CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri langsung Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kabupaten Cirebon Masa Bakti 2025–2030 yang digelar di Pendopo Bupati Cirebon, Jl. Kartini No.7, Kelurahan Kejaksan, Kota Cirebon, Rabu (11/2/2026). Kehadiran Kapolresta Cirebon bukan sekadar memenuhi undangan seremonial, namun sebagai bentuk komitmen kuat Polresta Cirebon dalam mendukung Gerakan Pramuka sebagai mitra strategis kepolisian dalam membina generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan taat hukum. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Kwarda Jawa Barat Dr. Drs. H. Herman Suryatman, M.Si., Bupati Cirebon (Ketua Mabicab Cirebon) Drs. H. Imron, M.Ag., Danlanal Cirebon Letkol Laut (P) Faisal Yanova Tanjung, S.E., M.Tr.Opsla., Ketua Kwarcab Cirebon H. Ronianto, S.Pd., M.M., Ketua LPK Kaeriri, S.Pd., para pengurus Kwarcab, serta tamu undangan lainnya. Rangkaian acara berlangsung khidmat mulai dari pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Hymne Satya Dharma Pramuka, pembacaan doa, prosesi pelantikan Mabicab, Pengurus Kwarcab dan LPK masa bakti 2025–2030, hingga penandatanganan berita acara dan penyematan tanda jabatan. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menegaskan bahwa pembinaan karakter generasi muda merupakan investasi jangka panjang dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang disiplin, berintegritas, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat. Ini sejalan dengan tugas Polri dalam menciptakan masyarakat yang tertib dan taat hukum,” tegasnya. Ia menambahkan, Polresta Cirebon siap memperkuat sinergi dengan Kwarcab Kabupaten Cirebon melalui berbagai program pembinaan, edukasi kamtibmas, serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang melibatkan anggota Pramuka. Menurutnya, di tengah tantangan era digital dan derasnya pengaruh budaya luar, kehadiran Pramuka sangat relevan sebagai benteng moral dan karakter generasi muda. “Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan Gerakan Pramuka harus terus diperkuat. Dengan pembinaan yang tepat, kita tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga generasi yang memiliki kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta kesadaran hukum yang tinggi,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pramuka menjadi salah satu pilar pendidikan karakter dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045. Hal senada juga disampaikan Ketua Kwarda Jawa Barat yang menekankan pentingnya pembinaan usia 7–25 tahun sebagai fokus utama Gerakan Pramuka. Melalui pelantikan Mabicab ini, Kapolresta Cirebon berharap kepengurusan baru dapat semakin aktif berkolaborasi dengan seluruh unsur Forkopimda dalam membangun generasi muda Kabupaten Cirebon yang tangguh, berkarakter Pancasila, serta menjadi pelopor keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing. (Asep Rusliman)
Majalengka Bidik-kasusnews. com,.Polres Majalengka mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak yang terjadi di wilayah Kabupaten Majalengka. Perkara tersebut diketahui terjadi pada Rabu, 26 November 2025 sekitar pukul 20.00 WIB, bertempat di sebuah rumah yang beralamat di Desa Beber, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Udiyanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan terkait laporan dugaan tindak pidana tersebut dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap hak-hak anak. Selasa (10/02/2026). “Dalam perkara ini, korban merupakan anak berinisial J.B., sedangkan terduga pelaku juga merupakan anak yang berinisial A.F.H.. Penanganan kasus dilakukan secara profesional sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya terkait sistem peradilan pidana anak,” ujar AKP Udiyanto. Atas perbuatannya, terduga pelaku disangkakan melanggar Pasal 82 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, atau Pasal 473 Ayat (3) huruf c KUHPidana