Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon Polda Jawa Barat melaksanakan Sholat Ghaib untuk mendoakan Almarhum Affan Kurniawan, yang meninggal dunia pada rangkaian aksi unjuk rasa 28 Agustus malam. Sholat ghaib digelar di Musolah Mapolresta Cirebon, Jumat (29/8/2025), dan diikuti puluhan personel kepolisian dengan penuh khidmat. Kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan terakhir sekaligus ungkapan belasungkawa yang mendalam dari keluarga besar Polresta Cirebon. Usai sholat, dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh petugas rohani Islam, memohon agar Allah SWT menerima amal ibadah almarhum, mengampuni dosa-dosanya, serta memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan “Kami segenap keluarga besar Polresta Cirebon merasa kehilangan dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Almarhum Affan Kurniawan. Semoga beliau husnul khatimah, ditempatkan di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan menghadapi cobaan ini.” Lebih lanjut, Kapolresta menekankan bahwa kegiatan doa bersama ini bukan hanya simbol kepedulian, melainkan juga bagian dari nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi Polri. “Kami ingin menunjukkan bahwa dalam situasi apapun, nilai kemanusiaan tetap di atas segalanya. Kami bersama masyarakat mendoakan almarhum sebagai bagian dari rasa persaudaraan dan solidaritas,” tambahnya. Dengan suasana yang penuh haru, para personel tampak larut dalam doa. Kehadiran doa bersama tersebut menjadi pengingat bahwa setiap peristiwa duka selalu menyisakan pelajaran penting untuk menjaga kebersamaan, saling menghormati, dan menguatkan persatuan. Asep Rusliman

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di berbagai wilayah. ‎Salah satunya melalui pengaspalan ruas Jalan Simpangkaret–Pasirmalang di Desa Wanasari, Kecamatan Surade, yang rampung dikerjakan pada Senin (25/8/2025). Kepala UPTD PU Wilayah VI Jampangkulon, Rudi AB, menjelaskan, pengaspalan dengan metode hotmix HRS ini bertujuan meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. “Peningkatan infrastruktur jalan ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk mendukung mobilitas warga dan aktivitas ekonomi, khususnya di Desa Wanasari dan Desa Sirnasari,” ungkapnya. Ruas jalan yang diperbaiki memiliki panjang 985 meter dengan lebar 3 meter. Dalam pelaksanaannya, Dinas PU bekerja sama dengan CV Indotama Jaya. ‎“Proses pengerjaan dilakukan dengan standar yang baik agar hasilnya berkualitas dan akses transportasi warga semakin lancar,” tambah Rudi. ‎Kepala Desa Wanasari, Sudarmi, turut menyampaikan apresiasi atas pembangunan ini. ‎“Atas nama pemerintah Desa Wanasari, kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Sukabumi H. Asep Japar dan Wakil Bupati H. Andreas. Semoga di tahun mendatang, perbaikan jalan yang belum terselesaikan dapat kembali direalisasikan,” ujarnya. (Dicky)

  CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Suasana Desa Cipejeuh Kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, pada Minggu (24/8/2025) sore tampak semarak. Polresta Cirebon menggelar kegiatan Sambang Kamtibmas dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, yang kali ini dikemas dengan penampilan musik dari Bageur Band, band internal Polresta Cirebon. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. serta sejumlah pejabat penting, di antaranya Dirdik KPK Brigjen Pol Asep Guntur Rahayu, S.I.K., S.Psi., M.H., Kasat Intelkam Kompol Joni Surya Nugraha, S.I.P., M.H., Kapolsek Lemahabang AKP Yuliana, S.AB., M.Si., Kuwu Cipejeuh Kulon H. Lili Mashuri, tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat desa, dan ratusan warga setempat. Dalam sambutannya, Kapolresta Cirebon menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap Desa Cipejeuh Kulon yang dinilai berhasil menjaga kebersihan, keindahan, serta kekompakan warganya. “Hari ini saya bangga hadir di Desa Cipejeuh Kulon. Sejak pintu masuk saya melihat ornamen bambu, pagar yang rapi, jalanan bersih, rumah-rumah dengan tanaman hias maupun pangan, serta masyarakat yang kompak. Desa ini luar biasa dan bisa menjadi teladan bagi desa-desa lain di Kabupaten Cirebon,” ujar Kombes Pol Sumarni. Kapolresta juga berpesan kepada masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas, khususnya penggunaan helm saat berkendara motor, serta mengajak warga mengaktifkan kembali ronda malam dan siskamling demi menjaga keamanan lingkungan. Ia juga menyinggung Lomba Desa Presisi yang digagas Polresta Cirebon, dengan indikator desa bersih, memiliki ketahanan pangan, bank sampah, UMKM, serta bebas dari narkoba, miras, geng motor, dan kenakalan remaja. Lebih lanjut, Kapolresta mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan gangguan kamtibmas, tindak kejahatan, maupun aksi premanisme berkedok ormas melalui layanan darurat Hotline 110 atau nomor CLBK yang dapat diakses gratis dan cepat oleh masyarakat. Acara semakin meriah dengan penampilan Bageur Band yang membawakan lagu-lagu bernuansa semangat dan edukatif. Lewat musik, tersampaikan pesan kamtibmas tentang tertib lalu lintas, hidup sehat, menjauhi narkoba, hingga menjaga kerukunan bersama. Antusiasme warga semakin bertambah dengan pembagian doorprize menarik yang membuat suasana penuh keceriaan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polresta Cirebon tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga membangun kebersamaan dengan masyarakat lewat hiburan, edukasi, dan semangat kemerdekaan. “Sekali lagi, Cipejeuh Kulon hebat. Bisa menjadi contoh desa-desa lain di Kabupaten Cirebon,” tegas Kapolresta. Asep Rusliman

Bidik-kasusnews.com,.Satuan Samapta Polres Majalengka melaksanakan patroli sore di sejumlah titik keramaian dan jalur rawan gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Majalengka. pada Rabu (20/08/2025) Kegiatan patroli sore ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya di waktu masyarakat banyak beraktivitas pulang kerja maupun beristirahat. Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta menyambangi kawasan pemukiman, pertokoan, hingga pusat keramaian untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kehadiran petugas juga sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mempersempit ruang gerak pelaku tindak kejahatan. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Samapta AKP Adam Rohmat Hidayat, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan patroli sore merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian. “Dengan dilaksanakannya patroli secara rutin, kami berharap dapat menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Majalengka. “ungkapnya (Asep Rusliman)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Sat Samapta Polres Majalengka melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi pada hari Selasa (19/08/2025) dengan menyasar sejumlah titik rawan di wilayah kota Majalengka. Adapun lokasi yang dipantau di antaranya kawasan belakang Universitas Majalengka (Unma) dan Bundaran Munjul. Patroli ini dilakukan dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) serta mencegah potensi gangguan kamtibmas, seperti aksi kenakalan remaja, balap liar, maupun tindak kriminalitas lainnya. Personel Sat Samapta hadir secara mobile dan dialogis, memberikan imbauan kepada masyarakat sekaligus memastikan situasi tetap kondusif. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Samapta AKP Adam Rohmat Hidayat, S.H., M.H. menuturkan bahwa kegiatan Patroli Perintis Presisi ini merupakan upaya preventif untuk menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli, terutama di titik-titik yang berpotensi menimbulkan kerawanan, agar Majalengka tetap aman dan nyaman,” ungkapnya. Dengan kehadiran polisi di lapangan melalui Patroli Perintis Presisi ini, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih tenang dan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Majalengka tetap terjaga Asep Rusliman

