendara. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bekerja sama dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Keamanan jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama,” ungkap Kapolres. Seluruh rangkaian kegiatan apel berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. Melalui Apel Gelar Pasukan ini, Polres Majalengka menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam rangka pengamanan arus lalu lintas menjelang periode akhir tahun. Dengan persiapan yang matang dan sinergi lintas sektor, diharapkan pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2025 dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Majalengka. (Asep.R)
Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Polres Kuningan menggelar Apel Pasukan Operasi Zebra Lodaya 2025 dipimpin Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar. Apel berlangsung di halaman Mapolres Kuningan Jl. RE Martadinata Ancaran, Senin (17/11). diikuti pejabat utama, kapolsek jajaran, TNI, Dinas Perhubungan , Satpol PP serta personel yang terlibat dalam operasi. Operasi Zebra tahun ini difokuskan pada peningkatan disiplin berlalu lintas serta upaya menekan angka kecelakaan menjelang liburan natal dan tahun baru di wilayah Kabupaten Kuningan. Sejumlah pelanggaran prioritas menjadi sasaran, antara lain tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, pengendara di bawah umur, penggunaan ponsel saat berkendara, serta pelanggaran marka jalan. Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Ali Akbar menegaskan, bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama. “Melalui Operasi Zebra 2025 ini, kami ingin menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Setiap pelanggaran lalu lintas memiliki potensi menimbulkan kecelakaan, dan itu yang ingin kita cegah bersama,” ujarnya. Kapolres Ali Akbar mengimbau personel agar tetap profesional dalam menjalankan tugas serta mengedepankan tindakan humanis. “Kami tidak hanya menindak, tetapi juga memberikan edukasi. Tujuan akhirnya adalah menurunkan angka kecelakaan dan membangun budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Kuningan,” katanya. Operasi Zebra Lodaya 2025 akan berlangsung selama dua pekan di (17-30 November 2025) mendatang dengan pola penindakan stasioner dan mobile. Selain itu, Polres Kuningan juga menyiapkan kegiatan sosialisasi melalui berbagai saluran masyarakat. Dengan pelaksanaan operasi ini, Polres Kuningan berharap tingkat kepatuhan masyarakat meningkat dan angka fatalitas kecelakaan menurun. “Dengan Operasi Zebra, kita ingin masyarakat lebih siap menghadapi kepadatan arus libur panjang. Polisi bukan semata menilang, tetapi mengedukasi dan mengingatkan agar keselamatan menjadi prioritas,” pungkasnya.** (Asep.R)
Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom bersama Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.A.P., M.Si menyambut kedatangan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, SS., M.Sc dalam rangka kunjungan kerja ke Kota Cirebon, Dengan Agenda utama kunjungan tersebut adalah peresmian Museum Benda Pusaka yang berlokasi di kompleks Keraton Kanoman, RW 01 Kelurahan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Kedatangan Menteri Kebudayaan RI disambut secara resmi di area Keraton, disertai rangkaian penyambutan adat khas Cirebon. Peresmian museum ini menjadi bagian dari upaya pelestarian warisan budaya serta peningkatan edukasi sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Cirebon, Keraton Kanoman, serta seluruh pihak yang berperan dalam proses pendirian museum tersebut. Ia menegaskan bahwa Cirebon merupakan salah satu pusat kebudayaan penting di Nusantara yang harus terus dirawat dan diperkuat nilai historisnya. Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, juga menyampaikan bahwa keberadaan Museum Benda Pusaka ini diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata budaya baru serta media pembelajaran mengenai sejarah Cirebon dan perkembangan tradisi keraton. Pada kesempatan itu pula, Dandim 0614/Kota Cirebon menyampaikan bahwa dukungan TNI terhadap upaya pelestarian budaya merupakan bagian dari tugas menjaga stabilitas dan identitas bangsa. “Kami sangat mengapresiasi hadirnya Museum Benda Pusaka di lingkungan Keraton Kanoman. Ini bukan sekadar bangunan, tetapi ruang penting untuk merawat sejarah, budaya, dan jati diri masyarakat Cirebon. TNI akan selalu mendukung langkah-langkah pelestarian budaya karena hal ini berkaitan erat dengan ketahanan nasional,” ujarnya. Dandim juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, keraton, dan seluruh unsur Forkopimda menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kelestarian warisan budaya di Kota Cirebon. “Sinergi seluruh pihak harus terus dijaga. Kami berharap museum ini menjadi pusat edukasi dan kebanggaan bagi masyarakat, sekaligus menarik minat wisatawan untuk lebih mengenal budaya Cirebon,” tambahnya. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Cirebon, tokoh adat, pihak Keraton Kanoman, serta perwakilan berbagai instansi terkait lainnya. Kehadiran unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong pelestarian budaya lokal.(pendim0614)* (Asep.R)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon melaksanakan Operasi Zebra Lodaya 2025 mulai hari ini. Operasi tersebut bertujuan mewujudkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran (kamseltibcar) lalu lintas di Kabupaten Cirebon. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, tujuan Operasi Zebra Lodaya 2025 adalah meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, menurunnya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, dan menurunnya angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas. “Outputnya adalah terciptanya kamseltibcar lantas yang aman dan nyaman, meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, berkurangnya jumlah kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas serta menurunnya angka fatalitas korban kecelakaan,” kata Kombes Pol Sumarni, S.H, S.I.K, M.H, saat ditemui usai Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Lodaya 2025 di Mapolresta Cirebon, Senin (17/11/2025). Ia mengatakan, operasi tersebut dilaksanakan selama 14 hari dari mulai tanggal 17 hingga 30 November 2025. Pihaknya memastikan Operasi Zebra Lodaya 2025, akan mengedepankan upaya preemtif, preventif, dan sikap-sikap humanis. Adapun terdapat tujuh jenis pelanggaran berlalu lintas yang menjadi sasaran utama Operasi Zebra Lodaya 2025 di Kabupaten Cirebon. Di antaranya, pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara dan pengemudi yang masih dibawah umur. Selain itu, sasaran lainnya adalah pengemudi kendaraan bermotor yang berboncengan lebih satu orang, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi mobil yang tidak menggunakan safety belt atau sabuk keselamatan. “Pengemudi dalam pengaruh atau mengkonsumsi alkohol, pengendara kendaraan bermotor yang melawan arus, dan pengemudi yang melebihi batas kecepatan juga menjadi sasaran dalam Operasi Zebra Lodaya 2025,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.H, S.I.K, M.H. Pihaknya berpesan kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut agar selalu panjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebelum melaksanakan tugas, mengutamakan keselamatan dalam bertugas, dan melaksanakan kegiatan edukasi tentang tertib berlalulintas. “Semoga operasi ini dapat menurunkan angka pelanggaran lalu lintas, menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, menurunkan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, dan meningkatkan disiplin serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas,” kata Kombes Pol Sumarni, S.H, S.I.K, M.H. (Asep Rusliman)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H, memberikan Ceramah Kamtibmas Dalam Kegiatan Pengajian Rutin Bulanan Muslimat NU Se-Kabupaten Cirebon di Pendopo Bupati Cirebon, Kegiatan tersebut turut dihadiri Kyai Haji Lutfi dan Ketua Muslimat NU . “Hari ini kita bersilaturahmi bersama para Muslimat NU Kabupaten Cirebon. Untuk orang tua awasi anak – anaknya dan selalu dijaga agar tidak terlibat geng motor, perang konten, tawuran, kenakalan remaja dan tindak kriminalitas lainnya. Jangan sampai ada anak – anak yang mengkonsumsi miras, narkoba, dan obat – obatan terlarang lainnya,” katanya. Ia meminta Orangtua mengingatkan kepada anak-anaknya nasehati jangan pernah mencoba hal-hal negatif karena sangat merugikan. Apabila ada anak-anak yang terlibat segera hubungi bhabinkamtibmasnya, Polsek, Polres atau telfon layanan call center 110 Polresta Cirebon, akan kita bina agar menjadi lebih baik. “Kalau belum pulang anak-anaknya jam 7 malam suruh pulang, kalau belum pulang bisa hubungi kami. Anak-anak perempuan untuk menjaga harga dirinya jangan mudah dirayu atau dibujuk oleh laki-laki lawan jenis. Dalam penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak, para orang tua untuk selalu menjaga dan mengawasi,” ujarnya. Pihaknya mengimbau untuk memberikan edukasi kepada anak – anak untuk saling menghargai satu sama lain jangan sampai terjadinya kasus bullying/perundungan. Kemajuan teknologi, digitalisasi, pola pergaulan anak-anak jaman sekarang berbeda dengan jaman dulu, sehingga harus sering diajak ngobrol. “Doakan anak-anak kita agar menjadi orang yang baik, semangat dalam meraih cita-cita dimasa depan sebagai generasi penerus bangsa. Kami mengingatkan saat berkendara roda dua untuk selalu menggunakan helm dan