jo Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Dalam proses penyidikan, penyidik telah mengamankan sejumlah alat bukti berupa keterangan saksi-saksi, keterangan anak pelaku, hasil Visum et Repertum, hasil rekam medis anak korban, serta 1 stel pakaian anak korban. Kasat Reskrim menegaskan bahwa Polres Majalengka berkomitmen untuk menangani setiap perkara yang melibatkan anak secara hati-hati, humanis, dan sesuai dengan prinsip perlindungan anak, serta mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan pengawasan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar guna mencegah terjadinya tindak pidana serupa. (Asep.R)
SUKABUMI-BIDIK-KASUNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan posisinya sebagai salah satu lumbung pangan nasional setelah berhasil menempati peringkat kedua peningkatan produksi pangan nasional tahun 2025. Capaian tersebut menjadi sorotan utama dalam Diseminasi Produksi Swasembada Pangan sekaligus Syukuran Swasembada Pangan Kabupaten Sukabumi yang digelar Dinas Pertanian di Hotel Augusta Palabuhanratu, Selasa, 10 Februari 2026. Rapat diseminasi dibuka Asisten Daerah II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Sukabumi, Puji Widodo, dan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, BULOG, BPS, para penyuluh pertanian, hingga petani dan mitra pangan di 47 kecamatan. Puji Widodo menegaskan, keberhasilan swasembada pangan 2025 bukan hanya capaian statistik, tetapi hasil konsistensi kebijakan, kerja lapangan, dan kolaborasi lintas sektor. Ia menyebut capaian tersebut sebagai modal kuat untuk melangkah lebih tinggi pada 2026. “Target minimal tahun 2026 adalah mempertahankan capaian. Namun dengan semangat dan kolaborasi yang sama, peluang menuju peringkat satu nasional sangat terbuka,” ujarnya. Menurutnya, peran penyuluh pertanian menjadi kunci utama keberhasilan, terutama dalam peningkatan luas tanam dan menjaga produktivitas. Ia juga menekankan bahwa sektor pertanian Sukabumi terus menunjukkan daya saing, tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga inovasi dan kelembagaan. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, memaparkan bahwa pada 2025 target produksi padi ditetapkan 899.599 ton dan jagung 104.492 ton. Realisasinya melampaui target, dengan produksi padi mencapai 1.077.867 ton atau hampir 120 persen, serta produksi jagung 133.144 ton atau lebih dari 127 persen. Luas panen padi tercatat 185.661 hektare dan jagung 26.457 hektare, keduanya melampaui target swasembada. Bahkan masih terdapat potensi luas panen padi sekitar 5.485 hektare yang belum terlaporkan, yang menjadi bahan evaluasi perbaikan sistem data pada 2026. Atas kinerja tersebut, Kabupaten Sukabumi meraih penghargaan peringkat kedua peningkatan produksi beras nasional 2025 dari Presiden, serta peringkat pertama peningkatan produksi padi dan jagung tingkat Provinsi Jawa Barat. Memasuki 2026, Pemkab Sukabumi menetapkan sasaran produksi padi sekitar 876 ribu ton dan jagung 118 ribu ton. Kinerja Luas Tambah Tanam padi pada Januari 2026 juga menunjukkan tren positif dengan capaian lebih dari 111 persen target nasional. Dukungan pemerintah pusat berupa benih, sarana produksi, alat mesin pertanian, serta penyerapan gabah oleh BULOG dinilai memperkuat stabilitas harga dan pendapatan petani. Sementara itu, Penanggung Jawab Luas Tambah Tanam Kementerian Pertanian, Leli Nuryati, mengungkapkan bahwa Kabupaten Sukabumi menjadi daerah dengan pendaftaran varietas lokal padi terbanyak di Indonesia, yakni 39 varietas, dengan 26 di antaranya varietas padi. “Ini peringkat pertama nasional. Varietas lokal lebih adaptif terhadap iklim dan tahan hama, sehingga sangat strategis untuk ketahanan pangan jangka panjang,” ungkapnya. Kegiatan ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan, penyerahan buku Kekayaan Varietas Lokal Padi Terdaftar di Indonesia, serta penandatanganan komitmen bersama mendukung Program Swasembada Pangan Tahun 2026. (Dicky)