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM– Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menggelar berbagai perlombaan yang melibatkan partisipasi aktif PKK dan warga setempat. ‎Suasana makin tampak semarak ketika para peserta mengikuti keseruan lomba joget, karaoke antar desa, serta lomba khusus bagi ibu-ibu PKK. Bahkan tak sedikit dari penonton yang mengabdikan kegiatan dengan ponsel dan sesekali tertawa terpingkal-pingkal lihat kelucuan para peserta perlombaan. ‎Bahkan, Kepala Desa Citanglar, Surahman, ikut naik ke panggung dan memeriahkan lomba karaoke, sehingga menambah keceriaan seluruh hadirin. Sorak-sorai penonton yang mendukung perwakilan desanya membuat acara semakin meriah. Perlombaan yang dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Surade itu turut dihadiri dewan juri serta unsur keamanan, seperti Bhabinkamtibmas dan Babinsa, yang ikut memberikan semangat kepada para peserta. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua TP-PKK Kecamatan Surade, Ida Supartini Suryana, S.Pd.SD. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk memperingati kemerdekaan, tetapi juga mempererat silaturahmi antar ibu-ibu PKK se-Kecamatan Surade. ‎“Harapannya, melalui lomba ini kita dapat menjaga kekompakan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air,” ujar Ida Supartini Suryana. ‎Rangkaian perayaan yang digelar pada Sabtu, 16 Agustus 2025, tersebut akan ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang. Ketua TP-PKK Kecamatan Surade sendiri yang akan menyerahkan langsung hadiah, diiringi tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM– Camat Surade, Unang Suryana, S.IP.Kp., M.Si., mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Kecamatan Surade untuk peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. ‎Pengukuhan berlangsung di halaman SLB Negeri Surade, Jumat (15/8/2025), dihadiri unsur Muspika dan para orang tua anggota Paskibra. Dalam sambutannya, Camat Unang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Paskibra yang akan bertugas pada upacara 17 Agustus mendatang, serta kepada para pembina dan instruktur. “Mudah-mudahan mereka melaksanakan tugas dengan baik, sehat, dan lancar tanpa kendala,” ujarnya. Setelah dikukuhkan, seluruh anggota Paskibra langsung memasuki masa karantina agar dapat beristirahat dan fokus mempersiapkan diri. Pelatih Paskibra, Serka Depi Pamuji (Koramil 0622-14 Surade) dan Bripka Yudi Sukmawan (Polsek Surade), mengungkapkan bahwa latihan telah berlangsung selama satu bulan dengan penekanan pada pembinaan mental, sikap, dan kekompakan. ‎“Tujuannya agar pasukan tidak mengecewakan pelatih maupun Muspika, serta pelaksanaan upacara berjalan lancar dan kondusif,” kata keduanya. ‎Koordinator Lapangan, Ipar Pahrijal, menjelaskan bahwa 34 anggota Paskibra terpilih melalui seleksi ketat. Mereka terdiri dari 10 siswa MAN 3 Sukabumi, 9 siswa SMAN 1 Surade, 12 siswa SMKN 1 Surade, 2 siswa SMK Bina Bangsa, dan 1 siswa SMK Nusa Putra. ‎Pahrijal menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelatihan dan memohon doa masyarakat agar pengibaran dan penurunan bendera di HUT RI ke-80 berjalan sukses. (Dicky)

Cirebon Bidik-kwsusnews.com,.Suasana meriah dan penuh warna menyelimuti Kawasan Batik Trusmi, Desa Weru Lor, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Jumat (15/8/2025). Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-80, Polresta Cirebon bersama Forkopimda Plus Kabupaten Cirebon menggelar Lomba Goes Becak Hias yang diikuti ratusan peserta dan disaksikan masyarakat serta pelajar setempat. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolresta Cirebon KOMBES POL Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., Wakil Ketua DPRD R. Hasan Basori, S.E., M.Si., Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf. Mukhammad Yusron, S.Ap., Ketua Pengadilan Negeri Sumber Iko Sujatmiko, S.H., M.H., dan sejumlah pejabat instansi terkait lainnya. Rangkaian acara dimulai dari pembukaan, sambutan-sambutan, penampilan Caruban Karnaval, pelepasan peserta becak hias, pengumuman pemenang, hingga pemberian bakti sosial. Becak-becak yang dihiasi secara kreatif melaju di rute Kawasan Batik Trusmi – Jl. Syekh Datul Kahfi – Jl. H. Abas – kembali ke Kawasan Batik Trusmi, membawa pesan kamtibmas dan edukasi untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan. Ketua IJTI Cirebon Raya Kholid Mawardi mengungkapkan, kegiatan ini sengaja digelar di Trusmi karena kawasan tersebut sedang dikembangkan sebagai destinasi wisata. “Kedepan, becak hias diharapkan menjadi ikon baru yang mampu menggerakkan ekonomi dan pariwisata masyarakat,” ujarnya. Bupati Cirebon H. Imron dalam sambutannya mengajak masyarakat menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan kawasan Batik Trusmi. “Para pejuang telah bersusah payah meraih