kelengkapan kendaraannya lainnya, serta patuhi peraturan lalu lintas untuk keselamatan kita semua,” jelasnya. Ia mengatakan, orang tua harus selalu memberikan contoh yang baik kepada anak-anaknya seperti selalu menggunakan helm saat berkendara. Selain itu, ia mengajak untuk bersama memberantas bersama dan perangi narkoba karena masih maraknya obat-obatan keras, narkoba dan peredaran miras lainnya. “Apabila ibu-ibu mengetahui dan melihat adanya penjualan obat-obatan keras, narkoba dan peredaran miras yang berbahaya segera laporkan atau hubungi layanan 110 Polresta Cirebon. Karena kami ingin di Kabupaten Cirebon ini bersih dari peredaran miras, narkoba, dan obat-obatan lainnya,” paparnya. Ia juga Mengajak seluruh warga masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing demi mewujudkan kondusivitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Cirebon. “Sekali lagi apabila menemukan atau melihat tindak kriminalitas tolong segera diinformasikan kepada kepolisian terdekat atau segera menghubungi Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon,” ungkapnya. Kapolresta Cirebon juga menyampaikan bahwa kegiatan hari ini merupakan kesempatan yang berbahagia bisa berada di hadapan tiang-tiang negara. ‘Tentunya kedepan nasib dari Negara dan Bangsa Indonesia tergantung dari ibu-ibu sekalian bagaimana ibu-ibu menjaga putra-putrinya sebagai generasi penerus bangsa. Karena putra-putri kita akan menggantikan posisi kita dimasa depan nanti,” pungkasnya. (Asep Rusliman)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon melaksanakan Penanggulangan pasca Bencana Alam Angin Puting Beliung, Sabtu (15/11/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Slangit, Desa Bangodua Kecamatan Klangenan dan Desa Bakung Kidul Kec. Jamblang Kabupaten Cirebon. Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Klangenan IPTU DIDING, S.H.,M.H, dan Danramil Klangenan KAPTEN ARH. EDI HARTONO serta turut melibatkan 148 Personil gabungan TNI, Polri, Dishub, BPBD, hingga lainnyam Dalam kegiatan tersebut juga turut dilaksanakan juga Bhakti Kesehatan Pengobatan Gratis dan kerja bhakti membersihkan yang terdampak angin puting beliung, yang di ikuti oleh Para Perwira, Bintara Polsek Plered Polresta Cirebon. “Personil gabungan yang terlibat dalam kegiatan ini dibagi dalam 3 kelompok, dilanjutkan dengan pelaksanaan penanganan pasca Bencana Puting Beliung di 3 Desa Wilkum Polsek Klangenan yaitu Desa Slangit, Desa Bangodua dan Desa Bakung Kidul,” kata Kapolsek Klangenan IPTU DIDING, S.H.,M.H. Ia mengatakan, para personel gabungan dikerahkan untuk membantu warga setempat membersihkan rumah dari bekas reruntuhan atap dan pohon. Pihaknya juga turut melakukan trauma helling kepada korban bencana alam. “Bencana Puting Beliung di Wilkum Polsek Klangenan terjadi Pada Jumat (14/11/2025) pukul 16.00 Wib di Desa Slangit, Desa Bangodua Kecamatan Klangenan dan Desa Bakung Kidul Kecamatan Jamblang yang mengakibatkan beberapa Kerusakan serta Korban Luka – Luka. Namun, dipastikan Tidak Ada Korban Jiwa, karena Hanya Kerugian Materil saja,” ujarnya. (Asep Rusliman)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Polres Majalengka menggelar kegiatan sosialisasi terkait Penerimaan Siswa SMA Kemala Bhayangkara serta Penerimaan Bintara Brimob, Minggu (16/11/2025). Kegiatan tersebut dipusatkan di Gelanggang Generasi Muda (GGM) Majalengka dan dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Majalengka, Iptu Supriyadi. Dalam kesempatan tersebut, Iptu Supriyadi menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi yang jelas dan akurat kepada para siswa serta masyarakat mengenai mekanisme pendaftaran, persyaratan administrasi, hingga tahapan seleksi yang harus ditempuh. Menurutnya, kehadiran SMA Kemala Bhayangkara sebagai sekolah berkarakter kepolisian mampu menjadi wadah pembentukan disiplin dan sumber daya manusia yang berkualitas. Sementara itu, Penerimaan Bintara Brimob diharapkan dapat menarik minat generasi muda Majalengka untuk ikut berkontribusi sebagai bagian dari Korps Brimob Polri. “Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang transparan, sehingga proses penerimaan dapat berjalan objektif dan tanpa pungutan liar,” ujar Iptu Supriyadi dalam pemaparannya. Acara sosialisasi yang dihadiri oleh pelajar, orang tua, serta sejumlah perwakilan sekolah ini berlangsung interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk bertanya langsung terkait prosedur pendaftaran maupun gambaran tugas Brimob dan aktivitas pendidikan di SMA Kemala Bhayangkara. (Asep.R)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Polres Majalengka melalui Unit I Pidana Umum (Pidum) Satuan Reserse Kriminal berhasil mengungkap tuntas kasus pengeroyokan yang sempat meresahkan masyarakat. Setelah melakukan penyelidikan intensif, petugas berhasil mengamankan dua orang pelaku yang diduga kuat terlibat dalam tindak kekerasan tersebut, pada Rabu (12/11/2025). Kedua pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka atas tindak pidana pengeroyokan yang menyebabkan korban mengalami luka di bagian wajah, termasuk memar pada kening sebelah kiri dan bagian hidung. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, melalui Kasat Reskrim AKP Udiyanto menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 28 Oktober 2025, sekitar pukul 20.00 WIB, di area Alun-alun Majalengka. “Begitu menerima laporan dari korban, tim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi serta mengamankan kedua pelaku. Saat ini keduanya telah menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk proses hukum selanjutnya,” ujar AKP Udiyanto. Kasat Reskrim menambahkan, keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan wujud nyata komitmen Polres Majalengka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus bukti bahwa setiap laporan warga ditindaklanjuti secara cepat dan profesional. Selain itu, Polres Majalengka juga mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan setiap permasalahan secara damai dan bijak tanpa menggunakan kekerasan, guna menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Kabupaten Majalengka. Melalui langkah penegakan hukum yang tegas dan transparan ini, Satreskrim Polres Majalengka kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan rasa aman serta menegakkan supremasi hukum demi terciptanya ketertiban dan keadilan di tengah masyarakat. (Asep . R)
CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Cuaca Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon pada Selasa Sore (11/11/2025) tidak menyurutkan semangat personel Polresta Cirebon dalam menjalankan tugas di lapangan. Dengan mengenakan jas hujan dan perlengkapan keselamatan, para personel tetap sigap melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan maupun sejumlah titik strategis seperti kawasan perempatan, depan sekolah, pasar tradisional, dan area padat aktivitas masyarakat lainnya, sekaligus melakukan patroli pengecekan genangan air dan pintu air guna mengantisipasi potensi banjir di wilayah hukum Polresta Cirebon, Kabupaten Cirebon. Selain menjaga kelancaran lalu lintas, personel juga melaksanakan patroli dialogis di sejumlah kawasan yang berpotensi terjadinya tawuran antar remaja. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif, terutama saat kondisi hujan yang kerap dimanfaatkan oleh sekelompok remaja untuk berkumpul dan melakukan tindakan negatif. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat para personel yang tetap menjalankan tugas pelayanan masyarakat meski dalam kondisi cuaca kurang bersahabat. “Cuaca tidak menjadi penghalang bagi anggota Polresta Cirebon untuk memberikan pelayanan terbaik. Selain mengatur lalu lintas, personel juga melakukan pengecekan genangan air, pintu air, serta patroli antisipasi tawuran remaja sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan wilayah,” ujarnya. Kapolresta menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polresta Cirebon dalam memberikan pelayanan prima dan memastikan keselamatan masyarakat, baik di jalan raya maupun di lingkungan permukiman. Di sisi lain, masyarakat memberikan apresiasi terhadap dedikasi para personel. Rudi (37), pengendara asal Kecamatan Sumber, mengatakan dirinya merasa aman dengan kehadiran polisi di tengah hujan deras. “Salut untuk petugas Polresta Cirebon. Mereka tetap berdiri di tengah hujan, ngatur jalan biar lancar, bahkan sempat ngecek jalanan yang mulai tergenang,” ujarnya. Sementara itu, Eti (42), pedagang di sekitar Kecamatan Sumber, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Kalau tidak ada polisi, pasti macet dan rawan kecelakaan. Sekarang juga sering hujan, jadi senang lihat polisi ikut cek air biar nggak banjir,” tuturnya. Di akhir keterangannya, Kapolresta Cirebon juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dalam berkendara saat hujan, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta tidak memaksa melintas di jalan yang tergenang air. “Kami juga mengingatkan para orang tua agar mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif seperti tawuran. Mari bersama menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan,” tegasnya. Dengan semangat dan tanggung jawab yang tinggi, personel Polresta Cirebon terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dalam kondisi apa pun. Tak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga berperan aktif dalam pencegahan banjir dan menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Cirebon. (Asep Rusliman)