KUNINGAN Bidik-kasusnews.com,. Kodim 0615/Kuningan melaksanakan kegiatan Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM) Tahun Anggaran 2026, di depan Markas Kodim 0615/Kuningan dan Kolam Renang Sanggariang, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Babinsa di wilayah hukum Kodim Kuningan. Hadir dalam acara ini sebagai pengurus dan pengawas kegiatan antara lain Danlat Letkol Arh Hafda Prima Agung, Wadanlat Kapten Arm Hambali, Pasi PAM Ops Lat Kapten Kav Sutardi, Kormat Hanmars Kapten Cba Sunardi, Kormat Renmil Kapten Arh Fatkhu Aziz; Pelatih Hanmars Pelda Abdulah, Pelatih Renmil Serma Purwanto, serta para pejabat struktural lainnya. Kegiatan PSJM TA 2026 terdiri dari dua bagian utama. Pertama adalah Hanmars (Ketahanan Mars) yang dilaksanakan mulai pukul 07.30 WIB di sekitar Markas Kodim. Dikoordinasikan oleh Danramil 1514/Pancalang dan dipimpin oleh Pelatih Pelda Abdulah, seluruh peserta menggunakan pakaian PDL Topi Rimba Dragriem dan menjalani jalan sejauh 8 kilometer. Kedua adalah Renang Militer (Renmil) Dasar yang berlangsung bersamaan di Kolam Renang Sanggariang. Dikoordinasikan oleh Danramil 1507/Luragung dan dipimpin Pelatih Serma Purwanto, peserta menggunakan perlengkapan berupa celana dan kaca mata renang selama pelaksanaan uji. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan apel pagi pada pukul 07.00 WIB yang diambil oleh Wadanlat (Danramil 1502/Kadugede), diikuti dengan briefing bagi seluruh pelaku kegiatan, pemberian materi singkat oleh para Kormat, pelaksanaan uji fisik utama, dan ditutup dengan sesi kaji ulang untuk mengevaluasi hasil penilaian. Danlat Letkol Arh Hafda Prima Agung, menyampaikan pentingnya kegiatan PSJM bagi para prajurit. Menurutnya, kesiapan jasmani militer adalah pondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai prajurit TNI AD. “Melalui PSJM tahun ini, kami tidak hanya menguji kemampuan fisik para Babinsa, tetapi juga membangun mentalitas yang tangguh dan siap menghadapi segala bentuk tantangan,” ujarnya. Ia menambahkan, bahwa Babinsa sebagai ujung tombak di tingkat desa memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, kondisi fisik dan mental yang prima adalah hal yang tidak bisa kita kompromikan. “Hasil penilaian hari ini akan menjadi dasar bagi kami untuk menyusun program latihan lebih lanjut agar kesiapan para prajurit selalu terjaga,” imbuhnya. PSJM merupakan program latihan wajib bagi jajaran TNI Angkatan Darat yang bertujuan untuk menguji dan memelihara kemampuan fisik serta kesiapan mental prajurit. “Penilaian ini dilakukan secara rutin untuk memastikan setiap prajurit selalu dalam kondisi fisik yang prima, sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan dengan optimal,” ucap Letkol Arh Hafda Prima Agung. Melalui pelaksanaan PSJM TA 2026 ini, Kodim 0615/Kuningan berharap seluruh Babinsa dapat menjaga kondisi fisik dan mentalnya agar tetap siap siaga dalam menghadapi berbagai tugas dan tantangan yang ada. (Asep.R)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Momentum Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi refleksi penting bagi seluruh insan pers di Indonesia. Mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, peringatan tahun ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan menjadi penguat komitmen terhadap peran strategis pers dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ketua Umum Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), Hartanto Boechori, dalam pernyataannya menegaskan bahwa tema HPN 2026 mengandung tanggung jawab besar yang harus diwujudkan secara nyata, bukan hanya menjadi slogan. “Tema ini jangan hanya menggema dalam slogan dan terjebak pada ritual semata. Harus diimplementasikan dengan penuh makna dalam setiap karya jurnalistik,” tegasnya. Boechori mengingatkan bahwa pers memiliki peran vital sebagai agen kebenaran. Ia menyerukan kepada seluruh insan pers untuk menjaga