kemerdekaan, mari kita lanjutkan perjuangan mereka dengan menjaga persatuan,” pesannya. Kapolresta Cirebon KOMBES POL Sumarni menilai kegiatan ini bukan hanya memeriahkan HUT RI ke-80, tetapi juga bentuk dukungan kepada para pengemudi becak. “Kami ingin becak lebih menarik dan menjadi daya tarik wisata Trusmi,” jelasnya. Dalam lomba ini, Juara 1 diraih Kapolresta Cirebon, Juara 2 Bupati Cirebon, dan Juara 3 Dandim 0620 bersama Ketua DPRD Kabupaten Cirebon. Kemeriahan tidak berhenti di situ. Kegiatan juga dirangkai dengan Gerakan Pangan Murah oleh Polresta Cirebon yang menyediakan 750 bungkus beras SPHP kemasan 5 kg dengan harga terjangkau, di mana 269 bungkus berhasil terjual. Program ini bertujuan membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan. Acara ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara, tetapi juga melalui kegiatan yang mempererat silaturahmi, melestarikan budaya lokal, dan menghidupkan ekonomi masyarakat. (Asep Rusliman)

Bidik-kasusnews.com,Sintang Kalimantan Barat Bapak Syamsuardi sebagai Kuasa Pendamping Masyarakat dari Forum Wartawan dan LSM Kalbar Indonesia saat di temui awak media prihal adanya pemortalan jalan yang di lakukan dua kelompok masyrakat di dua Desa yaitu Desa Baong Sengatap dan Desa Sejirak kabupaten Sintang kalbar dirinya membenarkan adanya terjadi pemortalan tersebut itu wujud rasa bentuk kekesalan masyarakat atas pengingkaran kesepakatan yang tidak di tindak lanjuti atau laksankan oleh PT.CUP dan lambanya penyelesaian sengketa lahan warga Desa Baong Sengatap dan Desa Sejirak serta Desa sungai Deras yang di klaim PT CUP melalui HGU telah menimbulkan kecurigaan,ada apa dengan Polisi khususnya Polsek Ketungau Hilir dan Polres Kabupaten Sintang sehingga tidak berani menindak,memproses dan menangkap pihak perusahaan sedangkan kasus ini sudah dilaporkan kepolres Sintang, bertahun-tahun sudah masyarakat bersabar menanti dan mengikuti proses di Kepolisian Polres Sintang dan pemerintahan Kabupaten Sintang sebelumya. Namun hingga kini, permasalahan yang menyangkut nasib dan masa depan masyarakat di Ketungau Hilir khususnya masyarakat yang lahannya terimbas masuk kedalam HGU PT.CUP tersebut belum menemukan setitik embun kejelasan hukumnya. Akibat ketidakpastian hukum yang berlarut-larut diPolres Sintang yang patut di duga sengaja tidak menindak lanjuti laporan masyarakat sehingga untuk kesekiankalinya warga setempat kembali memasang portal hal ini wujud kekecewaan Masyarakat terhadap kinerja Kepolisian Polres Sintang serta Polsek Ketungau Hilir dalam merespon pengaduan dan keluh kesah masyarakat yg lebih respon secepat kilat bila mana ada pengaduan atau laporan perusahaan dan dalam waktu sesingkat singkatnya menetapkan tersangka dan melakukan penahanan orang yang mana sesungguhnya kasus itu bisa ditangani secara adat setempat sedangkan kerugiannya yang terjadi diperkirakan di bawah Rp.5.000.000, Sedangkan kerugian yang dialami masyarakat diperkirakan ribuan hektar lahan yang di masukan dalam HGU perusahaan kerugian masyarakat bisa mencapai milyaran rupiah polisi tak berani menetapkan pihak perusahaan sebagai tersangka bahkan saat ini menutup mata atas kasus tersebut. Hal ini Bapak Syamsuardi Selaku Sebagai Kuasa Pendamping Masyarakat Dari Forum Wartawan Dan LSM Kalbar Indonesia, berharap baik pihak Polsek ketungau hilir maupun Polres Sintang segera menangkap dan mentersangka”kan serta menahan pihak perusahaan dalam penegakan hukum yang berkeadilan sebagaimana yang di amanahkan didalam UUD 1945 apa bila hal ini tidak dilakukan berarti polsek dan polres sintang tidak mengamalkan UUD 1945 dalam menjalan fungsi dan tugas Polri dalam menjalankan tugas serta melakukan penindakan hukum. Pemasangan Portal yang dilakukan oleh warga masyarakat saat ini kecewa atas adanya pengingkaran terhadap kesepakatan yang telah di buat yang mana kesepakatan tersebut ditanda tangani dan disaksikan oleh unsur pemerintah desa dari ketiga desa,Camat kecamatan Ketungau Hilir,unsur aparat kepolisian Polsek Ketungau Hilir,dari unsur pemerintah Kabupaten Sintang disaksikan oleh oleh Kadis Pertanian dan Perkebunan yang sekaligus sebagai ketua pelaksana Harian TP3K Kab.Sintang kalbar,dihadiri juga dari Unsur Dinas Pertahanan Kab.Sintang kalbar serta di hadiri dan di saksikan dari pihak Polres Kab. Sintang namun peryataan Kesepakatan tersebut dengan sengaja di ingkari oleh pihak perusahaan hal ini seharusnya diawasi oleh polsek Ketungau Hilir yang merupakan wilayah hukumnya namun bungkam seolah olah mendukung pengingkaran tersebut malah lebih respon dan sigap ketika ada pengaduan pihak perusahaan.   