integritas, objektivitas, dan kredibilitas dalam setiap pemberitaan. Menurutnya, tantangan dunia jurnalistik saat ini semakin kompleks, terutama di tengah derasnya arus informasi dan disrupsi digital. “Jadilah agen kebenaran yang sebenar-benarnya. Tegakkan etika jurnalistik, hadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan relevan. Jangan hanya lip service,” ujarnya. Ia menekankan bahwa pers yang sehat bukan sekadar istilah simbolik dalam perayaan tahunan. Lebih dari itu, pers yang sehat adalah pilar utama dalam menegakkan demokrasi, mengawal kebijakan publik, serta mendorong terciptanya ekonomi yang berdaulat dan bangsa yang kuat. Menurut Boechori, media massa memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi ruang publik yang jernih dan terpercaya. Dalam setiap sarana publikasi, pers harus mampu menghadirkan informasi yang mencerahkan serta berpihak pada kepentingan masyarakat luas. “Pers yang sehat menjadi pilar penting dalam menegakkan demokrasi, mendukung ekonomi berdaulat, serta memperkuat fondasi bangsa,” imbuhnya. Di akhir pernyataannya, Boechori menyampaikan semangat perjuangan bagi seluruh insan pers nasional. Ia mengajak agar pers tetap menjadi suara rakyat yang sejati, bukan sekadar gema ritual tahunan. “Maju terus Pers Nasional. Jadilah suara rakyat yang sejati, bukan sekadar gema ritual. Merdeka!” serunya. Sebagai organisasi yang mengusung semangat profesionalisme dan integritas, PJI menegaskan komitmennya sebagai penegak pilar demokrasi, sejalan dengan semangat Hari Pers Nasional 2026. (Asep Rusliman)
Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan melaksanakan kegiatan sosialisasi Operasi Keselamatan dengan pendekatan humanis melalui pembagian helm dan pemasangan stiker imbauan keselamatan pada kendaraan yang melintas di Jalan Raya Cirendang, Selasa (10/2/2026). Selain pendekatan humanis, petugas juga melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, khususnya penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong. Petugas memberikan edukasi langsung kepada pengendara agar mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya., seperti safety riding dan kelengkapan kendaraannya. Kasat Lantas Polres Kuningan, AKP Aktuin Moniharapon, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dan edukatif dalam menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Kuningan. Serta menumbuhkan kesadaran Masyarakat agar tertib berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan di jalan raya. “Kami mengedepankan pendekatan persuasif melalui pembagian helm dan pemasangan stiker keselamatan sebagai pengingat bagi pengendara agar selalu mematuhi aturan lalu lintas. Namun demikian, kami juga melaksanakan kegiatan represif atau penegakan hukum kepada beberapa pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan, misalkan balap liar dan pelanggaran-pelanggaran yang berpotensi dapat meningkatkan fatalitas kecelakaan,” jelas Kasat. AKP Aktuin menyebutkan, dalam kegiatan tersebut pihaknya menindak sebanyak 33 kendaraan yang kedapatan menggunakan knalpot brong. Seluruh pengendara yang terjaring diberikan penjelasan serta tindakan sesuai ketentuan yang berlaku. “Penggunaan knalpot brong tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Karena itu kami akan terus melakukan penertiban secara berkelanjutan,” tegas Kasat. Melalui Operasi Keselamatan ini, Satlantas Polres Kuningan berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas serta ikut berperan aktif dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif. “Kami dari Satlantas Polres Kuningan mengimbau kepada Masyarakat agar selalu memperhatikan keselamatan utamanya dalam berkendara, baik kesiapan kendaraan maupun pengemudinya,” ujar Kasat. (Asep.R)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi memfokuskan penguatan kolaborasi lintas instansi dan pemangku kepentingan. Hal itu dilakukan sebagai sebuah strategi utama mengoptimalkan penerimaan pajak daerah tahun 2026. Kepala BPKPD Kota Sukabumi, Galih Marelia Anggraeni, menyampaikan hal tersebut usai Forum Perangkat Daerah (FPD), Selasa (10/2/2026). Ia menegaskan, berbagai masukan konstruktif yang berkembang dalam diskusi penuh dinamika dalam forum menjadi dasar penguatan kebijakan ke depan. “Selain kolaborasi, transparansi pengelolaan keuangan daerah juga diperkuat,” kata Galih. Sesuai arahan Wali Kota Sukabumi kata dia, BPKPD akan merilis laporan pendapatan pajak daerah secara rutin setiap tanggal 15, mencakup pajak, retribusi, belanja, serta kondisi kas daerah. Galih mengungkapkan, capaian pendapatan menunjukkan tren positif seiring penerapan strategi intensifikasi dan ekstensifikasi pajak. “Intensifikasi diarahkan pada optimalisasi wajib pajak yang sudah terdaftar, sementara ekstensifikasi menyasar potensi pajak baru,” ujarnya. Untuk mendukung optimalisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu seperti hotel, restoran, dan parkir, BPKPD terus mengembangkan sistem digital melalui penggunaan tapping box. “Saat ini, sebanyak 115 unit tapping box telah terpasang dan dapat dipantau secara real time,” tuturnya. Sementara itu, penertiban reklame tetap dilakukan secara konsisten melalui kolaborasi dengan Satpol PP. “BPKPD menilai potensi pajak reklame di Kota Sukabumi masih cukup besar dan akan terus dimaksimalkan,” pungkasnya. (Usep)
Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kabupaten Kuningan dirayakan dengan cara yang berbeda dan menyentuh hati. Alih-alih menggelar seremoni mewah, Pokja Wartawan Kuningan bersama Polres Kuningan memilih turun langsung ke Desa Kramatmulya untuk menyantuni anak yatim piatu, Senin (9/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Kramatmulya ini menjadi simbol kuatnya kemitraan antara Polri dan Pers yang tidak hanya berfokus pada pemberitaan, tetapi juga pada aksi nyata kepedulian sosial. Pers Hadir Lewat Tindakan Nyata Ketua Pokja Wartawan Kuningan, Elly Said, menegaskan bahwa momentum HPN tahun ini merupakan ajang bagi insan pers untuk meneguhkan peran sosial mereka di tengah masyarakat. Menurutnya, jurnalisme harus memiliki dampak nyata bagi kemanusiaan. “HPN bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi tanggung jawab sosial. Kami ingin pers hadir bukan hanya lewat tulisan, tetapi juga lewat tindakan nyata dengan berbagi bersama anak-anak yatim,” ujar Elly Said. Ia pun menyelipkan doa agar anak-anak yang disantuni kelak bisa sukses, bahkan mengikuti jejak menjadi pimpinan kepolisian. Kapolres Kuningan, AKBP M. Ali Akbar, yang hadir langsung bersama jajaran pejabat utama, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para jurnalis. Baginya, peringatan HPN juga merupakan hari besar bagi institusi Polri. “Doa anak-anak ini langsung tembus ke langit. Bagi saya, HPN adalah perayaan bersama karena pers dan Polri tidak bisa dipisahkan. Tanpa media, kami tidak ada apa-apanya. Rekan-rekan wartawan selalu berada di garis depan, menyampaikan informasi sesuai fakta,” tegas AKBP M. Ali Akbar. Kapolres juga memuji dedikasi para jurnalis yang selalu siap siaga di lapangan, baik saat meliput peristiwa penting maupun bencana, sebagai bentuk edukasi publik yang sangat membantu tugas kepolisian. 65 Anak Yatim Terima Keberkahan Kepala Desa Kramatmulya, H. Otong Sutiana, menyatakan rasa bangga atas terpilihnya wilayah mereka sebagai lokasi kegiatan sosial ini. Sebanyak 65 anak yatim piatu di Desa Kramatmulya menerima santunan tersebut. “Kami merasa terhormat atas kehadiran Pak Kapolres dan rekan-rekan pers. Semoga aksi ini membawa keberkahan bagi semua pihak dan menjadi contoh sinergi yang kokoh antara Polri, media, dan pemerintah desa,” ungkap Otong. Kegiatan santunan ini menutup rangkaian peringatan HPN 2026 di Kuningan dengan pesan yang kuat: bahwa pers sebagai pilar keempat demokrasi harus terus kokoh dalam menjalankan fungsinya sebagai kontrol sosial sekaligus menjadi mitra masyarakat dalam membangun kepedulian terhadap sesama. (Asep.R)