Bapak Syamsuardi meminta baik kepada Kapolsek Ketungau Hilir maupun Pak Kapolres Kab.Sintang,Pak Kapolda Kalbar serta Pak Kapolri tangkap pihak perusahaan bilamana PANCASILA sebagai pedoman dan dasar pelaksanaan penegakan Hukum di NKRI. Bapak Syamsuardi juga meminta kepada pihak Pemerintah baik pihak Eksekutif maupun pihak Legeslatif ditingkat Kabupaten dan Propinsi maupun Pusat agar segera menyikapi permasalahan yang terjadi terhadap masyarakat Kecamatan Ketungau Hilir kabupaten Sintang kalbar yang terdampak atas lahan mereka yang dengan sengaja dimasukan pihak perusahaan kedalam HGU nya apabila hal ini lamban di tangani masyarakat terancam kehilangan lahan cadangan dalam kehidupan mereka apa bila nanti pihak perusahaan ini melakukan TAKE OVER pihak yang kedua pasti dengan secara paksa untuk menguasai lahan-lahan tersebut hal ini bisa memicu suasana tidak kondusif di masyarakat bisa menjadi konflik yang lebih besar dan meluas. Menanggapi situasi ini Bapak Syamsuardi sebagai Kuasa Pendamping Masyarakat dari Forum Wartawan & LSM Kalbar Indonesia berinisiatif akan menyurati pak Krisantus selaku wakil Gubernur Kalimantan Barat. guna meminta waktu beliau untuk dapat mendengarkan keluhan langsung dari masyarakat ketiga Desa yang merasa adanya ketidak”adilan akibat kebun bangunan beserta pekarangan rumah sampai dengan pemakaman masuk dalam penguasaan PT CUP melalui HGU. Menurut Bapak Syamsuardi Kuasa pendamping Masyarakat bahwa Pemerintah, sebagai pengatur dan pengawas atas penggunaan lahan, seharusnya memiliki tanggung jawab untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut, Namun setelah sekian lama berjalan, tampaknya belum ada kejelasan,Entah karena apa, ungkapnya. Selain itu,Bapak Syamsuardi yang selalu setia mendampingi warga melalui Forum Wartawan dan LSM Kalbar Indonesia juga berencana mempertanyakan kepada wakil Gubernur Kalbar, mengenai mekanisme penyelesaian konflik agraria yang menurutnya lamban dalam proses dan kurang berpihak kepada masyarakat. Hal ini sangat berbeda ketika konflik melibatkan kepentingan perusahaan, dimana respon dari pihak kepolisian dan pemerintahan terlihat sangat cepat. Seperti yang baru-baru ini, terjadi penangkapan terhadap dua orang karyawan perusahaan dan seorang warga atas dugaan pencurian buah milik PT CUP di Ketungau Hilir oleh pihak Kepolisian setempat tanpa melibatkan pihak adat dan desa setempat.tutupnya. Sumber: Bapak Syamsuardi Wartawan Mulyawan

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Pemerintah Kecamatan Jampangkulon dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jampangkulon menggelar Ziarah Kebangsaan dalam rangka HUT ke-80 RI tingkat kecamatan, Jumat (15/8/2025). ‎Hadir dalam kegiatan itu para tokoh masyarakat dan anggota Paskibraka dan elemen-elemen masyarakat lainnya yang ikut larut dalam kegiatan itu seraya memanjatkan doa terbaik bagi para kesuma bangsa. Acara ziarah juga digelar sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pahlawan dan tokoh penting yang telah berkontribusi bagi bangsa Indonesia. Rombongan berziarah ke Makam Raden Mas Surawidjangga bin Raden Djagabaja (Embah Emas), KH. Raden Hulaemi—Wadana pertama Jampangkulon yang menjabat pada 1948 serta Makam Mama Naib Sepuh (Rama Panghulu). Camat Jampangkulon, Dading, menyampaikan bahwa ziarah ini merupakan tradisi yang harus dilestarikan, mengingat para tokoh tersebut memiliki jasa besar bagi daerah dan bangsa. “Dengan mengajak peserta Paskibraka, kami ingin mengenalkan tokoh-tokoh penting di Kecamatan Jampangkulon sekaligus menanamkan nilai penghormatan atas jasa-jasa mereka,” ujarnya. ‎Ia menegaskan, ziarah kebangsaan ini akan menjadi agenda rutin setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI. “Harapannya, kegiatan ini dapat menginspirasi seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk terus melanjutkan perjuangan para pendahulu,” tambahnya. (Dicky)