KUNINGAN Bidik-kasusnews.com,.Kodim 0615/Kuningan menyelenggarakan kegiatan Donor Darah Serentak dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kodim 0615/Kuningan, Senin (09/02/2026), dihadiri langsung oleh Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung yang didampingi istri tercinta Ny. Azrida Hafda Prima Agung. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kontribusi TNI AD melalui Persit KCK dalam mendukung program kesehatan nasional, khususnya untuk memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit dan fasilitas kesehatan se-Kabupaten Kuningan. Selain itu, acara juga diisi dengan penyuluhan kesehatan dasar serta penyerahan cinderamata kepada seluruh pendonor yang berhasil menyumbang darah. Pelaksanaan donor darah yang menetapkan target sasaran 200 orang ini meraih antusiasme tinggi dari berbagai kalangan, antara lain prajurit Kodim 0615/Kuningan beserta keluarga, anggota Bhayangkari Polres Kuningan, peserta KKN Tematik, pelajar SMA/SMK se-Kuningan, dan masyarakat umum. Tercatat sebanyak 222 orang mendaftarkan diri untuk menjadi pendonor. Setelah melalui tahap pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh tim medis dari RSUD Kuningan dan PMI Kabupaten Kuningan, sebanyak 198 orang dinyatakan layak dan berhasil menyumbangkan darah, menghasilkan total 198 kantong darah. Adapun pembagian golongan darah yang terkumpul adalah sebagai berikut Golongan A 44 kantong, Golongan B 51 kantong, Golongan O 79 kantong, Golongan AB 24 kantong. Sebanyak 24 orang pendonor tidak dapat menyumbangkan darah dengan alasan kesehatan, antara lain 8 orang memiliki kadar hemoglobin (HB) rendah, 12 orang dengan tensi darah tinggi, dan 4 orang dengan tensi darah rendah. Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung menyampaikan, bahwa HUT ke-80 Persit KCK menjadi momentum penting untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Donor darah adalah bentuk kepedulian yang sederhana namun sangat berarti, karena setiap kantong darah bisa menjadi harapan bagi nyawa orang lain. “Saya sangat mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang telah menyempatkan diri hadir hari ini, serta tim medis yang telah bekerja profesional dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat terus kita laksanakan secara berkala untuk mendukung kebutuhan darah di wilayah kerja Kodim 0615/Kuningan,” ungkap Dandim di sela kegiatan. Dandim juga menambahkan bahwa hasil darah dari kegiatan ini akan langsung disalurkan ke PMI Kabupaten Kuningan untuk didistribusikan ke rumah sakit yang membutuhkan. (Asep.R)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka memperkuat sinergitas dan kolaborasi antar instansi, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M menerima kunjungan silaturahmi dari Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka, Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb yang bertempat di Ruang Kerja Kapolres Majalengka pada Senin (09/02/2026). Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Polres Majalengka dan Baznas Majalengka, khususnya dalam mendukung program-program sosial kemasyarakatan. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua Baznas Majalengka beserta jajaran. Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan stabilitas keamanan serta mendukung kesejahteraan masyarakat. Polres Majalengka siap bersinergi dengan Baznas dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Majalengka,” ujar AKBP Rita Suwadi. Sementara itu, Ketua Baznas Majalengka Agus Asri Sabana menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh Kapolres Majalengka. Ia berharap kerja sama antara Baznas dan Polres Majalengka dapat terus terjalin dengan baik, khususnya dalam pendistribusian zakat, infak, dan sedekah yang tepat sasaran serta mendukung program-program sosial yang berdampak luas. (Asep.R)